JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, Chery resmi meluncurkan Tiggo 8 di Indonesia, menambah variasi dalam seri Tiggo 8, yang kini mencakup Tiggo 8, Tiggo 8 Pro, dan Tiggo 8 Pro Max.
Hal tersebut berbeda dengan Tiggo 7 yang masih tersedia dalam satu varian sejak diluncurkan pada akhir tagun 2022, yaitu Tiggo 7 Pro.
Saat ini, Tiggo 7 Pro sendiri memiliki tiga varian. Tipe paling rendah, Tiggo 7 Pro Comfort, dibanderol Rp 369,5 juta. Kemudian Tiggo 7 Pro Luxury sekitar Rp 399 juta, dan yang tertinggi Tiggo 7 Pro Premium seharga Rp 430 juta.
Chery Chery Tiggo 7 ProPHEV
Rifkie Setiawan,Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia (CSI), menyatakan bahwa pihaknya tidak meninggalkan Tiggo 7 Pro dan tetap memperhatikan keberadaannya di Indonesia.
"Ke depan kita ada rencana untuk mengeluarkan yang (Tiggo) 7 juga ada rencana. Baru rencana," kata Rifkie saat berbincang di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.
"Di Malaysia sudah ada tinggal kami bawa kapan saja. Pertimbanganya kami masih kami studi marketnya untuk Tiggo 7 Pro," ujar Rifkie.
Meskipun tidak menjelaskan secara spesifik, kehadiran Tiggo 8 dengan harga mulai dari Rp 349,5 juta hingga Rp 389,5 juta dapat membuat calon konsumen Tiggo 7 Pro merasa tergoda.
KOMPAS.com/STANLY RAVEL Chery Tiggo 7 Pro PHEV
Rifkie juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk memberikan nilai tambah pada Tiggo 7 Pro.
"Makanya kami sedang pertimbangkan untuk ke teknologi PHEV atau HEV," ujarnya.
Dengan berbagai langkah strategis yang diambil, Chery berharap dapat semakin memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Chery Sales Indonesia (CSI) baru saja memperkenalkan keluarga baru dari Tiggo 8. Mobil ini memang belum dijual secara resmi, namun pihak Chery menyebut bahwa Tiggo 8 bakal dibanderol dengan harga Rp 400 jutaan.
Tiggo 8 hadir mengisi segmen sport utility vehicle (SUV) tujuh penumpang. Mobil ini dibekali dengan kapasitas mesin yang lebih kecil dari keluarga Tiggo 8 lainnya, yakni 1.600 cc.
Secara desain, Tiggo 8 memiliki dimensi yang lebih bongsor serta kabin yang lebih lapang dari Tiggo 7 Pro yang sudah lebih dulu hadir di Tanah Air. Selain itu, Tiggo 7 Pro menawarkan kapasitas 5 penumpang.
Namun, jika bicara dari segi harga keduanya tidak berbeda jauh. Tiggo 7 Pro dibanderol mulai Rp 369 juta, sementara Tiggo 8 berdasarkan keterangan tenaga penjual Chery dibanderol mulai Rp 360 juta sampai Rp 400 jutaan untuk tipe tertinggi.
Lantas, apakah kehadiran Tiggo 8 bisa mempengaruhi pasar Tiggo 7 Pro? Mengingat kebiasaan orang Indonesia yang menyukai mobil dengan muatan banyak dan dimensi besar.
Foto: Chery Chery terus mempersiapkan diri jelang peluncuran Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro.
Menjawab hal ini, Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia mengatakan, kehadiran Tiggo 8 tidak akan memakan pasar Tiggo 7 Pro. Sebab, secara konfigurasi penumpang dan segmen berbeda.
“Sebetulnya dari segmen berbeda, Tiggo 8 seven seater, medium SUV. Sementara kalau Tiggo 7 Pro punya target market yang berbeda, masih lima seater, jadi tidak butuh konfigurasi 7 penumpang tetapi masih lapang (kabin),” ucap Rifkie.
