#30 tag 24jam
Muslim Afrika Ini Jadi Orang Terkaya Sepanjang Sejarah Kalahkan Elon Musk dan Bill Gates
Mansa Musa memerintah Kekaisaran Mali dari 1312-1337. [689] url asal
#mansa-musa #mansa-moussa #raja-afrika-terkaya-di-dunia #muslim-afrika-terkaya-dunia #muslim-terkaya-dalam-sejarah #raja-mali #kaisar-mali #mansa-musa-raja-mali #raja-mali-mansa-musa #mansa-musa-kalahk
(Republika - Khazanah) 23/08/24 14:25
v/14558327/
REPUBLIKA.CO.ID, Mansa Musa adalah salah satu tokoh sejarah paling terkenal dan paling kaya yang pernah ada. Ia adalah seorang penguasa dari Kekaisaran Mali di Afrika Barat pada abad ke-14. Dalam catatan sejarah, kekayaannya sering dianggap lebih besar daripada tokoh-tokoh terkaya modern seperti Elon Musk dan Bill Gates.
Namun, masih sedikit orang yang mengetahui miliarder muslim yang satu ini. Lalu siapa Mansa Musa? Berikut kisah orang terkaya sepanjang sejarah umat manusia yang terlupakan:
Mansa Musa (Sultan Moussa I) lahir pada 1280 M. Ia memerintah Kekaisaran Mali dari sekitar tahun 1312 hingga 1337. Gelar "Mansa" berarti "raja" atau "kaisar," sehingga namanya berarti "Raja Musa."
Di bawah kepemimpinannya, Kekaisaran Mali mencapai puncak kejayaannya, menjadi salah satu kerajaan terbesar dan terkaya di dunia pada waktu itu. Kekaisaran ini kaya akan sumber daya alam, terutama emas, yang saat itu merupakan komoditas paling berharga di dunia.
Mansa Musa terkenal karena kekayaannya yang luar biasa, yang berasal dari penguasaan atas tambang emas di wilayah kekuasaannya. Pada masa itu, Mali menguasai sekitar setengah dari seluruh emas yang ada di dunia. Mansa Musa menggunakan kekayaannya untuk membangun infrastruktur, memperluas kerajaan, serta mendukung perkembangan seni dan budaya Islam di wilayahnya.
Pada puncaknya, kekaisaran Mali membentang seluas 500 ribu mil persegi, termasuk 5 persen populasi dunia. kakaisaran Islam ini meningkat pesat selama masa keemasan perdagangan di Afrika.
Naik haji ke tanah suci
Salah satu peristiwa paling terkenal dalam hidup Mansa Musa adalah perjalanannya (haji) ke Makkah pada tahun 1324. Selama perjalanan ini, ia membawa serta rombongan besar yang terdiri dari ribuan orang, serta emas dalam jumlah besar.
Mansa Musa memulai perjalanan hajinya sejauh 2.700 mil ke Makkah. Rombongannya antara lain, 100 gajah, 60 ribu pria dan wanita, 80 ekor unta yany membawa 21 ribu kilogram emas, serta 12 ribu budak masing-masing membawa dua kilogram emas. Diibaratkan, rombongan itu seperti kota bergerak yang membentang melampaui cakrawala. Dikatakan bahwa Mansa Musa juga begitu murah hati dalam mendistribusikan emas sepanjang perjalanannya, sehingga ia menyebabkan inflasi yang bertahan selama beberapa tahun.
Melebihi kekayaan miliarder modern..
Mansa Musa tidak hanya dikenal karena kekayaannya, tetapi juga karena perannya dalam menyebarkan Islam dan mengembangkan pendidikan serta budaya di wilayah Afrika Barat. Ia juga membangun masjid baru setiap hari Jumat selama dua tahun perjalanannya ke Tanah Suci.
Dalam perjalanan pulang dari Makkah, Mansa Musa mencaplok kota Timbuktu, Mali, Afrika Barat. Dia pun mengubah kota itu menjadi pusat perdagangan, budaya, dan pembelajaran global.
Mansa Musa membangun banyak masjid, termasuk Masjid Djinguereber yang terkenal di Timbuktu, yang hingga saat ini masih berdiri. Mansa Musa membayar 200 kilogram emas untuk membangun masjid ini.
Timbuktu juga menjadi pusat pembelajaran yang terkenal, dengan perpustakaan dan universitas yang menarik para sarjana dari berbagai belahan dunia. Universitas Timbuktu atau Madrasah Sankore menerima 25 ribu siswa dari seluruh dunia.
Sedangkan perpustakaannya menyimpan lebih dari 1 juta buku, lebih banyak dari Perpustakaan Besar Alexandria pada masa puncaknya. Namun orang-orang Eropa baru menemukan Timbuktu pada 1830-an.
Kekayaan dan warisan Mansa Musa meninggalkan dampak yang mendalam dalam sejarah Afrika dan dunia, menunjukkan bagaimana kekayaan dapat digunakan untuk mendukung pengembangan peradaban dan budaya.
Mansa Musa muncul di Catalan Atlas tahun 1375, salah satu peta dunia terpenting abad ke-14, sambil memegang koin emas. Kekayaan dan kekuasaannya menarik ribuan pendukung, pemikir, dan seniman ke Mali.
Mansa Musa menggunakan kekayaannya yang melimpah untuk memperkuat kehidupan budaya Mali, membangun pusat pembelajaran kelas dunia, memperluas penyebaran Islam melalui Afrika Barat, serta menyemangati banyak nyawa melalui kemurahan hatinya.
Dia menunjukkan kekuatan kekayaan untuk mengubah masyarakat. Pemerintahan Mansa Musa berlangsung selama 25 tahun hingga kematiannya pada tahun 1337 pada usia 57 tahun.
Kisah kekayaan dan pengaruhnya tersebar jauh melampaui Afrika, menimbulkan kekaguman di Timur Tengah dan Eropa. Namun di Barat, warisannya banyak diabaikan dan hanya menguntungkan industrialis seperti Carnegie.
Meski berstatus orang terkaya dalam sejarah, Mansa Musa hampir tidak dikenang di luar Afrika. Kisahnya menyoroti bias Eurosentris dalam pendidikan sejarah.
Kisah Mansa Musa adalah kisah kekayaan yang tak terbayangkan, iman Islam, kesarjanaan, dukungan budaya, dan kemurahan hati. Bayangkan betapa berbedanya dunia jika lebih banyak orang mengetahui kebijaksanaan dan kepemimpinan visioner Mansa Musa. Sebagai orang terkaya dalam sejarah, ia menunjukkan kekuatan transformatif perdagangan dan kekayaan di tangan seorang pemimpin visioner.
KPU Enggan Langsung Buat PKPU Tindak Lanjuti Putusan MK, Kaesang Jadi Masih Punya Peluang
KPU berdalih harus berkonsultasi dulu dengan DPR sebelum terbitkan PKPU. [679] url asal
#putusan-mk #putusan-mahkamah-konstitusi #demo-dpr #demo-ruu-pilkada #demo-mahasiswa #ruu-pilkada #kaesang-pangarep #jokowi #mulyono
(Republika - News) 23/08/24 14:21
v/14556801/
REPUBLIKA.CO.ID, oleh Bambang Noroyono, Bayu Adji P, Antara
Meski DPR telah membatalkan pengesahan RUU Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih untuk tidak menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60 dan 70 Tahun 2024 terkait aturan syarat pencalonan di Pilkada 2024. Ketua KPU Mochammad Afifuddin berdalih, pihaknya perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR dan pemerintah.
