Apindo menilai banyak kalangan yang optimistis pada Pemerintahan Prabowo mampu membawa Indonesia menuju kejayaan ekonomi. Namun, ada tiga tantangan ekonomi. [463] url asal
IDXChannel - Prabowo Subianto adan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republk Indonesia periode 2024-2029 pada hari ini, Minggu (20/10/2024).
Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani menilai banyak kalangan yang optimistis pada Pemerintahan Prabowo mampu membawa Indonesia menuju kejayaan ekonomi.
Meski begitu, Ajib menyebut ada tiga tantangan mendasar di sektor ekonomi yang harus diurai oleh pemerintah ke depan.
Pertama, tentang tantangan fiskal yang mengalami tekanan. Belanja APBN 2025 sebesar Rp3.613,1 triliun yang diproyeksikan dari penerimaan negara sebesar Rp. 3.005,1 triliun.
"Artinya potensi defisit lebih dari Rp600 triliunan akan menjadi penambah utang negara. Termasuk juga problem fiskal dengan jatuh tempo utang sekitar 800 triliun tahun 2025," terang Ajib kepada IDX Channel, Minggu (20/10/2024).
Dengan kompleksitas fiskal yang ada, Ajib menilai, jajaran Kementerian Keuangan diharapkan mempunyai terobosan yang solutif.
Tantangan kedua yaitu masih tingginya angka pengangguran. Berdasarkan data 2024 menunjukkan angka pengangguran sebesar 5,2 persen.
Menurut dia, pencapaian investasi yang selalu over target selama 5 tahun terakhir tidak bisa menjadi solusi utama untuk lebih banyak menyerap tenaga kerja.
"Bahkan terjadi paradoks, karena semakin banyak fenomena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan angka rasio Incremental Output Ratio (ICOR) kita terus mengalami peningkatan. Artinya investasi mengalami penurunan dalam kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Ajib.
Tantangan ketiga yaitu kemiskinan. Ia menegaskan, pemerintah harus betul-betul mendorong kebijakan yang pro dengan pemerataan dan mendorong pengurangan angka kemiskinan.
Dengan lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) ditopang oleh konsumsi rumah tangga, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi akan sustain kalau kemiskinan bisa terus dikurangi dan daya beli masyarakat ditingkatkan.
Data statistik tahun 2024 menunjukkan angka kemiskinan 9,03 persen, atau sekitar 25 juta orang.
Tetapi, lanjut Ajib, ada fakta menarik lain yang harusnya menjadi perhatian pemerintah, yaitu golongan masyarakat miskin yang menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pusat BPJS lebih dari 96 juta orang.
"Artinya, pemerintah pun harus jeli dengan data awal sebagai pondasi kebijakan ke depannya. Masih banyak yang menjadi beban dengan ukuran masyarakat miskin ini, apakah 25 juta atau 96 juta orang," kata Ajib.
Ajib menyebutkan Presiden Prabowo sudah mempunyai program prioritas yang tercantum dalam Asta Cita, di mana dari 8 program unggulan, lima di antaranya tentang ekonomi.
Sehingga Prabowo sudah sangat memahami bahwa masalah dan tantangan ke depannya adalah tentang masalah perekonomian. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah reformasi ekonomi struktural untuk bisa menjadi jalan keluar dari permasalah tersebut.
Tak hanya itu, dibutuhkan pula serangkaian kebijakan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor-sektor ekonomi melalui perubahan fundamental dalam sistem ekonomi, regulasi dan infrastruktur.
"Indonesia mempunyai narasi besar menuju Indonesia Emas 2045. Presiden Prabowo juga mempunyai target pertumbuhan ekonomi yang agresif mencapai 8 persen. Hal ini bisa tercapai, ketika jajaran kabinetnya mau dan mampu menerjemahkan program presiden dalam kerangka reformasi struktural tersebut," tutur Ajib.
Apindo mengungkap tiga tantangan ekonomi yang harus diatasi oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. [383] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkap tiga tantangan ekonomi yang harus diatasi oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani menyebut tantangan pertama yang akan dihadapi adalah kondisi fiskal yang mengalami tekanan. Belanja APBN 2025 sebesar Rp3.613,1 trilian diproyeksikan ditopang oleh penerimaan negara yang prediksinya mencapai Rp3.005,1 triliun. Artinya, potensi defisit lebih dari Rp600 triliun akan menjadi penambah hutang negara.
