#30 tag 24jam
Kuda-kuda BRI (BBRI) saat Kredit Macet UMKM Bengkak
Dari penyaluran selektif hingga hapus buku, ini kuda-kuda BRI saat kredit macet [998] url asal
#bri #kredit-macet #umkm #strategi-bri
(Bisnis.Com - Finansial) 28/07/24 08:44
v/12392407/
Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menyiapkan sederet langkah seperti penyaluran kredit secara selektif hingga hapus buku kredit macet UMKM, menyusul kredit macet usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami tren pembengkakan pada tahun ini.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Mei 2024, rasio kredit bermasalah (NPL) termasuk kredit macet UMKM mencapai level 4,27%, naik dibandingkan bulan sebelumnya atau April 2024 di level 4,26%.
NPL UMKM juga membengkak cukup tinggi sepanjang tahun berjalan atau dibandingkan Desember 2023 yang masih di level 3,71%.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan segmen UMKM memang mengalami tantangan peningkatan kredit macet pada tahun ini. Namun, BRI sebagai bank yang banyak menyalurkan kredit kepada segmen UMKM telah menyiapkan sederet langkah.
"Bahwa NPL UMKM naik, iya. Apa strateginya? Jangan memaksakan diri tumbuh di situ. Kami tetap tumbuh di UMKM secara selektif, risk acceptance perketat. Kami pilah-pilah lagi," katanya dalam paparan kinerja pada beberapa waktu lalu.
Kemudian, apabila UMKM telah mengalami kesulitan pembayaran tagihan kredit, BRI menyiapkan skema restrukturisasi secara komersial. Sebab, kebijakan restrukturisasi kredit khusus Covid-19 telah berakhir pada Maret 2024.
Apabila memang sudah tidak bisa diselamatkan, BRI kemudian melakukan upaya hapus buku kredit macet UMKM. "Di situlah cadangan berbicara. Sekarang [pencadangan] ada lebih dari dua kali lipat. Bagi write off [hapus buku], tetap ada penagihan," ujar Sunarso.
Adapun, pencadangan kredit bermasalah atau NPL coverage yang ada di BRI per Juni 2024 mencapai 211,6%.
BRI sendiri merupakan bank yang paling banyak menyalurkan kredit ke segmen UMKM. Pada kuartal II/2024, BRI telah menyalurkan kredit Rp1,336,78 triliun, di mana 81,96%-nya disalurkan ke segmen UMKM.
Adapun, di tengah kondisi pembengkakan kredit macet UMKM secara industri, sejumlah segmen kredit BRI mencatatkan NPL yang juga meningkat. Segmen mikro misalnya mencatatkan NPL 2,95% per Juni 2024, naik dibandingkan Juni 2023 sebesar 2,23%.
Kemudian, segmen usaha kecil mencatatkan NPL di level 5,05% per Juni 2024, naik dibandingkan NPL di posisi Juni 2023 sebesar 4,29%.
Hanya, untuk segmen kredit menengah, tercatat NPL mengalami penurunan dari 2,7% per Juni 2023 menjadi 1,75% per Juni 2024.
NPL UMKM Bengkak Jadi Sorotan
Bengkaknya NPL UMKM menjadi sorotan. Pemerintah hingga regulator pun menyiapkan sederet cara mengatasi masalah tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah mengusulkan perpanjangan kebijakan stimulus restrukturisasi kredit Covid-19 hingga 2025. Untuk diketahui, kebijakan stimulus restrukturisasi kredit Covid-19 diberlakukan pemerintah mulai Maret 2020. Kemudian, kebijakan tersebut telah berakhir pada 31 Maret 2024.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Pemerintah akan mengusulkan perpanjang kebijakan restrukturisasi kredit yang merupakan arahan dari presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
“Ada arahan bapak Presiden bahwa kredit restrukturisasi akibat daripada Covid-19 itu yang seharusnya jatuh tempo pada Maret 2024 ini diusulkan ke OJK, nanti melalui KSSK dan Gubernur BI untuk mundur sampai dengan 2025,” katanya di kompleks Istana Kepresidenan pada bulan lalu (24/6/2024).
Airlangga menjelaskan tujuan dari perpanjangan stimulus tersebut untuk mengurangi beban perbankan dalam mencadangkan kerugian akibat kenaikan kredit bermasalah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menjelaskan sebenarnya dalam pengambilan putusan untuk pengakhiran dari rekstrukturisasi kredit Covid-19 pada Maret 2024, OJK sudah menghitung dari segi dampaknya.
OJK juga mempertimbangkan kecukupan modal, pencadangan atau cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), likuiditas, dan kapasitas untuk pertumbuhan kredit lembaga jasa keuangan.
Meski begitu, OJK paham atas usulan dari pemerintah agar restrukturisasi kredit Covid-19 diperpanjang. "Ada perhatian khusus terhadap potensi dari pertumbuhan kredit di segmen tertentu," ujarnya setelah acara Talkshow Edukasi Keuangan Bundaku pada bulan lalu (25/6/2024).
OJK pun akan mendalami usulan dari pemerintah terkait perpanjangan restrukturisasi kredit Covid-19. "Jadi kami lakukan evaluasinya, baik terkait dengan yang setelah diselesaikan di Maret lalu, yang rekstrukturisasi kredit pandemi itu, maupun juga terhadap isu yang disampaikan [perpanjangan restrukturisasi kredit Covid-19]. Ada potensi, kemungkinan untuk keterbatasan pertumbuhan kredit di segmen tertentu," ujarnya.
Selain itu, ada usulan agar ada aturan hapus buku dan hapus tagih kredit macet UMKM. Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sarmuji mengatakan berakhirnya program restrukturisasi kredit Covid-19 pada Maret 2024 membawa konsekuensi bagi bank. "Saya khawatir karena UMKM yang lahir atau diberikan kredit pada pandemi mendapatkan situasi sulit, mereka potensi gagalnya besar," ujarnya saat rapat dengar pendapat pada beberapa waktu lalu (8/7/2024).
Menurutnya, UMKM sulit membayar kredit karena situasi yang tidak bisa dikendalikan seperti dampak pandemi Covid-19. "Bukan karena kesengajaan tapi karena memang tidak bisa untuk lanjut, kalau tidak ada keputusan [dari bank] itu larut dan tidak pernah selesai," tuturnya.
Oleh karena itu, Komisi VI mengusulkan agar bank menjalankan kebijakan hapus buku dan hapus tagih kredit macet UMKM. "Dengan syarat yang sangat selektif, melalui verifikasi, terutama bagi nasabah yang nilai pinjamannya kecil, dari Rp25 juta, maksimal Rp50 juta," jelas Sarmuji.
Menurutnya, harus ada kejelasan nasib UMKM yang memiliki tunggakan di bank. Sebab, dengan beban kredit macet di bank, UMKM tidak bisa menjalankan bisnisnya lagi.
"Sepanjang tanggungan merek tidak dibayar padahal gagal karena pandemi atau bencana, mereka [UMKM] tidak bisa lagi mencoba bisnis karena utang yang memang tidak bisa dibayar," kata Sarmuji.
