#30 tag 24jam
Mendikti Sebut Penerima LPDP Akan Difokuskan untuk Dukung Program Prabowo
Mendikti menyebut ke depannya pemberian beasiswa LPDP akan difokuskan pada ilmu Saintek, karena dianggap mendukung program Presiden Prabowo Subianto. [256] url asal
#lpdp #beasiswa-lpdp #prabowo-subianto #program-prabowo #prabowo-gibran #satryo-soemantri-brodjonegoro #menteri-pendidikan-tinggi #mendikti-saintek #kemendikbud #dpr
(Bisnis.Com) 07/11/24 00:19
v/17614808/
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro, menjelaskan pihaknya akan mengkaji ulang penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dia menyebut ke depannya pemberian beasiswa LPDP akan difokuskan pada ilmu Sains dan Teknologi (Saintek), karena dianggap mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
“Ke depan itu kita fokuskan untuk mendukung programnya Pak Presiden. Soal swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi,” ujarnya di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/11/2024).
Kendati demikian, Satryo turut mengatakan tak menutup kemungkinan sasaran penerima LPDP juga akan diberikan pada bidang lain seperti sosial dan humaniora (Soshum).
Akan tetapi, dia kembali menegaskan bahwa memang penerima beasiswa LPDP diutamakan pada bidang Saintek.
“Yang utama itu [Saintek], kemudian yang bidang lain. Kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai ya,” pungkasnya.
Lebih jauh, Satryo berharap bahwa jumlah penerima beasiswa LPDP di masa berikutnya bisa terus bertambah per tahunnya.
Di sisi lain, Satryo turut menegaskan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari universitas luar negeri dapat berkarya di mana saja sehingga tidak harus kembali ke tanah air untuk mengabdi.
“Kami memang memberi kesempatan mereka untuk berkarya di mana saja. Meskipun tidak pulang, tapi dia punya prestasi yang bagus, bekerja di perusahaan yang juga baik di luar negeri, atau menemukan inovasi. Kita bilang, Indonesia yang menemukan inovasi itu. Jadi meskipun di luar negeri, kan masih Merah Putih,” ujar Satryo usai Rapat Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dikutip dari Antara Rabu (6/11/2024).
Wawancara Eksklusif dengan Product Manager Gojek Arum dan Renata, Kupas Tuntas Potensi Talenta Lokal Indonesia Halaman all
Peningkatan kualitas talenta yang signifikan di Indonesia juga didukung dengan pertumbuhan ekosistem teknologi. Halaman all [1,852] url asal
#kemendikbud #gojek #training #data-analyst #gotransit #goto
(Kompas.com) 28/10/24 16:30
v/17114577/
KOMPAS.com – Tujuh tahun bukan waktu yang singkat bagi Renata Clara Kumala untuk menggeluti sistem teknologi di Gojek.
Lulusan Bachelor of Commerce dan Master of Finance dari UNSW Business School Australia itu mengawali karier di Gojek sebagai Technical Product Manager, kemudian menjabat sebagai Deputy Head of Business Intelligence, dan Product Management Manager di tim Data Platform.
Selama masa jabatannya, Renata berkontribusi dalam memindahkan data warehouse Gojek ke cloud, mengembangkan produk untuk data governance, termasuk kualitas data dan katalog data, serta perlindungan data dan privasi, memperbarui platform eksperimen Gojek, serta menyusun jalur karier untuk tim Data Analyst dan Data Engineering Gojek.
Dalam dua setengah tahun terakhir, Renata bergabung dengan tim Customer Platform Gojek. Saat ini, Renata menjabat sebagai Group Product Manager dan fokus pada proses pendaftaran pengguna, login, integrasi akun, dan Gojek PLUS.
Keandalan skill Renata berbuah manis. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan iklan di Gojek Home yang mencapai sepuluh kali lipat dan konversi traffic dari Gojek Home ke halaman produk utama Gojek sebesar 9 persen dibandingkan sebelumnya. Selain itu, ia berhasil mengurangi tiket keluhan pengguna untuk produk yang dikelola timnya lebih dari 30 persen.
Keseriusan menggeluti bidang teknologi juga dialami Arum Kusalawicitra. Lulusan jurusan psikologi ini memulai karier di Gojek sebagai Product/UX Researcher pada 2015.
Berbekal pengalaman dan kemampuannya dalam menelaah kebutuhan target pasar untuk diolah menjadi strategi yang tepat, Arum dipercaya memimpin pengembangan serta strategi berbagai produk baru, seperti GoPoints, GoDeals, GoInstant, GoCorp, dan GoTransit, pada 2018.
Saat ini, Arum menjabat sebagai Group Product Manager Transport dan bertanggung jawab dalam manajemen produk GoTransit dan GoCorp.
Selama 8 tahun pengabdiannya di Gojek Indonesia, Arum secara konsisten terus menunjukkan keahliannya dalam manajemen produk di berbagai sektor.
Keahlian Arum sebagai product manager juga dapat dilihat dari hasil yang positif dalam pengembangan dan pertumbuhan produk. Kontribusinya juga berhasil meningkatkan pendapatan pada beberapa produk dengan inovasinya.
Saat ini, Arum dan Renata aktif menjadi mentor GoTo APM Bootcamp yang merupakan product manager bootcamp pertama di Indonesia dengan pendekatan on-the-job training serta kurikulum berstandar internasional untuk mencetak para pemimpin masa depan bangsa khususnya di bidang teknologi.
Tim Kompas.com berhasil mendapatkan waktu untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Arum dan Renata mengenai masa depan industri teknologi dan potensi yang dimiliki oleh talenta digital lokal.
Berikut adalah wawancara lengkapnya.
Menurut Arum dan Renata, bagaimana kualitas talenta Indonesia di bidang teknologi saat ini? Dan, apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas tersebut?
Renata: Kualitas talenta Indonesia di bidang teknologi saat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Banyak universitas dan lembaga pendidikan yang mulai menawarkan program-program yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti ilmu komputer dan data science. Selain itu, semakin banyak coding bootcamp dan pelatihan online yang membantu individu mengembangkan keterampilan praktis.
Namun, tantangannya juga masih ada. Salah satunya adalah gap antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan pasar. Banyak lulusan yang belum sepenuhnya siap menghadapi tantangan di dunia kerja, terutama dalam hal keterampilan praktis serta soft skills, seperti komunikasi dan kolaborasi.
Untuk meningkatkan kualitas talenta di bidang teknologi, ada beberapa langkah yang bisa diambil.
Pertama, kolaborasi antara industri dan akademisi. Misalnya, kerja sama untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri atau program magang.
Kedua, pelatihan berkelanjutan lewat kursus online, workshop, dan seminar. Ini membantu mereka tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di bidang teknologi. Di Gojek, kami selalu di-support untuk ambil online courses, khususnya beradaptasi dengan AI tools, seperti Microsoft Copilot.
Ketiga, meningkatkan skill berbahasa Inggris. Ini penting karena hampir semua dokumentasi teknologi ditulis dalam bahasa Inggris. Belajar bahasa Mandarin juga bermanfaat, mengingat banyaknya perusahaan teknologi dari China.
