#30 tag 24jam
Aturan Teknis CCS Lebih Luas Mewadahi Pengurangan Emisi serta Mampu Tangkap Peluang Ekonomi
Teknologi CCS memiliki potensi tidak hanya untuk menyimpan emisi karbon dari pembangkit listrik tetapi juga untuk mendukung percepatan transisi energi [544] url asal
#carbon-capture-storage-ccs #listrik
(WE Finance) 07/07/24 17:20
v/9984168/
Warta Ekonomi, Jakarta -Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) Parulian Paidi Aritonang meminta pemerintah untuk mewadahi kepentingan yang lebih luas terkait dengan aturan carbon capture storage (CCS) guna menangkap peluang ekonomi, terutama pada sektor ketenagalistrikan.
“Indonesia menghadapi tantangan besar dalam memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat sambil mengurangi jejak karbon. Pemerintah juga harus menjaga agar harga listrik tetap terjangkau bagi konsumen dan dunia usaha,” ujar Parulian, saat menggelar FGD Pemanfaatan Teknologi CCS dengan para pakar di Jakarta.
Diketahui, FGD ini diselenggarakan menyusul terbitnya dua regulasi penting terkait CCS, yaitu Perpres No. 14/2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon serta Permen ESDM No. 2/2023 tentang Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
Menurut Parulian, teknologi CCS memiliki potensi tidak hanya untuk menyimpan emisi karbon dari pembangkit listrik tetapi juga untuk mendukung percepatan transisi energi di Tanah Air.
“Saya berharap FGD ini dapat menghasilkan kajian kelayakan, potensi manfaat, tantangan, serta bagaimana teknologi ini dapat membantu meminimalkan risiko kenaikan tarif listrik yang penting bagi perekonomian masyarakat.”
Masih dalam FGD, Haposan Napitupulu Expert Advisor PT ESSA, menyatakan bahwa implementasi CCS pada bisnis hulu migas tidak mengalami kendala karena biayanya sudah diakomodasi dalam cost recovery.
“Namun, ini berbeda dengan sektor hilir seperti ketenagalistrikan, industri, dan transportasi yang tidak memiliki mekanisme cost recovery,” tegas Haposan.
Menurutnya, Kementerian ESDM perlu memetakan wilayah kerja migas yang sudah tidak optimal atau depleted reservoir dan membuka data fasilitas permukaan bagi penghasil karbon untuk dimanfaatkan sebagai penyimpanan karbon yang dihasilkan industri hilir.
Diketahui, saat ini belum ada landasan hukum khusus yang mengatur mekanisme pelaksanaan CCS di sektor ketenagalistrikan. Peraturan yang ada, seperti Perpres No 14/2024, hanya mengatur skema penyelenggaraan CCS di sektor hulu. Oleh karena itu, diperlukan regulasi khusus untuk penanganan emisi CO2 dengan pemanfaatan teknologi CCS di sektor ketenagalistrikan agar tidak berdampak pada peningkatan BPP.
Sementara itu, Asisten Deputi Energi Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi RI, Ridha Yasser, menjelaskan bahwa implementasi CCS di berbagai sektor memegang peranan penting dalam upaya mengurangi emisi karbon dunia.
“Saat ini, pemerintah terus berupaya menyediakan regulasi menyeluruh untuk implementasinya di lapangan. CCS akan diimplementasikan aturannya, dan ini dalam rangka kita bersaing dengan negara lain untuk mendapatkan peluang penerapan skema karbon sebagai agenda global,” ungkap Ridha.
Ketua Asosiasi Praktisi Hukum Migas dan EBT, Didi Setyadi, menekankan pentingnya memanfaatkan reservoir karbon yang dimiliki Indonesia untuk kepentingan dalam negeri. Dirinya juga menyoroti tantangan dari sisi ekonomis penerapan teknologi baru ini.
"Kita harus mengikuti, mengadopsi,
menerapkan teknologi yang baru itu. Kan di situ harus menambahkan biaya. Nah apakah biaya ini kemudian ekonomis atau tidak ekonomis dibandingkan dengan harga jual listriknya sendiri. Nah itu kan yang jadi persoalan," jelas Didi.
Menanggapi hal itu, Nurlely Aman Senior Executive Vice President Hukum, Kebijakan, dan Kepatuhan PT PLN (Persero), menyampaikan komitmen PLN untuk mendukung penerapan teknologi CCS di sektor ketenagalistrikan Indonesia.