Terlebih, menurutnya pihak bank sudah mempunyai cadangan yang kuat dalam menjalankan kebijakan hapus buku dan hapus tagih kredit macet.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Edina Rae mengatakan OJK saat ini sedang menyiapkan aturan hapus buku hapus tagih kredit macet UMKM tersebut.
Menurutnya, sebenarnya hapus buku dan hapus tagih kredit macet UMKM telah wajar dilakukan oleh perbankan swasta pada umumnya. Akan tetapi, hal yang menjadi tantangan adalah ketika hapus buku hapus tagih diimplementasikan bank BUMN.
“Ini kan masalahnya, Himbara [himpunan bank milik negara] itu kan milik pemerintah, [nah] itu kan ada komponen uang negara yang disisihkan, [misal] kekayaan negara yang disisihkan, [artinya] ini yang selalu menimbulkan situasi yang berat buat bank-bank BUMN,” ucapnya.
Alhasil, aturan itu dimaksudkan untuk merespons kesulitan bank BUMN atau bank miliki pemerintah dalam menjalankan hapus buku dan hapus tagih kredit macet UMKM.
Khusus bagi bank BUMN, penghapus bukuan kredit macet UMKM bukan lagi menjadi kerugian keuangan negara, tetapi kerugian yang dapat dihapus bukukan dan diatur secara perundang-undangan.
Mengenal Desa Angseri, Desa BRILiaN dengan Tata Kelola Terbaik
Bali selalu jadi tempat destinasi wisata idaman turis, salah satu yang perlu dikunjungi adalah Desa Angseri yang merupakan Desa BRILian [699] url asal
#bri #bbri #desa-brilian #pemberdayaan-desa
(Bisnis.Com - Finansial) 28/07/24 08:13
v/12389024/
Bisnis.com, TABANAN - Bali dengan sejuta keindahannya masih menjadi primadona bagi wisatawan domestik maupun dunia. Bicara soal alamnya, tidak selalu tentang pantai. Surga wisata di Pulau Dewata masih banyak yang menarik untuk kunjungi.
Bila sedang berlibur di Bali, coba saja mengarah ke utara. Tepatnya menuju Desa Angseri di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Kurang lebih jaraknya 1,5 jam dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Memasuki gerbang desa, mata langsung dimanjakan dengan tatanan rumah khas warga Bali. Berada di area ketinggian 640 mdpl, sejuknya udara desa peraih Desa BRILiaN 2023 ini memang nyaman untuk wisatawan yang mencari ketenangan.
Rasanya tidak cukup bila mengunjungi Desa Angseri tanpa menggali lebih luas kekayaan alamnya. Memiliki luas wilayah 758 hektare, pengunjung tentu banyak dimanjakan dengan pemandangan alam serba hijau dari pegunungan maupun perkebunan.
Dari luas wilayah itu, nyaris 50 persen Desa Angseri merupakan lahan pertanian dan perkebunan. Ini sekaligus menjadi daya tarik agrowisata bagi wisatawan yang berkunjung. Namun rasanya tidak cukup jika tengah berada di Desa Angseri tanpa menikmati berendam di pemandian Air Panas Angseri.
Menariknya objek wisata ini punya daya tarik yakni pada air panasnya yang mengandung belerang dan bersumber langsung Gunung Batukaru.
Berbicara soal air, warga Desa Angseri memang memiliki air berlimpah. Sejumlah titik mata air juga ditemukan sekitar desa. Kekayaan air itu kini telah dikelola baik melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Angseri.
Kepala BUMDes Angseri, I Wayan Cekug, menceritakan awal mula wilayahnya berhasil melukan tata kelola air bagi kehidupan masyarakat. Diakuinya, ide itu terwujud berkat adanya kolaborasi pemerintah Desa Angser dengan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PUPR Tabanan pada 2021.
Dari program Pamsimas alias Program Penyediaan Air Bersih Berbasis Masyarakat, tata kelola air tersebut dibentuk dan dijalankan.
"Kami di BUMDes kini melanjutkan pengairan air kepada masyarakat desa setelah adanya pembangunan bak penampungan dan pipa induk," ujar Cekug.
Sebuah upaya tata kelola air dilakukan BUMDes Angseri kini telah berbuah manis. Kerja keras mereka juga diakui melalui penghargaan dari BRI. Dalam ajang ini Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023, Desa Angseri mendapat predikat Desa dengan Tata Kelola Terbaik.
"Berdasarkan tata kelola air, oleh BRI kita diikutisertakan mengikuti lomba desa BRILiaN di 2023 dan mendapat predikat terbaik," ujar Cekug.
Melalui pengelolaan air yang diterapkan BUMDes, warga cukup membayar sekitar cukup Rp1.000 per hari untuk 10 kubik air. Atau sekitar Rp30.000 per bulan untuk pemakaian rumah tangga. Meski begitu, dengan adanya aliran air juga meningkatkan ekonomi warga desa. Sebab air tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Ada juga sejumlah warga memanfaatkan air untuk mengembangkan usahanya, khususnya pedagang kuliner.
BUMDes Angseri juga mendorong warga desa melakukan pembayaran melalui digital yang telah difasilitasi BRI. Tentu cara ini sebagai bagian dalam membantu meningkatkan literasi keuangan bagi warga desa.
Produk Olahan Bambu Jadi Salah Satu UMKM Uggulan
Selain memiliki keunggulan tata kelola air dan pariwisata yang baik, Desa Angseri juga memiliki potensi UMKM yang tidak kalah menarik. Prebekel atau Kepala Desa Angseri I Nyoman Warnata menyebut prioritas UMKM di wilayahnya memanfaatkan kekayaan alam bambu.
Dari kekayaan alam ini, banyak juga warga menggantungkan pendapatannya sebagai pengerajin keranjang. Mulai dari untuk keperluan belanja hingga wadah untuk sesajen sebagai bagian ibadah.
Di samping itu, Warnata mengaku tengah kembali merancang tata kelola khususnya bidang pariwisata.
Harapannya agar wisata di Desa Angseri lebih bergairah lagi. Salah satu upayanya dengan menggandeng perguruan tinggi negeri dalam membangun rancangan utama desa. Termasuk mengatur wilayah penginapan mulai dari penempatan hingga mengatur cara pembangunannya.
"Kalau kita menyimak potensi di desa kami itu banyak yang bisa dikembangkan. Memang yang paling menarik adalah bidang pariwisata," kata Warnata menjelaskan.
Sejauh ini Winarta akui berkat penghargaan Desa BRILiaN dari BRI membuat Desa Angseri semakin berkembang. Dukungan dan kehadiran BRI memberi rasa kenyamanan tersendiri bagi masyarakat maupun pemerintah desa.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menambahkan bahwa Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa yang diinisiasi BRI sebagai bentuk agent of development dalam mengembangkan desa. Hingga akhir Juni 2024 tercatat terdapat 3.602 desa yang telah mendapatkan pemberdayaan Desa BRILiaN.
