Honda BeAT versi terbaru meluncur pada Juni 2024. Buat kamu yang baru mau membeli Honda BeAT, berikut daftar harganya.
Salah satu model motor matic terpopuler di Tanah Air adalah Honda BeAT. Motor ini perdana meluncur pada tahun 2008 dan populasinya sudah mencapai puluhan juta. Dalam catatan Astra Honda Motor, pada Juni 2024, sudah ada lebih dari 23 juta unit Honda BeAT beredar di jalanan Indonesia.
Harga Honda BeAT
Honda BeAt ditawarkan dalam beberapa varian dengan harga yang berbeda. Nah buat kamu yang baru mau membeli Honda BeAT, berikut ini daftar harga lengkapnya.
Honda BeAT: Rp 18,43 juta
Honda BeAT: Rp 19,3 juta
Honda BeAT Deluxe Smart Key: Rp 19,83 juta
Honda BeAT Street: Rp 19,3 juta
Itu tadi daftar harga Honda BeAT terbaru. Bicara spesifikasi, Honda BeAT baru masih menggunakan rangka eSaF atau Enhanced Smart Architecture Frame dengan dimensi panjang 1.876 mm, lebar 669 mm dan tinggi 1.080 mm.
Spesifikasi Honda BeAT
Mesin Honda BeAT baru sejatinya masih sama seperti model sebelumnya. Kendaraan tersebut menggunakan mesin eSP berkapasitas 110cc dengan sistem injeksi PGM-FI. Pembekalan tersebut membuat motor mampu menghasilkan tenaga 6,6 Kw dan torsi 9,2 Nm.
Namun, ada sedikit ubahan di struktur mesin yang membuatnya lebih ringan dibandingkan model sebelumnya. Menurut Computer Alded Engineering (CAE) Analysis, bobotnya turun hingga 0,4 kg.
Sementara secara keseluruhan, berat Honda BeAT baru lebih ringan 3 kg dibandingkan model sebelumnya. Selain perubahan struktur mesin, penggantian material handle jok dan penghilangan kick starter juga mempengaruhi bobotnya.
Soal konsumsi BBM, Honda BeAT terbilang irit. Menurut pengujian Worldwide Motorcycle Test Cycle atau WMTC, konsumsi BBM Honda BeAT baru masih sama seperti model sebelumnya, yakni 60,6 km/liter. Sehingga, dalam kondisi full tank, motor tersebut bisa menempuh jarak hingga 254,5 km.
Jakarta: Merawat motor dengan baik sangat penting untuk memastikan kinerja dan keawetannya. Salah satu aspek penting dalam perawatan motor adalah mengganti oli mesin secara teratur.
Namun, menentukan waktu yang tepat untuk mengganti oli bisa menjadi hal yang membingungkan, karena ada berbagai pendapat dari para ahli dan produsen motor.
Dalam artikel kali ini, Medcom.id akan membahas tentang waktu yang ideal untuk mengganti oli mesin motor. Simak informasinya berikut ini ya!
Waktu Ideal Ganti Oli Motor Matic
1. Waktu Ganti Oli Berdasarkan Jarak Tempuh
Menurut buku panduan dari pabrik motor atau buku service, waktu yang disarankan untuk mengganti oli mesin motor adalah setiap 2.000 hingga 3.000 kilometer (km). Jarak tempuh ini berlaku untuk pemakaian rutin.
Namun, jarak tempuh yang disarankan ini dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis motor, kualitas oli, dan kondisi berkendara. Untuk motor yang jarang dipakai, penggantian oli dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali, sesuai dengan masa simpan oli.
Selain jarak tempuh, waktu ganti oli juga dapat ditentukan berdasarkan masa pemakaian. Biasanya, buku panduan memberikan rekomendasi penggantian oli setiap 2 bulan sekali untuk pemakaian sekitar 20-50 kilometer per hari. Jika jarak tempuh harian motor Anda di atas 50 kilometer, sebaiknya waktu ideal untuk mengganti oli adalah sebulan sekali.
3. Waktu Ganti Oli Berdasarkan Kualitas Oli
Kualitas oli juga mempengaruhi waktu penggantian oli. Oli berkualitas tinggi umumnya memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan oli berkualitas rendah.
Oleh karena itu, jika Anda menggunakan oli berkualitas tinggi, Anda dapat memperpanjang interval penggantian oli sesuai dengan rekomendasi produsen oli.
