#30 tag 24jam
Israel Bom Masjid Al-Tabi'een di Tengah Gaza, Seratus Jamaah Subuh Jadi Syuhada
Kementerian Kesehatan Palestina mengutuk kejahatan keji tersebut. [738] url asal
#genosida-israel-di-jalur-gaza #israel-bom-masjid-di-gaza #jamaah-sholat-subuh-dibom-israel #israel-bom-jamaah-sholat-subuh #100-jamaah-syahid #seratus-jamaah-sholat-subuh-jadi-syuhada #israel-mengebom
(Republika - Khazanah) 10/08/24 14:21
v/14047907/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kebiadaban Israel di jalur Gaza belum juga berhenti. Militer zionis menargetkan Masjid Al-Tabi'een terletak di tengah Kota Gaza, di lingkungan Al-Daraj, di Jalan Al-Sahaba, Gaza, berdasarkan keterangan tertulis dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza kepada Republika, Sabtu (10/8/2024).
Menurut sumber Republika di Kementerian Kesehatan Palestina, masjid tersebut berada di dalam lingkungan sekolah Al-Tabi'een. Selain berfungsi sebagai masjid, warga Gaza juga kerap melakukan kegiatan belajar mengajar di dalam bangunan tersebut. "Lokasi masjid itu dekat rumah saya. Kami beberapa kali sholat disana. Masjid itu tidak terafiliasi dengan kegiatan politik apapun. Agaknya mereka ingin menghancurkan kami semua,"ujar sumber tersebut yang merupakan pejabat di Kementerian Kesehatan Palestina. "Hasbunallah wani'mal wakil,"ucap dia.
Penjajah teroris Israel menargetkan lokasi yang dijadikan masjid tersebut saat sholat Subuh. Mereka menewaskan lebih dari 100 jamaah dan melukai sejumlah besar lainnya. Kementerian Kesehatan Palestina mengutuk kejahatan keji terhadap warga sipil ini dan menyerukan kepada seluruh masyarakat internasional untuk menghentikan pembantaian terhadap warga sipil.
Kementerian Kesehatan juga mendesak agar Israel segera mengizinkan masuknya rumah sakit lapangan dengan obat-obatan dan peralatan medis ke Jalur Gaza utara yang terkena dampak secepat mungkin.
Mereka menuntut Komite Palang Merah Internasional untuk melakukan tugasnya, memecah kebisuannya, dan mengutuk pembantaian ini secara langsung di udara. "Kebisuan telah menjadi awal dari pembunuhan terhadap lebih banyak lagi warga sipil tak berdosa,"ujar Kementerian Kesehatan.
Ini bukan pertamakalinya Israel menyerang tempat ibadah dan sekolah. Pada 13 Juli lalu, pasukan penjajahan Israel menyasar puluhan jamaah shalat dzuhur di sebuah mushalla di Jalur Gaza. Belasan syahid dan puluhan lainnya terluka dalam serangan pada Sabtu siang tersebut.
Kantor berita WAFA melansir, pada tengah hari pesawat-pesawat tempur penjajah menargetkan mushalla di dekat Masjid Putih di kamp pengungsi al-Shati di sebelah barat Kota Gaza. Serangan itu mengakibatkan terbunuhnya sedikitnya 17 warga sipil dan melukai banyak orang lainnya, termasuk anak-anak dan wanita.
Serangan Israel tersebut menyasar orang-orang yang sedang berkumpul untuk shalat dzuhur di mushalla tersebut. Rekaman video kamp pengungsi Shati setelah serangan Israel menunjukkan mayat di dalam gedung dan bekas darah.
“Warga di lingkungan tersebut memutuskan untuk melaksanakan shalat berjamaah di mushalla, kami menghindari shalat berjamaah pada Magrib dan Isya di masjid agar tidak menjadi sasaran. Kami terkejut hari ini bahwa sebuah rudal Israel menargetkan tempat itu. Semuanya keluar berkeping-keping, tidak kurang dari 20 korban.”
Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania mengatakan bahwa tentara Israel telah mengintensifkan serangannya dengan membom sekolah-sekolah yang digunakan sebagai tempat perlindungan bagi pengungsi Palestina di Kota Gaza. Dalam 10 hari terakhir, sebanyak sembilan sekolah berisi pengungsi telah dibombardir Israel.
Pada Kamis, dua serangan terhadap tempat penampungan sekolah di Kota Gaza menewaskan sedikitnya 15 warga Palestina dan melukai sekitar 30 lainnya. Dalam sebuah laporan, kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa serangan selama delapan hari terakhir telah menewaskan 79 warga Palestina dan melukai 143 lainnya, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Ini belum termasuk serangan di Masjid Al-Tabi'een hari ini.
Laporan tersebut mengatakan bahwa jumlah korban sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi, karena “kehilangan orang lain di bawah reruntuhan yang tidak dapat diselamatkan karena kurangnya peralatan yang memadai untuk kru penyelamat”.
Juliette Touma, juru bicara Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk pengungsi Palestina, mengatakan kepada surat kabar AS the Washington Post bahwa Israel telah menyerang 70 persen sekolah-sekolah badan tersebut sejak pecahnya perang Gaza, yang sebagian besar digunakan sebagai tempat penampungan. mengungsi warga Palestina pada saat mereka diserang.
Komentarnya kepada surat kabar tersebut muncul setelah Israel menyerang dua sekolah lagi di Jalur Gaza utara kemarin, menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai sekitar 30 lainnya. Touma mengatakan bahwa tentara Israel segera mengeluarkan pernyataan setelah serangan tersebut, mengklaim bahwa bangunan tersebut digunakan oleh pejuang Hamas dan menyerang mereka adalah hal yang dibenarkan.
“Ini adalah klaim yang sangat serius,” katanya. “Kami tidak punya cara untuk mengkonfirmasi atau menyangkal klaim ini, kami juga tidak punya kemampuan untuk menyelidikinya. Apa yang kami tahu adalah bahwa setiap kali sekolah atau gedung ini diserang, ada warga sipil, perempuan dan anak-anak yang terkena serangan.”
Pusat Satelit PBB (UNOSAT) memperkirakan 63 persen dari seluruh bangunan di Gaza telah rusak atau hancur selama perang. Temuannya, berdasarkan analisis citra satelit, mengklasifikasikan 156.409 bangunan sebagai hancur, rusak berat, rusak sedang, atau mungkin rusak.
Daerah yang paling terkena dampaknya dalam beberapa bulan terakhir adalah Rafah dan Gaza utara, kata UNOSAT, dengan 2.300 bangunan baru dinilai rusak di Gaza utara dan sekitar 15.030 di Rafah.
Yahudi Radikal Ritual Sapi Merah, Sebagian Orang Percaya Sebagai Tanda Kiamat
Warga Israel yang religius terlihat sedang melakukan latihan ritual sapi betina merah [481] url asal
#sapi-merah #ritual-sapi-merah #yahudi #israel #makkah #gaza
(Republika - Khazanah) 10/08/24 14:19
v/14047908/
REPUBLIKA.CO.ID,YERUSALEM -- Sekelompok warga Israel yang religius terlihat sedang melakukan latihan ritual sapi betina merah. Hal itu dilakukan mereka untuk menandai pembangunan kuil Yahudi baru di lokasi Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Palestina.
