#30 tag 24jam
Hari Kereta Api Indonesia, sejarah dan tujuannya
Setiap tanggal 28 September, Indonesia memperingati Hari Kereta Api. Momen ini tidak hanya merayakan keberadaan moda transportasi kereta api, tetapi juga ... [704] url asal
(Antara - Bisnis) 20/09/24 17:51
v/15298322/
Jakarta (ANTARA) -
Di antara proyek yang dibangun adalah jalur Saketi-Bayah dan Muaro-Pekanbaru, yang berfungsi mengangkut hasil tambang batu bara untuk mendukung mesin perang Jepang.
Puncaknya terjadi pada 28 September 1945, saat pengambilalihan Kantor Pusat Kereta Api Bandung, yang kini diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia, menandai berdirinya Djawatan Kereta Api Indonesia Republik Indonesia (DKARI).
Berdasarkan perjanjian damai Konferensi Meja Bundar (KMB) pada Desember 1949, aset-aset milik pemerintah kolonial Belanda dialihkan, yang kemudian menggabungkan DKARI dan SS menjadi Djawatan Kereta Api (DKA) pada tahun 1950.
Di Sumatera Barat, transportasi kereta api kembali normal, mengulang kejayaan era kolonial. Pada tahun itu, kereta api berfungsi lagi sebagai sarana transportasi massal dan barang.
Pengadaan ini berlangsung bersamaan dengan perubahan nama dari DKA-RI menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1963.
Tujuan utama dari perayaan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya transportasi kereta api dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024
IHSG akhir pekan ditutup melemah dipimpin sektor infrastruktur
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup melemah dipimpin oleh saham- saham sektor infrastruktur. IHSG ditutup ... [523] url asal
#indeks-harga-saham-gabungan #bursa-efek-indonesia #ihsg #bei #indonesia-stock-exchange #bursa
(Antara) 20/09/24 17:37
v/15295151/
Menjelang akhir pekan ini, bursa regional Asia bergerak mixed di tengah euforia pasar terkait dengan pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup melemah dipimpin oleh saham- saham sektor infrastruktur.
IHSG ditutup melemah 162,39 poin atau 2,05 persen ke posisi 7.743,00. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,48 poin atau 0,66 persen ke posisi 973,19.
“Menjelang akhir pekan ini, bursa regional Asia bergerak mixed di tengah euforia pasar terkait dengan pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed Amerika Serikat (AS) dan pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, bahwa ekonomi AS tetap kuat dan bank sentral akan memutuskan kecepatan yang tepat untuk pemotongan suku bunga di masa mendatang," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Hal tersebut membuat pasar optimistis bahwa ke depannya akan terjadi pemangkasan suku bunga kembali dan memberikan keyakinan bahwa inflasi AS relatif terkendali. Sementara itu, pasar juga mengarahkan perhatian pada rilis data suku bunga Jepang dan Tiongkok. Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya di kisaran 0,1 persen hingga 0,25 persen.
Keputusan ini dipandang sebagai upaya BoJ untuk tidak terburu-buru dalam melonggarkan kebijakan moneternya. Bank Sentral Tiongkok (PoBC) juga mempertahankan suku bunga acuan pinjaman satu dan lima tahun tidak berubah pada masing-masing 3,35 persen dan 3,85 persen.
Pasar menilai kedua kebijakan tersebut sebagai langkah pro-stabilitas untuk ketahanan ekonomi masing-masing negara. Namun, pasar memiliki pandangan dan harapan adanya pelonggaran kebijakan moneter setelah The Fed Amerika Serikat (AS) untuk menghindari prospek ekonomi yang lemah dan juga dukungan kebijakan yang kuat dari masing-masing negara untuk menjaga ketahanan ekonominya.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih nyaman di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat dengan sektor kesehatan paling tinggi yaitu 0,97 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing 0,55 persen dan 0,21 persen.