4. Waktu Ganti Oli Berdasarkan Kondisi Berkendara
Kondisi berkendara juga dapat mempengaruhi waktu ganti oli. Jika Anda sering berkendara di kondisi berat, seperti macet, medan berdebu, atau membawa beban berat, oli akan lebih cepat terkontaminasi dan kehilangan kinerjanya.
Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya Anda mengganti oli lebih sering dari rekomendasi pabrikan.
Selain mengikuti rekomendasi waktu ganti oli, Anda juga harus memperhatikan tanda-tanda berikut yang menunjukkan bahwa oli mesin perlu diganti:
Oli terlihat keruh atau berubah warna
Oli terasa encer
Oli berbau gosong
Terdapat endapan atau serpihan logam dalam oli
Mesin terasa kasar atau bergetar.
Nah, itulah informasi mengenai waktu ideal untuk ganti oli motor, dengan mengikuti rekomendasi pabrikan dan memperhatikan tanda-tanda oli mesin yang perlu diganti, Anda dapat memastikan kinerja dan keawetan motor tetap terjaga.
Ingat, mengganti oli secara teratur sangat penting untuk menjaga kondisi mesin motor Anda tetap prima. Dengan perawatan yang baik, motor Anda akan selalu siap menemani perjalanan Anda. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!
Situs resmi Planet Ban menyebutkan mengganti oli secara teratur adalah salah satu langkah penting dalam menjaga performa dan umur panjang mesin motor. [367] url asal
Jakarta: Oli menjadi salah satu bagian dari mesin yang perlu di cek secara berkala dan diganti apabila sudah waktunya. Meski demikian, masih banyak pemilik motor yang tidak paham waktu pergantian oli untuk kuda besinya.
Situs resmi Planet Ban menyebutkan mengganti oli secara teratur adalah salah satu langkah penting dalam menjaga performa dan umur panjang mesin motor. Selain menghitung Jarak tempuh, ada juga hal lain yang bisa mempengaruhi durasi pemakaian oli dan akhirnya menentukan frekuensi penggantian oli.
Ganti Oli Motor Berapa Bulan Sekali?
Frekuensi penggantian oli motor bergantung pada jarak tempuh kendaraan dipakai. Sebagai panduan umum, produsen motor biasanya merekomendasikan penggantian oli setiap 2.000-4.000 kilometer, atau setiap 2-6 bulan, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.
Akan lebih baik jika merujuk pada buku manual untuk mengetahui rekomendasi spesifik produsen mengenai jadwal perawatan dan penggantian oli. Pastikan juga untuk selalu memeriksa level dan kualitas oli secara berkala agar motor Anda tetap dalam kondisi terbaik.
Tipe Motor juga Berpengaruh Terhadap Umur Oli
Tipe motor dapat mempengaruhi frekuensi penggantian oli karena beberapa alasan, seperti perbedaan dalam desain mesin, kapasitas oli, dan kebutuhan pelumasan. Berikut beberapa tipe motor yang dapat mempengaruhi frekuensi penggantian oli.
Motor bebek (underbone) Motor jenis ini umumnya memiliki mesin kecil hingga menengah dan digunakan untuk keperluan sehari-hari dalam jarak pendek hingga menengah. Penggantian oli biasanya direkomendasikan setiap 2.000-4.000 kilometer atau 2-4 bulan, tergantung penggunaan dan rekomendasi produsen.
Motor sport Motor sport memiliki mesin yang lebih besar dan lebih bertenaga, yang menghasilkan suhu dan tekanan yang lebih tinggi dalam sistem pelumasan. Karena itu, mereka mungkin memerlukan penggantian oli yang lebih sering, seperti setiap 1.000-3.000 kilometer atau 1-3 bulan.
Motor matik (scooter otomatis) Motor matik biasanya memiliki mesin kecil hingga menengah, tetapi memiliki sistem transmisi yang berbeda dari motor bebek dan motor sport. Frekuensi penggantian oli pada motor matik umumnya berkisar antara 2.000-4.000 kilometer atau 2-4 bulan.
Motor adventure atau touring Motor jenis ini biasanya digunakan untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki mesin yang lebih besar. Penggantian oli mungkin perlu dilakukan lebih sering, terutama jika digunakan dalam kondisi off-road atau penggunaan intensif.
