Belakangan ini makin marak kasus penyalahgunaan data pribadi untuk pinjaman online (pinjol). Paling anyar, sejumlah data pelamar kerja yang disalahgunakan untuk pinjol.
Mengatasi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S Djafar mengatakan pihaknya saat ini sedang meningkatkan pengendalian risiko agar mitigasi risiko menjadi lebih selektif lagi. Dia bilang pihaknya akan memperkuat learning machine agar lebih peka terhadap pencurian data atau data fiktif.
"Kami saat ini memperkuat learning machine kami agar lebih peka terhadap pencurian data atau data fiktif," kata Entjik kepada detikcom, Rabu (10/7/2024).
Dia bilang pihaknya akan membentuk satuan tugas atau Satgas untuk membahas persoalan ini lebih lanjut. Dia menjelaskan satgas ini nantinya akan menginventarisir bentuk penipuan dan akan mengusulkan risk mitigation model untuk diterapkan di semua platform
"Kami akan bentuk task force team untuk membahas hal ini," jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan masing-masing perusahaan pinjol mempunyai cara sendiri dan berbeda dalam mitigasi risiko. Dia menyebut mitigasi risiko selalu berhubungan dengan tingkat risiko dan besaran pinjaman yang diberikan masing-masing perusahaan sesuai dengan target market-nya.
"Sesuai kacamata masing-masing dalam melihat risiko kredit. Masing-masing fintech punya cara sendiri terkait mitigasi risiko," imbuhnya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan juga telah mewanti-wanti masyarakat untuk tidak mudah memberikan data informasi kepada orang lain. Pasalnya, hal itu rentan disalahgunakan untuk pinjol.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan banyak masyarakat yang tak sadar data pribadinya digunakan untuk pinjaman online bahkan akses membuka rekening untuk judi online.
"Ada juga kasus yang diadukan ke kami, banyak juga konsumen yang mengadu ternyata memang dapat sesuatu, misal pinjam KTP untuk buka rekening," kata Kiki kepada awak media, dikutip Rabu (10/7/2024).
Kiki, sapaan akrabnya, menjelaskan dalam modusnya biasanya calon korban diiming-imingi sejumlah uang agar mau meminjamkan KTP-nya. Alhasil, pelaku dengan mudah dapat membuka rekening bahkan untuk pencairan dana pinjol.
Para korban pun tidak sadar hingga akhirnya muncul tagihan kredit. Padahal korban tidak merasa meminjam. Kemudian barulah mereka melaporkan ke OJK.
"Jangan mau iming-iming Rp 500 ribu atau Rp1 juta kemudian dikejar debtcollector karena dipakai utang Rp 50 juta," jelasnya.
Simak juga Video 'Sri Mulyani Ngaku Dikirimi Tawaran Pinjol Setiap Hari':
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) buka suara terkait banyaknya kasus data pelamar yang digunakan untuk pinjaman online (pinjol). [445] url asal
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) buka suara terkait banyaknya kasus data pelamar yang digunakan untuk pinjaman online (pinjol). Ketua umum AFPI Entjik S Djafar mengatakan pihaknya mengecam keras tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Entjik menyayangkan kejadian tersebut terjadi. Dia menekankan pihaknya mengecam oknum yang memanfaatkan data pribadi untuk melakukan tindakan kriminal.
"AFPI mengecam keras tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan data pribadi untuk melakukan tindakan kriminal," kata Entjik kepada detikcom, Rabu (10/9/2024).
Lebih lanjut, dia menjelaskan kasus ini murni penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan modus pencurian data korban. Terkait lolosnya pencairan dana, dia menyebut hal ini terindikasi adanya penyalahgunaan data.
"Lolosnya pencairan fintech lending atas nama pelamar kerja tanpa sepengetahuan mereka menunjukkan adanya penyalahgunaan data. AFPI menekankan terkait pentingnya verifikasi data yang ketat dan komprehensif. Verifikasi ini harus dilakukan dengan persetujuan pelamar kerja dan sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelasnya.
