#30 tag 24jam
Khutbah Jumat untuk Pelajar tentang Menghormati Guru
Khutbah Jumat untuk pelajar bertemakan menghormati guru sangat relevan disampaikan dalam pelaksanaan shalat Jumat. - Bagian all [612] url asal
#khutbah-jumat #untuk-pelajar #menghormati-guru #shalat-jumat
(iNews - Terkini) 07/11/24 19:52
v/17695572/
JAKARTA, iNews.id - Khutbah Jumatuntuk pelajar bertemakan menghormati guru sangat relevan disampaikan dalam pelaksanaan shalat Jumat.
Guru merupakan sosok yang mendidik dan mengajarkan atau mentransfer ilmu pengetahuan. Mereka mengajarkan manusia untuk beriman, bertakwa, memahami baik dan buruk, berakhlak mulia, dan bertanggungjawab, baik kepada diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan negara.
Berkat didikan guru, manusia dapat menguasai ilmu pengetahuan. Kedudukan yang tinggi di hadapan manusia dan Allah Swt terdapat pada orang yang berilmu. Karena itu, Islam memerintahkan umatnya untuk berbakti kepada guru.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir ini banyak terjadi fenomena murid yang menganiaya guru hingga memerkarakannya ke masalah hukum. Padahal, seorang murid semestinya menghormati guru yang mendidiknya.
Nah, berikut ini contoh khutbah Jumat bagi pelajar tentang bagaimana seharusnya menghormati guru dilansir dari laman Lirboyo.
اَلحَمدُ لِلهِ الَّذِي فَضَّلَ بَنِي آدَمَ بِالعِلمِ وَالعَمَل
أَشهَدُ أَن لَا إِلهَ إلَّا اللهُ العَليمُ الجَمَال
وَأَشهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبدُهُ وَرَسُولُهُ الهَادِي إلَى دَرَجَاتِ الْعيَاْل
أللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّم عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأصحَابِهِ وَمَن تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَومِ القِيَامَة
أَمَّا بَعدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوصِيكُم وَإِيَّايَ بِتَقوَى اللهِ. فَقَد فَازَ المُتَّقُونَ. وَقَالَ تَعَالى وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Saya sebagai khatib mengajak hadirin sekalian untuk selalu mensyukuri nikmat yang telah Allah Swt berikan kepada kita, karena dengan anugerah dan karunia-Nyalah kita semua masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat berjamaah di masjid yang mulia ini dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam membangun peradaban yang tinggi di dunia ini. Dengan adanya pendidikan, ilmu-ilmu yang sudah terdahulu disampaikan bisa dikembangkan. Pendidikan yang berhasil akan melahirkan generasi-generasi yang berpengetahuan luas dan bertakwa. Nabi Saw. bersabda:
إِذَا أتَى عَلَيَّ يَومٌ لَا أَزْدَادُ فِيهِ عِلْمًا يُقَرِّبُنِي إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ فَلَا بُورِكَ لِي فِي طُلُوعِ شَمسِ ذلِكَ اليَومِ
Artinya: Jika suatu hari mendatangiku sedangkan di hari itu ilmuku tidak membuatku dekat kepada Allah, maka aku tidak diberkahi sepanjang hari itu.”
Nabi SAW memberi tahu kepada kita bahwa tujuan akhir dari proses pendidikan adalah untuk mencapai derajat ketaqwaan. Salah satu hal yang menjadi faktor keberhasilan pendidikan adalah menghormatinya murid kepada sang guru. Sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Az-Zarnuji dalam kitab Ta’limal Muta’allim:شراء الكتب الأكثر مبيعًا على الإنترنت
اِعْلَمْ بِأَنَّ طَالِبَ العِلْمِ لَا يَنَالُ العِلْمَ وَلَا يَنتَفِعُ بِهِ إِلَّا بِتَعظِيمِ العِلمِ وَأَهلِهِ وَتَعْظِيمِ الأُسْتَاذِ.
Artinya: Ketahuilah bahwasannya seorang pencari ilmu tidak akan bisa memperoleh ilmu dan tidak akan mendapatkan manfaatnya kecuali dengan menghormati ilmu, ahli ilmu, maupun guru.”
Begitu berjasanya seorang guru, sampai-sampai sahabat ‘Ali mengungkapkan:
أَنَا عَبْدُ مَنْ عَلَّمَنِي حَرْفًا وَاحِدًا إِنْ شَاءَ بَاعَ وَإنْ شَاء استَرَقَ.
“Aku adalah hamba seseorang yang mengajariku satu huruf. Jika dia mau dia menjualku, dan jika dia mau dia menjadikanku budak.”
Dengan kita mempunyai ilmu, maka kehidupan kita menjadi semakin terasa hidup. Karena ada pepatah mengatakan:
“Orang-orang berilmu akan tetap hidup dan abadi setelah wafatnya, meski tubuhnya telah berkalang debu menjadi serpihan tak berarti. Sementara orang yang tak berilmu tak ubahnya bangkai yang berjalan di atas tanah, ia dianggap hidup padahal ia telah mati.”
Allah SWT berfirman dalam Surat AL Mujadalah ayat 11.
يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Latin: yarfa‘illāhul-la؟īna āmanū minkum, wal-la؟īna ūtul-‘ilma darajāt(in), wallāhu bimā ta‘malūna khabīr(un).
Artinya: Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Mujadalah ayat: 11).
Dalam ayat tersebut, Allah SWT meninggikan derajat orang-orang yang berilmu dan mengajarkannya kepada manusia. Dari ayat ini dipahami bahwa orang-orang yang mempunyai derajat yang paling tinggi di sisi Allah ialah orang yang beriman dan berilmu. Ilmunya itu diamalkan sesuai dengan yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya.