Menurut Afifuddin, KPU akan berkonsultasi lewat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR yang dijadwalkan pada Senin (26/8/2024). Dalam rapat konsultasi itu, KPU akan menyorongkan draf revisi PKPU 8/2024 yang berkaitan langsung dengan putusan MK 60/2024 dan 70/2024.
Konsultasi dengan Komisi II DPR tersebut, bersifat wajib, karena tanpa RDP dengan dewan itu, menurut Afifuddin, lembaganya bisa terancam sanksi dari dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Akan tetapi, meskipun konsultasi terkait PKPU itu wajib, KPU kata Afifuddin, tetap memastikan putusan MK 60/2024 dan 70/2024 sebagai dasar hukum yang sah bagi partai politik (parpol), ataupun gabungan parpol untuk mendaftarkan para calon kepala daerahnya pada 27 sampai 29 Agustus 2024.
“Semua yang berkaitan dengan putusan MK, yang katakanlah beririsan dengan PKPU kita, ini akan kita terapkan,” ujar Afifuddin dalam keterangan persnya, Kamis (22/8/2024).
Putusan MK 60/2024 dan 70/2024 itu, kata Afifuddin, bukan cuma menjadi pedoman dalam pendaftaran para calon kepala daerah. Akan tetapi, juga akan menjadi dasar hukum yang tetap pada saat KPU mengumumkan penetapan pasangan cakada yang sudah didaftarkan sebelumnya. KPU menjadwalkan penetapan paslon itu, pada 22 September 2024. Adapun gelaran pilkada serempak tahun ini akan digelar pada November 2024 mendatang.
Putusan MK 60/2024 dan 70/2024 diundangkan Selasa (20/8/2024). MK 60/2024 terkait perbaikan dalam Pasal 40 UU Pilkada 2016. Putusan itu, menyangkut rasionalitas baru dalam penentuan ambang batas minimal bagi parpol atau gabungan parpol untuk pengusungan calon kepala daerah di pemilihan kepala daerah. Putusan tersebut, mengubah ambang batas sebelumnya dari 20 persen penguasaan kursi di DPRD atau 25 persen dari perolehan suara sah pemilu, menjadi di bawah 10 persen. Adapun putusan MK 70/2024 terkait dengan pengembalian syarat batas usia cakada pada saat pendafataran di Komisi Pemilihan Umum.
Dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) Aditya Perdana menyebut usai batalnya pengesahan RUU Pilkada, hal paling krusial saat ini adalah PKPU. "Yang paling krusial itu memang PKPU kalau dalam konteks yang kita bicarakan hari ini," kata Aditya saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Sebab, kata dia, KPU perlu berkonsultasi dengan DPR RI, dalam hal ini Komisi II DPR RI untuk merevisi PKPU guna menindaklanjuti putusan MK. "PKPU kan harus ada persetujuan dari RDP (rapat dengar pendapat) dengan Komisi II DPR, jadi itu yang disampaikan oleh Ketua KPU," ucapnya.
Untuk itu, dia meminta publik menunggu hasil akhir KPU memutuskan PKPU terkait putusan MK setelah lembaga penyelenggara pemilu itu berkonsultasi dengan Komisi II DPR RI dalam waktu dekat.
"Cuma masalahnya ini kita menunggu keputusan KPU-nya bagaimana merespons ini, meskipun KPU sendiri juga merespons bahwa iya akan mengikuti putusan MK," ucapnya.
Ia lantas berkata, "Jadi kita tunggu saja besok apakah memang ada persetujuan itu sehingga kemudian kita akan bisa lihat bahwa putusan MK yang dimaksud itu diakomodir semuanya atau memang ada dinamika tersendiri yang terjadi."
Pada Jumat (23/8/2024), Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa Kaesang Pangarep telah mengurus surat belum pernah dipidana untuk menjadi calon dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah (Jateng) 2024. Ada tiga surat yang diurus Kaesang.
"Betul Kaesang sudah mengurus surat keterangan belum pernah dipidana ke PN Jaksel. Persyaratan pencalonan sebagai Wagub Jateng," kata Pejabat Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Djuyamto kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Djuyamto mengatakan permohonan surat keterangan itu benar atas nama Kaesang yang dikeluarkan pada 20 Agustus. Surat keterangan tidak pernah sebagai terdakwa itu juga dimohonkan beserta keterangan lainnya.
"Surat keterangan tidak pernah sebagai terdakwa, surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya dalam daftar pemilih dan surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan atau badan hukum," ujarnya.
Dia menyatakan surat yang dikeluarkan oleh PN Jakarta Selatan telah sesuai aturan terkait layanan surat keterangan yang dimohonkan oleh masyarakat. "Memang SOP kami adalah diproses pada hari itu juga," ujarnya.
KPU Jakarta Tetapkan 106 Anggota DPRD, Kursi Demokrat Tambah Satu
Dari sebelumnya 11 kursi, Nasdem kini hanya memiliki 10 kursi di DPRD Jakarta. [2,323] url asal
#wahyu-dinata #ketua-kpu-jakarta-wahyu-dinata #106-anggota-dprd-dki-jakarta #kpu-sahkan-106-anggota-dprd-jakarta
(Republika - News) 23/08/24 14:15
v/14556802/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan 106 anggota DPRD DKI Jakarta hasil Pemilihan Umum Legislatif 14 Februari 2024. Mereka akan mengabdi selama periode 2024 sampai 2029.
"Hari ini kami tetapkan 106 anggota Dewan terpilih dan nama-nama sudah disampaikan dalam rapat pleno hari ini," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Wahyu Dinata di Jakarta, Jumat (23/8/2024).
Dia mengatakan setelah dilakukan pengesahan maka nama-nama ini akan disampaikan ke Sekretariat Dewan DPRD DKI Jakarta agar dapat dilantik sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, yakni 26 Agustus 2024. "Semoga bisa dilantik sesuai jadwal," kata Wahyu.
Menurut Wahyu, setelah sengketa antara Partai Demokrat dan Partai Nasdem di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 DKI Jakarta membuat terjadi perubahan kursi. KPU Jakarta pun akhirnya mengesahkannya melalui rapat pleno pada Jumat ini. Kursi Demokrat pun menjadi sembilan dari sebelumnya delapan.
Adapun kursi Nasdem dari 11 menjadi 10. "Perubahan beda satu kursi, berganti kursi Demokrat dengan kursi Nasdem," kata Wahyu.
Sebanyak 106 anggota Dewan ini terdiri dari 79 pria atau 74,5 persen dan 27 wanita atau 25,5 persen. Sementara untuk latar belakang pendidikan 29 orang SMA, satu orang D3, 44 orang strata satu, 29 orang S2 dan tiga orang S3.
