#30 tag 24jam
Punya Bisnis Jual-Beli Online? Ini Tips biar Omzet Makin Tumbuh
Dengan kemajuan teknologi, berbagai kegiatan kini dilakukan secara digital, termasuk kegiatan jual beli lewat e-commerce. [498] url asal
(detikFinance - SolusiUKM) 22/05/24 14:00
v/11049206/
Jakarta - Dengan kemajuan teknologi, berbagai kegiatan kini dilakukan secara digital, termasuk kegiatan jual beli lewat e-commerce. Berbagai cara dilakukan agar bisnis jual-beli bisa menaikkan omzet, mulai dari penguatan brand, hingga memperkuat strategi pemasaran.
Dengan ketatnya persaingan, banyak pemilik bisnis online sering menghadapi tantangan dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Dari sini, AHA Commerce memperkenalkan strategi IYU yang dirancang untuk mendukung pelaku bisnis dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dan meningkatkan pertumbuhan omset.
Melansir data jurnal Business Accounting Review, pelanggan yang loyal menjadi semakin menguntungkan seiring berjalannya waktu. Mereka tidak hanya membeli produk baru, tetapi juga tetap mengikuti perkembangan produk lama dan bahkan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain.
AHA Commerce memperkenalkan strategi IYU, sebuah pendekatan berkelanjutan yang memperkuat loyalitas pelanggan, yang terbagi menjadi tiga fase. Fase pertama adalah "I," yang berarti "Informasikan" dimana fase ini bertujuan untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan informatif dengan pelanggan. Dalam implementasinya, AHA Commerce menggunakan chatbot berbasis AI untuk memastikan bahwa setiap pelanggan selalu mendapatkan informasi terbaru tentang status pesanan mereka. Penggunaan teknologi modern seperti chatbot dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi komunikasi ke pelanggan. Para pemilik bisnis juga dapat menyesuaikan pesan chatbot yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi bisnis masing-masing.
Fase kedua, "Y" untuk 'Yakinkan', dimana AHA Commerce melibatkan permintaan testimoni dari pelanggan. Menurut laporan McKinsey yang menunjukkan bahwa peningkatan peringkat bintang dari 4,2 menjadi 4,4 seringkali memicu peningkatan penjualan yang signifikan. Seiring peningkatan jumlah bintang dan ulasan serta lebih banyaknya produk yang diperiksa secara online, pembeli cenderung lebih mengandalkan testimoni dari pelanggan lain daripada hanya merek produk itu sendiri dalam membuat keputusan pembelian.
Stephen Lawrence, CEO AHA Commerce, menekankan dedikasi perusahaan untuk tidak hanya memenuhi tetapi juga melebihi ekspektasi pelanggan. "Kami aktif dalam mengembangkan strategi 'Yakinkan', yang bukan sekadar follow-up tetapi sebuah janji untuk memastikan kepuasan pelanggan," ujar Stephen Lawrence. Dalam satu pernyataan, ia juga menggambarkan visi perusahaan untuk menyederhanakan operasi toko online dan meningkatkan penjualan, sambil menargetkan pertumbuhan bisnis lokal yang berkelanjutan.
"Sebagai mitra resmi Shopee tingkat Premium & Best Enabler Lazada yang terpercaya, dukungan dari Alibaba Business School dan Shopee Seller Mentor menguatkan kami dalam mengasah dan mengembangkan brand yang kami bantu," jelasnya.
Fase ketiga, "U" untuk Undang, mengajak pelanggan yang telah berbelanja sebelumnya untuk terus berinteraksi dengan brand. Fase ini diperkaya dengan integrasi jasa SCALE (Social Collaborative Ads Leveraging Engagement) yang dihadirkan oleh AHA Commerce, yaitu strategi yang memanfaatkan retargeting media media sosial seperti Facebook CPAS (Collaborative Performance Advertising Solution) untuk mengundang kembali pelanggan yang belum melakukan pembelian di toko online tersebut.
SCALE memastikan bahwa iklan tidak hanya sering muncul tapi juga relevan untuk menargetkan individu berdasarkan interaksi sebelumnya. Pendekatan ini terbukti efektif, dengan upaya promosi dari merek AHA Commerce seperti Good Spot dan OTOMobil mendapatkan respons berupa tingkat pembelian berulang sekitar 27% dari total pelanggan karena komunikasi yang terus-menerus didukung oleh strategi IYU.
"Kami akan tetap berkomitmen untuk memelihara hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui strategi inovatif IYU, menegaskan dedikasi perusahaan terhadap pertumbuhan dan kepuasan pelanggan" tutup Stephen Lawrence.
(fdl/fdl)Potensi Energi Hidrogen Hijau Domestik untuk Transisi Energi
Hidrogen hijau, menjadi salah satu energi alternatif terbarukan yang rendah emisi. Cepat atau lambat energi ini akan perlahan mendisrupsi energi fosil di masa mendatang. [833] url asal
#hidrogen-hijau #transisi-energi #energi #energi-terbarukan #energi-hidrogen #give-me-perspective
(Katadata - IN-DEPTH & OPINI) 20/05/24 14:00
v/11049497/
Hidrogen merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang rendah emisi. Cepat atau lambat energi ini akan perlahan mendisrupsi energi fosil di masa mendatang.
Industri energi dalam negeri pun mulai melakukan riset dan pengembangan agar hidrogen menjadi masif digunakan sebagai bentuk aspek keberlanjutan konsumsi energi domestik. Perusahaan pelat merah, Pertamina dan PLN ikut ambil bagian dalam pengembangan unsur kimia yang disimbolkan H2.
Proyek pengembangan energi hidrogen akan menambah daftar energi hijau namun berpotensi saling mempengaruhi. Sebut saja perbandingannya dengan baterai. Dengan semakin banyak alternatif pilihan, publik tentu akan membandingkan mana yang lebih efektif dan lebih efisien.
Pilihan energi terbarukan yang lebih bervariatif akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam memilih kebutuhan sumber energi yang jauh lebih berkualitas namun tidak berdampak pada kerusakan bumi. Terlebih kebutuhan energi masa mendatang semakin tinggi baik untuk konsumsi rumah tangga, transportasi hingga industri.
Investasi Besar untuk Hidrogen Hijau
Sekadar untuk dipahami, hidrogen bukanlah sumber energi primer yang secara bebas ditemukan di alam. Hidrogen hijau berasal dari proses kimia yang dikenal sebagai elektrolisis. Proses elektrolisis hidrogen merupakan metode yang digunakan guna memisahkan molekul air (H2O) menjadi hidrogen (H2) dan oksigen (O2) menggunakan listrik.
Proses ini terjadi dalam sebuah sel elektrolisis. Dua elektroda yang terbuat dari logam konduktif dicelupkan ke dalam air yang telah ditambahkan elektrolit untuk meningkatkan konduktivitasnya. Proses elektrolisis hidrogen memiliki keunggulan karena dapat menggunakan sumber energi terbarukan seperti matahari atau angin untuk menghasilkan listrik, yang kemudian digunakan dalam proses elektrolisis.
Nilai investasi untuk pengembangan produksi energi berbasis hidrogen cukup besar. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), komitmen investasi terbesar di skala global untuk pengembangan energi hidrogen berasal dari Jerman, yakni mencapai US$ 10,3 miliar pada 2021. Bagaimana dengan Indonesia?
Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menyiapkan strategi hidrogen nasional. Arah pengembangan dan pemanfaatan hidrogen di Indonesia mempertimbangkan tiga hal utama yaitu mendukung pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan, mendukung upaya dekarbonisasi dan komitmen Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim global, serta potensi Indonesia sebagai hub hidrogen.
Saat ini pengembangan hidrogen di Indonesia masih dalam tahap penelitian dan proyek percontohan. Hidrogen diproyeksikan akan mulai tumbuh setelah 2030, dengan pemanfaatannya yang lebih luas, mencakup kendaraan hidrogen, pembangkitan listrik, sebagai penyimpanan energi, dan melakukan dekarbonisasi hard to abate sectors (shipping, aviation, steel production, manufacture, long distance transportation).
Potensi Dalam Negeri
Menurut hasil studi IFHE, pada 2022 diperkirakan kebutuhan hidrogen sekitar 1,8 juta ton dan akan meningkat hingga 32,6 juta ton per tahun pada 2060. Permintaan terbesar diprediksi berasal dari sektor transportasi dengan porsi mencapai 50%. Sementara permintaan lainnya berasal dari penggunaan pembangkit listrik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut Indonesia memiliki potensi produksi hidrogen yang signifikan. Dengan potensi energi terbarukan sebesar 3.686 gigawatt, Indonesia memiliki kapasitas untuk memproduksi hidrogen hijau. Indonesia juga memiliki potensi permintaan hidrogen yang besar, mencakup berbagai sektor, termasuk listrik, transportasi, industri, kilang, dan gas kota.
Sebagai implementasi, Pertamina mulai membangun Hydrogen Refueling Station (HRS) atau SPBU hidrogen yang pertama di Indonesia. Project ini tidak hanya sebagai langkah percepatan transisi energi, tapi juga untuk menstimulasi ekosistem hidrogen transportasi. Pertamina menggandeng perusahaan otomotif Jepang, Toyota, guna mengembangkan ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan di Indonesia.
Serupa dengan Pertamina, PLN juga meresmikan Green Hydrogen Plant (GHP) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang di Jawa Barat. Itu menjadi GHP ke-22 PLN sejak pertama kali diluncurkan pada November 2023. Sebanyak 22 GHP itu mampu menghasilkan 203 ton hidrogen hijau per tahun.
Hidrogen VS Baterai untuk Kendaraan
Industri otomotif terus menggenjot produksi kendaraan listrik. Selain alasan lingkungan, kendaraan non BBM diklaim lebih ekonomis. Selain kendaraan listrik berbasis baterai dengan bahan baku nikel, sejumlah perusahaan otomotif mulai memperkenalkan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Apakah basis bahan bakar kendaraan ini saling mendisrupsi?
Mobil listrik yang menggunakan baterai bergantung sepenuhnya pada daya lithium ion. Saat ini, infrastruktur untuk menunjang kendaraan berbasis baterai semakin berkembang dan banyak dijumpai sebagai suplai pengisian daya.
Tidak hanya itu, mobil listrik baterai juga bisa diisi secara mandiri di rumah tanpa harus mengunjungi stasiun pengisian umum. Dibandingkan dengan BBM, pengisian baterai kendaraan cukup lama, berkisar 4-8 jam untuk pengisian daya maksimal.
Sementara itu, pengisian mobil hidrogen berkisar 5-10 menit untuk memompa gas hidrogen bertekanan tinggi ke dalam tangki. Kendaraan berbahan bakar hidrogen menggunakan teknologi fuel cell guna menghasilkan energi listrik sebagai penggerak motor. Proses ini dimulai dengan menyimpan hidrogen dalam tangki kendaraan.
Ketika kendaraan membutuhkan daya, hidrogen dilepaskan dari tangki dan dialirkan ke dalam sel bahan bakar. Di dalam sel bahan bakar, hidrogen bereaksi dengan oksigen dari udara yang diambil melalui ventilasi.
Proses ini menghasilkan energi listrik, air, dan panas sebagai produk sampingan. Energi listrik yang dihasilkan oleh sel bahan bakar kemudian digunakan untuk menggerakkan motor kendaraan, yang pada gilirannya menggerakkan roda.
Tantangan utamanya terletak pada infrastruktur yang terbatas untuk produksi, penyimpanan, dan distribusi hidrogen. Meskipun demikian, pengembangan teknologi ini terus berlangsung untuk meningkatkan efisiensi dan ketersediaan kendaraan berbahan bakar hidrogen.
Dengan komitmen dari pemerintah, dukungan dari perusahaan energi seperti Pertamina dan PLN yang telah berpengalaman puluhan tahun, serta partisipasi aktif masyarakat, Indonesia dapat menjadi salah satu pemain energi hidrogen di masa depan.
Tabungan Emas Syariah dari ShariaCoin Jadi Solusi Bagi Pelaku UMKM
Emas sudah dikenal lama sebagai alat simpan atau investasi orang tua kita. [476] url asal
#adsmart #tagsite #infoumkmterkinididetik
(detikFinance - SolusiUKM) 20/05/24 14:00
v/11049207/
Jakarta - Emas sudah dikenal lama sebagai alat simpan atau investasi orang tua kita. Dahulu mereka menyisihkan sedikit demi sedikit untuk persiapan masa depan seperti pendidikan anak, hari tua (pensiun) maupun kebutuhan lain misalnya ibadah haji.
Perdagangan emas di Indonesia masih didominasi oleh Antam Tbk karena memiliki kemasan emas yang tersertifikasi secara internasional. Beberapa tahun belakangan, merk lain seperti Lotus Archi yang diproduksi di Jawa Barat muncul dengan kemasan mirip Antam namun bentuk kemasannya lebih besar.
Di era digital ini, pemerintah tidak tinggal diam. Melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pemerintah mengatur tata cara perdagangan fisik emas digital.
Salah satunya pedagang wajib menyetorkan 10 kg emas fisik serta wajib menambahkan emas fisik jika sudah melebihi 10 kg tadi.
PT Syariah Koin Indonesia adalah salah satu perusahaan yang berhasil mendapatkan perizinan dari Bappebti. Uniknya, PT Syariah Koin Indonesia hanya fokus pada produk Tabungan Emas Syariah melalui Aplikasi Mobile (Andoid, IOS dan Website) dengan nama ShariaCoin.
"Alhamdulillah, kami fokus pada Tabungan Emas Syariah saja. Emas yang kami jual harus bisa dicetak fisiknya (minting), bisa ditarik dananya (withdrawal), atau bisa digadai (pawn/rahn) kapan saja sesuai kebutuhan masyarakat," ungkap Direktur Utama PT Syariah Koin Indonesia Titiez Arga, dalam keterangan tertulis, Senin (20/5/2024).
Arga mengungkapkan saat ini baru perusahaannya yang menerapkan prinsip syariah dalam mengelola Tabungan Emas Syariah dengan menggunakan akad 'Wadiah Yad Amanah', yaitu akad titipan emas di mana perusahaan wajib menjaga emas dan bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan barang. Dalam perencanaan keuangan keluarga, lanjut Arga, ShariaCoin juga menggunakan Akad Wadiah Yad Amanah untuk Emas Pensiun dan Emas Pendidikan Syariah.
