#30 tag 24jam
Mentan Amran Ingin Ada Lompatan Besar Menuju Swasembada Pangan
Demi menjaga ketahanan pangan nasional, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan keseriusannya dengan menggelar rapat marathon, hari ini. [459] url asal
#menteri-pertanian #padi-gogo #bukti-nyata-komitmen-menteri-amran #menteri-amran #sam #sawah #kesejahteraan #kebutuhan-pangan #pemerintah #sudaryono #prabowo #mentan #mentan-amran #prabowo-subianto #tam #subianto #tad
(detikFinance - Terbaru) 10/11/24 15:35
v/17986714/
Jakarta - Demi menjaga ketahanan pangan nasional, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan keseriusannya dengan menggelar rapat marathon, hari ini. Tak tanggung-tanggung, rapat dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari untuk membahas strategi percepatan swasembada pangan.
Rapat pertama dimulai pukul 6 pagi di kediaman Amran. Amran memulainya dengan berdiskusi intensif mengenai rencana aksi dan program prioritas. Tak berhenti di situ, pada pukul 13.00 siang, rapat kembali digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta. Rapat kedua ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian, para pejabat eselon I, Tenaga Ahli Menteri (TAM), Staf Ahli Menteri (SAM), serta sejumlah staf kementerian lainnya.
Amran menekankan pentingnya langkah konkret untuk memastikan swasembada pangan segera tercapai.
"Kami tidak ingin hanya sekadar wacana. Kita harus bergerak cepat dan tepat agar masyarakat Indonesia dapat terus menikmati akses pangan yang mudah dan terjangkau," kata Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (10/11/2024).
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto inginkan lompatan besar sektor pertanian dalam mencapai swasembada. Rapat maraton ini membahas detail strategi dan langkah taktis untuk memperkuat produksi pangan lokal, mulai dari penguatan sistem distribusi hingga optimalisasi program bantuan pertanian di daerah.
Amran beserta jajaran membahas progres optimalisasi lahan tahun 2024, proyeksi optimalisasi lahan tahun 2025, cetak sawah 2025, pompanisasi tadah hujan, dan penanaman padi gogo untuk peningkatan produksi padi dan beras nasional. Upaya ini juga menjadi bukti nyata komitmen Menteri Amran dalam memastikan Indonesia mampu mencapai swasembada pangan.
"Ketahanan pangan adalah prioritas utama. Kita harus berlari lebih cepat untuk mewujudkan swasembada agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks," lanjutnya.
Seperti diketahui, Kementan di bawah komando Amran dan Wamentan Sudaryono terus bergerak untuk menjalankan program peningkatan produksi pangan. Dalam berbagai kesempatan, Amran menyampaikan ke jajarannya bahwa tidak ada tanggal merah untuk bekerja demi membangun pertanian Indonesia. Keseriusan ini menjadi angin segar bagi para petani dan masyarakat luas, menunjukkan bahwa pemerintah tidak main-main dalam menjaga ketahanan pangan demi kesejahteraan.
(ega/ega)
Disebutkan 3 Kali dalam Alquran, yang Dua Disandingkan dengan Firaun, Apa Makna Autad?
Terdapat banyak penafsiran kata Autad dalam Alquran [557] url asal
#tafsir-autad #makna-autad #autad-dalam-alquran #tafsir-alquran #sad-12 #al-fajar-12 #an-naba-6-7 #firaun #sejarah-firaun #bala-tentara-firaun
(Republika - Iqra) 07/08/24 22:29
v/13698350/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Jika membaca Alquran, kita akan mendapati kata autad sebanyak tiga kali dan dua di antaranya disandingkan dengan Firaun.