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 3,26 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor properti masing-masing minus 2,11 persen dan minus 1,55 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CINT, MLPL, TRON, TOSK, dan ACES. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BEEF, BREN, CUAN, TMPO dan BRPT.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.272.268 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 36,37 miliar lembar saham senilai Rp20,10 triliun. Sebanyak 226 saham naik, 346 saham menurun, dan 224 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 568,59 poin atau 1,53 persen ke 37.723,89, Indeks Hang Seng menguat 245,41 poin atau 1,36 persen ke 18.258,57, indeks Shanghai menguat 0,79 poin atau 0,03 persen ke 2.736,81, dan Indeks Straits Times melemah 8,41 poin atau 0,23 persen ke 3.624,76.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2024
10 daerah penghasil beras terbanyak di Indonesia
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki konsumsi beras per kapita sebesar 81,23 persen menurut Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian ... [372] url asal
#beras #produksi-beras #wilayah-penghasil-beras #provinsi-penghasil-beras
(Antara - Bisnis) 20/09/24 16:11
v/15293324/
Jakarta (ANTARA) - Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki konsumsi beras per kapita sebesar 81,23 persen menurut Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian pada 2023.
Produksi beras di Indonesia tersebar di berbagai provinsi, namun, ada beberapa daerah yang menjadi penghasil beras terbesar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2022, berikut adalah sepuluh daerah penghasil beras terbesar di Indonesia:
1. Jawa Timur: 5.500.801,88 ton
Sebagai provinsi terbesar di Indonesia, Jawa Timur memimpin dalam produksi beras. Faktor pendukungnya adalah luas lahan pertanian yang besar dan banyaknya petani modern yang membuat pertanian di wilayah tersebut cukup maju.
2. Jawa Barat: 5.447.806,31 ton
Jawa Barat terkenal dengan hamparan sawahnya, terutama di daerah Karawang yang sering disebut sebagai "lumbung padi" nasional. Provinsi itu menempati urutan kedua dalam produksi beras nasional.
3. Jawa Tengah: 5.380.509,51 ton
Posisi ketiga ditempati oleh Jawa Tengah yang memiliki lahan pertanian subur dan luas. Cilacap, Grobogan, Demak dan Pati menjadi tiga besar kabupaten yang banyak menghasilkan beras di Jawa Tengah.
4. Sulawesi Selatan: 3.075.859,99 ton
Sulawesi Selatan merupakan penghasil beras terbesar di luar Pulau Jawa, dengan Kabupaten Wajo dan Bone menjadi tempat yang paling banyak menghasilkan beras.
5. Sumatera Selatan: 1.593.597,70 ton
Provinsi itu memiliki lahan persawahan yang luas. Daerah Ogan Komering Ulur Timur dan Banyuasin memberikan kontribusi besar pada produksi beras di Sumatera Selatan.
6. Lampung: 1.545.296,21 ton
Lampung juga menjadi salah satu provinsi dengan produksi beras yang signifikan, didukung oleh wilayah pertanian yang cukup luas dan subur.
7. Sumatera Utara: 1.198.045,75 ton
Sumatera Utara, terutama daerah Deli Serdang dan Serdang Bedagai, menjadi salah satu provinsi yang banyak memproduksi beras di Indonesia.
8. Banten: 1.018.653,08 ton
Meskipun kecil secara luas wilayah dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa, Banten tetap mampu memberikan kontribusi besar terhadap produksi beras nasional.
9. Aceh: 869.572,00 ton
Aceh memiliki wilayah pertanian yang cukup luas, dengan daerah Pidie dan Aceh Utara sebagai penghasil utama beras di provinsi ini.
10. Nusa Tenggara Barat (NTB): 827.524,88 ton
NTB dikenal sebagai salah satu provinsi yang memanfaatkan sistem irigasi dengan baik terutama di daerah Lombok, yang berperan penting dalam produksi berasnya.
Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2024
Ekonom perkirakan BI-Rate turun lagi sebesar 25 basis poin pada 2024
Ekonom senior Bank Mandiri Reny Eka Putri memperkirakan suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI), BI-Rate, dapat turun kembali sebesar 25 basis poin pada ... [435] url asal
(Antara) 20/09/24 16:05
v/15295163/
The Fed akan mengurangi suku bunga lebih lanjut sesuai dengan dot-plot terbaru dan BI-Rate dapat diturunkan 25 basis poin lagi menjadi 5,75 persen
Jakarta (ANTARA) - Ekonom senior Bank Mandiri Reny Eka Putri memperkirakan suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI), BI-Rate, dapat turun kembali sebesar 25 basis poin pada 2024.