Menurut tradisi Yahudi, abu sapi betina merah yang sempurna diperlukan untuk pemurnian ritual yang akan menjadi syarat dibangunnya kuil ketiga di Yerusalem.
Kuil itu, kata kelompok Yahudi radikal, harus dibangun di dataran tinggi di Kota Tua Yerusalem yang dikenal sebagai Temple Mount, tempat Masjid Al-Aqsa dan kuil Kubah Batu berdiri saat ini.
Sebagian orang percaya bahwa ini akan menandai kedatangan mesias dan kiamat dunia.
"Para penyembah kuil kini menjalankan mitzvah (tugas keagamaan) seekor sapi merah di depan Temple Mount, yang akan memungkinkan kembalinya kemurnian dan ketaatan terhadap semua mitzvah kuil," tulis jurnalis Yinon Magal pada Selasa lalu bersama dengan gambar aktivis dari Temple Institute, dilansir dari laman Middle East Eye, Sabtu (10/8/2024).
Pada tahun 2022, lima sapi betina merah tiba di Israel dari sebuah peternakan di Texas dan kini dipelihara di sebuah taman arkeologi di sebelah Shilo, sebuah pemukiman ilegal Israel di dekat kota Palestina Nablus.
The Temple Institute mengimpor sapi betina tersebut untuk tujuan akhir menggunakan mereka dalam sebuah ritual setelah bertahun-tahun mencari sapi yang bebas cacat, tanpa bulu putih atau hitam yang menyimpang.
Sapi merah pada akhirnya akan akan disembelih di Bukit Zaitun, menurut para pendukung, itu digunakan untuk mensucikan orang-orang Yahudi sehingga mereka dapat melakukan ritual dan beribadah di situs Masjid Al-Aqsa.
Penelitian oleh seorang profesor di Universitas Bar Ilan memperkirakan bahwa abu seekor sapi dapat dibuat menjadi air pembersih yang cukup untuk 660 miliar pemurnian.
Sapi yang dipraktikkan dalam gambar Magal tampaknya bukan salah satu dari lima sapi betina merah dari Shilo.
Situs tradisional ritual tersebut, Bukit Zaitun, terlihat di latar belakang di sisi lain Masjid Al-Aqsa, yang menunjukkan bahwa latihan tersebut dilakukan di dalam Kota Tua.
Status quo di Yerusalem telah lama menyatakan bahwa doa orang Yahudi dilarang di dataran tinggi di Yerusalem Timur yang diduduki.
Situs tersebut diyakini sebagai lokasi dua kuil Yahudi kuno. Orang Yahudi diizinkan untuk berdoa di Tembok Barat, yang membentang di sepanjang satu sisi bukit dan dianggap sebagai bagian terakhir yang tersisa dari Kuil Yahudi Kedua yang dihancurkan oleh orang Romawi pada tahun 70 M.
Pembatasan terhadap non-Muslim yang memasuki masjid telah diberlakukan sejak status quo Ottoman yang menetapkan situs-situs suci Yerusalem untuk sekte-sektenya ditetapkan pada tahun 1757.
Kepala Rabbi Yerusalem juga, sejak tahun 1921, secara resmi melarang orang Yahudi memasuki Temple Mount. Ia memutuskan bahwa orang Yahudi dilarang memasuki situs tersebut kecuali "bersih secara ritual" yang tidak mungkin dilakukan tanpa abu sapi betina merah.
Selama seabad terakhir, kelompok-kelompok Zionis religius termasuk Temple Institute telah menganjurkan kembalinya ibadah orang Yahudi di Al-Aqsa, dengan beberapa bahkan menganjurkan pembongkaran masjid dan pembangunan kembali kuil.
Sumber:
https://www.middleeasteye.net/news/israel-practise-red-heifer-ritual-al-aqsa
Netizen Malaysia Sindir RI, Dulu Pejuangnya Ingin Gabung Indonesia
Nasionalis di Malaysia mulanya ingin bergabung dengan Indonesia. [1,250] url asal
#malaysia-vs-indonesia #emas-malaysia #netizen-malaysia #malaysia-sindir-indonesia #malaysia-gabung-indonesia
(Republika - News) 10/08/24 14:14
v/14043055/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Seperti laiknya saudara kandung, netizen Malaysia dan Indonesia kembali saling menggoda. Kali ini Indonesia disindir hanya bisa mendapat dua emas terlepas jumlah penduduk yang mencapai 275 juta orang. Ironisnya menjelang kemerdekaan dulu, marak dukungan di wilayah Malaya itu untuk bergabung dengan Indonesia. Begini kisahnya.
Bermula dari Abdul Hadi Hassan, seorang guru sejarah dari Sultan Idris Training College for Malay Teachers pada awal abad ke 20. Dicatat arsip Republika, Hassan menggunakan pendekatan etnografi dan historiografi, serta peran kolonial memecah belah dunia Melayu.
Menurut Hassan, Hindia Belanda yang meliputi Pulau Jawa dan sebagian Sumatra; Borneo, Malaya jajahan Inggris plus Singapura di dalamnya, serta Kalimantan Utara adalah tanah-tanah yang dipersatukan oleh kerajaan besar Sriwijaya dan Majapahit. Belanda dan Inggris memisahkan wilayah ini, menurut kepentingan masing-masing, melalui Traktat London 1824.
Dalam traktat disebutkan, Belanda menyerahkan semua yang dimilikinya di wilayah India, benteng di Malaka, tidak membuka kantor di Semenanjung Melayu, menarik diri dari Singapura. Inggris meminta akses perdagangan ke Kepulauan Maluku, terutama Ambon, Banda, dan Ternate.
Inggris juga menyerahkan pabriknya di Bengkulu dan seluruh kepemilikan atas Pulau Sumatra kepada Belanda, serta tidak mendirikan perwakilan atau membuat perjanjian dengan penguasa lokal. Inggris juga tidak mendirikan kantor-kantor perwakilan di Karimun, Batam, Bintan, Lingin, dan pulau-pulau yang di sebelah selatan Singapura atau membuat perjanjian dengan penguasa lokal. Intinya, Traktat London membagi Tanah Melayu menjadi dua dengan batas alaminya Selat Malaka. Sedangkan, di Kalimantan, Inggris relatif mempertahankan penguasaannya di Serawak serta Sabah yang disewa dari Kesultanan Sulu.
Inggris relatif tidak tertarik menjarah tanah-tanah kesultanan Melayu di sepanjang pantai utara Kalimantan, yang membuat Kesultanan Sambas, Mempawah, dan Pontianak, relatif menikmati kemerdekaannya pada awal abad ke-19. Namun, setelah orang Hakka masuk ke Sambas, Mempawah, dan Pontianak untuk menambang emas, Belanda menginvasi ketiganya dan mendirikan pos-pos dagang.
Pada saat bersamaan, di Pulau Jawa, Syarikat Islam menebar benih nasionalisme di kalangan anggotanya. Sebagai akibat politik etis Belanda, kalangan terdidik juga mulai menyuarakan nasionalisme. Bentuk yang paling nyata adalah Sumpah Pemuda 1928.