Perwujudan berbakti kepada guru dapat dilakukan dengan beberapa cara di antaranya adalah sebagai berikut. Pertama, Rendah hati, sopan, dan menghargai guru karena guru adalah orangtua di sekolah.
Kedua, Mengucapkan salam apabila bertemu dengannya. Ketiga, Memerhatikan dan mendengarkannya, baik di dalam maupun di luar kelas. Keempat, melaksanakan serta mematuhi perintah dan nasehatnya dengan ikhlas.
Jamaah Jumat rahimakumullah
Oleh karena begitu berharganya ilmu, maka sudah selayaknya kita menghormati guru-guru kita. Semoga dengan begitu kita bisa mendapatkan ilmu yang berkah bagi diri kita dan bermanfaat bagi orang lain. Aamiin, aamiin, yaa Robbal ‘alamin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُم فِى القُرْآنِ الْعَظِيمِ وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَا فيهِ مِن آيَةٍ وَذِكرِ الحَكِيمِ. وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنكُم تِلَاوَتَهُ وَإنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ. وَأَقُولُ قَولِي هذَا فَاستَغفِرُوا اللهَ إنَّهُ هُوَ الغَفُورُ الرَّحِيمُ.
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا
أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ اللّهُمَّ وَارْضَ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أكبر
Editor: Kastolani Marzuki
Syarat dan Cara Beli Pertamax Lebih Murah, Khusus Hari Senin dan Jumat
Berikut syarat dan cara beli Pertamax lebih murah Rp 300 per liter khusus hari Senin dan Jumat di seluruh Indonesia: Halaman all [701] url asal
#harga-pertamax #aplikasi-mypertamina #harga-pertamax-lebih-murah-di-hari-senin-dan-jumat #promo-pertamax #cara-beli-pertamax-lebih-murah
(Kompas.com) 07/11/24 16:45
v/17679167/
KOMPAS.com - PT Pertamina Patra Niaga memberikan harga Pertamax lebih murah khusus pembelian pada Senin dan Jumat.
Namun, masyarakat yang ingin menikmati promo ini perlu mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku, salah satunya menggunakan aplikasi MyPertamina.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, pihaknya ingin setiap pengguna MyPertamina merasakan pengalaman lebih baik dan menyenangkan saat bertransaksi.
"Promo berlaku di seluruh Indonesia," ujar Heppy, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/11/2024).
Lantas, bagaimana syarat dan cara beli Pertamax lebih murah khusus Senin dan Jumat?
Syarat dan cara beli Pertamax lebih murah pada hari Senin
Heppy menjelaskan, promo khusus hari Senin bertajuk "ILM (I Don't Like Monday)" memberikan harga lebih hemat Rp 300 per liter untuk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.
Promo tersebut berlaku untuk pembelian produk Pertamax melalui aplikasi MyPertamina setiap Senin pukul 06.00–20.00 WIB.
"Hanya dengan melakukan transaksi minimal Rp 30.000, setiap Senin hingga 30 Desember 2024, bisa dapatkan langsung harga lebih hemat Rp 300 per liter," paparnya.
Berlangsung hingga akhir tahun, harga Pertamax lebih murah ini dapat diperoleh pada 4, 11, 18, dan 25 November 2024, serta 2, 9,16, 23, dan 30 Desember 2024.
Berikut syarat dan ketentuan selengkapnya:
- Promo berlaku khusus pembelian produk Pertamax menggunakan aplikasi MyPertamina seluruh metode pembayaran
- Harga lebih hemat Rp 300 per liter secara otomatis berlaku di aplikasi MyPertamina untuk konsumen mobil atau motor dengan melakukan transaksi minimal Rp 30.000,
- Maksimal volume transaksi sebesar 5 liter dalam satu struk
- Setiap satu konsumen maksimal mendapatkan satu kali promo selama satu hari dan berkesempatan mendapatkan promo kembali di hari Senin berikutnya
- Promo diperoleh dengan pemberlakuan ketentuan pembatasan kuota harian.
- Promo tidak dapat digabungkan dengan promo sejenis lainnya
- Promo berlaku di seluruh SPBU Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan promo BBM ini, dapat langsung mengunjungi SPBU Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina.
"Daftar SPBU Pertamina yang sudah terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina dapat dilihat di https://mypertamina.id/spbu," ucap Heppy.
Ketentuan Pertamax lebih murah pada hari Jumat
Melalui promo "TGIF! (Thank God It's Fuelday!)", Pertamina Patra Niaga memberikan diskon Rp 300 per liter untuk transaksi Pertamax series setiap Jumat.
"Hanya dengan transaksi Pertamax atau Pertamina Dex pakai aplikasi MyPertamina," ucap Heppy.
Namun, dia melanjutkan, masyarakat pengguna BBM Pertamax maupun Pertamina Dex harus bertransaksi minimal Rp 250.000 mulai pukul 06.00–20.00 WIB.
Heppy menyebut, harga Pertamax lebih murah pada Jumat ini berlaku mulai tanggal 1, 8, 15, 22, dan 29 November 2024.
Promo yang sama juga masih berlaku sampai menjelang akhir tahun, tepatnya pada tanggal 6, 13, 20, dan 27 Desember 2024.
Berikut syarat dan ketentuannya:
- Promo berlaku khusus pembelian produk Pertamax dan Pertamina Dex menggunakan aplikasi MyPertamina dengan seluruh metode pembayaran
- Harga lebih hemat Rp 300 per liter secara otomatis berlaku di aplikasi MyPertamina setelah melakukan transaksi dengan ketentuan konsumen minimal Rp 250.000
- Maksimal volume transaksi sebesar 50 liter dalam satu struk
- Tiap satu konsumen maksimal mendapatkan satu kali promo selama satu hari dan berkesempatan mendapatkan promo kembali pada Jumat berikutnya
- Promo diperoleh dengan pemberlakuan ketentuan pembatasan kuota harian.