Namun, ia mengingatkan perlunya memperhatikan implikasi finansial bagi pihak yang bukan pengelola minyak dan gas. Menurutnya, monetisasi depleted well/reservoir yang tidak dimanfaatkan harus dioptimalkan dan regulasi terkait CCS harus ditempatkan dengan tepat, apakah sebagai instrumen penurunan emisi atau tambahan pendapatan negara.
Dengan banyaknya masukan dari berbagai pihak, FGD ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru dan menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam menyusun regulasi yang mendukung pemanfaatan teknologi CCS untuk mendukung transisi energi di Indonesia.
Perkuat Ekosistem Energi, BPSDM Rilis Platform Digital REI
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM bekerja sama dengan proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) luncurkan situs REI [227] url asal
(WE Finance) 07/07/24 17:20
v/9984167/
Warta Ekonomi, Jakarta -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM bekerja sama dengan proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) meluncurkan situs Renewable Energy Indonesia yakni https://renewableenergy.id.
Kepala PPSDM KEBTKE Susetyo Edi Prabowo, selaku Ketua Unit Pelaksana Proyek RESD, mengatakan bahwa situs REI bertujuan memperkuat ekosistem energi terkini di Indonesia dengan menyajikan informasi sektor tersebut.
Melalui situs REI, lanjutnya, para pencari kerja juga dapat berlangganan informasi lowongan pekerjaan di sektor energi terbarukan secara gratis.
"Termasuk, lowongan pekerjaan, direktori perusahaan dan lembaga pendidikan, pelatihan, sertifikasi energi terbarukan, dan pusat pembelajaran untuk mendalami berbagai aspek teknis maupun kebijakan energi terbarukan," katanya di Jakarta, Minggu (7/7).
Susetyo menambahkan, situs REI menjadi one-stop-platform untuk meningkatkan minat generasi muda dan masyarakat umum dalam transisi energi.
"Untuk memenuhi target pemerintah dalam penggunaan energi terbarukan, diperlukan peran generasi muda untuk turut serta dalam memperluas dan mempercepat pemanfaatan energi terbarukan dalam kehidupan masyarakat dan bangsa," ungkap Susetyo.
Proyek RESD sendiri merupakan pekerjaan pembangunan bersama antara Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) Kementerian ESDM dan Pemerintah Swiss melalui Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi (SECO) dengan tujuan menciptakan tenaga kerja yang kompeten di sektor energi terbarukan, khususnya PLTS dan PLTA di Indonesia.
Ibadah Haji 2024: 394 Jemaah Wafat di Tanah Suci
Sampai Minggu (7/7/2024), ada 394 jemaah wafat, terdiri atas 376 jemaah haji reguler dan 18 jemaah haji khusus. Halaman all [3,553] url asal
#jemaah-haji #jemaah-haji-wafat #haji #haji-2024
(Kompas.com) 07/07/24 17:16
v/9984865/
KOMPAS.com - Operasional ibadah haji sudah memasuki hari ke-56 terhitung sejak awal keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air ke Arab Saudi.
Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama mencatat, sampai Minggu (7/7/2024), ada 394 jemaah wafat, terdiri atas 376 jemaah haji reguler dan 18 jemaah haji khusus.
Proses pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci berlangsung sejak 12 Mei – 11 Juni 2024. Total ada 213.275 jemaah haji reguler yang diberangkatkan ke Arab Saudi, 229 kelompok terbang (kloter) berangkat pada gelombang pertama dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Sementara, 324 kloter berangkat pada gelombang II dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada 14 – 19 Juni 2024, jemaah haji Indonesia secara bertahap dipulangkan ke Indonesia.
Pemulangan jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang I berlangsung dari 22 Juni – 4 Juli 2024. Sebanyak 183 kloter pulang dari Jeddah, sedang 46 kloter pulang dari Madinah.
Saat ini masih berlangsung proses pemulangan jemaah haji yang berangkat pada gelombang II, 4 – 22 Juli 2024.
Dari 394 jemaah yang wafat sebagian besar meninggal di Makkah (313). Lainnya, wafat di Madinah (37), Mina (32), Arafah (6), dan Jeddah (6).
