#30 tag 24jam
Sejak kemerdekaan hingga saat ini, setidaknya duplikat bendera Merah Putih sudah empat kali dibuat. Berikut perjalanannya. [505] url asal
#bendera-merah-putih #sang-saka-merah-putih #fatmawati-soekarno
(Kompas.com) 10/08/24 22:16
v/14115609/
JAKARTA, KOMPAS.com - Duplikat bendera pusaka merah putih menjadi perhatian masyarakat Indonesia pada Sabtu (10/8/2024).
Pasalnya, untuk pertama kalinya duplikat bendera tersebut dibawa dari Jakarta menuju ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Melalui prosesi kirab jalur darat yang disambung dengan penerbangan, duplikat bendera bersama naskah proklamasi akhirnya tiba di Istana Negara IKN pada Sabtu sore waktu setempat.
Duplikat bendera lalu disimpan di Istana Negara dan akan dikibarkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Sebagaimana diketahui, sebelum dibuat duplikatnya, bendera pusaka merah putih memiliki sejarah panjang.
Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Asvi Warman Adam mengungkapkan, mulanya bendera pusaka merah putih yang asli dijahit oleh Ibu Negara Indonesia pertama, Fatmawati Soekarno pada 1944.
Bendera dibuat dengan menggabungkan kain merah dan kain putih yang dijahit. Bendera pusaka itu memiliki ukuran lebar 2 meter dan panjang 3 meter.
Pada hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 bendera buatan Ibu Fatmawati dikibarkan dalam upacara detik-detik proklamasi di Jalan Pengangsaan Timur 56 Jakarta Pusat.
"Bendera pusaka dijahit oleh Fatmawati pada 1944 dan kemudian saat 1946 Bung Karno (Presiden RI pertama Soekarno) terpaksa harus memindahkan ibu kota negara ke Yogyakarta. Naik kereta api bendera merah putih itu dibawa," ujar Asvi dilansir dari siaran Kompas TV pada Sabtu.
"Kemudian bendera itu dikibarkan di Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta," lanjutnya.
ANTARA FOTO / FAUZAN Tim Purna Paskibraka 2023 yang membawa duplikat bendera pusaka Merah Putih dan salinan naskah teks proklamasi tiba di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (10/8/2024). Duplikat bendera pusaka Merah Putih dan salinan naskah teks proklamasi yang dibawa dari Jakarta tersebut disimpan di Istana Negara Ibu Kota Nusantara untuk nantinya digunakan saat upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN. ANTARA FOTO/Fauzan/YUDibelah dua
Pada 1948, Belanda melancarkan agresi militer II ke Kota Yogyakarta. Saat itu Presiden Soekarno merasa khawatir dengan keselamatan bendera pusaka.
Soekarno khawatir bendera merah putih itu akan disita dan dirobek oleh Belanda sehingga kemudian menitipkannya kepada ajudannya.
"Kemudian Bung Karno menitipkan kepada ajudannya, Husein Mutahar. Dan Husein ini kemudian berpikir bahwa tidak aman bahwa bendera itu dalam keadaan yang utuh gitu. Jadi dia memasukkan bendera itu ke dalam koper (dalam kondisi) sudah dibagi dua," ungkap Asvi.
Menurutnya, saat itu Husein Mutahar terlebih dulu melepas jahitan pada bendera pusaka.
Tujuannya agar saat dimasukkan ke koper hanya terlihat seperti lembaran kain biasa.
Kala Sang Saka Merah Putih Terbang 1.320 Kilometer Demi Berkibar di Nusantara
Duplikat Sang Saka Merah Putih dan salinan naskah proklamasi diterbangkan dari Jakarta menuju IKN. Ini merupakan pertama kalinya dan menjadi sejarah. Halaman all [1,014] url asal
#paskibraka #kirab-merah-putih #ikn #sang-saka-merah-putih #ibu-kota-nusantara-ikn
(Kompas.com) 10/08/24 21:35
v/14089190/
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejarah kembali terukir. Untuk kali pertama, duplikat Sang Saka Merah Putih dan naskah proklamasi meninggalkan Jakarta dan dibawa ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, untuk dikibarkan pada 17 Agustus mendatang.
Duplikat bendera yang pertama kali dijahit oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden pertama RI Soekarno itu, menempuh perjalanan sejauh 1.320 kilometer dari Monumen Nasional (Monas) Jakarta menuju Istana Negara di IKN.
Dok. Sekretariat Presiden Purna Paskibraka Kachina Ozora dan Keyla Azzahra Purnama saat membawa duplikat bendera pusaka merah putih dan naskah proklamasi keluar dari Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (10/8/2024). Keduanya membawa duplikat bendera pusaka dan naskah proklamasi dalam prosesi kirab dari Monas di Jakarta Pusat menuju ke Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan berlanjut ke Kalimantan Timur pada Sabtu (10/8/2024).Prosesi itu dimulai ketika Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyerahkan salinan Sang Saka Merah Putih dan naskah proklamasi kepada Kachina Ozora dan Keyla Azzahra Purnama di Monas. Keduanya adalah Purna Paskibraka Nasional 2023.