Dia mengatakan, hal tersebut juga termasuk masalah fiskal berupa dengan jatuh tempo utang sekitar Rp800 triliun tahun 2025.
"Dengan kompleksitas fiskal yang ada, jajaran Kementerian Keuangan diharapkan mempunyai terobosan yang solutif," jelas Ajib dalam keterangan resminya, Minggu (20/10/2024).
Tantangan kedua menurut Ajib masih tingginya angka pengangguran. Hal tersebut terlihat dari data 2024 menunjukkan angka pengangguran sebesar 5,2%.
Dia menjelaskan, pencapaian investasi yang selalu di atas target selama 5 tahun terakhir tidak bisa menjadi solusi utama untuk lebih banyak menyerap tenaga kerja. Ajib bahkan menilai terjadi paradoks, karena semakin banyak fenomena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan angka rasio Incremental Output Ratio (ICOR) terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, hal tersebut berarti investasi mengalami penurunan dalam kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Permasalahan ketiga yang harus dihadapi pemerintahan Prabowo Subianto adalah kemiskinan. Ajib mengatakan, pemerintah harus betul-betul mendorong kebijakan yang pro dengan pemerataan dan mendorong pengurangan angka kemiskinan.
Dengan lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) ditopang oleh konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi akan berkelanjutan jika kemiskinan bisa terus dikurangi dan daya beli masyarakat ditingkatkan. Data statistik tahun 2024 menunjukkan angka kemiskinan sebesar 9,03%, atau sekitar 25 juta orang.
Di sisi lain, dia juga mengatakan ada fakta lain yang harusnya menjadi perhatian pemerintah, yaitu golongan masyarakat miskin yang menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pusat BPJS lebih dari 96 juta orang.
"Artinya, pemeritah pun harus jeli dengan data awal sebagai pondasi kebijakan ke depannya. Masih banyak yang menjadi beban dengan ukuran masyarakat miskin ini, apakah 25 juta atau 96 juta orang," jelasnya.
Dia melanjutkan, Prabowo sudah mempunyai program prioritas yang tercantum dalam Asta Cita. Dari 8 program unggulan, 5 di antaranya adalah tentang ekonomi. Artinya, presiden sudah sangat memahami masalah dan tantangan ke depannya adalah tentang masalah perekonomian.
"Dibutuhkan serangkaian kebijakan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor sektor ekonomi melalui perubahan fundamental dalam sistem ekonomi, regulasi dan infrastruktur," katanya.
Utusan dari berbagai negara sahabat mulai tiba di Jakarta jelang pelantikan Prabowo-Gibran. Proses penyambutan telah disiapkan di dua bandara utama. Halaman all [566] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com – Para utusan khusus dari berbagai negara sahabat mulai tiba di Indonesia menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada Sabtu (19/10/2024).
Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta menjadi saksi kedatangan para tamu penting dari berbagai penjuru dunia.
Dikutip dari keterangan Sekretariat Presiden, salah satu tamu negara yang telah hadir adalah utusan khusus Presiden Amerika Serikat, Linda Thomas-Greenfield. Linda tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (19/10/2024) sekitar pukul 14.25 WIB.
Sebelumnya, sekitar pukul 13.20 WIB, utusan khusus Perdana Menteri Republik India, Pabitra Margherita, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pada pagi hari yang sama, sekitar pukul 09.00 WIB, utusan khusus Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Nahayan Mabarak Al Nahyan, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. PEA dikenal sebagai salah satu mitra penting Indonesia dalam berbagai bidang.
Begitu pula utusan khusus dari Kerajaan Yordania Hasyimiah, Nancy Namrouqa, yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.40 WIB.
Sementara itu, sekitar pukul 06.35 WIB, Senator dari Federasi Rusia, Ilyas Umakhanov, mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Adapun pada dini hari, sekitar pukul 02.27 WIB, dua utusan khusus dari Timur Tengah, Sekretaris Jenderal Muslim Council of Elders Mohamed Abdel-Salam dan utusan khusus Presiden Republik Arab Mesir Osama Al-Azhari, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Sebagai informasi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengungkapkan bahwa para tamu negara mulai berdatangan sejak hari ini.
Tercatat, sebanyak 20 kepala negara sahabat akan hadir dalam acara pelantikan Prabowo-Gibran esok hari. Selain itu, 1 perwakilan khusus dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 13 perwakilan khusus dari kepala negara lainnya juga akan hadir.