- Promo tidak dapat digabungkan dengan promo sejenis lainnya
- Promo berlaku di seluruh SPBU Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina.
Sama seperti potongan harga pada Senin, cara membeli Pertamax lebih murah di hari Jumat hanya dilakukan dengan mendatangi SPBU Pertamina yang terkoneksi aplikasi MyPertamina.
Heppy mengungkapkan, syarat dan ketentuan tersebut dapat mengalami perubahan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Dengan mengikuti promo tersebut, konsumen dianggap telah menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.
Bursa Asia Memerah Jumat (1/11) Pagi, Indeks Nikkei Jepang Memimpin Penurunan
Bursa Asia memerah setelah indeks utama Wall Street, Nasdaq Composite dan S&P 500, mencatat hari terburuk mereka dalam hampir dua bulan [262] url asal
#bursa-asia #nasdaq-composite #penurunan-saham #pasar-saham-asia-pasifik #perdagangan-jumat #indeks-utama-wall-street #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #internasional
(Kontan-Investasi) 01/11/24 08:19
v/17301470/
Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (1/11).
Setelah indeks utama Wall Street, Nasdaq Composite dan S&P 500, mencatat hari terburuk mereka dalam hampir dua bulan akibat perkiraan pendapatan Microsoft yang kurang optimis dan hasil kinerja Meta yang mengecewakan.
Investor di Asia sedang menantikan data ekonomi dari kawasan tersebut, termasuk laporan indeks harga produsen kuartal ketiga dari Australia dan indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur Caixin China untuk bulan Oktober.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun lebih dari 2% pada pembukaan perdagangan. Sementara Topix yang lebih luas melemah 1,4%.
Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,25% pada Kamis (31/10).
Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,45%, dan Kosdaq melemah 1,30%.
Untuk indeks Futures Hang Seng Hong Kong berada di 20.432, menunjukkan kemungkinan rebound dari penutupan terakhirnya di 20.317,33.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia memulai perdagangan dengan penurunan sebesar 1%.
Pada perdagangan Amerika Serikat (AS) sebelumnya, ketiga indeks utama mencatat penurunan.
S&P 500 anjlok 1,86% untuk berakhir di 5.705,45, dan Nasdaq Composite turun 2,76% menjadi 18.095,15, mencatat kerugian satu hari terbesar sejak 3 September. Dow Jones Industrial Average juga turun 0,9% dan berakhir di 41.763,46.
Penurunan ini menandai hari perdagangan terakhir di Wall Street untuk bulan yang bergejolak, dengan Dow yang berisi 30 saham mencatat kerugian bulanan sebesar 1,3%, S&P 500 turun 1%, dan Nasdaq mengalami penurunan sebesar 0,5%.
Naskah Khutbah Jumat: Dunia Hanya Fatamorgana
Hidup di dunia hanya sekali. [291] url asal
#naskah-khutbah-jumat #teks-khutbah-jumat #sholat-jumat #dunia-hanya-fatamorgana #hidup-di-dunia #judi-online
(Republika - Iqra) 11/10/24 14:00
v/16527196/
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Amrullaah, Kader Muhammadiyah
لْـحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ نَبِيِّنَا مُحَمَّد وَعَلَى اَلِهَ وَ اَصْحَبِهَ وَمَنْ وَّالَاهُ اَمَّا بّعْد
Sidang Jumat yang terhormat
Segala puji bagi Allah, Tuhan yang maha pemberi nikmat atas persembahan nikmat sehat yang kini tengah kita rasakan bersama, sehingga kita bisa mmelangkahkan kaki menuju masjid yang mulia ini untuk menunaikan seruan-Nya. Ini merupakan anugerah terbesar dalam hidup kita oleh karenanya kita messti bersyukur atas persembahan-Nya tersebut.
Shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi Muhammad SAW. Nabi akhir zaman yang telah memberikan uswah hasanah. Mudah – mudahan kita semuanya bisa meneladani apa – apa yang telah diteladankan olehnya selama hidupnya. Dari situ kemudian dapat tercipta kualitas hidup penuh warna dan makna.
Sidang Jumat yang terhormat
Hidup di dunia hanya sekali. Setiap di antara kita pada akhirnya akan meninggalkan dunia nan fana ini. Banyak manusia yang masih terninabobokan dengan dunia yang serba tidak pasti. Ada kalanya kita berharap, tetapi terkadang harapan itu justru jauh panggang dari api.
Kenyataannya memang demikian. Fakta yang tidak dapat dinafikan lagi, semuanya hanyalah bias fatamorgana semata. Adakalanya harapan itu terwujud hatta karena usaha dan ikhtiar dari setiap masing-masing personal. Tetapi, ada juga temponya harapan itu tidak mewujud sebagaimana dipinta. Manusia gundah niscaya, bahkan lebih-lebih sampai mencari jalan pintas hanya demi mewujudkan harapan itu.
Harapan menikmati dunia fana tentu saja. Dunia itu banyak jebakannya, tak pelak manusia tergelincir di dalamnya.
Banyak manusia getol mewujudkan harapan itu, tapi harapannya terkadang penuh dengan muatan nilai-nilai destruktif. Hanya membuat kehidupan centang-perenang. Sebut saja harapan ingin cepat kaya, adalah harapan semua jagat manusia di persada buana. Namun, telah dipertegaskan di atas tadi banyak mencari jalan pintas, walhasil segala cara dilakukan.