Arum: Menambahkan apa yang Renata sampaikan, peningkatan kualitas talenta yang signifikan di Indonesia juga didukung dengan pertumbuhan ekosistem teknologi. Tumbuhnya startup dan unicorn di Indonesia mendorong talenta teknologi lokal untuk belajar dan berkembang sehingga membutuhkan keterlibatan langsung mereka di perusahaan-perusahaan.
Gojek GoTo APM Bootcamp bisa mendukung role mereka sebagai seorang product manager yang berperan dalam menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi banyak orang.Perusahaan dan lembaga lain telah melakukan program pelatihan teknologi atau program tech talent development sejenis, apa yang membuat APM Bootcamp ini berbeda dengan pelatihan teknologi lain?
Arum: Di GoTo APM Bootcamp, kurikulumnya berlandaskan pengalaman praktis yang dirancang oleh para product manager (PM) dengan pengalaman mendalam dan sudah terjun langsung dalam industri teknologi selama bertahun-tahun. Dengan demikian, kurikulum ini sangat komprehensif dan applicable bagi siapa saja yang ingin mengembangkan karier sebagai product manager.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek kunci dalam pengembangan produk, seperti manajemen produk (product management), desain produk (product design), penelitian pengguna (user research), pengembangan teknologi (engineering), pengolahan data (data analytics), serta eksperimen produk (product experimentation). Keenam bidang ini menjadi bekal agar para peserta memahami setiap tahap dalam siklus pengembangan produk, mulai dari ideation hingga peluncuran.
Peserta juga akan mempelajari cara berkolaborasi dengan tim lintas fungsi, membuat keputusan berbasis data, serta mengelola proyek dengan ketepatan waktu dan kualitas yang tinggi. Dengan demikian, kurikulum ini memberikan modal penting bagi mereka yang ingin menjadi PM yang kompeten dan siap berkompetisi di industri teknologi.
Selain dari segi kurikulum, salah satu keunggulan utama dari GoTo APM Bootcamp adalah kesempatan unik untuk mendapatkan mentoring langsung dari para ahli di bidangnya masing-masing.
Proses mentoring ini dirancang untuk membantu peserta memahami tantangan yang nyata di industri, serta cara-cara efektif untuk mengatasinya. Mentor akan memberikan insight, feedback, serta arahan yang sangat berharga sehingga membantu peserta untuk lebih percaya diri dan siap menghadapi dinamika pekerjaan di bidang teknologi.
Ini adalah kesempatan luar biasa bagi peserta untuk membangun hubungan dengan praktisi industri serta memperdalam pengetahuan mereka melalui diskusi intensif dan pembelajaran yang bersifat praktis.
Secara keseluruhan, program ini menawarkan kombinasi yang sempurna antara kurikulum berbasis pengalaman praktis dan bimbingan langsung dari para ahli sehingga memastikan peserta siap untuk berperan sebagai product manager di dunia teknologi yang semakin kompetitif.
Apa tantangan perusahaan atau industri yang kalian coba selesaikan dengan mengadakan program APM Bootcamp?
Arum: Industri teknologi adalah salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Sebagai karya anak bangsa yang berkomitmen untuk berjuang demi pertumbuhan Indonesia, GoTo terus berperan aktif dalam mendorong transformasi digital di Tanah Air.
Kami percaya bahwa pemanfaatan teknologi adalah cara efektif untuk menciptakan dampak sosial yang positif. Inilah alasan kami meluncurkan GoTo APM Bootcamp, yakni untuk mengasah talenta digital teknologi lokal, menempatkan mereka di pusat inovasi kami, serta menavigasi implementasi program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup jutaan orang.
Menurut Anda, apa yang membuat APM Bootcamp menjadi salah satu program yang sangat penting dan bermanfaat bagi para calon product manager?
Arum: Yang pasti, program APM Bootcamp menyediakan on-the-job training yang sangat komprehensif dan juga menggunakan kurikulum kelas dunia yang didesain untuk mengembangkan dan mempercepat pertumbuhan dari talenta lokal pada industri teknologi.
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan memahami lebih jauh bagaimana seorang product manager bekerja maka para peserta akan dihadapkan langsung dengan praktik, yaitu membuat salah satu produk dari Gojek untuk menjadi lebih familier di publik. Program ini juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk menjadi bagian dari Grup GoTo.
Apa tolok ukur yang menyatakan program APM Bootcamp ini berhasil?
Renata: Bagi saya, keberhasilan program ini adalah ketika pengalaman yang didapat selama program APM Bootcamp bisa mendukung role mereka sebagai seorang product manager yang berperan dalam menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi banyak orang.
Gojek Kurikulum GoTo APM Bootcamp dirancang berlandaskan pengalaman praktis.yang dirancang oleh para product manager (PM) dengan pengalaman mendalam dan sudah terjun langsung dalam industri teknologi selama bertahun-tahun.Bagaimana kalian memilih 10 orang peserta dari 200 pendaftar yang berasal dari berbagai universitas unggulan di Indonesia? Apa tiga kriteria utama dari peserta terpilih tersebut?
Arum:Pertama, Product Analysis and Critical Thinking. Dalam proses interviu, peserta dihadapkan pada tugas untuk menganalisis sebuah produk teknologi secara singkat. Tujuan dari tahap ini adalah untuk mengevaluasi seberapa dalam peserta memahami sebuah produk.
Kami akan melihat bagaimana mereka dapat membuat penilaian mengenai target segmen pengguna, menganalisis kelebihan dan kekurangan produk, serta mengidentifikasi peluang untuk perbaikan atau pengembangan produk. Skill ini menunjukkan kemampuan peserta dalam berpikir kritis dan melihat produk secara holistik yang penting dalam pengembangan strategi produk yang tepat.
Kedua, Problem-Solving and Strategic Decision Making. Pada tahap ini, peserta diminta untuk menganalisis suatu masalah, melakukan root cause analysis, dan mengidentifikasi area untuk perbaikan. Fokus kami adalah pada kesinambungan antara masalah yang diambil dan solusi yang ditawarkan oleh peserta.
Kami menilai apakah solusi yang diajukan benar-benar efektif dalam menyelesaikan masalah, serta bagaimana peserta menentukan indikator keberhasilan (success metrics). Skill ini penting untuk melihat sejauh mana kemampuan peserta dalam memecahkan masalah secara strategis dan menentukan langkah yang paling tepat untuk mencapai solusi.
Ketiga, Logical Reasoning and Quantitative Skills. Kemampuan logika dan matematika peserta diuji untuk menilai seberapa kuat keterampilan mereka dalam berpikir secara logis dan kuantitatif.
Kami akan melihat bagaimana mereka menggunakan angka dan logika untuk mengambil keputusan, baik itu dalam konteks analisis data, membuat estimasi, maupun memecahkan masalah yang melibatkan perhitungan kompleks. Skill ini sangat penting dalam pengembangan produk berbasis teknologi yang sering kali membutuhkan kemampuan untuk menganalisis data secara cermat dan logis.