Para tamu negara ini tiba melalui dua bandar udara, yakni Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
"Saat ini kedatangan masih berlangsung, baik di Halim maupun Soetta. Nanti data lengkapnya bisa kami berikan sore ini atau besok pagi," ujar Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2024).
Heru menjelaskan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan kedatangan tamu negara bersama Kementerian Luar Negeri, TNI AU, dan otoritas Lanud Halim Perdanakusuma serta Bandara Soekarno-Hatta.
Heru juga menyebut bahwa tamu negara akan menjalani prosesi penyambutan oleh pasukan cordon setibanya di bandara, baik di Halim Perdanakusuma maupun Soekarno-Hatta. Selain itu, hotel tempat menginap tamu negara juga sudah dipersiapkan.
"Hotel-hotel yang telah ditetapkan sudah siap, termasuk persiapan dengan Pemda DKI. Kami juga telah meminta Pemda DKI menayangkan acara ini di seluruh LED dan videotron yang ada di Jakarta," tambah Heru.
Ia berharap seluruh tamu negara sudah tiba pada 19 Oktober sehingga bisa mengikuti prosesi pelantikan pada 20 Oktober 2024.
IHSG melaju di zona positif dalam 2 hari terakhir di tengah manuver Prabowo Subianto memanggil sosok kandidat menteri, wakil menteri, dan kepala badan dalam. [815] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Manuver presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sosok kandidat menteri, wakil menteri, dan kepala badan dalam kabinet yang akan dipimpinnya menjadi sentimen dalam negeri yang disorot oleh pelaku pasar saham. Pada saat yang sama, IHSG melaju di zona positif dalam 2 hari terakhir.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif 2 hari terakhir bertepatan dengan langkah Prabowo memanggil 49 calon menteri pada Senin (14/10/2024), serta 59 calon wamen dan kepala badan pada Selasa (15/10/2024).
Berdasarkan data Bloomberg, IHSG membukukan penguatan sebesar 0,52% ke posisi 7.559,65 pada Senin dan melanjutkan apresiasi sebesar 0,89% atau 67,29 poin ke level 7626,95 pada Selasa. Penguatan itu terjadi H-5 hari menjelang pelantikan Prabowo dan Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024–2029 pada Minggu (20/10/2024).
Seperti diketahui, Prabowo telah memanggil sederet tokoh ke rumahnya di Kertanegara, Jakarta Selatan. Pemanggilan tokoh-tokoh tersebut tak lain untuk mengisi posisi calon menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran. Di antara nama-nama yang mencuat adalah Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, Menteri BUMN RI Erick Thohir, serta Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.
Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki mengatakan mencuatnya nama-nama seperti Sri Mulyani memang direspons positif oleh pasar. Transisi pemerintahan yang diproyeksikan akan mulus memberikan faktor kuat bagi pergerakan IHSG.
Akan tetapi, menurutnya pada perdagangan hari ini, IHSG mencatatkan kinerja positif tersengat oleh ekspektasi pasar atas kinerja keuangan emiten di Bursa pada kuartal III/2024.
"Jadi, faktor itu [transisi pemerintahan] kuat. Akan tetapi lebih untuk perdagangan jangka pendek," ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (15/10/2024).
Di sisi lain, menurutnya IHSG memiliki outlook yang bagus pada akhir tahun ini atau pada masa transisi pemerintahan.
"Potensinya lebih positif karena ada sentimen dari pembatalan PPN 12% dan beberapa kebijakan insentif yang akan diberikan pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran," jelasnya.
Dia juga memproyeksikan IHSG masih berada di kisaran target 7.925-8.000 pada akhir tahun ini. Meski begitu, terdapat sejumlah tantangan yang menghinggapi pasar pada akhir tahun ini.
"Tantangannya lebih ke data inflasi dan kekhawatiran daya beli yang masih lemah," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, terjadi deflasi lima bulan beruntun yang dikhawatirkan menjadi indikasi lemahnya daya beli masyarakat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2024 melanjutkan tren deflasi, yang kali ini sebesar -0,12% secara bulanan (month to month/MtM). Hal ini menandai Indonesia mengalami deflasi selama lima bulan secara berturut-turut, setelah terakhir mengalami deflasi panjang tujuh bulan beruntun pada krisis 1999 silam.
Sebelumnya, Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Martha Christina mengatakan jelang pelantikan Presiden RI terpilih, pasar memang akan mencermati sejumlah sentimen.