Pada Rabu (18/9), Bank Indonesia mengumumkan penurunan suku bunga kebijakan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen.
“Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan bahwa The Fed akan mengurangi suku bunga lebih lanjut sesuai dengan dot-plot terbaru dan BI-Rate dapat diturunkan 25 basis poin lagi menjadi 5,75 persen tahun ini,” kata Reny di Jakarta, Jumat.
Dot plot Fed menunjukkan Fed Funds Rate (FFR) akan dipangkas dua kali lagi pada 2024. Suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed diprediksi turun menjadi 4,4 persen pada 2024. Itu menunjukkan Fed akan memangkas suku bunga tambahan sebesar 50 bps menjelang akhir tahun ini.
Ke depan, pasar akan mengantisipasi penurunan suku bunga lebih lanjut dari bank sentral. Peluang The Fed yang hampir pasti untuk memangkas suku bunga lebih lanjut telah mendorong sentimen positif di pasar domestik dengan kembalinya aliran dana asing.
Menurut Reny, peluang pemangkasan BI-Rate dapat kembali terbuka jika pemangkasan FFR yang semakin agresif terealisasi pada 2024.
“Dengan potensi pemangkasan suku bunga yang agresif, kami melihat aliran modal akan kembali masuk ke pasar domestik, yang akan berdampak positif pada pasar keuangan Indonesia,” ujarnya.
Ia memperkirakan nilai tukar rupiah dapat ditutup pada kisaran Rp15.500 per dolar AS sampai dengan Rp15.700 per dolar AS pada akhir 2024.
Reny menuturkan sesuai perkiraan, BI dan The Fed sama-sama menurunkan suku bunga dalam pertemuan September 2024.
Kepastian arah suku bunga acuan akan mempengaruhi pergerakan pasar domestik dan global.
Dewan Gubernur Bank Indonesia telah memangkas BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 6 persen dalam pertemuannya pada 17-18 September 2024.
Keputusan tersebut didukung oleh inflasi yang terkendali dengan baik dan penguatan rupiah, dan muncul hanya beberapa jam menjelang keputusan suku bunga The Fed.
BI melihat ketidakpastian pasar keuangan global menurun dan menarik kembali aliran modal asing untuk masuk ke pasar berkembang, termasuk Indonesia.
Di sisi lain, The Fed juga ikut memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 bps ke kisaran 4,75-5 persen pada September 2024, yang merupakan penurunan pertama dalam empat tahun terakhir.
Ketua Fed Jerome Powell mengatakan keputusan untuk melonggarkan lebih agresif sebagian didasarkan pada keyakinan bank sentral bahwa inflasi akan segera mencapai tujuan pembuat kebijakan sebesar 2 persen per tahun, serta untuk memulihkan pasar tenaga kerja.
Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2024
Rupiah menanjak didukung sentimen risk-on yang meningkat
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat menanjak didukung sentimen "risk-on" yang meningkat setelah pengumuman hasil ... [279] url asal
#rupiah-menanjak #nilai-tukar-rupiah #sentimen-risk-on
(Antara) 20/09/24 15:36
v/15291982/
Rupiah menguat didukung sentimen 'risk-on' yang meningkat signifikan setelah pengumuman rapat FOMC September 2024
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat menanjak didukung sentimen "risk-on" yang meningkat setelah pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat (AS) September 2024.
Pada akhir perdagangan Jumat, rupiah naik 89 poin atau 0,58 persen menjadi Rp15.150 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.239 per dolar AS.
"Rupiah menguat didukung sentimen 'risk-on' yang meningkat signifikan setelah pengumuman rapat FOMC September 2024," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Dalam pengumuman hasil FOMC tersebut, bank sentral AS atau The Fed memotong suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5 persen.
