TANGERANG, KOMPAS.com - Beriringan dengan diperkenalkannya sub-brand Hyundai N, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkenalkan N Vision 74 kepada masyarakat di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Meski belum dijual, desainnya yang radikal dan futursitik dengan sudut-sudut tajam membuat daya tarik tersendiri dari jenama asal Korea Selatan ini di pameran.
Apalagi mobil menggunakan teknologi Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang disebut sangat ramah lingkungan.
Kompas.com/Dio Hyundai N Vision 74 hadir di Thailand International Motor Expo 2023
"Kita membawanya untuk menunjukkan bahwa Hyundai berkomitmen untuk menuju era netralitas karbon dengan berbagai teknologi termasuk hidrogen," kata COO HMID Fransiscus Soerjopranoto di ICE BSD, Tangerang, belum lama ini.
Secara desain, N Vision 74 mirip seperti mobil sedan dengan atap landai pada bagian belakang. Buritannya dilengkapi spoiler sarat atas peningkatan aerodinamis.
Desain juga disesuaikan agar sang penerus Pony Coupe Concept itu dapat digunakan di trek balap seperti Cooling System individual untuk tiap komponen elektrikal N Vision 74.
Sama seperti seri mobil listrik Ioniq, lampu depan dan belakangnya bermotif Pixelated, menambah kesan unik dan modern.
Pada lembar spesifikasinya, mobil memiliki dimensi Panjang 4.952 mm, lebar 1.995 mm, dan tinggi 1.331 mm. Sementara wheelbase N Vision 74 2.905 mm.
Kompas.com/Dio Hyundai N Vision 74 hadir di Thailand International Motor Expo 2023
Dapur pacu N Vision 74 dibekali baterai berkapasitas 62,4 kWh, tangki hidrogen 4,2 kg dan Fuel Cell Stack 85 kW. Konfigurasi itu membuatnya memiliki tenaga sampai 670 hp dengan torsi 900 Nm.
Adapun Jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian disebut mencapai 600 km.
Sayangnya pengunjung tidak bisa melihat langsung ke kabin. Tetapi mengacu pada keterangan Hyundai, interior dirancang minimalis dan modern dengan tetap mengadopsi bentuk dari Pony Coupe Concept
TANGERANG, KOMPAS.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan Ioniq 5 N untuk pasar dalam negeri yang langsung dirakit lokal lewat fasilitas perusahaan di Cikarang, Jawa Barat.
Mobil tersebut merupakan salah satu produk andalan pada sub-brand Hyundai N. Setelahnya, jenama asal Korea Selatan ini berencana untuk merilis lini produk N-Line.
Till Wartenberg, Vice President Hyundai N and Motorsport menjelaskan keduanya memiliki persamaan untuk menyajikan kendaraan berperforma berbasis listrik bagi para petrol head.
KOMPAS.com / Rulli Kurniawan Hyundai Ioniq 5 N di GIIAS 2024
"Namun terdapat perbedaan signifikan, di mana N Brand dibuat secara murni menggunakan performance package. Mulai desain, styling, material, kualitas, semuanya mengenai performa," kata dia di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2024).
Sementara untuk N-Line, pada dasarnya merupakan model standar yang menerima beberapa peningkatan, seperti beberapa kosmetik yang menambah estetika penampilan dan aerodinamika.
Mobil ini juga mendapat peningkatakan performa untuk menjadikannya versi yang lebih sporty. Tapi dari sisi tenaga, performa yang dihasilkan tidak sama seperti model N.
"Tidak ada tuning, tetapi desain dan styling (untuk N-Line)," kata Till.
KOMPAS.com/RULY KURNIAWAN Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 N di GIIAS 2024
Adapun huruf ’N’ pada kedua lini produk itu sendiri diambil dari huruf pertama Namyang, pusat penelitian dan pengembangan global tempat model-model berperforma tinggi Hyundai dibuat.