Dia menjelaskan pihaknya terus berdedikasi untuk melindungi konsumen dengan menegakkan kepatuhan yang ketat terhadap kode etik. Tentunya, melalui pengawasan yang ketat dan penerapan aturan yang konsisten.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menyerahkan data pribadi kepada pihak lain. Kemudian dia meminta masyarakat untuk segera melapor kepada polisi atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) apabila menemukan indikasi pelanggaran oleh perusahaan pinjaman online.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menyerahkan data pribadi kepada pihak lain. AFPI selaku asosiasi resmi yang ditunjuk OJK sebagai wadah penyelenggara fintech lending di Indonesia, dengan tegas menekankan bahwa fintech lending tidak sama dengan pinjol. Pinjol identik dengan persepsi negatif dan ilegal," terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, belakangan ini ramai data pelamar kerja yang digunakan untuk pendaftaran dana pinjol. Salah satu kasusnya terjadi pada sejumlah pelamar kerja di Cililitan, Jakarta Timur mendadak ditagih utang pinjaman online (pinjol). Usut punya usut, data diri para pelamar kerja ini disalahgunakan untuk pinjaman online.
Bukannya mendapatkan pekerjaan, para korban kini malah tertipu. Mereka kini ditagih-tagih pinjol. Sejauh ini terdata ada 26 orang pelamar kerja yang menjadi korban. Kerugian total ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkapkan modus terlapor berinisial R berpura-pura menjadi penyalur tenaga kerja di sebuah konter HP di Cililitan, Jaktim.
"Si terlapor dalam hal ini Saudara R melakukan modus operandi berupa dia berlagak seperti penyalur tenaga kerja di konter HP," kata Nicolas, saat dihubungi wartawan, Senin (8/7).
Nicolas mengatakan sejauh ini ada 26 korban yang terdata. Total kerugian para korban mencapai Rp 1,1 miliar.
"Jadi dengan modus tersebut dia mendapatkan korban kurang lebih ada 26 orang, dan jumlah kerugian Rp 1 miliar lebih. Untuk sampai saat ini, pemeriksaan kami terhadap para saksi yang ada bahwa terlapor R ini melakukan seorang diri," jelasnya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memanggil perusahaan peer to peer (P2P) lending untuk membahas heboh data pekerja dipakai buat utang pinjol [347] url asal
Belakangan ini ramai diperbincangkan penyalahgunaan data pelamar kerja untuk pinjaman online (pinjol). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun akan memanggil perusahaan peer to peer (P2P) lending untuk membahas masalah ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya akan mengusut kasus ini, mulai dari perusahaan pinjol legal mana saja yang terkait dalam kasus ini. Hal tersebut juga berlaku untuk industri perbankan.
"Kaya misalnya tadi informasikan buka di bank kita, carikan bank-nya nanti kita panggil atau pinjol legal kita panggil," kata perempuan yang akrab disapa Kiki saat ditemui di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Lebih lanjut, Kiki menjelaskan pihaknya akan bertanya terkait proses know your customer (KYC) pada masing-masing perusahaan. Dia juga akan menyelidiki terkait mudahnya pencairan dana pinjol padahal bukan pengguna data yang mencairkan.
"Pinjol legal kita panggil gimana proses KYC di tempatmu? Kok bisa bukan orang ini yang buka kok langsung dibukain?" jelas Kiki.
Seperti diberitakan sebelumnya, belakangan ini ramai data pelamar kerja yang digunakan untuk pendaftaran dana pinjol. Salah satu kasusnya ada sejumlah pelamar kerja di Cililitan, Jakarta Timur mendadak ditagih utang pinjaman online (pinjol). Usut punya usut, data diri para pelamar kerja ini disalahgunakan untuk pinjaman online.
Bukannya mendapatkan pekerjaan, para korban kini malah tertipu. Mereka kini ditagih-tagih pinjol. Sejauh ini terdata ada 26 orang pelamar kerja yang menjadi korban. Kerugian total ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkapkan modus terlapor berinisial R berpura-pura menjadi penyalur tenaga kerja di sebuah konter HP di Cililitan, Jaktim.