Meski hanya dibekali kapasitas lima penumpang, menurut Rifkie konsumen Tiggo 7 Pro masih mendapat kenyamanan dari sisi performa dan desain SUV.
“Secara performance dan lifestyle Tiggo 7 Pro tidak ketinggalan, jadi masih oke dari sisi SUV. Sampai saat ini kita lihat Tiggo 7 Pro dan 8 Pro punya segmen masing-masing,” kata Rifkie.
Chery Sales Indonesia masih menggodok harga jual dari Tiggo 8. Namun kabarnya, tipe termurah dari Tiggo 8 series ini akan dibanderol mulai dari Rp 400 jutaan untuk varian Premium.
Meski belum diumumkan secara resmi, harga dari Tiggo 8 ini dikhawatirkan akan 'menyenggol' langsung Tiggo 7 Pro, Tiggo 8 Pro, hingga Omoda 5. Seperti diketahui saat ini Omoda 5 juga dibanderol di kisaran harga Rp 300-400 jutaan. Apakah Chery tak khawatir, kehadiran Tiggo 8 ini akan menggerus penjualan model lain mereka?
Head of Marketing PT Chery Sales Indonesia, Mohammad Ilham Pratama mengatakan bahwa posisi dari Tiggo 8 cukup strategis dan tidak bersinggungan dengan model lain di seluruh keluarga Chery.
"Apakah memakan antar saudara sendiri? Sebenarnya beda. Antara Omoda dan Tiggo mungkin harga di Tiggo 8 ini akan setara dengan Omoda, khususnya untuk RZ misalkan, atau yang GT. Sebenarnya, misalkan, karakteristiknya berbeda," ujar Ilham di ajang Media Test Drive Chery Tiggo 8 beberapa waktu lalu.
"Kalau misalkan Tiggo sendiri, kita memang menghadirkan yang 7-seater dan memang untuk family. Tapi kalau untuk yang Omoda mereka yang lebih dinamis dan aktif, seperti itu. Memang ada karakteristik konsumen yang berbeda," lanjutnya.
Lantas bagaimana dengan nasib Tiggo 8 Pro dan Tiggo 7 Pro yang secara spesifikasi mirip-mirip, namun secara harga bersinggungan?
Menjawab pertanyaan itu, lagi-lagi Chery Sales Indonesia mengklaim bahwa kehadiran Tiggo 8 ini tidak ditujukan untuk mengalihkan penjualan salah satu model. Sebab Tiggo 8 hadir dengan karakter yang cukup spesifik.
"Nah, kalau misalnya Tiggo 8 dan 8 Pro apakah memakan? Tiggo 8 Pro ya memang itu untuk yang lebih mature konsumennya. Kalau untuk Tiggo 8 sendiri, (ditujukan) untuk mereka yang ingin mencoba SUV atau misalnya 'Saya hanya punya budget Rp 400 juta, saya pengen SUV 7-seater!,' Ada kita tawarkan di Tiggo 8," jelas Ilham.
"(Sementara) Tiggo 8 Pro Max itu sangat beda sekali. Itu sudah sangat mapan dalam posisi paling atas. Tapi Tiggo 8 dan tiggo 8 Pro kita berkeyakinan tidak saling memakan karena beda segmen," ujar Ilham optimistis.
Di sisi lain, kelas Tiggo 7 Pro juga beririsan dengan Omoda 5. Mobil ini hadir dengan konfigurasi jok 5-seater dan dimensi tak sebesar Tiggo 8. Hal ini membuat Chery Sales Indonesia kian optimistis dengan produk barunya yang tidak akan menyenggol kelas Tiggo 7 Pro.
"Apakah untuk Tiggo 7 Pro juga bersinggungan? Tiggo 7 Pro ini adalah 5-seater yang memang target market-nya juga berbeda. Tiggo 7 Pro mungkin bersinggungan dengan Tiggo 5X, dia adalah small SUV yang juga 5-seater. Kalau dari harga pun cukup kompetitif. Jadi tidak ada harga yang saling bersinggungan banget ke kitanya dan kita sudah memperhitungkan itu sih," tutup Ilham.