“Tata Kelola air dan inovasi di Desa BRILian Angseri bisa menjadi contoh yang direplika oleh desa-desa lain di Indonesia. Semoga Desa Angseri semakin maju dan program-program yang dilaksanakan serta memlalui keberadaan UMKM lokal yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Ini Alasan Gaikindo Minta Wajib Asuransi Wajib TPL Kendaraan Ditunda
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo berharap penerapan asuransi wajib third party liability (TPL) untuk kendaraan dapat ditunda. [287] url asal
#asuransi-wajib-tpl #asuransi-kendaraan #gaikindo
(Bisnis.Com - Finansial) 28/07/24 00:30
v/12350875/
Bisnis.com, TANGERANG — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo berharap penerapan asuransi wajib third party liability (TPL) untuk kendaraan dapat ditunda seiring penjualan domestik sedang lesu.
Adapun, data Gaikindo menunjukkan penjualan secara wholesales menembus 408.012 unit sepanjang semester I/2024, turun 19,4% dari 506.427 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selanjutnya untuk penjualan ritel mencapai 431.987 unit sepanjang semester I/2024, turun 14% dari 502.533 unit secara year-on-year (YoY).
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan masih mempelajari terkait kewajiban asuransi TPL tersebut. Namun, dia berharap agar penerapan aturan tersebut bisa diundur seiring penjualan domestik yang masih lesu.
“Sebetulnya kalau bisa jangan diterapkan sekarang karena penjualan mobil sedang turun,” ujarnya ujarnya pasca closing ceremony GIIAS 2024 di ICE BSD Tangerang, Sabtu (27/7/2024) malam.
Di satu sisi, dia menyebut mobil yang dibeli secara kredit melalui lembaga pembiayaan sejatinya sudah mencakup asuransi kendaraan. Akan tetapi, belum ada ketentuan yang jelas terkait kewajiban asuransi pasca cicilan untuk kredit mobil sudah lunas.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) mengenai teknis dari kewajiban asuransi TPL tersebut.
Adapun, PP tersebut merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang mengatur pemerintah dapat membentuk program asuransi wajib sesuai dengan kebutuhan.
Di antaranya adalah mencakup asuransi kendaraan berupa tanggung jawab hukum pihak ketiga alias TPL terkait kecelakaan lalu lintas, asuransi kebakaran, dan asuransi rumah tinggal terhadap risiko bencana.
Dalam UU P2SK dinyatakan bahwa setiap amanat UU P2SK, diikuti dengan penyusunan peraturan pelaksanaan yang penetapannya paling lama 2 tahun sejak UU P2SK diundangkan.
Seiring dengan UU P2SK diteken Presiden Jokowi pada 2023, maka program asuransi wajib ini akan berlaku mulai 2025.
14 BPR Bangkrut dan Dicabut Izinnya oleh OJK, Bank Umum Bisa Ambruk Juga?
OJK sudah mencabut izin usaha 14 bank bangkrut sepanjang tahun ini, di mana seluruhnya merupakan bank perekonomian rakyat (BPR). [633] url asal
#bank-bangkrut #bank-gagal #bank-dilikuidasi #daftar-bank-bangkrut #lps #ojk
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 21:47
v/12338410/
Bisnis.com, JAKARTA - Sudah ada 14 bank bangkrut dan dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sepanjang tahun ini, di mana seluruhnya merupakan bank perekonomian rakyat (BPR). Saat marak BPR bangkrut, apakah kondisi bank umum saat ini tidak akan mengalami hal yang sama?
Jumlah bank bangkrut di Indonesia memang kian banyak. Terbaru, PT Bank Perkreditan Rakyat Sumber Artha Waru Agung bangkrut dan dicabut izin usahanya oleh OJK.
Pencabutan izin usaha BPR Sumber Artha Waru Agung mengacu Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.03/2024 tanggal 24 Juli 2024.
Jumlah bank bangkrut pada tahun ini telah mengalami peningkatan pesat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pada 2023, hanya terdapat empat bank bangkrut di Indonesia.
Sementara, rata-rata tiap tahunnya terdapat tujuh sampai delapan bank bangkrut di Indonesia. Apabila ditarik sejak 2005, maka total ada 136 bank bangkrut di Tanah Air.
Hampir semua bank yang bangkrut memang merupakan BPR. Satu-satunya bank umum atau bank bukan berjenis BPR yang bangkrut dan dicabut izin usahanya hanya PT Bank IFI.
Berdasarkan catatan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank IFI telah dicabut izin usahanya per 18 April 2009. LPS pun telah selesai menjalankan upaya likuidasi dan penyelamatan simpanan nasabah di bank umum bangkrut tersebut.
Di tengah maraknya BPR yang bangkrut tahun ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan OJK tidak berekspektasi kondisi tersebut menimpa bank umum. Sebab, kinerja industri bank umum saat ini pun stabil.
Meski begitu, OJK tetap melakukan antisipasi ambruknya bank umum. OJK misalnya menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum atau POJK 5/2024.
Aturan tersebut sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).
"Salah satu amanat di sana [UU PPSK] adalah pengawasan dan penanganan permasalahan bank," kata Dian dalam acara virtual seminar yang digelar Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada Jumat (26/7/2024).
Dalam aturan baru OJK itu, Dian menjelaskan terdapat ketentuan penetapan status pengawasan dan permasalahan pada bank umum. Koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi salah satu poin penting dalam aturan tersebut.
"Masing-masing lembaga bisa bertindak cepat dalam pemantauan dan menjaga stabilitas sistem keuangan," ujar Dian.
Aturan baru OJK itu juga mewajibkan semua bank umum membuat rencana pemulihan atau recovery plan. Sebelumnya, recovery plan hanya diwajibkan bagi bank sistemik.
"Apabila terjadi permasalahan pada bank, deteksi lebih dini akan menjadi penting, jangan sampai ada bank umum yang masuk dalam status penyehatan," tutur Dian.
Dalam UU PPSK juga terdapat ketentuan baru mengenai penanganan permasalahan bank umum yang bangkrut. Kewenangan LPS tidak hanya menjadi juru bayar atau penjamin keselamatan simpanan nasabah di bank bangkrut, akan tetapi LPS bisa melakukan resolusi.
"Kemudian, kalau ada bank yang bermasalah, tidak harus CIU [cabut izin usaha] atau likuidasi, tapi ada cara lain yakni penyelamatan melalui bank perantara," jelas Dian.
BPR Bangkrut
Adapun, Dian mengatakan saat ini memang jumlah BPR yang bangkrut mengalami peningkatan pesat. Namun, menurut Dian terdapat pembelajaran bagus dari lonjakan bank bangkrut itu.
"Penutupan BPR bisa menjadi indikasi yang baik, karena BPR sekarang hampir 20 yang tutup, tapi tidak menimbulkan goncangan di masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, ada indikasi masyarakat sudah semakin paham terkait dengan keselamatan simpanannya saat dilakukan proses likuidasi bank bangkrut oleh LPS. "Jadi, LPS datang bisa diselesaikan dengan cepat, masyarakat jadi tidak ragu menyimpan dananya di bank," kata Dian.
Adapun, menurutnya OJK sendiri mencabut izin usaha bank bangkrut dalam rangka bersih-besih. "Ini langkah penting yang mesti diambil untuk memperkuat [BPR]. Dengan terpaksa OJK menutup BPR yang memiliki kelemahan struktural serta terjadi fraud," ujar Dian.