"Si terlapor dalam hal ini Saudara R melakukan modus operandi berupa dia berlagak seperti penyalur tenaga kerja di konter HP," kata Nicolas, saat dihubungi wartawan, Senin (8/7).
Nicolas mengatakan sejauh ini ada 26 korban yang terdata. Total kerugian para korban mencapai Rp 1,1 miliar.
"Jadi dengan modus tersebut dia mendapatkan korban kurang lebih ada 26 orang, dan jumlah kerugian Rp 1 miliar lebih. Untuk sampai saat ini, pemeriksaan kami terhadap para saksi yang ada bahwa terlapor R ini melakukan seorang diri," jelasnya.
Pemerintah Jerman menjual bitcoin senilai ratusan juta dolar dari dompet yang dioperasikan Kantor Polisi Kriminal Federal di negara tersebut (BKA). [396] url asal
Pemerintah Jerman menjual bitcoin senilai ratusan juta dolar dari dompet yang dioperasikan Kantor Polisi Kriminal Federal di negara tersebut (BKA). Hal ini membuat investor panik hingga pasar kripto 'kebakaran'.
Dilansir dari CNBC, Selasa (9/7/2024), pada Juni 2024 BKA menjual 900 bitcoin senilai US$ 52 juta atau setara Rp 845 miliar (kurs Rp 16.250). Pekan lalu, 3.000 bitcoin tambahan dijual dengan nilai sekitar US$ 172 juta atau Rp 2,79 triliun.
Kemudian pada Senin (8/7), dijual 2.739 bitcoin lagi senilai US$ 155 juta atau Rp 2,52 triliun. Penjualan ini membuat harga bitcoin turun drastis di bawah US$ 55.000 pada Jumat (5/7), terendah sejak Februari 2024 menurut data CoinGecko.
Meski begitu, penjualan bitcoin di Jerman bukan satu-satunya perhatian bagi investor kripto. Mata uang kripto ini berada di bawah tekanan juga akibat pembayaran mata uang digital senilai miliaran dolar dari bursa bitcoin Mt. Gox yang bangkrut pada 2014.
Pada Jumat (5/7), wali dari harta kebangkrutan Mt. Gox, Nobuaki Kobayashi mengatakan telah mulai melakukan pembayaran kembali dalam bentuk bitcoin kepada beberapa kreditur melalui sejumlah pertukaran kripto yang ditunjuk.
Menurut data CoinGecko, ada sekitar 19,7 juta bitcoin yang beredar saat ini senilai US$ 1,1 triliun. Bagi investor, yang terpenting adalah bagaimana penjualan tersebut berdampak pada suasana pasar.
Kepala Penelitian di manajer aset kripto CoinShares, James Butterfill mengatakan meskipun relatif kecil, penjualan bitcoin telah mempengaruhi sentimen pasar. Meskipun, harga Bitcoin masih naik 89% dalam 12 bulan terakhir.
Asal-usul Jerman Punya Bitcoin US$ 2 Miliar
Pada Januari 2024, polisi di negara bagian Saxony, Jerman Timur mengumumkan penyitaan hampir 50.000 bitcoin yang saat itu bernilai sekitar US$ 2,2 miliar atau Rp 35,75 triliun. Penyitaan tersebut dilabeli sebagai penyitaan Bitcoin paling ekstensif oleh otoritas penegak hukum di Republik Federal Jerman hingga saat ini.
Bitcoin tersebut disita dari operator Movie2k.to, situs pembajakan film yang aktif pada 2013 dan ditransfer ke dompet kripto milik BKA. Saat ini BKA memiliki sekitar 32.488 bitcoin dengan nilai sekitar US$ 1,9 miliar.
Tidak semua senang dengan keputusan pemerintah Jerman yang menjual kepemilikan bitcoin-nya. Anggota parlemen Jerman, Joana Cotar menilai harusnya token tersebut dipegang saja sebagai mata uang cadangan.