Gagasan kebangsaan Melayu telah ada di Malaysia sejak 1900, yaitu ketika sekelompok sarjana Islam asal Malaysia mempublikasikan artikel-artikel yang menyuarakan nasionalisme. Sedangkan, gerakan terorganisasi kebangsaan Melayu sebenarnya telah ada sejak 1938 atau ketika Ibrahim Yaacob mendirikan Kesatuan Melayu Muda (KMM).
Pada saat-saat ini juga, ide “Melayu Raya” mulai malih menjadi “Indonesia Raya”. Saat itu, Yaacob dan Abdul Hadi Hassan sudah awam soal perjuangan Sukarno dan kawan-kawan untuk merdeka dari kolonialis Belanda. Menurut sejarawan Malaysia Cheah Boon Keng dalam Ibrahim Yaacob and the Struggle for Indonesia Raya (1977), para pemuda di KMM saat itu sangat terpengaruh dengan Kongres Pemuda II yang menyepakati sebuah negara bernama Indonesia tanpa disekat oleh suku-suku bangsa.
Ketika Jepang menginvasi Asia, pewaris gagasan Indonesia Raya di Indonesia maupun di Malaysia menyambut Saudara Tua, demikian Jepang menyebut dirinya, sebagai kekuatan yang akan mempersatukan tanah-tanah Melayu. Pemimpin-pemimpin Melayu, mulai dari Buya Hamka, Sukarno, sampai yang berada di Semenanjung Malaya, mendukung Jepang.
Asumsi para pemimpin tidak keliru. Jepang mendepak Belanda dari Jawa dan wilayah-wilayah jajahannya di Indonesia, mengusir Inggris dari Semenanjung Melayu, dan mempersatukan semua wilayah. Jepang menjadikan pembentukan Melayu Raya alias Indonesia Raya sebagai impian yang sangat mungkin terwujud.
Sebab itu, sepanjang pendudukan Jepang, Ibrahim Yaacob dan Dr Burhanuddin Al- Hemy aktif menjalin kerja sama dengan Jepang. Pada 1943, Jepang membentuk Giyu gun di Semenanjung Malaya sebagai pasukan persiapan kemerdekaan. Pada 1944, seiring menguatnya potensi kekalahan Jepang di Perang Dunia II, persiapan kemerdekaan dan penggabungan Semenanjung Malaya ke dalam Indonesia Raya makin menguat. Ibrahim Yacoob saat itu kemudian membentuk KRIS, yang kemudian ia artikan sebagai “Kesatuan Rakyat Indonesia Semenanjung”.
Di Indonesia, persiapan kemerdekaan juga dilancarkan. Rapat-rapat dilangsungkan oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) mulai digelar sejak awal 1945. Dalam sidang-sidang itu, Mohammad Yamin sangat getol memasukkan Semenanjung Maya dan bagian utara Kalimantan sebagai wilayah Indonesia. Ia bahkan berpandangan Indonesia bisa dilebarkan ke semua wilayah di Asia Tenggara yang ditinggali Muslim Melayu. “Daerah Malaya adalah tanah Islam Indonesia, dan janganlah orang Islam diperhubungkan dibawah kekuasaan negara Muangthai yang beragama Buddha itu,” ujarnya dalam sidang pada 13 Mei 1945.
Bung Hatta dan KH Agus Salim mewanti-wanti, penyertaan Malaya ke wilayah Indonesia harus sepersetujuan warga setempat. Hal ini guna menyangkal asumsi imperialisme republik baru yang mereka bentuk nanti. Secara keseluruhan, sidang sepakat bahwa Indonesia bakal meliputi Malaya dengan syarat kerelaan warga dan aktivis setempat.
Pada 8 Agustus 1945, Bung Karno, Bung Hatta, dan dr Radjiman Wedyodiningrat dipanggil menghadap Marsekal Hisaichi Terauchi ke Dalat di Vietnam. Marsekal Terauchi yang merupakan panglima tentara Jepang yang bertanggung jawab atas wilayah Asia Tenggara selama Perang Dunia II menjanjikan kemerdekaan dengan imbalan pembelaan saat ada serangan dari sekutu.
Para pemimpin pergerakan Indonesia itu, sempat mampir sebentar di Bandara Changi di Singapura. Mengetahui kedatangan keduanya, anggota KMM menaikkan bendera Merah Putih di Bioskop Cathay. Sejumlah petinggi KMM seperti Onan Haji Siraj, Hassan Manan, dan Pakcik Ahmad juga menemui Sukarno-Hatta di bandara.
Di Vietnam, pada 9 Agustus, kedua proklamator mendapat jaminan dukungan kemerdekaan dari Jepang. Mereka kemudian kembali ke Tanah Air dengan mampir sebentar di Bandara Taiping di Perak. Di sana, mereka bertemu dengan Ibrahim Yaacob. Ia kemudian melaporkan kesediaan Malaya untuk merdeka dan menjadi bagian dari Indonesia. Ia juga menyarankan kemerdekaan Malaya yang akan menjadi bagian dari Indonesia diproklamasikan pada akhir Agustus.
Selain itu, Ibrahim Yaacob juga menjanjikan delegasi delapan orang beserta Sultan Perak, Abdul Aziz, akan berangkat untuk menghadiri proklamasi kemerdekaan bisa akhirnya diumumkan di Jakarta. Bung Karno sangat senang dengan antusiasme Ibrahim Yaacob ini.“Mari kita ciptakan Tanah Air untuk suku bangsa di Indonesia,” kata Sukarno sambil menjabat tangan Ibrahim Yaacob. “Kami bangsa Melayu, akan mendirikan tanah air dengan menyatukan Malaya dan Indonesia. Kami bangsa Melayu bertekad menjadi bagian Indonesia,” balas Ibrahim Yaacob.
Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, pemimpin Indonesia menggunakan situasi vaccum power untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Di Malaysia, Ibrahim Yaacob tidak sempat melakukannya. Ia bahkan harus lari ke Jakarta ketika Inggris kembali ke Malaysia untuk berkuasa kembali. Yaacob menjadi buronan karena kerja samanya dengan Jepang.
Cita-citanya mati. Yaacob sepenuhnya bekerja untuk kemerdekaan Indonesia sampai akhir hayatnya. Ia melewati masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Di Malaysia, gerakan Melayu terlibat masalahnya sendiri. Mereka harus menghadapi Partai Komunis Cina yang keluar hutan untuk mengambil alih kekuasaan setelah kekalahan Jepang.
Alih-alih berniat memerdekakan diri dari Inggris, Melayu justru dimanfaatkan sang penjajah untuk menghadapi Partai Komunis Malaysia. Padahal, Inggris menggunakan Partai Komunis Malaysia sebagai kelompok perlawanan untuk mengganggu Jepang di Semenanjung Malaya dan Singapura.
Sebagai gagasan, Melayu Raya tampaknya belum mati. Ini terlihat ketika Malaysia, Filipina, dan Indonesia mendirikan Mafilindo tahun 1963. Pemimpin ketiga negara meneken Deklarasi Manila dengan tekad menyatukan Filipina, Indonesia, dan Malaysia ke dalam satu negara Melayu. Diosdado Macapagal, presiden Filipina saat itu, mengajak pemimpin ketiga negara mengenang para pemimpin yang memperjuangkan gagasan Melayu Raya, mulai dari Jose Rizal, Manuel Quezon, Wenceslao Vinzons, sampai Elpidio Quirino.
