#30 tag 24jam
Gerindra Pertimbangkan Kaesang Dampingi Ahmad Luthfi pada Pilkada Jateng
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani sebut Kaesang jadi salah satu nama yang dipertimbangkan dampingi Ahmad Luthfi maju pada Pilkada Jateng 2024 Halaman all [570] url asal
#gerindra #kaesang #kaesang-pangarep #pilkada-2024 #pilkada-jawa-tengah-2024 #pilkada-jateng-2024 #ahmad-luthfi #kaesang-pilkada-jateng #gerindra-dukung-ahmad-luthfi
(Kompas.com) 22/07/24 22:37
v/11715397/
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra mempertimbangkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sebagai salah satu bakal calon pendamping Ahmad Luthfi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah (Jateng) 2024.
“Di berbagai macam survei yang kami baca, nama Mas Kaesang menonjol, kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen Jakarta sebagaimana dikutip dari Kompas.id, Senin (22/7/2024).
Muzani sebelumnya mengumumkan bahwa Gerindra memutuskan untuk mengusung Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi sebagai bakal calon gubernur (cagub) di Jateng.
"Kemudian untuk Jawa Tengah, Pak Prabowo (Ketua Umum Gerindra) putuskan adalah Irjen Pol Ahmad Luthfi menjadi calon gubernur Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Menurut Muzani, keputusan partainya mengusung Irjen Pol Ahmad Luthfi sebagai bakal cagub pada Pilkada Jateng diambil setelah melakukan komunikasi dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Keputusan ini tentu saja setelah kita berkomunikasi, berkoordinasi dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia dan akhirnya kita memutuskan ke Ahmad Luthfi,” kata Muzani dikutip dari program Kompas Malam di Kompas TV, Senin.
Dalam pertimbanganya, sosok Ahmad Luthfi dinilai sebagai sosok yang tepat diusung karena telah berdinas lama di Jateng, sehingga diyakini mampu memimpin provinsi tersebut ke depannya.
Namun, dalam kesempatan itu, Gerindra belum mengumumkan dukungan terkait pendamping Ahmad Luthfi untuk maju pada Pilkada Jateng 2024.
Berikut link berita Kompas.id, https://www.kompas.id/baca/polhuk/2024/07/22/gerindra-usung-ahmad-luthfi-di-pilkada-jateng-kaesang-dipertimbangkan-jadi-cawagub
Elektabilitas Kaesang moncer di Jateng
Sebagaimana diketahui, elektabilitas Kaesang Pangarep memang moncer di Jawa Tengah. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas periode Juni 2024, elektabilitas putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengalahkan Ahmad Luthfi.
Elektabilitas Kaesang mencapai 7 persen dalam model jawaban terbuka (top of mind) atau 19,4 persen dalam model jawaban semi-tertutup (diekstrapolasi).
Sementara itu, Ahmad Luthfi menduduki posisi kedua dengan elektabilitas 6,8 persen dan mantan Wagub Jateng Taj Yasin yang mengantongi elektabilitas 3,2 persen di posisi ketiga.
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang sama, basis pendukung terkuat Kaesang berasal dari generasi muda, khususnya generasi Z (di bawah 24 tahun) dan generasi Y (24-40 tahun).
Tingkat popularitas Kaesang di kalangan anak muda mencapai 90 persen, sedangkan tingkat kesukaannya berada di level 80,8 persen. Meski demikian, banyak pemilih rasional yang tidak mendukung Kaesang di Jateng.
Pemilih rasional yang dimaksud adalah pemilih yang berlatar belakang pendidikan tinggi dan berstatus sosial ekonomi atas.
Survei Litbang Kompas dilakukan melalui wawancara tatap muka pada periode 20 sampai 25 Juni 2024.
Jumlah responden sebanyak 500 orang yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikas sistematis bertingkat di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Tingkat kepercayaan survei itu mencapai 95 persen dengan margin of error sekitar 4,4 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Survei juga sepenuhnya dibiayai Harian Kompas.
"Jokowi Effect" dan Dukungan Anak Muda di Balik Elektabilitas Tinggi Kaesang di Jateng
Peneliti Litbang Kompas mengungkap sejumlah faktor yang membuat elektabilitas Kaesang Pangarep jadi yang tertinggi di Jawa Tengah. Halaman all [616] url asal
#kaesang-pangarep #pilkada-jateng #kaesang-pilkada-jateng #elektabilitas-kaesang-di-jakarta-dan-jateng
(Kompas.com) 22/07/24 11:51
v/11658171/
JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Litbang Kompas Yulius Brahmantya Priambada mengungkapkan sejumlah faktor yang dianggap membuat elektabilitas Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menjadi yang paling tinggi di Jawa Tengah (Jateng) berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada Juni 2024.
Yulius memaparkan, usia Kaesang yang terbilang masih muda, yakni 29 tahun, menjadi faktor utama mengapa anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu disukai anak muda di Jateng.
Terlebih, Kaesang juga mampu memanfaatkan ruang media digital, khususnya media sosial, dalam sarana berkomunikasi.
"Dia sudah lama dikenal sebagai conten creator. Akun medsosnya punya banyak pengikut (total 8 jutaan follower di IG, YouTube, dan TikTok). Viewsnya juga besar, menandakan banyak diminati kawula muda," ujar Yulius saat dimintai konfirmasi Kompas.com, Senin (22/7/2024).
Yulius menjelaskan, Kaesang dekat dengan banyak influencer ternama, mulai dari Atta Halilintar, Tretan Muslim, Coki Pardede, hingga Kiky Saputri.
Selain itu, Kaesang juga dikenal sebagai pengusaha muda dengan produk-produk yang sempat populer di kalangan muda, seperti SangPisang dan Markobar.
Walhasil, berdasarkan survei Litbang Kompas bulan lalu, Kaesang meraih elektabilitas tertinggi di Jateng dengan 7 persen.