Jika detikers mencari motor yang hemat bahan bakar minyak (BBM) atau bensin, ada banyak pilihannya. Harganya pun bervariasi, mulai dari belasan juta rupiah hingga di atas Rp 70 juta.
Mau tahu apa saja motor tersebut? Simak 15 motor paling irit 2024 yang bisa detikers pilih di bawah ini. Modelnya antara motor matic dan motor bebek. Ada yang bisa menempuh 67 km dengan bensin 1 liter.
Motor Paling Irit 2024
Berikut 15 motor paling irit 2024 yang dikutip dari situs Astra:
1. Suzuki Nex II
Suzuki Nex II Foto: Suzuki Indonesia
Konsumsi BBM: 44 km/liter Harga: mulai dari Rp 19.632.500
NEX II adalah motor matic irit yang hadir dengan penampilan stylish, berdesain modern dan futuristik. NEX II memiliki fitur Suzuki Easy Start System memberi kemudahan saat menyalakan mesin, serta terdapat fitur USB charging.
NEX II dilengkapi mesin berkapasitas 115cc Fuel Injection (FI) dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP). Teknologi ini memberikan keuntungan konsumsi bahan bakar.
Mesin tersebut mampu menghasilkan daya hingga 9,1 dk/8.000 rpm, dengan torsi hingga 8,5 Nm/6.000 rpm. Sementara kapasitas tangkinya memuat 3,6 liter.
2. Suzuki Nex Crossover
Suzuki Nex Crossover Foto: Dok. Suzuki
Konsumsi BBM: 44-48 km/liter Harga: Rp 20.850.000
Tampil dengan gaya berbeda dari Nex II, Suzuki Nex Crossover memiliki handle bar dan seat cover yang terlihat fresh. Speedometernya menggunakan sistem digital sehingga lebih mudah untuk membaca informasi.
Nex Crossover juga dilengkapi mesin berteknologi SEP (Suzuki Eco Performance), dengan kapasitas 115cc FI. Mesin 4 tak ini memiliki silinder tunggal, 2 katup SOHC, air cooled.
Mesin ini mampu menghasilkan daya maksimal 9 dk/8.000 rpm dan torsi maksimal 8,5 Nm/6.000 rpm. Adapun kapasitas tangkinya juga 3,6 liter.
3. TVS Ntorq 125 Race XP
TVS Ntorq 125 Foto: TVS
Konsumsi BBM: 44,8 km/liter Harga: Rp 22.500.000
TVS Ntorq 125 Race XP dilengkapi mesin 125 cc 4 tak SOHC 3 katup, injeksi, dengan pendingin udara. Mesin bisa menghasilkan daya hingga 10 dk/7.000 rpm, dengan torsi maksimal 10,8 Nm/5.500 rpm.
Ada dua riding mode, yaitu Street Mode dan Race Mode. Bobot kendaraan ini cukup berat, yaitu 116 kg. Kapasitas tangkinya yakni 5,8 liter.
4. Yamaha Mio M3
Yamaha Mio M3 Warna Baru Foto: Dok. Yamaha
Konsumsi BBM: 48,2 km/liter Harga: Rp 17.750.000
Muncul sejak 2003, Yamaha Mio kini hadir dengan seri Mio M3. Motor matic ini dibekali mesin 125 cc Blue Core SOHC 2 klep berpendingin udara, Saat SSS (stop start system) diaktifkan, rata-rata konsumsi bahan bakarnya 48,2 km/liter.
Bagasinya cukup lega untuk menyimpan barang-barang. Kapasitas tangkinya yaitu 4,2 liter.
5. Yamaha Grand Filano
Yamaha Grand Filano Foto: Yamaha
Konsumsi BBM: 50,6 km/liter Harga: Rp 27.150.000
Motor paling irit 2024 selanjutnya adalah Yamaha Grand Filano. Motor matic ini dibekali dengan mesin Blue Core 125 cc hybrid, 4-langkah, SOHC, silinder tunggal berpendingin udara, Kapasitas tangki bensinnya 4,4 liter.
Mesin Blue Core ini lebih ramah lingkungan dan handal. Selain itu, motor lilengkapi Electric Power Assist Start yang membuat akselerasi awal lebih bertenaga dan halus, terlebih saat di tanjakan dan berboncengan.