Dari rangkaian kegiatan yang akan diikuti oleh para peserta, apa kegiatan yang menurut kalian paling menarik?
Renata: Kesempatan untuk rotasi ke tim yang berbeda setiap 6 bulan memberikan peserta eksposur yang luas terhadap berbagai pernyataan masalah, mentor, dan tim secara efisien
Apa kualitas atau skill yang membedakan product manager di GoTo dengan di perusahaan lain?
Arum: Melihat skala pengguna yang besar dari produk kami, setiap product manager dituntut untuk mahir dalam menggunakan data kualitatif dan kuantitatif sebagai dasar pengambilan keputusan. Data tersebut menjadi kunci dalam menentukan solusi baru yang akan ditawarkan kepada pengguna dengan analisis mendalam terhadap perilaku, kebutuhan, dan feedback pengguna.
Selain itu, setiap solusi atau fitur yang akan dirilis juga harus melalui tahapan eksperimen. Hal ini penting untuk memastikan bahwa fitur tersebut benar-benar menjawab masalah pengguna dan memberikan dampak yang signifikan sebelum diluncurkan secara penuh. Pendekatan berbasis data dan eksperimen ini membantu kami merancang solusi yang tepat sasaran dan efektif.
Apakah ada saran untuk adik-adik yang ingin berkarier sebagai product manager?
Renata: Ada beberapa buku klasik dalam dunia product management yang bisa dipelajari teman-teman tanpa harus bekerja sebagai product manager terlebih dahulu. Salah satunya adalah buku Cracking the PM Interview: How to Land a Product Manager Job in Technology karya Gayle McDowell dan Jackie Bavaro yang sangat membantu dalam mempersiapkan diri untuk wawancara posisi product manager.
Selain itu, ada pula buku Inspired: How to Create Tech Products Customers Love karya Marty Cagan juga sangat baik dalam menjelaskan beberapa dasar proses menjadi product manager.
Wawancara Eksklusif dengan Product Manager Gojek Arum dan Renata, Kupas Tuntas Potensi Talenta Lokal Indonesia
Peningkatan kualitas talenta yang signifikan di Indonesia juga didukung dengan pertumbuhan ekosistem teknologi. Halaman all [1,852] url asal
#kemendikbud #gojek #training #data-analyst #gotransit #goto
(Kompas.com - Money) 28/10/24 16:30
v/17106601/
KOMPAS.com – Tujuh tahun bukan waktu yang singkat bagi Renata Clara Kumala untuk menggeluti sistem teknologi di Gojek.
Lulusan Bachelor of Commerce dan Master of Finance dari UNSW Business School Australia itu mengawali karier di Gojek sebagai Technical Product Manager, kemudian menjabat sebagai Deputy Head of Business Intelligence, dan Product Management Manager di tim Data Platform.
Selama masa jabatannya, Renata berkontribusi dalam memindahkan data warehouse Gojek ke cloud, mengembangkan produk untuk data governance, termasuk kualitas data dan katalog data, serta perlindungan data dan privasi, memperbarui platform eksperimen Gojek, serta menyusun jalur karier untuk tim Data Analyst dan Data Engineering Gojek.
Dalam dua setengah tahun terakhir, Renata bergabung dengan tim Customer Platform Gojek. Saat ini, Renata menjabat sebagai Group Product Manager dan fokus pada proses pendaftaran pengguna, login, integrasi akun, dan Gojek PLUS.
Keandalan skill Renata berbuah manis. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan iklan di Gojek Home yang mencapai sepuluh kali lipat dan konversi traffic dari Gojek Home ke halaman produk utama Gojek sebesar 9 persen dibandingkan sebelumnya. Selain itu, ia berhasil mengurangi tiket keluhan pengguna untuk produk yang dikelola timnya lebih dari 30 persen.
Keseriusan menggeluti bidang teknologi juga dialami Arum Kusalawicitra. Lulusan jurusan psikologi ini memulai karier di Gojek sebagai Product/UX Researcher pada 2015.
Berbekal pengalaman dan kemampuannya dalam menelaah kebutuhan target pasar untuk diolah menjadi strategi yang tepat, Arum dipercaya memimpin pengembangan serta strategi berbagai produk baru, seperti GoPoints, GoDeals, GoInstant, GoCorp, dan GoTransit, pada 2018.
Saat ini, Arum menjabat sebagai Group Product Manager Transport dan bertanggung jawab dalam manajemen produk GoTransit dan GoCorp.
Selama 8 tahun pengabdiannya di Gojek Indonesia, Arum secara konsisten terus menunjukkan keahliannya dalam manajemen produk di berbagai sektor.
Keahlian Arum sebagai product manager juga dapat dilihat dari hasil yang positif dalam pengembangan dan pertumbuhan produk. Kontribusinya juga berhasil meningkatkan pendapatan pada beberapa produk dengan inovasinya.
Saat ini, Arum dan Renata aktif menjadi mentor GoTo APM Bootcamp yang merupakan product manager bootcamp pertama di Indonesia dengan pendekatan on-the-job training serta kurikulum berstandar internasional untuk mencetak para pemimpin masa depan bangsa khususnya di bidang teknologi.
Tim Kompas.com berhasil mendapatkan waktu untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Arum dan Renata mengenai masa depan industri teknologi dan potensi yang dimiliki oleh talenta digital lokal.
Berikut adalah wawancara lengkapnya.
Menurut Arum dan Renata, bagaimana kualitas talenta Indonesia di bidang teknologi saat ini? Dan, apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas tersebut?
Renata: Kualitas talenta Indonesia di bidang teknologi saat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Banyak universitas dan lembaga pendidikan yang mulai menawarkan program-program yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti ilmu komputer dan data science. Selain itu, semakin banyak coding bootcamp dan pelatihan online yang membantu individu mengembangkan keterampilan praktis.
Namun, tantangannya juga masih ada. Salah satunya adalah gap antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan pasar. Banyak lulusan yang belum sepenuhnya siap menghadapi tantangan di dunia kerja, terutama dalam hal keterampilan praktis serta soft skills, seperti komunikasi dan kolaborasi.
Untuk meningkatkan kualitas talenta di bidang teknologi, ada beberapa langkah yang bisa diambil.
Pertama, kolaborasi antara industri dan akademisi. Misalnya, kerja sama untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri atau program magang.
Kedua, pelatihan berkelanjutan lewat kursus online, workshop, dan seminar. Ini membantu mereka tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di bidang teknologi. Di Gojek, kami selalu di-support untuk ambil online courses, khususnya beradaptasi dengan AI tools, seperti Microsoft Copilot.
Ketiga, meningkatkan skill berbahasa Inggris. Ini penting karena hampir semua dokumentasi teknologi ditulis dalam bahasa Inggris. Belajar bahasa Mandarin juga bermanfaat, mengingat banyaknya perusahaan teknologi dari China.