Hal tersebut tergambarkan secara jelas pada kehidupan belakangan ini, di mana banyak manusia naif melakukan judi online. Judi merupakan perbuatan orang bersumbu kerdil yang ingin meraup keuntungan jangka pendek.
Doa Hari Jumat Setelah Ashar sebagai Salah Satu Waktu Diijabahinya Permintaan - kumparan.com
Doa hari jumat setelah ashar sebagai salah satu waktu diijabahinya permintaan hamba oleh Allah Swt. [493] url asal
(Kumparan.com - News) 01/10/24 20:13
v/15824674/
Jumat adalah hari yang istimewa dalam agama Islam. Terlebih, antara ashar dan maghrib adalah salah satu waktu diijabahnya doa. Maka dari itu, doa hari Jumat setelah ashar menjadi hal yang banyak dicari.
Ada beberapa doa lain yang dapat diamalkan pada waktu tersebut. Sehingga, diharapkan apa yang diinginkan segera diijabah Allah Swt.
Dalam agama Islam, Jumat adalah hari yang sangat istimewa. Bahkan, beberapa ayat dan hadis menjelaskan tentang keutamaan hari tersebut. Di antaranya hadis dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda,
“Sebaik-baiknya hari yang padanya terbit matahari adalah hari Jumat. Pada hari itulah saat diciptakannya Adam, dimasukkannya ia ke surga, dan dikeluarkannya dari surga.” (HR. Muslim no. 854)
Selain hari yang istimewa, di antara ashar dan magrib pada hari Jumat adalah salah satu waktu diijabahnya doa. Dikutip dari buku Doa-Doa Rasulullah Sehari-Hari dan Sepanjang Masa oleh Luthfi Yansyah (2018) hadis tentang doa setelah ashar dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah saw. bersabda,
Adapun doa hari Jumat setelah ashar yakni:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي ، وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ أَمَتِكَ ، وَفِي قَبْضَتِكَ ، وَناصِيَتِي بِيَدِكَ ، أَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي ، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبُ إِلا أَنْتَ
Allahumma Anta Rabbi laa ilaaha illa Anta khalaqtani, wa ana abduka wabnu amatika wafi qabdhotika wa nasiyati bi yadika. Amsaitu ala ahdika wa wa'dika mastatho'tu a'udzu bika min syarri ma shona'tu. Abu'u bi ni'matika wa abu'u bidzanbi faghfirly dzunubi. Innahu la yaghfirudz dzunuba illa Anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan yang aku sembah kecuali Engkau yang telah menciptakanku. Menciptakanku sebagai hambamu dan anak dari hamba sahayamu. Hidupku ada dalam genggaman-Mu. Aku hidup atas janji dan ancaman-Mu. Selama aku bisa, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat,. Aku telah menyia-nyiakan nikmatmu. Dan aku berbuat dosa. Maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."
Selain doa tersebut, terdapat juga doa lain yang dapat diamalkan pada setelah ashar di hari Jumat, di antaranya:
الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allahumma barik lana fi ma razaqtana wa qina adza bannar.
Artinya: "Ya Allah, berikan kami berkah pada rezeki yang telah Engkau berikan dan peliharalah kamu dari siksa neraka,"
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ
Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi 'azhomatik an ughtala min tahtii
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh)."
Demikianlah bacaan doa hari Jumat setelah ashar yang dapat diamalkan. Semoga informasi di atas bermanfaat dan segala doa dikabulkan Allah Swt. saat dibaca pada waktu tersebut.(MZM)
3 Bacaan Mukadimah Khutbah Jumat Lengkap dengan Artinya - kumparan.com
Artikel ini akan membahas mengenai mukadimah Khutbah Jumat lengkap dengan artinya. Simak beberapa contohnya di sini. [346] url asal
(Kumparan.com) 26/09/24 17:49
v/15592189/
Khutbah merupakan syarat dan rukun salat Jumat. Salah satu bagian terpenting dan tidak boleh dilupakan adalah mukadimah khutbah Jumat.
Mukadimah merupakan pendahuluan atau kata pengantar. Oleh karena itu, mukadimah dilakukan sebelum masuk ke pembahasan khutbah.
Setiap laki-laki beragama Islam diwajibkan untuk melaksanakan salat Jumat. Dikutip dari buku Pintar Ibadah Dilengkapi Tuntunan Shalat Wajib, Shalat Sunat, Zakat , Puasa, Haji, Shalawat, Doa-Doa, Rahman (2020), salat Jumat adalah shalat fardhu dua rakaat yang dikerjakan waktu salat Dhuhur pada hari Jumat.
Salat Jumat sah jika memenuhi beberapa rukun dan syarat. Salah satu rukun dan syarat sah salat Jumat, yaitu mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh khatib.
Sebelum masuk ke dalam pembahasan khutbah, terdapat mukadimah atau pendahuluan. Adapun contoh mukadimah khutbah Jumat yang dapat dijadikan referensi oleh khatib sebagai berikut.
أَجْـمَـعِينَ، أَمَّا بَعْدُ
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Dengan-Nya kita meminta pertolongan dalam segala urusan dunia dan akhirat. Selawat dan salam tercurah untuk seorang utusan yang paling mulia, keluarganya, dan semua sahabatnya. Amma ba'du.”
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang hanya kepada-Nya kami memuji, memohon pertolongan, dan mohon keampunan. Kami berlindung kepada-Nya dari kekejian diri dan kejahatan amalan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkan, dan barangsiapa yang tersesat dari jalan-Nya maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.”
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar, sehingga menjadikannya menang atas semua agama meskipun kaum musyrik membencinya. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berikanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad san atas keluarga beliau serta para sahabatnya seluruhnya Wahai hamba-hamba Allah, aku menasihati diriku dan kamu untuk bertakwa, karena orang-orang yang bertakwalah yang menang. Dan Yang Maha Kuasa berfirman, Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebagaimana Dia patut ditakuti, dan janganlah kamu mati kecuali sebagai orang Islam. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.”