Cotar mengaku telah menulis surat kepada Kanselir Jerman Olaf Scholz hingga Menteri Keuangan Christian Lindner untuk memberi tahu bahwa menjual bitcoin "bukan hanya tidak masuk akal, tetapi juga kontraproduktif".
Untuk mengisi waktu luang agar menghasilkan uang, detikers bisa menggunakan aplikasi berikut.Cara kerjanya bermacam-macam, ada yang mengisi survei, bermain game, hingga kerja freelance beneran.
Simak 10 aplikasi penghasil uang berikut ini. Selain buat iseng-iseng menambah uang jajan, ada juga aplikasi yang bisa dipakai untuk mendukung pekerjaan utama.
Aplikasi Penghasil Uang
Berikut ini 10 aplikasi penghasil uang yang dirangkum dari situs MarketWatch dan Time:
1. Swagbucks
Swagbucks adalah aplikasi penghasil uang dengan cara mengikuti survei online. Selain itu, detikers bisa menghasilkan uang dari bermain game, menonton video, atau berbelanja online di lebih dari 7.000 ritel untuk mendapatkan hadiah.
Setiap survei memiliki nominal yang berbeda-beda. Jika konsisten, detikers bisa menghasilkan uang USD 50 hingga USD 250 per bulan. Keuntungan lain selain uang adalah mendapatkan kupon atau cashback.
2. FreeCash
Buat yang suka main game, FreeCash mungkin cocok buat detikers yang ingin mendapatkan uang tambahan. Selain dari main game, kamu juga bisa mengikuti survei, menonton video, dan lain-lain.
Cukup dengan mendaftarkan akun secara gratis, detikers bisa memilih penawaran yang disukai. Ketika tugas selesai, kamu akan menerima koin. Tiap $1.000 koin di aplikasi setara dengan $1 di dunia nyata.
Uang dapat dicairkan lewat PayPal, berbagai mata uang kripto, giftcard, atau item dalam game seperti Valorant dan League of Legends.
3. Survey Junkie
Dengan memasang Survey Junkie di HP, detikers dapat menghasilkan uang dengan dua cara. Yang pertama yaitu mengikuti survei. Atau detikers bisa berbagi data penelusuran internet hanya dengan memberi izin aplikasi mengakses riwayat penelusuran.
Memang detikers tidak bisa kaya dengan mengikuti program Survey Junkie. Akan tetapi hanya dengan berbagi data, kamu bisa mendapatkan hingga $13,5 dalam setahun tanpa effort. Dengan berbagi data, kamu juga bisa mengikuti survei eksklusif yang bisa menambah penghasilan.
Uang dapat dicairkan setiap bulan dengan syarat harus mencapai minimal pendapatan 500 poin atau setara USD 5 melalui PayPal atau Dwolla atau membeli gift card.
4. HeyPiggy
HeyPiggy adalah aplikasi penghasil uang yang bisa dipakai untuk para remaja karena syarat minimal usia untuk mengakses aplikasi ini adalah 14 tahun dan tentunya harus dengan izin orang tua.
Ini adalah aplikasi survei yang memungkinkan pengguna mendapatkan poin dengan membagikan pendapat mereka. Beberapa survei membayar sekitar USD 1, tapi ada yang menghasilkan hingga USD 10. Uang dapat dicairkan lewat PayPal setelah mencapai USD 5.
5. Rakuten
Rakuten menawarkan banyak cashback yang memungkinkan detikers mendapatkan hadiah saat menyelesaikan pembelian sehari-hari pada lebih dari 3.500 ritel besar, restoran, dan toko bahan makanan.
Setiap pembelian yang detikers lakukan akan memberi kamu cashback, biasanya sekitar 2% dan 10%. Setelah mencapai USD 5.01 di akun, detikers bisa menguangkannya lewat PayPal.
6. Ibotta
Selain Rakuten, ada juga aplikasi Ibotta yang menawarkan cashback saat berbelanja. Caranya bisa dengan mengirimkan struk belanja toko tertentu, memasang ekstensi browser, atau menautkan akun loyalitas pelanggan ke toko-toko tertentu.