Arum: Menambahkan apa yang Renata sampaikan, peningkatan kualitas talenta yang signifikan di Indonesia juga didukung dengan pertumbuhan ekosistem teknologi. Tumbuhnya startup dan unicorn di Indonesia mendorong talenta teknologi lokal untuk belajar dan berkembang sehingga membutuhkan keterlibatan langsung mereka di perusahaan-perusahaan.
Gojek GoTo APM Bootcamp bisa mendukung role mereka sebagai seorang product manager yang berperan dalam menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi banyak orang.Perusahaan dan lembaga lain telah melakukan program pelatihan teknologi atau program tech talent development sejenis, apa yang membuat APM Bootcamp ini berbeda dengan pelatihan teknologi lain?
Arum: Di GoTo APM Bootcamp, kurikulumnya berlandaskan pengalaman praktis yang dirancang oleh para product manager (PM) dengan pengalaman mendalam dan sudah terjun langsung dalam industri teknologi selama bertahun-tahun. Dengan demikian, kurikulum ini sangat komprehensif dan applicable bagi siapa saja yang ingin mengembangkan karier sebagai product manager.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek kunci dalam pengembangan produk, seperti manajemen produk (product management), desain produk (product design), penelitian pengguna (user research), pengembangan teknologi (engineering), pengolahan data (data analytics), serta eksperimen produk (product experimentation). Keenam bidang ini menjadi bekal agar para peserta memahami setiap tahap dalam siklus pengembangan produk, mulai dari ideation hingga peluncuran.
Peserta juga akan mempelajari cara berkolaborasi dengan tim lintas fungsi, membuat keputusan berbasis data, serta mengelola proyek dengan ketepatan waktu dan kualitas yang tinggi. Dengan demikian, kurikulum ini memberikan modal penting bagi mereka yang ingin menjadi PM yang kompeten dan siap berkompetisi di industri teknologi.
Selain dari segi kurikulum, salah satu keunggulan utama dari GoTo APM Bootcamp adalah kesempatan unik untuk mendapatkan mentoring langsung dari para ahli di bidangnya masing-masing.
Proses mentoring ini dirancang untuk membantu peserta memahami tantangan yang nyata di industri, serta cara-cara efektif untuk mengatasinya. Mentor akan memberikan insight, feedback, serta arahan yang sangat berharga sehingga membantu peserta untuk lebih percaya diri dan siap menghadapi dinamika pekerjaan di bidang teknologi.
Ini adalah kesempatan luar biasa bagi peserta untuk membangun hubungan dengan praktisi industri serta memperdalam pengetahuan mereka melalui diskusi intensif dan pembelajaran yang bersifat praktis.
Secara keseluruhan, program ini menawarkan kombinasi yang sempurna antara kurikulum berbasis pengalaman praktis dan bimbingan langsung dari para ahli sehingga memastikan peserta siap untuk berperan sebagai product manager di dunia teknologi yang semakin kompetitif.
Apa tantangan perusahaan atau industri yang kalian coba selesaikan dengan mengadakan program APM Bootcamp?
Arum: Industri teknologi adalah salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Sebagai karya anak bangsa yang berkomitmen untuk berjuang demi pertumbuhan Indonesia, GoTo terus berperan aktif dalam mendorong transformasi digital di Tanah Air.
Kami percaya bahwa pemanfaatan teknologi adalah cara efektif untuk menciptakan dampak sosial yang positif. Inilah alasan kami meluncurkan GoTo APM Bootcamp, yakni untuk mengasah talenta digital teknologi lokal, menempatkan mereka di pusat inovasi kami, serta menavigasi implementasi program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup jutaan orang.
Menurut Anda, apa yang membuat APM Bootcamp menjadi salah satu program yang sangat penting dan bermanfaat bagi para calon product manager?
Arum: Yang pasti, program APM Bootcamp menyediakan on-the-job training yang sangat komprehensif dan juga menggunakan kurikulum kelas dunia yang didesain untuk mengembangkan dan mempercepat pertumbuhan dari talenta lokal pada industri teknologi.
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan memahami lebih jauh bagaimana seorang product manager bekerja maka para peserta akan dihadapkan langsung dengan praktik, yaitu membuat salah satu produk dari Gojek untuk menjadi lebih familier di publik. Program ini juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk menjadi bagian dari Grup GoTo.
Apa tolok ukur yang menyatakan program APM Bootcamp ini berhasil?
Renata: Bagi saya, keberhasilan program ini adalah ketika pengalaman yang didapat selama program APM Bootcamp bisa mendukung role mereka sebagai seorang product manager yang berperan dalam menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi banyak orang.
Gojek Kurikulum GoTo APM Bootcamp dirancang berlandaskan pengalaman praktis.yang dirancang oleh para product manager (PM) dengan pengalaman mendalam dan sudah terjun langsung dalam industri teknologi selama bertahun-tahun.Bagaimana kalian memilih 10 orang peserta dari 200 pendaftar yang berasal dari berbagai universitas unggulan di Indonesia? Apa tiga kriteria utama dari peserta terpilih tersebut?
Arum:Pertama, Product Analysis and Critical Thinking. Dalam proses interviu, peserta dihadapkan pada tugas untuk menganalisis sebuah produk teknologi secara singkat. Tujuan dari tahap ini adalah untuk mengevaluasi seberapa dalam peserta memahami sebuah produk.
Kami akan melihat bagaimana mereka dapat membuat penilaian mengenai target segmen pengguna, menganalisis kelebihan dan kekurangan produk, serta mengidentifikasi peluang untuk perbaikan atau pengembangan produk. Skill ini menunjukkan kemampuan peserta dalam berpikir kritis dan melihat produk secara holistik yang penting dalam pengembangan strategi produk yang tepat.
Kedua, Problem-Solving and Strategic Decision Making. Pada tahap ini, peserta diminta untuk menganalisis suatu masalah, melakukan root cause analysis, dan mengidentifikasi area untuk perbaikan. Fokus kami adalah pada kesinambungan antara masalah yang diambil dan solusi yang ditawarkan oleh peserta.
Kami menilai apakah solusi yang diajukan benar-benar efektif dalam menyelesaikan masalah, serta bagaimana peserta menentukan indikator keberhasilan (success metrics). Skill ini penting untuk melihat sejauh mana kemampuan peserta dalam memecahkan masalah secara strategis dan menentukan langkah yang paling tepat untuk mencapai solusi.
Ketiga, Logical Reasoning and Quantitative Skills. Kemampuan logika dan matematika peserta diuji untuk menilai seberapa kuat keterampilan mereka dalam berpikir secara logis dan kuantitatif.
Kami akan melihat bagaimana mereka menggunakan angka dan logika untuk mengambil keputusan, baik itu dalam konteks analisis data, membuat estimasi, maupun memecahkan masalah yang melibatkan perhitungan kompleks. Skill ini sangat penting dalam pengembangan produk berbasis teknologi yang sering kali membutuhkan kemampuan untuk menganalisis data secara cermat dan logis.
Dari rangkaian kegiatan yang akan diikuti oleh para peserta, apa kegiatan yang menurut kalian paling menarik?