Seperti Ibrahim Yaacob, Macapagal juga harus mengakhiri mimpinya melihat Melayu Raya. Mafilindo gagal total setelah Sukarno menyebut Malaysia negeri bentukan imperialis Inggris. Tahun-tahun setelah Sukarno mengobarkan Dwikora, justru diwarnai slogan Ganyang Malaysia.
Selepas Sukarno jatuh, Presiden Soeharto sempat menimbang melanjutkan upaya penyertaan Malaysia ke dalam Republik Indonesia. Kendati demikian, Soeharto menyadari, Inggris akan mengerahkan kekuatan militer untuk menghalangi upaya itu dan akhirnya menimbulkan instabilitas di kawasan. Soeharto memilih berdamai dengan keadaan bahwa Malaysia adalah negara terpisah. Masa-masa jabatan Soeharto ditandai dengan hubungan yang sangat mesra dengan Malaysia, utamanya setelah Mahathir Mohamad jadi perdana menteri.
Melayu Raya sebagai gagasan geopolitik Melayu sirna. Namun Indonesia Raya, masih terus hidup meski hanya dalam lirik-lirik lagu kebangsaan.
Dirjen HAM Kritik Fenomena Penahanan Ijazah oleh Perusahaan
Penahanan ijazah berpotensi mencederai hak tenaga kerja. [285] url asal
#ijazah-ditahan-perusahaan #perusahaan-tahan-ijazah #dirjen-ham #ijazah
(Republika - News) 10/08/24 14:06
v/14043056/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal HAM Kemenkumham Dhahana Putra, memandang penahanan ijazah tenaga kerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) oleh perusahaan perlu mendapat perhatian serius. Sebab, penahanan ijazah berpotensi mencederai hak tenaga kerja.
Dhahana menyayangkan penahanan ijazah seolah telah menjadi praktik umum dalam dunia bisnis.
"Kebijakan perusahaan untuk melakukan penahanan ijazah, Jika kita perhatikan secara jeli membuat adanya potensi pembatasan hak mengembangkan diri bagi tenaga kerja untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik," kata Dhahana dalam keterangannya pada Sabtu (10/8/2024).
Memang baik dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan maupun peraturan teknis belum mengatur perihal penahanan ijazah. Sehingga perusahaan dapat berinisiatif untuk membuat kesepakatan demikian dalam merekrut tenaga kerja.
"Masyarakat kerap mengeluhkan persyaratan tersebut telah membatasi hak mereka untuk mendapat peluang yang lebih menjanjikan," ujar Dhahana.
Oleh karena itu, Dhahana melihat adanya urgensi untuk menyusun regulasi guna mengisi kekosongan hukum ini.
"Kami meyakini perlu adanya kajian yang mendalam dan komprehensif mengenai dampak kebijakan perusahaan melakukan penahanan ijazah tidak hanya bagi karyawan namun juga perusahaan sebagai pertimbangan dalam perumusan regulasi," ujar Dhahana.
Walau belum ada pengaturan mengenai penahanan ijazah, Dhahana menghimbau agar perusahaan dapat menghormati HAM yang dimiliki para tenaga kerja. Ini termasuk hak mengembangkan diri yang berpotensi dibatasi dengan penahanan ijazah.
"Perusahaan mungkin perlu mempertimbangkan bahwa di dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 memperkenankan setiap orang berhak dengan bebas memilih pekerjaan yang disukainya dan berhak pula atas syarat-syarat ketenagakerjaan yang adil," ucap Dhahana.
Selain itu, Dhahana menyoroti Pemerintah tengah melakukan pengarusutamaan bisnis dan HAM di tanah air melalui Strategi Nasional Bisnis dan HAM. Sehingga perusahaan sepatutnya menerapkan HAM dalam proses bisnisnya.
"Kebijakan perusahaan yang kiranya dipandang berpotensi mencederai hak asasi manusia baiknya dipertimbangkan matang-matang mitigasinya," ucap Dhahana.
Rumah Sakit Jiwa di Semarang Tangani Pasien Stres Akibat Judi Online | Republika Online Mobile
Pasien sering mengamuk tanpa alasan yang jelas. [388] url asal
#judi-online #pasien-stres-akibat-judi-online #judol
(Republika - News) 10/08/24 13:39
v/14043057/
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. Amino Gondohutomo di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), telah menerima sejumlah pasien yang mengalami gangguan kejiwaan akibat aktivitas judi online (judol). Hal itu diungkap Wakil Direktur RSJD Dr. Amino Gondohutomo, Prihatin Iman Nugroho.
Prihatin mengungkapkan, sebelumnya RSJD Dr. Amino Gondohutomo tidak pernah menangani pasien yang mengalami gangguan kejiwaan akibat judol. “Untuk saat ini, ada beberapa yang ditengarai itu ikut memicu. Jadi ketika dilakukanasesmenoleh dokter kami, salah satu faktor yang muncul permasalahannya adalah judol itu sendiri,” katanya saat diwawancara Republika, Sabtu (10/8/2024).
Dia menjelaskan, beberapa pasien terkait judol di RSJD Dr. Amino Gondohutomo turut melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Jadi pasien mengamuk tanpa sebab yang jelas, kemudian diperiksakan di RSJD, dilakukan anamnesis, dari situ kemudian ditengarai ada kebiasaan judol juga yang paling tidak mempengaruhi tingkat tekanan atau stres yang dialami,” ucapnya.
Prihatin menambahkan, terdapat juga pasien yang melakukan tindakan-tindakan kompulsif dan kerap mengamuk tanpa alasan jelas. “Kemudian ketika ditelusur, ketika dilakukan anamnesis, dilakukan penggalian lagi, kemudian ditemukan salah satunya permasalahan judol. Itu yang kita dapatkan informasi itu dari teman-teman dokter penanggungjawab,” ujarnya.
Menurut Prihatin, berdasarkan proses penggalian informasi, para pasien judol yang dibawa ke RSJD Dr. Amino Gondohutomo turut terlibat pinjaman online (pinjol). “Betul jadi bahwa memang ditengarai bahwa mereka juga terlilit utang. Terlilit utang ini juga sifatnya sangat bervariasi dari mulai utang konvensional maupun pinjol,” ungkapnya.
Kendati demikian, Prihatin belum bisa memberikan data terkait berapa banyak pasien di RSJD Dr. Amino Gondohutomo yang terkait dengan judol. “Dari sisi angka, saya belum punya angka baku, yang pasti,” ucapnya.
Satuan Tugas (Satgas) Judi Online yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengumumkan bahwa perputaran uang judol di Indonesia mencapai Rp600 triliun. “Masuk di 2024 triwulan pertama ini sudah Rp600 triliun,” kata Koordinator Humas PPATK Natsir Kongah saat berbicara dalam diskusi daring bertajuk “Mati Melarat Karena Judi” pada 15 Juni 2024 lalu.
Sementara itu, Ketua Satgas Judi Online sekaligus Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, mengungkapkan, terdapat 2,37 juta penduduk di Indonesia yang menjadi pelaku judol. Dari jumlah tersebut, dua persen atau 800 ribu di antaranya merupakan anak-anak berusia di bawah sepuluh tahun. Sedangkan jumlah pelaku judol terbanyak berada pada rentang usia 30-50 tahun, dengan persentase mencapai 40 persen atau 1,6 juta penduduk.