Besar cashback yang diperoleh bergantung pada ritel tempat detikers berbelanja. Setelah mencapai penghasilan USD 20, kamu bisa menarik uangnya ke PayPal atau rekening bank.
7. Branded Surveys
Branded Surveys memiliki mitra firma riset pasar yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Fortune 500. Survei di sini kebanyakan mengenai opini konsumen tentang kesadaran merek, wawasan konsumen, riset pasar produk, dan survei mitra.
Setiap ada penawaran survei, detikers akan diberi tahu berapa banyak poin yang akan diperoleh. Setidaknya harus ada 500 poin atau setara dengan $5 untuk bisa menguangkannya.
8. MAGER
Aplikasi yang satu ini bikinan anak negeri. Dengan memasang aplikasi ini, detikers bisa menghasilkan uang sambil bersantai-santai di rumah. Aplikasi ini menawarkan penghasilan dengan cara bermain game.
9. CashPop
CashPop juga merupakan aplikasi penghasil uang yang populer di Indonesia. Beberapa penawaran dalam aplikasi ini, antara lain browsing, chatting, bermain game hingga menonton film.
Setiap penawaran akan memberikan imbalan berupa poin yang nantinya bisa ditukar dengan pulsa, kuota data, voucher, e-wallet, nonton bioskop, layanan streaming, dan makanan.
10. UpWork
Jika ingin mendapatkan uang lebih besar, maka gunakan UpWork. Aplikasi ini benar-benar untuk pekerja lepas dengan berbagai skill. Melalui aplikasi ini, pekerja lepas dan pemberi kerja bisa saling dipertemukan.
Cukup mendaftar dan membuat profil, Anda bisa mengajukan proyek dan menawar pekerjaan di hampir semua industri, pekerjaan, dan keahlian.
Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Penghasil Uang
Tentu ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing aplikasi penghasil uang. Sebelum mendaftar, detikers coba pertimbangkan kelebihan dan kekurangan berikut ini:
1. Kelebihan
Aplikasi penghasil uang biasanya tidak memerlukan banyak usaha. Misalnya dengan menyelesaikan survei, bermain game, bahkan hanya mengizinkan aplikasi menelusuri data.
Aplikasi biasanya langsung memberikan poin sesuai yang dijanjikan. Uang nantinya bisa dicairkan dengan mudah melalui PayPal atau e-wallet yang bekerja sama.
Aplikasi penghasil uang juga tidak perlu dibuka setiap hari, sehingga detikers bisa mengatur jadwal sesuka hati tanpa tekanan. Selanjutnya uang dikirimkan pada pemilik akun di aplikasi tersebut.
2. Kekurangan
Hukum besarnya usaha akan berbanding lurus dengan hasil berlaku di sini. Tanpa usaha yang besar, maka pendapatannya terbatas. Maka, kebanyakan aplikasi cocok untuk mengisi waktu luang sehari-hari.
Kekurangan lainnya, aplikasi ini biasanya menerapkan saldo minimum pada tiap akun. Batasan saldo paling sedikit harus terlampaui, sehingga uang bisa ditarik pemilik akun.
Pengguna tetap harus berhati-hati saat aplikasi meminta izin akses. Pastikan hal tersebut aman dan tidak mengganggu privasi. Waspada juga ketika ada pop-up di aplikasi yang mungkin mengarahkan kamu ke pihak ketiga.
Nah, itulah tadi 10 aplikasi penghasil uang di HP yang bisa diakses dengan mudah. Detikers wajib tetap waspada, mengecek legalitas, dan tidak asal klik ketika coba-coba aplikasi tersebut.
AFTECH buka suara terkait temuan PPATK adanya indikasi transaksi judi online melalui fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online. [261] url asal
Asosiasi Financial Technology Indonesia (AFTECH) buka suara terkait temuan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) adanya indikasi transaksi judi online melalui fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online. Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir mengatakan pihaknya mendorong perusahaan P2P untuk melakukan beberapa hal.
