Jenazah Jamaludin Daeng Eppe (51) korban penembakan KKB di Puncak Jaya diterbangkan ke kampung halaman di Desa Bontokappong Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. - Bagian all [238] url asal
JAYAPURA, iNews.id - Jenazah warga sipil korban penembakanKelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Pagaleme, Puncak Jaya telah diterbangkan menuju Kabupaten Jayapura, Papua. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke kampung halaman di Desa Bontokappong Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, korban bernama Jamaludin Daeng Eppe (51) yang jenazahnya diterbangkan menggunakan pesawat jenis Grand Caravan dengan kode PK-RVC. Evakuasi ini dimulai dari Kabupaten Puncak Jaya dan berakhir di Kabupaten Jayapura lalu menuju Sulsel.
“Jenazah kini telah diterbangkan menuju Bandara Internasional Sentani yang selanjutnya akan diterbangkan ke Kampung halamannya di Gowa,” ujar Benny, Rabu (23/10/2024).
Sebelumnya, Jamaluddin Daeng Eppe (51) seorang pedagang alat tulis tewas ditembak kelompok separatis di Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Senin (21/10/2024) petang. Korban ditembak sekitar pukul 18.30 WIT saat sedang menonton televisi bersama istrinya bernama Daeng Ngembong.
Sebelumnya, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengatakan situasi keamanan di Kota Mulia usai penembakan masih aman terkendali. Polres Puncak Jaya meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi tidak terjadi gangguan keamanan yang sama oleh OTK.
“Kepada masyarakat sekitar Kota Mulia agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut isu meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ucapnya.
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan agar segera menginformasikan ke aparat. Hal ini agar polisi dapat melakukan tindakan segera untuk mencegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban masyarakat.
Mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dilepas pemprov dan pejabat forkopimda sebelum ergi bertugas sebagai Kapolda Sumsel. - Bagian all [405] url asal
MAKASSAR, iNews.id - Irjen Pol Andi Rian Djajadi resmi meninggalkan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Jenderal bintang dua Polri ini akan mengembang tugas baru sebagai Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel).
Pada malam pengantar tugasnya sebagai Kapolda Sumsel di Hotel Four Point, Makassar, Rabu (2/10/2024) malam, suasana begitu akrab dihadiri seluruh jajaran Pemprov Sulsel dan pemerintah kabupaten kota.
Pada kesempatan itu, Irjen Andi Rian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulsel.
"Nah, tentu apa yang sudah saya lakukan di Sulawesi Selatan apabila dinilai baik, ini tentu tidak lepas dari seluruh dukungan komponen yang ada. Sehingga, kita bisa berkolaborasi, bersinergi untuk mewujudkan situasi yang aman di Sulawesi Selatan selama ini," ujarnya, Rabu (2/10/2024) malam.
Andi Rian juga menyampaikan rasa syukurnya karena telah mendapat kesempatan untuk mengemban amanah dan bertugas di kampung halamannya.
Bahkan, kesempatan tersebut telah membuat keluarganya, terkhusus ibundanya merasa bangga karena dia telah menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulsel.
"Saya bersyukur di masa pengabdian saya di Polri, saya diberikan kesempatan satu kali untuk bertugas di kampung sendiri. Paling tidak, saya masih bisa menunjukkan kepada Ibu saya. Ibu saya kebetulan masih ada di Makassar. Beliau tentu memiliki rasa bangga karena masih bisa melihat putranya bertugas dan menjalankan amanah sebagai Kapolda (Sulsel)," katanya.
Andi Rian menambahkan, terhitung sejak tanggal 28 September yang lalu amanahnya sebagai Kapolda di Sulsel telah berakhir dengan masa jabatan selama sembilan bulan 14 hari. Dia diberi amanah baru untuk menjabat sebagai Kapolda Sumsel.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman menyampaikan rasa terima kasihnya mewakili pemerintah dan masyarakat kepada Irjen Pol Andi Rian Djajadi selama bertugas sebagai Kapolda.