Alumnus UMM Kini Jadi Komisaris Pertamina
Selama kuliah ia sangatlah aktif dalam kegiatan kampus, seperti BEM dan IMM. [484] url asal
(Republika - News) 10/08/24 13:37
v/14043058/
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Menjadi seorang Komisaris di sebuah perusahaan yang besar apalagi milik BUMN, merupakan hal luar biasa dan menjadi cita-cita banyak orang di luar sana. Adalah Abdul Musyawir Yahya, alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang kini jadi Komisaris Independen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Ia merupakan mahasiswa angkatan 2010 Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Agama Islam (FAI).
Tentu, perjalanan karier Abdul saat ini tidak lepas dari bekal selama menjadi bagian dari jas merah kampus putih. Ia menceritakan, Selama kuliah ia sangatlah aktif dalam kegiatan kampus, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Menurutnya, kampus menjadi tempat menimba ilmu, berekspresi, dan bereksperimen tentang arti kehidupan yang sebenarnya.
“Sudah jelas, karir saat ini itu berkat bekal dari UMM, bekal Ilmu pengetahuan yang sifatnya teori dan praktik lapangan itu sangat bagus. Ditambah dengan aktivitas keorganisasian di IMM dan BEM itu menguatkan softskill yang itu sangat bermanfaat kapan saja dan dimana saja,” kisahnya.
Ia menjelaskan bahwa prosesnya hingga saat ini tidaklah instan, melainkan didapatkan melalui kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Dengan latar belakang sebagai seorang pengusaha yang telah dijalankan sebelumnya. Mulai dari owner Super Kamera Malang, Lumeo Audiovisual Malang, Panjava English Garden, Garden Coffee, Martabak Satu Juli, serta Penerbit Akar. Ia mendaftar secara profesional dan dari pengalaman itulah menjadi catatan penting bagi perusahaan dalam menilai kelayakannya sebagai seorang wirausahawan.
“Jurusan kuliah saya adalah HKI, sedangkan perusahaan ini bergerak di bidang energy geothermal. Jadi inilah tantangan saya, tetapi karena ini sudah menjadi amanah dan tanggung jawab maka saya harus bisa menjalankannya dengan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Pria yang pernah menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Periode 2021-2023 itu melanjutkan bahwa keaktifannya dalam mengikuti berbagai organisasi ini tidak hanya dijadikan sebagai pengisi waktu. Tetapi ia juga jadikan sebagai salah satu sarana pengembangan diri. Abdul mengaku bahwa pengalaman berorganisasi membantunya dalam mengasah skill kepemimpinan dan manajemen waktu dengan baik, yang akhirnya kini jadikan sebagai bekal penting dalam perjalanan kariernya.
“Dinamisasi kehidupan itu sangatlah kompleks, kita bisa mulai mempelajari hal itu dari kampus yang lingkupnya bisa dikatakan sempit. Karena masih ada lingkup yang lebih luas lagi hingga di kancah nasional dan internasional. Dan itu saya pelajari betul saat menjadi mahasiswa UMM, dan terus saya terapkan meskipun sudah bukan lagi menjadi mahasiswa,” jelasnya.
Abdul juga mengaku menjalankan peran sebagai komisaris adalah keinginannya untuk mengembangkan sayap secara profesional. Dia juga memberikan pesan bahwa kejujuran dan kepercayaan merupakan dua hal dibentuk sedini mungkin. Selain itu ia juga menekankan pentingnya integritas dan kepercayaan dalam lingkup dunia kerja, karena menurutnya dimanapun ia berada sifat teladan yang baik harus selalu ada.
“Sudah saatnya saya mengabdi kepada negara bukan hanya mengabdi dalam organisasi masyarakat seperti IMM atau Muhammadiyah. Apa yang kita tanam hari ini akan kita panen kemudian hari, Manfaatkan sebaik-baiknya apa yang bisa kalian dapatkan di kampus. Maksimalkan ilmu yang kalian peroleh tetapi ingat, kunci utama keberhasilan adalah rasa kejujuran dan kepercayaan," katanya.
Kisah Koran dari Kota Seribu Pinang
Cenderawasih Pos terus bertahan menghadapi berbagai tantangan. [741] url asal
#papua #kunjungan-jurnalis #kemenkominfo #cenderawasih-pos
(Republika - News) 10/08/24 13:36
v/14043059/
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Menyajikan berita dari wilayah Indonesia timur, khususnya Papua, memerlukan ikhtiar yang tidak mudah. Ada rupa-rupa tantangan yang mungkin jarang ditemui di Indonesia barat, wabilkhusus Jawa atau Jakarta.
Dalam konteks itu, sejumlah jurnalis yang berasal dari Jakarta, Bandung (Jawa Barat), dan Yogyakarta (DIY) mengunjungi kantor CenderawasihPos di Jalan Balai Kota No 7 Entrop, Kota Jayapura, Papua. Kehadiran mereka--yang di dalamnya termasuk wartawan Republika--disambut hangat awak redaksi Cepos, demikian media massa itu biasa disebut.
Direktur CenderawasihPos Nurul Hidayah menuturkan sepak terjang perusahaan yang dipimpinnya. Menurut perempuan kelahiran Jawa Timur itu, media massa ini mulai terbit sebagai SKMCenderawasih pada 28 Oktober 1962. Ini menjadikannya surat kabar pertama di Papua (dahulu Irian Jaya).
Kemudian, lanjut Nurul, SKMCenderawasih bergabung dengan Jawa Pos Group pada Maret 1993. Sejak itu, namanya menjadi surat kabar harian (SKH) CenderawasihPos.
Setelah bergabung dengan manajemen Jawa Pos Group, dalam perjalanan HarianCenderawasihPos mengalami kemajuan yang pesat, baik dari segi penguasaan teknologi maupun perfomanya. Demikian pula dengan jumlah oplah dan luasan sebarannya yang mencakup hampir seluruh provinsi di tanah Papua.
Kini, koran CenderawasihPos terbit 16 halaman. Menyambung Nurul, pemimpin redaksi media massa cetak tersebut, N Lucky Ireeuw, mengungkapkan, porsi berita olahraga paling banyak diminati.
"Sebab, olahraga--terutama bola, Persipura, atau sosok-sosok pemain Papua di timnas--itu sangat menarik pembaca di sini dan bisa mengalahkan berita-berita yang lainnya. Bahkan, misalnya ada (berita) pasar kebakaran, tetapi Persipura sedang main, kami akan beri porsi (Persipura) headline," kata Lucky kepada tujuh jurnalis serta perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI yang hadir di Jayapura, Papua, Kamis (8/8/2024).
Tidak kalah seru, lanjut dia, koran CenderawasihPos juga memberi porsi untuk halaman olahraga saat ada ajang-ajang internasional, semisal Euro atau Piala Dunia. Lucky menjelaskan, antusiasme orang-orang Jayapura dan sekitarnya pada sepakbola dunia sangat besar. Bahkan, mereka bisa konvoi di jalan atau mengibarkan bendera negara timnas yang didukungnya di depan rumah, apalagi saat menang pertandingan.
