- Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul meminta lima kader NU yang sempat menemui Presiden Israel Isaac Herzog segera memilih antara meng [88] url asal
JAKARTA, investor.id - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul meminta lima kader NU yang sempat menemui Presiden Israel Isaac Herzog segera memilih antara mengundurkan diri atau diberhentikan dari kepengurusan NU.
Untuk diketahui, sebanyak lima orang nahdliyin mengunjungi Presiden Israel Isaac Herzog dan foto mereka viral di media sosial. Kelima orang tersebut berasal dari sejumlah lembaga di bawah naungan PBNU, seperti Fatayat NU, Pengurus Pusat (PP) Pagar Nusa NU, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten.
Ketua MUI bidang Fatwa Muhammad Asrorun Ni'am Sholeh sebut dua nama dinonaktifkan menyusul adanya pertemuan 5 kader NU dengan Presiden Israel, tapi... Halaman all [497] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Fatwa Muhammad Asrorun Ni'am Sholeh mengatakan, telah menonaktifkan dua nama yang diduga memiliki keterkaitan dengan organisasinya menyusul pertemuan lima kader Nahdlatul Ulama (NU) dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Israel.
"Saya sudah menonaktifkan pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan MUI," kata Asrorun Ni’am di Padang, Sumatera Barat, Rabu (17/7/2024), dilansir dari Antaranews.
Namun, dia tidak secara detail tidak menjelaskan atau menyampaikan identitas kedua nama tersebut. Sebab, saat ini masih dalam tahap penelusuran oleh MUI Pusat.
Dia hanya mengungkapkan bahwa penonaktifan itu dilakukan untuk kepentingan melakukan klarifikasi setelah pertemuan kader NU dengan Presiden Israel.
Namun, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2014–2017 tersebut memastikan bahwa dua nama tersebut tidak ikut berangkat ke Israel bertemu Presiden Isaac Herzog.
Hanya saja, menurut Asrorun, keduanya tergabung dalam sebuah organisasi yang di dalamnya terafiliasi dengan Yahudi.
"Pada tahun kemarin, dia melakukan kunjungan ke Dubes Israel di Singapura," ujar Asrorun.
Terkait sanksi, dia mengatakan, bakal dilakukan penyelidikan dan klarifikasi terlebih dahulu. Tetapi, MUI disebut bisa saja memberikan sanksi yang jauh lebih besar kepada dua nama tersebut apabila terbukti melakukan kesalahan fatal.
"Nanti akan kita rapatkan lagi dan dia sudah dinonaktifkan. MUI tegas untuk itu," ujarnya.
Lebih Lanjut, Asrorun menegaskan bahwa MUI mengutuk keras pertemuan kader NU dengan Presiden Israel karena dinilai sama sekali tidak mempertimbangkan situasi yang sedang terjadi.
"MUI mengutuk karena dia tidak sensitif," kata dia.
Menurut dia, pihak-pihak yang ikut hadir bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog sudah memberikan klarifikasi dan menerima sanksi.
Sebagai informasi, lima kader NU yang diajak bertemu Presiden Israel mengabdi di beberapa badan otonom NU.
Zainul Maarif merupakan dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) yang juga Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jakarta.
Kemudian, Munawir Aziz sebagai Sekretaris Umum Persatuan Pencak Silat yang juga juga Sekum Pagar Nusa.
Nurul Barul Ulum dan Izza Anafisa Dania adalah anggota dari Pimpinan Pusat Fatayat NU. Sedangkan Syukron Makmun adalah Ketua Pengurus Wilayah NU Banten.
Terkait sanksi terhadap kelimanya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf pernah menyebut bahwa diserahkan badan otonomi masing-masing.
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Banten Moch Maesyal Rasyid memberikan hadiah ibadah umrah ke Tanah Suci kepada lima orang kader yang berprestasi di Nahdlatul Ulama (NU).
Pemberian hadiah umrah tersebut diberikan Sekda Rasyid dalam kegiatan konfederasi cabang (Konfercab) NU ke-7 di Curug, Kabupaten Tangerang pada Ahad (7/7).
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, tentunya mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan ini. Maka dari itu, kader NU terbaik, akan diberangkatkan umroh ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi," ucap Maesyal Rasyid di Tangerang, Senin.
Menurutnya, NU merupakan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia dan tentunya memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesatuan dan persatuan, khususnya di Kabupaten Tangerang, termasuk menjaga kerukunan antar-umat beragama.
"Selamat melaksanakan Konfercab PCNU Kabupaten Tangerang. NU merupakan organisasi terbesar di Indonesia, dan NU selalu memberikan kontribusi kepada warga Kabupaten Tangerang," kata dia.
Sementara itu, Ketua Terpilih PCNU Kabupaten Tangerang KH Hafis Gunawan menyampaikan apresiasi terhadap Sekda atas pemberian hadiah kepada para kadernya tersebut.
Ia mengatakan dalam agenda Konfercab NU ke-7 tersebut sebagai memperkuat tali silaturahim dan solid antar-anggota untuk melaksanakan konsolidasi dalam satu komando.
"Ke depan NU harus tetap solid dan sukses satu komando. Kita pun akan terus melakukan perbaikan-perbaikan demi kepentingan umat," ujarnya.
Dia berjanji akan membawa NU ke era modern agar tidak tertinggal, namun tetap tidak meninggalkan karakter aslinya yang tradisional.
"Saat ini era digital. Kader NU harus bisa menyesuaikan agar tidak ketinggalan tanpa mengurangi karakter NU," kata dia.