"Kami ingin generasi sekarang juga mengenal emas selain kripto dan pinjaman online karena emas ada bentuk maupun fisiknya, sudah dikenal, dan sudah terbukti aman. Jadi para pemain kripto pasti tidak sulit menggunakan aplikasi kami," terang Arga.
Lebih jauh Arga mengungkapkan ShariaCoin ini juga cocok untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pasalnya, Tabungan Emas Syariah dari ShariaCoin ini bisa menjadi modal usaha dengan cara digadaikan.
"Tabungan Emas Syariah dari ShariaCoin yang bisa dimulai dari nominal Rp 5.000 ini sangat ramah bagi UMKM dan sangat mendukung inklusi keuangan. Para pelaku UMKM bisa memanfaatkan ShariaCoin untuk menambah modal usaha maupun keperluan lainnya. Jika ada kebutuhan, emas bisa dijual atau digadaikan, sehingga uangnya bisa dimanfaatkan untuk tambahan modal," ungkap Arga.
Saat ini ShariaCoin menyasar segmen blue ocean melalui skema business to customer (B2C) maupun business to business (B2B). Ada beberapa mitra B2B PT Syariah Koin Indonesia seperti PT Gadai Syariah Indonesia untuk Tabungan Emas Syariah, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), dan Penerbit Uang Elektronik.
"Pekan lalu, kami bekerja sama dengan mitra kami PT Gadai Syariah Indonesia untuk penerbitan Tabungan Emas Pesantren dalam rangka inklusi keuangan syariah. Mohon supportnya agar kami bisa memberikan pilihan investasi emas yang mudah dan aman bagi masyarakat Indonesia," kata Arga.
"Semakin banyak pilihan, maka yang diuntungkan konsumen juga," pungkasnya.
(Tagsite/ShariaCoin)PLTS Atap, Menyoal Komitmen Transisi Energi Indonesia
PLTS atap adalah salah satu solusi transisi energi yang menjanjikan. Jika dimanfaatkan oleh seluruh pihak, PLTS atap memiliki potensi maksimal hingga 32,5 GW. [979] url asal
#plts-atap #transisi-energi #transisi-energi-indonesia #esdm #pln #give-me-perspective
(Katadata - IN-DEPTH & OPINI) 18/05/24 14:00
v/11049498/
PLTS atap adalah salah satu solusi transisi energi yang menjanjikan. Bukan cuma meningkatkan bauran energi bersih, yang punya target ambisius mencapai 23% per 2025, PLTS atap juga dapat mendorong kemandirian energi masyarakat. Karena dibangun di atap bangunan, ia dapat dikembangkan tanpa pembukaan lahan baru, tidak seperti mayoritas pembangkit lain yang kerap mendorong berbagai masalah seperti perampasan lahan dan pengambilalihan fungsi hutan.
Jika dimanfaatkan oleh seluruh pihak, mulai dari kawasan residensial, bisnis, hingga industri, PLTS atap memiliki potensi maksimal hingga 32,5 GW di Indonesia. Bisa dibandingkan dengan produksi total listrik Indonesia di tahun 2022 sejumlah 38 GW. Wajar jika pemerintah menggadang-gadang PLTS atap sebagai solusi transisi energi.
Namun, keberadaan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 2 Tahun 2024 mengenai pembangkit listrik tenaga surya atap (PLTS atap), justru menimbulkan keraguan terhadap komitmen pemerintah pada pemanfaatan PLTS atap.
Perubahan dalam Permen
Ada beberapa poin perubahan utama. Pertama, hilangnya aturan ekspor-impor. Sebelumnya, pelanggan dapat “mengekspor” kelebihan produksi listrik mereka ke jaringan listrik PLN, yang akan menjadi potongan terhadap biaya listrik mereka. Penghilangan peluang itu akan mengurangi insentif warga untuk mengadopsi PLTS atap.
Kedua, penambahan faktor pembatasan kuota pemasangan PLTS atap; dari yang sebelumnya hanya ditentukan oleh kapasitas jaringan, menjadi ditentukan oleh KEN (Kebijakan Energi Nasional) dan RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik).
Padahal, dalam Rancangan Peraturan Pemerintah Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) terbaru, target energi terbarukan sendiri dipangkas menjadi 17-19%. Hal ini dapat semakin membatasi kuota pemasangan bagi mereka yang berminat mengadopsi PLTS atap. Jika tidak transparan, kuota ini juga dapat menjadi celah baru untuk suap dan korupsi.
Poin ketiga adalah sulitnya permohonan izin pemasangan. Calon pelanggan harus melakukan permohonan izin pasang yang hanya diselenggarakan pada bulan Januari dan Juli. Hal ini akan menjadi satu lagi prasyarat yang mempersulit pelanggan, baik dalam skala rumahan atau industri kecil. Daftar di bulan yang ditentukan juga tidak menjamin pendaftar dapat serta merta memasang PLTS atap.
Keempat, pemasangan harus dilakukan oleh badan usaha tersertifikasi khusus. Selain menambah syarat pemasangan bagi masyarakat dan industri, hal ini dapat menjadi peluang korupsi dan kecurangan dalam proses sertifikasi. Bertambahnya syarat pemasangan dapat berpotensi membuat harga komponen peralatan PLTS atap tidak dapat bersaing sehat yang akan meningkatkan beban biaya listrik.
Kelima, adalah ancaman hukuman terhadap pelanggan yang melanggar peraturan. Konsekuensinya, apabila pelanggan tidak memahami penuh tahapan dan persyaratan pemasangan PLTS atap, mereka berisiko terkena denda hingga 240 kali kapasitas terpasang.
Keseluruhan perubahan tersebut menimbulkan satu pertanyaan: apabila pemerintah berniat serius menimbang PLTS atap sebagai solusi transisi energi Indonesia, mengapa begitu banyak perubahan yang membatasi, ketimbang mendorong angka pengadopsian PLTS atap?
Perubahan deskripsi tujuan peraturan dalam peraturan menteri ini semakin mengindikasikan berubahnya pandangan pemerintah tentang PLTS atap.
Tujuan peraturan diubah dari, “a. menghemat tagihan listrik Pelanggan PLTS Atap; b. mendapatkan listrik dari sumber energi terbarukan; dan c. berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca,” menjadi “a. menghemat tagihan listrik Pelanggan PLTS Atap; b. mendapatkan listrik dari sumber energi terbarukan; dan/atau c. berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca (pasal 3 Permen ESDM 2/2024).
Perubahan sederhana ini menunjukkan pergeseran pandangan pemerintah, dari PLTS sebagai upaya optimis untuk transisi energi dari bahan bakar fosil yang kotor, menjadi menjadi sekadar teknologi yang penuh batasan dan aturan yang menghambat.
Pembatasan bukan hanya terjadi di skala rumah tangga. Meski pemerintah berniat mempermudah pengadopsian di skala industri dengan penghilangan biaya kapasitas – yang akan membantu industri yang notabene punya konsumsi listrik lebih stabil dengan konsumsi besar - ia tetap dipenuhi prasyarat yang semakin pelik.