Renata: Kesempatan untuk rotasi ke tim yang berbeda setiap 6 bulan memberikan peserta eksposur yang luas terhadap berbagai pernyataan masalah, mentor, dan tim secara efisien
Apa kualitas atau skill yang membedakan product manager di GoTo dengan di perusahaan lain?
Arum: Melihat skala pengguna yang besar dari produk kami, setiap product manager dituntut untuk mahir dalam menggunakan data kualitatif dan kuantitatif sebagai dasar pengambilan keputusan. Data tersebut menjadi kunci dalam menentukan solusi baru yang akan ditawarkan kepada pengguna dengan analisis mendalam terhadap perilaku, kebutuhan, dan feedback pengguna.
Selain itu, setiap solusi atau fitur yang akan dirilis juga harus melalui tahapan eksperimen. Hal ini penting untuk memastikan bahwa fitur tersebut benar-benar menjawab masalah pengguna dan memberikan dampak yang signifikan sebelum diluncurkan secara penuh. Pendekatan berbasis data dan eksperimen ini membantu kami merancang solusi yang tepat sasaran dan efektif.
Apakah ada saran untuk adik-adik yang ingin berkarier sebagai product manager?
Renata: Ada beberapa buku klasik dalam dunia product management yang bisa dipelajari teman-teman tanpa harus bekerja sebagai product manager terlebih dahulu. Salah satunya adalah buku Cracking the PM Interview: How to Land a Product Manager Job in Technology karya Gayle McDowell dan Jackie Bavaro yang sangat membantu dalam mempersiapkan diri untuk wawancara posisi product manager.
Selain itu, ada pula buku Inspired: How to Create Tech Products Customers Love karya Marty Cagan juga sangat baik dalam menjelaskan beberapa dasar proses menjadi product manager.
Mu'ti Akan Temui Kapolri, Bahas Kasus Guru Honorer Diduga Aniaya Siswa di Konawe
Mu'ti Akan Temui Kapolri, Bahas Kasus Guru Honorer Diduga Aniaya Siswa di Konawe [299] url asal
#abdul-mu-x27-ti #mendikbud #konawe
(Kumparan.com - News) 23/10/24 21:57
v/16904771/
Menteri Sekolah Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, berencana bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Tujuannya membahas kasus guru honerer di SDN 4 Baito Konawe Selatan Supriyani yang dduga menganiaya siswa.
Pertemuan itu direncanakan terjadi usai acara Retreat di Akademi Militer Magelang 25-27 Oktober 2024.
“Setelah nanti dari Magelang kami dari kementerian akan bertemu dengan Pak Kapolri karena kasus seperti ini memang terus saja berulang,” kata Abdul Mu’ti dalam Acara Silaturahmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama media di kantornya di Jakarta Selatan, Rabu (23/10).
“[Termasuk] soal Konawe tadi saya ketemu dengan Pak Kapolri secara langsung dan saya terima nanti juga kami rencanakan untuk mungkin [dibahas kembali] setelah pulang dari Magelang,” sambungnya.
Menurutnya, kasus kekerasan dalam sekolah merupakan tantangan pendidikan yang sampai saat ini masih perlu dihadapi. Sehingga harus ada pembahasan yang tuntas.
“Ini memang menjadi bagian dari tantangan kita bersama-sama bagaimana agar lembaga pendidikan ini menjadi lembaga pendidikan yang menyenangkan, terbebas dari segala macam bentuk tekanan, baik psikologis maupun fisik," tutur Sekum Muhammadiyah itu.
"Sehingga semua anak dapat belajar dengan aman, dengan nyaman, dan menjadi generasi Indonesia yang hebat,” ujar Mu’ti.
Mu'ti juga akan mengangkat Supriyani sebagai Guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Ibu Supriyani sekarang sedang proses melamar PPPK dan insyaallah kami akan bantu afirmasi untuk beliau dapat diterima sebagai guru PPPK,” kata dia.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Andoolo menangguhkan penahanan Supriyani.
Dikutip dari Kendarinesia, Kuasa hukum Supriyani, Andre Darmawan, S.H mengungkapkan, penangguhan itu berdasarkan pertimbangan kondisi Supriyani yang saat ini memiliki balita yang masih membutuhkan sosok ibu.
Atas pertimbangan itu, penahanan dirinya lantas ditangguhkan dengan jaminan tak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan hadir dalam setiap agenda persidangan atas kasusnya tersebut.
"Terdakwa masih memiliki anak balita yang butuhkan pengasuhan dari ibunya," ungkap Andre, pada Selasa (22/10).
Abdul Mu'ti Tak Mau Buru-buru Ambil Keputusan soal Sistem Zonasi: Ada Pro Kontra - kumparan.com
Abdul Mu'ti Tak Mau Buru-buru Ambil Keputusan soal Sistem Zonasi: Ada Pro Kontra [197] url asal
#abdul-mu-x27-ti #kemendikbud #zonasi
(Kumparan.com) 21/10/24 14:36
v/16786539/
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti berhati-hati dalam memutuskan perencanaan program ke depan. Termasuk soal zonasi yang selama ini menjadi polemik.
"Ini juga sesuatu yang semuanya harus kita kaji ya, semua harus kita kaji. Karena kan juga plus minus ya banyak kebijakan yang dilaksanakan selalu ada pro dan kontra," kata Mu'ti usai Sertijab dengan Nadiem Makarim di Gedung Kemendikbudristek, Senin (21/10).
Kata dia, semua aspek akan dilihat. Ia tak mau tergesa-gesa memutuskan, melanjutkan atau menyetop sistem seleksi sekolah diukur melalui jarak tersebut.
"Tentu saja semuanya akan kita lihat secara keseluruhan, tidak secara tergesa-gesa, karena itu saya dalam beberapa saat ini nanti akan minta masukan dari berbagai pihak," tuturnya.
"Baik dari kalangan pemerintah daerah, dari masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan, maupun dari wartawan, teman-teman masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya," sambung dia.
Persoalan zonasi ini kerap memunculkan polemik karena siswa yang bisa masuk ke SD hingga SMP harus melihat unsur jarak dari rumah ke sekolah. Praktik ini juga sempat mengorbankan banyak siswa yang pintar hingga kesulitan mencari sekolah.
"Saya berusaha selama memimpin kementerian ini untuk menjadi menteri yang banyak mendengar. Saya kan selama ini banyak ceramah, jadi nanti saya banyak mendengar," tutup dia.
Jadwal Tes SKD CPNS 2024 Kemendikbud, Pahami Dulu Alurnya
Simak jadwal tes SKD CPNS 2024 di Kemendikbud di bawah ini agar Anda tidak keliru. [231] url asal
#cpns #pns #skd #skd-kemendikbud #tes-skd-cpns-2024
(Bisnis.Com - Terbaru) 14/10/24 12:11
v/16443832/
Bisnis.com, JAKARTA - Setelah melewati berbagai tahap, kini pelamar CPNS 2024 akan segara melaksanakan tes SKD CPNS 2024.
Nantinya, mereka yang memiliki hasil tes di atas passing grade maka akan dinyatakan lolos.