Topik-topik lainnya yang populer dan sering menjadi "halaman 1" adalah berita kebudayaan dan tradisi. Sebagai contoh, Festival Budaya Lembah Baliem 2024 yang diselenggarakan pada 7-9 Agustus 2024 kini. Berita tentangnya muncul sebagai headline.
Sejak Februari 2018, CenderawasihPos hadir dalam bentuk media online dengan nama ceposonline.com. Menurut editor yang juga diamanahi menakhodai laman tersebut, Gratianus Silas, keberadaan situs ini sebagai jawaban pihaknya terhadap perkembangan teknologi digital yang kian pesat.
Secara isi, ceposonline.com memuat beragam informasi dan berita-berita terkini dari tanah Papua. Selain itu, Gratianus mengatakan, pihaknya tidak hanya memiliki media online, tetapi juga memanfaatkan platform-platform media sosial, termasuk Instagram dan TikTok.
Tidak bisa diintimidasi ...
Banyak media massa berguguran dalam masa atau seusai pandemi Covid-19. Secara resmi, RI mulai mengumumkan kedatangan epidemi itu pada 2 Maret 2020.
Sebelumnya, Nurul Hidayah sudah memprediksi bahwa pecahnya Covid-19 di Wuhan, China, akan merembet ke mana-mana, termasuk Indonesia. Karena itu, sejak masih Desember 2019, ia sudah mengambil pelbagai langkah antisipasi.
"Sejak virusnya ditemukan pada 2019, saya yakin ini pasti akan menyebar hingga ke Indonesia, cepat atau lambat," kata dia mengenang.
Langkah pertama yang dilakukannya adalah memerintahkan pembersihan gedung kantor CenderawasihPos. Termasuk melapisi jendela dengan kaca film untuk meredam panas.
"Kemudian, meski stok banyak saat itu, kami membeli stok lagi dengan uang yang ada. Saya order plate, tinta, kertas (untuk cetak koran) sampai empat kontainer. Karena waktu itu, saya memperhitungkan. Kalau wabah menyebar, tidak bisa dipastikan apakah perusahaan di sana (luar negeri) beroperasi atau tidak," tutur Nurul.
"Katakanlah kita punya uang. Tapi barangnya ada atau tidak? Kemudian, datang lockdown. Orang tidak bisa terbang ke mana-mana lagi. Tetapi kita sudah dari awal jaga-jaga dengan amankan stok. Inilah yang membuat Cepos selamat. Gaji karyawan kami bahkan tidak dipotong sama sekali (selama pandemi)," sambung dia.
Akan tetapi, perubahan kebijakan juga diberlakukan. Pada masa normal, seluruh karwayan Cenderawasih Pos menerima tunjangan hari raya (THR) sebanyak dua kali, yakni pada hari raya Natal dan hari raya Idul Fitri. Ini tidak memandang, apakah seorang karwayan Muslim atau non-Muslim.
Lalu, pandemi Covid-19 datang. Nurul mengakui, inilah masa yang sangat sulit. Maka, secara terpaksa perusahaan hanya memberi THR satu kali.
Nurul mengatakan, Cenderawasih Pos terus berjuang, bukan hanya agar terus naik cetak, tetapi juga tidak memberlakukan pengurangan gaji karyawan. Walaupun telah "didesak" oleh perusahaan induk, pihaknya memandang pemotongan gaji bukanlah solusi.
"Saya menerapkan penghargaan yang sepadan melalui kinerja. Karyawan yang rajin akan mendapatkan hak gaji yang penuh. Adapun yang bolos-bolos, tidak sama. Semua dinilai dari absensi dan kinerjanya. Jadi skemanya bukan potong gaji," tukas dia.
Survei: Mayoritas Gen Z Dukung dan Ingin Pindah ke IKN
Sebagian besar Gen Z mengharapkan IKN menjadi smart city. [369] url asal
#ikn #gen-z #gen-z-mendukung-ikn #ibu-kota-negara
(Republika - Ekonomi) 10/08/24 13:22
v/14043246/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah momentum penting dan bersejarah untuk bangsa Indonesia. Rupanya Gen Z sangat tertarik dengan hal ini. Mereka melihat ada peluang besar, untuk karir dan masa depannya.
Byond Research and Advisory menyelenggarakan survei persepsi Gen Z terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara pada 3-5 Agustus 2024. Melibatkan 470 responden Gen Z dari seluruh Indonesia, usia 20-21 tahun. Sebanyak 83 persen tamat SMA, 16 persen sudah lulus kuliah, dan 96 persen masih lajang.
Survei ini, menggunakan metoda kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Pertanyaan diajukan melalui online platform. Analisa kuantitatif untuk melihat kondisi umum, dan analisa kualitatif untuk hal yang lebih spesifik. Confident level dari hasil penelitian ini mencapai 95 persen dan margin of error 5 persen.
Bagaimana persepsi Gen Z terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara? Mayoritas responden menyatakan tertarik dan mendukung IKN. Sebagian besar Gen Z mengharapkan IKN menjadi smart city. Mereka berminat pindah, bekerja dan mendapatkan peluang baru di IKN.
Sebanyak 60 persen Gen Z menyatakan tertarik segera pindah ke IKN. Dan 40 persen responden menyatakan belum memutuskan untuk pindah. Dari responden yang tertarik pindah, sebanyak 45 persen melihat ada peluang bisnis dan karir yang menjanjikan di IKN. Dan 15 persen lainnya tertarik pindah karena sudah ada pekerjaan di sana, atau bertugas sebagai ASN. Sementara, responden yang belum tertarik pindah, alasannya karena tidak mendapatkan informasi yang cukup sehingga belum yakin pindah ke IKN.
Sebanyak 56 persen responden mengharapkan IKN menjadi smart city, yang mengadopsi teknologi untuk memudahkan mereka beraktivitas. Dan hanya 30 persen saja yang mengharapkan IKN dibangun sebagai forest city.
Menjawab pertanyaan kapan waktu Gen Z ingin pindah ke IKN? Mayoritas responden tertarik pindah ke IKN pada fase 3, yaitu pada tahun 2030-2034, atau menunggu satu dekade. Di mana pada saat itu pembangunan utilitas terintegrasi, sudah ada kawasan industri, penguatan kota cerdas dan investasi. Di saat itu, Gen Z akan berusia 27-37 tahun. Artinya, banyak di antara mereka yang menikah, memiliki keluarga kecil. Sehingga membutuhkan infrastruktur yang baik untuk memastikan kehidupan yang nyaman.
Survei juga memotret pemimpin yang diharapkan Gen Z di IKN. Mayoritas mengharapkan pemimpin yang karakternya berintegritas (55 persen), latar belakang akademisi (50 persen) dan penampilannya berwibawa (86 persen), serta memiliki komitmen pada pembangunan berkelanjutan (33 persen).
Dari Kelas Canggih Sampai Wisma, Semua Demi Mahasiswa Universitas BSI Kampus Kaliabang
Universitas BSI tengah berbenah untuk membuat kampus Jatiabang lebih kece. [431] url asal
#bsi #univesitas-bsi #universitas-bsi-kampus-jatiabang
(Republika - News) 10/08/24 12:55
v/14038067/
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sobat kampus, kalau kamu mengira gedung kampus cuma tempat buat belajar yang bikin ngantuk, kamu salah besar! Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sekarang lagi serius banget berbenah diri demi bikin suasana kampus jadi lebih kece dan mahasiswa makin betah. Jadi, apa aja sih yang berubah?
