
Jakarta: Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul mengungkap persoalan guru honorer di Indonesia saat ini. Setidaknya, kata dia, ada tiga persoalan yang kerap dihadapi guru honorer di Tanah Air.
Pertama, kata Iman, ada pada seleksi
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurutnya, persoalan perekrutan guru ini tak kunjung selesai.
"Kebijakan PPPK ini malah memetakan konflik antarguru. Karena seleksi tidak adil, akhirnya timbul korban, begitu seterusnya," ujar dia dalam RDP Komisi X DPR RI, dikutip Jumat 5 Juli 2024.
Menurut dia, kebijakan terkait PPPK ini sudah menjadi persoalan sistemik. Sehingga, persoalan menjadi berulang dan menahun.
"Jadi kami kira kita harus punya solusi yang agak ekstrem untuk menghentikan ini," tambah dia.
Kedua, soal kesejahteraan. Menurutnya saat ini
guru honorer masih jauh dari kata sejahtera.
"Mereka sudah sulit untuk hidup mempertahankan dirinya. Ada yang harus kerja serabutan, jadi
ojol (ojek
online), jadi penceramah salat Jumat," sambung dia.
Ketiga, saat ini ada upaya untuk mengusir guru honorer dari sekolah negeri. Hal ini dilakukan secara halus.
"Mungkin tidak ada suratnya, tetapi melalui
broadcast, verbal, non-verbal, jamnya dikurangi, dan lain sebagainya Jadi ini fenomena yang menurut kami adalah fenomena nasional," tutup dia.
(CEU)