6. Yamaha Fazzio Hybrid-Connected
Yamaha Fazzio Hybrid-Connected hybrid. Foto: dok. Yamaha Indonesia
Konsumsi BBM: 51,6 km/liter Harga: Rp 23.350.000
Mirip Grand Filano, Yamaha Fazzio Hybrid-Connected juga menggunakan mesin 125cc Blue Core. Teknologi hybrid ini membuat Yamaha Fazzio punya konsumsi BBM rendah, apalagi saat fitur SSS diaktifkan.
Pada Fazzio LUX Version terdapat fitur connection always on berteknologi Communication Control Unit (CCU) yang dapat dihubungkan dengan aplikasi Y-Connect di HP.
7. Suzuki Avenis 125
Suzuki Avenis 125 Foto: Dok. Suzuki
Konsumsi BBM: 51,9 km/liter Harga: Rp 30.180.000
Suzuki Avenis 125 menggunakan mesin 1 silinder SOHC 2 katup berkapasitas 124,3 cc berpendingin udara dan berteknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Kapasitas tangkinya besar, hingga 5,2 liter.
Motor matic ini punya tarikan awal yang responsif. Tenaga di putaran bawahnya pun terasa enak untuk stop & go.
8. TVS Callisto 110
TVS Callisto Foto: Dok. TVS
Konsumsi BBM: 52,7 km/liter Harga: mulai dari Rp 19.500.000
TVS juga punya produk lain yang irit, yaitu TVS Callisto dengan mesin 110 cc, 4 langkah SOHC 2 katup berpendingin udara, FI, yang menghasilkan tenaga hingga 7,5 dk/7.500 rpm, dengan torsi 8 Nm/5.500 rpm.
Kapasitas tangki BBM TVS Callisto adalah 5 liter. Fitur lainnya, motor ini dilengkapi dengan port USB.
9. Yamaha Jupiter Z1
Yamaha Jupiter Z1 Foto: Dok. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)
Konsumsi BBM: 53 km/liter Harga: Rp 20.490.000
Yamaha Jupiter Z1 adalah salah satu motor bebek paling irit 2024. Motor ini dibekali mesin 113,7cc, 4-stroke, SOHC, 1 silinder berpendingin udara. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 10 dk/7750 RPM dengan torsi maksimal 9,8 Nm/6.750 rpm.
Kapasitas tangki BBM motor ini adalah 4,1 liter. Fitur lainnya ada lampu depan ganda LED, speedometer digital, dan ban tubeless.
10. Yamaha Vega Force
Motor Bebek Yamaha Vega Force Foto: Dok. Yamaha
Konsumsi BBM: 55,6 km/liter Harga: Rp 18.275.000
Yamaha Vega Force dilengkapi mesin 114 cc, 4 Langkah, SOHC, 1 silinder, berpendingin udara. Mesin ini menggunakan teknologi FI dan Euro 3, sehingga lebih irit.
Teknologi Forged Piston membuat motor ini lebih bertenaga dan bandel. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga maksimal 8,7 dk/ 7.000 rpm dengan torsi maksimal 9,53 Nm / 5.500 rpm.
Adapun kapasitas tangkinya adalah 4 liter. Sementara bagasinya luas yang setara dengan 9,2 liter.
11. Honda Scoopy
Honda Scoopy. Foto: AHM
Konsumsi BBM: 55,7 km/liter Harga: Rp 22.525.000
Honda Scoopy menggunakan mesin eSP generasi terbaru dan sasis eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Mesin ini mampu menghasilkan daya maksimal 9 dk/7.500 rpm dengan torsi maksimal 9,3 Nm/5.500 rpm.
Kapasitas tangki BBM-nya hingga 4,2 liter. Fiturnya antara lain smart key system, panel kombinasi digital, dan dilengkapi USB Charger serta console box.
12. Honda Supra X 125 FI
Honda Supra X 125 Foto: Bayu muharram/Astra Honda Motor
Konsumsi BBM: 57,2 km/liter Harga: Rp 19.900.000
Motor paling irit selanjutnya ada Honda Supra X 125 FI. Motor ini menggunakan mesin 4-Langkah, SOHC, silinder tunggal, yang bisa menghasilkan tenaga maksimal 10,1 dk/ 8.000 rpm dengan torsi maksimal 9,30 Nm/4.000 rpm.
Kapasitas BBM motor ini sampai dengan 4 liter. Fitur lainnya, terdapat USB charger di dalam bagasinya.