Selain itu, The Fed juga memproyeksikan perekonomian AS tetap cukup solid, sehingga mengurangi antisipasi perlambatan ekonomi AS yang signifikan.
Josua menuturkan pemangkasan suku bunga kebijakan tanpa prospek perlambatan ekonomi yang signifikan mendorong sentimen "risk-on" di pasar keuangan global pada sesi Asia.
Pada perdagangan Kamis, mayoritas imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) turun 3-11 bps, menyusul pemangkasan suku bunga yang lebih agresif dari The Fed.
Volume perdagangan obligasi pemerintah tercatat sebesar Rp35,02 triliun, lebih tinggi dari volume perdagangan Rabu yang sebesar Rp20,44 triliun.
Pada Rabu, kepemilikan asing atas obligasi Pemerintah Indonesia meningkat sebesar Rp3,60 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp854 triliun, setara dengan 14,55 persen dari total yang beredar.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat melesat ke level Rp15.100 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.287 per dolar AS.
Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2024
Menggenggam kilau emas sebagai pilihan investasi cerdas
Generasi muda saat ini menghadapi banyak tantangan dalam mengelola keuangan mereka. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, ancaman terhadap ... [1,705] url asal
#investasi-emas #program-edukasi-keuangan #ojk-cirebon #pt-pegadaian-cirebon #agen-pegadaian #tabungan-emas
(Antara) 20/09/24 15:25
v/15309869/
Cirebon (ANTARA) -

Hal ini diakui oleh Noer Panji, seorang freelancer (pekerja lepas) di Cirebon yang sudah mulai menabung emas sejak 2019.




Editor: Achmad Zaenal M
Editor: Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024
Suku bunga acuan turun, MAMI nilai berdampak positif bagi obligasi
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menilai, dunia saat ini tengah memasuki siklus pemangkasan suku bunga yang memiliki dampak positif terhadap ... [532] url asal
#manulife #the-fed #suku-bunga #bank-indonesia
(Antara) 20/09/24 14:57
v/15290368/
Turunnya suku bunga cenderung berdampak langsung terhadap pasar obligasi....
Jakarta (ANTARA) - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menilai, dunia saat ini tengah memasuki siklus pemangkasan suku bunga yang memiliki dampak positif terhadap instrumen obligasi.
Diketahui, Bank Sentral AS atau The Fed telah memangkas suku bunganya sebesar 50 bps menjadi 4,75-5,00 persen, sementara Bank Indonesia (BI) menurunkan BI-Rate 5 basis poin atau 0,25 persen ke level 6 persen.
Jika bercermin pada empat siklus pemangkasan suku bunga BI sebelumnya yang terjadi di 2011, 2016, 2019, dan 2020 secara rata-rata indeks BINDO mencatat kinerja positif 18 persen.
"Turunnya suku bunga cenderung berdampak langsung terhadap pasar obligasi karena hubungan yang erat antara suku bunga, imbal hasil obligasi, dan harga obligasi, karena instrumen obligasi diminati ketika suku bunga turun karena investor dapat ‘mengunci’ imbal hasil di level tinggi," kata Portfolio Manager, Fixed Income MAMI Laras Febriany dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat.
Menurut Laras, pada dasarnya Indonesia memiliki profil ekonomi yang menarik di antara negara berkembang lain, didukung oleh tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi yang stabil, inflasi rendah, tingkat utang negara rendah, kondisi politik stabil, dan tingkat imbal hasil obligasi yang tinggi.
Hal itu yang menjadikan daya tarik investor asing untuk masuk ke pasar obligasi Indonesia.
Langka bagi suatu negara berkembang memiliki profil yang cukup baik secara menyeluruh, karena biasanya ada saja masalah pada salah satu faktor tersebut.
“Dengan profil yang menarik itu, faktor kunci bagi investor adalah pada stabilitas nilai tukar rupiah, karena pelemahan nilai tukar akan menggerus potensi imbal hasil bagi investor asing, membuat obligasi Indonesia kurang menarik, dan pada akhirnya dapat membuat arus dana asing berbalik. Dimulainya siklus pemangkasan suku bunga The Fed diperkirakan dapat menjadi iklim yang suportif bagi Rupiah dan bisa menarik arus dana asing masuk ke pasar obligasi Indonesia lebih lanjut,” kata Laras pula.