Kaesang di atas Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi yang menduduki posisi 2 dengan elektabilitas 6,8 persen dan mantan Wagub Jateng Taj Yasin yang mengantongi elektabilitas 3,2 persen di posisi 3.
Masih merujuk survei Litbang Kompas, basis pendukung terkuat Kaesang berasal dari generasi muda, khususnya generasi Z (di bawah 24 tahun) dan generasi Y (24-40 tahun).
Dalam hal ini, tingkat popularitas Kaesang di kalangan anak muda mencapai 90 persen, sedangkan tingkat kesukaannya berada di level 80,8 persen.
Meski demikian, banyak pemilih rasional yang tidak mendukung Kaesang di Jateng.
Pemilih rasional yang dimaksud ialah pemilih yang berlatar belakang pendidikan tinggi dan berstatus sosial ekonomi atas.
Menurut Yulius, pemilih rasional umumnya menentukan pilihan berdasarkan kapabilitas dan pengalaman figur.
"Dengan kata lain, pemilih rasional butuh bukti-bukti yang bisa menjadi dasar pertimbangan mereka. Sedangkan, Kaesang belum memiliki banyak bukti itu. Ia baru terjun ke politik praktis pada September 2023, yakni ketika ia didapuk menjadi Ketum PSI," tuturnya.
"Satu-satunya prestasi gemilang yang dimiliki Kaesang sejauh ini adalah menaikkan suara PSI sebesar 60,7 persen dari Pileg 2019 ke Pileg 2024. Itu pun masih belum mampu meloloskan PSI ke Senayan. Alasan ini juga diperkuat ketika aspek kurangnya kinerja dan pengalaman menjadi kelemahan terbesar yang dipersepsikan responden (21,6 persen)," sambung Yulius.
Akan tetapi, apakah modal kuat dari dukungan anak muda sudah cukup bisa membuat partai politik mengusung Kaesang di Jateng?
Yulius berpendapat dukungan yang didapat Kaesang dari anak muda sudah bisa membuatnya mendapatkan kendaraan politik untuk berlabuh di Pilkada Jateng 2024.
Sebab, berdasarkan DPT Pemilu 2024, jumlah pemilih muda di Jateng (Gen Z dan Y) mencapai 52,9 persen dari 28,2 juta pemilih.
Dengan menguasai dukungan anak muda, ini jelas menjadi keunggulan utama Kaesang dalam soal perhitungan elektoral dan kontestasi Pilkada di Jateng.
Apalagi, Yulius mengingatkan, ada Jokowi effect yang pasti membantu mendongkrak elektabilitas Kaesang di Jateng, mengingat itu merupakan kampung halamannya sendiri.
"Belum lagi ditambah dengan faktor Jokowi effect, di mana Jokowi memiliki basis pendukung dan loyalis yang cukup besar di Jawa Tengah," imbuhnya.
Kans Kaesang Maju Jateng 1 Usai Sudaryono 'Dihadiahi' Kursi Wamentan
Kaesang digadang menjadi calon kuat untuk maju di Pilkada Jateng. Seberapa besar kansnya maju menuju Jateng 1 usai Sudaryono dilantik menjadi Wamentan? [1,299] url asal
#kaesang-pilkada-jateng #kaesang-pangarep #sudaryono #sudaryono-kementan #pilkada-jawa-tengah #pilkada-2024 #pilgub-jateng #ketum-psi #gerindra #elektabilitas-kaesang #jokowi-kaesang
(Bisnis.Com) 19/07/24 13:09
v/11299777/
Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep digadang akan maju menjadi calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.
Meskipun belum ada keputusan resmi, baik dari Kaesang dan partai politik, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memiliki elektabilitas yang mumpuni jika maju di Pilkada Jakarta atau Jawa Tengah.
Partai Golkar, misalnya, mempertimbangkan Kaesang untuk maju ke Pilkada Jakarta 2024 berpasangan dengan Jusuf Hamka, sosok pebisnis yang karib disapa Babah Alun.
“Jika Mas Kaesang memilih Jakarta, maka kita siapkan infrastrukturnya untuk mendukung. Tentu ini masih tergantung pada perkembangan ke depan,” kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto usai menerima kunjungan Kaesang dan para petinggi PSI di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).
Sementara itu, Kaesang juga didorong Partai Gerindra untuk berkontestasi dalam Pilgub Jawa Tengah (Jateng) 2024. Partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024–2029, memproyeksikan Kaesang menjadi duet Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Pada saat yang sama, Gerindra juga memiliki kader yang juga disebut layak untuk maju di Pilkada Jateng yakni Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono.
Namun, Presiden Jokowi baru saja melantik Sudaryono menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sehingga otomatis tidak akan maju menjadi kepala daerah di Pilkada 2024.
"Tentu dengan penugasan yang baru ini untuk pilkada Jawa Tengah saya sudah mendapatkan instruksi untuk tidak maju di pilkada Jawa Tengah dan fokus untuk membantu Menteri Pertanian dan membantu Presiden serta Wakil Presiden, pak Jokowi beserta pak Kiai Maruf Amin," ujar Sudaryono kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Lantas, seberapa besar kans Kaesang untuk maju di Pilgub 2024 di Jateng?
Elektabilitas Kaesang
Elektabilitas Kaesang Pangarep jelang Pilkada 2024 memang terbilang tinggi. Namun, berdasarkan hasil sederet survei, elektabilitas Kaesang lebih tinggi di Jawa Tengah daripada di Jakarta.
Laporan yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu menjadi salah satu buktinya. LSI membuat simulasi top of mind atau yang disebut pertama kali oleh responden sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jateng.
Survei dilakukan pada periode 21–26 Juni 2024 dengan target survei adalah warga negara Indonesia di Jateng yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon. Wawancara survei ini menggunakan metode telepon.
Hasilnya menunjukkan nama Kaesang Pangarep cukup sering disebut responden yakni dengan 2,5%. Ahmad Luthfi menjadi nama yang paling banyak disebut dengan 5,2%, kemudian ada Sudaryono mencatatkan 2,1%.