Itu tadi adalah tiga bacaan mukadimah Khutbah Jumat lengkap dengan artinya. Mukadimah tadi dapat dijadikan referensi oleh khatib untuk khutbah salat Jumat di masjid. (FAR)
Hukum Khutbah Jumat dan Syaratnya bagi Laki-Laki Muslim - kumparan.com
Inilah hukum khutbah Jumat dan syaratnya bagi laki-laki muslim yang perlu dilakukan. [232] url asal
(Kumparan.com) 26/09/24 17:28
v/15592196/
Hukum khutbah Jumat perlu dipahami oleh umat muslim, terutama kaum laki-laki. Hal ini karena khutbah Jumat merupakan salah satu unsur penting dalam menunaikan salat Jumat.
Khutbah ini disebut juga dengan ceramah yang disampaikan khatib sebelum salat Jumat. Selain bernilai ritual, khutbah Jumat merupakan kewajiban yang harus dipatuhi setiap laki-laki muslim.
Mengutip buku Tata Cara Shalat Lengkap yang Dicintai Allah dan Rasulullah, Yoli Hemdi (2018), hukum khutbah Jumat terdiri dari dua bagian, yakni khutbah pertama dan khutbah kedua. Pada khutbah pertama, khatib memberikan ceramah tentang ajaran agama.
Adapun khutbah kedua berisi doa, ajakan pada ketaatan, dan pujian kepada Allah Swt. mengenai hukumnya, terdapat beberapa pendapat, di antaranya sebagai berikut.
Beberapa ulama memiliki pendapat yang berbeda tentang hukum melaksanakan khutbah Jumat. Namun, secara umum, jumhur ulama berpendapat bahwa khutbah Jumat bersifat wajib.
Mengingat khutbah Jumat adalah sarana penting dalam menyampaikan pesan positif kepada umat Islam. Khutbah Jumat juga berperan sebagai pilar utama dalam menyebarkan dakwah Islam.
Menurut Imam Syafi'i, khutbah Jumat adalah salah satu syarat sah salat Jumat. Dalam pandangannya, membaca khutbah bersifat wajib, sehingga jika tanpa khutbah, salat Jumat dinilai tidak sah.
Syarat khutbah Jumat terdiri dari beberapa macam. Adapun syarat yang harus dipenuhi, yakni sebagai berikut.
Jadi, hukum khutbah Jumat adalah wajib ditunaikan bagi laki-laki muslim menurut jumhur ulama dan Imam Syafi'i. Selain itu, khutbah Jumat harus mengikuti syarat-syarat yang telah dianjurkan dalam syariat Islam. (DLA)
Bacaan Khutbah Jumat untuk Mukadimah yang Mudah Dibaca bagi Khatib - kumparan.com
Bacaan khutbah Jumat bagian mukadimah dapat dimanfaatkan bagi khatib agar dapat memimpin Salat Jumat berjemaah di masjid. [167] url asal
(Kumparan.com) 26/09/24 17:17
v/15590420/
Bacaan khutbah Jumat merupakan panduan yang dapat dimanfaatkan umat muslim yang bertugas untuk menjadi imam sekaligus khatib ketika Salat Jumat. Umumnya, khutbah disampaikan dalam beberapa bagian.
Salah satunya adalah mukadimah atau pembukaan. Dengan pembukaan atau mukadimah ini, umat muslim dapat memimpin salat Jumat dengan baik dan lancar.
Dalam Islam, nasihat dengan metode khutbah cukup sering dijumpai, khususnya dalam beberapa momen tertentu, seperti Salat Jumat, Hari Raya Idulfitri, dan Hari Raya Iduladha.
Mengutip dari dalam buku berjudul Dakwah Era Digital: Sejarah, Metode dan Perkembangan, M. Tata Taufik (2020:198), khutbah berarti menyampaikan sesuatu secara lisan kepada khalayak banyak.
Khutbah jika dilihat melalui konteks penyajiannya tergolong sebagai komunikasi keagamaan. Contoh khutbah yang sangat sering kita jumpai adalah khutbah Jumat, Iduldha, Idulfitri, dan masih banyak lagi lainnya.
Khutbah biasanya terbagi menjadi beberapa bagian, salah satunya adalah bagian pembukaan atau mukadimah. Berikut ini adalah bacaan khutbah Jumat yang dapat dijadikan sebagai panduan.
Itu dia bacaan khutbah Jumat yang disajikan lengkap dengan Arab dan latin beserta terjemahannya yang mudah untuk dibaca. (DAP)
Naskah Khutbah Jumat: Mitigasi Gempa dan Doa Sebagai Ikhtiar
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. [457] url asal
#gempa-bumi #gempa #mitigasi-gempa #gempa-megathrust #ikhtiar-doa #doa #naskah-khutbah-jumat #khutbah-jumat #teks-khutbah-jumat #sholat-jumat
(Republika - Iqra) 06/09/24 14:00
v/14940963/
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Muhammad Faizin, Sekretaris PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung
Khutbah I
اَلْحَمْدُ للهِ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ سُبْحَانَكَ اَللّٰهُمَّ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءَكَ عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ، خَيْرُ نَبِيٍّ أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah ta’ala
Menjadi sebuah keharusan bagi kita untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Allah swt atas segala anugerah nikmat sekaligus mewujudkan rasa syukur tersebut dengan menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada-Nya. Orang yang bersyukur, beriman, dan bertakwa adalah orang yang beruntung karena akan senantiasa dilipatgandakan nikmatnya, dilindungi dan diarahkan hidupnya, serta akan senantiasa dipenuhi keberkahan dalam hidupnya.