Sebelumnya, Dian pun mengatakan bahwa sepanjang tahun ini akan ada 20 bank bangkrut di Indonesia. "Kemungkinan [tahun ini] sampai 20 BPR, tapi kan itu sudah tutup, tinggal likuidasinya saja," ujarnya saat ditemui awak media di Hotel Kempinski Jakarta pada Maret lalu (22/3/2024).
Simpanan Nasabah Tajir di Bank Kian Melonjak Pada Paruh Pertama 2024
Total nominal simpanan di bank umum per Juni 2024 mencapai Rp8.773 triliun. [281] url asal
#nasabah-tajir #simpanan-nasabah-tajir #lps #lembaga-penjamin-simpanan
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 18:15
v/12320238/
Bisnis.com, JAKARTA -- Simpanan nasabah tajir atau simpanan nasabah dengan nilai nominal di atas Rp5 miliar mengalami pertumbuhan pesat pada paruh pertama tahun ini atau hingga Juni 2024.
Berdasarkan laporan Distribusi Simpanan Bank Umum yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), total nominal simpanan di bank umum per Juni 2024 mencapai Rp8.773 triliun. Simpanan di bank umum itu didominasi oleh tiering nasabah tajir.
"Berdasarkan tiering simpanan, nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan lebih dari Rp5 miliar yang mencakup 54% total simpanan," tulis LPS dalam laporannya pada beberapa waktu lalu.
Hingga Juni 2024, simpanan nasabah tajir pun tumbuh paling pesat dibanding tiering simpanan lainnya. Simpanan nasabah tajir tumbuh 11,6% secara tahunan (year on year/yoy) pada Juni 2024.
Sementara, simpanan nasabah di tiering lainnya seperti simpanan nasabah dengan nominal di bawah Rp100 juta tumbuh 4,5% yoy. Lalu, simpanan nasabah dengan nominal Rp100 juta hingga Rp200 juta hanya tumbuh 4% yoy.
Sebelumnya, Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Andry Asmoro mengatakan simpanan nasabah kelas atas ini memang telah tumbuh didorong oleh sejumlah faktor.
"Kelompok ini yang memang memiliki capital dan mendapat return dari capital market, dari equity dan lainnya di atas tingkat inflasi, termasuk juga dari bond. Itu yang kemudian ditranslasikan ke tabungannya yang semakin tebal," ujarnya dalam acara Mandiri Macro and Market Brief - Thriving Through Transition pada Selasa (14/5/2024).
Dari sisi belanja, kelompok nasabah tajir juga dinilai memiliki kesadaran yang lebih tinggi akan pengalihan aset ke instrumen investasi.
Selain itu, bisa saja kelompok simpanan di atas Rp5 miliar yang juga mayoritas merupakan segmen korporasi mencatatkan peningkatan pendapatan. "Ada beberapa misalnya sektor komoditas mengalami peningkatan. Kelihatan dari situ return kemudian dialihkan, jadinya saving naik," tutur Andry.
Nabung di BRImo bisa Dapat Sneakers Ekslusif, Ini Caranya!
Event tahunan yang digelar spesial bagi pecinta sneakers dan streetwear, USS Downtown Market, hadir kembali di Tunjungan Plaza 3, Surabaya. [448] url asal
#perbankan #bri #iphone #brimo
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 13:06
v/12295173/
Bisnis.com, JAKARTA - Event tahunan yang digelar spesial bagi pecintasneakersdanstreetwear, USS Downtown Market, hadir kembali di Tunjungan Plaza 3, Surabaya, pada 26-28 Juli 2024.
Tak hanya menghadirkansneakersdari berbagai merk terkenal, kamu juga bisa ikut ragam aktivitas menarik, mulai dari lelang hinggaraffleuntuk mendapatkan sneakers eksklusif danlimited edition.
Menariknya lagi, USS Downtown Market di Surabaya kembali bekerja sama dengan BRI melalui BRImo untuk menghadirkan penawaran-penawaran spesial. Jadi untuk kamu nasabah BRI, berikut ini promo yang bisa didapatkan selama event BRImo X USS Downtown Market Surabaya!
Promo BRI di USSDowntown MarketSurabaya di Tunjungan Plaza 3
- E-voucher Rp 100 Ribu
DownloadBRImo dan buka rekening tabungan BRI BritAma di USS Yard Sale Surabaya, kamu bisa langsung mendapatkane-vouchersenilai Rp 100 ribu. Promo ini berlaku untuk 300 pendaftar pertama jadi jangan lewatkan kesempatan menarik ini.
- Lucky Draw
Cukup dengan top-uptabungan BRI BritAma minimal Rp 10 juta selamaeventUSS Downtown Market Surabaya, raih kesempatan ikutlucky drawberhadiahmerchandise,e-voucherhingga logam mulia 1 gram.
- Program Cashback Rp 300 Ribu
Promo ini berlaku untuk penukaran struk belanja minimal Rp 1 juta di USS Downtown Market Surabaya menggunakan QRIS BRImo, Kartu Kredit, dan Debit BRI. Peserta program akan mendapatkan cashbackRp 100 ribu yang berlaku kelipatan, dengan maksimalcashbackRp 300 ribu. Promo berlaku untuk 100 orang pertama per hari. - Lelang Sepatu Eksklusif

Di USS Downtown Market Surabaya, kamu bisa ikutan lelang 12 pasang sepatu limited edition. Berikut syarat dan ketentuannya!- Daftar lelang di Booth BRImo dengan cara buka tabungan BRI, lalu setor dana minimal Rp 10 juta dan akan di-holdsampai 31 Januari 2025.
- Peserta wajib registrasi BRImo
- Ikutan lelang di area Booth BRimo sesi 1 pada pukul 14:00 WIB dan sesi 2 di jam 20:00 WIB.
- Kriteria pemenang adalah peserta dengan komitmen setor tabungan tertinggi
- Pemenang lelang wajib membuka installment BritAma Rencana Flexy di BRImo dengan setoran per bulan Rp500ribu dan jangka waktu 6 bulan
- Setiap sesi akan diadakan lelang 1 pasang sneaker
- Program Raffle
Peserta raffle berkesempatan mendapatkan hadiah iPhone 15 Pro, Crocs Pollex Clog, serta Adidas Samba OG Sporty and Rich Blue Grey. Cara mendapatkan hadiah raffle:- Belanja minimal Rp 300 ribu dalam 1 struk akan mendapatkan 1 tiketraffle.
- Buka tabungan BRI diboothBRImo akan mendapatkan 10 tiketraffle.
- Apply kartu Kredit BRI di booth BRImo akan mendapatkan 20 tiket raffle.
- Semua Item Rp50 Ribu
Untuk kamu pengguna seti BRImo jangan sampai kelewatan penawaran spesial ini. Tersedia 300 item sepatu yang dibanderol Rp 50 ribu selama 3 hari acara. Belanja sepatu jadi makin hemat, kan!
Yuk, langsung siap-siap ke USS Downtown Market di Surabaya karena event ini hanya berlangsung selama tiga hari. Jangan lupa juga download BRImo melalui App Store, Play Store, atau Huawei App Gallery, agar bisa mendapatkan kemudahan belanja dan beragam penawaran menguntungkan!
Info lebih lanjut, klik bbri.id/uss-surabaya.