Ke-106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029, yakni:
Dapil Jakarta 1 1. Basri Basco dari Partai Golkar (21.823 suara) 2. Nuchbatillah dari Gerindra dengan (19.543 suara) 3. Muhammad Hasan Abdillah dari PKS (19.363 suara) 4. Dian Pratama dari Gerindra (15.236 suara) 5. Ismail dari PKS (14.480 suara) 6. Wa Ode Herlina dari PDI Perjuangan (14.013 suara) 7. Desie Christhyana Sari dari Partai Demokrat (13.279 suara) 8. Alwi Moehamad Ali dari PAN (9.293 suara) 9. Pandapotan Sinaga dari PDI Perjuangan (9.212 suara) 10. Riano P Ahmad dari Partai Nasdem (8.878 suara) 11. Elva Farhi Qolbina dari PSI (7.613 suara) 12. Heriu Kustanto dari PKB (5.402 suara)
Dapil Jakarta 2 1. Agustina H (Tina Toon) dari PDI Perjuangan (36.156 suara) 2. Dimaz Raditya dari Golkar (27.693 suara) 3. Ramly HI Muhammad (Golkar 23.320 suara) 4. Muhammad Idris dari Partai NasDem (17.263 suara) 5. Oman Rohman Rakinda dari PAN (17.050 suara) 6. Anggi Arando Siregar dari Gerindra (13.775 suara) 7. Suhud Alnudin dari PKS (12.336 suara) 8. Jhonny Simanjuntak dari PDI Perjuangan (10.845 suara) 9. Neneng Hasanah dari Partai Demokrat (8.631 suara)
Dapil Jakarta 3 1. Hengky Wijaya dari PKB (17.768 suara) 2. Tri Waluyo dari PKB (17.590 suara) 3. Bebizie Sri Mulyati dari PAN (15.521 suara) 4. Imamuddin dari Partai NasDem (12.815 suara) 5. M Subki dari PKS (12.378 suara) 6. Ida Mahmudah dari PDI Perjuangan (11.780 suara) 7. Brando Susanto fati PDI Perjuangan (11.506 suara) 8. Alief Bintang Haryadi dari Gerindra (11.364 suara) 9. Bun Joi Phiau dari PSI (9.451 suara)
Dapil Jakarta 4 1. M Taufik Zoelkifli dari PKS (28.531 suara) 2. Mayjen TNI Purn Ferrial Sofyan dari Demokrat (25.829 suara) 3. Muhammad Lefy dari PKB (19.159 suara) 4. Adnan Taufiq dari Gerindra (16.603 suara) 5. Syahroni dari PAN (16.230 suara) 6. Dwi Rio Sambodo dari Gerindra (14.645 suara) 7. Judistira Hermawan dari Golkar (13.919 suara) 8. Ghozi Zulasmi dari PKS (13.329 suara) 9. Muhammad Ongen Sangaji dari Nasdem (12.533 suara) 10. Josephine Simanjuntak dari PSI (5.154 suara)
Dapil Jakarta 5 1. Mujiyono dari Demokrat (20.454 suara) 2. Abdurrahman Suhaimi daru PKS (19.721 suara) 3. Nasdiyanto daru PKS (19.596 suara) 4. Zita Anjani dari PAN (18.544 suara) 5. Fuadi Luthfi dari PKB (14.309 suara) 6. Pantas Nainggolan dari PDI Perjuangan (13.214 suara) 7. Alia Noorayu Laksono dari Golkar (12.381 suara) 8. Ali Hakim Lubis dari Gerindra (9.619 suara) 9. Justin Adrian dari PSI (8.643 suara) 10. Fatimah Tania Nadira Alatas dari Nasdem (8.481 suara)
Dapil Jakarta 6 1. Muhammad Thamrin dari PKS (36.274 suara) 2. Matnoor Tindoan dari PKB (30.541 suara) 3. Ryan Kurnia Ar Rahman dari Gerindra (19.956 suara) 4. Misan Samsuri dari Demokrat (15.585 suara) 5. Ahmad Moetaba dari PKB (15.121 suara) 6. Muhammad Al Fatih dari PKS (12.844 suara) 7. Sardy Wahab Sadri dari Golkar (12.803 suara) 8. Bambang Kusumanto dari PAN (9.593 suara) 9. Manuara Siahaan dari PDI Perjuangan (9.037 suara) 10. Raden Gusti Arief dari Nasdem (5.300 suara)
Dapil Jakarta 7 1. Sutikno dari PKB (34.403 suara) 2. Wibi Andriono dari Nasdem (23.925 suara) 3. Khoirudin dari PKS (23.377 suara) 4. Dadiyono dari Golkar (21.619 suara) 5. Setyoko dari Gerindra (20.527 suara) 6. Ali Muhammad Johan dari Demokrat (16.828 suara) 7. Chica Koeswoyo dari Demokrat (15.578 suara) 8. Zahrina Nurbaiti dari PKS dengan 14.197 suara 9. Astrid Kuya dari PAN (13.404 suara) 10. Francine Eustacia dari PSI (10.000 suara)
Dapil 8 1. Nabillah Aboe Bakar Al Habsyi dari PKS (26.344 suara) 2. Yusuf dari PKB (22.718 suara) 3. Achmad Yani dari PKS (18.865 suara) 4. Habib Muhammad Bin Salim Alatas dari PAN (17.332 suara) 5. Ade Suherman dari PKS (16.490 suara) 6. Nova Harivan Paloh dari Nasdem (15.441 suara) 7. Wahyu Dewanto dari Gerindra (14.831 suara) 8. Yuke Yurike dari PDI Perjuangan (12.302 suara) 9. Nurhasan dari Gerindra (11.631 suara) 10. Lazarus Simon Ishakdari Demokrat (10.506 suara) 11. Farah Savira dari Golkar (8.998 suara) 12. August Hamonangan dari PSI (8.275 suara)
Dapil 9 1. William Aditya Sarana dari PSI (39.720 suara) 2. Inggard Joshua dari Gerindra (29.295 suara) 3. Lukmanul Hakim dari PAN (23.023 suara) 4. Lauw Siegvrieda dari PDI Perjuangan (21.019 suara) 5. Gias Kumari Putra dari Nasdem (19.525 suara) 6. Nur Afni Sajim dari Demokrat (19.169 suara) 7. Sholikhah dari PKS (18.958 suara) 8. Ahmad Ruslan dari PKB (13.762 suara) 9. Dina Masyusin dari Partai Perindo dengan 12.019 10. Andri Santosa dari Golkar (11.615 suara) 11. Hilda Kusuma dari PDI Perjuangan (11.420 suara) 12. Rany Mauliani dari Gerindra dengan 11.152 suara
Dapil 10 1. Ima Mahdiah dari PDI Perjuangan (28.479 suara) 2. Hardiyanto Kenneth dari PDI Perjuangan (26.168 suara) 3. Jupiter dari Nasdem (25.765 suara) 4. Abdul Aziz dari PKS (22.006 suara) 5. Yudha Permana dari Gerindra dengan 20.107 suara 6. Jamilah Abdul Gani dari Gerindra (16.664 suara) 7. Wita Susilowaty dari Demokrat (15.887 suara) 8. Inad Luciawaty dari PKS (12.331 suara) 9. Syafi Fabio Djohan dari Golkar (12.060 suara) 10. Kevin Wu dari PSI (12.033 suara) 11. Husen dari PAN (11.694 suara) 12. Uwais El Qoroni dari PKB (6.549 suara)
[tanggal] => 2024-08-23 14:05:44 [timestamp] => 1724397002 [status] => 1 [kind] => 2 [status_rol] => 1 [halaman_1] => 0 [halaman] => 0 [kolom] => 0 [user_id] => 97 [revisi] => 0 [type] => 0 [ref_id] => 5ce63886c101aacc263d6fb52880ab72 [lead_time_sec] => 0 [city] => [writer] => Antara [channel] => Umum [names] => Erik purnama putra [jabar] => [jogja] => ) --> 5 menit lalu | Antara | Umum | 6400 Karakter
Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta menetapkan 106 anggota DPRD DKI Jakarta hasil Pemilihan Umum Legislatif 14 Februari 2024.? "Hari ini kami tetapkan 106 anggota Dewan terpilih dan nama-nama sudah disampaikan dalam ...
Jakarta (ANTARA) -
Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta menetapkan 106 anggota DPRD DKI Jakarta hasil Pemilihan Umum Legislatif 14 Februari 2024.
"Hari ini kami tetapkan 106 anggota Dewan terpilih dan nama-nama sudah disampaikan dalam rapat pleno hari ini," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Wahyu Dinata di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan setelah dilakukan pengesahan maka nama-nama ini akan disampaikan ke Sekretariat Dewan DPRD DKI Jakarta agar dapat dilantik sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, yakni 26 Agustus 2024. "Semoga bisa dilantik sesuai jadwal," kata dia.