Dari peraturan sebelumnya saja, banyak pelaku industri yang mundur karena syarat-syarat yang memberatkan untuk pemasangan PLTS atap. Kini kapasitas listrik terpasang melebihi 500 KW perlu izin khusus untuk memasang PLTS atap. Untuk kepentingan industri yang lebih besar, bahkan diperlukan peralatan tambahan seperti prakiraan cuaca (weather forecast) yang terintegrasi dengan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA)/smart grid. Hal tersebut tentu membebani industri, khususnya dalam biaya investasi awal.
Pelaku industri penyedia komponen PLTS juga mengeluhkan syarat pendaftaran badan usaha yang tidak transparan. Permen ini merunut standar tahapan penyediaan komponen secara sangat rinci.
Di satu sisi, ini dapat dilihat sebagai langkah baik untuk mendorong kesiapan penyediaan sistem dan keandalan produk. Namun, perlu dipastikan apakah standarisasi ini bukan sekadar pembatasan ruang partisipasi dan kompetisi industri. Situasi ini dapat berdampak bagi harga instalasi panel surya, sekaligus menjadi ceruk peluang praktek korupsi dan kolusi terkait penyediaan produk pendukung PLTS atap.
Lagi-lagi Salah Oversupply
Pembatasan pemasangan PLTS atap ini disinyalir berkaitan dengan adanya kelebihan kapasitas jaringan listrik Indonesia (oversupply) yang masih akan terjadi setidaknya hingga 2027. Padahal ini seharusnya menjadi alasan untuk berhenti membangun pembangkit berbahan bakar fosil dan beralih ke energi terbarukan di masa mendatang, bukan menghambat dukungan upaya pembangunan energi bersih di masyarakat.
Indonesia mengalami kelebihan energi listrik hingga 50%-60% dari kebutuhan. Kondisi oversupply ini disebabkan oleh sistem take-or-pay, ketika PLN sebagai pengelola tunggal dengan adanya Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) wajib membeli seluruh listrik yang disediakan oleh penyedia listrik independen (IPP).
Pertumbuhan konsumsi listrik yang tidak sesuai dengan kebutuhan menyebabkan oversupply dari tahun ke tahun semakin parah. Kondisi ini membuat PLN merugi. Anehnya, pemerintah malah merencanakan tambahan 13,8 MW listrik dari PLTU Batubara dalam RUPTL 2021-2030.
Kondisi oversupply Indonesia saat ini adalah akibat dari miskalkulasi pemerintah. Sedihnya, hal ini juga disertai dengan meningkatnya utang dan kewajiban sewa produsen listrik (IPP) ke PLN yang berimbas menyusutnya ruang bagi pertumbuhan energi terbarukan, terutama bagi pembangkit skala kecil seperti PLTS atap.
Hingga akhir 2023, 86,9% dari bauran energi Indonesia yang kelebihan beban ini berasal dari bahan bakar fosil seperti batubara. Terutama di bawah tekanan transisi energi, pemensiunan PLTU lama dan penghentian pembangunan PLTU baru seharusnya menjadi solusi yang didorong pemerintah. Bukan malah membatasi PLTS atap.
Namun oversupply lagi-lagi dibebankan kepada warga yang digiring untuk lebih konsumtif listrik. Sementara upaya warga untuk berdaya dan berdaulat dengan memproduksi energi sendiri, termasuk lewat PLTS atap, malah dibatasi.
Inkonsistensi ini menunjukkan masih lemahnya komitmen pemerintah untuk mendukung transisi energi yang adil dan demokratis.
410 Pengusaha Beradu Kreatif di Bootcamp AKI 2024 di 8 Kota
AKI 2024 tersisa tiga kota lagi sebelum nantinya mereka diajak melakukan pameran [335] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Peluang Usaha) 18/05/24 14:00
v/11049248/
Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Francisca bertha
KONTAN.CO.ID - Bootcamp Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 sudah berlangsung di 8 kota. Ada 410 bisnis yang terpilih dari total 6.680 yang mendaftar.
AKI hadir di 8 kota yaitu Bekasi, Serang, Denpasar, Magelang, Singkawang, Blitar, Palu dan Toba. Pelaksanaan Bootcamp di masing-masing kota berlangsung selama 3 hari, dari total 12 kota yang ditargetkan kegiatan Bootcamp akan rampung di tanggal 30 Mei 2024..
Pada hari pertama, materi yang disampaikan mencakup Hak Kekayaan Intelektual, Pitching & Presentasi, dan Pengelolaan Keuangan. Hari kedua akan diisi dengan materi Produk Review & Branding, Marketplace & Promosi Digital, Design Thinking & Business Model, serta Legalitas & Standardisasi Usaha. Sebagai penutup, di hari terakhir peserta akan mengikuti materi Sosialisasi E-KATALOG dan Coaching Clinic & Mentoring.
Dari pelatihan ini, salah satu peserta yaitu Risa, owner dari The Cold Crafters, produsen kopi cold brewery merasa bahwa apa yang disampaikan bermanfaat untuk dirinya dan bisnis ke depannya. "Materi-materi di Bootcamp bagus, sangat relevan, aplikatif. Para mentor memberikan banyak tips dan trik, dan disampaikan dengan cara yang komunikatif”, ungkap Risa.
Rici Narita, owner dari Narita Bakes, bakery asal Kalimantan juga menyampaikan banyak manfaat yang didapat dari program AKI ini. Selain itu, ia bisa menemukan teman-teman baru di sekitar KAlimantan dan daerah lainnya.
"Di AKI saya juga mendapat banyak materi baru yang saya belum tahu, seperti materi design thinking and business model yang disampaikan Pak Dwi Purnomo”.
Sebagai informasi, The Cold Crafters dan Narita Bakes merupakan dua dari total 410 bisnis dari seluruh Indonesia, yang lolos mengikuti Fase Bootcamp. Para peserta ini disaring dari 6680 ribu pendaftar yang sudah masuk, dan dibagi dalam tujuh Subsektor ekonomi kreatif di antaranya adalah kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, gim, musik dan film.
Setelah Fase Bootcamp yang tinggal menyisakan 4 kota lagi (Ternate, Tanjung Pinang, Labuan Bajo dan Merauke) tahapan berikutnya adalah bagi para peserta terpilih akan ikut dalam pameran yang akan berlangsung di masing-masing Kota dan kabupaten di akhir bulan Mei hingga Agustus 2024.
OpenIn Gandeng SSPACE Integrasikan Teknologi Kecerdasan Lokasi dan Periklanan
Teknologi location intelligence atau kecerdasan lokasi sedang berkembang saat ini. [365] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Peluang Usaha) 18/05/24 14:00
v/11049247/
Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemajuan teknologi telah banyak membantu aktivitas bisnis. salah satu teknologi yang sedang tren saat ini adalah location intelligence atau kecerdasan lokasi. Dengan teknologi ini maka pengguna bisa mendapatkan informasi lokasi secara komprehensif terhadap satu lokasi atau wilayah tertentu.
Melihat potensi itu, Startup OpenIn melakukan kerja sama dengan PT Era Media Sejahtera Tbk (SSPACE) untuk mengintegrasikan kecerdasan lokasi canggih dengan platform periklanan dinamis. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam mendorong inovasi kecerdasan lokasi untuk kemajuan bisnis.
Arman, CEO & Co-Founder OpenIn mengatakan, dengan manfaatkan layanan kecerdasan lokasi yang canggih OpenIn dan SSPACE berupaya untuk memberikan pemasaran presisi dan prediktif.