Mayoritas jemaah yang wafat berada pada rentang usia 71 tahun ke atas. Jumlahnya mencapai 173 jemaah. Pada urutan berikutnya, rentang usia 61 – 70 (133 jemaah), rentang usia 51 – 60 (70 jemaah), dan rentang sampai usia 50 (18 jemaah).
Ada 376 jemaah haji reguler yang wafat. Mereka berasal dari 14 embarkasi pemberangkatan, dengan rincian:
1) Banjarmasin (BDJ): 8 jemaah;
2) Balikpapan (BPN): 14 jemaah;
3) Batam (BTH): 24 jemaah;
4) Aceh (BTJ): 11 jemaah;
5. Jakarta – Pondok Gede (JKG): 43 jemaah;
6) Jakarta – Bekasi (JKS): 37 jemaah;
7) Kertajati (KJT): 20 jemaah;
8) Kualanamu (KNO): 19 jemaah;
9) Lombok (LOP): 6 jemaah;
10) Padang (PDG): 11 jemaah;
11) Palembang (PLM): 22 jemaah;
12) Solo (SOC): 64 jemaah;
13) Surabaya (SUB): 68 jemaah; dan
14) Makassar (UPG): 29 jemaah.
Sebanyak 18 orang wafat lainnya merupakan jemaah haji khusus yang berangkat melalui sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Berikut ini daftar nama 394 jemaah wafat berdasarkan data Siskohat Kementerian Agama:
1. UPAN SUPIAN ANAS (71), Embarkasi JKS-2, Wafat Di MADINAH
2. DIDI ROWANDI (69), JKS-3, MADINAH
3. YUSMAN IRAWAN (64), PLM-2, MADINAH
4. BASIRUN MANGSURI WIRYA BESARI (68), SOC-14, MADINAH
5. SARIP HARI KHARUN (68), JKS-16, MADINAH
6. TOTON FATONI (48), JKG-9, MADINAH
7. IMAM TURMUDI ABUYAMIN (71), SUB-15, MADINAH
8. SAN MUNTANI MAD MIRSAD (84), SOC-8, MADINAH
9. MUSLIM ISMAEL (50), PDG-1, MAKKAH
10. RETNOYARNI SYAFEI ADAM (60), PDG-9, MADINAH
11. ENNY RODIYAH SOLICHIN (68), JKG-2, MAKKAH
12. SUNARTI DJOYO KEMIS (67), BTH-7, MADINAH
13. ABDULLOH SOM SIJIN (69), JKG-20, MADINAH
14. SUTARSO TASRIPIN KAMSI (61), SUB-3, MAKKAH
15. POPON ROHMAWATI (50), JKS-27, JEDDAH
16. SAYUTI AMIR HASAN (65), PLM-9, MADINAH
17. LISSA YOSKAR KAREL (86), UPG-3, MAKKAH
18. SIBUS BIN KANENDUASIN (70), BTH-10, MADINAH
19. ZAINI IDRIS BIN SHALIHIN (75), BTH-7, MADINAH
20. NURASIAH LADALLE (51), UPG-16, MAKKAH
21. ACHMAD DULAH MUKTI (77), SOC-9, MAKKAH
22. SITI SAMSIAH SARWAN (63), JKG-34, JEDDAH
23. KASMUI TAKIM SURIJAN (60), SOC-26, MAKKAH
24. SUPRIADI ACHMAD SUCHEMI (81), BTH-9, MAKKAH
25. SAKMAH AMAQ MUHIRUDIN (63), LOP-4, MAKKAH
26. MUTMAINAH MOH ALI (62), SOC-27, MAKKAH
27. BAMBANG BASOEKI PERMANA (65) JKS-30, MAKKAH
28. KASMIN KARTO WISONO (84), JKG-19, MADINAH
29. KUSTIYAH DULAH ANWAR (84) SOC-9, MAKKAH
30. MAKHMUD MAD ICHWAN KARTAWIRYA (76), SOC-20, MAKKAH