Huruf ini juga merupakan huruf pertama dari Nürburgring, lintasan epik tempat mobil Hyundai diuji secara ketat. Dirancang dari kesuksesan Hyundai di Kejuaraan Reli Dunia dan seri Balap Mobil Tur.
Maka secara garis besar, kendaraan N dan N Line dibuat untuk memberikan keseruan yang terinspirasi dari balapan.
Baru diluncurkan dan dibuka pra-pemesanan sejak Rabu (17/7) pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, ... [473] url asal
Jakarta (ANTARA) - Baru diluncurkan dan dibuka pra-pemesanan sejak Rabu (17/7) pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Hyundai IONIQ 5 versi performa yakni IONIQ 5N, telah dipesan hingga puluhan unit.
“Tadi pukul 15:00 WIB pesanannya 18 unit, kemudian per jam 16.30 WIB, pesanan udah tembus 26 unit, padahal mereka belum pernah coba, dan baru diluncurkan kemarin, dan sudah kita buka pre-booking-nya,” ujar Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto kepada ANTARA, Kamis (18/7) malam.
Model kelas performa tinggi ini dibanderol Rp1,3 miliar, atau lebih mahal Rp578 juta dari varian terendah IONIQ 5. Hyundai menggunakan titel ‘N’ untuk jajaran mobil mereka yang berkarakter performa tinggi.
Di antara deretan mobil-mobil Hyundai N, ada Hyundai Elantra N dan Hyundai IONIQ 5 N yang saat ini menjadi buah bibir para pecinta kecepatan di seluruh dunia. Di Indonesia, Hyundai baru meluncurkan IONIQ 5 dengan titel N.
Hyundai N serupa dengan divisi performa pada merk lain seperti Mercedes AMG, BMW M, Toyota Gazoo Racing (GR), atau Audi RS yang punya orientasi pada performa dan balap.
Vice President Hyundai N & Motorsport, Till Wartenberg berpose di samping Hyundai IONIQ 5N yang dipamerkan pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2024). (ANTARA/Pamela Sakina) Pada kesempatan yang sama, Vice President Hyundai N & Motorsport, Till Wartenberg, yakin bahwa lini produk N akan diterima dengan baik di pasar Indonesia.
“Untuk Indonesia, kami telah membuat survei yang lebih besar dan strategi tentang Asia Tenggara dan Pasifik. Kami menemukan bahwa Indonesia memiliki ekspektasi kualitas yang sangat tinggi dalam hal performa, dan sejujurnya, Indonesia adalah salah satu pasar terbesar dan saya pikir kami siap untuk memenuhi ekspektasi konsumen Indonesia, ini lah yang kami yakini,” ujarnya.
Wartenberg mengatakan, Hyundai IONIQ 5 N sangat berbeda dibandingkan versi reguler. Kendaraan itu telah ditanamkan unsur motorsport baik dari segi tampilan, fitur maupun mesin.
Berbeda dengan varian regular, IONIQ 5 N dibekali motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 641 dk dan kecepatan maksimum 260 km/jam. Baterainya berkapasitas 84 kWh yang diklaim hanya memerlukan waktu 18 menit untuk mengisinya dari 10 persen ke 80 persen.
Mobil ini dibekali teknologi booster dan N Launch Control untuk meningkatkan akselerasi kendaraan. Berkat teknologi tersebut IONIQ 5 N bisa melesat dari nol ke 100 km/jam dalam waktu 3,4 detik, klaim Hyundai.
Meski kencang, pabrikan menetapkan standar manajemen termal baru untuk penggunaan IONIQ 5 N di sirkuit balap. Sehingga, mobil tersebut tak mudah panas atau kehilangan daya akibat overheating.
IONIQ 5 N memiliki keunikan lain dalam hal suara. Berbeda dibandingkan mobil listrik lain, kendaraan tersebut punya raungan suara khas mobil balap. Hanya saja, suara itu bukan asli, melainkan dibantu teknologi khusus untuk meningkatkan aspek fun to drive.