Dalam survei berbeda yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia, Kaesang Pangarep bahkan menjadi sosok terpopuler untuk dipilih jika mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada Serentak 2024.
Berdasarkan survei pada 10–17 Juni 2024, Indikator Politik Indonesia melaporkan ada 10 nama yang diajukan kepada 800 orang responden di wilayah Jawa Tengah dengan margin of error 3,5% dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasilnya, nama Kaesang Pangarep mendapatkan suara tertinggi yakni sebesar 22,8%. Ahmad Luthfi menyusul dengan elektabilitas 18,7%, kemudian ada Taj Yasin Maimoen (12,7%).
Sementara itu, nama Kaesang juga memiliki kans untuk mengikuti Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan hasil survei. Kendati begitu, elektabilitasnya masih tertinggal dari beberapa tokoh politik lain.
Hasil survei Katadata Insight Center (KIC) yang dilakukan pada 3–9 Mei 2024 secara daring dengan metode non-probability sampling menunjukkan Kaesang meraih elektabilitas kurang dari 5%.
Kaesang bersama Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, dan Rano Karno hanya memperoleh kurang dari 5% suara dalam survei dengan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±1,1% dan tingkat kepercayaan 95% tersebut.
Survei KIC yang melibatkan 1.054 responden yang berdomisili di Jakarta, serta berusia di atas 17 tahun dan memiliki nomor ponsel tersebut, menunjukkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi sosok paling pantas menjadi gubernur Jakarta periode 2024–2029 versi survei KIC. Gubernur DKI Jakarta 2014–2017 itu memperoleh 33,2% suara.
Anies Baswedan menyusul di posisi kedua survei KIC dengan dukungan dari 25,4% responden, sedangkan Ridwan Kamil berada di peringkat ketiga lantaran dipilih 20% responden.
Di bawah Ridwan Kamil, ada nama politisi Nasdem Ahmad Sahroni. Namun dukungan responden yang didapatkan terbilang jauh ketimbang tiga figur teratas, yakni hanya 5,3%.
Gugatan Batas Usia
Mahasiswa UNS sekaligus adik Almas Tsaqibbirru Re A yakni Arkaan Wahyu Re A telah melayangkan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon kepala daerah di Pilkada 2024.
Gugatan tersebut diajukan oleh Arkaan itu telah diterima MK dengan tanda terima pengajuan permohonan online dengan No.84/PAN.ONLINE/2024 pada Jumat (12/7/2024).
Dalam surat permohonannya, Arkaan mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 7 ayat (2) huruf e UU No.10/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.
"Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: e. berusia paling rendah 30 tahun untuk calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, serta 25 untuk Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota," bunyi Pasal 7 ayat (2) huruf e.
Kuasa hukum Arkaan, Arif Sahudi menyampaikan bahwa gugatan ini dilayangkan untuk mencari kepastian hukum dalam pemaknaan Pasal 7 ayat (2) huruf e tersebut terkait dengan usia pemilihan Gubernur hingga Wali Kota.
Lebih lanjut, kata Arif, untuk alasan politiknya adalah agar Kaesang bisa maju di Piwalkot Solo pada Pilkada 2024.
"Mas Arkaan ini orang solo nah makanya dengan kalau nanti dikabulkannya permohonan yang ingin perhitungan kapan umur itu sejak penetapan pasangan calon. Harapan kita mas Kaesang bisa fokus di solo saja begitu. Kan kalo di solo wali kota hanya 25, iya betul ora ujug ujug semua ada tahapan," ujar Arif saat dihubungi, Kamis (18/7/2024).
Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu panggilan dari pihak MK untuk menggelar persidangan gugatan uji materiil tersebut.
Sebagai informasi, Kaesang lahir pada 25 Desember 1994 dan saat ini berusia 29 tahun. Dengan demikian, apabila gugatan Arkaan dikabulkan maka Kaesang tidak dapat maju ke Pilgub 2024 karena masih berusia 29 tahun.
Saingan Kaesang di Jateng
Jika Kaesang maju di Pilkada Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi sepertinya akan menjadi saingan terberatnya.
Alasannya adalah Luthfi meraih suara paling banyak dipilih oleh masyarakat Jawa Tengah untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2024.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru yang dilakukan Indeks Data Nasional (IDN) terhadap 1.200 responden di Jawa Tengah pada tanggal 30 Juni-7 Juli 2024 dengan margin of error 2,8% pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif IDN, Syifak Muhammad Yus menjelaskan dari lima nama yang telah diajukan kepada masyarakat, nama Irjen Pol Ahmad Luthfi meraih 23,9% responden sementara nama Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono meraih 18,6% responden.
"Untuk nama Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul ada diurutan ketiga yaitu 10,4%. Nomor urut keempat adalah Yusuf Chudlori 7,7% dan terakhir 5,6% diraih Hendrar Prihadi," tuturnya di Jakarta, Senin (15/7).
Dia menjelaskan jika Irjen Pol Ahmad Lutfi dipasangkan dengan Sudaryono, sementara Hendrar Prihadi dipasangkan dengan Taj Yasin Maimoen, maka pasangan calon Lutfi-Sudaryono bakal menang di Pilkada Serentak 2024.
"Lalu Ahmad Lutfi-Sudaryono meraih 58,7%, sementara Hendrar Prihadi-Taj Yasin Maimoen meraih 22,3% dan 19% tidak tahu atau tidak menjawab," katanya.
Sebelumnya, dalam survei yang diselenggarakan Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) terkait dengan Pilkada Jateng 2024 itu, ada nama politisi PDIP Hendrar Prihadi atau Hendi dan juga politisi Partai Gerindra Sudaryono.