Pandu meminta perusahaan pinjol untuk melakukan proses pengelolaan manajemen risiko secara profesional, sistematis, dan terstruktur dengan prinsip kehati-hatian. Dia bilang untuk memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam proses Know Your Customer (KYC), underwriting, penentuan portofolio pendanaan dalam menilai kelayakan calon penerima pinjaman hingga identifikasi underserved segments yang belum memiliki rekam jejak.
"AFTECH mendorong perusahaan fintech lending untuk melakukan proses pengelolaan manajemen risiko secara profesional, sistematis dan terstruktur dengan prinsip kehati-hatian, termasuk, memanfaatkan inovasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam prosesKnow Your Customer (KYC)," kata Pandu dalam keterangan tertulis, Selasa (2/7/2024).
Pandu menekankan pihaknya bersama dengan anggotanya terus berkomitmen melakukan penguatan tata kelola internal perusahaan anggota sesuai dengan perintah OJK. Pandu menyebut OJK telah meminta perusahaan pinjol untuk melakukan pemblokiran rekening berdasarkan daftar sejumlah rekening yang terdata di OJK.
Dia menegaskan pihaknya melawan seluruh praktik dan aktivitas yang berkaitan dengan judi online, termasuk keterlibatan di dalam ekosistem keuangan digital. Selain itu, pihaknya juga terus mendorong anggotanya untuk secara konsisten melakukan peningkatan edukasi dan literasi terkait penggunaan produk dan layanan fintech yang tepat guna.
"Sejatinya, inovasi digital pada sektor keuangan memberikan dampak yang positif dan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini menjadi upaya bersama untuk menghindari penyalahgunaan pinjaman dari produk dan layanan fintech lending untuk tidak dipergunakan dan dimanfaatkan untuk bertransaksi judi online," imbuhnya.
Fenomena judi online kian marak terjadi Indonesia dengan berbagai modus yang dilakukan. Salah satunya pakai akun dompet digital e-wallet. [390] url asal
Fenomena judi online kian marak terjadi Indonesia dengan berbagai modus yang dilakukan. Salah satunya, aliran dana praktik ilegal tersebut menggunakan akun dompet digital e-wallet.
Asosiasi Financial Technology Indonesia (AFTECH) mempunyai cara untuk mengatasi hal tersebut. Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian prosedur untuk menjalankan kerja sama dengan pihak pengguna, termasuk proses asesmen berupa Know Your Business (KYB).
"Sebagai penyedia jasa pembayaran digital, model bisnis ini melakukan serangkaian prosedur dalam menjalankan kerjasama dengan pihak pengguna, termasuk proses asesmen berupa Know Your Business (KYB) sesuai standar prosedur operasional KYB yang ditetapkan untuk mengetahui identitas dan kegiatan usaha pengguna, pihak ketiga, maupun penyelenggara lain yang bekerja sama dengan penyelenggara sistem pembayaran," kata Pandu dalam keterangan tertulis, Selasa (2/7/2024).
Dia menjelaskan KYB ini wajib menjadi prasyarat dalam pemberian layanan jasa pembayaran, termasuk melalui proses verifikasi tatap muka atau video call. Proses tersebut dilakukan oleh penyelenggara pada saat awal kerja sama dengan pengguna, pihak ketiga, maupun penyelenggara lain.
Kemudian pihaknya juga telah menerapkan teknologi Fraud Detection System (FDS) pada dompet digital. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi akun-akun dengan pola transaksi keuangan yang mencurigakan, termasuk judi online.
"Sesuai dengan permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika kepada Bank Indonesia, pelaku industri secara aktif terus memonitor dan menutup akun akun dompet digital yang terindikasi perjudian online," imbuhnya.
Dia menegaskan pihaknya melawan seluruh praktik dan aktivitas yang berkaitan dengan judi online, termasuk keterlibatan di dalam ekosistem keuangan digital. Selain itu, pihaknya juga terus mendorong anggotanya untuk secara konsisten melakukan peningkatan edukasi dan literasi terkait penggunaan produk dan layanan fintech yang tepat guna.