31. SARBIN DJIWAWITANA CAKRAWITANA (80), SOC-16, MAKKAH
32. ARSYAD PAWELLANG MAKETTI (55), BTH-14, MAKKAH
33. ROHINAH SAMIN DARIP (60), JKG-41, MAKKAH
34. MUSTARI LADDI JAMADA (59), BPN-7, MAKKAH
35. HOLIS IDING WIHANTA (60), JKG-12, MAKKAH
36. SAID SATIMAN ISMAEL (78), BTH-20, MAKKAH
37. AMARTO ABDULLAH SAMIN (63), JKG-45, MAKKAH
38. DARWIN MUKLAS (85), SOC-24, MAKKAH
39. SAPUAH SENARI (88), SOC-40, MAKKAH
40. MIRAJI BABA ABU (68), UPG-13, MADINAH
41. SARONI MUNTARI ADAM (79), PLM-11, MAKKAH
42. MUCHLISOH TARMUJI (58), SUB-73, MAKKAH
43. ACHMAD RIYADI MOCH RASJID (62), JKG-11, MAKKAH
44. RUKANDONO RAKIM KARSAN (51), PT. RESI MANUNGGAL LESTARI, MAKKAH
45. RUHAMAH HASAN AMIN (84), BTJ-1, MAKKAH
46. GUSTIARI PAWAE (52), UPG-30, MAKKAH
47. PARNI SUWITO DIPORJO (61), PT. PERJALANAN PARA KHALIFAH, MAKKAH
48. SATEM MAIL KASAB (76), KJT-7, MAKKAH
49. SUJANAH SENARI MUHAMMAD (60), SUB-77, MAKKAH
50. LATIF MISTA ARSIMIN (66), JKS-17, MAKKAH
51. SUHAENI MADSUNI (51), JKG-37, MAKKAH
52. ETI ROCHAETI TABRANI (63), JKG-25, MAKKAH
53. PASIKIN SARBIDIN SODIMEDJO (71), SUB-3, MAKKAH
54. SAMHAN BAQIS MUHTADI (56), SUB-48, MAKKAH
55. SUKIRTO ARJA SEMITA (69), SOC-22, MAKKAH
56. WAGIRAH KASTOREJO (74), SOC-11, MAKKAH
57. MUHDIN IBRAHIM (61), BTJ-2, MAKKAH
58. CHOESNIJAH MOHAMMAD CHOLIL (85), SUB-86, MAKKAH
59. NURNANINGSIH DJARMA (63), BPN-10, MAKKAH
60. SOLIHIN SADIRAN MADANI (62), JKG-25, MAKKAH
61. SRI LESTARI DIMUN (57), JKG-58, JEDDAH
62. HALIMAH JURI ABDUL LATIF (59), BTH-13, MAKKAH
63. SIRUN MUCHERI SARKAWI (79), BDJ-7, MAKKAH
64. KACO P MAHAFANI (86), UPG-24, MAKKAH
65. SRI HARTINI BROTO ADI SASTRO (68), SUB-1, MAKKAH
66. RUMINI MUSLIM MUHAMAD (86), LOP-11, MAKKAH
67. AURISNAYATI ABDUL JALIL (60), KNO-12, MAKKAH
68. TATA SUTRISNA (76), JKS-58, MAKKAH
69. ST UTARI HARI MUKTI (73), SUB-75, MAKKAH
70. ABDUL HAMID USMAN (80), PLM-4, MAKKAH
71. RUHUM HASIBUAN (61), KNO-10, MAKKAH
72. MUHAMAD UMAR ARDIK (78), BTJ-5, MAKKAH
73. OROS RODIN ALHADI (61), JKS-8, MAKKAH
74. FATAH NUR AMIN (61), JKG-22, MAKKAH
75. TASA TAWI TARJAN (75), KJT-28, MAKKAH
76. SAHRI MOHAMAD NUR (78), SUB-19, MAKKAH
77. MASNGUDI MOH ARSYAD IBRAHIM (85), SUB-11, MAKKAH
78. SITI NURHASIJATI NINGSIH (55), -, MAKKAH
79. WARTONO NOYO KERTO (86), PLM-16, MAKKAH
80. RUKINI MAT SARI (64), SOC-68, MAKKAH
81. RAMDANSYAHKOCIK MAHMUD POHAN (63), KNO-12, MAKKAH
82. AHMAD SHIBGHOTULLAH MUJADDIDI (31), SUB-41, MADINAH
