Hyundai All New Kona Electric dapat dijadikan sumber daya listrik untuk kegiatan memasak dengan memanfaatkan fitur Vehicle-2-Load (V2L). Halaman all [417] url asal
SEMARANG, KOMPAS.com - Pada Hyundai Media Drive All New Kona Electric, para peserta diberi tantangan untuk membuat hidangan dengan memanfaatkan fitur Vehicle-2-Load (V2L). Beberapa macam hidangan harus disajikan dengan menggunakan peralatan elektronik rumah tangga.
Hidangannya cukup beragam, ada bermacam-macam makanan, seperti ayam goreng, bakpau, siomay, lumpia, dan sate. Termasuk minumannya, seperti wedang jahe dan jus buah.
Untuk peralatan elektronik yang digunakan, pihak panitia menyediakan mixer, air fryer, dan steamer. Sumber daya atau sumber listriknya, diambil langsung dari All New Kona Electric dengan mengandalkan fitur V2L Outdoor.
Kompas.com/Donny Memasak menggunakan fitur Vehicle-2-Load atau V2L Outdoor pada Hyundai All New Kona Electric
Jadi, tinggal colok kabel V2L pada charging port yang berada di bagian depan Kona Electric. Setelah itu, tinggal disambung dengan kabel rol untuk menghidupkan peralatan elektronik yang ingin digunakan.
Semua hidangan tersebut bisa disajikan secara layak. Artinya, perangkat elektronik bisa bekerja sebagaimana mestinya, sama seperti ketika mencolokkannya ke listrik rumah.
Kompas.com/Donny Memasak menggunakan fitur Vehicle-2-Load atau V2L Outdoor pada Hyundai All New Kona Electric
Bonar Pakpahan, Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), mengatakan, mobil listrik Hyundai, mulai dari Ioniq 5, Ioniq 6, dan All New Kona Electric, sudah dibekali dengan fitur V2L. Fitur ini dapat menyalurkan listrik ke perangkat-perangkat elektronik yang terhubung ke mobil.
Kompas.com/Donny Memasak menggunakan fitur Vehicle-2-Load atau V2L Outdoor pada Hyundai All New Kona Electric
"Tidak hanya perangkat elektronik yang berada di luar kendaraan, tapi juga yang berada di dalam kendaraan. Jadi, ada V2L Outdoor dan Indoor," ujar Bonar, kepada wartawan, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Tantangan ini sekaligus membuktikan bahwa mobil listrik Hyundai bisa menjadi sumber daya untuk peralatan elektronik rumah tangga. Untuk diketahui, V2L pada All New Kona Electric memiliki daya maksimum hingga 3 kW.
Hyundai Kona Electric dibekali dengan banyak teknologi dan fitur canggih yang menunjang kenyamanan, keselamatan, dan keamanan. Halaman all [514] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Hyundai banyak memberikan ubahan yang cukup signifikan pada Kona Electric. Tidak hanya pada eksterior dan interiornya saja, tapi juga fitur-fitur yang disematkan.
Pada generasi terbaru Kona Electric, Hyundai banyak menyematkan fitur canggih yang dapat menunjang kenyamanan, keselamatan, hingga keamanan penggunanya. Apalagi, pada varian tertinggi, Signature Long Range, fiturnya tidak jauh berbeda dengan Ioniq 5 dan Ioniq 6.
Kompas.com/Donny Fitur Hyundai Kona Electric
Untuk menunjang kenyamanan, Kona Electric memiliki fitur Dual Zone Climate. Fitur ini tidak hanya menambah kenyamanan, tapi juga bisa menghemat konsumsi daya. Jika sedang berkendara sendiri, cukup aktifkan "Driver Only".
Kompas.com/Donny Fitur Hyundai Kona Electric
Kemudian, joknya juga sudah dilengkapi dengan mode "Heated/Ventilated Seats". Fitur ini tidak hanya disematkan pada jok pengendara, tapi juga penumpang di baris depan.
Hyundai juga menyediakan cukup banyak power outlet untuk mengecas ponsel, ditambah juga dengan wireless charging pada konsol tengah. Fitur unggulan lainnya adalah "Vehicle-to Load" atau V2L. Sehingga, penggunanya bisa mengecas laptop atau menggunakan perangkat elektronik rumahan lainnya.
Kompas.com/Donny Fitur Hyundai Kona Electric
Hyundai juga menyematkan teknologi Bluelink. Dengan adanya Hyundai Bluelink, pengguna mobil ini bisa memantau kondisi atau bahkan mengoperasikan beberapa fiturnya hanya melalui smartphone. Selain itu, terdapat juga bantuan darurat dengan menghubungi Call Center Hyundai melalui tombol yang ada di plafon.
Kompas.com/Donny Fitur Hyundai Kona Electric
Tentunya, All New Kona Electric juga sudah dibekali dengan teknologi sistem bantuan pengemudi atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Teknologi ini meliputi banyak fitur canggih, seperti Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), Smart Cruise Control with Stop and Go, Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), dan masih banyak lainnya.
Namun, sedikit catatan bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan ADAS, khususnya fitur FCA. Jika fitur ini diaktifkan, mobil bisa mengambil tindakan sendiri berupa pengereman darurat jika terdeteksi akan menabrak objek di depannya.
Kompas.com/Donny Hyundai Kona Electric Signature Long Range
Pada satu sisi, fitur ini membantu agar mobil terhindar dari tabrakan depan. Tapi, di sisi lain, saat pengereman mendadak, belum tentu kendaraan di belakang kita menjaga jarak dengan baik atau bahkan sigap juga untuk melakukan pengereman. Sehingga, ada risiko ditabrak dari belakang ketika mobil melakukan pengereman darurat secara otomatis.
Secara keseluruhan, fitur-fitur yang ada pada All New Kona Electric cukup lengkap dan terbilang canggih. Mobil listrik produksi Indonesia ini dibanderol mulai Rp 499 juta (OTR Jakarta) hingga Rp 590 juta (OTR Jakarta).