Orang yang memiliki rasa syukur, iman, dan takwa akan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan menyadari apapun yang terjadi dalam hidupnya dan kehidupan di bumi ini berjalan sesuai dengan ketentuan-Nya. Hal baik dan buruk, nikmat dan musibah termasuk bencana, semua sudah digariskan oleh Allah. Sebagaimana termaktub dalam Surat At-Taghabun ayat 11:
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Artinya, "Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah ta’ala
Di antara musibah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia adalah musibah gempa bumi. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia merupakan daerah rawan gempa bumi karena dilalui oleh jalur pertemuan 3 lempeng tektonik, yaitu: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.
Lempeng Indo-Australia bergerak relatip ke arah utara dan menyusup ke dalam lempeng Eurasia, sementara lempeng Pasifik bergerak relatip ke arah barat. Jalur pertemuan lempeng berada di laut sehingga apabila terjadi gempa bumi besar dengan kedalaman dangkal maka akan berpotensi menimbulkan tsunami sehingga Indonesia juga rawan tsunami.
Ikhtiar batin berupa doa ini sangat penting karena Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar atau usaha dengan tawakal dalam hal ini doa. Ibn al-Muqri dikutip oleh Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain fi Irsyadil Mubtadi’in menjelaskan:
يُسَنُّ لِكُلِّ أَحَدٍ أَنْ يَتَضَرَّعَ بِالدُّعَاءِ وَنَحْوِهِ عِنْدَ الزَّلَازِلِ وَنَحْوِهَا كَالصَّوَاعِقِ وَالرِّيحِ الشَّدِيدِ وَالْخُسُفِ، وَأَنْ يُصَلِّيَ فِي بَيْتِهِ مُنْفَرِدًا
Artinya: “Disunnahkan bagi setiap orang untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berdoa dan semisalnya, ketika terjadi gempa bumi dan semisalnya, seperti petir dan angin yang dahsyat dan gerhana; dan disunnahkan juga untuk shalat (sunnah) di rumahnya secara sendirian.”
Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah ta’ala
Ikhtiar bumi dan ikhtiar langit harus kita lakukan untuk menghadapi bencana gempa bumi yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Setelah itu kita serahkan semua kepada Allah takdir baik dan buruk yang akan diberikannya. Terkait dengan hal ini, Rasulullah bersabda:
الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ: الْمَطْعُوْنُ وَالْمَبْطُوْنُ وَالْغَرِقُ وَصاَحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيْدُ فِي سَبِيْلِ اللهِ
Artinya: “Para syahid itu ada lima, yaitu orang yang mati karena wabah pes (tha’un), orang yang mati karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.” (HR. Bukhari-Muslim).
Semoga kita senantiasa dilindungi Allah swt dari segala bentuk bencana dan marabahaya. Semoga kita termasuk hambanya yang saleh, beriman, dan bertakwa sehingga bisa menjalani hidup sesuai dengan petunjuk-Nya. Amin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَيَا فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ بنِ عَبدِ اللهِ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ المُسلِمُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَاعلَمُوْا إِنَّ اللهَ مَعَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ وَّٱلَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ. قَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ خَاصَّةً بِلَادِ فِلَسْطِيْن. اَللّٰهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا فِي فَلِسْطِيْن وَآتِهِمُ الْاِسْتِقْلَالَ والحُرِّيَّةَ مِنْ طُغْيَانِ اسْتِعْمَارِ إِسْرَائِيلَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ
عِبَادَاللهِ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
Sumber: NU Online
Berdasarkan Hadist dan Al Quran, Ini Keutamaan Hari Jumat
Hari Jumat merupakan hari yang istimewa khususnya dalam ajaran Islam. Kata jumat diambil dari bahasa Arab yaitu “jum'ah” yang memiliki arti "berkumpul". [729] url asal
#berdasarkan-hadist-dan-al-quran #keutamaan-hari-jumat #jumat #hari-jumat #hadist #al-quran
(Bisnis.Com) 02/09/24 19:56
v/14867294/
Bisnis.com, JAKARTA - Hari Jumat merupakan hari yang istimewa khususnya dalam ajaran Islam. Kata jumat diambil dari bahasa Arab yaitu “jum'ah” yang memiliki arti "berkumpul".
Hari Jumat juga diyakini sebagai hari yang sakral dan bersejarah karena dalam peradaban manusia dipercaya bahwa awal mula adanya manusia di Bumi ini terjadi pada hari Jumat.
Hari Jumat dianggap sebagai hari raya bagi umat Islam atau istilah lain juga disebut sayyidul ayyam (penghulunya hari), bahkan di Arab Saudi ditetapkan sebagai hari libur.
Banyak keutamaan yang ada di hari Jumat. Selain penuh berkah, hari Jumat juga dianggap sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa.
Mengutip dari dalil yang diriwayatkan Abu Dawud, disebutkan jika di hari Jumat selama 12 jam ada satu waktu apabila seorang muslim berdoa, maka akan Allah berikan. Adapun waktunya disebut ada di penghujung hari setelah waktu Ashar.
Dalam ajaran Islam pun dipercaya bahwa hari akhir atau hari Kiamat nanti terjadi pada hari Jumat. Allah SWT menciptakan manusia pertama yaitu Nabi Adam AS pada hari Jumat.
Berdasarkan hadits riwayat sahabat Salman RA, bapak umat manusia yaitu Nabi Adam AS diciptakan pada hari Jumat.
