BYD mengumumkan recall hampir 100.000 mobil listrik di China, termasuk Dolphin dan Atto 3, akibat risiko kebakaran. Unit di Indonesia dinyatakan aman. [536] url asal
BYD di China mengumumkan recall terhadap hampir 100.000 mobil listrik. BYD Dolphin dan Yuan Plus (dijual dengan nama Atto 3 di Indonesia) terdampak recall besar-besaran di China ini.
Dikutip Carnewschina, menurut Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) China, produsen mobil tersebut akan melakukan recall terhadap 96.714 kendaraan BYD Dolphin dan Yuan Plus di China. Recall ini disebut karena risiko kebakaran.
Dua entitas operasi BYD akan melakukan penarikan kembali. BYD Auto Industry Co., Ltd. me-recall 87.762 kendaraan listrik Dolphin dan Yuan Plus (Atto 3) yang diproduksi di China. Mobil yang terdampak adalah unit yang diproduksi antara 4 Februari 2023 hingga 26 Desember 2023.
Sedangkan BYD Auto Co., Ltd. akan me-recall 8.952 kendaraan listrik Yuan Plus yang diproduksi di China produksi 2 November 2022 hingga 19 Juni 2023.
Recall ini menargetkan mobil-mobil listrik tersebut karena adanya cacat dalam proses pembuatan kontroler electric power steering column assembly (CEPS). Saat penutup peralatan ditutup, hal itu dapat mengganggu kapasitor pada papan sirkuit pengontrol, yang menyebabkan retakan mikro pada kapasitor. Retakan ini dapat meluas selama penggunaan kendaraan, yang menyebabkan korsleting, panas berlebih, dan berpotensi kebakaran, yang menimbulkan risiko keselamatan.
Untuk memperbaiki masalah ini, BYD harus memasang bantalan insulasi pada pengontrol secara gratis. Pemilik kendaraan yang terdampak akan diberi tahu segera melalui berbagai saluran komunikasi. BYD juga telah menyiapkan saluran telepon layanan pelanggan bagi pengguna yang terdampak oleh recall produk.
Unit di Indonesia Aman
Meski melakukan recall besar-besaran di China, BYD Indonesia memastikan mobil listrik BYD Dolphin dan Atto 3 di Indonesia aman. Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan program recall ini hanya terjadi di China.
"Informasi yang beredar mengenai recall sebagian Atto 3 dan Dolphin adalah benar, namun inisiatif ini hanya untuk pasar domestik China dan hanya untuk beberapa batch unit tertentu yang diproduksi khusus untuk pasar China," kata Luther kepada detikOto, Senin (30/9/2024).
"Inisiasi ini adalah upaya komitmen dari bagian Quality Control BYD yang terus menjalankan fungsinya memonitor kualitas produk walaupun mobil sudah terjual dan berada di tangan konsumen. Dan menjadi komitmen BYD untuk terus menjaga keselamatan konsumen dari segala potensi yang mungkin bisa timbul di kemudian hari," sambungnya.
Meski disebut berpotensi terbakar, Luther memastikan belum ada kejadian apa pun terkait masalah ini. Meski begitu, recall ini tetap dilakukan untuk mengatasi potensi risiko kecil agar tetap aman digunakan.
Toyota mengumumkan recall pada mobil listrik bZ4X di Indonesia. Selain bZ4X, sejumlah model mobil Lexus juga terdampak dari recall tersebut. [653] url asal
Toyota mengumumkan recall pada mobil listrik bZ4X di Indonesia. Selain bZ4X, sejumlah mobil Lexus juga terdampak dari recall tersebut.
PT Toyota-Astra Motor mengumumkan adanya recall terhadap mobil listrik bZ4X tahun produksi Desember 2022-Agustus 2023. Para pemilik mobil dengan rentang tahun produksi tersebut diminta melakukan pemeriksaan dan penggantian Front View Camera dan Rear View Camera di kendaraan miliknya.
Selain mobil listrik bZ4X, beberapa model Lexus juga terdampak dari recall tersebut. Adapun untuk model-modelnya adalah Lexus ES, LS, NX, dan RX dengan periode tahun produksi Desember 2022 - Agustus 2023.
"Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Toyota dan Lexus di Indonesia, kami menjalankan inisiatif global dari prinsipal Toyota Motor Corporation (TMC) yaitu menginformasikan dan mengajak para pemilik Toyota bZ4X dan beberapa model Lexus tahun produksi Desember 2022 - Agustus 2023 untuk berkunjung ke bengkel resmi Toyota atau Lexus terdekat. Workshop Toyota dan Lexus akan melakukan pemeriksaan Front View Camera dan Rear View Camera di kendaraan pelanggan dan selanjutnya melakukan penggantian kalau dibutuhkan dengan parts baru tanpa ada biaya apa pun," terang Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto dalam siaran persnya.
Toyota bZ4X dilengkapi dengan Front ViewCamera dan Rear View Camera yang digunakan untuk menangkap dan menampilkan gambar area di depan dan belakang kendaraan. Fitur canggih tersebut juga digunakan pada produk-produk Lexus di Indonesia supaya manuver parkir dapat dilakukan dengan mudah dan aman.
Ditemukan adanya proses pengelasan laser yang kurang optimal pada wadah kamera di supplier pada periode produksi tertentu. Hal itu berpotensi wadah kamera terlepas apabila terkena tekanan eksternal dan memungkinkan air bocor ke dalam kamera.
Jika tak segera diperbaiki, bisa berpotensi menimbulkan korsleting sehingga gambar area di depan dan belakang kendaraan tak bisa terlihat. Pemilik kendaraan yang terlibat, akan menerima pemberitahuan melalui surat dan dapat menghubungi bengkel resmi Toyota atau Lexus untuk booking jadwal pemeriksaan.
Estimasi waktu yang dibutuhkan dalam proses perbaikan Front View Camera dan Rear View Camera, untuk tahap pemeriksaan, dibutuhkan waktu sekitar 50 menit hingga 2 jam. Jika diperlukan penggantian parts, maka akan memakan waktu sekitar 1,5 jam hingga 4 jam untuk menyelesaikannya, tergantung model kendaraan. Karena itu, Toyota dan Lexus mengimbau kepada pemilik kendaraan untuk menyediakan waktu yang cukup agar semua proses dapat berlangsung dengan lancar.
Pelanggan disarankan agar melakukan booking terlebih dahulu mengenai jadwal pemeriksaan, sehingga tidak perlu menunggu antrean terlalu lama karena sudah terjadwal. Seluruh proses pemeriksaan hingga final check tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.
"Selain informasi resmi melalui surat, PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghimbau pelanggan untuk menghubungi dealer Toyota atau Lexus manapun untuk memverifikasi apakah kendaraannya termasuk ke dalam model yang mendapatkan pemanggilan. Dengan visi Total Mobility Solution, pelanggan dapat mengakses informasi recall melalui website resmi kami https://www.toyota.astra.co.id/ssc, atau via Toyota Customer Care yang beroperasi 24 jam di nomor telepon 1-500-315 dan Toyota Interactive Virtual Assistant (TARRA) melalui Whatsapp di nomor 0811-1500-315. Khusus Lexus, silakan menghubungi Lexus Customer Care 24 jam di nomor telepon021-390-9999 atau 0821-8090-0900," jelas Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.