Selain itu, muncul nama Taj Yasin Maimoen selaku mantan Wagub Jateng, Dico M. Ganinduto yang merupakan Bupati Kendal, ulama dan budayawan Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), serta Irjen Pol Ahmad Lutfie yang menjabat Kapolda Jateng.
Hendi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, memimpin daftar survei tersebut. Elektabilitas mantan Wali Kota Semarang ini mencapai 21,2%.
Sudaryono, yang menjabat Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, menyusul dengan meraup 19,1%. Meskipun belakangan, Sudaryono dipastikan tidak maju Pilkada karena dilantik menjadi Wamentan.
Kans Kaesang Masuk Jateng 1 setelah Daryono Dihadiahi Kursi Wamentan
Kaesang digadang menjadi calon kuat untuk maju di Pilkada Jateng. Seberapa besar kansnya maju menuju Jateng 1 usai Sudaryono dilantik menjadi Wamentan? [1,299] url asal
#kaesang-pilkada-jateng #kaesang-pangarep #sudaryono #sudaryono-kementan #pilkada-jawa-tengah #pilkada-2024 #pilgub-jateng #ketum-psi #gerindra #elektabilitas-kaesang #jokowi-kaesang
(Bisnis.Com) 19/07/24 13:09
v/11299773/
Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep digadang akan maju menjadi calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.
Meskipun belum ada keputusan resmi, baik dari Kaesang dan partai politik, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memiliki elektabilitas yang mumpuni jika maju di Pilkada Jakarta atau Jawa Tengah.
Partai Golkar, misalnya, mempertimbangkan Kaesang untuk maju ke Pilkada Jakarta 2024 berpasangan dengan Jusuf Hamka, sosok pebisnis yang karib disapa Babah Alun.
“Jika Mas Kaesang memilih Jakarta, maka kita siapkan infrastrukturnya untuk mendukung. Tentu ini masih tergantung pada perkembangan ke depan,” kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto usai menerima kunjungan Kaesang dan para petinggi PSI di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).
Sementara itu, Kaesang juga didorong Partai Gerindra untuk berkontestasi dalam Pilgub Jawa Tengah (Jateng) 2024. Partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024–2029, memproyeksikan Kaesang menjadi duet Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Pada saat yang sama, Gerindra juga memiliki kader yang juga disebut layak untuk maju di Pilkada Jateng yakni Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono.
Namun, Presiden Jokowi baru saja melantik Sudaryono menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sehingga otomatis tidak akan maju menjadi kepala daerah di Pilkada 2024.
"Tentu dengan penugasan yang baru ini untuk pilkada Jawa Tengah saya sudah mendapatkan instruksi untuk tidak maju di pilkada Jawa Tengah dan fokus untuk membantu Menteri Pertanian dan membantu Presiden serta Wakil Presiden, pak Jokowi beserta pak Kiai Maruf Amin," ujar Sudaryono kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Lantas, seberapa besar kans Kaesang untuk maju di Pilgub 2024 di Jateng?
Elektabilitas Kaesang
Elektabilitas Kaesang Pangarep jelang Pilkada 2024 memang terbilang tinggi. Namun, berdasarkan hasil sederet survei, elektabilitas Kaesang lebih tinggi di Jawa Tengah daripada di Jakarta.
Laporan yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu menjadi salah satu buktinya. LSI membuat simulasi top of mind atau yang disebut pertama kali oleh responden sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jateng.
Survei dilakukan pada periode 21–26 Juni 2024 dengan target survei adalah warga negara Indonesia di Jateng yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon. Wawancara survei ini menggunakan metode telepon.
Hasilnya menunjukkan nama Kaesang Pangarep cukup sering disebut responden yakni dengan 2,5%. Ahmad Luthfi menjadi nama yang paling banyak disebut dengan 5,2%, kemudian ada Sudaryono mencatatkan 2,1%.
Dalam survei berbeda yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia, Kaesang Pangarep bahkan menjadi sosok terpopuler untuk dipilih jika mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada Serentak 2024.
Berdasarkan survei pada 10–17 Juni 2024, Indikator Politik Indonesia melaporkan ada 10 nama yang diajukan kepada 800 orang responden di wilayah Jawa Tengah dengan margin of error 3,5% dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasilnya, nama Kaesang Pangarep mendapatkan suara tertinggi yakni sebesar 22,8%. Ahmad Luthfi menyusul dengan elektabilitas 18,7%, kemudian ada Taj Yasin Maimoen (12,7%).
Sementara itu, nama Kaesang juga memiliki kans untuk mengikuti Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan hasil survei. Kendati begitu, elektabilitasnya masih tertinggal dari beberapa tokoh politik lain.
Hasil survei Katadata Insight Center (KIC) yang dilakukan pada 3–9 Mei 2024 secara daring dengan metode non-probability sampling menunjukkan Kaesang meraih elektabilitas kurang dari 5%.
Kaesang bersama Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, dan Rano Karno hanya memperoleh kurang dari 5% suara dalam survei dengan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±1,1% dan tingkat kepercayaan 95% tersebut.
Survei KIC yang melibatkan 1.054 responden yang berdomisili di Jakarta, serta berusia di atas 17 tahun dan memiliki nomor ponsel tersebut, menunjukkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi sosok paling pantas menjadi gubernur Jakarta periode 2024–2029 versi survei KIC. Gubernur DKI Jakarta 2014–2017 itu memperoleh 33,2% suara.
Anies Baswedan menyusul di posisi kedua survei KIC dengan dukungan dari 25,4% responden, sedangkan Ridwan Kamil berada di peringkat ketiga lantaran dipilih 20% responden.
Di bawah Ridwan Kamil, ada nama politisi Nasdem Ahmad Sahroni. Namun dukungan responden yang didapatkan terbilang jauh ketimbang tiga figur teratas, yakni hanya 5,3%.
Gugatan Batas Usia
Mahasiswa UNS sekaligus adik Almas Tsaqibbirru Re A yakni Arkaan Wahyu Re A telah melayangkan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon kepala daerah di Pilkada 2024.
