Unilever Food Solutions memastikan pihaknya bakal terus berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri Food and Beverage di Indonesia. [589] url asal
Unilever Food Solutions (UFS) memastikan pihaknya bakal terus berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri Food and Beverage (FnB) di Indonesia. Ada berbagai macam cara yang telah dilakukan oleh UFS, salah satunya dengan menghadirkan Report Tren Kuliner.
Managing Director Unilever Food Solutions Indonesia Gemita Pasaribu mengatakan laporan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para pemilik atau pelaku bisnis kuliner untuk menjadi referensi dalam mengembangkan usaha mereka. Pasalnya, laporan tersebut tersebut dikerjakan berdasarkan riset mendalam.
"UFS adalah divisi business to business (B2B) dari Unilever jadi fokus kami membantu FnB di Indonesia untuk bisa terus bertumbuh di bisnis yang digeluti," kata Gemita di acara Press Conference 'Unilever Food Solutions - Future Menu 2024' Jakarta, Senin (4/11/2024).
Dia mengatakan kehadiran laporan itu tidak terlepas dari potensi industri FnB Indonesia hingga global yang saat ini cenderung sedang tumbuh. Untuk itu setiap pelaku industri FnB memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan bisnis mereka.
"Karena industri kuliner di mana pun itu selalu berkembang pesat dan tidak terkecuali di Indonesia. Dan di Indonesia secara umum bisa dibilang industri kuliner ini tumbuh 10% nah. Banyak faktornya, ekonomi yang membaik dan faktor tren-tren kuliner, dan inovasi-inovasi yang sampai ke Indonesia berbasis teknologi," jelasnya.
Khusus di tahun ini, dia mengatakan setidaknya ada lima tren kuliner yang tengah berkembang yakni Flavor Shock, Low-Waste Menu, Modernized Comfort Food, The New Sharing, dan Feel Good Food.
"Kita mendorong agar mereka terus berinovasi terus berkreasi melalui report ini. `Dalam report ini ada 5 tren yang kita angkat," ungkapnya.
Dia mengatakan laporan tren kuliner tersebut dibuat oleh UFS dengan sangat serius. Pasalnya laporan tersebut merupakan hasil dari wawancara terhadap 1.600 chef di 21 negara. Nantinya laporan tersebut bakal dikeluarkan oleh UFS setiap tahunnya.
"Dari studi yang kita lakukan. Jadi studi ini dilakukan terhadap 1.600 chef di 21 negara kemudian kita juga melihat melakukan anasis lebih dari 56rb keywords. Ini studi yang sangat diperlukan oleh pelaku kuliner," ungkapnya.
Dia berharap laporan tersebut bisa menjadi 'kompas' bagi para pelaku bisnis FnB dalam mengembangkan usaha mereka. Apalagi kreativitas dan inovasi di sektor tersebut tergolong masih terbuka sangat lebar.
"UFS memberikan secara cuma-Cuma kepada FnB owner. Sehingga ini menjadi 'kompas' bagi mereka how to create innovation," tuturnya.
Gemita mengatakan lewat laporan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengalaman bagi para konsumen yang berkunjung ke restoran. Pasalnya, customer experience (pengalaman konsumen) yang menjadi salah faktor penting yang perlu dijaga dalam menjalankan bisnis kuliner.
"Konsumen di Indonesia itu sebenarnya sangat mengutamakan experience. Jadi pengalaman konsumen merupakan suatu hal yang bukan baru lagi. Justru harus menjadi fokus untuk FnB owner atau pegiat FnB untuk terus meningkatkan experience ini menjadi sesuatu yang memorable buat mereka," ujarnya.
PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (PT SEI) membagikan ratusan paket sepatu kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD). [668] url asal
PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (PT SEI) membagikan ratusan paket sepatu kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan sembako untuk masyarakat di tiga desa, di Kabupaten Morowali Utara, yakni Desa Bungintimbe, Desa Tanauge, dan Desa Bunta. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dari tanggal 21, 24, dan 28 Oktober 2024.
Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin empat, yakni mendukung pendidikan berkualitas dan poin sepuluh dalam mengurangi ketimpangan.
Head of Corporate Communication PT GNI, Mellysa Tanoyo menjelaskan program ini adalah salah satu upaya perusahaan untuk berkontribusi lebih dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah lingkar industri.
"Pemberian paket sepatu kepada anak-anak SD di Desa Bungintimbe, Tanauge, dan Bunta adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung akses pendidikan yang lebih baik. Kami memahami bahwa sepatu adalah kebutuhan mendasar bagi anak-anak untuk bersekolah, terutama di daerah yang kondisi geografisnya cukup menantang. Selain itu, sembako yang kami berikan juga merupakan bentuk kepedulian PT GNI terhadap kesejahteraan keluarga mereka," ujar Mellysa dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10/2024).
