Chery akan membawa sub brand SUV, Jaecoo di pasar otomotif Indonesia. Beberapa modelnya muncul saat gelaran Chery International User Summit 2024 di Wuhu, China.
Jaecoo J7 dan J8, kedua model ini digadang-gadang bakal masuk pasar Indonesia. Dimensi serta powertrain kedua mobil itu punya spesifikasi yang berbeda.
Pertama Jaecoo J7, tampilan mobilnya lebih boxy atau memiliki aksen tarikan garis yang kotak.
Jaecoo 7 bisa penantang bagi SUV-SUV medium buatan Jepang dan Korea Selatan, seperti Honda HR-V, Mazda CX-5, hingga Hyundai Creta.
Sebab mobil ini berkapasitas 5-penumpang, kemudian punya dimensi 4.500 mm, lebar 1.865 mm, dan tinggi 1.680 mm. Sedangkan wheelbase-nya 2.672 mm.
Jaecoo J7 berbagi platform dengan Chery Tiggo 7, ukurannya setara dengan Toyota Corolla Cross dan sedikit lebih kecil dari Mazda CX-5.
Di Malaysia, Jaecoo 7 mengusung mesin berkapasitas 1.600 cc, 4 silinder turbo. Di atas kertas, mesin itu dapat melepas tenaga 194 hp dan torsi 290 Nm, yang dialirkan ke semua roda (AWD).
Baru-baru ini Jaecoo J7 juga sudah dilengkapi dengan opsi plug in hybrid electric vehicles (PHEV).
Dicuplik dari Paultan, di Malaysia, J7 PHEV menggunakan versi khusus hibrida generasi kelima dari mesin empat silinder turbocharged 1,5 liter dari Chery Omoda 5. Mesin itu menghasilkan 143 PS dan torsi 215 Nm.
Kemudian motor listrik bisa memuntahkan 204 PS dan 310 Nm. Transmisi hibrida khusus (DHT) untuk total output sistbisa mencapai 347 PS dan 525 Nm.
Mobil kedua yang direncanakan masuk pasar Indonesia adalah Jaecoo J8. Tampang mobil ini punya kesan premium dan gagah.
Mobil ini punya panjang 4.820 mm, lebar 1.930 mm dan tinggi 1.699 mm, sekitar 100 mm lebih panjang dan 70 mm lebih lebar daripada Tiggo 8 Pro, sementara jarak sumbu rodanya yang 2.820 mm lebih panjang 110 mm.
Kalau dari segi dimensinya, Jaecoo J8 bisa menantang Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport.
Jaecoo J8 hadir dengan mesin bensin 2.0 liter turbocharged segaris empat silinder yang menghasilkan 249 PS (245 hp atau 183 kW) dan 385 Nm. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi kopling ganda tujuh percepatan, dengan pilihan penggerak depan dan semua roda.
Sedangan Jaecoo J8 PHEV juga tersedia opsi powertrain Plug in Hybrid Electric Vehicles (PHEV). Sistem ini terdiri dari mesin bensin TGDi 1,5 liter dan motor listrik yang menghasilkan output sistem 605 hp dan 915 Nm. Tenaga dikirim ke keempat roda melalui sistem all-wheel drive (AWD).
Well, Jaecoo direncanakan bakal mentas dalam ajang otomotif di Indonesia tahun depan. Kira-kira model mana yang bakal masuk Indonesia, nih?
Jaecoo, merek di bawah payung Chery akan meramaikan pasar otomotif Indonesia tahun depan. Rencananya ada dua model yang bakal diperkenalkan.
Dalam gelaran Chery International User Summit 2024 di Wuhu, China terdapat beberapa mobil Chery yang dipajang. Khusus Jaecoo di antaranya J6, J7, dan J8.
J6 di Indonesia akan menjadi iCar 03. Sedangkan J7 dan J8 menjadi model lain Jaecoo yang bakal dipasarkan di Indonesia. Bahkan kedua mobil itu akan dipasarkan dengan teknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV).
"Ya rencananya tahun depan itu J7 dan J8, ada pilihan PHEV," ujar Evan Angganantika, Head of Marketing Chery Sales Indonesia di Wuhu, China, Kamis (17/10/2024).
CSI sejatinya pernah mengundang media Tanah Air untuk melihat lini mobil Jaecoo. Salah satunya, Jaecoo 7 yang mengusung mesin berkapasitas 1.600 cc, 4 silinder turbo. Di atas kertas, mesin itu dapat melepas tenaga 184 dk dan torsi 276 Nm, yang dialirkan ke semua roda (AWD).
Dengan spesifikasinya, Jaecoo 7 jadi penantang bagi SUV-SUV medium buatan Jepang dan Korea Selatan, seperti Honda HR-V, Mazda CX-5, hingga Hyundai Creta.
Selain itu Jaecoo 7 juga tersedia opsi PHEV yang bisa membawa jangkauan listrik murni 88 km. Sementara itu, saat menjalankan sistem penuh bisa angka konsumsi bahan bakar yang diklaim sebesar 4,9 l/100 km, atau 20,4 km per liter. Dengan spek di atas, J7 PHEV diklaim bisa mencapai jarak tempuh lebih dari 1.200 km.
Kemudian Jaecoo 8. Ini merupakan SUV besar berukuran panjang 4.820 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.699 mm dan dengan jarak sumbu roda 2.820 mm.
Sementara itu untuk powertrain-nya, J8 hadir dengan mesin bensin inline-empat turbocharged 2.0 liter yang menghasilkan 249 PS (245 hp atau 183 kW) dan 385 Nm.
Sementara untuk pilihan plug in hybrid, Jaecoo 8 mendapatkan mesin bensin TGDi 1,5 liter khusus hibrida "generasi kelima" yang digabungkan dengan sistem hibrida DHT tiga kecepatan. Bersama dengan dua motor listrik yang kuat (depan dan belakang), mobil ini memiliki output gabungan 605 hp dan torsi 915 Nm; bagus untuk mendorong SUV dari 0-100 km/jam dalam 5,4 detik.
Dalam hal jangkauan, Jaecoo J8 PHEV diklaim dapat menempuh jarak 175 km murni dengan daya baterai berdasarkan standar pengujian NEDC, dan bisa menempuh jangkauan gabungan 1.321 km.
Well kedua mobil ini sudah masuk rencana peluncuran di Indonesia, kira-kira berapa harga yang pas?