Format penilaian tes SKD CPNS pada tahun ini juga belum berubah dari tahun lalu, yakni rinciannya sebagai berikut:
- TIU dan TWK, jawaban benar bernilai 5 dan jawaban salah atau tidak dijawab bernilai 0.
- TKP tidak ada jawaban yang salah. Jawaban dari tes ini dinilai dari angka 1-5, sedangkan jika tidak dijawab bernilai 0.
Agar lulus tahap SKD, peserta harus berhasil melewati passing grade atau nilai ambang batas; TWK 65, TIU 80 dan TKP 166.
Untuk Anda yang sedang cari jadwal tes SKD Kemendikbud, maka simak jadwal di bawah ini.
Jadwal SKD Kemendikbud tercantum dalam surat pengumuman nomor 21765/A.A3/KP/01.01/2024.
Jadwal SKD dan Kemendikbud
- Konfirmasi penggunaan nilai SKD CPNS TA 2023 oleh peserta seleksi 18-28 September 2024
- Pengumuman Daftar Peserta, Waktu dan Tempat SKD CPNS: 9-15 Oktober 2024
- Pelaksanaan SKD CPNS: 16 Oktober-14 November 2024
- Pengumuman Hasil SKD CPNS: 17-19 November 2024
- Pelaksanaan SKB Non-CAT: 20 November-17 Desember 2024
- Pemilihan Titik Lokasi SKB CPNS dengan CAT oleh Peserta Seleksi: 23-25 November 2024
- Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat SKB CPNS dengan CAT: 4-8 Desember 2024
- Pelaksanaan SKB CPNS dengan CAT: 9-20 Desember 2024
Itulah jadwal SKD CPNS Kemendikbud 2024 yang bisa Anda jadikan rujukan.
Awal Baru Museum Nasional Indonesia
MNI kini hadir dengan fasilitas modern, pameran interaktif, dan pengalaman edukatif yang lebih mendalam. [765] url asal
#mni #museum-nasional-indonesia #museum-nasional #kemendikbud #iha #indonesian-heritage-agency
(MedCom) 11/10/24 20:06
v/16318767/
Jakarta: Museum Nasional Indonesia (MNI) bakal kembali bisa dinikmati publik mulai Selasa, 15 Oktober 2024 setelah menjalani serangkaian revitalisasi dan pengembangan ekstensif selama satu tahun. Pembukaan ini menandai awal baru bagi museum di Indonesia.MNI kini hadir dengan fasilitas modern, pameran interaktif, dan pengalaman edukatif yang lebih mendalam. Terdapat beragam rangkaian tata pamer dan kuratorial baru, pameran temporer dan program publik lainnya.
Salah satu kegiatan publik menarik adalah instalasi video mapping didukung oleh EPSON Indonesia pada facade Gedung A Museum Nasional Indonesia yang dapat dinikmati publik hingga akhir Oktober 2024. Plt Kepala Indonesian Heritage Agency, Ahmad Mahendra, mengatakan konsep reimajinasi Museum Nasional Indonesia merupakan turunan dari konsep Reimajinasi Warisan Budaya, yakni pendekatan dan upaya inovatif untuk mentransformasi cara pengunjung melihat dan berinteraksi dengan museum, dari fungsi tradisional menjadi lebih modern dan dinamis.
“IHA berkomitmen meningkatkan kualitas pengalaman pada transformasi narasi yang mendalam. Dengan upaya revitalisasi yang telah berjalan dan akan terus berjalan hingga tiga tahun mendatang, diharapkan nantinya Museum Nasional Indonesia dapat menjadi bagian dari ekosistem kebudayaan dengan menjadi museum percontohan yang dapat dijadikan standar pengelolaan dan pemanfaatan koleksi museum bertaraf internasional, serta mempertegas fungsi museum sebagai ruang publik yang juga berperan sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi yang menyenangkan,” kata Mahendra dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 11 Oktober 2024.
Reimajinasi MNI berfokus pada revitalisasi struktur fisik serta peningkatan sumber daya dan layanan dalam menyambut era baru pengelolaan museum dan pelestarian cagar budaya yang lebih relevan dengan kebutuhan masa kini. Tata pamer MNI akan berubah signifikan.
Narasi setiap gedungnya akan disesuaikan dengan minat dan kebutuhan publik. Hal ini menjadikannya dapat bergerak dengan dinamis agar tetap relevan menjadi pusat edukasi dan rekreasi untuk publik, khususnya generasi muda.
Transformasi ini mencakup penelusuran jejak warisan budaya, dari wawasan prasejarah hingga perjuangan heroik Nusantara menuju kemerdekaan serta ruang inspirasi untuk masa depan warisan budaya yang berkelanjutan. Ketiga narasi ini akan dibagi menjadi narasi utama setiap gedung MNI, Gedung A dengan tema “Masa Lalu Penuh Makna”, Gedung B “Marwah Indonesia”, serta Gedung C “Bekal Masa Depan Berkelanjutan”.
MNI juga menyoroti pentingnya kolaborasi multi-stakeholder yang telah menjadi kunci sukses dalam proses pembaruan museum sebagai bagian dari inisiatif revitalisasi berkelanjutan. Kolaborasi ini melibatkan IHA bersama dengan rangkaian ahli kurator, ahli cagar budaya, komunitas budaya, lembaga internasional, ahli sejarah, arsitek, dan tokoh nasional, yang semuanya telah memberikan kontribusi signifikan dalam merancang dan melaksanakan konsep serta ide baru yang kini mewarnai wajah MNI.
"Kolaborasi multi-stakeholder ini telah membantu mendefinisikan ulang MNI tidak hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi bersejarah, tetapi sebagai institusi yang hidup, bernapas, dan terus berkembang, yang mempromosikan pemahaman dan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. Melalui kerja sama ini, MNI diharapkan dapat terus berfungsi sebagai jembatan antara masa lalu dan masa depan, mengedukasi dan menginspirasi generasi saat ini dan yang akan datang." Ujar Mahendra.
PJU Museum Nasional Indonesia, Ni Luh Putu Chandra Dewi, menjelaskan dalam tiga tahun ke depan, MNI akan mengalami transformasi bertahap. Terdapat digitalisasi manajemen koleksi, memperkenalkan cara baru dalam menyajikan dan merayakan keunggulan pemikiran dan kreativitas.
“Transformasi ini mencakup penerapan teknologi digital dalam pameran untuk menciptakan pengalaman yang lebih interaktif, seperti penggunaan augmented reality (AR) dan virtual tours.,” beber dia.
Salah satu ruang pamer yang mengadaptasi inovasi teknologi adalah ruangan ImersifA, sebuah teknologi canggih yang merevolusi cara kita mengalami sejarah dan budaya. Ruangan ini menggunakan teknologi visualisasi dan audio canggih untuk menciptakan pengalaman yang menyeluruh dan mendalam, mirip dengan melihat lukisan gua dalam konteks modern.
Pengunjung dapat menjelajahi sejarah budaya Indonesia lintas zaman dalam format yang sangat interaktif. Ini memungkinkan pengunjung mengimajinasikan kembali dan mengalami narasi sejarah dengan cara yang baru dan menarik.