Pengguna Paylater BCA Melonjak 125% jadi 119.000 per Juni 2024
Outstanding Paylater BCA telah mencapai Rp250 miliar per Juni 2024, tumbuh 111% dibandingkan tahun sebelumnya. [404] url asal
#bca #bbca #paylater-bca #outstanding-paylater-bca #kartu-kredit-bca
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 12:17
v/12290183/
Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mencatat kinerja bisnis buy now pay later perseroan, yaitu Paylater BCA kian moncer, baik dari sisi pertumbuhan pengguna hingga total outstanding pada semester I/2024.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn melaporkan per Juni 2024, pengguna layanan Paylater BCA hampir mencapai 119.000 nasabah. Jumlah ini tumbuh 125% dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
“[Sementara] secara outstanding telah mencapai Rp250 miliar per Juni 2024, tumbuh 111% dibandingkan posisi tahun sebelumnya,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (26/7/2024).
Sebagai informasi, Paylater BCA memiliki limit kredit hingga Rp20 juta dengan suku bunga cicilan kompetitif dari 0% per bulan untuk 1 dan 3 bulan; serta 1,25% per bulan untuk 6 dan 12 bulan berlaku hingga September 2024.
“Nasabah dapat memanfaatkan fitur ini sebagai alternatif untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS minimal Rp100.000,” kata Hera.
Untuk menggunakan layanan Paylater BCA, nasabah perlu melakukan registrasi terlebih dahulu di aplikasi myBCA. Setelah itu, BCA akan melakukan penilaian dan nasabah yang memenuhi kriteria dapat memanfaatkan fasilitas ini.
Adapun, pada prinsipnya, Hera menyampaikan bahwa BCA senantiasa menyalurkan kredit, termasuk Paylater, secara pruden. Hal ini pun seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang positif pada 2024.
“Kami berharap transaksi menggunakan Paylater BCA akan terus meningkat sehingga berdampak pada pertumbuhan kredit konsumsi BCA,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, BCA dan entitas anak membukukan peningkatan total kredit sebesar 15,5% secara tahunan menjadi Rp850 triliun per Juni 2024. Pertumbuhan total kredit tersebut berada di atas rata-rata industri.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan kredit untuk bisnis tercatat tumbuh dengan solid, baik di segmen korporasi maupun UMKM.
“Peningkatan juga terjadi di segmen kredit konsumer, ditopang pelaksanaan BCA Expoversary 2024. Event yang diselenggarakan sekitar dua bulan tersebut berhasil mengumpulkan total aplikasi KPR dan kredit kendaraan bermotor (KKB) sekitar Rp50 triliun,” katanya dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Semester I/2024, Rabu (24/7/2024)
Kredit korporasi menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi per Juni 2024, naik 19,9% YoY mencapai Rp388,6 triliun. Kredit komersial tumbuh 7,9% YoY menjadi Rp127,8 triliun, dan kredit UKM naik 12,7% YoY hingga menyentuh Rp114,4 triliun.
Sementara itu, portofolio kredit konsumer meningkat 13,6% YoY menjadi Rp210,2 triliun, didorong penyaluran KPR yang tumbuh 10,8% YoY mencapai Rp126,9 triliun serta pertumbuhan KKB sebesar 18,4% YoY menjadi Rp62,1 triliun. Kenaikan outstanding pinjaman konsumer lainnya (sebagian besar kartu kredit) tercatat sebesar 20,2% YoY mencapai Rp17,8 triliun.
BTPN Syariah (BTPS) Cetak Laba Bersih Rp552 Miliar pada Semester I/2024
PT Bank BTPN Syariah (BTPS) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp552 miliar pada semester pertama 2024. [728] url asal
#btpn-syariah #btps #emiten #saham #bank-syariah #bei #bursa-efek-indonesia #emiten-bank-syariah #laba-btpn-syariah #bank-btpn-syariah #pembiayaan #pembiayaan-btpn-syariah #kredit-ultra-mikro #umkm #mi
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 11:40
v/12295175/
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) mencetak laba bersih Rp522 miliar pada semester I/2024 ditopang oleh penyaluran pembiayaan sebesar Rp10,44 triliun.
Pada saat bersamaan, satu-satunya emiten bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable) juga berhasil menjaga rasio-rasio keuangan tetap kuat, diantaranya return on asset (ROA) yang terjaga sebesar 6,6% dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 50,1%.
Berdasarkan data Statistik Perbankan OJK, tingkat pengembalian aset atau ROA perbankan (bank umum) pada periode Mei 2024 sebesar 2,56%, dari posisi pada akhir 2023 sebesar 2,74%. Adapun, rasio pemenuhan kecukupan modal minimum perbankan (bank umum) pada Mei 2024 tercatat sebesar 26,17%, dari posisi 27,65% pada Desember 2023.
Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad menyatakan BTPS lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan demi menjaga kualitas bisnis BTPN Syariah, yang ditunjukkan dengan rasio-rasio keuangan yang yang sehat, seperti return on asset dan rasio kecukupan modal.
“Kinerja BTPN Syariah tetap terjaga terlihat dari rasio-rasio keuangan yang sehat, yang memberikan kesempatan BTPN Syariah untuk terus bertumbuh di masa-masa mendatang. Kami bersyukur bahwa selektif dan menerapkan prinsip kehati-hatian bisa menjaga kinerja bank saat ini, yang lebih dari satu dekade kami bangun,“ ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (26/7/2024) malam.
Fachmy menambahkan BTPN Syariah terus berupaya untuk memperkuat kualitas pembiayaannya dengan membangun solidaritas bagi nasabah inklusi.
Selain itu, sebagai bagian untuk mewujudkan niat baik nasabah lebih cepat, katanya, BTPN Syariah juga memberikan apresiasi terhadap kumpulan ibu-ibu nasabah pembiayaan ultra mikro yang telah menunjukkan solidaritas yang kuat dalam membangun perilaku unggul berani berusaha, disiplin, kerja keras, dan saling bantu (BDKS).
“Ini adalah mimpi nasabah yang diwujudkan BTPN Syariah dengan Bersama Berkumpul di Pertemuan Rumah Nasabah, Akhirnya Bersama Beribadah di Depan Ka’bah,” tambahnya.
BTPN Syariah, sebagai satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable) menjadikan perempuan sebagai target utama pemberdayaan.
Dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen kredit ultra mikro.
Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat.
Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hasil survei Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) terhadap sebagian nasabah BTPN Syariah secara sampling dan pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah menemukan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah keluarga dengan anak bersekolah meningkat.
Waliyah, salah satu koordinator kelompok perajin kain Tapis yang dibentuk BTPN Syariah di Dusun Simbaretno, Desa Tanjungrejo, Negeri Katon, Pesawaran, Lampung, dan menjadi nasabah BTPN Syariah sejak 2016 dengan mengambil kredit Rp2 juta, kini telah menjadi pengepul kain Tapis serta berhasil memiliki warung kebutuhan pokok.
"Awalnya saya hanya pinjam Rp2 juta di BTPN Syariah untuk membuat kain Tapis untuk dijual kembali dan hasilnya diputar kembali. Lalu selesai, pinjaman saya naik jadi Rp5 juta dan kemudian pada 2019 saya pinjam Rp10 juta untuk mengembangkan kain tapis dan bikin rumah warung sampai sekarang ini," jelasnya, Rabu (24/7/2024).
