Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily angkat bicara ihwal alasan pihaknya mengusung Bobby Nasution sebagai bakal calon gubernur Sumut 2024. [329] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membantah alasan pihaknya mengusung Bobby Nasution sebagai bakal calon gubernur Sumatra Utara (Sumut) 2024 hanya karena berstatus sebagai menantu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti yang disinggung kubu PDI Perjuangan (PDIP).
Ace mengingatkan, Bobby merupakan wali kota Medan. Oleh sebab itu, Bobby sudah memiliki rekam jejak sebagai kepala daerah.
"[Rekam jejak Bobby] bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat, maka sangat tidak tepat jika ada pihak yang mempertanyakan soal kapasitasnya Mas Bobby," kata Ace di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2024).
Wakil ketua Komisi VIII DPR ini mengatakan, Golkar melihat Bobby layak naik kelas menjadi orang nomor satu di Sumut. Menurutnya, kinerja Bobby sebagai wali kota Medan sangat memuaskan.
"Tentu kita bisa menilai gitu ya sejauh mana kinerja beliau dan kapasitas beliau," ujar Ace.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PDIPDjarot Saiful Hidayat mempertanyakan alasan partai politik berbondong-bondong memberi dukungan ke menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, sebagai calon gubernur Sumut 2024.
Djarot tidak menampik sudah banyak partai politik yang memberi dukungan ke Bobby untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sumut 2024. Meski demikian, dia menduga alasan dari dukungan tersebut karena sosok Jokowi.
"Jadi itu saja pertanyaan saya, itu [dukungan] betul-betul karena faktor kapasitas dari Mas Bobby atau karena faktor pengaruh dari mertuanya [Jokowi]?" ujar Djarot di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2024).
Mantan gubernur DKI Jakarta ini meyakini, Bobby belum tentu memenangkan Pilkada Sumut 2024 meski didukung banyak partai politik. Penentu akhirnya, lanjutnya, ada di tangan warga Sumut.
Sebagai informasi, dukungan politik memang terus mengalir kepada Bobby. Terbaru, wali kota Medan itu mengantongi dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebelumnya, mayoritas partai politik Koalisi Indonesia Maju yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional juga sudah menyatakan akan dukung Bobby sebagai calon gubernur Sumut 2024.
Selain partai politik di dalam KIM, Partai Nasdem juga secara terbuka menyatakan akan dukung Bobby. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut menyatakan dukungan terhadap Bobby, meski kemudian menarik kembali pernyataannya.
PDIP mempertanyakan alasan partai politik berbondong-bondong memberi dukungan ke menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution sebagai calon gubernur Sumut 2024. [254] url asal
Djarot tidak menampik sudah banyak partai politik yang memberi dukungan ke Bobby untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sumut 2024. Meski demikian, dia menduga alasan dari dukungan tersebut karena sosok Jokowi.
"Jadi itu saja pertanyaan saya, itu [dukungan] betul-betul karena faktor kapasitas dari Mas Bobby atau karena faktor pengaruh dari mertuanya [Jokowi]?" ujar Djarot di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2024).
Mantan gubernur DKI Jakarta ini meyakini, Bobby belum tentu memenangkan Pilkada Sumut 2024 meski didukung banyak partai politik. Penentu akhirnya, lanjutnya, ada di tangan warga Sumut.
Lebih lanjut, Djarot menjelaskan bahwa PDIP bisa mengusung calon sendiri dalam ajang Pilkada Sumut 2024 karena memiliki lebih dari 20% kursi di DPRD Sumut berdasarkan hasil Pileg 2024. Meski demikian, dia menyatakan PDIP masih terus lakukan penjajakan.
"Kita tetap membuka komunikasi dengan partai-partai yang belum bergabung ke sana [koalisi pendukung Bobby]," jelasnya.
Sebagai informasi, dukungan politik memang terus mengalir kepada Bobby. Terbaru, wali kota Medan itu mengantongi dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebelumnya, mayoritas partai politik Koalisi Indonesia Maju yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional juga sudah menyatakan akan dukung Bobby sebagai calon gubernur Sumut 2024.