Ia mengatakan setelah sengketa antara Partai Demokrat dengan Partai Nasdem di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 DKI Jakarta terjadi perubahan kursi dan akhirnya pada hari ini dapat disahkan melalui rapat pleno.
"Perubahan beda satu kursi, berganti kursi Demokrat dengan kursi Nasdem," kata dia. Sebanyak 106 anggota Dewan ini terdiri dari 79 pria atau 74,5 persen dan 27 wanita atau 25,5 persen. Sementara untuk latar belakang pendidikan 29 orang SMA, satu orang D3, 44 orang strata satu, 29 orang S2 dan tiga orang S3.
Ke-106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029, yakni:
Dapil Jakarta 1 1. Basri Basco dari Partai Golkar (21.823 suara) 2. Nuchbatillah dari Gerindra dengan (19.543 suara) 3. Muhammad Hasan Abdillah dari PKS (19.363 suara) 4. Dian Pratama dari Gerindra (15.236 suara) 5. Ismail dari PKS (14.480 suara) 6. Wa Ode Herlina dari PDI Perjuangan (14.013 suara) 7. Desie Christhyana Sari dari Partai Demokrat (13.279 suara) 8. Alwi Moehamad Ali dari PAN (9.293 suara) 9. Pandapotan Sinaga dari PDI Perjuangan (9.212 suara) 10. Riano P Ahmad dari Partai Nasdem (8.878 suara) 11. Elva Farhi Qolbina dari PSI (7.613 suara) 12. Heriu Kustanto dari PKB (5.402 suara)
Dapil Jakarta 2 1. Agustina H (Tina Toon) dari PDI Perjuangan (36.156 suara) 2. Dimaz Raditya dari Golkar (27.693 suara) 3. Ramly HI Muhammad (Golkar 23.320 suara) 4. Muhammad Idris dari Partai NasDem (17.263 suara) 5. Oman Rohman Rakinda dari PAN (17.050 suara) 6. Anggi Arando Siregar dari Gerindra (13.775 suara) 7. Suhud Alnudin dari PKS (12.336 suara) 8. Jhonny Simanjuntak dari PDI Perjuangan (10.845 suara) 9. Neneng Hasanah dari Partai Demokrat (8.631 suara)
Dapil Jakarta 3 1. Hengky Wijaya dari PKB (17.768 suara) 2. Tri Waluyo dari PKB (17.590 suara) 3. Bebizie Sri Mulyati dari PAN (15.521 suara) 4. Imamuddin dari Partai NasDem (12.815 suara) 5. M Subki dari PKS (12.378 suara) 6. Ida Mahmudah dari PDI Perjuangan (11.780 suara) 7. Brando Susanto fati PDI Perjuangan (11.506 suara) 8. Alief Bintang Haryadi dari Gerindra (11.364 suara) 9. Bun Joi Phiau dari PSI (9.451 suara)
Dapil Jakarta 4 1. M Taufik Zoelkifli dari PKS (28.531 suara) 2. Mayjen TNI Purn Ferrial Sofyan dari Demokrat (25.829 suara) 3. Muhammad Lefy dari PKB (19.159 suara) 4. Adnan Taufiq dari Gerindra (16.603 suara) 5. Syahroni dari PAN (16.230 suara) 6. Dwi Rio Sambodo dari Gerindra (14.645 suara) 7. Judistira Hermawan dari Golkar (13.919 suara) 8. Ghozi Zulasmi dari PKS (13.329 suara) 9. Muhammad Ongen Sangaji dari Nasdem (12.533 suara) 10. Josephine Simanjuntak dari PSI (5.154 suara)
Dapil Jakarta 5 1. Mujiyono dari Demokrat (20.454 suara) 2. Abdurrahman Suhaimi daru PKS (19.721 suara) 3. Nasdiyanto daru PKS (19.596 suara) 4. Zita Anjani dari PAN (18.544 suara) 5. Fuadi Luthfi dari PKB (14.309 suara) 6. Pantas Nainggolan dari PDI Perjuangan (13.214 suara) 7. Alia Noorayu Laksono dari Golkar (12.381 suara) 8. Ali Hakim Lubis dari Gerindra (9.619 suara) 9. Justin Adrian dari PSI (8.643 suara) 10. Fatimah Tania Nadira Alatas dari Nasdem (8.481 suara)
Dapil Jakarta 6 1. Muhammad Thamrin dari PKS (36.274 suara) 2. Matnoor Tindoan dari PKB (30.541 suara) 3. Ryan Kurnia Ar Rahman dari Gerindra (19.956 suara) 4. Misan Samsuri dari Demokrat (15.585 suara) 5. Ahmad Moetaba dari PKB (15.121 suara) 6. Muhammad Al Fatih dari PKS (12.844 suara) 7. Sardy Wahab Sadri dari Golkar (12.803 suara) 8. Bambang Kusumanto dari PAN (9.593 suara) 9. Manuara Siahaan dari PDI Perjuangan (9.037 suara) 10. Raden Gusti Arief dari Nasdem (5.300 suara)
Dapil Jakarta 7 1. Sutikno dari PKB (34.403 suara) 2. Wibi Andriono dari Nasdem (23.925 suara) 3. Khoirudin dari PKS (23.377 suara) 4. Dadiyono dari Golkar (21.619 suara) 5. Setyoko dari Gerindra (20.527 suara) 6. Ali Muhammad Johan dari Demokrat (16.828 suara) 7. Chica Koeswoyo dari Demokrat (15.578 suara) 8. Zahrina Nurbaiti dari PKS dengan 14.197 suara 9. Astrid Kuya dari PAN (13.404 suara) 10. Francine Eustacia dari PSI (10.000 suara)
Dapil 8 1. Nabillah Aboe Bakar Al Habsyi dari PKS (26.344 suara) 2. Yusuf dari PKB (22.718 suara) 3. Achmad Yani dari PKS (18.865 suara) 4. Habib Muhammad Bin Salim Alatas dari PAN (17.332 suara) 5. Ade Suherman dari PKS (16.490 suara) 6. Nova Harivan Paloh dari Nasdem (15.441 suara) 7. Wahyu Dewanto dari Gerindra (14.831 suara) 8. Yuke Yurike dari PDI Perjuangan (12.302 suara) 9. Nurhasan dari Gerindra (11.631 suara) 10. Lazarus Simon Ishakdari Demokrat (10.506 suara) 11. Farah Savira dari Golkar (8.998 suara) 12. August Hamonangan dari PSI (8.275 suara)
Dapil 9 1. William Aditya Sarana dari PSI (39.720 suara) 2. Inggard Joshua dari Gerindra (29.295 suara) 3. Lukmanul Hakim dari PAN (23.023 suara) 4. Lauw Siegvrieda dari PDI Perjuangan (21.019 suara) 5. Gias Kumari Putra dari Nasdem (19.525 suara) 6. Nur Afni Sajim dari Demokrat (19.169 suara) 7. Sholikhah dari PKS (18.958 suara) 8. Ahmad Ruslan dari PKB (13.762 suara) 9. Dina Masyusin dari Partai Perindo dengan 12.019 10. Andri Santosa dari Golkar (11.615 suara) 11. Hilda Kusuma dari PDI Perjuangan (11.420 suara) 12. Rany Mauliani dari Gerindra dengan 11.152 suara
Dapil 10 1. Ima Mahdiah dari PDI Perjuangan (28.479 suara) 2. Hardiyanto Kenneth dari PDI Perjuangan (26.168 suara) 3. Jupiter dari Nasdem (25.765 suara) 4. Abdul Aziz dari PKS (22.006 suara) 5. Yudha Permana dari Gerindra dengan 20.107 suara 6. Jamilah Abdul Gani dari Gerindra (16.664 suara) 7. Wita Susilowaty dari Demokrat (15.887 suara) 8. Inad Luciawaty dari PKS (12.331 suara) 9. Syafi Fabio Djohan dari Golkar (12.060 suara) 10. Kevin Wu dari PSI (12.033 suara) 11. Husen dari PAN (11.694 suara) 12. Uwais El Qoroni dari PKB (6.549 suara)
Kekuatan Gus Adung untuk Meraih Kursi Ketum PKB
Gus Adung siap melawan Cak Imin untuk rebut kursi Ketum PKB. [335] url asal
#gus-adung #abdul-rochman #sekjen-gp-ansor #pbnu #muktamar-pkb #konflik-pkb-pbnu
(Republika - News) 23/08/24 14:02
v/14556803/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Periode 2015-2024 Abdul Rochman atau Gus Adung siap melawan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk merebut kursi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, Gus Adung mengaku telah mendapatkan restu dari para kiai untuk mencalonkan diri sebagai Ketum PKB jelang Muktamar VI PKB yang dilaksanakan pada 24-25 Agustus di Bali. Lebih lanjut, ia mencalonkan diri karena prihatin dengan kondisi PKB yang dinilai mendesak untuk ditata kembali.