BTPN Syariah, yang didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN dan kemudian resmi menyandang nama PT Bank BTPN Syariah Tbk. pada 4 Juni 2020, masuk dalam KBMI 2 (bank dengan modal inti di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021.
Saat ini, BTPN Syariah, emiten yang memiliki kode saham BTPS, memiliki lebih dari 14 ribu karyawan (96% perempuan dan 51% lulusan SMA) yang telah melayani 7 juta nasabah dengan 3,9 juta nasabah aktif di 260 ribu komunitas yang berada di 2.600 kecamatan di 26 provinsi Indonesia.
Pada semester I/2023, laba bersih BTPS tercatat sebesar Rp752,5 miliar dengan pendapatan sebesar Rp2,83 triliun.
BTPS, salah satu emiten bank syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini mengantongi peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Maret 2024.
Pada penutupan perdagangan Jumat (26/7/2024), harga saham BTPS menghijau 2,7% ke posisi harga Rp1.140 dengan kapitalisasi pasar Rp8,78 triliun.
------------------------------
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Kemenag Serahkan SK Izin Operasional Lembaga Amil Zakat Ke YBM BRILiaN
Yayasan Baitul Maal BRILiaN atau YBM BRILiaN telah memperoleh kembali izin operasional sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) Skala Nasional. [480] url asal
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 11:32
v/12289314/
Bisnis.com, JAKARTA – Yayasan Baitul Maal BRILiaN atau YBM BRILiaN telah memperoleh kembali izin operasional sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) Skala Nasional berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 458 Tahun 2024.
Dalam kesempatan tersebut, SK LAZNAS YBM BRILiaN diserahkan langsung oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Kamaruddin Amin, kepada Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, yang merupakan Badan Pembina YBM BRILiaN, pada Rabu (24/07).
Pembaharuan izin operasional ini merupakan salah satu bentuk komitmen YBM BRILiaN dalam mengelola dana ZIS masyarakat sesuai dengan ketetapan syariah dan ketentuan regulasi yang berlaku.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pengawas Syariah YBM BRILiaN KH. M. Amin Suma, Badan Pengawas YBM BRILiaN Achmad Royadi dan M. Candra Utama, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, Kepala Bidang Penais Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag DKI Jakarta H. Slamet Abadi, M.Si, Wakil Ketua BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Ir. Saat Suharto Amjad dan Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI Mulya Dwi Harto.
Catur Budi Harto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak, kepada BAZNAS dan Kemenag RI, atas amanat dan kepercayaannya sehingga YBM BRILiaN kini telah berstatus sebagai LAZ Skala Nasional. Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang telah dijalin dapat terus ditingkatkan sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS.
“Selama 23 tahun kiprahnya, YBM BRILiaN tetap konsisten dalam peranannya mengelola dana ZIS di lingkungan BRI dan masyarakat pada umumnya secara amanah dan professional dengan mengedepankan praktik-praktik pengelolaan yang Good Corporate Governance dan taat terhadap regulasi yang berlaku, termasuk dalam hal pengurusan izin operasional sebagai Lembaga Amil Zakat melalui Kementrian Agama Republik Indonesia”, ungkap Catur.
Dewan Pengawas Syariah YBM BRILiaN, KH. M. Amin Suma menyampaikan bahwa selama ini YBM BRILiaN senantiasa memegang penuh prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI sehingga YBM BRILiaN tetap berada pada jalur yang tepat dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Masyarakat.
Sementara itu Prof. Kamaruddin Amin selaku Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, memberikan pengarahannya terkait potensi zakat di Indonesia yang sangat besar yaitu di atas Rp 400 T sementara yang baru terhimpun hanya Rp 31 T. Gap yang sangat besar ini menjadi tanggung jawab kita semua, khususnya BAZNAS dan LAZ.
“Tantangan ini tentu harus dijawab dengan hadirnya pengelolaan ZIS yang baik dan berkualitas. Dengan pengelolaan yang baik Insya Allah juga akan meningkatkan angka penghimpunan ZIS. Saya berharap pada tahun-tahun mendatang pengelolaan ZIS kita bisa di atas Rp 100 T”, ucap Prof. Kamaruddin.
Beliau juga menambahkan pentingnya sinergisasi dan kolaborasi antara Kemenag, BAZNAS, dan LAZ sehingga ke depannya dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Dadang Permana selaku Ketua Badan Pengurus YBM BRILiaN menyampaikan laporan kinerja YBM BRILiaN, salah satunya kinerja laporan keuangan 2023 dimana YBM BRILiaN meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Beliau menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas YBM BRILiaN dalam mengelola amanah ZIS masyarakat.
Daftar Bunga Deposito Bank Digital, Ada yang Baru per Juli 2024!
Berikut ini daftar suku bunga deposito bank digital per Juli 2024, dari Seabank, Bank Jago, hingga Bank Neo Commerce. [730] url asal
#bank-digital #suku-bunga-deposito-bank-digital #daftar-suku-bunga-deposito-bank-digital #daftar-suku-bunga-bank-digital-juli-2024 #seabank #bank-jago #bank-neo-commerce
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 10:51
v/12284722/
Bisnis.com, JAKARTA - Sederet bank digital berlomba-lomba menawarkan bunga deposito tinggi hingga tembus 9% per tahun demi menjaring nasabah. Salah satu pemain bank digital pun meluncurkan produk deposito terbaru dengan bunga 7,5% per tahun.
Sebagaimana diketahui, penawaran suku bunga deposito bank digital memang kerap lebih tinggi dari industri. Level ini melebihi suku bunga deposito yang ditawarkan oleh bank-bank konvensional.
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Juli 2024, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25%. Langkah ini diambil dalam tiga bulan berturut-turut setelah RDG BI periode April 2024 terjadi kenaikan suku bunga acuannya 25 basis poin (bps) dari sebelumnya 6%. Kenaikan suku bunga acuan saat itu menjadi yang pertama kali sejak Oktober 2023.
"Transmisi kebijakan moneter berjalan semakin baik," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG BI pada beberapa waktu lalu (17/7/2024).
Menurutnya, transmisi suku bunga acuan BI terhadap bunga bank tetap stabil diiringi likuiditas perbankan yang tetap terjaga sejalan tambahan likuiditas makroprudensial dan aliran masuk portofolio asing.
Meski begitu, tercatat suku bunga deposito perbankan mengalami peningkatan. Tercatat, bunga deposito satu bulan perbankan mencapai level 4,63% pada Juni 2024.
Posisi bunga deposito pada Juni 2024 naik dibandingkan bunga deposito pada bulan sebelumnya atau Mei 2024 di level 4,61%. Namun, suku bunga deposito tetap mengalami penurunan jika dibandingkan pada akhir tahun lalu atau Desember 2023 di level 4,69%
Berikut Daftar Suku Bunga Bank Digital per Juli 2024
1. Seabank
SeaBank menawarkan produk deposito dengan suku bunga mencapai 6% per tahun, dengan kurun jatuh tempo 1, 3, dan 6 bulan. Nasabah dapat membuka deposito minimal saldo Rp1 juta. Adapun, penempatan deposito relatif dalam jangka waktu singkat, mulai dari 1 bulan.