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ
“Telah mendustakan (rasul-rasul pula) sebelum mereka itu kaum Nuh, 'Aad, Fir'aun yang mempunyai tentara yang banyak.” (QS Sad 12)
وَفِرْعَوْنَ ذِي الْأَوْتَادِ “Dan kaum Firaun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak).” (QS Al-Fajr: 12)
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?” (QS An-Naba: 6-7)
Apakah makna autad? Dari sisi bahasa, autad adalah bentuk jamak dari pasak, yaitu sesuatu yang ditancapkan di tanah dari kayu, yang merupakan tongkat tebal dan runcing, dan banyak penafsiran tentang kata tersebut yaitu sebagai berikut ini:
Penafsiran pertama, pasak untuk siksaan: Ini adalah pendapat yang dipilih oleh Thabrani dan selainnya. Al-Hakim meriwayatkan yang sahih, dari Abdullah bin Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu- dalam firman Allah SWT:
"Dan orang-orang yang menyombongkan diri di muka bumi." (QS. Al-Fajr: 11),
Dia berkata, "Sesungguhnya Fir'aun telah menyombongkan diri di muka bumi. Firaun menancapkan empat buah pancang pada istrinya, lalu menancapkan tombak besar pada punggungnya hingga ia meninggal dunia."
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, "Fir'aun menancapkan empat buah pancang pada kedua tangan dan kedua kakinya. Ketika kedua pancang itu terlepas darinya, para malaikat menaunginya, lalu ia berkata, "Ya Rabb, bangunkanlah untukku sebuah rumah."
رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
"Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS at-Tahrim 11). Maka Allah memperlihatkan kepadanya rumahnya di surga."
Interpretasi kedua, pasak-pasak itu adalah para tentara. Artinya, pasak-pasak itu adalah para tentara yang memperkuat kekuasaan Firaun sebagaimana pasak-pasak pada tenda, yang merupakan ungkapan bahasa Arab dan sesuai dengan apa yang dinyatakan dalam surat al-Buruj:
هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْجُنُودِ فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ
"Pernahkah kamu mendengar kisah tentara Firaun dan Tsamud." (QS Al-Buruj: 17, 18), dan tentara-tentara itu dikatakan memiliki banyak tenda di kemah-kemah mereka.
Penjelasan ketiga..
Penjelasan ketiga, pengokohan kerajaan. Penafsiran ini dekat dengan penjelasan sebelumnya, yaitu bahwa rajanya mantap seperti kemah yang dipasangi pasak, sebagaimana yang dikatakan oleh Al-Aswad bin Ya'far: Di bawah bayang-bayang raja yang pasak-pasaknya tetap.
Penjelasan keempat, struktur batu yang menyerupai irisan seperti (piramida dan obelisk) Ini sangat dapat diterima, terutama karena pembicaraan di sini adalah tentang kekuatan Firaun, sehingga tepat untuk menyoroti kehebatan ini, dan juga untuk konsistensi dengan pemotongan batu oleh Tsamud, dan pembangunan tiang-tiang, serta untuk kelangsungan hidup piramida dan obelisk ini sebagai saksi atas kekuatan firaun, dan bagaimana Allah menghancurkannya.
Kemunculan pasak dalam deskripsi gunung dalam Alquran {dan gunung atau pasak}, menunjukkan bahwa itu dapat digunakan di sini pada benda-benda berbatu seperti gunung, dan dua penjelasan lainnya saya kecualikan:
Penafsiran kelima, diriwayatkan oleh Al-Mawardi: Dzu'l-Awtad karena banyaknya pohon-pohon palem dan pohon-pohonnya (Tidaklah lazim bagi orang Arab untuk menggambarkan pohon-pohon palem dan pohon-pohon dengan pasak, dan pohon-pohon digambarkan di dalam Alquran dengan kata sifat lain yang menunjukkan kebesaran, seperti yang disebutkan dalam kasus Fir'aun:
"Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air." (QS as-Syuara: 57)
Penjelasan keenam, hal ini dinisbatkan kepada Ibnu Abbas dan Qatadah, Dia memiliki pasak-pasak yang dimainkan oleh orang-orang di antara kedua tangannya sementara dia mengawasi mereka, dan ini bukanlah salah satu gambaran kebesaran yang digambarkan Firaun.