Gugatan tersebut diajukan oleh Arkaan itu telah diterima MK dengan tanda terima pengajuan permohonan online dengan No.84/PAN.ONLINE/2024 pada Jumat (12/7/2024).
Dalam surat permohonannya, Arkaan mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 7 ayat (2) huruf e UU No.10/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.
"Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: e. berusia paling rendah 30 tahun untuk calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, serta 25 untuk Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota," bunyi Pasal 7 ayat (2) huruf e.
Kuasa hukum Arkaan, Arif Sahudi menyampaikan bahwa gugatan ini dilayangkan untuk mencari kepastian hukum dalam pemaknaan Pasal 7 ayat (2) huruf e tersebut terkait dengan usia pemilihan Gubernur hingga Wali Kota.
Lebih lanjut, kata Arif, untuk alasan politiknya adalah agar Kaesang bisa maju di Piwalkot Solo pada Pilkada 2024.
"Mas Arkaan ini orang solo nah makanya dengan kalau nanti dikabulkannya permohonan yang ingin perhitungan kapan umur itu sejak penetapan pasangan calon. Harapan kita mas Kaesang bisa fokus di solo saja begitu. Kan kalo di solo wali kota hanya 25, iya betul ora ujug ujug semua ada tahapan," ujar Arif saat dihubungi, Kamis (18/7/2024).
Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu panggilan dari pihak MK untuk menggelar persidangan gugatan uji materiil tersebut.
Sebagai informasi, Kaesang lahir pada 25 Desember 1994 dan saat ini berusia 29 tahun. Dengan demikian, apabila gugatan Arkaan dikabulkan maka Kaesang tidak dapat maju ke Pilgub 2024 karena masih berusia 29 tahun.
Saingan Kaesang di Jateng
Jika Kaesang maju di Pilkada Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi sepertinya akan menjadi saingan terberatnya.
Alasannya adalah Luthfi meraih suara paling banyak dipilih oleh masyarakat Jawa Tengah untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2024.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru yang dilakukan Indeks Data Nasional (IDN) terhadap 1.200 responden di Jawa Tengah pada tanggal 30 Juni-7 Juli 2024 dengan margin of error 2,8% pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif IDN, Syifak Muhammad Yus menjelaskan dari lima nama yang telah diajukan kepada masyarakat, nama Irjen Pol Ahmad Luthfi meraih 23,9% responden sementara nama Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono meraih 18,6% responden.
"Untuk nama Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul ada diurutan ketiga yaitu 10,4%. Nomor urut keempat adalah Yusuf Chudlori 7,7% dan terakhir 5,6% diraih Hendrar Prihadi," tuturnya di Jakarta, Senin (15/7).
Dia menjelaskan jika Irjen Pol Ahmad Lutfi dipasangkan dengan Sudaryono, sementara Hendrar Prihadi dipasangkan dengan Taj Yasin Maimoen, maka pasangan calon Lutfi-Sudaryono bakal menang di Pilkada Serentak 2024.
"Lalu Ahmad Lutfi-Sudaryono meraih 58,7%, sementara Hendrar Prihadi-Taj Yasin Maimoen meraih 22,3% dan 19% tidak tahu atau tidak menjawab," katanya.
Sebelumnya, dalam survei yang diselenggarakan Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) terkait dengan Pilkada Jateng 2024 itu, ada nama politisi PDIP Hendrar Prihadi atau Hendi dan juga politisi Partai Gerindra Sudaryono.
Selain itu, muncul nama Taj Yasin Maimoen selaku mantan Wagub Jateng, Dico M. Ganinduto yang merupakan Bupati Kendal, ulama dan budayawan Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), serta Irjen Pol Ahmad Lutfie yang menjabat Kapolda Jateng.
Hendi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, memimpin daftar survei tersebut. Elektabilitas mantan Wali Kota Semarang ini mencapai 21,2%.
Sudaryono, yang menjabat Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, menyusul dengan meraup 19,1%. Meskipun belakangan, Sudaryono dipastikan tidak maju Pilkada karena dilantik menjadi Wamentan.
Elektabilitas Kaesang: Lebih Baik di Pilkada Jakarta atau Jateng?
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memiliki peluang untuk maju dalam Pilkada 2024 baik di Jakarta maupun Jawa Tengah. [521] url asal
#kaesang #kaesang-pangerep #kaesang-maju-pilkada-jakarta-2024 #kaesang-maju-pilkada-jateng-2024 #kaesang-ikut-pilkada #kaesang-maju-pilkada #kaesang-pilkada-jateng #kaesang-pilkada-dki #kaesang-maju-pi
(Bisnis.Com) 13/07/24 20:24
v/10666942/
Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia(PSI)Kaesang Pangarepmemiliki peluang untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024 baik diJakartamaupunJawa Tengah.
Pasalnya, sejumlah partai mempertimbangkan nama putra bungsuPresiden Joko Widodo(Jokowi) itu dalam Pilkada Serentak 2024 untuk di Jakarta dan Jateng.
Partai Golkar, misalnya, mempertimbangkanKaesanguntuk maju ke Pilkada Jakarta 2024 berpasangan dengan Jusuf Hamka, sosok pebisnis yang karib disapa di Babah Alun.
“Jika MasKaesangmemilih Jakarta, maka kita siapkan infrastrukturnya untuk mendukung. Tentu ini masih tergantung pada perkembangan ke depan,” kata Ketua Umum PartaiGolkar, Airlangga Hartarto usai menerima kunjungan Kaesang dan para petinggi PSI di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).
Sementara itu,Kaesangjuga didorong Partai Gerindra untuk berkontestasi dalamPilgub Jateng2024. Partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024–2029, itu memproyeksikan Kaesang menjadi duet Irjen PolAhmad Luthfi.
Lantas, seberapa besar kansKaesanguntuk maju di Pilgub 2024 baik di Jakarta maupun di Jateng?