“Kerja sama ini bertujuan untuk membantu klien mencapai audiens yang paling relevan di mana pasar sasaran mereka paling terkonsentrasi, menghasilkan pemasaran yang presisi dan peningkatan penjualan pelanggan," kata dia dalam keterangan resminya, Sabtu (18/5).
Ia bilang, OpenIn mampu menjangkau segmen demografis tertentu di lokasi utama. Ia menjelaskan bahwa Pemasang iklan dapat mencapai tingkat pengembalian investasi (ROI) yang lebih tinggi.
Menurutnya, pendekatan yang mengandalkan data dalam kerja sama itu dapat membantu mengurangi ketidakefektifan anggaran iklan dengan memastikan bahwa iklan-iklan yang disampaikan menjangkau target sasaran yang relevan, menghasilkan peningkatan dalam konversi dan akuisisi pelanggan.
Sementara itu, Direktur SSPACE Devin Suhartono mengatakan kolaborasi itu dapat memajukan dan melengkapi kebutuhan Media Asset Luar Ruang milik SSPACE. Ia berharap SSPACE dapat meningkatkan nilai tambah dalam melakukan kegiatan penjualan dan penawaran kepada calon klien dengan teknologi yang canggih dan data yang lengkap.
“Kami juga berharap inisiatif yang inovatif ini dapat meningkatkan daya saing SSPACE di antara kompetitor media periklanan yang sudah ada,” ujar Devin.
SSPACE merupakan sebuah perusahaan periklanan media yang telah terdaftar di bursa dan memainkan peran penting dalam kolaborasi ini. Layanan yang ditawrakan persuahaan ini termasuk Iklan Digital Out-of-home (DOOH) dan Out-of-Home (OOH), aktivasi, dan sebagainya.
Sedangkan OpenIn adalah perusahaan yang didirikan program Ventures Baru Living Lab Ventures (LLV). Startup ini mengoptimalkan keahliannya dalam bidang kecerdasan lokasi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang mobilitas bagi entitas bisnis dengan menyajikan data populasi dan demografis seperti usia, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Pin J, Startup Binaan SSI Hadirkan Solusi Keuangan untuk Pekerja Gig
Pin J, Startup Binaan SSI Hadirkan Solusi Keuangan Inovatif untuk Pekerja Gig [523] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Peluang Usaha) 17/05/24 14:00
v/11049250/
Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di Indonesia, sekitar 60% tenaga kerja, atau setara dengan sekitar 83 juta orang, beroperasi dalam sektor ekonomi informal dan gig. Para pekerja ini menghadapi banyak tantangan seperti akses terbatas ke modal kerja dan minimnya opsi pinjaman formal, yang sering kali menghambat potensi pendapatan dan stabilitas ekonomi mereka.
Menanggapi hal tersebut, Pin J peserta program akselerator Startup Studio Indonesia (SSI) batch 8, menawarkan solusi inovatif untuk menjawab tantangan tersebut. Dalam acara temu media bertema “Accelerating Prosperity in Indonesia’s Gig Economy”, Pin J memberikan insight mengenai kondisi gig worker di Indonesia, isu yang dihadapi serta solusi yang ditawarkan untuk mendukung produktivitas para gig worker di Indonesia.
Melihat pasar di sektor ekonomi informal dan gig ini merupakan segmen pasar yang vital, Pin J menghadirkan solusi keuangan inovatif melalui kredit ultra-mikro dalam aplikasi dan sistem pencairan dana tertutup (closed-loop) untuk memastikan para pengguna dapat mengakses keuangan secara efisien dan bertanggung jawab.
Dengan membatasi penggunaan kredit untuk pembelian kebutuhan utama seperti bahan bakar, data seluler dan listrik, Pin J mendukung penggunanya agar bisa memprioritaskan kebutuhan yang esensial. Pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan stabilitas keuangan tetapi juga berkontribusi langsung untuk meningkatkan literasi keuangan para penggunanya.
“Di Pin J, kami percaya bahwa setiap individu harus memiliki akses ke sumber daya keuangan yang akan memungkinkan mereka untuk berkembang dalam perekonomian yang dinamis ini," ungkap Cynthia Susinto, Co-Founder Pin J dalam keterangannya, Jumat (17/5).
"Dengan meningkatkan literasi keuangan dan memperluas inklusi keuangan melalui teknologi, kami tidak hanya membantu individu untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, tetapi secara keseluruhan kami sedang membentuk masa depan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui jaringan kemitraan yang kuat dan inisiatif strategis, Pin'J secara konsisten membangun ekosistem yang mendukung penyaluran produk secara efisien dan efektif secara real-time. Hingga saat ini, Pin J telah menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan mulai dari e-commerce, hingga perusahaan besar lainnya yang bergerak di industri telekomunikasi, logistik dan migas.
Sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 2022, terdapat lebih dari 1.900 pengguna telah terdaftar di platform Pin'J, dengan lebih dari 590 transaksi difasilitasi melalui aplikasi, hal ini menunjukkan dampak nyata pada ekonomi gig Indonesia.
“Kami sangat bangga melihat upaya yang dilakukan oleh Pin J sebagai salah satu peserta dari program akselerasi kami. Pin J tidak hanya menyediakan solusi inovatif yang mendukung kestabilan dan literasi keuangan para pekerja gig di Indonesia, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi kunci dalam mendorong inklusi sosial dan ekonomi," ungkap Boni Pudjianto, Direktur Ekonomi Digital, Kominfo RI.
"Lewat Inovasi yang dihadirkan oleh Pin J, semoga dapat menginspirasi para startup tanah air untuk tidak hanya menyuguhkan ide yang inovatif, namun juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjut dia.
Ke depannya, Pin J menetapkan target untuk terus memperluas jangkauan hingga mencapai ribuan hingga jutaan pengguna di seluruh Indonesia.
Lewat rangkaian pembinaan yang diberikan oleh Startup Studio Indonesia, Pin J berharap inovasi yang dilakukan dalam platformnya, dapat semakin memberikan kontribusi positif untuk para pekerja di sektor ekonomi informal dan gig sekaligus membuka jalan untuk masa depan yang lebih inklusif dan sejahtera.
Astra-Sarinah Kolaborasi Dukung Peningkatan dan Perluasan Pasar UMKM
Astra melalui Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) berkolaborasi dengan PT Sarinah (Sarinah) menjalankan pembinaan UMKM [337] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Peluang Usaha) 17/05/24 14:00
v/11049249/
Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak awal tahun 2024, Astra melalui Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) berkolaborasi dengan PT Sarinah (Sarinah) menjalankan pembinaan UMKM, melalui program pelatihan dan fasilitasi pemasaran, antara lain bazar serta pameran. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi dan perluasan pasar UMKM.
Pada Februari lalu, sebanyak 200 UMKM binaan Astra secara hybrid mengikuti kegiatan pelatihan mengenai desain produk, merek, packaging dan strategi promosi untuk menarik calon pembeli.
Dari 200 UMKM yang telah mengikuti program pelatihan, terkurasi 50 UMKM yang terpilih mengikuti Bazar yang digelar Astra dan Sarinah pada 16–19 Mei 2024 di Sarinah, Jakarta.
Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo mengatakan program kolaborasi Astra dan Sarinah ini diharapkan dapat dioptimalkan oleh 50 UMKM terpilih agar produk-produk UMKM dapat diterima dengan baik di pasar yang luas, baik nasional maupun global.
"Dari 50 UMKM akan dipilih kembali 5 UMKM untuk mengikuti pameran di Sarinah selama tiga bulan," kata Rahmad dalam agenda pembukaan bazar di Sarinah, Jakarta, Kamis (16/5).
Rahmat berharap kelima UMKM tersebut dapat menjadi best practice yang bisa memotivasi UMKM lain untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan menarik perhatian para customer secara luas.
Dalam acara yang sama, Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati mengatakan rangkaian kegiatan dari program kolaborasi dengan Astra ialah memberikan akses pasar kepada UMKM yang sudah terkurasi. Fetty berharap kolaborasi ini bisa menjadikan UMKM naik kelas hingga go internasional.
"Kolaborasi Sarinah bersama Astra merupakan kolaborasi yang berkelanjutan, karena setiap rangkaian kegiatan kolaborasi termonitoring dengan baik hingga terpilihnya 50 UMKM untuk mengikuti Bazar," kata Fetty.
Namun sayangnya, Fetty belum bisa memaparkan berapa target transaksi dari UMKM binaan dari program tersebut. Yang terang, program kolaborasi ini menekankan pentingnya exposure, branding dan peluasan jaringan kepada pelaku UMKM
"Engga ada (target transaksi), yang penting mereka bisa survive. Biasanya UMKM yang baru masuk ke modern ritel itu punya tantangan sendiri untuk memenuhi stok, sertapenentuan harga juga masih mencoba yang pas. Belum lagi soal promosinya. Jadi itu yang lebih ditekankan," tutupnya.
Konsep Green Swan dalam Tantangan Perubahan Iklim
Dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, konsep 'green swan' atau 'angsa hijau' muncul sebagai metafora untuk menyoroti dampak yang tak terhindarkan dari perubahan iklim terhadap perekonomian global. [1,119] url asal
#perubahan-iklim #green-financing #transisi-energi-bersih #transisi-hijau #give-me-perspective
(Katadata - IN-DEPTH & OPINI) 16/05/24 14:00
v/11049499/
Dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, konsep 'green swan' atau 'angsa hijau' muncul sebagai metafora untuk menyoroti dampak yang tak terhindarkan dari perubahan iklim terhadap perekonomian global.
Istilah ini dipopulerkan oleh Bank for International Settlements pada Januari 2020 sebagai pemikiran yang sebanding dengan konsep 'black swan' yang diperkenalkan oleh Nassim Nicholas Taleb, yang merujuk pada peristiwa yang langka, berdampak besar, dan sulit diprediksi. Berbeda dengan 'black swan' yang melambangkan kejutan negatif, 'green swan' menggambarkan prediksi resesi ekonomi yang akan datang yang disebabkan oleh perubahan iklim.
Dampak Ekonomi dari Perubahan Iklim
Perubahan iklim dianggap sebagai salah satu risiko paling signifikan dalam jangka menengah hingga panjang, namun kesadaran akan dampak perubahan iklim masih terbilang rendah. Peningkatan suhu global mengakibatkan perubahan iklim yang menyebabkan cuaca ekstrem semakin sering terjadi, berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar.
Perubahan iklim meningkatkan intensitas bencana alam, mengancam keberlangsungan hidup, dan mengganggu aktivitas ekonomi. Contohnya, pada 2021, luas kebakaran hutan di Indonesia meningkat sebesar 20,85% dibandingkan tahun sebelumnya, menyebabkan polusi udara yang merugikan kesehatan penduduk dan negara-negara di sekitarnya.
Pada Juni 2022, banjir rob di Semarang mencapai ketinggian hingga satu meter, merusak kendaraan dan mengganggu aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas. Perubahan iklim juga berdampak pada stabilitas moneter dan sistem keuangan melalui risiko fisik dan transisi.
Risiko transisi terkait dengan investasi, ekspor, dan akses keuangan juga menjadi perhatian. Biaya transisi menuju ekonomi rendah karbon cukup besar, termasuk hilangnya kesempatan investasi, hambatan ekspor, keharusan impor produk hijau, dan keterbatasan akses keuangan global.
Kebijakan atau standar global seperti hambatan impor, pajak karbon perusahaan, pajak karbon pada pembiayaan, dan pajak batas karbon merupakan faktor risiko transisi. Di Indonesia, beberapa contoh risiko transisi termasuk penerapan pajak karbon oleh Uni Eropa terhadap perusahaan Eropa dan rantai pasokan mereka, pembatasan impor kelapa sawit yang tidak memenuhi standar internasional, dan risiko ESG yang tinggi bagi bank-bank Indonesia yang terkait dengan sektor kelapa sawit.
Namun, transisi menuju ekonomi rendah karbon juga membawa peluang investasi hijau yang signifikan di Indonesia, terutama dalam sektor infrastruktur dan energi baru dan terbarukan, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Manfaat transisi ekonomi berkelanjutan meliputi penghematan emisi gas rumah kaca, pertumbuhan PDB yang berkelanjutan, perlindungan hutan, penciptaan lapangan kerja hijau, dan pemulihan nilai jasa ekosistem.
Dalam menghadapi tantangan dan peluang ini, langkah-langkah kebijakan yang holistik dan berkelanjutan diperlukan untuk mengurangi risiko perubahan iklim dan memanfaatkan potensi transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan. Ini termasuk peningkatan kesadaran masyarakat, investasi dalam teknologi hijau, pembentukan kebijakan yang mendukung, dan kolaborasi lintas sektor dan negara untuk mencapai tujuan bersama dalam mengatasi perubahan iklim
Kebijakan Makroprudensial Hijau: Strategi Bank Sentral dalam Menangani Risiko Perubahan Iklim
Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, semua pihak, termasuk bank sentral, memiliki peran yang penting. Perubahan iklim tidak hanya berkaitan dengan kelestarian lingkungan, tetapi juga memengaruhi stabilitas sistem keuangan.
Bank sentral harus mampu menanggapi risiko fisik dan transisi yang muncul akibat perubahan iklim. Risiko fisik meliputi kerusakan lingkungan akibat cuaca ekstrem, sementara risiko transisi berkaitan dengan perubahan struktural dalam perekonomian, seperti pergeseran dari energi fosil ke energi terbarukan.
Untuk menghadapi tantangan ini, bank sentral telah mengimplementasikan kebijakan makroprudensial hijau. Kebijakan ini mencakup berbagai instrumen, seperti rasio kredit hijau, uji stres iklim, dan rasio pinjaman terhadap nilai aset hijau. Instrumen-instrumen ini dirancang untuk mempengaruhi keputusan investasi dan alokasi kredit sektor keuangan agar lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Investasi hijau di sektor infrastruktur dan energi terbarukan memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Untuk mengoptimalkannya, dibutuhkan dukungan keuangan dan kebijakan yang tepat.
Sektor perbankan memiliki peran kunci dalam mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon, salah satunya dengan meningkatkan pembiayaan hijau dan mendorong praktik bisnis yang ramah lingkungan menjadi fokus utama. Karena itu, bank harus mempertimbangkan risiko lingkungan dan emisi karbon debitur dalam penyaluran kredit. Selain itu, kebijakan makroprudensial hijau harus dioptimalkan sebagai landasan untuk mengelola risiko perubahan iklim dalam sistem keuangan.
