JAKARTA, investor.id – Laba perusahaan BUMN dalam tiga tahun melambung sebesar Rp 314 triliun dari Rp 13 triliun pada 2020, menjadi Rp 327 triliun pada 2023 dengan CAGR 191% selama empat tahun.
Menurut Menteri BUMN Erick Thohir kinerja positif Kementerian BUMN dalam melampaui target pemberian dividen kepada negara tidak lepas dari andil besar para wakil rakyat terutama Komisi VI yang telah memberikan pandangan, opini, sokongan, bahkan kritik membangun dalam empat tahun terakhir.
Anggota DPR Idris Laena Apresiasi Keberhasilan Transformasi BUMN
“Dukungan DPR RI dalam menguatkan peran nyata perusahaan BUMN sebagai benteng ekonomi nasional di masa mendatang menjadi garansi kemajuan ekonomi Indonesia Emas di 2045,” ungkap Erick dalam keterangan resminya dikutip, Senin (5/8/2024).
Selain laba perusahaan BUMN yang tumbuh signifikan, pendapatan BUMN juga melonjak dari Rp 1.930 triliun pada 2020 menjadi Rp 2.933 triliun pada 2023. Termasuk aset Kementerian BUMN dari Rp 8.312 triliun pada 2020, melejit menjadi Rp 10.402 triliun pada 2023.
Erick dalam Forum Group Discussion (FGD) antara Komisi VI DPR RI dan Kementerian BUMN serta perusahaan BUMN yang berlangsung di Sanur, Bali, Sabtu (3/8/2024), melaporkan Kementerian BUMN sudah menuntaskan sebanyak 81 atau 91% proyek strategis nasional (PSN) dari 88 PSN.
“Dalam kesempatan rapat ini, saya mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder. Mulai dari anggota DPR, para menteri terkait, pihak swasta, partner luar negeri dan UMKM yang sudah menjadi bagian ekosistem BUMN sehingga amanah yang diberikan kepada kami mampu dijalankan dengan baik," ujar Erick.
Ke depan, menuju peta jalan Kementerian BUMN satu dekade berikutnya, 2024-2034, dirinya mengapresiasi dukungan Komisi VI sebagai mitra yang selalu berkolaborasi, sehingga BUMN semakin kuat menjadi benteng ekonomi nasional menghadapi tantangan global agar cita-cita Indonesia Emas di 2045 bisa tercapai.
Sejak diamanahkan memimpin Kementerian BUMN di akhir 2019, Erick menilai, DPR telah menjadi mitra yang efektif dan konstruktif sehingga program transformasi yang menjadi agenda besar BUMN berjalan baik.
"Artinya, Kementerian BUMN dan DPR sudah sejalan dalam memastikan langkah-langkah penyehatan dan transformasi ekonomi ke depan menuju Indonesia Emas 2045. Kami mohon maaf jika ada kekurangan dan apresiasi kami jika lakukan kelebihan," tutup Erick.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News