2. Superbank
Bank digital kongsi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) atau Superbank resmi meluncurkan produk deposito Superbank yang menawarkan bunga hingga 7,5% per tahun untuk tenor mulai 1 bulan.
Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan mengatakan deposito Superbank hadir untuk melengkapi berbagai pilihan produk simpanan yang aman dan mudah bagi nasabah Superbank, sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka.
“Produk ini juga menawarkan fleksibilitas yang lebih baik dan mengoptimalkan nilai setiap rupiah yang disimpan, sehingga membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka dengan lebih cepat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (23/7/2024).
3. Bank Jago
Melansir dari situs resmi perusahaan, suku bunga deposito Bank Jago untuk simpanan Rp1 juta hingga Rp49,99 juta ditetapkan sebesar 4,25% per tahun.
Lalu, simpanan sebesar Rp50 juta hingga Rp99,99 juta yang menjadi 4,75% per tahun, dari semula 4,5% dan simpanan Rp100 juta ke atas menjadi 5,25% per tahun
4. Blu BCA
Blu BCA adalah layanan perbankan yang dikembangkan oleh PT BCA Digital, anak usaha PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).
Melansir dari situs resminya, suku bunga deposito yang ditawarkan berkisar 3,5% per tahun untuk dana minimal Rp1 juta hingga Rp9,99 juta. Sementara yang tertinggi mencapai 4,75% untuk dana yang ditempatkan di atas Rp1 miliar.
5. Krom Bank
PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) menawarkan produk simpanan dengan suku bunga tinggi untuk menarik lebih banyak nasabah. Suku bunga deposito ditawarkan hingga 8,75% per tahun.
6. Amar Bank
PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) menawarkan produk simpanan dengan suku bunga tinggi mencapai 9% per tahun. Nasabah dapat menyetor dananya mulai dari Rp100.000
Melansir dari situs resmi perusahaan, Bank Amar menawarkan rate berupa suku bunga deposito, di mana untuk tenor 1 bulan bunga yang ditawarkan mencapai 5,75% per tahun. Lalu untuk tenor 3 bulan mencapai 6% per tahun.
Selanjutnya, pada 6 bulan Bank Amar menawarkan bunga hingga 6,25%, sementara itu 12 bulan sebesar 7%. Kemudian, untuk tenor 18 bulan perseroan menawarkan 7,5%.
Lebih lanjut, apabila nasabah menyimpan dananya selama 24 bulan, maka Bank Amar menawarkan bunga hingga 8% per tahun. Sedangkan, untuk tenor 36 bulan mencapai 9% per tahun.
7. Allo Bank
PT Allo Bank Tbk. (BBHI) menawarkan deposito dengan suku bunga mulai 4% hingga 6%. Di mana, minimum setoran awal adalah Rp1 juta.
8. Bank Neo Commerce
Melansir dari situs resmi perusahaan, suku bunga deposito Bank Neo Commerce belum berubah sejak 15 Oktober 2023. Nasabah bisa menempatkan dananya minimum Rp100.000.
Adapun, jangka waktu deposito beragam. Misal, deposito WOW 7 hari mendapatkan suku bunga 5,5% per tahun. Sementara WOW 1 bulan 6,5% per tahun, dan WOW 3 bulan 7% per tahun
Kemudian, suku bunga WOW 6 bulan mendapatkan imbal hasil 7,5% per tahun serta WOW 12 bulan mencapai 8% per tahun.
Ada Golden Visa, Bank Mandiri (BMRI) Pede Kerek Pertumbuhan DPK
WNA dapat membuka rekening tabungan hanya dengan menggunakan Paspor, Izin Tinggal Sementara (ITAS)/Izin Tinggal Tetap (ITAP)/Golden Visa di Livin by Mandiri. [343] url asal
#golden-visa #wna #dpk #dana-pihak-ketiga #bank-mandiri #bmri
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 10:30
v/12284724/
Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berpotensi mendorong pertumbuhan portofolio dana pihak ketiga (DPK) dengan adanya program Golden Visa.
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan kerja sama ini akan membantu WNA untuk pembukaan Rekening Tabungan hanya dengan menggunakan Passport, Izin Tinggal Sementara (ITAS)/Izin Tinggal Tetap (ITAP)/Golden Visa melalui Livin by Mandiri.
“Kami akan mengoptimalkan layanan publik Ditjen Imigrasi kepada para WNA agar menarik perhatian para WNA untuk menginvestasikan dana nya di Indonesia. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi negara ikut terbantu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/7/2024).
Adapun, sampai dengan akhir Mei 2024 total penghimpunan DPK Bank Mandiri telah mencapai Rp 1.296,1 triliun. Pencapaian tersebut meningkat 12,9% secara year on year (YoY) yang ditopang oleh dana murah atau current account saving account (CASA).
Sebagaimana diketahui, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI resmi meluncurkan Program Golden Visa. Ditjen Imigrasi menyebut target di tahun 2024 mencapai 1.000 pendaftar potensial Golden Visa.
Program Golden Visa menawarkan kemudahan berinvestasi bagi WNA di Indonesia dengan izin tinggal selama 5 atau 10 tahun. WNA dapat menginvestasikan dananya di berbagai instrument termasuk di bank milik negara.
Bank Mandiri pun menjadi Bank pertama di Indonesia yang menyediakan layanan terintegrasi mulai dari pembukaan rekening hingga terbitnya Golden Visa.
Perseroan ini dipilih sebagai mitra pertama Golden Visa, karena Livin by Mandiri dapat diakses di 121 negara dunia seperti UK, Netherland, China, dan lain-lain serta adanya berbagai pilihan solusi produk investasi juga tersedia di Livin By Mandiri. Hanya dengan menggunakan Livin by Mandiri, semua jenis golden visa dapat diproses secara digital dan di manapun.
Selanjutnya, dengan resminya peluncuran Golden Visa ini, menandakan komitmen Bank Mandiri untuk mendukung pertumbuhan perekonomian nasional melalui investasi asing yang signifikan.
Dengan demikian, Rohan mengatakan kerja sama ini dapat menciptakan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan meningkatkan pengalaman dalam menggunakan layanan perbankan dan pemerintahan yang terintegrasi.
Cek Bunga Deposito BCA, Mandiri, BNI, dan BRI Terbaru 2024, Tertinggi 3,5%
Berikut ini daftar suku bunga deposito di BCA, Mandiri, BNI, dan BRI terbaru. [927] url asal
#suku-bunga-deposito #deposito #daftar-suku-bunga-deposito #suku-bunga-deposito-di-bca #suku-bunga-deposito-di-bank-mandiri #suku-bunga-deposito-di-bni #suku-bunga-deposito-di-bri
(Bisnis.Com - Finansial) 27/07/24 09:00
v/12275389/
Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25%. Lalu, bagaimana dengan bunga deposito BCA, Mandiri, BNI, dan BRI terbaru? Berapa bunga deposito tertinggi?
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja memastikan kondisi likuiditas perseroan memadai di tengah era bunga tinggi. Ini tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) berada di level 72,74% per Juni 2024.
Meskipun BCA dalam keadaan likuid yang baik, kata Jahja, pengaruh dari kondisi likuiditas sering kali terlihat dalam bentuk suku bunga deposito.