"Saya mewakili seluruh rakyat Sulawesi Selatan menyampaikan terima kasih atas segala dedikasi, pencapaian yang Pak Andi Rian lakukan selama ini. Sekaligus kami menitipkan pesan jangan pernah melupakan kami di Sulawesi Selatan. Insya Allah kami akan selalu merindukan Jenderal," ucapnya.
Jufri Rahman mengatakan, selama menjalankan tugas di Sulsel, Andi Rian dianggap telah berhasil mencatat rekor membawa daerah tersebut teraman kedua dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
"Saya yakin keberhasilan Pak Andi Rian Djajadi di Sulawesi Selatan dengan tangan dingin beliau berhasil mencatatkan rekor Sulawesi Selatan sebagai daerah teraman kedua dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang lalu dan itu bukan hal yang gampang," katanya.
Selanjutnya, posisi Andi Rian sebagai Kapolda Sulawesi Selatan digantikan Irjen Pol Yudhiawan Wibisono yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara (Sulut).
Gafur PMI asal Indonesia tewas tertembak di Malaysia. Jenazah dipulankan ke kampung halaman Dusun Kecego, Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, NTB. - Bagian all [318] url asal
SELONG, iNews.id - Gafur (30) pekerja migran Indonesia (PMI) tewas tertembak di Malaysia. Jenazahnya dipulangkan ke kampung halaman di Dusun Kecego, Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/8/2024).
Jenazah korban disambut haru keluarga dan para kerabat. Mereka tak kuasa menahan tangis saat peti jenazah diturunkan dari mobil ambulans milik Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Mataram.
Kepala BP3MI Mataram Noerman Adhiguna mengatakan, korban dilaporkan tewas tertembak saat bekerja di kawasan Sebubok Ngiah Miri Serawak, Malaysia Timur, Senin (29/7/2024) malam. Saat ini jenazah sudah sampai di rumah duka.
"Dari surat keterangan KJRI Kucing, almarhum meninggal akibat luka di dada karena tembakan, namun masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya, Jumat (9/8/2024).
Noerman tidak membeberkan secara rinci siapa pelaku dan kenapa korban ditembak.
"Informasinya sebatas luka akibat tembakan. Kami kan harus menyampaikan sesuai officer release dari perwakilan kita di Malaysia," katanya.
"Jadi kita tidak bisa juga asumsi berdasarkan katanya-katanya, tapi harus sesuai dengan apa yang disampaikan perwakilan kita di Malayisa dalam hal ini KJRI Kucing," ucapnya lagi.
Proses pemulangan jenazah korban sempat tersendat karena korban berangkat bekerja ke Malaysia melalui jalur nonprosedural. Selain itu, proses pemulangan korban membutuhkan waktu karna usai kejadian kasusnya langsung ditangani aparat penegak hukum setempat.
"Begitu nonprosedural, tidak resmi, kami kan perlu nego-nego siapa yang bertanggung jawab dalam proses pemulangan dan alhamudilillah majikan tempatnya bekerja bertanggung jawab memulangkan almarhum sampai rumah," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Timur M Khairi.
Sebelumnya dari video amatir yang diperoleh dari keluarga, setelah kejadian ditemukan sejumlah bekas peluru di bagian wajah dan perut korban. Kejadian tragis yang menimpa korban bermula karena lokasi tempat tinggal kerap diganggu dan barang berharga milik para pekerja sering hilang.
Di hari kejadian, korban memergoki terduga pelaku yang hendak beraksi melakukan pencurian. Namun nahas, saat korban berupaya menyelamatkan barang miliknya, dia diberondong tembakan hingga terkapar tewas di tempat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian jamaah haji Indonesia telah pulang ke Tanah Air setelah melakukan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Masyarakat di kampung halaman pun telah menunggu untuk didoakan agar bisa menunaikan rukun Islam yang kelima juga.
Tidak hanya jamaah, petugas haji yang juga mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji juga telah pulang ke Tanah Air. Mereka bahkan juga mendapatkan sambutan yang hangat di kampung halamannya, sama seperti jamaah haji.