"Sejatinya, inovasi digital pada sektor keuangan memberikan dampak yang positif dan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini menjadi upaya bersama untuk menghindari penyalahgunaan pinjaman dari produk dan layanan fintech lending untuk tidak dipergunakan dan dimanfaatkan untuk bertransaksi judi online," imbuhnya.
Sebelumnya, Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK M Natsir Kongah menemukan adanya modus terbaru untuk melanggengkan judi online, yakni jual-beli rekening dan e-wallet. Natsir mengatakan mayoritas pemain judi online membuka rekening tidak hanya di bank swasta, tapi juga di bank-bank plat merah alias milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Iya, termasuk e-wallet juga banyak digunakan. Tapi laporan ini selalu kita koordinasi untuk menyampaikan laporan transaksi keuangan mencurigakan maupun tindak pidana lain," katanya dalam agenda diskusi daring 'Mati Melarat Karena Judi', Sabtu (15/6/2024).
ShopeePay dan Dana adalah dua layanan dompet digital yang saldonya bisa ditransfer satu sama lain. Simak cara transfer ShopeePay ke Dana selengkapnya di sini. [524] url asal
ShopeePay dan Dana termasuk dua e-wallet serbaguna yang sering digunakan di Indonesia. Kedua dompet digital tersebut juga memungkinkan untuk mentransfer saldo satu sama lain.
Bagaimana caranya transfer saldo ShopeePay ke Dana dan sebaliknya? Simak panduan lengkapnya di bawah ini.
Cara Transfer ShopeePay ke Dana
Mungkin masih belum banyak pengguna yang mengetahui cara transfer saldo dari ShopeePay ke Dana. Mengutip dari laman dompet uang digital, berikut langkah-langkahnya:
Buka aplikasi Dana di smartphone dan pilih 'top up' atau isi saldo.
Pilih bank Permata lalu klik copy code/salin kode untuk menyalin kode akun virtual penerima.
Buka aplikasi Shopee dan klik 'transfer'.
Masukkan salinan kode transfer lalu klik lanjutkan.
Masukkan nominal saldo yang ingin ditransfer dan PIN akun ShopeePay.
Tunggu hingga proses transfer ShopeePay ke Dana berhasil.
Cara Transfer Dana ke ShopeePay
Sebaliknya, jika ingin mentransfer saldo dari rekening Dana ke ShopeePay, ikuti tata cara berikut ini:
Buka aplikasi Dana di smartphone.
Pada halaman utama, klik 'view all' lalu cari menu 'Kirim ke e-wallet'.
Pilih ShopeePay kemudian masukkan nomor akun ShopeePay penerima.
Pilih 'lanjutkan' dan konfirmasi transfer.
Masukkan PIN Dana yang terdaftar.
Tunggu hingga muncul notifikasi saldo telah masuk.
Syarat Transfer ShopeePay ke Dana atau Sebaliknya
Transfer saldo antara ShopeePay dan Dana bisa dilakukan apabila menggunakan keduanya adalah akun premium. Syarat-syarat lain yang harus diketahui terkait proses transfer dari ShopeePay ke Dana dan sebaliknya adalah sebagai berikut:
Perhatikan ketentuan biaya transfer untuk menjamin dana yang ditransfer tidak dipotong tarif layanan alih rekening.
Jumlah minimal transfer ShopeePay ke Dana atau rekening bank lainnya adalah Rp 10.000. Sedangkan jumlah transfer maksimal yaitu Rp 20 juta.
Jumlah maksimal transfer dari Dana ke ShopeePay per transaksi adalah Rp 10 juta.
Demikian informasi mengenai tata cara melakukan transfer saldo ShopeePay ke Dana dan sebaliknya. Semoga pembahasan di atas bisa membantu detikers melakukan transaksi antar dua dompet digital ini.
Praktik penipuan pinjaman online (pinjol) semakin beragam. Salah satunya yang kerap terjadi adalah oknum pinjol yang melakukan tindakan teror kepada orang yang tidak melakukan pinjaman. Bahkan, tak jarang mereka mengancam akan menyebarkan data pribadi.