ELEKTABILITAS KAESANG
ElektabilitasKaesang Pangarepjelang Pilkada 2024 memang terbilang tinggi. Namun, berdasarkan hasil sederet survei, elektibalitias Kaesang lebih tinggi di Jawa Tengah daripada diJakarta.
Laporan yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu menjadi salah satu buktinya. LSI membuat simulasitop of mindatau yang disebut pertama kali oleh responden sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jateng.
Survei dilakukan pada periode 21–26 Juni 2024 dengan target survei adalah warga negara Indonesia di Jateng yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon. Wawancara survei ini menggunakan metode telepon.
Hasilnya menunjukkan namaKaesang Pangarepcukup sering disebut responden yakni dengan 2,5%. Ahmad Luthfi menjadi nama yang paling banyak disebut dengan 5,2%, kemudian ada Sudaryono mencatatkan 2,1%.
Dalam survei berbeda yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia, Kaesang Pangarep bahkan menjadi sosok terpopuler untuk dipilih jika mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada Serentak 2024.
Berdasarkan survei pada 10–17 Juni 2024, Indikator Politik Indonesia melaporkan ada 10 nama yang diajukan kepada 800 orang responden di wilayah Jawa Tengah denganmargin of error3,5% dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasilnya, namaKaesang Pangarepmendapatkan suara tertinggi yakni sebesar 22,8%. Ahmad Luthfi menyusul dengan elektabilitas 18,7%, kemudian ada Taj Yasin Maimoen (12,7%).
Sementara itu, namaKaesangjuga memiliki kans untuk mengikutiPilkada Jakarta 2024berdasarkan hasil survei. Kendati begitu, elektabilitasnya masih tertinggal dari beberapa tokoh politik lain.
Hasil survei Katadata Insight Center (KIC) yang dilakukan pada 3–9 Mei 2024 secara daring dengan metodenon-probability samplingmenunjukkan Kaesang meraih elektabilitas kurang dari 5%.
Kaesang bersama Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, dan Rano Karno hanya memperoleh kurang dari 5% suara dalam survei dengan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±1,1% dan tingkat kepercayaan 95% tersebut.
Survei KIC yang melibatkan 1.054 responden yang berdomisili di Jakarta, serta berusia di atas 17 tahun dan memiliki nomor ponsel tersebut, menunjukkanBasuki Tjahaja PurnamaaliasAhokmenjadi sosok paling pantas menjadi gubernur Jakarta periode 2024–2029 versi survei KIC. Gubernur DKI Jakarta 2014–2017 itu memperoleh 33,2% suara.
Anies Baswedanmenyusul di posisi kedua survei KIC dengan dukungan dari 25,4% responden, sedangkan Ridwan Kamil berada di peringkat ketiga lantaran dipilih 20% responden.
Di bawah Ridwan Kamil, ada nama politisi Nasdem Ahmad Sahroni. Namun dukungan responden yang didapatkan terbilang jauh ketimbang tiga figur teratas, yakni hanya 5,3%.
Teka-teki Kursi Gubernur Kaesang di Balik Safari Politik
Keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep untuk maju Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Jakarta atau Jawa Tengah masih menjadi teka-teki. [1,196] url asal
#kaesang #kaesang-pangerep #kaesang-maju-pilkada-jakarta-2024 #kaesang-maju-pilkada-jateng-2024 #kaesang-ikut-pilkada #kaesang-maju-pilkada #kaesang-pilkada-jateng #kaesang-pilkada-dki #kaesang-maju-pi
(Bisnis.Com) 13/07/24 11:15
v/10626786/
Bisnis.com, JAKARTA — Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Jakarta atau Jawa Tengah masih menjadi teka-teki di balik aktifnya putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu melakukan safari politik.
Suami Erinda Gudono itu memang sangat aktif melakukan pertemuan politis dengan petinggi partai nasional jelang masa pendaftaran calon kepala daerah di Pilkada 2024 dibuka Komisi Pemilihan Umum. Teranyar, Kaesang bersama pengurus PSI bertemu dengan petinggi Partai Golkar
Dalam persamuhan politis pekan ini, Kaesang diwacanakan oleh partai berlogo beringin itu untuk maju ke Pilkada Jakarta 2024 berpasangan dengan Jusuf Hamka, sosok pebisnis yang karib disapa di Babah Alun.
Namun, Ketua Umum PartaiGolkar, Airlangga Hartarto memastikan bahwa duetKaesangPangarep-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta itu belum final. Golkar, kata Airlangga, akan menampungnya sebagai masukan atau usulan.
“Jika Mas Kaesang memilih Jakarta, maka kita siapkan infrastrukturnya untuk mendukung. Tentu ini masih tergantung pada perkembangan ke depan,” katanya usai menerima kunjungan PSI di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).
Wacana berbeda terungkap dari Partai Gerindra. Partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024–2029, ini memproyeksikan Kaesang sebagai duet Irjen Pol Ahmad Luthfi diPilgub Jateng2024.
Wacana tersebut pertama kali disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman. Dia menyebut bahwa sosok Kaesang dan Ahmad Luthfi sama kuatnya di Jawa Tengah.
Namun, Kaesang justru meminta semua pihak bersabar dan menunggu keputusan hingga waktu pendaftaran pasangan calon Pilkada serentak pada penghujung Agustus nanti.
“Sekali lagi izinkan saya karena [pendaftaran] nanti kan 27 Agustus. Ini masih 49 hari lagi, mohon ditunggu saja,” katanya usai berkunjung ke DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024) malam.

ELEKTABILITAS KAESANG
Elektabilitas Kaesang Pangarep jelang Pilkada 2024 memang terbilang tinggi. Namun, berdasarkan hasil sederet survei, elektibalitias Kaesang lebih tinggi di Jawa Tengah daripada di Jakarta.
Laporan yang dirilisLembaga Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu menjadi salah satu buktinya. LSI membuat simulasitop of mindatau yang disebut pertama kali oleh responden sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jateng.