Selain partai politik di dalam KIM, Partai Nasdem juga secara terbuka menyatakan akan dukung Bobby. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut menyatakan dukungan terhadap Bobby, meski kemudian menarik kembali pernyataannya.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengklarifikasi pernyataannya sendiri ihwal dukungan partainya terhadap Bobby Nasution di Pilkada Sumut 2024. [203] url asal
Syaikhu menarik perkataan yang sebelumnya. Menurutnya, pengurus pusat PKS belum mengambil keputusan apapun ihwal Pilkada Sumut 2024.
"Saya perlu menegaskan sampai dengan detik ini, belum ada keputusan DPTP [Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS] terkait dengan calon gubernur atau wakil gubernur Sumatra Utara," jelas Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).
Dia menjelaskan, pihaknya masih terus mencari sosok yang dirasa paling tepat untuk yang diusung menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Sumut 2024.
Sebelumnya, Syaikhu menyatakan bahwa PKS meyakini Bobby Nasution merupakan sosok yang akan memenangkan Pilkada Sumut 2024.
"Ya PKS mengusung beliau [Bobby Nasution], dan tentu kita mempercayakan lah kepada beliau," jelas Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).
Dia juga mengaku PKS tidak akan mensyaratkan wakil calon gubernur kepada Bobby. PKS, lanjutnya, mengusung Bobby tanpa syarat.
Syaikhu memastikan para kader PKS akan turun ke bawah untuk memastikan wali kota Medan itu memenangkan ajang Pilkada Sumut 2024.
"Mesin partai kita sudah siap untuk menjadi salah satu pemenangan bagi beliau," ujarnya.
Bisnis.com, JAKARTA — Dukungan terhadapBobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk maju di Pemilihan Gubernur alias Pilgub Sumatra Utara (Sumut) 2024 terus mengalir.
Hal itu langsung ditegaskan oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Alasannya, kata Ahmad Syaikhu,PKSmeyakiniBobby Nasutionmerupakan sosok yang akan memenangkan Pilkada Sumut 2024.
"Ya PKS mengusung beliau [Bobby Nasution], dan tentu kita mempercayakanlah kepada beliau," jelas Syaikhu di Kantor DPPPKS, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).
Bahkan, Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa dukungan PKS tersebut tanpa syarat. Menurutnya,PKStidak akan mensyaratkan wakil calon gubernur kepadaBobby.
Syaikhu memastikan para kaderPKSakan turun ke bawah untuk memastikan wali kota Medan itu memenangkan ajang Pilkada Sumut 2024.
"Mesin partai kita sudah siap untuk menjadi salah satu pemenangan bagi beliau," ujarnya.
Dengan pernyataan dariPKSitu, dukungan terhadap suami Kahiyang Ayu untuk berkontestasi di Pilgub Sumut 2024 kian menebal. Sebelumnya, sejumlah partai besar telah menyatakan dukungannya.
Selain itu, sederet partai lainnya masih mempertimbangkanBobby Nasutionsebagai calon gubernur di Pilkada Sumut 2024.
DUKUNGAN PARTAI KIM
Berdasarkan catatanBisnis,Bobby Nasutionsebelumya telah mengantongi dukungan dari mayoritas partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) yakni Partai Gerindra,Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional.
Bobby Nasutionmisalnya menerima surat penugasan secara langsung dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kediamannya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Rabu (19/6/2024) sore.
"Partai Golkar sudah bulat untuk Sumut, kelihatannya juga hampir sebagian besar partai akan bergabung sehingga dengan kekuatan yang ada dan berdasarkan hasil survei yang dimiliki Partai Golkar, insyaallah yang didukung Golkar ini [Bobby] posisinya unggul," ujar Airlangga.
Pada kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menyerahkan secara langsung surat tugas kepada Bobby di depan awak media. Airlangga mengatakan keputusan itu diambil usai mendengarkan rekomendasi oleh Ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah alias Ijeck.
Sementara itu,Bobby Nasutionmengaku bersyukur atas kepercayaan diberikan Golkar kepada dirinya. Dia merasa dukungan Golkar akan jadi penyemangatnya hadapi kontestasi Pilkada Sumut 2024.
"Alhamdulillah sore ini tadi diberikan surat tugas oleh bapak ketum [Airlangga] yang tadi disampaikan akan diberikan surat rekomendasi apabila sudah ada calon wakil gubernurnya," kata Bobby pada kesempatan yang sama.