Pada hari Jumat juga, umat Muslim terutama laki-laki diwajibkan menjalankan ibadah Sholat Jumat. Ayat keutamaan hari Jumat yang telah difirmankan oleh Allah SWT tertulis dalam Surat Al Jumuah ayat 9: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (9) فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (10)}
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu untuk mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
Di dalam ayat tersebut dijelaskan, bahwa umat Islam harus menunaikan ibadah salat Jumat dan meninggalkan aktivitas-nya sejenak untuk beribadah kepada Allah SWT. Perintah ini lebih ditujukan bagi para pria agar meluangkan waktu untuk shalat Jumat di tengah kesibukannya.
Tidak hanya melalui surat yang tertera di Al-Quran, kewajiban ibadah Sholat Jumat juga tertuang di dalam hadist yaitu, hadits riwayat Abul Ja’di ad-Dhamri. Rasulullah SAW bersabda:
من ترك ثلاث جمع تهاونا بها طبع الله على قلبه (رواه أحمد والحاكم. حسن)
Artinya: Siapa pun yang meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah Taâlâ akan mengecap (menutup) hatinya (sehingga tak mampu menerima hidayah). (HR Ahmad dan Al-Hakim. Hadits hasan).
Ada pula hadits riwayat Jabir bin Abdillah RA, bahwa Nabi SAW bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَعَلَيْهِ الْجُمُعَةُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ عَلَى مَرِيضٍ، أَوْ مُسَافِرٍ، أَوْ صَبِىٍّ، أَوْ مَمْلُوكٍ وَمَنِ اسْتَغْنَى عَنْهَا بِلَهْوٍ أَوْ تِجَارَةٍ اسْتَغْنَى اللهُ عَنْهُ، وَاللهُ غِنَىٌّ حُمَيْدٌ. (رواه البيهقي)
Artinya: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia wajib shalat Jumat pada hari Jumat, kecuali bagi orang sakit, musafir, anak kecil, atau budak. Barang siapa yang mengacuhkan shalat Jumat karena lalai atau sibuk urusan perniagaan, maka Allah tak akan memperhatikannya, Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (HR Al-Baihaqi)
Karena ketegasan syariat yang memerintahkan shalat Jumat, Syekh Zainuddin al-Malibari dalam Fathul Mu’în mengatakan: Wa shalâtuha afdhalu al-shalawât (shalat Jumat adalah shalat yang paling utama di antara shalat lain). (Lihat: Zainuddin bin Abdil Aziz al-Malibari, Fathul Mu’în pada Hâsyiyyah I’ânatut Thâlibîn, [Indonesia, Al-Haramain], juz II, halaman: 52).
Demikian halnya hari Jumat, ia termasuk hari paling mulia dibandingkan hari lainnya dalam sepekan. Abu Hurairah RA meriwayatkan hadits dari Rasulullah SAW sebagai berikut:
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا، وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ. (رواه أحمد)
Artinya: Hari terbaik di mana matahari terbit di hari itu adalah hari Jumat, pada hari itulah Nabi Adam AS diciptakan, hari itu ia dimasukkan ke surga dan dikeluarkan dari sana, dan hari Jumat adalah hari tibanya kiamat. (HR Ahmad)
Dalam ajaran Islam, hari akhir atau Hari Kiamat juga dipastikan terjadi pada hari Jumat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassakam bersabda: “Pada hari itu (Jumat) Kiamat akan terjadi dan tak ada binatang melata satu pun kecuali mereka menunggu pada hari Jumat sejak shubuh sampai terbit matahari karena takut akan datangnya hari Kiamat kecuali jin dan manusia”. (HR. Abu Daud).
Hari Jumat, dengan segala keutamaan dan sejarah yang mengiringinya, memang menjadi hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Sebagai hari yang sarat dengan makna spiritual, hari Jumat mengingatkan umat Islam untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah yang dianjurkan, seperti shalat Jumat, memperbanyak doa, dan meningkatkan amal kebaikan.
Keistimewaan hari Jumat tidak hanya tercermin dalam ajaran yang tertulis di Al-Qur'an dan Hadits, tetapi juga dalam peristiwa-peristiwa besar yang terjadi pada hari tersebut, seperti penciptaan Nabi Adam AS, penurunan beliau ke bumi hingga terjadinya hari Kiamat.
Dengan menjadikan hari Jumat sebagai momen untuk memperkuat iman dan ketakwaan, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan dan kemuliaan di dunia maupun di akhirat.
Naskah Khutbah Jumat: Gambaran Kiamat yang Datang Begitu Cepat
Karena itu, sadarilah bahwa kehidupan ini pasti berakhir. [385] url asal
#naskah-khutbah-jumat #teks-khutbah-jumat #kiamat #gambaran-kiamat
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14535628/
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ustadz M Tatam Wijaya, Penyuluh dan Petugas KUA Sukanagara-Cianjur, Jawa Barat
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن، أَمَّا بَعْدُ، فَيَاعِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، لِلّٰهِ غَيْبُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَآ اَمْرُ السَّاعَةِ اِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ اَوْ هُوَ اَقْرَبُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمِ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ الْحَبِيْبُ الْكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ وَالشّاكِرِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Maasyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Pertama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah swt. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Alam habibana wa nabiyyana Muhammad saw, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, tabi’in-tabia’at-nya, hingga kepada kita selaku umatnya.
Sebelum melanjutkan khutbah ini, khatib berpesan kepada diri khatib sendiri dan kepada sidang Jumat sekalian pada umumnya, untuk bersama-sama mempertahankan keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt. Sebab, hanya ketakwaan dan keimanan yang menjadi ukuran derajat seorang hamba di hadapan Tuhannya.
Maasyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Banyak ayat dan hadits sahih yang menggambarkan begitu cepatnya peristiwa kiamat, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat berikut:
لِلّٰهِ غَيْبُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَآ اَمْرُ السَّاعَةِ اِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ اَوْ هُوَ اَقْرَبُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya, “Dan kepunyaan Allah-lah segala apa yang tersembunyi di langit dan di bumi. Tidak adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,” (Q.S. al-Nahl [16]: 77).
Dalam ayat lain dinyatakan:
وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ مِرْيَةٍ مِّنْهُ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً اَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيْمٍ
Artinya: “Dan orang-orang kafir itu terus-menerus berada dalam keraguan terhadap Al-Quran, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat,” (Q.S. al-Hajj [22]: 55).
Maasyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Sungguh kiamat itu begitu cepat dan datang tiba-tiba sekaligus mengejutkan. Ia merenggut siapa saja di mana pun mereka berada. Mereka binasa seketika. Bahkan, dalam hadits lain digambarkan, saking mengejutkannya, ibu-ibu yang sedang hamil pun melahirkan seketika. Sesungguhnya, Allah adalah Dzat yang maha menguasai perkara-Nya. Namun, kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Singkatnya, hingga kiamat tiba, manusia akan tetap ada. Mereka akan tetap beraktivitas. Namun, mereka melalaikannya. Padahal, tanda-tandanya sudah nyata di depan mata, seperti terbit matahari dari barat, terjadi gerhana besar, munculnya hewan melata, dan sebagainya.
Karena itu, sadarilah bahwa kehidupan ini pasti berakhir. Waktu akan berhenti. Manusia pasti binasa. Dan alam semesta pasti luluh-lantak. Persiapkanlah peristiwa huru-hara itu dengan keimanan dan amal saleh. Walau kiamat besar (kubra) mungkin masih lama, namun kiamat kecil (sughra), yakni kematian, sudah di depan mata dan bisa datang tiba-tiba.
Hadirin sekalian, semoga kita senantiasa diberi taufik dan hidayah untuk selalu beramal baik dan diberi kesempatan bertaubat sebelum menghadapi kiamat, terutama menghadapi kiamat sughra yang bisa datang tiba-tiba.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَاالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأسْتَغْفِرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْمَحْشَرِ. أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَيُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا، اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتي فِيهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنا الّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
عِبَادَ اللهِ، اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاشْكُرُوْا عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ
Sumber: NU Online
Penjelasan Ulama soal Anjuran Pasutri Berhubungan Intim, Malam Jumat atau Jumat Pagi?
Malam Jumat memiliki kedudukan khusus bagi umat Islam. [421] url asal
#malam-jumat #amalan-hari-jumat #islam #makkah #adab-berhubungan-intim
(Republika - Iqra) 23/08/24 14:00
v/14535626/
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Dalam tradisi dan ajaran Islam, malam Jumat memiliki kedudukan khusus, dan banyak umat Muslim yang meyakini adanya anjuran untuk melakukan ibadah tertentu pada malam ini. Mengenai hubungan suami istri, ada beberapa hadis yang sering kali dikaitkan dengan malam Jumat, meskipun sebagian besar ulama sepakat bahwa tidak ada kewajiban khusus untuk melakukan hubungan suami istri pada malam ini.
Terdapat beberapa riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan untuk melakukan hubungan suami istri pada malam Jumat. Misalnya, dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، و َدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا
Artinya: “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum'at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan melihat khutbah pertama, lalu ia mendekati imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya termasuk seperti puasa dan shalat setahun .” (HR Tirmidzi no 496).
Ada ulama yang menafsirkan mengenai makna mandi dalam hadits di atas. Seperti yang dikatakan Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma'ad:
قال الإمام أحمد : (غَسَّل) أي : جامع أهله ، وكذا فسَّره وكيع
Artinya: "Imam Ahmad berkata, makna ghossala adalah menyetubuhi istri. Demikian pula dengan Waki"
Tentu hubungan intim tersebut mengharuskan untuk mandi junub. Dalam Tanwirul Hawalik, Imam Suyuti menguatkan hadits tersebut dengan berkata: "Apakah kalian lemas menyetubuhi istri kalian pada setiap hari Jumat (artinya bukan di malam hari)? Karena menyetubuhi saat itu mendapat dua pahala, yaitu pahala mandi Jumat dan pahala menyebabkan istri mandi (karena disetubuhi). Yaitu hadits yang dimaksud dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari hadits Abu Hurairah.
Berdasarkan keterangan tersebut, maka yang dianjurkan bagi suami istri justru berhubungan intim pada pagi hari saat suami mau berangkat Jumatan, bukan di malam hari. Namun, anjuran ini pun masih diperselisihkan oleh para ulama karena tafsiran yang berbeda.
Terlepas dari itu, dalam Islam hubungan suami istri adalah ibadah yang bernilai pahala jika dilakukan dengan niat yang baik. Terdapat beberapa adab yang dianjurkan saat berhubungan, seperti membaca doa sebelum berhubungan, menjaga privasi, dan tidak menyebarluaskan urusan ranjang.
Berikut doa yang dianjurkan dibaca saat akan melakukan hubungan intim:
بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Bismillah, Allahumma jannibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa
Artinya: “Dengan nama Allah, ya Allah, jauhkanlah kami dari gangguan setan dan jauhkanlah setan dari rezeki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami,” (HR Bukhari).
Secara umum, hubungan suami istri adalah bagian dari ibadah dalam Islam jika dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai dengan adab. Malam Jumat atau hari Jumat dianggap memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam, dan banyak ibadah yang dianjurkan pada malam ini, namun tidak ada kewajiban khusus untuk berhubungan suami istri pada malam Jumat. Anjuran yang ada lebih bersifat sunnah dan tergantung pada kondisi dan kenyamanan pasangan.