Inisiatif Bank Indonesia dalam Mendukung Transisi Hijau
Bank Indonesia telah mengambil langkah-langkah konkret untuk mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon. Dengan mengintegrasikan inisiatif hijau ke dalam kebijakan eksisting dan meluncurkan kebijakan makroprudensial hijau. Bank Indonesia berupaya memitigasi risiko perubahan iklim dan mendorong sektor keuangan untuk berperan aktif dalam transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Inisiatif keuangan hijau yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) juga mencakup upaya untuk memperkuat pendalaman pasar uang hijau. Hal ini dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk pengembangan portofolio Certificates of Advance Deposits (CADEV) dengan penambahan kepemilikan obligasi hijau per September 2021. Investasi BI pada Environmental, Social, and Governance (ESG) Bonds mencapai angka sekitar US$ 5,4 miliar, yang mencakup sekitar US$ 1,7 miliar dalam bentuk green bonds.
Pasar uang diperdalam melalui pengembangan Surat Berharga Komersial (SBK) hijau, pendalaman repo hijau, dan pendalaman derivatif hijau. Studi awal menunjukkan bahwa diperlukan pengembangan infrastruktur dan lembaga pendukung, seperti lembaga rating, verifikator, dan taksonomi, untuk mendukung langkah-langkah ini. Operasi moneter dilakukan dengan melakukan asesmen dan kajian terkait perluasan eligible collateral dalam operasi moneter, termasuk penggunaan obligasi hijau sebagai instrumen moneter.
BI aktif dalam mendorong praktik bisnis yang ramah lingkungan di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai tulang punggung perekonomian nasional, UMKM didorong untuk bertransformasi menjadi bisnis yang ramah lingkungan.
Hal ini diwujudkan melalui berbagai kolaborasi dan koordinasi dengan pelaku UMKM hijau, serta melalui pelaporan yang menunjukkan praktik bisnis yang ramah lingkungan, seperti praktik zero waste dalam rantai nilai bisnis berbasis ekonomi sirkular, pengembangan energi berkelanjutan, dan pembiayaan hijau untuk UMKM.
Bank Indonesia juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat kapasitas teknis terkait keuangan hijau. Berbagai kegiatan seperti diskusi, seminar, dan workshop diadakan untuk memperkuat kesadaran dan inisiatif terkait keuangan hijau.
Ini meliputi forum diskusi tentang strategi nasional menuju ekonomi rendah karbon, seminar tentang risiko transisi, serta kegiatan sosialisasi dan peluncuran buku terkait ekonomi hijau dan inklusif.
Di level internasional, Bank Indonesia berperan aktif dalam berbagai forum, seperti Sustainable Finance Working Group G20, ASEAN Senior Level Committee Task Force on Sustainable Finance, dan FSB Network for Greening the Financial System. Melalui forum-forum ini, Bank Indonesia terlibat dalam berbagai inisiatif global untuk memetakan kebijakan keuangan hijau, memperkuat kredibilitas komitmen swasta, dan memperluas keuangan berkelanjutan di ASEAN dan global.
Mengoptimalkan Green Financing
Untuk mengoptimalkan potensi green financing, diperlukan upaya bersama antara regulator, lembaga keuangan, dan sektor swasta. Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah, seperti memberikan insentif dan kelonggaran bagi bank untuk meningkatkan pembiayaan hijau. Namun, masih diperlukan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas teknis serta mengatasi kendala-kendala yang ada dalam penerapan green financing.
Perubahan iklim adalah tantangan global yang membutuhkan respons kolektif dari semua pihak. Bank sentral, sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi risiko perubahan iklim. Dengan mengimplementasikan kebijakan makroprudensial hijau dan mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon, bank sentral dapat menjadi katalisator bagi perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Gagal SNBP dan SNBT? 5 PTN Ini Buka Jalur Mandiri Tanpa Tes yang Bisa Dicoba
Kamu gagal SNBP dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024? Jangan bersedih, banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang saat ini membuka jalur Mandiri. Ini... | Halaman Lengkap [699] url asal
#jalur-seleksi-mandiri #snbp-2024 #perguruan-tinggi-negeri #rapor #siswa-berprestasi
(SINDOnews Ekbis - Success Stories) 16/05/24 14:00
v/11047600/
JAKARTA - Ini daftar 5 PTN yang membuka jalur mandiri dengan nilai rapor dan prestasi. Kamu gagal di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024? Jangan bersedih, banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang saat ini membuka jalur Mandiri.Bahkan sejumlah PTN membuka jalur Mandiri tanpa tes. Kampus mana saja? Artikel kali ini akan membahas 5 PTN yang membuka jalur Mandiri tanpa tes, simak ya!
Daftar PTN yang Buka Seleksi Jalur Nilai Rapor dan Prestasi
1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Dilansir dari laman resmi UGM disebutkan bahwa Pencarian Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) UGM merupakan jalur seleksi yang diperuntukkan bagi siswa pemenang/juara lomba di bidang olahraga, seni, dan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) sesuai program studi yang dipilih.
Tingkat kejuaraan yang diakui adalah kejuaraan tingkat provinsi, nasional, maupun internasional dan/atau kejuaraan yang diselenggarakan oleh UGM, dibuktikan dengan sertifikat/piagam kejuaraan.
Juara pada kejuaraan beregu harus dibuktikan dengan kehadiran dan keikutsertaan seluruh anggota tim saat pelaksanaan lomba. Syarat khusus untuk klastek Iptek direkomendasikan oleh sekolah dan termasuk 25 persen siswa terbaik di kelasnya.
Adapun untuk klaster olahraga dan seni siswa yang direkomendasikan oleh sekolah sebanyak 50 persen siswa terbaik di kelasnya atau 60 persen siswa terbaik di kelasnya untuk juara 1 dan/atau juara 2 nasional serta juara 1, 2, 3, 4, dan 5 pada kejuaraan olahraga internasional.
2. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
UNY punya jalur masuk yang seleksinya berdasarkan nilai rapor akademik, yakni seleksi mandiri (SM) prestasi akademik UNY. Program ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik untuk berkuliah di UNY.
Melalui jalur ini, siswa dapat memilih dua program studi di UNY. SM Prestasi akademik UNY mewajibkan calon mahasiswa untuk menyertakan rapor semester 1-5. Pendaftaran telah dibuka mulai 01 April 2024 hingga 04 Juli 2024.
Berikut persyaratan selengkapnya:
1. Peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dan lulusan Paket C Tahun 2022, 2023, atau 2024 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2024)
2. Peserta mengunggah bukti kelulusan berupa Ijazah atau SKL atau Surat Keterangan Kelas XII
3. Wajib memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5
4. Sertifikat/piagam penghargaan prestasi bidang akademik bersifat opsional (tidak wajib)
5. Wajib mengunggah portofolio bagi yang memilih program studi Bidang Seni & Olahraga.
3. Universitas Airlangga (Unair)
Seleksi Mandiri Universitas Airlangga (SMUA) terdiri dari empat jalur seleksi, salah satunya berdasarkan prestasi akademik atau Mandiri Prestasi. Seleksi ini mempertimbangkan rapor siswa, prestasi akademik dan non-akademik.