Selain itu, terdapat dua pameran temporer yang akan disajikan hingga 31 Desember 2024, yakni Perjalanan Pemulihan MNI Pasca Kebakaran: “Menabuh Nekara, Menyiram Api” serta Pameran Repatriasi: Kembalinya Warisan Budaya dan Pengetahuan Nusantara.
“Kali pertama upaya pemulihan MNI kami narasikan secara transparan dan rinci kepada publik, serta hadirnya kembali koleksi hasil repatriasi, termasuk empat Arca Singasari hasil Repatriasi 2024 yang baru tiba pada awal bulan ini,” beber Ni Luh.
Pembukaan kembali MNI diresmikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy pada Kamis, 10 Oktober 2024. Dia menekankan pentingnya museum sebagai jendela generasi muda untuk mengenal sejarah dan budaya bangsa.
Rangkaian kegiatan pembukaan kembali MNI dilaksanakan pada 10-11 Oktober 2024. Kegiatan menyajikan empat program utama, yakni area kuratorial dan tata pamer baru, Ruang Imersif A yang memanfaatkan teknologi terbaru, serta dua pameran temporer pertama MNI yakni: Perjalanan Pemulihan MNI Pasca Kebakaran: “Menabuh Nekara, Menyiram Api” serta Pameran Repatriasi: Kembalinya Warisan Budaya dan Pengetahuan Nusantara.
| Baca juga: Museum Nasional Hadirkan Arca Nandi Tersenyum di Pameran Repatriasi |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(REN)
Harapan JK Untuk Mendikbud ke Depan: Harus Paham, Kalau Tidak Gimana Bisa Maju - kumparan.com
Harapan JK Untuk Mendikbud ke Depan: Harus Paham, Kalau Tidak Gimana Bisa Maju [227] url asal
(Kumparan.com - News) 10/10/24 13:28
v/16249469/
Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan di Indonesia. Dia juga punya harapan untuk sosok menteri pendidikan ke depan.
"Ya (Mendikbud) yang mengerti pendidikan dengan baik untuk memajukannya, kalau memajukannya harus mengerti,” kata JK kepada wartawan usai hadiri acara peluncuran buku Dede Yusuf di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/10).
JK menilai untuk memajukan pendidikan Indonesia, maka posisi menteri tersebut harus diisi oleh orang yang mengerti akan pendidikan.
“Sebab bagaimana memajukan kalau tidak paham?” tuturnya.
Beberapa waktu lalu, JK memang sempat memberi catatan ke Mendikbud saat ini, Nadiem Makarim.
“Ada Muhajir, ada Prof. Nuh Rektor ITS, ada Anies Rektor Paramadina, ada kemudian Mas Nadiem yang tidak punya pengalaman pendidikan, tidak pernah datang ke daerah, jarang ke kantor,” kata JK dalam acara diskusi bertajuk “Menggugat Kebijakan Anggaran Pendidikan” yang digelar di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Sabtu (7/9).
Ucapan JK itu disambut tertawa dan tepuk tangan sebagian hadirin. "[Saya] Minta maaf, Sekjen," ujar JK.
Bahkan, JK pada saat itu menyebut bagaimana pendidikan bisa maju kalau menterinya jarang “ngantor”.
JK juga mengatakan, agar ke depan posisi menteri tersebut bisa diisi oleh orang-orang yang benar kompeten pada pemerintahan berikutnya.
“Saya katakan aja supaya dari yang depan jangan lagi begitu pilih Menteri ya, untuk yang atas karena bagaimana berapa pun anggaran dikasih kalau COO-nya begini, bagaimana bisa jadi?” ujar JK.
Museum Nasional Indonesia Bakal Dibuka Kembali 15 Oktober 2024
Nadiem mengatakan MNI secara berkala akan menjadi tempat belajar. Dia menyebut kekayaan sejarah dan budaya masa lalu disimpan di dalamnya. [261] url asal
#museum-nasional-indonesia #museum-nasional #museum-nasional-kebakaran #kemendikbud #nadiem-makarim
(MedCom) 10/10/24 11:42
v/16246342/
Jakarta: Museum Nasional Indonesia (MNI) akan kembali beroperasi. Pembukaan kembali ini pasca renovasi akibat kebakaran."Saya dengan bahagia menyampaikan bahwa Museum Nasional Indonesia akan kembali beroperasi pada 15 Oktober ini," kata Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam siaran Instagram @museumnasionalindonesia dikutip Kamis, 10 Oktober 2024.
Nadiem mengatakan MNI secara berkala akan menjadi tempat belajar. Dia menyebut kekayaan sejarah dan budaya masa lalu disimpan di dalamnya.
"Di mana kekayaan sejarah dan budaya masa lalu yang disimpan memberikan inspirasi dan melahirkan inovasi di masa depan," tutur Nadiem.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan MNI merupakan pusat pariwisata dan budaya. Ia meyakini MNI merupakan ruang publik yang relevan dan inklusif.
"Di mana semua lapisan masyarakat dapat terinspirasi, teredukasi, dan semakin menambah kebanggaan akan warisan budaya bangsa kita," kata dia.
Sebelumnya, kebakaran melanda MNI pada Sabtu, 16 September 2023 pukul 20.08 WIB. Kebakaran menghanguskan enam ruangan di gedung A.
Total koleksi dan benda bersejarah yang disimpan di Museum Nasional Indonesia mencapai 194.000. Koleksi yang disimpan di ruangan yang terdampak kebakaran berupa keramik serta koleksi miniatur dan replika benda bersejarah.
Sebanyak 817 koleksi yang berada dan dipamerkan pada enam ruangan terdampak kebakaran. Koleksi dan benda bersejarah tersebut merupakan koleksi berbahan perunggu, keramik, terakota, dan kayu, serta koleksi miniatur dan replika benda prasejarah yang ditemukan dalam kondisi utuh maupun rusak ringan sampai berat.
Sejak kebakaran itu, MNI ditutup sementara untuk renovasi. Kini, proses renovasi telah selesai dan siap kembali menerima pengunjung.
| Baca juga: Pemulihan Koleksi Museum Nasional Terdampak Kebakaran Gandeng Ahli dari Prancis dan Belanda |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(REN)
600 Ribu Guru Didorong Ikut PPG Dalam Jabatan
Praptono berharap guru dapat memanfaatkan PPG agar bisa tersertifikasi. [174] url asal
#ppg-dalam-jabatan #ppg #guru #kemendikbud #sertifikasi-guru
(MedCom) 09/10/24 18:06
v/16208634/
Jakarta: Sekretaris Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Praptono, mendorong guru mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan. Sebanyak 600 ribu guru mesti mengikuti PPG."Kalau tidak salah angkanya sampai di 600 ribu, ini yang kita dorong untuk mengikuti PPG Dalam Jabatan," kata Praptono dalam siaran YouTube Ditjen PAUD Dikdasmen, Rabu, 9 Oktober 2024.
Praptono berharap guru dapat memanfaatkan PPG agar bisa tersertifikasi. "Karena ini keinginan kita untuk lebih bisa mensejahterahkan guru di Indonesia," ujar dia.