Survei dilakukan pada periode 21–26 Juni 2024 dengan target survei adalah warga negara Indonesia di Jateng yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon. Wawancara survei ini menggunakan metode telepon.
Hasilnya menunjukkan nama Kaesang Pangarep cukup sering disebut responden yakni dengan 2,5%. Ahmad Luthfi menjadi nama yang paling banyak disebut dengan 5,2%, kemudian ada Sudaryono mencatatkan 2,1%.
Dalam survei berbeda yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia, Kaesang Pangarep bahkan menjadi sosok terpopuler untuk dipilih jika mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada Serentak 2024.
Berdasarkan survei pada 10–17 Juni 2024, Indikator Politik Indonesia melaporkan ada 10 nama yang diajukan kepada 800 orang responden di wilayah Jawa Tengah denganmargin of error3,5% dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasilnya, nama Kaesang Pangarep mendapatkan suara tertinggi yakni sebesar 22,8%. Ahmad Luthfi menyusul dengan elektabilitas 18,7%, kemudian ada Taj Yasin Maimoen (12,7%).

Sementara itu, nama Kaesang juga memiliki kans untuk mengikuti Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan hasil survei. Kendati begitu, elektabilitasnya masih tertinggal dari beberapa tokoh politik lain.
Hasil survei Katadata Insight Center (KIC) yang dilakukan pada 3–9 Mei 2024 secara daring denganmetode non-probability samplingmenunjukkan Kaesang meraih elektabilitas kurang dari 5%.
Kaesang bersama Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, dan Rano Karno hanya memperoleh kurang dari 5% suara dalam survei dengan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±1,1% dan tingkat kepercayaan 95% tersebut.
Survei KIC yang melibatkan 1.054 responden yang berdomisili di Jakarta, serta berusia di atas 17 tahun dan memiliki nomor ponsel tersebut, menunjukkanBasuki Tjahaja PurnamaaliasAhokmenjadi sosok paling pantas menjadi gubernur Jakarta periode 2024–2029 versi survei KIC. Gubernur DKI Jakarta 2014–2017 itu memperoleh 33,2% suara.
Anies Baswedanmenyusul di posisi kedua survei KIC dengan dukungan dari 25,4% responden, sedangkan Ridwan Kamil berada di peringkat ketiga lantaran dipilih 20% responden.
Di bawah Ridwan Kamil, ada nama politisi Nasdem Ahmad Sahroni. Namun dukungan responden yang didapatkan terbilang jauh ketimbang tiga figur teratas, yakni hanya 5,3%.
JAKARTA ATAU JATENG?
Pengamat Politik Universitas Negeri Solo (UNS) Agus Riewanto mengatakan Ketua Umum PSIKaesang Pangarep memiliki kemampuan komunikasi yang baik di media sosial sehingga berpotensi meningkatkan elektabilitasnya. Hal tersebut bisa digunakan Kaesang untuk memenangi pilkada di Jawa Tengah jika mau mencalonkan diri.
"Komunikasi di media sosial cukup baik. Dukungan elit politik juga sudah ada di depan mata," jelasnya, seperti dilansirAntara, Rabu (10/7/2024).
Menurut Agus, kemampuan komunikasi di media sosial itu membuat Kaesang banyak digandrungi masyarakat, terutama anak muda yang berstatus pemilih baru di Jawa Tengah. Posisi Kaesang sebagai anak dari Presiden ke-7 RI sekaligus mantan Wali Kota Solo, dapat memperkuat akseptabilitas masyarakat.
Menurutnya,Kaesang juga memiliki kans menang karena diperkirakan akan didukung oleh partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Kemungkinan tersebut, lanjut Agus, besar terjadi mengingat PSI merupakan bagian dari koalisi gemuk KIM yang mendukung pasangan presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
"Sebenarnya Pilkada Jawa Tengah mirip Pilpres, [yang mendukung Kaesang] besar kemungkinan parpol yang mengusung Prabowo-Gibran dari KIM," kata dia.
Hal senada diungkapkanpengamat politik dari Universitas 17 Agustus 1945 Fernando Emas. Dia memprediksi Kaesang Pangarep bakal memperoleh dukungan dari partai-partai yang tergabung dalam KIM untuk maju di Pilkada Jateng 2024.
Dia memerinci, PSI hanya memiliki dua kursi di DPRD Jawa Tengah, sedangkan syarat pencalonan harus didukung oleh koalisi yang memiliki 22 kursi DPRD. Menurutnya dukungan kursi parlemen itu bakal datang dari KIM.
"Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat akan membuka peluang untuk mendukung Kaesang mengikuti kontestasi pilkada Jawa Tengah," kata Fernando, Jumat (12/7/2024).

Adapun, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai fenomena munculnya publik figur dalam pilkada 2024 menunjukkan bahwa popularitas lebih menjamin kemenangan dibandingkan kualitas.
"Karena ini buka soal kemampuanstrong leadershipdalam memitigasi masalah atau kemampuan mengatasi masalah tapi ini lebih condong kepada sosok publik figur," kata Pangi, Jumat.
Hal serupa juga berlaku terhadap Ketua Umum PSIKaesang Pangarep yang dianggap mempunyai popularitas tinggi. Menurut Pangi, popularitas merupakan modal besar Kaesang untuk seseorang yang belum memiliki pengalaman dalam bidang birokrasi ataupun memimpin sebuah wilayah.
Selain itu, kata dia, kesempatan Kaesang untuk memenangi pilkada akan lebih besar jika bertarung di daerah yang tidak memiliki petahana. Salah satu daerah yang dia maksud yakni wilayah Jawa Tengah.
Terlebih, kata Pangi, pilkada Jawa Tengah akan menjadi salah satu perhatian publik lantaran Kaesang akan berhadapan langsung dengan PDIP yang merupakan pemilik lumbung suara di Jawa Tengah.