Sebagai informasi, pasar obligasi sudah konsisten mencatat kinerja positif sejak periode Juli-Agustus, dan terlihat masih terus berlanjut.
Sementara itu, nilai tukar rupiah juga cenderung terus menguat, saat ini di kisaran Rp15.340 (per 18 September 2024), dan arus dana investor asing ke pasar obligasi pun meningkat.
Kemudian Laras menilai ke depannya, konsensus pasar memperkirakan BI akan bergerak lebih konservatif dibanding The Fed, dengan The Fed diperkirakan menurunkan suku bunga di kisaran 200 bps hingga akhir 2025, sementara BI di kisaran 100 bps di periode sama.
Di tengah banyaknya pilihan investasi di pasar modal saat ini, Laras melihat pasar obligasi masih memiliki peluang yang menarik. Obligasi menawarkan potensi capital gain dan elemen stabilitas bagi portofolio investor.
Kelas aset obligasi secara historis mencatat kinerja baik dalam periode pemangkasan suku bunga, sehingga dapat menjadi opsi bagi investor untuk mendapatkan potensi capital gain memasuki periode pemangkasan suku bunga global.
Di sisi lain, lanjut Laras, pasar tidak bergerak dalam garis lurus, selalu saja ada dinamikanya, oleh karena itu karakter obligasi yang defensif memberikan elemen stabilitas untuk menjaga keseimbangan portofolio investor.
“Reksa dana obligasi dapat menjadi opsi bagi investor untuk menangkap potensi di pasar obligasi. Dengan reksa dana obligasi investor dapat memiliki eksposure obligasi yang terdiversifikasi di berbagai tenor dan jenis obligasi, serta pengelolaan secara aktif yang dilakukan manajer investasi untuk menyesuaikan strategi portofolio dengan kondisi terkini," ujarnya lagi.
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024
Kemenparekraf intens berkoordinasi dalam satgas harga tiket pesawat
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara intens melakukan koordinasi dalam satuan tugas (satgas) penurunan harga tiket pesawat yang ... [334] url asal
#kemenparekraf #koordinasi #harga-tiket #pesawat #satgas #harga-tiket-pesawat
(Antara) 20/09/24 14:12
v/15287761/
Kami terus bekerja dan kita harapkan semester pertama tahun 2025 itu harga tiket pesawat sudah sesuai kembali, turun.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara intens melakukan koordinasi dalam satuan tugas (satgas) penurunan harga tiket pesawat yang dibentuk oleh pemerintah.
"Komponen tiket pesawat itu lintas kementerian dan lembaga pengaturannya, seperti misalnya harga avtur kemudian komponen pajak, serta ada beberapa juga misalnya pengaturan penerbangan. Kami terus melakukan koordinasi setiap bulan untuk bisa dari sisi kewenangan kementeriannya masing-masing," ujar Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Wisnu Sindhutrisno, di Jakarta, Jumat.
Dia berharap harga tiket pesawat bisa kembali turun pada semester pertama tahun depan, walaupun tidak bisa sama seperti harga tiket pesawat ketika sebelum terjadinya pandemi COVID-19.
"Kami terus bekerja dan kita harapkan semester pertama tahun 2025 itu harga tiket pesawat sudah sesuai kembali, turun. Dan beberapa tantangan memang sedang kami jajaki, kami pilah satu-satu dan kami petakan. Ini bukan hanya urusan untuk wisata penerbangan itu, tapi hampir semua segi kehidupan manusia mulai dari bisnis sampai dengan kunjungan keluarga," katanya.
Kemenparekraf juga mendorong wisatawan untuk menggunakan moda transportasi selain pesawat, seperti kereta api, kendaraan melalui jalur darat, atau kapal feri ke destinasi wisata.