Dengan pengawalan ketat Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), keduanya kemudian membawa salinan bendera dan naskah proklamasi menggunakan Kendaraan Operasional (Ranops) MV3-Maung Tangguh buatan PT Pindad (Persero).
Dok. Sekretariat Presiden Suasana kirab duplikat bendera pusaka merah putih dan naskah proklamasi yang dibawa dengan kendaraan taktis Maung dari Monas menuju ke Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu (10/8/2024).Selama perjalanan, senyum terus tersungging di wajah Kachina dan Keyla yang tengah memangku duplikat bendera dan salinan naskah proklamasi.
Di sepanjang jalan, mereka disambut masyarakat. Publik yang tumpah ruah di ruas jalan yang dilalui iring-iringan kirab menuju Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap prosesi bersejarah ini.
Tiba di Bandara Halim, keduanya disambut pasukan Paspampres dan Purna Paskibraka 2023. Mereka kemudian naik ke dalam pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara. Di dalam, dua purna paskibraka lainnya, yaitu Naila Aulita Alqubra Sinapoy dan Lily Wenda telah menunggu.
Kompas.com/Dian Erika Purna Paskibraka Kachina Ozora dan Keyla Azzahra Purnama saat membawa duplikat bendera pusaka merah putih dan naskah proklamasi menuju ke Kalimantan Timur lewat penerbangan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu (10/8/2024). Sebelumnya keduanya membawa duplikat bendera pusaka dan naskah proklamasi dalam prosesi kirab dari Monas di Jakarta Pusat menuju ke Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.Naila akan menggantikan Kachina memangku duplikat Sang Saka Merah Putih saat hendak dibawa ke IKN. Sedangkan Lily akan menggantikan tugas Keyla memangku naskah proklamasi.
Tepat pukul 10.00 WIB, pesawat berkelir putih abu dengan tail number A-7305 yang biasa dipakai untuk membawa penumpang very very important person (VVIP) itu mengudara. Adapun Mayor Penerbang Kresna Hendra Wibawa dari Skadron Udara 17 menjadi pilot yang beruntung menerbangkan pesawat tersebut.
Tak kurang dari dua jam pesawat itu mengudara. Pada pukul 12.04 WITA, duplikat Sang Saka Merah Putih dan naskah proklamasi tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.
ANTARA FOTO / M RISYAL HIDAYAT Tim Purna Paskibraka 2023 pembawa naskah teks proklamasi Lilly Indriani Suparman Wenda (kanan) bersiap memasuki kendaraan tempur (ranpur) Komodo saat tiba di Bandara Internasional Sultan Haji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (10/8/2024). Kirab tersebut merupakan rangkaian persiapan peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI yang akan digelar di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nzKedatangan keduanya pun disambut purna Paskibraka Kalimantan Timur dan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). Kirab kemudian dilanjutkan dari Bandara SAMS menuju IKN melalui jalur darat melewati Tol IKN yang mulai beroperasi fungsional pada hari ini.
Antusiasme masyarakat Kaltim tak kalah dari masyarakat Jakarta. Di sepanjang jalan, warga yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak turut menyaksikan prosesi kirab. Mereka membawa bendera kecil untuk dilambaikan kepada iring-iringan kirab tersebut.
Setelah menempuh perjalanan darat yang cukup panjang, duplikat bendera dan naskah proklamasi tiba di halaman depan Istana IKN pukul 15.28 WITA. Naila dan Lilly pun turun dari rantis Maung berkelir hijau army.
ANTARA FOTO / FAUZAN Rombongan tim Purna Paskibraka 2023 yang membawa replika membawa duplikat bendera pusaka Merah Putih dan salinan naskah teks proklamasi tiba di halaman Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (10/8/2024). Duplikat bendera pusaka Merah Putih dan salinan naskah teks proklamasi yang dibawa dari Jakarta tersebut disimpan di Istana Negara Ibu Kota Nusantara untuk nantinya digunakan saat upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN. ANTARA FOTO/Fauzan/YUKeduanya disambut Paspampres dan Purna Paskibraka Nasional 2023 yang telah membentuk formasi jajar kehormatan untuk mengawal Sang Saka Merah Putih dan naskah proklamasi.
Duplikat bendera merah putih dan teks proklamasi kemudian dibawa melewati selasar barat koridor utama menuju Ruang Bendera di Istana Negara IKN.