13. Honda BeAT
All New Honda BeAT Foto: Dok. Astra Honda Motor (AHM)
Konsumsi BBM: 60,6 km/liter pada WMTC Mode Harga: Rp 18.430.000
Honda Beat terbaru mengusung mesin 4 Langkah, SOHC, eSP 110 cc, yang menghasilkan daya maksimal 9 dk/7.500 rpm dengan torsi maksimal 9.2 Nm/6000 rpm. Adapun kapasitas tangki bahan bakarnya adalah 4,2 liter.
Fitur Honda Beat terbaru ini dilengkapi dengan smart key system, anti-theft alarm, kombinasi panel digital, serta dilengkapi USB Charger. Lampunya pun menggunakan LED.
14. Honda Revo 110 FI
Honda Revo Foto: Dok. Astra Honda Motor (AHM)
Konsumsi BBM: 62,2 km/liter Harga: Rp 16.535.000
Honda Revo 110 FI memiliki keunggulan hemat BBM, sehingga sering dipilih untuk pekerja dengan mobilitas tinggi. Mesin berteknologi (PGM-FI) ini menghasilkan tenaga 8,91 dk/7.500 rpm dengan torsi 8,76 Nm/6.000 rpm. Adapun kapasitas tangkinya 4 liter.
15. Honda Super Cub C125
Honda Super Cub 125. Foto: Andi Sururi
Konsumsi BBM: 67 km/liter Harga: Rp 77,6 juta
Yang terakhir ada Honda Super Cub C125 yang hadir untuk pecinta motor klasik. Desainnya yang jadul membuat kamu tampil beda. Meski jadul, motor ini dilengkapi fitur terbaru, seperti smart key system, panel digital, dan lampu LED.
Dari segi performa, motor ini dilengkapi mesin 4-stroke SOHC 2-Valve PGM-FI. Transmisinya manual 4-speed. Mesin ini menghasilkan daya maksimal 9,8 dk/ 7.500 rpm dengan torsi maksimal 10,4 Nm/ 6.250 rpm. Adapun kapasitas tangki BBM-nya 3,7 liter.
Demikian tadi 15 motor paling irit 2024 yang terdiri dari motor matic dan bebek. Nah, detikers kira-kira mau beli yang mana?
Jakarta: Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Pekan Raya Jakarta Fair Kemayoran (PRJ) 2024 adalah banyaknya tenant yang menawarkan promo besar-besaran selama acara berlangsung. Salah satunya adalah booth Honda yang berada di Open Space JIEXPO Kemayoran.
Dalam ajang PRJ 2024, Honda Vario160 menjadi salah satu primadona yang banyak menyita perhatian pengunjung. Skutik yang mengusung mesin berperforma tinggi 160cc 4 Valve eSP+ mampu memberikan tenaga dan akselerasi yang responsif serta bahan bakar yang efisien untuk penggunaan sehari-hari.
Selain itu, Vario160 juga dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara. Salah satu keunggulan lainnya adalah sistem pengeremannya. Baik rem depan maupun belakang menggunakan Disc Brake sehingga keamanannya lebih maksimal dan kontrol yang lebih baik saat berkendara. Tinggi jok Honda Vario160 adalah 778 mm, memberikan posisi berkendara yang nyaman dan ergonomis bagi pengendara dengan berbagai postur tubuh. Dengan bobot 117 kg, skuter ini tetap stabil dan mudah dikendalikan, bahkan dalam kondisi lalu lintas yang padat.
Keunggulan Vario160 tidak hanya terlihat dari spesifikasinya, namun juga dari pengakuan positif dari para konsumen.
Seorang pembeli Honda Vario160, Fitrah (37) mengungkapkan alasannya membeli motor tersebut. Menurutnya desain motor sangat sporty, bentuknya yang ramping membuat motor ini mudah digunakan.
"Motor ini bisa juga digunakan untuk anak sekolah ya, karena designnya sporty cocok untuk laki-laki, tidak terlalu besar bentuknya jadi lebih enak bawanya, dan yang penting Honda jelas kualitasnya," kata dia.
Hal sama juga diungkapkan Yunita (33) seorang karyawan swasta. Dia membeli Honda Vario160 karena perawatannya yang mudah serta bahan bakarnya yang irit. "Udah paling enak motor Honda Vario 160 ini, karena konsumsi bahan bakarnya irit, perawatannya gak sulit dan awet," ungkap Yunita.