83. YAHMAN MAT SALAM (63), JKS-33, MAKKAH
84. CARSINAH SOLEK JAMIL (59), KJT-3, MAKKAH
85. HUSAINI IBAS IJAN (73), BTH-26, MAKKAH
86. KOTIB IMAM MUHADI (60), SOC-11, MAKKAH
87. SUKAENI SUKARDI (69), SUB-80, MAKKAH
88. INDRAYANI CITRO SUGITO (65), SOC-86, MAKKAH
89. AWIT ACHMAD YATIM (73), SOC-40, MAKKAH
90. KHOLIL HASIM (65), SUB-91, MAKKAH
91. SYUKRI BUNTAK (63), PLM-3, MAKKAH
92. MAULAN DURAJAK PARDI (80), SUB-66, MAKKAH
93. MUHAMMAD QOIYIM SYUKURI (67), JKG-30, MAKKAH
94. SUDARYATI PARTO SUHARDJO (67), PT. AL MARHAMAH KARUNIA UTAMA, MAKKAH
95. DENI ROSDIANA SURACHMAN (56), PT. QIBLAT TOUR ISLAMI MAKKAH
96. M SODIKIN SUHADI ADAM (66), JKS-27, MAKKAH
97. SURADMI SJAFRUDDIN MURTALA (42), UPG-36, MAKKAH
98. FARIDA FUAD (67), BPN-12, MAKKAH
99. SUMARTILAH PURWOPARDJONO (75), SOC-49, MAKKAH
100. SOFIYATUN ABDULLOH (74), SOC-45, MAKKAH
101. AHM SAMINUDDIN MUTAWAB (69), SUB-98, MAKKAH
102. HARTADI PRASETYO (52), SOC-57, MAKKAH
103. TONI SUPRIATNA (56), JKS-48, MAKKAH
104. MUHAMMAD SYUKR?I SAAD HARIS (66), BTH-20, MAKKAH
105. MUSRI MAKMUR MAABAI (77), PDG-12, MAKKAH
106. JUWINAH ACANG DULMANAN (72), JKG-5, MAKKAH
107. KUSWATI SANIKLAS (67), SOC-22, MAKKAH
108. AI SADIAH GAOS (37), JKS-2, MADINAH
109. DADANG ILAN ELAN (70), JKS-5, MAKKAH
110. ASNAWATI MUHAMMAD YUSUP ARIF (60), PT. TUNAS RIZKI SEMESTA, MAKKAH
111. RASDIYANAH TAHAR TAMBAN (75), JKG-36, MAKKAH
112. KOMARIAH MAMUN MUHIDIN (86), JKS-28, MAKKAH
113. SUMARDI ARPAN KALANG (70), PLM-9, MAKKAH
114. RAHMAH HAIRUL ZAILANI (62), BPN-19, MAKKAH
115. JARNAWI BANALI KARIM (63), KJT-3, MAKKAH
116. MOHAMMAD RUSLAN R HASAN COKRO N (64), SUB-58, MAKKAH
117. SUDANA SHOHEH OCAN (68), JKS-4, ARAFAH
118. ROCHMIYATI BURHANUDDIN TOYIB (66), PLM-3, ARAFAH
119. TOTOK NUGROHO (55), SUB-71, ARAFAH
120. UMINEM SUMO TARUNO (70), BTH-14, ARAFAH
121. NURHAMIAH SIMAMORA (63), KNO-23, MAKKAH
122. TINA LARUBA (62), BPN-8, MAKKAH
123. ABDULLAH AMIN (69), UPG-31, MAKKAH
124. ABDULLOH SAROJI MADKOSIM (82), KJT-4, MAKKAH
125. AFRIZON SYAMSUAR ADAM (64), PT. ARMINAREKA PERDANA, MADINAH
126. SUTRIMAN SARMANI (72), SOC-72, ARAFAH
127. AMIRUDDIN MUHAMMATTANG KALLABE (60), UPG-37, ARAFAH
128. SUCI MULIASIH SOPARI (42), PT. PATUNA MEKAR JAYA, MAKKAH
129. SITI ASILAH (55), SOC-67, MAKKAH
130. DEWI AMINAH SOLIKIN (86), SUB-64, MAKKAH
131. UMI CHOLIFAH PONIDI (51), SUB-70, MAKKAH
132. HANIMA DILAPANGA (70), BPN-4, MAKKAH
133. NGATIJO WONGSO SENTONO (86), SOC-51, MAKKAH