ANTARA FOTO / FAUZAN Tim Purna Paskibraka 2023 yang membawa duplikat bendera pusaka Merah Putih dan salinan naskah teks proklamasi tiba di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (10/8/2024). Duplikat bendera pusaka Merah Putih dan salinan naskah teks proklamasi yang dibawa dari Jakarta tersebut disimpan di Istana Negara Ibu Kota Nusantara untuk nantinya digunakan saat upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN. ANTARA FOTO/Fauzan/YUDi ruang tersebut, duplikat bendera merah putih dan teks proklamasi kembali diserahkan kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.
Selanjutnya, duplikat bendera merah putih dan teks proklamasi akan disimpan di ruang itu.
Nantinya, bendera akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Paskibraka Nasional 2024 untuk dikibarkan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Momen Bersejarah, Pj Gubernur Sultra Terima Duplikat Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih
Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto menerima duplikat Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih dari Kepala BPIP di Balai Samudera Jakarta,. - Bagian all [552] url asal
#pj-gubernur-sultra #andap-budhi-revianto #duplikat-bendera-pusaka #sang-saka-merah-putih #bpip
(iNews - Terkini) 06/08/24 07:34
v/13479741/
JAKARTA, iNews.id - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto menerima duplikat Bendera PusakaSang Saka Merah Putih di Balai Samudera Jakarta, Senin (5/8/2024). Penyerahan duplikat bendera pusaka tersebut diinisiasi dan diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kepada seluruh kepala daerah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia.
Acara dimulai dengan sambutan Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran para gubernur dan penjabat gubernur.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran para gubernur dan penjabat gubernur pada acara ini," ujar Yudian, Senin (5/8/2024).
Yudian juga menjelaskan tentang Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 mengenai Program Paskibraka. BPIP bertanggung jawab untuk mendistribusikan bendera pusaka kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dan Kementerian/Lembaga.
"Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 mengamanatkan duplikat bendera pusaka ini digunakan dalam waktu 10 tahun. Namun apabila sebelum 10 tahun terjadi kerusakan, dapat mengajukan pergantian secara tertulis ke BPIP," katanya.
"Kami berharap agar duplikat bendera pusaka ini dijaga dengan sebaik-baiknya," ucapnya lagi.
Acara dilanjutkan dengan pengarahan Presiden Republik Indonesia ke-5 yang juga Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri. Dia mengajak para peserta kegiatan untuk berkontemplasi sekaligus mengingatkan kembali akan perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.
"Bendera ini bukan sekadar kain, melainkan lambang dari perjuangan, pengorbanan dan cita-cita bangsa kita," ujar Megawati.
Megawati juga menekankan pentingnya menyosialisasikan sejarah dan visi bangsa serta membiasakan untuk memulai dengan Salam Pancasila.
"Pekikan 'Merdeka' menggambarkan perjuangan yang tidak pernah luntur di era kemerdekaan ini. Indonesia adalah negara demokratis, rakyat memiliki hak untuk berbicara dan mengungkapkan pendapat," katanya.
Selain itu, Megawati juga mengingatkan gotong royong, kekeluargaan dan Bhinneka Tunggal Ika sudah mulai luntur oleh anak bangsa sendiri.
"Duplikat Sang Saka Merah Putih sebenarnya moral kita yang membuat negara lain memberikan hormat, karena menggambarkan nilai perjuangan dan kejuangan. Jaga dan berikan tempat yang layak," ucapnya.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan duplikat bendera pusaka, teks proklamasi dan buku pendidikan Pancasila kepada seluruh kepala daerah.
"Alhamdulillah, selaku Pj Gubernur Sultra saya tadi mendapat amanah untuk menerima duplikat bendera pusaka dari Kepala BPIP yang disaksikan Ibu Presiden RI ke-5. Ini merupakan momentum bersejarah bagi kita semua," ujar Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto.
"Bendera Pusaka tersebut akan disimpan dengan baik, dan selanjutnya akan diserahkan kepada putra/i terbaik Sultra yang tergabung dalam Paskibraka untuk dikibarkan pada saatnya," katanya.
Andap mengutarakan rasa bangganya dapat menghadiri acara tersebut.
"Penyerahan duplikat bendera pusaka ini merupakan momen yang sangat penting untuk mengingatkan kita semua akan sejarah dan perjuangan bangsa. Ini juga menjadi dorongan bagi kita untuk terus berupaya menjaga keutuhan dan memajukan daerah masing-masing," kata Andap.
Acara penyerahan duplikat bendera pusaka ini diharapkan dapat mengokohkan semangat kebangsaan dan cinta akan tanah air di kalangan masyarakat Indonesia, utamanya generasi muda.
Sebagai informasi, penyerahan duplikat bendera pusaka ini dibuat dengan ketentuan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, terakhir dilaksanakan pada tahun 1969. Bendera yang akan dibagikan tidak memiliki jahitan antara warna merah dan putih, sesuai dengan ketentuan tersebut.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, Sekretaris Pengarah BPIP, anggota pengarah BPIP, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Wakil Kepala BPIP, para gubernur/pj gubernur dan Ketua Umum Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Yuslihayanti.
Editor: Donald Karouw