Praptono juga mendorong guru mengisi Dapodik dengan tepat, akurat, dan valid. "Saya juga mendorong kepada seluruh kepala sekolah, guru pengawas dan dinas pendidikan untuk mengingatkan gurunya di wilayah masing-masing," ujar Praptono.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah melakukan pembaruan atau pemutakhiran pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini untuk persiapan pelaksanaan PPG.
"Dapodik ini akan digunakan pada PPG agar bisa memastikan guru kita ini bisa mendapatkan sertifikasi," ujar Praptono.
| Baca juga: Peserta PPG Guru Tertentu, Perhatikan Hal Ini Saat Unggah Video Uji Kinerja! |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(REN)
Kemendikbudristek Perbarui Dapodik untuk Pelaksanaan PPG
Pembaharuan data ini juga menjadi upaya agar ratusan guru dapat mengikuti PPG. Saat ini, guru yang mesti mengikuti PPG dalam jabatan mencapai 600 ribu orang. [176] url asal
#dapodik #ppg-dalam-jabatan #kemendikbud #ppg
(MedCom) 09/10/24 15:37
v/16204164/
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan pembaruan atau pemutakhiran pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini untuk persiapan pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru (PPG)."Dapodik ini akan digunakan pada PPG agar bisa memastikan guru kita ini bisa mendapatkan sertifikasi," ujar Sekretaris Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Praptono, dalam siaran YouTube Ditjen PAUD Dikdasmen, Rabu, 9 Oktober 2024.
Pembaharuan data ini juga menjadi upaya agar ratusan guru dapat mengikuti PPG. Saat ini, guru yang mesti mengikuti PPG dalam jabatan mencapai 600 ribu orang.
"Ini yang akan difasilitasi untuk mengikuti PPG," jelas dia.
Praptono berharap guru dapat memanfaatkan PPG agar bisa mendapat sertifikasi. "Karena ini keinginan kita untuk lebih bisa mensejahterahkan guru di Indonesia," tutur dia.
Dia juga mendorong guru mengisi Dapodik dengan tepat, akurat, dan valid. "Saya juga mendorong kepada seluruh kepala sekolah, guru pengawas dan dinas pendidikan untuk mengingatkan gurunya di wilayah masing-masing," tutur dia.
| Baca juga: Peserta PPG Guru Tertentu, Perhatikan Hal Ini Saat Unggah Video Uji Kinerja! |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(REN)
PDIP Harap Prabowo Selektif Pilih Mendikbud: Ada Banyak Masalah Pendidikan di RI - kumparan.com
PDIP menyoroti sejumlah aspek layanan pendidikan Indonesia masih mengalami berbagai persoalan sehingga. [521] url asal
#pdip #mendikbud #prabowo #politik #pendidikan #news
(Kumparan.com) 09/10/24 09:52
v/16191744/
PDIP menyoroti sejumlah aspek layanan pendidikan Indonesia masih mengalami berbagai persoalan sehingga. Anggota DPR dari PDIP Andreas Pareira mengatakan, masalah pendidikan akan menjadi tantangan berat untuk Mendikbud yang akan datang.
Ia menilai, banyaknya persoalan di sektor pendidikan membuat kualitas pendidikan di Indonesia masih mengalami ketimpangan.
“Kita tahu ada banyak sekali pekerjaan rumah di sektor pendidikan, banyak permasalahan yang masih belum terselesaikan. Wajar kalau banyak pihak menilai presiden terpilih perlu sangat selektif memilih Mendikbud di Kabinetnya,” kata Andreas dalam keterangannya, Rabu (9/10).
Andreas yang dalam periode DPR 2019-2024 bertugas di Komisi X yang membidangi sektor pendidikan itu membeberkan sejumlah hal yang masih menjadi permasalahan.
“Banyak sekali permasalahan di daerah yang tidak teratasi terutama menyangkut guru dan sarana prasarana menyebabkan masih rendah kualitas layanan pendidikan. Sementara tahun lalu anggaran pendidikan tidak terserap maksimal. Belum lagi kurikulum yang masih dalam periode transisi dan terhambat akibat dua tahun masa pandemi,” ucap dia.
Andreas menyoroti proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang setiap tahunnya menimbulkan persoalan, sampai masalah kekurangan guru yang masih belum juga terselesaikan. Padahal, ketimpangan kualitas pendidikan salah satunya disebabkan oleh kualitas tenaga pengajar.
“Kita tahu urusan tenaga pengajar yang masih kurang bagi dunia pendidikan kita sampai sekarang belum juga ditemukan formulasi yang tepat untuk mengatasinya sehingga berdampak terhadap ketimpangan kualitas pendidikan di Tanah Air,” ungkap Andreas.
Andreas menilai, persoalan kekurangan guru di sektor pendidikan formal semakin diperparah dengan minimnya guru-guru berkualitas.
"Masalah rendahnya kualitas pendidikan nasional salah satu sebabnya adalah ketimpangan sertifikasi guru dan rendahnya hasil uji kompetensi guru menunjukkan bahwa Pemerintah perlu segera mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan," kata dia.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengungkap ada 1,6 juta guru yang belum tersertifikasi, sehingga dinilai masih terdapat ketimpangan dalam kualitas guru.
Sedangkan untuk ekosistem pendidikan nasional mencakup 60 juta murid, terdapat lebih dari 4 juta pendidik yang tersebar di 400 ribu sekolah.
"Sertifikasi tidak hanya dilihat sebagai formalitas, tetapi harus disertai pengukuran kompetensi yang lebih ketat, memastikan guru memiliki keterampilan yang diperlukan," ucap Andreas.
Legislator dari dapil NTT I itu menambahkan, sertifikasi guru merupakan salah satu langkah untuk mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan nasional. Tujuan program sertifikasi guru, kata Andreas, untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan memastikan bahwa guru telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh Pemerintah.
"Jika pengajarnya memiliki kualitas yang baik, maka akan memberikan performa mengajar yang baik pula untuk anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa," ucap dia.
Kemudian juga masalah biaya pendidikan, perbedaan status sosial, agama, dan ekonomi, serta perbedaan perspektif tentang pendidikan hingga diskriminasi gender.
Andreas mendorong ada evaluasi dalam sistem pendidikan di Indonesia, dan berharap pemerintahan yang akan datang dapat memperbaiki berbagai permasalahan pada sektor pendidikan.
"Harus ada evaluasi secara menyeluruh, dan permasalahan kualitas layanan pendidikan perlu diselesaikan dari hulu ke hilir," tegasnya.
Andreas menilai kerja sama dengan universitas, lembaga pendidikan tinggi, dan organisasi profesional juga bisa dilakukan untuk merancang program pelatihan dan evaluasi yang lebih komprehensif.
Ia mendorong pemerintah harus memastikan anggaran yang cukup dialokasikan untuk infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah tertinggal.
"Dengan memperkuat kualitas guru dapat berdampak langsung pada mutu pembelajaran yang diterima siswa, sehingga menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas," tutup dia.