“Nah kalau kita lihat di pasar, memang terjadi kenaikan suku bunga deposito,” ujarnya dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Semester I/2024, Rabu (24/7/2024).
Menurutnya, ini menunjukkan bahwa pasar makin ketat, di mana terdapat kebutuhan yang lebih besar atas likuiditas dari beberapa bank.
“[Walau] yang namanya pasar kan beda-beda, ada player BCA dan beberapa bank lain sangat likuid, tapi ada juga bank-bak yang membutuhkan likuiditas. nah ini ke-trigger dari sini, makanya tercermin dari kenaikan suku bunga deposito,” ujarnya.
Alhasil, dalam menghadapi kondisi pasar yang lebih ketat dan kenaikan suku bunga deposito di pasar, hal ini pun mempengaruhi mereka untuk melakukan penyesuaian suku bunga deposito mereka.
“Di BCA dari tahun lalu sudah menurunkan suku bunga deposito, namun terakhir kita menyesuaikan, ya sebenarnya naik [suku bunga deposito], kita lakukan adjustment,” ucap Jahja.
Berikut Daftar Suku Bunga Deposito BCA, BRI, Mandiri dan BNI Terbaru
1. Suku Bunga Deposito BCA
Sebagai informasi, BCA telah melakukan pengkinian bunga deposito yakni per 24 Juni 2024, di mana 10 hari sebelumnya alias 14 Juni 2024 perseroan sempat menaikkan bunga di sejumlah tenor.
Kini, per 24 Juni 2024, pada tenor 1 bulan terpantau terjadi kenaikan. Semula, bunga deposito rupiah BCA untuk tenor 1 bulan dengan nominal di bawah Rp2 miliar ditetapkan sebesar 3% kini menjadi 3,25%. Artinya, naik 25 basis poin (bps).
Sementara itu, untuk simpanan lainnya tidak berubah, misal dengan nominal di bawah Rp2 miliar untuk tenor 3 bulan, masih di level 3,25%.
Lalu, untuk tenor 1 bulan dengan nominal simpanan di atas Rp2 miliar menjadi 3,25%. Begitu juga dengan keseluruhan tenor 3 bulan untuk simpanan di atas Rp2 miliar yang mengalami kenaikan 10 bps menjadi 3,25%.
Sebelumnya, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan kenaikan suku bunga deposito mengikuti kenaikan bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate sebesar 25 basis poin per April 2024 menjadi 6,25%.
Meski demikian, Jahja menyampaikan walaupun suku bunga deposito naik, hal ini tidak langsung diikuti oleh kenaikan suku bunga kredit.
“Kredit bunga belum naik,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (19/6/2024).
Mata Uang | Suku Bunga (%pa) / Jangka Waktu (bulan) | |||
1 | 3 | 6 | 12 | |
IDR < 2M | 3,25 | 3,25 | 2,25 | 2,00 |
IDR ≥ 2M - < 5M | 3,25 | 3,25 | 2,25 | 2,00 |
IDR ≥ 5M - < 10M | 3,25 | 3,25 | 2,25 | 2,00 |
IDR ≥ 10M - < 25M | 3,25 | 3,25 | 2,25 | 2,00 |
IDR ≥ 25M - < 100M | 3,25 | 3,25 | 2,25 | 2,00 |
IDR ≥ 100M | 3,25 | 3,25 | 2,25 | 2,10 |
Efektif per 24 Juni 2024.
2. Suku Bunga Deposito Bank Mandiri
Melansir dari situs resminya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menerapkan suku bunga deposito rupiah yang tidak berubah sejak November 2022,
Di mana suku bunga terendah yakni 2,24% pada jangka waktu 1 bulan. Kemudian, suku bunga deposito rupiah tertinggi yakni 2,5% pada jangka waktu 12 bulan dan 24 bulan.
Tier | Tenor (bulan)* | ||||
1 | 3 | 6 | 12 | 24 | |
< Rp 100 Juta | 2.25 | 2.25 | 2.50 | 2.50 | 2.50 |
≥ Rp 100 Juta s.d. < 1 M | 2.25 | 2.25 | 2.50 | 2.50 | 2.50 |
≥ Rp 1 M s.d. < 2 M | 2.25 | 2.25 | 2.50 | 2.50 | 2.50 |
≥ Rp 2 M s.d. < 5 M | 2.25 | 2.25 | 2.50 | 2.50 | 2.50 |
≥ Rp 5 M | 2.25 | 2.25 | 2.50 | 2.50 | 2.50 |
3. Suku Bunga Deposito BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) belum mengubah suku bunga sejak 31 Oktober 2022. BNI menerapkan suku bunga deposito rupiah terendah pada level 2,25% untuk jangka 1 bulan.
Sementara itu, BNI menetapkan suku bunga deposito rupiah di level 2,75% untuk jangka waktu 6 bulan dan suku bunga deposito tertinggi di level 3% untuk jangka waktu 12 bulan hingga 24 bulan.
Rupiah | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
< Rp 100 Juta | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 3,00% | 3,00% |
≥ Rp 100 Juta - < Rp 1 Miliar | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 3,00% | 3,00% |
≥ Rp 1 Miliar - < Rp 5 Miliar | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 3,00% | 3,00% |
≥ Rp 5 Miliar - < Rp 50 Miliar | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 3,00% | 3,00% |
≥ Rp 50 Miliar - ≤ Rp 100 Miliar | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 3,00% | 3,00% |
> Rp 100 Miliar | 2,25% | 2,50% | 2,75% | 3,00% | 3,00% |
4. Suku Bunga Deposito BRI
Melansir dari situs resminya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga sempat melakukan perubahan atas suku bunga deposito untuk tenor 1 bulan dengan simpanan di bawah Rp100 juta, Rp100 juta hingga Rp2 miliar dan di atas Rp2 miliar berada di level 3,25% dari semula 3,75%.
Sementara, untuk keseluruhan simpanan dengan tenor 3 bulan suku bunga berada di level 3,5% dari sebelumnya 4%. Sisanya suku bunga dengan tenor 6, 12, 24 hingga 36 bulan ditetapkan sebesar 3%.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan penurunan suku bunga deposito BRI dilakukan dalam rangka normalisasi suku bunga dengan market dan pesaing.
“Di samping itu, [ini juga] sebagai upaya untuk menumbuhkan DPK secara selektif dan fokus dalam pertumbuhan dana murah (CASA),” ujarnya kepada Bisnis, Senin (24/6/2024)
Sebagaimana diketahui, likuiditas BRI berada dalam kondisi yang memadai, hal ini tercermin dalam rasio LDR (bank only) pada Juni 2024 yang berada di level sebesar 87,19%.
Nominal | Jangka Waktu | Suku Bunga |
< 100 Juta | 1 | 3,25% |
3 | 3,5% | |
6 | 3% | |
12 | 3% | |
24 | 3% | |
36 | 3% | |
100 Juta - < 2 Miliar | 1 | 3,25% |
3 | 3,5% | |
6 | 3.0% | |
12 | 3% | |
24 | 3% | |
36 | 3% | |
> 2 Miliar | 1 | 3,25% |
3 | 3,5% | |
6 | 3,0% | |
12 | 3,0% | |
24 | 3,0% | |
36 | 3,0% |