"Kalau dari Kemenparekraf tentunya kami akan terus mendorong untuk promosi destinasi pariwisatanya, dan juga ketibaan ke destinasi tidak melalui penerbangan.Jadi bisa misalnya lewat jalan darat, lewat kendaraan, lewat kereta, misalnya di Batam Bintan itu juga bisa lewat feri gitu ya, antara Lombok Bali itu bisa lewat feri, Lombok Labuan Bajo juga demikian, itu kami dorong moda transportasi yang lain yang bisa mungkin secara relatif lebih murah," ujar Wisnu Sindhutrisno.
Sebeumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan langkah efisiensi penerbangan untuk menurunkan harga tiket pesawat, salah satunya terkait evaluasi operasi biaya pesawat.
Luhut menjelaskan bahwa Cost Per Block Hour (CBH) yang merupakan komponen biaya operasi pesawat terbesar, perlu diidentifikasi rincian pembentukannya.
Pihaknya juga merumuskan strategi untuk mengurangi nilai CBH tersebut, berdasarkan jenis pesawat dan layanan penerbangan.
Pewarta: Aji Cakti
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024
Kementerian Pertanian, tugas dan fungsinya
Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, hal itu dipengaruhi oleh kondisi alamnya yang beriklim tropis dan letak geografisnya yang ... [360] url asal
#kementerian-pertanian #kementan #tugas-kementan #tugas-kementerian-pertanian
(Antara - Bisnis) 20/09/24 14:00
v/15305022/
Jakarta (ANTARA) - Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, hal itu dipengaruhi oleh kondisi alamnya yang beriklim tropis dan letak geografisnya yang strategis yaitu di antara dua benua Asia dan Australia serta dua samudra Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.
Dengan sumber daya alam yang melimpah, sektor pertanian menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional. Indonesia pun dikenal sebagai negara agraris dengan beragam hasil dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan.
Kementerian Pertanian memiliki peran penting dalam mengelola dan mengembangkan sektor-sektor tersebut.
Melalui berbagai kebijakan dan program yang dilaksanakan, Kementerian Pertanian berupaya untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani serta ketahanan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pertanian memiliki sejumlah tugas dan fungsi yang telah ditetapkan untuk mendukung pertumbuhan sektor pertanian.
Ruang lingkup dari Kementerian Pertanian adalah melaksanakan perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penyediaan prasarana dan sarana pertanian, peningkatan produksi komoditas pertanian, peningkatan nilai tambah, penguatan daya saing, pemasaran hasil pertanian, standar instrumen bidang pertanian, dan penyelenggaraan penyuluhan dan pengembangan sumber daya manusia pertanian.
Tugas Kementerian Pertanian
Tugas dari kementerian pertanian diatur berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 117 Tahun 2022 yang menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian mempunyai tugas untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
Fungsi Kementerian Pertanian
Dalam melaksanakan tugas tersebut, Kementerian Pertanian menyelenggarakan beberapa fungsi sebagai berikut :
- Perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang penyediaan prasarana dan sarana pertanian, peningkatan produksi komoditas pertanian, peningkatan nilai tambah, penguatan daya saing, dan pemasaran hasil pertanian.
- Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian.
- Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pertanian.
- Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan di bidang penyediaan prasarana dan sarana pertanian, peningkatan produksi komoditas pertanian, peningkatan nilai tambah, penguatan daya saing, dan pemasaran hasil pertanian.
- Penyelenggaraan koordinasi, perumusan, penerapan dan pemeliharaan, serta harmonisasi standar instrumen di bidang pertanian.
- Penyelenggaraan penyuluhan dan pengembangan sumber daya manusia pertanian.
- Pelaksanaan perkarantinaan pertanian dan pengawasan keamanan hayati.
- Koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Pertanian.
- Pelaksanaan dukungan yang bersifat substantif pada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Pertanian.
Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2024
Bahlil yakini RI berkontribusi besar wujudkan nol emisi dunia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis bahwa Indonesia bisa memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan nol emisi karbon ... [285] url asal
#transisi-energi #menteri-esdm #bauran-energi #penurunan-emisi
(Antara) 20/09/24 13:50
v/15286293/
Ke depan, pembangunan yang berorientasi pada lingkungan harus menjadi bagian penting
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis bahwa Indonesia bisa memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan nol emisi karbon (net zero emissions/NZE) secara global.