134. MUHAMMAD SUNAN ABDUL GAFUR (71), BPN-14, MINA
135. MUNARI SAGIMUN SAREAH (71), SUB-14, MINA
136. SAHAYA SIHOMBING (69), KNO-20, MINA
137. AHMAD FAISAL SINAGA (57), KNO-1, MINA
138. ENDRO TAMTOMO NGADIYO (61), JKG-58, MAKKAH
139. CHULAILAH ABDULLAH SALBANI (75), SOC-32, MINA
140. SITI KONIAH (58), SOC-82, MINA
141. DIDING SANEN SAKIM (72), JKG-19, MAKKAH
142. RASID KROMO KARIJO (85), SOC-46, MINA
143. DWI SURYO ABDULLAH (55), SOC-98, MAKKAH
144. MUHAJI MARDI ABU HASAN (68), SUB-94, MINA
145. DWIANTO SUPRAJITNO LEGIMIN (53), JKS-23, MINA
146. ABUBAKAR SAID HEGEMUR (77), UPG-20, MAKKAH
147. SITI RAHMAH AHMAD BAKO (75), JKG-30, MAKKAH
148. IMAM MUHTAR IMAM SUBAWEH (60), SUB-95, MAKKAH
149. UMIJURIJATUN KAMARI ASNAWI (67), SUB-13, MAKKAH
150. IDA ANGELIA (65), PT. ANNATAMA PURNA TOUR, MAKKAH
151. SYAIMAH DAMANIK (94), KNO-1, MINA
152. ONENG ROSIDIN KADASIK (71), KJT-11, MINA
153. TARMIDI TARMIJAN (78), SOC-85, MINA
154. MAHMUDIN NGALIMI SANRAJIMAN (84), SOC-7, MAKKAH
155. SUKARJO RATMOWARSITO JOYO (53), JKG-49, MAKKAH
156. KHOIRUL ANAM (66), PLM-18, MAKKAH
157. HOBSIAH OIM OKIN (72), JKS-22, MAKKAH
158. MUSRIFAH UMAR (53), SOC-21, MAKKAH
159. FITRI YANTI (47), PLM-15, MAKKAH
160. SAMIYEM TOWIREJO SENEN (79), SOC-99, MAKKAH
161. FATIMAH ABDUL HAMID (68), SUB-79, MAKKAH
162. ABDUL RANI RASYID (74), PLM-6, MAKKAH
163. HASAN SARYO (81), BTH-1, MINA
164. SUPARMAN NGISOM SADIKARA (64), JKS-29, MINA
165. SAEPUDIN APONG ANEN (56), JKS-14, MINA
166. SUYOTO SUNARJO JAIMIN (58), SUB-57, MINA
167. RESTINA AHMADSYAH AUN (56), BDJ-15, MINA
168. SOLEHUDDIN MAWI (94), SUB-38, MINA
169. KARNI KASDI JASMAN (57), SOC-66, MAKKAH
170. YAYA NANDANG (83), KJT-4, MAKKAH
171. SAPIAH TARIGAN (82), KNO-17, MINA
172. SYAHRIAL KAHARUDIN ZAKARIA (69), BTH-24, MINA
173. TRI GUNARSIH (62), SOC-47, MAKKAH
174. MOHAMMAD BAMBANG TASRIPIN (64), SUB-102, MINA
175. NANIK MULYANI (66), SOC-93, MINA
176. SUKADI WAHIB NAWAN (62), JKS-37, MAKKAH
177. SUTAJI MATAL KODI (72), SUB-90, MAKKAH
178. ANWAR SOLONG (61), UPG-33, MINA
179. MUHAMMAD YAZID SAMSI (73), BTH-23, MINA
180. AHLI MARSUKI BUNTU (64), UPG-21,MINA
181. SOBIRIN AMAT SALEH (70), PLM-10, MINA
182. LOSO TANGUN NOTO (87), SUB-14, MAKKAH
183. HENDRIYATI BAHAR MAK LASA (61), PDG-10, MAKKAH
184. SUSAMTO MUH SUDARMI MERTOREJO (63), KJT-15, MAKKAH
185. SYAHRONI WARNIDI RASIDIN (43), KJT-28, MAKKAH
186. SAELONG DARISE KAMANG (74), BPN-17, MAKKAH