Alhamdulillah, tahun ini penulis juga menjadi salah satu yang dipercaya menjadi petugas haji. Sejak 19 Mei 2024 lalu, penulis ditugaskan di Daerah Kerja (Daker) Makkah untuk melayani duyufurrahman (para tamu Allah) selama 40-an hari.
Namun, sungguh tak menyangka, setelah pulang ke kampung halaman justru mendapatkan sambutan luar biasa juga dari masyarakat, seperti jamaah haji lainnya. Bahkan, banyak masyarakat yang minta didoakan agar bisa sampai juga ke Tanah Suci.
Pada Kamis (4/6/2024) sekitar pukul 09.20 WIB pagi, penulis pulang dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean menggunakan Kapal Ekspress Bahari. Setelah empat jam berada di atas kapal dan dihantam dengan ombak yang cukup besar, tiba lah di pelabuhan Bawean.
Saat turun dari kapal, gerimis turut mengiringi perjalanan penulis ke terminal pelabuhan. Di sana lah kemudian saya disambut hangat oleh orang tua dan sejumlah sanak famili lainnya. Namun, betapa kagetnya penulis saat diberi tahu bahwa warga juga telah banyak menunggu di Masjid Baitul Mukminin Daun Timur, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura.
Salah satu guru ngaji penulis, Kiai Achmad Fathoni lalu memberikan sebuah redakai doa untuk dibaca di hadapan masyarakat yang telah menunggu di masjid itu. Setelah tiba di Masjid Baitul Mukminin, ternyata benar. Warga telah banyak yang menunggu.
Begitu turun dari mobil, penulis langsung disalami satu per satu. Sebelum membaca doa itu, Kiai Fathoni lalu meminta penulis untuk sholat sunah safar di dalam masjid sendirian.
Usai sholat, barulah penulis diminta untuk mendoakan puluhan warga yang hadir di masjid itu. Berikut doanya:
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والس على أشرف المرسلين سيدنا محمد وعلى آله وأصحا به أجمعين. اللهم أن تبلغ يا ربي الحاضرين زيارة المسجد الحرام والمسجد النبي صلى الله عليه وسلم
اللهم اجعل حجنا حج مبرورا وسعيا مشكورا وذنبا مغفورا وعملاً صالحا مقبولاً وتجارة لن تبور انك على كل شيء قدير. ربنا اتنافى الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار. والحمد لله رب العلمين
"Alhamdulillahi rabbil alamin, wasshalatu wassalamu ala asyrafil mursaliin. Sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa ash habihi ajma'iin. Allahumma antubaligh yaa rabbiyal hadhinriina ziyaratal masjidil harami wa masjidin nabiyyi shalallahu alaihi wa sallam.
Allahummaj al hajjanaa hajjan mabruran wa sa'yan masykuran wadzan ban maghfuran wa 'amalan shalihan maqbulan watijaaratan lan tabuur. Innaka 'alaa kulli syaiin qadir. Rabbana atinaa fiddun ya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabanar. Walhamdulillahi Rabbil'alamin".
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah Pemelihara semesta alam. Shalawat dan salam semoga atas yang paling mulia dari para Rasul, Nabi Muhammad SAW dan segenap keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah perkenankan Engkau untuk menyampaikan orang-orang yang hadir di sini, mohon dapat menziarahi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Ya Allah, jadikan haji kami haji yang mabrur, sai yang disyukuri dosa yang terampuni dan amal shaleh yang diterima, perdagangan yang tidak merugi, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah berikan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari siksa api neraka. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan Pemelihara seluruh alam."
Usai berdoa di masjid, penulis juga mendapatkan sambutan di rumah. Beberapa anak muda Bawean menyambutnya dengan lantunan sholawat Tholaal Badri dengan diiringi tabuhan rebana. Setelah itu, tamu yang hadir juga banyak didoakan agar bisa juga dipanggil ke Tanah Suci.