Fenomena ini bisa terjadi karena adanya kebocoran data pribadi. Kemudian, ada oknum tak bertanggung jawab yang menggunakan data tersebut untuk melakukan pinjaman online. Akibatnya, seseorang yang bahkan tidak melakukan pinjaman akan mendapatkan tagihan pinjol, bahkan mendapatkan teror.
Mengutip dari instagram resmi OJK, Kamis (27/6/2024), jika ada tagihan pinjol padahal tidak melakukan pinjaman, maka bisa dipastikan bahwa itu merupakan pinjol ilegal. Sebab, penyedia layanan pinjol yang legal yang terdaftar dan berizin OJK dilarang untuk menyampaikan penawaran melalui saluran komunikasi pribadi.
Jika mendapat tagihan atau teror padahal tidak melakukan pinjaman, tidak perlu takut dan panik. Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu sebagai berikut.
1. Cek legalitas pinjol yang menghubungi. Bisa dilihat di bit.ly/daftarfintechlendingOJK atau menghubungi kontak OJK 157.
2. Blokir dan abaikan kontak penagih.
3. Jika penagih mengancam atau mengintimidasi, laporkan ke kepolisian terdekat.
4. Selalu jaga keamanan data pribadi. Jangan pernah mengklik link yang dikirim melalui SMS, WA, e-mail, atau sarana komunikasi lainnya dari sumber yang tidak jelas.
Berdasarkan catatan detikcom, jika memang tidak memiliki utang dan tidak menggunakan pinjol, sebaiknya diabaikan dan jangan takut atau panik saat mendapatkan tagihan dari orang tidak dikenal. Jika masyarakat mengalami hal tersebut, sebaiknya melapor ke OJK. Laporan ke OJK dipastikan akan diproses, jika yang bersangkutan memang tidak menggunakan pinjol apapun.
Jika pinjol yang melakukan penagihan seperti itu adalah pinjol legal, maka kedua belah pihak akan dipanggil OJK. Sementara jika pinjol tersebut adalah pinjol ilegal, maka akan ditindaklanjuti oleh Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI).
Lihat juga Video: Bambang Pacul Sebut MKD Bisa Tindak Anggota DPR yang Main Judol
Seseorang yang melakukan pinjaman online berkemungkinan ditagih oleh debt collector apabila tidak segera melunasi tagihannya. Debt collector merupakan sekumpulan orang yang menjual jasa untuk menagih utang seseorang atau lembaga yang menyewa jasa mereka.
Untuk menagih utang pinjol, ternyata ada ketentuan yang perlu diperhatikan oleh debt collector. Salah satunya adalah jam untuk melakukan penagihan pada peminjam uang atau debitur.
Jam berapa biasanya debt collector tagih utang pinjol?
Hal tersebut diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
Dalam pasal 62 ayat 2 (f), disebutkan jika penagihan utang pinjol hanya boleh dilakukan pada hari Senin sampai dengan Sabtu di luar hari libur nasional dari pukul 08.00 - 20.00 waktu setempat.
"Dalam memastikan tindakan penagihan, PUJK wajib memastikan penagihan dilakukan hanya pada hari Senin sampai dengan Sabtu di luar hari libur nasional dari pukul 08.00 - 20.00 waktu setempat," tulis pasal 62 ayat 2 (f) tersebut.
Namun, penagihan di luar ketentuan tersebut hanya bisa dilakukan atas dasar persetujuan atau perjanjian dengan peminjam atau debitur terlebih dahulu.
Selain itu, debt collector juga hanya diperbolehkan melakukan penagihan ke alamat atau domisili debitur dan tidak diperbolehkan untuk datang menagih atau melakukan teror ke tempat lain seperti tempat kerja debitur. Kecuali, jika debitur mendaftarkan alamat kantor sebagai alamat penagih.
Adapun, jika melanggar ketentuan tersebut maka debt collector dan pihak penyedia layanan pinjol akan dikenakan sanksi administratif, berupa peringatan tertulis, pembatasan atau pembekuan layanan, pemberhentian pengurus, denda administratif, pencabutan izin layanan, bahkan sampai pencabutan izin usaha.