187. AHMAD MAULIA ADJIM (50), PT. TISAGA MULTAZAM UTAMA, MAKKAH
188. BASUKI DM DARMOWIYARJO (74), SOC-47, MINA
189. RAMBAT AHMAD KUSIM (81), KNO-18, MINA
190. SYAHRIAL ABD RAZAK (58), KNO-20, MAKKAH
191. ADJUM DJUNAEDI MAMAD (74), JKS-59, MAKKAH
192. NENEH IKING AHMAD (86), JKS-22, MAKKAH
193. KADER YUSUP BADA (68), UPG-13, MAKKAH
194. SUPIAN SURI SYARKAWI JAHAR (56), BDJ-14, MINA
195. HALIMAH BINTI BADAI PEUKAN (67), BTJ-4, MAKKAH
196. LANDUNG MANDE (60), UPG-6, MAKKAH
197. NORA FARIDA (63), JKS-58, MAKKAH
198. SADERI WIRJO SEMITO (86), SOC-6, MAKKAH
199. NASRUN ISMAIL (75), BTJ-2, MAKKAH
200. SITI TACHFIFAH (59), PT. SHAFIRA LINTAS SEMESTA, MAKKAH
201. NUNUNG PURWANINGSIH KAMSI (55), SUB-1, MAKKAH
202. DJUMADI JOSO (71), SOC-78, MAKKAH
203. LUKWAN SUKIMIN SURUMMA (50), UPG-28, MAKKAH
204. TAMINEM SISWO SUWITO (71), JKG-46, MAKKAH
205. PADI SATIMIN ONO (81), SUB-2, MAKKAH
206. WARSITUN DARNO (56), PT. SHAKA MULIA WISATA, MAKKAH
207. KASIANAH SAIKUN SUKIMIN (65), SUB-83, MINA
208. SIROJUDIN SATUBAN (79), SUB-71, MAKKAH
209. MARHANI MUHAMMAD TAIB (65), BTJ-2, MAKKAH
210. BAIHAKI AMIRUDDIN BAKO (64), KNO-11, MAKKAH
211. ADAMSUAR ISMAIL KEMAS ISMAIL (69), BTH-23, MAKKAH
212. SUDARSONO MARTOWIJONO MARJO GUDEL (52), BPN-7, MAKKAH
213. KAMALUDIN QIZWAINI AHMAD (68), JKS-6, MAKKAH
214. MUHAMMAD SYUKRI MUSTOPA KAMIL DOL SAMAN (66), BTH-26, MAKKAH
215. HASNAWI HASANUDDIN YUSUF (67), JKG-3, MAKKAH
216. KADIMAN MARTOMIREDJO JOYO (73), PDG-6, MAKKAH
217. KEMIS SUMARTO KARTAWIRJA (79), UPG-30, MAKKAH
218. SUMIRAH MODO SONORAWI (81), SUB-91, MAKKAH
219. AMRIVAL WAHYUHAIDARI (53), KJT-11, MAKKAH
220. TURYA MISTI KAMRAN (820, KJT-20, MAKKAH
221. MOCHAMAD SOCHIB (60), SUB-65, MAKKAH
222. NOOR QOSIM SETU (72), SUB-29, MAKKAH
223. IDJANG MIAN JIMAN (91), JKG-28, MAKKAH
224. AROFAH MAWARDI ANWAR (76), JKG-61, MAKKAH
225. KASEH SADIMAN SADIMO (85), SUB-11, MAKKAH
226. AMIRULLAH INGSING SETADUN (72), PLM-14, MAKKAH
227. SADIG PASIRIN (61), SUB-6, MAKKAH
228. MARNING MADJIRAN (88), SUB-5, MAKKAH
229. ZAINAB TOHRI YAHMAD (61), PLM-15, MAKKAH
230. SADILAH KASIM ABDULLAH (69), BPN-18, MAKKAH
231. MISRINGA SAMPRONI (58), KNO-6, MAKKAH
232. MURTOYO IRO DIMEJO (69), PLM-11, MAKKAH
233. MOHAMAD ZAENUDIN (54), SOC-79, MAKKAH
234. SAKRI NGADI (53), SUB-9, MAKKAH
235. SADE RATNASIH (80), LOP-2, MAKKAH
236. SUKIRMAN DARMO PAWIRO (69), PT. TIFA JAYA ABADI, MAKKAH