Hal tersebut karena Indonesia memiliki potensi besar untuk memaksimalkan pemanfaatan energi hijau, dengan sumber daya energi terbarukan yang melimpah.
Karenanya, Indonesia harus mengambil peran strategis dengan mengedepankan pelestarian alam dan optimalisasi energi bersih.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2024
Inklusi keuangan: kunci mengangkat kelas menengah dari jurang stagnasi
Indonesia saat ini berada di persimpangan penting dalam perjalanan ekonominya. Kelas menengah yang selama ini menjadi salah satu motor utama ... [890] url asal
#inklusi-keuangan #literasi #stagnasi #middle-income #kelas-menengah
(Antara) 20/09/24 12:41
v/15292138/
Jakarta (ANTARA) - Indonesia saat ini berada di persimpangan penting dalam perjalanan ekonominya. Kelas menengah yang selama ini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi, kini menghadapi tantangan serius.
Dalam beberapa dekade terakhir, kelas menengah di Indonesia telah mengalami perkembangan pesat. Menurut Bank Dunia (2020), kelas menengah di Indonesia merupakan segmen populasi yang tumbuh paling cepat, dengan laju 10 persen per tahun. Jumlah penduduk kelas menengah ini, bahkan diperkirakan akan mencapai sekitar 70 persen dari total penduduk Indonesia pada tahun 2045.
Meskipun demikian, dalam lima tahun terakhir, jumlah penduduk kelas menengah justru menurun. Data BPS menunjukkan bahwa terjadi penurunan jumlah kelas menengah sebesar 4,32 persen poin, dari 21,45 persen pada 2019 menjadi 17,13 persen pada 2024.
Ini adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan, terutama ketika inklusi keuangan di Indonesia, yang menurut laporan pelaksanaan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) tahun 2023, terus meningkat dari tahun ke tahun, hingga mencapai 88,7 persen pada 2023.
Angka ini berarti bahwa delapan dari sepuluh penduduk Indonesia, termasuk kelas menengah, memiliki akses ke layanan keuangan formal, seperti rekening bank, kredit, asuransi, dan produk keuangan lainnya. Proporsi ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah memanfaatkan produk dan layanan keuangan yang disediakan oleh lembaga keuangan formal.
Di sisi lain, inklusi keuangan telah menjadi agenda global. Pemerintah di berbagai negara terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan untuk memberdayakan masyarakat, mendukung pengentasan kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan menjaga stabilitas sistem keuangan.
Inklusi keuangan dianggap sebagai pendorong utama untuk mengurangi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Bahkan, inklusi keuangan telah diidentifikasi sebagai pendorong bagi tujuh dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Selain itu, G20 juga berkomitmen untuk memajukan inklusi keuangan di seluruh dunia.
Hanya saja, inklusi keuangan bukan sebatas tentang akses fisik, melainkan juga tentang penggunaan aktif layanan keuangan yang tersedia, seperti menyimpan uang di bank, menggunakan dompet digital, atau memanfaatkan kredit.
Menurut Bank Indonesia (2020), inklusi keuangan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau memungkinkan masyarakat mengelola risiko, meratakan konsumsi, membangun aset, dan berinvestasi dalam pendidikan serta kesehatan. Semua ini pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan.
Dengan tingkat inklusi keuangan yang sudah cukup tinggi, diharapkan masyarakat mampu mengelola keuangan dengan lebih baik, merencanakan masa depan, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.
Lalu, mengapa kelas menengah justru terjebak dalam stagnasi ekonomi? Meski inklusi keuangan terus meningkat, banyak wilayah di Indonesia, khususnya penduduk kelas menengah di luar Jawa, masih menghadapi tantangan dalam akses ke layanan keuangan.
Data Potensi Desa 2021 menunjukkan bahwa sebaran agen bank dan ATM masih sangat terbatas di sejumlah wilayah, seperti Kalimantan, Maluku, dan Papua. Tanpa akses yang merata, sulit bagi kelas menengah di daerah-daerah itu untuk memanfaatkan potensi inklusi keuangan secara maksimal.