"Semua mata akan tertuju ke sana, jadi perbincangan nasional karena Jateng provinsi yang sebenarnya kandang PDIP," ujarnya.
Pangi menilai hal itu hanya bisa terjadi jika Kaesang secara resmi mendeklarasikan diri untuk maju. Namun,keputusan Kaesang untuk maju Pilkada 2024 di Jakarta atau Jawa Tengah masih menjadi teka-teki.
Kaesang Sebut Jateng Harus Dipimpin Sosok yang Mampu Atasi Masalah Kompleks
Ketum PSI Kaesang Pangarep menilai Jawa Tengah membutuhkan pemimpin yang mampu menyelesaikan berbagai masalah [221] url asal
#kaesang #kaesang-jateng #kaesang-pilkada-jateng #kaesang-cagub-jateng #kaesang-pangarep #pilkada-jateng #pilkada #pilkada-2024 #kaesang-pdip #pdip-usung-kaesang
(Bisnis.Com) 08/07/24 07:48
v/10047905/
Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menilai Jawa Tengah membutuhkan pemimpin yang mampu menyelesaikan berbagai masalah. Oleh karenanya, dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.
"Jawa Tengah ini kan provinsi yang cukup besar, masalah kompleks. Butuh pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah yang ada di Jawa Tengah," katanya saat ditemui setelah Kirab 1 Sura di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/7/2024) petang.
Menurut Kaesang, Jawa Tengah merupakan provinsi besar yang masalahnya cukup kompleks.
Sementara itu, terkait dengan dirinya yang digadang-gadang menjadi pemimpin selanjutnya di Jawa Tengah, Kaesang hanya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang mendukung.
"Kami hargai semua yang mau mengusung kami. Tapi balik lagi ya, Jateng itu provinsi besar, masalah kompleks," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan bahwa partainya ikut mempertimbangkan nama Kaesang Pangarep yang merupakan putra Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), pada Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.
"Iya dong, [Kaesang] jadi salah satu pertimbangan juga," kata Puan.
Dia pun menanggapi positif hasil survei teranyar Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Kaesang di urutan kedua dengan dukungan terbanyak dalam simulasi top of mind mengenai kandidat bakal calon Gubernur Jawa Tengah.
Puan bahkan mengaku tidak mempersoalkan nama Kaesang yang meraih dukungan lebih tinggi dari Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul pada survei tersebut.
Survei Pilkada 2024: Kaesang Terpopuler di Jateng, Efek Anak Jokowi?
Hasil survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan alasan warga Jateng memilih Kaesang Pangarep jika maju Pilkada 2024 [204] url asal
#kaesang-pangarep #kaesang-pilkada-jateng #survei-pilkada-2024 #survei #pilkada-2024 #pilkada-jateng #pilkada-jawa-tengah #kaesang-jokowi #ahmad-luthfi
(Bisnis.Com) 08/07/24 05:10
v/10035954/
Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan alasan warga Jawa Tengah memilih Kaesang Pangarep yaitu karena berasal dari keluarga tokoh politik.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru lembaga survei Indikator Politik Indonesia terhadap 800 orang responden di wilayah Jawa Tengah dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen per tanggal 10-17 Juni 2024.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan bahwa ada 34,5 persen warga Jawa Tengah yang menyebut alasan memilih Kaesang karena berasal dari keluarga tokoh politik. Sebagaimana diketahui, Kaesang merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kemudian alasan ketiga yaitu karena Kaesang Pangarep dinilai sebagai orang yang jujur dan bersih dari praktik KKN itu sebesar 9,4 responden yang jawab itu," tuturnya di Jakarta, Minggu (7/7/2024).
Sementara itu, untuk nama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi banyak dipilih masyarakat karena dinilai tegas dan punya wibawa sebesar 29,7 persen.
Kemudian, menurut Burhanuddin, alasan kedua warga Jawa Tengah memilih Irjen Pol Ahmad Luthfi karena masih belum tahu nama calon lain yang ingin maju di Pilkada Jawa Tengah sebesar 23,3 persen.
"Alasan ketiga orang memilih Pak Luthfi itu karena dinilai jujur dan bersih dari KKN itu 9,3 persen," katanya.
Survei Pilkada 2024: Kaesang Terpopuler di Jawa Tengah, Ungguli Bambang Pacul
Kaesang Pangarep menjadi sosok terpopuler untuk dipilih jika mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada Serentak 2024. [192] url asal
#survei-pilkada-2024 #survei #pilkada-2024 #kaesang #kaesang-pangarep #kaesang-pilkada-jateng #pilkada-jateng #pilkada-jateng-2024 #bambang-pacul #ahmad-luthfi #hendrar-prihadi #bambang-wuryanto #taj-y
(Bisnis.Com) 08/07/24 00:31
v/10016439/
Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menjadi sosok terpopuler untuk dipilih jika mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada Serentak 2024.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru lembaga survei Indikator Politik Indonesia terhadap 800 orang responden di wilayah Jawa Tengah dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen per tanggal 10-17 Juni 2024.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan dari 10 nama yang diajukan kepada 800 responden di Jawa Tengah, nama Kaesang Pangarep mendapatkan suara tertinggi sebesar 22,8 persen disusul Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Ahmad Luthfi 18,7 persen dan Taj Yasin Maimoen 12,7 persen.
"Kemudian nomor urut keempat Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul sebesar 9,1 persen dan kelima Dico Ganinduyo 6,5 persen," tuturnya di Jakarta, Minggu (7/6/2024).
Selanjutnya, menurut Burhanuddin, nomor urut keenam dipegang oleh Sudaryono yaitu 4,0 persen, M. Yusuf Chudlori 3,5 persen, lalu Hendrar Prihadi 2,5 persen dan Abdul Wachid 2,2 persen serta Sudirman Said 1,7 persen.
"Sementara itu responden yang tidak tahu atau tidak menjawab ada 16,4 persen," kata Burhanuddin.