"Pasar mungkin akan mencerna nama-nama menteri, gosip-gosipnya seperti apa," katanya setelah acara Konferensi Pers Peluncuran RDN bersama Bank DBS Indonesia dan Mirae Asset pada bulan lalu (24/9/2024).
Pada saat kondisi jelang pelantikan, menurutnya IHSG akan sedikit lebih volatile mencermati nama-nama menteri. Namun, setelah nama keluar, pasar menurutnya akan lebih tenang.
Dia memproyeksikan investor asing pun akan menilai positif pasar saham Indonesia jelang pelantikan Presiden RI terpilih. Sebab, transisi pemerintahan sudah disiapkan.
Relasi Prabowo-Jokowi
Terpisah, Economist NH Korindo Sekuritas Ezaridho Ibnutama menjelaskan terdapat rumor yang menyebutkan keretakan hubungan Prabowo dan Presiden Jokowi. Spekulator pasar melihat saat ini manuver Prabowo untuk mempertahankan menteri-menteri dalam posisi-posisi utama di masa awal administrasinya merupakan salah satu langkah untuk memperhalus transisi administrasi.
"Spekulator pasar juga melihat Prabowo sebagai presiden terpilih mencoba untuk menjaga relasi dekat dengan Presiden Jokowi," ujar Ezaridho, Selasa (15/10/2024).
Akan tetapi, setelah pelantikan Prabowo nantinya, menurut Ezaridho pasar harus memantau manuver selanjutnya Prabowo terkait dengan menteri dari kabinet Jokowi seperti Sri Mulyani, Bahlil Lahadalia, Raja Juli Antony, dan lain-lain.
Ezaridho melanjutkan apabila pengaruh Jokowi masih kuat dalam birokrasi dan lembaga pemerintahan enam bulan setelah pelantikan, maka terdapat kemungkinan yang tinggi dari Prabowo untuk meluruskan dan melakukan restrukturisasi untuk internal birokrasi pemerintahannya.
Dia mencermati ketidakpastian dan kekacauan dalam fase restrukturisasi ini menjadi titik utama bagi investor asing mulai masuk ke Indonesia. Dia menyebut apabila restrukturisasi di awal masa Prabowo ini terjadi dan kebijakan ekonomi Prabowo lebih pro-bisnis dengan pajak rendah dan deregulasi, maka outlook pasar akan lebih positif.
Akan tetapi, apabila fase restrukturisasi ini menjadi sulit, maka outlook pasar akan lebih pesimistis. Pasalnya, lanjut Ezaridho, saat ini kebijakan ekonomi Jokowi menjadi penyebab situasi Indonesia terjebak pada middle-income trap tanpa pertumbuhan yang luar biasa dan utang negara yang meroket akan berlanjut tanpa optimisme perubahan.
Sementara itu, Research Analyst Kiwoom Sekuritas Abdul Azis Setyo Wibowo menuturkan pelaku pasar melihat positif terhadap penunjukakn kabinet Prabowo Subianto. Hal ini mengingat IHSG yang bergerak positif.
"Tetapi pelaku pasar juga menunggu bagaimana kebijakan-kebijakan yang akan dirilis oleh kabinet baru dan menunggu nama pasti dalam posisi kabinet baru," ucap Azis.
Adapun Azis menyebut outlook pasar saham masih juga dipengaruhi oleh sentimen global yang tetap mencermati bagaimana panasnya perang di Timur Tengah serta stimulus dari China.
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif dua hari terakhir jelang pelantikan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto. Adapun, dalam dua hari ini, menguat nama-nama calon menteri Prabowo, seperti Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.
Berdasarkan data Bloomberg, IHSG membukukan penguatan sebesar 0,89% atau 67,29 poin ke level 7626,95.
Nilai transaksi di pasar saham Indonesia pada perdagangan hari ini mencapai Rp10,39 triliun dengan volume saham mencapai 22,66 miliar saham dan transaksi ditutup dengan frekuensi 1,27 juta kali.
Pada perdagangan kemarin, Senin (14/10/2024) IHSG pun menguat 0,52% atau 39,05 poin. Dalam sepekan perdagangan hingga hari ini, IHSG kemudian naik 0,92%. IHSG pun masih di zona hijau, menguat 4,87% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd).
Penguatan IHSG pada pekan ini terjadi jelang masa transisi pemerintahan baru, atau pelantikan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024.