Selain keterbatasan akses, tingkat inklusi keuangan di antara masyarakat kelas menengah juga tidak merata. Berdasarkan Laporan Pelaksanaan SNKI tahun 2021, meskipun kepemilikan akun dan penggunaan produk/layanan keuangan formal pada kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke atas sudah cukup tinggi, dengan 71 persen memiliki akun dan 86,3 persen menggunakan produk/layanan keuangan formal, akses mereka terhadap beberapa produk perbankan dan non-bank masih rendah.
Penggunaan produk dan layanan, seperti pinjaman, internet atau "mobile banking", dan uang elektronik, bahkan masih di bawah 50 persen, dan untuk beberapa produk non-bank, seperti pembelian obligasi, saham, dan reksa dana, penggunaannya masih di bawah 10 persen.
Penurunan jumlah kelas menengah ini menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus meningkatkan inklusi keuangan. Diperlukan langkah konkret agar kita bisa menghadapi situasi ini. Dengan demikian, Indonesia segera bisa keluar dari jebakan "middle-income trap". Untuk menghindari hal ini, ada beberapa langkah yang perlu diambil.
Pertama, literasi keuangan harus ditingkatkan. Literasi keuangan harus menjadi prioritas dalam strategi inklusi keuangan. Masyarakat, khususnya kelas menengah, perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang produk keuangan, termasuk investasi, agar mereka dapat memanfaatkannya secara optimal.
Kedua, pemerintah perlu meningkatkan infrastruktur keuangan di daerah-daerah yang tertinggal. Tanpa akses yang merata, inklusi keuangan hanya akan menjadi angka, tanpa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, kebijakan pro-investasi perlu diperkuat. Pemerintah bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) perlu merancang kebijakan yang mendorong masyarakat untuk lebih banyak berinvestasi, misalnya melalui insentif pajak bagi rumah tangga yang berinvestasi atau program-program literasi keuangan yang fokus pada manfaat jangka panjang dari investasi.
Keempat, pendidikan juga harus menjadi prioritas utama. Saat ini, 37,75 persen penduduk kelas menengah masih memiliki pendidikan SMP sederajat atau lebih rendah. Padahal, pendidikan merupakan variabel signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan. Penelitian menunjukkan bahwa tambahan satu tahun pendidikan dapat mengurangi risiko kemiskinan dan eksklusi sosial sekitar 29 persen.
Inklusi keuangan bukan hanya tentang memberikan akses ke rekening bank. Ini tentang menciptakan peluang nyata bagi setiap rumah tangga kelas menengah untuk berkembang, meningkatkan kesejahteraan, dan melampaui batasan-batasan ekonomi mereka. Dengan akses ke investasi, literasi keuangan yang memadai, dan pendidikan yang lebih baik, kelas menengah memiliki peluang besar untuk naik menjadi kelas atas.
Jika Indonesia ingin mencegah jebakan kelas menengah dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kebijakan inklusi keuangan yang lebih progresif harus segera diimplementasikan.
Inilah saatnya Indonesia bergerak dari kata-kata menuju aksi nyata, demi memastikan bahwa kelas menengah tidak lagi terjebak dalam jurang stagnasi. Pemerintah dan semua pemangku kepentingan harus bersatu untuk menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu mendorong mobilitas sosial bagi semua.
*) Nuri Taufiq dan Lili Retnosari adalah Statistisi di Badan Pusat Statistik (BPS)
Copyright © ANTARA 2024
Rupiah meningkat dipengaruhi euforia pemotongan suku bunga BI dan Fed
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat dibuka meningkat dipengaruhi pemotongan suku bunga masing-masing oleh ... [247] url asal
#rupiah-meningkat #nilai-tukar-rupiah #kurs-rupiah
(Antara) 20/09/24 10:22
v/15281222/
Rupiah hari ini diperkirakan melanjutkan penguatan di kisaran Rp15.180 sampai Rp15.250 per dolar AS dipengaruhi euforia penurunan suku bunga BI dan The Fed.
Jakarta (ANTARA) -
Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024