Jaecoo, merek di bawah payung Chery akan meramaikan pasar otomotif Indonesia tahun depan. Rencananya ada dua model yang bakal diperkenalkan.
Dalam gelaran Chery International User Summit 2024 di Wuhu, China terdapat beberapa mobil Chery yang dipajang. Khusus Jaecoo di antaranya J6, J7, dan J8.
J6 di Indonesia akan menjadi iCar 03. Sedangkan J7 dan J8 menjadi model lain Jaecoo yang bakal dipasarkan di Indonesia. Bahkan kedua mobil itu akan dipasarkan dengan teknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV).
"Ya rencananya tahun depan itu J7 dan J8, ada pilihan PHEV," ujar Evan Angganantika, Head of Marketing Chery Sales Indonesia di Wuhu, China, Kamis (17/10/2024).
CSI sejatinya pernah mengundang media Tanah Air untuk melihat lini mobil Jaecoo. Salah satunya, Jaecoo 7 yang mengusung mesin berkapasitas 1.600 cc, 4 silinder turbo. Di atas kertas, mesin itu dapat melepas tenaga 184 dk dan torsi 276 Nm, yang dialirkan ke semua roda (AWD).
Dengan spesifikasinya, Jaecoo 7 jadi penantang bagi SUV-SUV medium buatan Jepang dan Korea Selatan, seperti Honda HR-V, Mazda CX-5, hingga Hyundai Creta.
Selain itu Jaecoo 7 juga tersedia opsi PHEV yang bisa membawa jangkauan listrik murni 88 km. Sementara itu, saat menjalankan sistem penuh bisa angka konsumsi bahan bakar yang diklaim sebesar 4,9 l/100 km, atau 20,4 km per liter. Dengan spek di atas, J7 PHEV diklaim bisa mencapai jarak tempuh lebih dari 1.200 km.
Kemudian Jaecoo 8. Ini merupakan SUV besar berukuran panjang 4.820 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.699 mm dan dengan jarak sumbu roda 2.820 mm.
Sementara itu untuk powertrain-nya, J8 hadir dengan mesin bensin inline-empat turbocharged 2.0 liter yang menghasilkan 249 PS (245 hp atau 183 kW) dan 385 Nm.
Sementara untuk pilihan plug in hybrid, Jaecoo 8 mendapatkan mesin bensin TGDi 1,5 liter khusus hibrida "generasi kelima" yang digabungkan dengan sistem hibrida DHT tiga kecepatan. Bersama dengan dua motor listrik yang kuat (depan dan belakang), mobil ini memiliki output gabungan 605 hp dan torsi 915 Nm; bagus untuk mendorong SUV dari 0-100 km/jam dalam 5,4 detik.
Dalam hal jangkauan, Jaecoo J8 PHEV diklaim dapat menempuh jarak 175 km murni dengan daya baterai berdasarkan standar pengujian NEDC, dan bisa menempuh jangkauan gabungan 1.321 km.
Well kedua mobil ini sudah masuk rencana peluncuran di Indonesia, kira-kira berapa harga yang pas?
PT Chery Sales Indonesia (CSI) sudah memperkenalkan model paling basic dari SUV andalannya, Tiggo 8 Series.
Chery Tiggo 8 hadir dalam dua varian yakni Tiggo 8 Comfor dan Tiggo 8 Premium. Namun keduanya mengusung mesin yang sama yakni 1.6 TGDI Engine yang juga digunakan oleh Omoda 5 GT.
Mesin Chery Tiggo 8 Foto: Muhammad Hafizh Gemilang
Kendati menggunakan basis mesin yang sama, figur tenaga Chery Tiggo 8 tak identik dengan Omoda 5 GT. Tiggo 8 diklaim punya tenaga maksimal 183,4 HP dan Omoda 5 GT 197 HP. Keduanya punya torsi puncak yang sama yakni 290 Nm.
Lantas apakah penggunaan mesin yang lebih kompak di bodi Tiggo 8 akan membuatnya menjadi lebih boros? Menjawab pertanyaan ini, Product Manager CSI, Eko Fahrurozi mengatakan mereka tengah menguji Tiggo 8 di kondisi jalanan Indonesia.
"Kalau untuk konsumsi BBM, sebenarnya sekarang itu kita sedang melaksanakan acutal road test di kondisi jalanan di Indonesia, tapi kalau untuk di atas kertas, informasi yang ada secara teknis itu 8,6 liter per 100 km," ujar Eko di acara Media Test Drive Chery Tiggo 8 beberapa waktu lalu.
"Jadi kira-kira kalau di km per liternya itu 1:11-an. Cuma sekarang tim road test engineer kita lagi lakukan pengetesan di kondisi jalan Indonesia," lanjutnya.
Di sisi lain, pihak Chery Sales Indonesia juga mengakui bahwa mobil yang mereka rancang punya bodi yang kokoh serta berat secara bobot. Hal tersebut jelas menguntungkan dari segi keselamatan dan rasa berkendara, namun bisa berpengaruh kepada efisiensi bahan bakarnya.
"Jadi sebenarnya untuk konsumsi kan 8,6 liter per 100 km. Tapi untuk akurasinya itu kembali lagi ke pengemudinya, karena tergantung dari pengemudi. Kemudian bobot kita pun memang cukup kokoh ya dari segi bodi, platnya cukup tebal, dan itu akan berpengaruh juga kepada konsumsi bahan bakar," jelas Mohammad Ilham Pratama, Head of Marketing CSI.