Adapun, jelang pelantikan Presiden, Prabowo telah memanggil sederet tokoh ke rumahnya di Kertanegara, Jakarta Selatan. Pemanggilan tokoh-tokoh tersebut merupakan tak lain untuk mengisi posisi calon menteri di kabinet Prabowo-Gibran.
Di antara nama-nama yang mencuat adalah Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, Menteri BUMN RI Erick Thohir, serta Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.
Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki mengatakan mencuatnya nama-nama seperti Sri Mulyani memang direspon positif oleh pasar. Transisi pemerintahan yang diproyeksikan akan mulus memberikan faktor kuat bagi pergerakan IHSG.
Akan tetapi, menurutnya pada perdagangan hari ini, IHSG mencatatkan kinerja positif tersengat oleh ekspektasi pasar atas kinerja keuangan emiten di Bursa pada kuartal III/2024.
"Jadi, faktor itu [transisi pemerintahan] kuat. Akan tetapi lebih untuk perdagangan jangka pendek," ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (15/10/2024).
Di sisi lain, menurutnya IHSG memiliki outlook yang bagus pada akhir tahun ini atau pada masa transisi pemerintahan. "Potensinya lebih positif karena ada sentimen dari pembatalan PPN 12% dan beberapa kebijakan insentif yang akan diberikan pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran," jelasnya.
Ia juga memproyeksikan IHSG masih berada di kisaran target 7.925-8.000 pada akhir tahun ini. Meski begitu, terdapat sejumlah tantangan yang menghinggapi pasar pada akhir tahun ini. "Tantangannya lebih ke data inflasi dan kekhawatiran daya beli yang masih lemah," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, terjadi deflasi lima bulan beruntun yang dikhawatirkan menjadi indikasi lemahnya daya beli masyarakat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2024 melanjutkan tren deflasi, yang kali ini sebesar -0,12% secara bulanan (month to month/MtM). Hal ini menandai Indonesia mengalami deflasi selama lima bulan secara berturut-turut, setelah terakhir mengalami deflasi panjang tujuh bulan beruntun pada krisis 1999 silam.
Sebelumnya, Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Martha Christina mengatakan jelang pelantikan Presiden RI terpilih, pasar memang akan mencermati sejumlah sentimen.
"Pasar mungkin akan mencerna nama-nama menteri, gosip-gosipnya seperti apa," katanya setelah acara Konferensi Pers Peluncuran RDN bersama Bank DBS Indonesia dan Mirae Asset pada bulan lalu (24/9/2024).
Pada saat kondisi jelang pelantikan, menurutnya IHSG akan sedikit lebih volatile mencermati nama-nama menteri. Namun, setelah nama keluar, pasar menurutnya akan lebih tenang.
Ia memproyeksikan investor asing pun akan menilai positif pasar saham Indonesia jelang pelantikan Presiden RI terpilih. Sebab, transisi pemerintahan sudah disiapkan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, pembentukan Angkatan Siber yang bakal menjadi matra keempat di tubuh TNI berlanjut di era pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto. Dia mengatakan, hal itu sudah pasti terjadi karena hampir semua negara di dunia pun sudah membuat lembaga pertahanan untuk urusan siber.
"Itu kan sudah jadi ancaman global kan sekarang, sudah terbukti beberapa permasalahan tentang data-data kita segala macam itu," kata Maruli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/9/2024).
Maruli mengatakan, TNI AD juga bakal menyiapkan hal-hal yang diperlukan agar mempunyai organisasi yang baik untuk memfungsikan dan mengantisipasi perkembangan siber. Menurutnya, SDM yang akan mengisi Angkatan Siber itu pun bakal berpengaruh terhadap keamanan.
Menurut menilai, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), serta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) perlu duduk bersama membahas hal itu. "Nanti bagaimana mungkin, apa perlu dibagi tugasnya, siapa yang bertanggung jawab," kata dia.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengakui pihaknya sudah menerima perintah dari Presiden Joko Widodo untuk membentuk Angkatan Siber sebagai matra keempat di institusi TNI. "Saya sudah diperintahkan Pak Presiden, kemarin juga di MPR waktu pidato, untuk membuat TNI Angkatan Siber," kata Agus setelah menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Satuan siber itu menurutnya bakal berbeda dengan satuan-satuan lainnya di TNI karena akan lebih banyak diisi oleh personel sipil. Nantinya, kata dia, rekrutmen satuan tersebut akan lebih memprioritaskan keahliannya.