Pertama, mari kita intip perubahan di Gedung Kampus. Renovasi menyeluruh dilakukan untuk menyulap ruang kelas jadi lebih modern dan interaktif. Bayangkan, sekarang kelas-kelas di Universitas BSI udah dilengkapi dengan proyektor interaktif dan sistem audio-visual yang super canggih.
Tak hanya itu, internet di sini juga ngebut abis! Jadi, kalau lagi presentasi atau streaming materi belajar, nggak ada lagi tuh drama buffering atau slide macet.
Dan buat kamu yang doyan praktikum, kabar baik nih, laboratorium di Universitas BSI juga udah diperbarui dengan peralatan terkini. Jadi, kegiatan praktikum kamu bakal jadi lebih seru dan efisien.
BSI Convention Center juga nggak ketinggalan dapat renovasi. Gedung ini sering dipake buat acara akademik dan non-akademik, jadi renovasinya pastinya penting banget. Sekarang, BSI Convention Center udah punya kapasitas lebih besar dan fasilitas yang jauh lebih keren.
Jadi, mau seminar, konferensi, atau acara besar lainnya, semua bisa digelar dengan lebih nyaman dan seru. Apalagi kalau kamu punya komunitas atau organisasi yang sering bikin event, pasti bakal seneng banget dengan fasilitas baru ini.
Jangan lupa sama Wisma BSI yang juga ikut direnovasi! Wisma ini tidak cuma jadi tempat buat meeting atau belajar, tapi juga ruang praktek buat mahasiswa Prodi Perhotelan dan Pariwisata. Buat kamu yang kuliah di jurusan ini, pasti seneng deh karena sekarang wisma udah lebih kece dengan desain yang keren dan fasilitas yang lebih memadai. Jadi, belajar sambil praktek langsung nggak cuma jadi teori aja, tapi beneran pengalaman yang asyik!
Menurut Kepala Kampus Universitas BSI Kampus Kaliabang, Muhamad Tabrani, renovasi besar-besaran ini adalah bagian dari komitmen Universitas BSI buat memberikan yang terbaik buat para mahasiswanya.
"Kami ingin memastikan bahwa Universitas BSI tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas, tetapi juga lingkungan yang mendukung perkembangan akademik dan personal para mahasiswa," katanya.
Dengan segala renovasi ini, Universitas BSI berharap bisa menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan nyaman. Semua civitas akademika, dari dosen, staf, hingga mahasiswa, menyambut tahun ajaran baru dengan semangat yang membara. Jadi, buat kamu yang baru bergabung di Universitas BSI, siap-siap aja jadi bagian dari perubahan besar ini! Yuk, kita bareng-bareng meraih prestasi dan mencetak generasi unggul di masa depan.
Jadi, masih ada yang ragu sama Universitas BSI? Dengan segala fasilitas baru yang kece dan modern ini, tidak ada alasan lagi buat tidak semangat kuliah. Let's make our campus life unforgettable, sobat kampus!
Tips Sukses di Dunia Kerja untuk Tingkatkan Karier Mahasiswa
Universitas BSI Sukabumi punya lembaga karir kampus BSi Career Center. [360] url asal
#karier-mahasiswa #bsi #universitas-bsi
(Republika - News) 10/08/24 12:34
v/14038068/
REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Di tengah persaingan yang semakin ketat dalam pasar kerja global, mahasiswa sering mencari cara efektif untuk mempersiapkan diri mereka. Dalam era yang semakin terhubung ini, membangun jaringan profesional yang kuat sangatlah penting. Selain keterampilan teknis yang diperlukan, pengembangan keterampilan menjadi faktor penting dalam kesuksesan karier. Mahasiswa dapat meningkatkan keterampilan ini melalui workshop intensif, kursus tambahan, atau melalui keikutsertaan aktif dalam organisasi mahasiswa yang relevan.
Selanjutnya, mencari pengalaman kerja praktis melalui magang atau proyek dapat memberikan wawasan berharga tentang realitas industri yang sebenarnya. Berikut adalah enam strategi untuk membantu mahasiswa meningkatkan karier mereka
1. Bergabung dengan Organisasi Mahasiswa yang Relevan
Gabunglah dalam organisasi yang sesuai dengan minat karier untuk membangun jaringan dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan serta kolaborasi tim.
2. Lakukan Magang atau Program Pekerjaan Sementara
Ambil bagian dalam magang untuk mendapatkan pengalaman praktis dan menerapkan pengetahuan dari kuliah ke dalam dunia kerja, meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan penuh waktu setelah lulus.
3. Ikuti Proyek Kolaboratif
Terlibatlah dalam proyek kolaboratif di kampus atau luar kampus untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, manajemen waktu, dan kerjasama tim, yang dapat meningkatkan daya tarik di mata pemberi kerja.
4. Pengembangan Keterampilan Lunak
Selain keterampilan teknis, seperti programming atau keterampilan teknis lainnya, fokuslah pada pengembangan keterampilan lunak seperti komunikasi efektif, negosiasi, dan pemecahan masalah kritis dengan mengikuti kursus tambahan atau workshop.
5. Aktif dalam Jaringan Profesional
Hadiri acara networking, seminar, atau konferensi industri untuk membangun jaringan dengan profesional senior dan sesama mahasiswa. Jaringan yang kuat dapat membuka peluang untuk pekerjaan dan mentorship di masa depan.
6. Pantau dan Evaluasi Tujuan Karier
Tetapkan dan tinjau secara teratur tujuan karier jangka pendek dan jangka panjang Anda. Sesuaikan strategi Anda untuk mencapai tujuan tersebut melalui evaluasi yang teratur.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator BSI Center Universitas BSI Kampus Sukabumi Erika Mutiara mengatakan jangan sembarangan dalam memilih jurusan di perguruan tinggi, sebab peluang dalam mencari kerja sangat tergantung dari pilihan tersebut.
“Jika kamu ingin berkuliah di jurusan Informatika, Sistem Informasi, atau jurusan Akuntansi, Universitas BSI kampus Sukabumi menjadi pilihan yang tepat. Mengapa Universitas BSI adalah pilihan terbaik untuk kamu? alasannya karena Universitas BSI Sukabumi punya lembaga karir kampus atau yang lebih dikenal dengan BSI Career Center (BCC). BCC merupakan fasilitator mahasiswa untuk meraih karir yang cemerlang,” tuturnya.
HAPUA Audit Summit 2024: PLN Perkuat Audit Internal untuk Akselerasi Transisi Energi
Langkah ini dalam rangka memastikan transisi energi berjalan adil. [567] url asal
#pln #hapua #hapua-audit-summit
(Republika - Ekonomi) 10/08/24 12:24
v/14038408/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) terus menjalin kolaborasi untuk meningkatkan audit internal dalam agenda HAPUA Audit Summit 2024 di Jakarta, Rabu (7/8). Langkah ini dalam rangka memastikan transisi energi berjalan adil dan berkelanjutan hingga tercapai Net Zero Emissions (NZE) di 2060.