Bagi pengunjung PRJ 2024 yang tertarik untuk memiliki Honda Vario 160, terdapat pilihan yang tersedia di booth Honda, mulai pilihan harga, spesifikasi, promo, dan kredit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap orang. Jika belum sempat datang ke PRJ, bisa langsung dapat mengunjungi dealer Honda terdekat atau mengakses situs resmi AHM.
Beragam promo
Booth motor Honda tampak mencolok karena berada di Open Space. Selain tampilan yang menarik dari luar, booth ini juga menyediakan beragam fasilitas yang tersebar di 10 zona. Kesepuluh zona tersebut adalah Racing, Lifestyle, Urban sport, Fashion, Youth, Big Scooter, Urban matic & Cub, Adventure, dan modif corner. Zona terbaru di booth motor Honda.
Tak hanya itu, ada juga promo menarik yang bisa didapatkan selama acara berlangsung pada 12 Juni-14 Juli 2024. Berikut ini promo spesial selama gelaran PRJ 2024: Special DP kompetitif, benefit diskon hingga jutaan rupiah, potongan tenor hingga 4 kali, hadiah voucher modifikasi hingga jutaan rupiah, free voucher service dan oli 4x melalui aplikasi Wanda, diskon sparepart hingga 15 persen, diskon apparel dan accessories hingga 70 persen (selected item), promo menarik untuk paket ban, oli. Ada juga special gift dan hadiah langsung.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menyatakan bahwa rajin mengganti oli secara rutin dapat membuat mesin motor matic bekerja lebih halus, bertenaga, dan mencegah kerusakan mesin.
"Motor matic membutuhkan dua jenis oli yang berbeda, yaitu oli mesin dan oli transmisi. Pergantian oli mesin secara berkala umumnya dilakukan setiap 2.000-3.000 kilometer, sedangkan untuk oli transmisi setiap 8.000-10.000 kilometer," kata Yannes di Jakarta, Kamis.
Yannes menuturkan bahwa oli mesin motor matic untuk penggunaan ringan biasanya menggunakan tingkat kekentalan sesuai dengan rekomendasi pabrikan, seperti 10W-30 atau 10W-40. Sedangkan untuk penggunaan ekstrem, sebaiknya gunakan oli dengan tingkat kekentalan lebih tinggi, misalnya 15W-40 atau 20W-50, untuk memberikan perlindungan ekstra pada mesin.
Penggantian oli secara rutin diperlukan karena oli yang jernih dan kental sangat dibutuhkan untuk melumasi mesin yang terus mengalami gesekan. Jika oli dibiarkan kotor, maka akan muncul endapan yang dapat menyumbat saluran oli, mengganggu sirkulasi, dan menurunkan performa mesin.
Piston, bearing, dan camshaft juga dapat menjadi rapuh dan rusak jika tidak diantisipasi dengan perawatan berkala. "Penggantian oli yang rutin juga dapat menghemat biaya perawatan dan menjaga nilai jual motor," katanya.
Yannes menjelaskan bahwa oli motor matic yang baik umumnya mengandung beberapa komponen dasar seperti zat aditif, termasuk detergen untuk membersihkan kotoran dan residu dari komponen mesin, dispersant untuk menjaga kotoran tetap tersuspensi dalam oli agar tidak menempel pada komponen mesin, dan anti-oksidan untuk melindungi oli dari oksidasi yang dapat menyebabkan kerusakan mesin.
Berikut beberapa oli yang direkomendasikan Yannes untuk masyarakat:
PTT Lubricants Challenger Scooter 10W-30 - Dibekali teknologi additive molybdenum untuk mengurangi gesekan pada mesin, meningkatkan respons akselerasi, dan performa irit bahan bakar.
Shell Advance AX7 Matic 10W-40 - Memberikan perlindungan tinggi terhadap keausan pada mesin, menjaga kebersihan mesin, dan mengoptimalkan kinerja dalam berbagai kondisi.
Castrol Power1 Scooter 10W-40 - Memberikan pelumasan optimal untuk mesin dengan pengalaman berkendara yang mulus.
Motul Scooter LE 4T 10W-30 - Dengan teknologi Low Emission (LE) dan formulasi HC-Tech untuk meminimalkan emisi, namun tetap menjaga performa mesin.
Yamalube Super Matic 10W-40 - Mengandung Molybdenum yang memberikan tingkat gesekan sangat rendah sehingga mesin motor bekerja maksimal.