JAKARTA.InchcapeIndonesia terus melebarkan sayap bisnisnya di pasar otomotif nasional. Dalam waktu dekat,perseroanbakalmenghadirkanmobillistrikSmartpadaajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Smart merupakan merek mobil yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh dua pabrikan Jerman dan China, yaitu Mercedes-Benz AG dan Zhejiang Geely Holding Group dengan porsi masing-masing 50%. Merek ini memiliki line up yang seluruhnya merupakan mobil listrik.
Khoo Shao Tze, CEOInchcapeIndonesia menyampaikan, Smart kini sudah melakukanrebrandingdan makin dikenal sebagai merek kendaraan perpaduan Jerman dan China.
"Meski dimiliki oleh Mercedes-Benz, merek ini berdiri sendiri dan bukan berada di bawah Mercedes-Benz," kata dia ketika ditemui Kontan, Kamis (11/7).
Inchcapebelum bisa mengungkap detail lebih jauh terkait model yang akan diperkenalkan Smart hingga GIIAS 2024 tiba, termasuk apakah mobil tersebut akan langsung dijual atau baru sekadar dipamerkan saja.
Di pasar global, Smart dikenal sebagai merek mobil listrik berukuran kompak dengan kapasitas 4 penumpang. Merujuk situs resminya, terdapat dua model yang dijual oleh Smart yaitu Smart #1 yang dihargai 43.450 poundsterling dan Smart #3 senilai 32.950 poundsterling.
Dengan menggandeng Smart, ini akan menambah merek otomotif yang ada dalam portofolio bisnisInchcapeIndonesia.
Sebelumnya, pada Juli 2023 lalu,InchcapeIndonesia mengumumkan kemitraan strategis global dan kerja sama distribusi dengan Great Wall Motor (GWM).Inchcapepun bakal memproduksi model baru GWM yaitu Haval Jolion di pabrik Wanaherang, Jawa Barat pada semester II-2024.
Selain GWM,InchcapeIndonesia juga mengambilalih distribusi dan operasi perakitan Mercedes-Benz Indonesia pada Oktober 2023.
Di luar itu, InchcapeIndonesia juga mendistribusikan merek lainnya seperti Jaguar, Land Rover, serta Harley-Davidson di Tanah Air.
Satu lagi mobil China yang dipastikan sudah masuk ke Indonesia. Yap! Haval Jolion HEV sudah terlihat di jalanan, padahal SUV hybrid ini belum dijual di pasaran.
Spyshot atau foto bocoran Haval Jolion HEV yang sedang diangkut oleh sebuah kendaraan derek ini dikirimkan ke redaksi detikcom.
Dari spyshot tersebut terlihat bahwa Haval Jolion HEV ini tengah dibawa dalam perjalanan menuju ke markas Inchcape Indonesia dan Mercedes-Benz Distribution Indonesia di Wanaherang, Jawa Barat.
Sebenarnya, Haval Jolion HEV ini sudah pernah dipamerkan oleh Great Wall Motor (GWM) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 lalu.
Kala itu, Haval Jolion HEV yang hadir di GIIAS 2023 dihadirkan dengan spesifikasi yang cukup kuat untuk menantang Toyota Yaris Cross dan Honda HR-V cs.
Haval Jolion HEV menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo yang dipadukan dengan motor listrik sehingga membuatnya menjadi sebuah mobil hybrid. Diklaim tenaga maksimal yang dihasilkan dapur pacunya tembus 140,8 HP dan torsi 210 Nm.
Marketing Director PT Inchcape Indomobil Energi Baru (IIEB) Hari Arifianto sempat membeberkan rencana mereka akan Haval Jolion HEV ini. Mereka menyebutkan bahwa mobil ini akan segera dirakit di Tanah Air.
"Penginnya (target CKD) tidak lepas dari semester dua tahun (2024) ini," ujar Hari kepada wartawan dalam acara Great Wall Motor Media Drive 2024 di Bandung (7-8/5/2024).
PT IIEB yang merupakan agen pemegang merek GWM di Indonesia bahkan optimistis akan Haval Jolion HEV ini. Mereka mengklaim, Jolion HEV akan menjadi volume maker-nya.
"Kita mau (produksi) ke yang lebih ke volume maker ya. Salah satunya yang kita harapkan, kalau melihat dari positioning harganya sih, larinya ke Jolion," ujar Hari.
Haval Jolion HEV terpantau sudah beredar di jalanan Indonesia sebelum resmi dijual Foto: Istimewa
Lantas dari spyshot yang diterima oleh detikcom, menjadi kode keras bahwa Haval Jolion HEV sudah makin dekat kepada calon pembelinya.
Bahkan kehadirannya di markas Inchcape di Wanaherang, Jawa Barat, menguatkan pesan bahwa mobil ini sudah dirakit secara lokal.
Kendati demikian, pihak GWM masih merahasiakan tanggal main dari mobil ini dan harga jualnya. Terdekat, ajang GIIAS 2024 bukan tidak mungkin menjadi panggung pertama mobil ini untuk dijual kepada masyarakat Indonesia.