Adapun SMUA prestasi akademik hanya diperuntukkan untuk siswa eligible dan mewajibkan peserta melampirkan kartu peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang memilih salah satu program studi di Unair. Peserta dapat mendaftar secara online melalui laman web https://pendaftaran.unair.ac.id dan login secara berkala untuk memeriksa hasil verifikasi.
4. Universitas Indonesia (UI)
Salah satu seleksi masuk UI menggunakan nilai rapor dan prestasi akademik melalui jalur prestasi dan pemerataan kesempatan belajar (PPKB). Selain prestasi akademik dan rapor calon mahasiswa baru, penilaian seleksi ini juga ditentukan dengan indeks sekolah asal. Jalur ini menyediakan dua jenjang pendidikan, Sarjana (S1) dan Vokasi (D3 dan D4).
Dalam pendaftaran PPKB terdapat tiga jenis formulir yang ditawarkan, yaitu aarjana jalur reguler (S1 Reguler), sarjana jalur non reguler (S1 Non reguler) dan vokasi (D3 dan D4). Peserta hanya bisa memilih maksimal 1 pilihan prodi saat mendaftar. Biasanya, PPKB buka mulai Mei hingga Juni dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 850 ribu.
5. Universitas Brawijaya (UB)
PTN yang berlokasi di Malang, Jawa Timur ini membuka jalur masuk khusus seleksi rapor, Seleksi Masuk Universitas Brawijaya (SMUB) jalur prestasi. Jalur ini memberikan kesempatan untuk calon mahasiswa yang berprestasi di berbagai bidang.
Mulai dari bidang akademik, olahraga dan seni hingga keagamaan, seperti peraih juara 1, 2, atau 3 di lomba nasional maupun internasional, Hafidz dan Hafidzah Alquran, dan penghafal kitab suci dari berbagai agama di Indonesia.
Data nilai rapor yang perlu disiapkan untuk mendaftar jalur ini:
1. Nilai yang diisikan adalah nilai seluruh mata pelajaran bagian nilai pengetahuan
2. Nilai yang diisikan adalah nilai pada lima semester (kelas 10 semester 1-2, kelas 11 semester 1-2, kelas 12 semester 1).
Peserta bisa membaca informasi lain seputar SMUB Jalur Prestasi di laman https://selma.ub.ac.id/seleksi-mandiri-ub-jalur-nilai-rapor-dan-nilai-utbk-2023/.
Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp16 Ribu, Ini Sentimennya
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Kamis (16.5.2024) mulai menguat untuk meninggalkan level Rp16.000 per dolar AS.... | Halaman Lengkap [299] url asal
#rupiah #kurs-rupiah #uang-rupiah #nilai-tukar-rupiah #berita-ekonomi
(SINDOnews Ekbis - Success Stories) 16/05/24 14:00
v/11047597/
MEDAN - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Kamis (16/5/2024) mulai menguat untuk meninggalkan level Rp16.000 per dolar AS. Kinerja mata uang Rupiah pada perdagangan pagi ini ditransaksikan menguat di level Rp15.930/USD.Meredanya tekanan inflasi di AS memberikan dorongan pada membaiknya kinerja pasar keuangan di tanah air. Rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) sesuai dengan ekspektasi. Dimana untuk inflasi inti di bulan April 2024 merealisasikan angka sebesar 3,6% dan inflasi pada umumnya merealisasikan angka sebesar 3,4% (YoY).
Realisasi data inflasi tersebut juga mendorong pelemahan pada imbal hasil US Treasury 10 Tahun yang saat ini berada dikisaran 4,3%. Di sisi lainnya, USD Index juga terpantau mengalami penurunan dikisaran 104,2.
"Data inflasi AS tersebut setidaknya memberikan harapan bahwa masih ada peluang The FED (Bank Sentral AS) memangkas bunga acuannya. Rupiah diproyeksikan akan bergerak dalam rentang Rp15.970 ? Rp16.110 hari ini," kata Analis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin, Kamis (16/5/2024).
Dua hari sebelumnya, kata Gunawan, Gubernur Bank Sentral AS memberikan pidato yang diterjemahkan sebagai kemungkinan bahwa The FED berpeluang tidak akan menurunkan bunga acuan di tahun ini.
Sementara itu, kinerja IHSG pada perdagangan pagi ini juga ditransaksikan menguat ke level 7.238. Pasar keuangan di tanah air secara keseluruhan mendapatkan angin segar dari melemahnya laju tekanan inflasi di AS yang dirilis rabu malam. "IHSG diproyeksikan akan bergerak dalam rentang 7.180 hingga 7.250 di hari ini," sebutnya.
Tidak hanya kinerja pasar keuangan di tanah air, kinerja pasar keuangan di Asia juga membaik pagi ini. Termasuk juga harga emas yang ditransaksikan dikisaran USD 2.319 per ons troy.
"Harga emas pagi ini ditransaksikan melemah dibandingkan dengan kinerjanya saat ditransaksikan di pasar Amerika. Namun harga emas jauh melompat lebih tinggi dibandingkan dengan perdagangan sore sebelumnya," tutupnya.
Luka Bakar 63 Persen, Korban Kritis Ledakan Balon Udara di Ponorogo Meninggal
Petaka ledakan balon udara berisi petasan mercon yang meledak di Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur memakan korban... | Halaman Lengkap [259] url asal
#balon-udara #ledakan-mercon #polres-ponorogo #siswa-smp #meninggal-dunia
(SINDOnews Ekbis - Success Stories) 16/05/24 14:00
v/11047596/
PONOROGO - Petaka ledakan balon udara berisi petasan mercon yang meledak di Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur memakan korban jiwa. Satu korban kritis dikabarkan meninggal dunia.Korban diketahui remaja berinisial IN (16) yang mengalami luka serius, sehingga harus dirawat di RSUD dr Harjono, Ponorogo. Siswa kelas 9 SMPN 1 Balong ini menderita luka bakar 63 persen dan meninggal dunia pada Rabu (15/5) setelah dirujuk ke RS di Kota Surabaya.
Sedangkan ketiga temannya mengalami luka ringan. Jenazah IN kemudian dimakamkan di pemakaman umum pada Kamis (16/5/2024) pagi, dengan kehadiran keluarhanya bersama teman dan guru-gurunya.
?Kami sangat berduka dengan musibah ini,? kata Kepala SMPN 1 Bolang Hari Prasetyo kepada SINDOnews, Kamis (16/5/2024).
Terpisah, Kapolsek Balong AKP Agus Wibowo mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang yang diduga terlibat dalam kejadian ini. Mereka yang diamankan diduga sebagai pengumpul dana, pembuat balon, perakit petasan, dan peracik mesiu.
Meskipun telah diperiksa, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Sebelumnya, Balon udara tanpa awak berisi petasan meledak di area persawahan Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Senin (13/5/2024).
Dilaporkan 4 korban luka-luka. Satu korban mengalami luka berat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo. Korban IN (16) dirawat intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.
Sekujur tubuh korban IN terlihat dililit perban. Mulai dari kepala, tangan, badan hingga paha bagian kanan dam kiri korban Ilham Nugroho. Karena tidak membaik, korban dirujuk ke RS di Surabaya hingga dikabarkan meninggal dunia.