Hingga kuartal III/2024 perolehan premi industri asuransi jiwa telah tumbuh 2,73% secara tahunan dan berpotensi menjaga tren positif hingga akhir tahun. [348] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Asuransi Jiwa Indnesia (AAJI) optimistis kinerja industri hingga akhir 2024 akan menunjukkan pertumbuhan positif. Per kuartal III/2024 atau September 2024, premi asuransi jiwa tercatat tumbuh 2,73% (year on year/YoY) menjadi Rp135,64 triliun.
Ketua Bidang Produk, Manajemen Risiko, dan GCG AAJI Fauzi Arfan mengatakan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kesehatan pasca pendemi covid-19 turut mendorong permintaan produk asuransi jiwa. Selain itu, menurutnya transformasi digital juga turut memberikan dampak positif karena memungkinkan perusahaan menjangkau lebih banyak masyarakat melalui platform digital.
"Dengan faktor-faktor tersebut, industri asuransi jiwa diperkirakan dapat mencapai kinerja yang positif hingga akhir tahun 2024. Namun, perusahaan perlu tetap waspada terhadap tantangan yang mungkin timbul, seperti potensi pelemahan daya beli masyarakat atau ketidakpastian ekonomi global yang bisa mempengaruhi permintaan," kata Fauzi kepada Bisnis, dikutip pada Minggu (3/11/2024).
Sementara itu, untuk menjaga industri asuransi jiwa dapat mencetak pertumbuhan laba tanpa menghilangkan perannya memberikan perlindungan, Fauzi mengatakan perusahaan asuransi jiwa menerapkan berbagai strategi untuk menjaga keseimbangan antara beban klaim dan pendapatan.
Salah satunya, kata dia, adalah melalui inovasi produk di mana perusahaan anggota AAJI terus mengembangkan produk baru yang relevan dengan kebutuhan pasar, seperti asuransi jiwa yang juga memberikan manfaat kesehatan.
Untuk mengelola risiko dari meningkatnya klaim, khususnya klaim asuransi kesehatan, Fauzi mengatakan perusahaan juga akan menerapkan manajemen klaim yang lebih efisien, termasuk memperketat proses penilaian risiko saat menerima polis baru sehingga risiko klaim yang tinggi dapat lebih terkendali.
"Dengan strategi ini, perusahaan diharapkan dapat menjaga keseimbangan beban klaim dan menjaga kestabilan pertumbuhan laba di tengah dinamika pasar," kata Fauzi.
AAJI mencatat hingga semester I/2024 lalu jumlah total tertanggung asuransi jiwa meningkat sebesar 25,18 juta orang atau tumbuh 28,4% (YoY) menjadi 113,68 juta orang.
Pada periode tersebut, industri asuransi jiwa mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp88,49 triliun, naik 2,6% yoy. Sementara itu, klaim yang dibayarkan oleh industri hingga semester 1/2024 mencapai Rp77,67 triliun, turun 2,2% (YoY). Klaim tersebut diberikan kepada sekitar 9,82 juta penerima manfaat.
"Ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa dalam perencanaan keuangan," pungkasnya.
Daya beli masyarakat yang melemah menjadi tantangan harbolnas tahun ini. Promo yang ditawarkan berpotensi kurang laku karena masyarakat berhemat [792] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang kerap terjadi saat tanggal kembar dinilai akan sedikit hambar tahun ini. Inflasi tinggi dan kemampuan daya beli masyarakat yang menurun membuat promo-promo yang ditawarkan perlu diramu lebih aktraktif lagi.
Daya beli masyarakat yang melemah menjadi tantangan bagi platform e-commerce seperti Shop Tokopedia, Shopee, Lazada hingga Blibli yang kerap membuka harbolnas pada tanggal kembar 10.10, 11.11, dan puncaknya 12.12.
Direktur Ekonomi Digital dan Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda melihat pertumbuhan belanja online Harbolnas tahun ini akan melambat dibandingkan tahun lalu.
Jika dibandingkan tahun lalu, Huda menyampaikan bahwa pertumbuhan belanja online Desember 2023 tumbuh 23,7% dibandingkan periode 2022. Untuk tahun ini, dia memperkirakan pertumbuhannya tidak akan mencapai 23,7%.
“Saya melihat ada di angka 22–23% saja jika dibandingkan tahun lalu. Salah satu indikator pemicunya perlambatan konsumsi rumah tangga,” kata Huda kepada Bisnis, Jumat (27/9/2024).
Huda menyebut bahwa tekanan daya beli dan “berhemat” di perusahaan e-commerce bisa menjadi faktor penghambat pertumbuhan belanja Harbolnas.
Menurut Huda, produk yang akan melambat adalah produk berharga tinggi seperti elektronik. Sementara itu, produk fashion dan beauty care diramal masih cukup positif signifikan.
Sejalan dengan Harbolnas 2024, Huda menuturkan bahwa keamanan data harus tetap menjadi prioritas pemerintah dalam melindungi data pelanggan.