"Muktamar VI di Bali menjadi momentum tepat untuk mengembalikan PKB yang lebih bermuruah, dan sejalan dengan garis perjuangan para kiai NU (Nahdlatul Ulama). PKB tidak bisa dilepaskan dari kiai karena mereka sebenarnya yang mendirikan dan turut mengawal," ujarnya.
Sementara itu, ia mengatakan bahwa dirinya telah memperoleh dukungan dari sejumlah cabang dan para mantan anggota Ansor yang berkiprah di PKB.
Oleh sebab itu, ia mengaku optimistis jumlah dukungan kepada dirinya akan terus bertambah, sehingga reformasi PKB dapat dilakukan.
Terlebih, kata dia, selama ini banyak para kader tidak berani bersuara karena gaya kepemimpinan di PKB yang dinilai jauh dari prinsip-prinsip demokrasi.
"PKB harus dikembalikan semangatnya, seperti saat para kiai mendirikan 1998 lalu, yakni sebagai partai yang terbuka, modern dan reformis. Jangan sekali-kali kita khianati dan melenceng dari jalur perjuangan tersebut. Tanpa itu, PKB hanya terlihat besar dari luar saja, tetapi hakikatnya rapuh dan menuju arah kemunduran," katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak para pengurus dan kader PKB untuk menjadikan Muktamar VI sebagai forum yang demokratis untuk mengevaluasi sekaligus mencari solusi guna membenahi partai ke depan, sehingga merumuskan ulang garis perjuangan PKB agar sesuai dengan prinsip dan idealisme saat didirikan adalah sebuah keniscayaan.
Gus Adung menilai bahwa dirinya siap membawa PKB ke depan sebagai partai yang berpegang teguh pada garis perjuangan, dekat dengan para kiai, serta adaptif dengan perkembangan zaman.
"Kita harus wujudkan PKB ini sebagai partai yang terbuka untuk siapa saja, tidak antikritik, tidak otoriter dan tidak dipimpin dengan cara-cara yang arogan, bahkan dengan nafsu kekuasaan yang tak terbatas," katanya menambahkan.
Perbedaan Orang yang Rutin Membaca Alquran dan yang Tidak
Sebaiknya membaca Alquran dengan khusyu. [339] url asal
#membaca-alquran #islam #alquran #keutamaan-membaca-alquran #haji
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14602325/
REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK --Membaca kitab suci Alquran memiliki keutamaan yang besar dalam Islam. Nabi Muhammad SAW juga telah menyampaikan tentang perumpamaan orang-orang yang membaca Alquran.
Diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy'ari RA, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa perumpamaan orang mukmin yang membaca Alquran ialah seperti jeruk manis. Baunya harum dan rasanya manis.
"Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Alquran, ialah seperti kurma, tidak berbau tetapi rasanya manis," demikian sabda Nabi Muhammad SAW, sebagaimana tercantum dalam kitab Shahih Muslim.
Masih dalam riwayat tersebut, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Alquran ialah seperti kemangi, baunya harum tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Alquran ialah seperti hanzalah yang tidak berbau dan rasanya pahit." (HR Muslim)
Dalam riwayat Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Orang mukmin yang mahir membaca Alquran maka kedudukannya di akhirat ditemani para malaikat yang mulia. Dan orang yang membaca Alquran padahal dia terbata-bata sehingga sulit baginya membaca, maka ia mendapat pahala ganda." (HR Muslim)
Adapun adab membaca Alquran, seperti dalam buku Tajwid Lengkap Asy-Syafi'i karya Abu Ya'la Kurnaedi, yaitu pertama ialah hendaknya qari meniatkan dalam membaca dan mentadaburi Alquran secara murni karena Allah ta'ala, bukan karena riya atau ingin dipuji dan sumah (ingin didengar), serta tidak minta upah apa pun, karena ibadahnya merupakan bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada-Nya.
Kedua, menghormati adab-adab tilawah atau membaca Alquran, seperti beristiadzah (meminta perlindungan) kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk ketika memulai qiraah, juga membaca basmalah apabila memulai qiraahnya dari awal surah selain surah At-Taubah.
Ketiga, hukumnya mustahab (disukai) bagi qari Alquran untuk berwudhu sebelum memulai qiraah dengan mushaf (bukan dengan hafalan). Bahkan, ada yang berpendapat wudhu wajib atasnya.
Keempat, sebaiknya duduk ketika membaca Alquran, begitu juga berpakaian yang baik, menghadap kiblat, dan berada di tempat terhormat yang layak dengan keagungan Kitab-Nya.
Kelima, sebaiknya membaca Alquran dengan tunduk, khusyu, perlahan, diiringi tadabur dan tafakur pada ayat-ayatnya, sedangkan hati dan inderanya tertuju pada apa yang dibaca, dan tidak memotongnya dengan perkataan manusia.
Saat Mencari Rezeki Ingat Firman Allah Ini Agar Tidak Cemas
Allah Yang Maha Perkasa untuk berbuat sesuai kehendak-Nya. [425] url asal
#alquran #rezeki #keutamaan-mencari-nafkah #islam #kajian-alquran #tafsir-alquran
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14574444/
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Jika Allah SWT berkehendak memberikan rahmat seperti kesehatan, rezeki, ilmu dan lainnya kepada seseorang, maka tidak ada yang dapat menahan atau menghalangi. Apapun yang ditahan oleh Allah, maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya. Sebab Allah Yang Maha Perkasa untuk berbuat sesuai kehendak-Nya. Allah Maha Bijaksana dalam setiap ketetapan-Nya.
Demikian juga soal rezeki seseorang, jika Allah menetapkan akan diberikan ke seseorang, maka tidak ada yang bisa menahannya atau menghalanginya. Sebaliknya, jika Allah menahan rezeki seseorang, maka tidak ada yang bisa mengambilnya dari Allah.
Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Surat Fatir Ayat 2 dan tafsirnya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
مَا يَفْتَحِ اللّٰهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۚوَمَا يُمْسِكْۙ فَلَا مُرْسِلَ لَهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Mā yaftaḥillāhu lin-nāsi mir raḥmatin falā mumsika lahā, wa mā yumsik falā mursila lahū mim ba‘dih(ī), wa huwal-‘azīzul-ḥakīm(u).
Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, tidak ada yang dapat menahannya. (Demikian pula) apa saja yang ditahan-Nya, tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya. Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS Fatir Ayat 2)
Tafsir Kementerian Agama menjelaskan pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa pemberian atau penahanan suatu rahmat termasuk dalam kekuasaan-Nya. Jika Dia menganugerahkan suatu rahmat kepada manusia, tidak seorang pun dapat menahan dan menghalangi-Nya.
Begitu pula sebaliknya, jika Dia menahan dan menutup sesuatu rahmat dan belum diberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, maka tiada seorang pun bisa membuka dan memberikannya, karena semua urusan di tangan-Nya.
Dia Maha Perkasa berbuat menurut kehendak dan kebijaksanaan-Nya. Oleh karena itu, kita harus selalu menghadap Allah melalui ibadah untuk mencapai cita-cita kita, dan senantiasa dengan bertawakal kepada-Nya. Begitu juga di dalam usaha mencapai tujuan dan maksud yang diridai-Nya.
Sejalan dengan ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَاِنْ يَّمْسَسْكَ اللّٰهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهٗ ٓاِلَّا هُوَ ۚوَاِنْ يُّرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَاۤدَّ لِفَضْلِهٖۗ يُصِيْبُ بِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ ۗوَهُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Jika Allah menimpakan suatu mudarat kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia dan jika Dia menghendaki kebaikan bagimu, tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikannya (kebaikan itu) kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Yunus Ayat 107)
Dalam sebuah hadis disebutkan sebagai berikut, dari al-Mugirah bin Syu‘bah berkata bahwa mendengar Rasulullah SAW jika selesai sholat mengucapkan, "Tiada tuhan melainkan Allah. Dia Esa tiada ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia kuasa atas segala sesuatu."
"Ya Allah Tuhanku, tidak ada seorang pencegah pun terhadap sesuatu yang Engkau berikan dan tak ada seorang pemberi terhadap sesuatu yang Engkau cegah, tidak bermanfaat kejayaan seseorang dalam menghadapi siksaan Engkau.” (Riwayat Imam Aḥmad, al-Bukhari dan Muslim).
Nasihat Imam Al Ghazali Untuk Muslim yang Mencari Rezeki
Selalu berupaya mencari rezeki agar memiliki niat yang baik. [383] url asal
#imam-al-ghazali #alquran #rezeki #doa-murah-rezeki #imam-ghazali #kajian-alquran
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14574443/
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin mengingatkan umat Islam yang akan berusaha mencari rezeki agar memiliki niat yang baik sebelum memulai usahanya. Imam bernama lengkap Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali ini juga mengingatkan manusia agar tidak melupakan akhirat dalam upayanya mencari rezeki di dunia.
Dalam kitab Ihya Ulumuddin dijelaskan, umat Islam sebelum berusaha mencari rezeki agar tetapkan dan kuatkan niatnya. Miliki tekad serta maksud yang baik pada permulaan usaha yang tengah kita jalani.
Lakukan usaha mencari rezeki dengan tujuan untuk menyelamatkan diri dari meminta-minta dan tergantung kepada orang lain. Juga niatkan usaha mencari rezeki untuk mencegah diri dari perbuatan tamak dan rakus. Mencari rezeki yang halal, dan mencari nafkah bagi keluarga dengan tetap berpegang kepada syari'at Islam yang haq.
Dalam mencari rezeki, umat Islam juga diingatkan, hendaklah berniat untuk berbuat baik kepada sesama manusia, khususnya kaum muslim, mencintai mereka sebagaimana kita mencintai diri sendiri. Ikutilah jalan keadilan, kebijaksanaan dan kebaikan, serta hendaklah selalu memerintahkan kepada yang baik dan melarang yang munkar dalam setiap perkara yang dijumpai di tempat perniagaan.
Menganai agar manusia jangan melupakan akhirat dalam berusaha mencari rezeki, Imam Al Ghazali mengingatkan bahwa dalam usaha manusia mencari rezeki, berniaga dan mencari penghidupan di alam dunia ini, tidak sepantasnya manusia melupakan urusan agama dan kepentingan akhiratnya. Juga tidak sepantasnya dalam mencari rezeki, manusia melupakan tujuannya yang hakiki dalam hidup.
Jangan sampai usaha mencari rezeki menjadikan manusia lupa dengan kepentingan akhirat, sehingga terlena dengan keuntungan duniawi semata. Kemudian, mereka terpaku dengan urusan dunia, sehingga termasuk kelompok orang yang menggadaikan kehidupan akhirat demi menggapai kenikmatan duniawi yang semu.
Namun, kebalikan dari itu, orang-orang yang shalih dan bijaksana adalah mereka yang selalu memelihara modal utama yang telah Allah SWT berikan. Yaitu tuntunan agama Islam, dan perkara-perkara yang berkaitan dengan kepentingan akhirat mereka.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ
Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (pahala) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qaṣaṣ Ayat 77)
Setiap manusia diwajibkan berusaha (beramal) di alam dunia ini dengan perbuatan yang baik. Sebab, alam dunia ini merupakan ladang tempat menanam benih untuk kepentingan negeri akhirat.
Empat Dalil Dianjurkannya Doa saat Hujan
Hujan merupakan salah satu waktu terbaik untuk doa. [271] url asal
#doa #doa-saat-hujan #keutamaan-doa #membaca-doa #hujan #doa-ketika-hujan
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14574442/
REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH --Pengurus Bidang Dakwah MIUMI Yogjakarta, Nanung Danar Dono mengatakan sholat Istisqa dilakukan ketika kemarau panjang dan sudah sangat dibutuhkan. Ini tergantung daerah yg mengalami. Jika di tempat kita sudah sangat butuh hujan, maka boleh dilaksanakan.
Ketika turun hujan juga memiliki manfaat salah satunya doa yang dipanjatkan semasa hujan adalah doa mustajabah.
"Saat hujan deras, doa-doa mustajabah. Makanya ada doa, "Allahumma shoyyiban nafi'an,"ujar dia kepada Republika.co.id, Kamis (21/9/2023).
Empat hadits yang membahas mengenai doa mustajab ketika hujan turun di antaranya,
Pertama, Al Khottobi mengatakan, ”Air hujan yang mengalir adalah suatu karunia,"
Kedua, Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
“Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan, Bertemunya dua pasukan, Menjelang sholat dilaksanakan, dan Saat hujan turun.”
Ketiga, terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ
Dua doa yang tidak akan ditolak, doa ketika adzan dan doa ketika ketika turunnya hujan.
Keempat, doa yang amat baik dibaca kala itu adalah memohon diturunkannya hujan yang bermanfaat. Doa yang dipanjatkan adalah,
اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً
“Allahumma shoyyiban naafi’aa [Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”
Itulah yang Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ucapkan ketika melihat turunnya hujan. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an”, Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat”.
Ibnu Baththol mengatakan hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.
Tafsir Ayat Ini Jelaskan Cara Firaun Berkuasa
Kisah Firaun yang sempat berkuasa di Mesir diabadikan dalam Alquran. [718] url asal
#firaun #firaun-pemimpin-dzalim #kezaliman #islam #pemimpin-zalim
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14539441/
REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO -- Kisah Firaun yang sempat berkuasa di Mesir diabadikan dalam Alquran sebagai pelajaran bagi umat manusia agar tidak berbuat zalim seperti Fir‘aun yang berakhir mati mengenaskan. Cara Fir‘aun berkuasa di Mesir adalah gambaran nyata dari para raja, penguasa dan pemimpin zalim dari masa ke masa, hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Surat Al-Qasas Ayat 4.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِى الْاَرْضِ وَجَعَلَ اَهْلَهَا شِيَعًا يَّسْتَضْعِفُ طَاۤىِٕفَةً مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ اَبْنَاۤءَهُمْ وَيَسْتَحْيٖ نِسَاۤءَهُمْ ۗاِنَّهٗ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ
Inna fir‘auna ‘alā fil-arḍi wa ja‘ala ahlahā syiya‘ay yastaḍ‘ifu ṭā'ifatam minhum yużabbiḥu abnā'ahum wa yastaḥyī nisā'ahum, innahū kāna minal-mufsidīn(a).