16 Faktor Penyebab Keluar dari Islam, Apa Saja?
Faktor penyebab murtad sangat beragam [901] url asal
#murtad #penyebab-murtad #faktor-murtad #murtad-keluar-agama #murtad-keluar-islam #pemicu-murtad
(Republika - Khazanah) 19/07/24 18:58
v/11331582/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Murtad atau keluar agama bisa menjadi cobaan siapapun, sebab ini terkait dengan hidayah yang menjadi hak mutlak Allah SWT. Apa yang dimaksud dengan murtad dan apa saja pemicunya?
Definisi Murtad dinukil dari kitab Shautul Minbar karangan Syekh Muhammad Alhajjar, hal 267, adalah: qath`u mukallafin mukhtaarin al-islaama, biniyyatin mukfiratin, au fi`lin mukfirin, au qaulin mukfirin sawaa-un qaalahu istihzaa-an au i`tiqaadan au `inaadan
Yaitu keputusan seorang mukallaf/Muslim dewasa secara sadar untuk keluar dari agama Islam dengan niat kafir, atau mengamalkan perilaku yang menyebabkan kekafiran, atau mengucapkan perkataan yang menyebabkan kekafiran, baik perkataannya itu diucapkan sebagai penghinaan, atau menjadi keyakinan, maupun sengaja bertujuan menentang agama Islam). Berikut ini 16 faktor yang bisa menyebabkan seseorang keluar dari agama:
1. Kemurtadan aqidah. Contohnya ragu tentang adanya Allah, ragu terhadap kebenaran ajaran Rasulullah SAW, ragu terhadap kebenaran dan kemurnian atau keaslian Alquran mushaf Utsmani sebagai firman Allah yang utuh dan tidak mengalami tahrif (perubahan)
2. Murtad karena perilaku. Contohnya sujud atau menyembah patung. Atau ikut mengarak patung karena memuliakannya. Atau ikut bahagia menyambut kedatangan tokoh non Islam karena kekafirannya
Atau memberi sesajian kepada berhala, atau kepada makhluk lainnya, seperti ritual penyembahan terhadap makhlus halus. Atau menyediakan sesajian kepada bangsa jin dengan niat mempertuhankan.
Atau meminta kepada bangsa jin agar merasuki dirinya hingga ia merasa gembira saat menyatu dengan jin kafir yang merasukinya dan yang seperti ini dapat menyebabkan kemusyrikan.
3. Murtad karena ucapan. Contohnya seseorang mengatakan bahwa agama Yahudi dan Nasrani itu lebih baik dari pada agama Islam. Atau mengatakan bahwa semua agama itu sama benarnya. Atau mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara agama yang satu dengan agama yang lain karena semua agama itu mengajarkan kebaikan.
Atau seseorang yang memuji-muji kaum kafir serta menghina kaum muslimin. Atau mengatakan aku benci kepada ajaran agama Islam. Atau menghina almamater umat Islam seperti masjid, pakaian imamah/sorban para ulama, jilbab wanita muslimah dan sebagainya dengan niat menghina agama Islam.
Atau mengatakan: "Di dunia ini tidak ada aliran sesat, karena setiap orang itu berhak untuk menjalani keyakinannya masing-masing". Atau mengatakan: "Kalau pun Allah atau Rasulullah SAW langsung menyuruhku berhenti melakukan ini atau itu, pasti tidak akan aku hiraukan."
4. Murtad karena niat. Contohnya berharap zina, judi, mencuri, dan yang semisalnya itu halal untuknya. Atau sengaja dalam hatinya menisbatkan Allah itu adalah dhalim dan jahat karena telah mengharamkan kemaksiatan tersebut di atas. Atau menisbatkan Allah itu diktator dan bengis karena telah mewajibkan shalat, zakat, puasa dan haji, yang semuanya itu bertentangan dengan Hak Asasi Manusia
5. Murtad karena rasa sombong. Contohnya menyombongkan diri dengan mengatakan: "Aku adalah tuhan. Atau "Aku adalah nabi setelah Nabi Muhammad SAW." Atau: "Aku sudah terlalu kenyang beribadah, jadi sudah tidak perlu lagi bagiku menjalankan kewajiban agama."