“Maka platform nampaknya wajib untuk meningkatkan keamanan siber mereka. Harusnya sih sudah comply, kalau tidak bisa masuk ke ranah pidana,” ujarnya.
Penampakan salah satu gudang e-commerce
Sementara itu, Shop Tokopedia masih menatap Harbolnas tahun ini cukup menarik. Perusahaan penawaran harga murah pada momen tersebut
Head of Communications Tokopedia and TikTok E-commerce Aditia Grasio Nelwan mengatakan bahwa berbagai kampanye promosi akan diluncurkan dalam waktu dekat atau setiap tanggal kembar.
“Untuk membantu masyarakat mendapatkan berbagai produk kebutuhan dengan lebih terjangkau termasuk menjelang akhir tahun, Tokopedia dan ShopTokopedia menghadirkan berbagai kampanye. Salah satunya, Promo Guncang di setiap tanggal kembar,” kata Aditia kepada Bisnis, Jumat (27/9/2024).
Pada Promo Guncang 9.9 lalu, Aditia menyampaikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan diskon hingga 90% dan flash sale Rp9.000.
Berdasarkan catatan perusahaan, promo ini telah terbukti membantu penjual di ekosistem Tokopedia dan ShopTokopedia dalam meningkatkan penjualan.
Begitu pun dengan Promo Guncang 5.5 dan 6.6 2024, yang masing-masing berhasil meningkatkan penjualan lebih dari 66% dan lebih dari 72%.
“Kami sangat mengapresiasi tingginya animo masyarakat dalam berbelanja di Tokopedia dan ShopTokopedia khususnya saat momen tanggal kembar,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Aditia, Tokopedia dan ShopTokopedia juga terus menghadirkan sederet kampanye di berbagai kategori produk. Misalnya melalui kampanye Beli Lokal, yang diluncurkan pada momen 12.12 2023 bersama pemerintah, untuk meningkatkan eksistensi karegori produk lokal dengan berbagai penawaran menarik, mulai dari diskon, flash sale, dan cashback.
Ada pula kampanye Fashion dan Beauty di Tokopedia dan ShopTokopedia yang juga menawarkan diskon, flash sale, dan cashback.
Lebih lanjut, Aditia mengungkap bahwa Tokopedia dan ShopTokopedia akan memberikan pengalaman belanja lebih baik di momentum tanggal kembar.
“Tokopedia dan ShopTokopedia pun akan terus berupaya memberikan pengalaman belanja yang lebih baik agar masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan termasuk di momen tanggal kembar,” ujarnya.
Pengguna memesan barang di Tokopedia
Sebelumnya, Compas.co.id, perusahaan riset pasar e-commerce Indonesia, memproyeksikan total nilai transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 pada pasar Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) tumbuh 25,2% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp6,7 triliun.
Jika menengok catatan Harbolnas tahun lalu, nilai penjualan mampu meningkat sebesar 23,7%, dengan total penjualan mencapai Rp5,4 triliun.
Co-founder & CEO Compas.co.id Hanindia Narendrata memprediksi hampir seluruh kategori di FMCG akan mengalami peningkatan pada 2024.
Kategori perawatan dan kecantikan akan melonjak 23,4%. Nilainya meningkat Rp800 miliar menjadi Rp3,7 triliun pada periode harbolnas 2024 dibanding tahun sebelumnya.
Kemudian, untuk kategori makanan, ibu dan bayi diprediksi meningkat cukup tinggi, masing-masing sebesar 32,4% dan 44,3%. Sedangkan kategori kesehatan diprediksi naik tipis 10,8%.
Narendrata menuturkan bahwa terdapat beberapa indikasi peningkatan nilai penjualan FMCG di e-commerce Indonesia sepanjang 2024. Salah satunya dari kategori perawatan dan kecantikan.
“Jika melihat data historikal dari dashboard Compas.co.id pada periode Harbolnas di 2023, jenis produk perawatan wajah meningkat 37% ke angka Rp1,1 triliun jika dibandingkan periode non-Harbolnas,” kata Narendrata
Berdasarkan angka ini, lanjut Narendrata, perawatan wajah menjadi jenis produk yang paling berkontribusi terhadap peningkatan penjualan di periode Harbolnas 2023.
Riset Compas.co.id juga menunjukkan pertumbuhan penjualan kategori perawatan dan kecantikan bukan hanya ditopang oleh perawatan wajah, melainkan juga penjualan paket kecantikan.
Berdasarkan data periode Harbolnas 2023, kategori produk paket kecantikan meningkat 60% menjadi Rp345,9 miliar. Hal ini menandakan bahwa kategori produk perawatan wajah menjadi produk paling laris di Harbolnas tahun lalu.
Diikuti dengan beauty consumer di Indonesia yang cenderung menyukai paket kecantikan. “Bisa diartikan promo bundling produk cukup menjanjikan untuk pasar e-commerce Indonesia,” ungkapnya.