Menurutnya, akses pendidikan yang baik harus didukung dengan fasilitas yang memadai, termasuk perlengkapan sekolah yang layak. Dengan adanya bantuan ini, PT GNI berharap anak-anak akan lebih nyaman dan semangat dalam menjalani kegiatan belajar di sekolah.
Menanamkan Rasa Peduli Sejak Dini
Mellysa menambahkan, program pemberian sepatu ini juga memiliki tujuan jangka panjang, yakni menanamkan rasa percaya diri dan kebanggaan pada anak-anak. Menurutnya, sepatu bukan hanya soal kebutuhan fisik, tetapi juga simbol penting yang dapat memotivasi anak-anak untuk terus bersekolah dan bermimpi tinggi.
"Kami ingin anak-anak di sini memiliki rasa percaya diri dan kebanggaan dalam bersekolah. Sepatu baru bagi mereka bukan hanya perlengkapan sehari-hari, tetapi bisa menjadi motivasi untuk rajin belajar dan mengejar cita-cita. Kami juga berharap program seperti ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut serta berkontribusi pada pendidikan di daerah," tambahnya.
PT GNI dan PT SEI bagikan ratusan sepatu dan paket sembako ke siswa SD dan masyarakat di Desa Bungintimbe. Foto: PT GNI
Hadirnya program ini pun mendapatkan respons positif dari Kepala Desa Bungintimbe, Musniati. Ia berterima kasih kepada PT GNI dan PT SEI atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak dan masyarakat di Bungintimbe.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu sekalian yang betul-betul memperhatikan masyarakat, dalam hal ini PT GNI dan PT SEI. Harapannya kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Ini merupakan niat baik yang kiranya dapat membantu, dan inshaAllah kedepannya ada lagi program-program seperti ini," ungkap Musniati.
Senada, Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Bungintimbe, Nening juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan sepatu sangat membantu memotivasi anak-anak untuk semangat dalam belajar.
"Terima kasih kepada PT GNI dan PT SEI. Dengan adanya program ini, anak-anak merasa antusias dalam hal yang baik dan positif, anak-anak juga termotivasi untuk lebih giat belajar dengan adanya program-program seperti ini," ungkap Nening.
Dengan adanya program-program seperti ini, PT GNI berharap bisa menjadi mitra yang baik bagi masyarakat di sekitar lingkar industri, tidak hanya dalam bidang ekonomi tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup dan pendidikan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengunjungi Kampung Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk menyerahkan bantuan benih kepada masyarakat setempat. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian lokal dan mendukung kesejahteraan petani.
Kementerian Pertanian membagikan berbagai jenis benih dan perlengkapan pertanian, antara lain 400 bibit cabai seedling, 7 paket plastik polybag, 5 dus (700 sachet) benih biji sachet, termasuk cabai, tomat, bayam, terung, jagung manis, kacang panjang, dan kangkung. Selain itu 3 dus (150 pcs) baju jersey untuk anak-anak dan 100 pcs baju dewasa, serta 1 dus (100 pack) snack untuk anak-anak.
Dalam dialognya bersama masyarakat kampung Wanam, Amran mengungkapkan komitmennya untuk memenuhi seluruh permintaan masyarakat, termasuk traktor, cultivator, dan pompa air, yang akan segera dikirimkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menanam semua benih yang diberikan dan mendukung upaya pembukaan lahan sawah demi kepentingan bersama.
"Tanam padi didukung ya. kita kawal berikan alat mesin pertanian nanti. sebelum saya datang kemarin, tim saya kami sudah kirim. Nanti saya tinggal ya bu direktur untuk membina," ungkap Amran dikutip dari siaran pers, Sabtu (12/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan mengenai kesulitan menjual hasil panen sayuran dan hasil laut. Meskipun mereka sudah terbiasa menanam sayuran, sering kali hasil panen yang mencukupi kebutuhan sendiri tidak dapat terjual. Tingginya pasokan sayuran dari Merauke menjadi kendala utama dalam memasarkan hasil pertanian mereka.
Amran pun berjanji akan meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk hadir dalam menyerap sayuran dari masyarakat. Ia juga mencatat pentingnya menyiapkan transportasi untuk pemasaran hasil panen, termasuk menjajaki peluang menjual sayuran ke pulau-pulau terdekat yang masih membutuhkan pasokan.
Mewakili masyarakat lokal, Petrus Paulus Wabaya, Plt. Kepala Distrik Ilwayab, mengungkapkan harapan agar pelibatan masyarakat dalam pertanian modern dapat menjadi penggerak ekonomi di Papua Selatan. Dia mengatakan Distrik ilwayab mempunyai empat kampung yakni Wanam, Wogikel, Uli uli dan Bibikem.
Kementerian Pertanian berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ekonomi pertanian di Papua Selatan dapat tumbuh dan berkembang, membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan pemerintah yang sedang mempersiapkan cetak sawah seluas 1 juta hektare di wilayah ini, peluang untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat semakin terbuka lebar.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra, Kasum TNI Letjen Richard Taruli Horja Tampubolon, Pangdam Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, dan pejabat Kementerian Pertanian.