6. Murtad karena kontra syariat. Contohnya mengatakan: "Aku tidak bersedia menerapkan hukum syariat Islam dalam kehidupanku, tapi cukup bagiku berhukum dengan peraturan / undang-undang negara (sekuler)."
7. Murtad karena penghinaan. Contohnya, seseorang yang mempunyai problem, kemudian disodori tulisan yang berisi dalil-dalil hukum Islam oleh ulama, lantas sengaja menghina dengan melemparkannya ke tempat sampah
Selanjutnya...
8. Murtad karena penghormatan. Contohnya sujud atau menyembah kepada berhala, matahari, makhluk lelembut, penguasa atau raja dan sebagainya
9. Murtad karena persekutuan. Contohnya ikut masuk gereja, sinagog, vihara, pure dan tempat ibadah kaum kafir lainnya, di saat kaum kafir itu memeriahkan kegiatan ritualnya, baik yang dilakukan di tempat ibadah mereka itu maupun di luarnya, serta membantu perilaku kekafiran. Atau sengaja ikut duduk dan nimbrung dengan khusyu` di saat pemuka kaum kafir itu memimpin ibadah mereka
10. Murtad karena peremehan. Contohnya sengaja meremehkan Al-Quran, hadits, ilmu syariat. Atau meremehkan nama-nama Allah, meremehkan Rasulullah SAW, merasa lebih tinggi derajatnya dari para malaikat hingga mampu memerintah para malaikat sesuai keinginannnya. Atau sengaja melempari masjid dengan kotoran manusia atau hewan
11. Murtad karena rasa ragu. Contohnya ragu jika Nabi Muhammad itu Nabi akhir zaman. Ragu terhadap kenabian salah satu dari 25 para Nabi SAW yang wajib diimani
12. Murtad karena pengkafiran. Contohnya pengkafiran terhadap para sahabat Nabi SAW, seperti yang dilakukan oleh kaum Syiah Rafidhah (Iran)
13. Murtad karena penghalalan. Contohnya sengaja menghalalkan hukum perjudian, mabuk, zina, narkoba, pencurian, atau menghalalkan semacam shalat tanpa wudlu
14. Murtad karena ridha. Contohnya, ridha terhadap kekafiran semisal ikut memperjuangkan berdirinya tempat ibadah non muslim, yang jelas-jelas dipergunakan sebagai tempat penyekutuan terhadap Allah, dengan dalih rasa kemanusiaan.
Atau ikut mensukseskan perayaan ritual kaum kafir seperti ikut aktif kegiatan natalan. Atau memperlambat respon terhadap seseorang yang minta dituntun membaca syahadat karena ingin masuk Islam, dengan jawaban: "Cobalah, dipikir-pikir dahulu, kapan-kapan kalau sudah yakin akan masukm Islam, dan sudah mantap, bolehlah datang kemari."
15. Murtad karena pemberian julukan. Contohnya, menjuluki seseorang yang ahli mabuk atau narkoba dengan mengatakan: Dia itu adalah malaikat penolong dan panutan kita. Atau menjuluki seseorang tokoh kafir dengan mengatakan: "Orang ini ibarat tuhan penolong bagi kita."
16. Murtad karena kebodohan. Contohnya melagukan bacaan Alquran dengan menyerupai nada lagu khas gereja, atau pure, atau lagu-lagu ritual kaum kafir lainnya, hingga tampak tidak ada perbedaan antara membaca kitab suci Alquran dengan kitab agama-agama non Islam.
Atau sengaja memajang pajangan khusus milik agama non Islam, seperti salib atau patung Budha atau patung yang dituhankan oleh non muslim, baik di rumah pribadinya atau di masjid, maupun di tempat ibadah dan tempat majelis milik umat Islam.
Batasan ringkas tentang perilaku kemurtadan di atas adalah sekelumit dari aturan syariat Islam yang wajib diperhatikan oleh umat Islam, agar tidak terjerumus dalam kemutradan yang menyebabkan kerugian akherat bagi pelakunya.