NASDEM, PKB & PDIP
Selain partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan yang dipimpin mertuanya, Presiden Jokowi,Bobby Nasutionjuga meraih dukungan partai lain.
Salah satunya dari Partai Nasdem yang juga telah secara terbuka menyatakanBobby Nasutionsebagai kandidat kuat di Pilgub Sumut 2024. Apalagi, Nasdem belakangan ini semakin dekat dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan dukungan partai Nasdem itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Partai NasdemSurya Paloh. Menurutnya, dukungan kepada Bobby mengakhiri spekulasi tentang siapa calon gubernur yang akan diusung dalam Pilgub Sumut 2024.
"Pilgub ada kan, Bobby kan," kata Surya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2024).
Terkait calon wakil gubernur untuk Bobby, Surya menyatakan Nasdem tidak akan memberikan nama kandidat. Menurutnya, Nasdem akan serahkan kepada Bobby untuk tentukan pasangan politiknya.
"Pokoknya cari saja siapa yang paling baik, jalan aja sudah," jelas Surya.
Selain Nasdem, partai politik yang sudah memastikan dukung Bobby adalahPartai Kebangkitan Bangsa(PKB).
Pengumuman itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PartaiPKBJazilul Fawaid di Kantor DPP PKB, Jakarta Selatan pada Kamis (4/7/2024) sore.
"Menetapkan Mas Bobby Afif Nasution sebagai calon gubernur Sumatera Utara," ujar Jazilul.
Bobby sendiri hadiri langsung pengumuman tersebut. Pada kesempatan tersebut, Jazilul menyerahkan secara langsung surat keputusan (SK) DPP PKB ke Bobby.
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyerahkan surat keputusan (SK) ke Wali Kota Medan Bobby Nasution di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat pada Kamis (4/7/2024). SK tersebut menegaskan PKB mengusung Bobby Nasution sebagai calon gubernur Sumatra Utara 2024/Bisnis-Surya Dua Artha Simanjuntak.
Meski demikian, Jazilul menyampaikan SK dari PKB tersebut belum lengkap karena belum disertakan dengan nama calon wakil gubernur pendamping Bobby. Oleh sebab itu, dia ingin wali kota Medan itu segera mencari pendamping politiknya.
"Lebih cepat lagi berkoordinasi dengan partai lain dan melengkapi pasangannya karena waktu relatif pendek," jelas Jazilul.
Sementara itu,PDI Perjuanganmempertimbangkan namaBobby Nasutionsebagai calon gubernur dalam ajang Pilkada Sumut 2024.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyampaikan bahwa PDIP belum menutup pintu kepada siapapun termasuk Bobby. Oleh sebab itu, masih ada kemungkinan PDIP usung Bobby sebagai calon gubernur diPilkada Sumut2024.
"Belum ada keputusan, tapi bisa saja [PDIP usung Bobby]," jelas Puan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Presiden PKS Ahmad Syaikhu memastikan pengusungan tersebut. Menurutnya, PKS meyakini Bobby Nasution merupakan sosok yang akan memenangkan Pilkada Sumut 2024.
"Ya PKS mengusung beliau [Bobby Nasution], dan tentu kita mempercayakan lah kepada beliau," jelas Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).
Dia juga mengaku PKS tidak akan mensyaratkan wakil calon gubernur kepada Bobby. PKS, lanjutnya, mengusung Bobby tanpa syarat.
Syaikhu memastikan para kader PKS akan turun ke bawah untuk memastikan wali kota Medan itu memenangkan ajang Pilkada Sumut 2024.
"Mesin partai kita sudah siap untuk menjadi salah satu pemenangan bagi beliau," ujarnya.
Sebagai informasi, dukungan politik memang terus mengalir kepada Bobby. Terbaru, wali kota Medan itu mengantongi dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebelumnya, mayoritas partai politik Koalisi Indonesia Maju yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional juga sudah menyatakan akan dukung Bobby sebagai calon gubernur Sumut 2024.
Selain partai politik di dalam KIM, Partai Nasdem juga secara terbuka menyatakan akan dukung Bobby.