HAPUA atau Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities adalah organisasi kelistrikan yang diakui di kawasan Asia Tenggara. Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto mengatakan, transisi energi adalah agenda yang penting bagi seluruh negara di dunia.
Oleh sebab itu, setiap negara perlu menjalin kolaborasi demi memastikan peralihan dari energi berbasis fosil ke energi ramah lingkungan.
Didi juga menyinggung pentingnya berkolaborasi dalam audit terkait Environmental, Social and Governance (ESG) untuk menyukseskan transisi energi.
“ESG dan audit memiliki peran yang sangat penting saat ini. Saya yakin setiap perusahaan di sini memiliki pengalaman masing-masing dalam hal audit dan ESG. Itulah sebabnya kita bertemu dengan harapan semua dapat berbagi pengalaman,” ujar Didi dalam HAPUA Audit Summit 2024 dengan tema “Strengthening Internal Audit's Role in Accelerating Sustainable Energy Transition”, di Jakarta, Rabu (7/8/2024).
Dia menilai bahwa sangat penting untuk perusahaan menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam mekanisme audit. Selain itu, perusahaan juga perlu berbagi strategi dan tantangan yang dihadapi untuk meningkatkan kemampuan kolektif menghadapi perubahan iklim.
“Dengan berbagi pengalaman dan pelajaran yang dipetik dari hambatan signifikan di sektor energi, kita dapat secara kolektif meningkatkan kemampuan dan ketahanan kita. Lanskap audit yang berkembang pesat, didorong oleh kemajuan teknologi, dan persyaratan regulasi yang mendukung akan menghadirkan peluang,” ungkapnya.
Kepala Satuan Pengawasan Intern PLN, Sulistyo Biantoro mengatakan, selaku tuan rumah HAPUA Audit Summit 2024, PLN melihat bahwa peran audit internal semakin penting untuk menghadapi berbagai tantangan transisi energi. Audit internal diharapkan bisa memberikan penilaian independen dan objektif terhadap efektivitas operasional, pengendalian internal, dan tata kelola perusahaan.
“Peran audit internal, peran signifikan audit internal dalam mengawasi transisi energi. Kita memahami bahwa kita menginginkan tidak hanya transisi energi, tetapi kita menginginkan transisi energi yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya Sulistyo.
Dia menambahkan bahwa auditor internal bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam proses transisi energi dipantau dengan cermat dan risikonya dapat diidentifikasi serta dikelola dengan baik.
Sulistyo juga berharap dengan adanya kegiatan HAPUA Audit Summit 2024 dapat membuka kesempatan melalui kolaborasi dari berbagai pihak dalam mengembangkan program strategis lebih banyak lagi.
“Acara ini akan membuka jalan untuk kemitraan lain, kolaborasi lain yang dapat dikembangkan untuk program strategis yang lebih banyak. Tidak hanya terkait dengan audit internal, tetapi juga berbagai program yang implementasinya bermanfaat bagi organisasi kita,” imbuhnya.
Head of ESG Intelligence Reporting Centre - PPA FEB UI, Elvia R. Shauki mengatakan, peran auditor internal sangat penting untuk meningkatkan kinerja transisi energi dan aksi iklim perusahaan. Auditor internal harus memastikan bahwa rencana transisi energi perusahaan telah sesuai dan tidak ada kesalahan dalam manajemen energi.
“Salah satu aspek keberlanjutan tentang isu iklim, International Financial Reporting Standards (IFRS) 2 adalah standar khusus. Standar yang dirancang khusus untuk apa pun yang terkait dengan perubahan iklim. Jadi, peran auditor internal, sangat penting bagi kita adalah untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan,” ungkapnya.
Elvia mengatakan bahwa auditor internal harus berada di garis depan dalam mengelola risiko terkait iklim dan memastikan bahwa risiko ini termasuk dalam pernyataan risiko organisasi.
“Tantangannya adalah bahwa audit internal harus berada di garis depan untuk mengelola risiko terkait iklim. Jika Anda sudah melakukan pekerjaan ini, Anda harus memastikan bahwa komunikasi Anda kepada para pemangku kepentingan sangat kuat, karena ada banyak tantangan,” katanya.
Tambah 14 User Baru per Menit, Berikut Sederet Fakta Menarik Soal BRImo
BRImo telah mampu melayani lebih 25.000 transaksi per detik. [375] url asal
#bri #bbri #brimo #fitur #mobile-banking #super-apps
(Republika - Ekonomi) 10/08/24 11:59
v/14032615/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Super App milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang biasa disebut BRImo mencatatkan pencapaian yang impresif hingga akhir Kuartal II 2024. Berikut beberapa fakta menarik terkait BRImo.
1. Tambah 14 user baru per menit
Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto mengungkapkan hingga akhir Juni tercatat pengguna BRImo mencapai 35,2 juta user, atau tumbuh 26,6 persen secara year on year. Artinya, dalam satu tahun terdapat penambahan 7,4 juta user baru atau rata rata per menit terdapat penambahan 14 user baru!
2. Dalam 6 Bulan volume transaksi tembus Rp 2.574,9 triliun
Andrijanto juga mengungkapkan volume transaksi BRImo hingga akhir kuartal II 2024 mencapai Rp 2.574,9 triliun atau tumbuh 35,8 persen yoy. “Pencapaian tersebut tak lepas dari upaya BRI yang terus menambah dan memperbarui fitur-fitur di aplikasi BRImo,” imbuhnya.
BRImo dilengkapi dengan fitur untuk top up uang digital, tagihan, setor tarik & tunai, lifestyle, asuransi, donasi, konversi valas hingga catatan keuangan. Bahkan di BRImo ada juga fitur investasi yang memungkinkan nasabah untuk investasi melalui deposito, emas, SBN atau surat berharga negara dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK).
Hal ini, kata Andrijanto, dilakukan BRI untuk mempermudah nasabah melakukan transaksi secara digital. "Kami terus menambah fitur (BRImo) untuk memberikan kemudahan-kemudahan ke masyarakat dalam bertransaksi secara digital," kata Andrijanto.
3. Melayani lebih dari dari 25.000 transaksi per detik
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Digital dan TI BRI Arga M. Nugraha mengatakan bahwa saat ini back-end system BRImo telah mampu melayani lebih 25.000 transaksi per detik. "Kapasitas ini akan terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi yang terjadi, misalnya seperti saat momen gajian atau libur panjang, serta perayaan hari-hari raya," ujarnya.
Hal ini ditunjang oleh fakta bahwa BRI mengalokasikan sumber daya yang cukup besar untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan teknologi BRImo.
4. Mobile Banking dengan rating tertinggi di Playstore dan Appstore
Saat ini super app BRImo menjadi aplikasi mobile banking dengan rating terbaik dibandingkan aplikasi mobile banking perbankan konvensional lainnya di Indonesia.
Data tersebut didapatkan berdasarkan jumlah pengunduh pengguna Android (Playstore) dan IOS (AppStore). Tercatat, para pengguna Android memberikan rating 4,7 dengan 1 juta review, sementara pengguna IOS memberikan rating 4,7 dengan total 147 ribu review. Hal tersebut menunjukkan kepuasan para pengguna BRImo terhadap aplikasi tersebut.