Sesungguhnya Firʻaun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil). Dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuannya. Sesungguhnya dia (Firʻaun) termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al-Qasas Ayat 4)
Pada ayat ini, Allah menerangkan kisah Fir‘aun yang berkuasa mutlak di negeri Mesir. Tidak ada satu kekuasaan pun yang lebih tinggi dari kekuasaannya. Apa saja yang disukai dan dikehendakinya harus terlaksana.
Semua rakyat tunduk dan patuh di bawah perintahnya sampai dia mengangkat dirinya menjadi tuhan. Dengan kekuasaan mutlak itu, ia dapat melakukan kezaliman dan penganiayaan dengan sewenang-wenang.
Pemerintahannya bukan berdasar keadilan dan akhlak yang mulia, tetapi berdasarkan kemauan dan keinginan semata. Politik yang dijalankannya adalah memecah belah kaumnya menjadi beberapa golongan.
Kemudian Fir‘aun menanamkan benih pertentangan dan permusuhan pada golongan-golongan itu agar dia tetap berkuasa terhadap mereka. Gerakan apapun yang dirasakan menentang kekuasaannya harus dibasmi dan dikikis habis.
Kalau ada berita atau isu yang mengatakan bahwa seseorang atau satu golongan berusaha untuk menumbangkan kekuasaan Fir‘aun atau mungkin menjadi sebab bagi kejatuhannya, pasti orang atau golongan itu dimusnahkannya.
Golongan yang dianggap setia dan selalu menunjang dan mengokohkan singgasananya akan dimuliakan. Mereka juga diberi berbagai macam fasilitas dan keistimewaan agar menjadi kuat dan jaya.
Fir‘aun telah menindas Bani Israil karena dianggap golongan yang berbahaya, bila dibiarkan pasti akan menggerogoti pemerintahannya. Dia memperlakukan golongan ini dengan sewenang-wenang, direndahkan dan dihinakan, serta dianggap sebagai golongan budak yang tidak mempunyai hak apa-apa.
Golongan ini bahkan dipaksa membangun piramida dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kasar dan berat lainnya. Apalagi setelah ia mendengar dari tukang-tukang tenungnya bahwa yang akan merobohkan kekuasaannya ialah Bani Israil. Semenjak itu Fir‘aun bertekad bulat untuk membasmi golongan ini.
Selain memperlemah dan memperbudak Bani Isra’il, Fir‘aun juga memutuskan setiap anak laki-laki yang lahir di kalangan Bani Israil harus dibunuh, tanpa belas kasihan. Ia tidak mempedulikan ratap tangis ibu yang kehilangan anak yang dikandungnya dengan susah payah selama sembilan bulan dan menjadi tumpuan harapannya.
Dengan tindakan ini, Fir‘aun menyangka bahwa Bani Israil akan punah dengan sendirinya karena tidak ada lagi keturunan anak laki-laki yang akan lahir dan berkembang. Adapun anak-anak perempuan dibiarkan hidup karena selain dianggap lemah dan tak mampu melawan, mereka juga digunakan sebagai pemuas nafsu.
Oleh karena itu, Allah mencap Fir‘aun sebagai orang yang berbuat kebinasaan di muka bumi.
Sebenarnya banyak cara lain yang tidak bertentangan dengan peri kemanusiaan yang dapat dilakukan Fir‘aun untuk menghalangi terjadinya apa yang ditakutkannya itu. Akan tetapi, karena hatinya sudah keras membatu dan pikirannya sudah gelap, tidak ada lagi jalan yang tampak olehnya kecuali membasmi semua anak laki-laki Bani Israil.
Fir‘aun lalu menyebarkan mata-mata ke seluruh pelosok negeri Mesir untuk menyelidiki semua perempuan. Bila ada di antara mereka yang hamil, langsung dicatat dan ditunggu masa melahirkannya. Bila yang dilahirkan anak perempuan akan dibiarkan saja, tetapi kalau yang dilahirkan anak laki-laki langsung diambil untuk dibunuh.
Apakah dengan tindakan itu Fir‘aun dapat mempertahankan ke-kuasaannya? Pasti tidak! Karena di balik kekuasaannya itu, ada kekuasaan yang jauh lebih perkasa yaitu kekuasaan Allah yang tak dapat dikalahkan oleh siapa pun. Dialah Maha Pencipta, Maha Kuasa, dan Maha Perkasa. Diriwayatkan oleh as-Suddi bahwa Fir‘aun bermimpi melihat api datang ke negerinya dari Baitul Maqdis. Api itu membakar rumah-rumah kaum Fir‘aun dan membiarkan rumah-rumah Bani Israil.
Lantas, Fir‘aun bertanya kepada orang-orang cerdik-pandai dan tukang-tukang tenung. Mereka menjawab bahwa takwil mimpi itu ialah akan lahir seorang anak laki-laki (dari Bani Israil) yang akan meruntuhkan kekuasaannya di Mesir. Takwil inilah yang mendorong Fir‘aun melakukan tindakan kejam dan ganas itu. (Tafsir Kementerian Agama RI)
Naskah Khutbah Jumat: Gambaran Kiamat yang Datang Begitu Cepat
Karena itu, sadarilah bahwa kehidupan ini pasti berakhir. [385] url asal
#naskah-khutbah-jumat #teks-khutbah-jumat #kiamat #gambaran-kiamat
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14535628/
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ustadz M Tatam Wijaya, Penyuluh dan Petugas KUA Sukanagara-Cianjur, Jawa Barat
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن، أَمَّا بَعْدُ، فَيَاعِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، لِلّٰهِ غَيْبُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَآ اَمْرُ السَّاعَةِ اِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ اَوْ هُوَ اَقْرَبُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمِ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ الْحَبِيْبُ الْكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ وَالشّاكِرِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Maasyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Pertama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah swt. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Alam habibana wa nabiyyana Muhammad saw, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, tabi’in-tabia’at-nya, hingga kepada kita selaku umatnya.
Sebelum melanjutkan khutbah ini, khatib berpesan kepada diri khatib sendiri dan kepada sidang Jumat sekalian pada umumnya, untuk bersama-sama mempertahankan keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt. Sebab, hanya ketakwaan dan keimanan yang menjadi ukuran derajat seorang hamba di hadapan Tuhannya.
Maasyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Banyak ayat dan hadits sahih yang menggambarkan begitu cepatnya peristiwa kiamat, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat berikut:
لِلّٰهِ غَيْبُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَآ اَمْرُ السَّاعَةِ اِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ اَوْ هُوَ اَقْرَبُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya, “Dan kepunyaan Allah-lah segala apa yang tersembunyi di langit dan di bumi. Tidak adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,” (Q.S. al-Nahl [16]: 77).
Dalam ayat lain dinyatakan:
وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ
Artinya: “Dan orang-orang kafir itu terus-menerus berada dalam keraguan terhadap Al-Quran, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat,” (Q.S. al-Hajj [22]: 55).
Maasyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Sungguh kiamat itu begitu cepat dan datang tiba-tiba sekaligus mengejutkan. Ia merenggut siapa saja di mana pun mereka berada. Mereka binasa seketika. Bahkan, dalam hadits lain digambarkan, saking mengejutkannya, ibu-ibu yang sedang hamil pun melahirkan seketika. Sesungguhnya, Allah adalah Dzat yang maha menguasai perkara-Nya. Namun, kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Singkatnya, hingga kiamat tiba, manusia akan tetap ada. Mereka akan tetap beraktivitas. Namun, mereka melalaikannya. Padahal, tanda-tandanya sudah nyata di depan mata, seperti terbit matahari dari barat, terjadi gerhana besar, munculnya hewan melata, dan sebagainya.
Karena itu, sadarilah bahwa kehidupan ini pasti berakhir. Waktu akan berhenti. Manusia pasti binasa. Dan alam semesta pasti luluh-lantak. Persiapkanlah peristiwa huru-hara itu dengan keimanan dan amal saleh. Walau kiamat besar (kubra) mungkin masih lama, namun kiamat kecil (sughra), yakni kematian, sudah di depan mata dan bisa datang tiba-tiba.
Hadirin sekalian, semoga kita senantiasa diberi taufik dan hidayah untuk selalu beramal baik dan diberi kesempatan bertaubat sebelum menghadapi kiamat, terutama menghadapi kiamat sughra yang bisa datang tiba-tiba.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَاالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأسْتَغْفِرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْمَحْشَرِ. أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَيُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا، اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتي فِيهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنا الّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاشْكُرُوْا عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ
Sumber: NU Online
Pemimpin Zalim dan Tanda Datangnya Kiamat
Islam menekankan pentingnya keadilan dalam kepemimpinan. [328] url asal
#zalim #pemimpin-zalim #kezaliman #islam #kiamat #tanda-kiamat
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14535627/
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Dalam berbagai tradisi agama dan kepercayaan, kemunculan pemimpin yang zalim sering dianggap sebagai salah satu tanda dari kiamat atau akhir zaman. Dalam Islam, misalnya, terdapat hadits-hadits yang menyebutkan bahwa salah satu tanda kiamat adalah munculnya para pemimpin yang tidak adil, korup, dan zalim.
Pemimpin-pemimpin ini disebut akan memperburuk keadaan dunia, mengabaikan keadilan, dan menindas rakyat. Disebutkan dalam kitab Kasyf al-Minan fi ‘Alamat as-Sa’ah wa al-Malahim wa al-Fitan karya Mahmud Rajab Hamady yang diterjemahkan oleh Ibnu Tirmidzi, di antara tanda-tanda kiamat yang dijelaskan Rasulullah SAW adalah munculnya pemerintah yang zalim.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Jika umurmu panjang, engkau akan segera melihat satu kaum membawa cambuk seperti ekor sapi di tangannya (pemimpin zalim), setiap pagi dan petang mereka dilaknati Allah SWT.” (HR Muslim).
Munculnya pemimpin zalim ini dilihat sebagai bagian dari ujian dan fitnah (cobaan) bagi umat manusia sebelum datangnya hari kiamat. Hadits-hadits juga menggambarkan bahwa pada masa-masa akhir ini, akan banyak terjadi kerusakan moral dan sosial yang disebabkan oleh para pemimpin yang tidak bertanggung jawab.
Dalam Shahih Al-Hakim disebutkan sebuah riwayat yang menyatakan bahwa orang-orang pilihan akan direndahkan, sedangkan orang-orang jahat akan diangkat juga menjadi salah satu tanda kiamat.
Hadits ini diriwayatkan dari Abdullah bin Amr RA secara marfu’: “Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat ialah orang-orang pilihan direndahkan, sedang orang-orang jahat diangkat.” (HR Al-Hakim).
Islam menekankan pentingnya keadilan dalam kepemimpinan, karena seorang pemimpin memegang tanggung jawab besar terhadap orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang tidak amanah dan berlaku zalim akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT di akhirat kelak.
Pemimpin yang zalim, yang mengabaikan keadilan dan hak-hak orang lain, diancam dengan hukuman berat, dan mereka bisa terhalang dari masuk surga jika tidak bertaubat dan memperbaiki kesalahan mereka sebelum mati.
عن معقل بن يسار رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم: ” ما من والٍ يلي رع ية من المسلمين ، فيموت وهو غاش لرعيته ، إلا حرم الله عليه الجنة ”
Artinya: “Barang siapa yang diangkat oleh Allah untuk memimpin rakyatnya, kemudian ia tidak setia pada kesetiaannya, maka Allah haramkan surga baginya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Penjelasan Ulama soal Anjuran Pasutri Berhubungan Intim, Malam Jumat atau Jumat Pagi?
Malam Jumat memiliki kedudukan khusus bagi umat Islam. [421] url asal
#malam-jumat #amalan-hari-jumat #islam #makkah #adab-berhubungan-intim
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14535626/
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Dalam tradisi dan ajaran Islam, malam Jumat memiliki kedudukan khusus, dan banyak umat Muslim yang meyakini adanya anjuran untuk melakukan ibadah tertentu pada malam ini. Mengenai hubungan suami istri, ada beberapa hadis yang sering kali dikaitkan dengan malam Jumat, meskipun sebagian besar ulama sepakat bahwa tidak ada kewajiban khusus untuk melakukan hubungan suami istri pada malam ini.
Terdapat beberapa riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan untuk melakukan hubungan suami istri pada malam Jumat. Misalnya, dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، و َدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا
Artinya: “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum'at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan melihat khutbah pertama, lalu ia mendekati imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya termasuk seperti puasa dan shalat setahun .” (HR Tirmidzi no 496).
Ada ulama yang menafsirkan mengenai makna mandi dalam hadits di atas. Seperti yang dikatakan Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma'ad:
قال الإمام أحمد : (غَسَّل) أي : جامع أهله ، وكذا فسَّره وكيع
Artinya: "Imam Ahmad berkata, makna ghossala adalah menyetubuhi istri. Demikian pula dengan Waki"
Tentu hubungan intim tersebut mengharuskan untuk mandi junub. Dalam Tanwirul Hawalik, Imam Suyuti menguatkan hadits tersebut dengan berkata: "Apakah kalian lemas menyetubuhi istri kalian pada setiap hari Jumat (artinya bukan di malam hari)? Karena menyetubuhi saat itu mendapat dua pahala, yaitu pahala mandi Jumat dan pahala menyebabkan istri mandi (karena disetubuhi). Yaitu hadits yang dimaksud dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari hadits Abu Hurairah.
Berdasarkan keterangan tersebut, maka yang dianjurkan bagi suami istri justru berhubungan intim pada pagi hari saat suami mau berangkat Jumatan, bukan di malam hari. Namun, anjuran ini pun masih diperselisihkan oleh para ulama karena tafsiran yang berbeda.
Terlepas dari itu, dalam Islam hubungan suami istri adalah ibadah yang bernilai pahala jika dilakukan dengan niat yang baik. Terdapat beberapa adab yang dianjurkan saat berhubungan, seperti membaca doa sebelum berhubungan, menjaga privasi, dan tidak menyebarluaskan urusan ranjang.
Berikut doa yang dianjurkan dibaca saat akan melakukan hubungan intim:
بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Bismillah, Allahumma jannibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa
Artinya: “Dengan nama Allah, ya Allah, jauhkanlah kami dari gangguan setan dan jauhkanlah setan dari rezeki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami,” (HR Bukhari).
Secara umum, hubungan suami istri adalah bagian dari ibadah dalam Islam jika dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai dengan adab. Malam Jumat atau hari Jumat dianggap memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam, dan banyak ibadah yang dianjurkan pada malam ini, namun tidak ada kewajiban khusus untuk berhubungan suami istri pada malam Jumat. Anjuran yang ada lebih bersifat sunnah dan tergantung pada kondisi dan kenyamanan pasangan.