237. SADAHAR SAINAM (54), JKG-32, MAKKAH
238. SARIPAH BANJAR (84), SOC-77, MAKKAH
239. USMAN SULAIMAN IBRAHIM (89), BTJ-2, MAKKAH
240. SUGIYANTI RACHMAD KUSNI (70), SUB-16, MAKKAH
241. RUMPOKO TJOKRO ATMODJO (67), SOC-14, MAKKAH
242. SUMIYATI MUHAYYAN IHSAN (72), BDJ-11, MAKKAH
243. MARIAM MU MIN (62), JKG-2, MAKKAH
244. ABDUL KHAMID KASAN REJO (84), SOC-93, MAKKAH
245. AWALLUDDIN PANJAITAN (59), BTH-14, MAKKAH
246. TITIN RASAD ASDAM (76), KJT-3, MAKKAH
247. YADI KROMO KARSO (55), KNO-9, MAKKAH
248. NURDIN KASIM WAHID (83), PLM-18, MAKKAH
249. RAUDAH AMIT MANSUR (72), BDJ-19, MAKKAH
250. ROBIKAH MARKUM USMAN (65), JKS-17, MAKKAH
251. MISRIJAH YAIN (71), SUB-89, MAKKAH
252. DUL SANGIT TUKIMIN (71), SUB-95, MAKKAH
253. NGAINAH TUKIMIN (60), KNO-1, MAKKAH
254. AZHAR BIN UMAR PEUKAN (66), BTJ-4, MAKKAH
255. IMRAN AMER ABDULLAH (79), BPN-15, MAKKAH
256. SULAKSONO SUDIHARJO (84), SOC-7, MAKKAH
257. WARTIYO SUWARDI PODIKROMO (84), SOC-62, MAKKAH
258. MAIDAR SAMAH ABDULLAH (83), PDG-15, MAKKAH
259. TARTI TOIRIN MUSNADI (78), SUB-90, MAKKAH
260. SUNTIYAH PARTO RUJIKAN (68), SUB-101, MAKKAH
261. AMAH SAIKAM SAMA (62), JKG-52, MAKKAH
262. MUHAJIR MUSTAYA (68), SUB-50, MAKKAH
263. SAGIMAN DULAH RUSDI (84), PLM-11, MAKKAH
264. MOHAMAD MARJEN (71), JKG-52, MAKKAH
265. YUDI YUDIANA KUSNANDAR (58), KJT-11, MAKKAH
266. ASSALI MIDAN (85), SUB-99, MAKKAH
267. IMAN SANTOSO MUNGKAT (61), SOC-31, MAKKAH
268. MGR HUALA HARAHAP (81), KNO-24, MAKKAH
269. MAHMUDDIN MUHAMMAD AMIN (61), UPG-3, MADINAH
270. ABDUL GOFAR BACHTIAR MUHAMMAD (78), JKG-62, MAKKAH
271. SAEMAN SAIDI TARI (71), SUB-63, MAKKAH
272. DJAFAR ACHMAD SOFWAN (76) SUB-63, MAKKAH
273. SURYA MAKSUDI SANGID (51), KJT-27, MAKKAH
274. SUKARLIN SUKARJI DARMAN (57), SUB-22, MAKKAH
275. RUWINAH DAMIN SANA (84), KJT-7, MAKKAH
276. NORBUATI TARMIJI MASAID (53), BDJ-17, MAKKAH
277. NAJIBU DAROINI ANSORI (47), PT. SINDO WISATA TRAVEL, MAKKAH
278. ABD RAHMAN K (73), UPG-9, MAKKAH
279. RADIJEM WONGSO SEMITA (94), SOC-81, MAKKAH
280. WIDJI MARJAT (86), SUB-91, MAKKAH
281. DESTRIZZA INDAYU AMANSYAH (57), KNO-14, MAKKAH
282. ABU BAKAR TUHALUS SAMAN (71), BDJ-16, MAKKAH
283. ASNAWI HALID NAIM (84), BTH-27, MAKKAH
284. SITI AISYAH (71), PDG-15, MAKKAH
285. SUPRATIKNO ABDUL GOFUR (62), JKG-31, MAKKAH
286. SAMAD SUJATMA KARTA WIJAYA (73), KJT-30, MAKKAH
287. DASMAN DACHRIMI NURYASIP (80), BPN-15, MAKKAH
288. SARIKRAMA WIRYA PAWIRA (85), SOC-9, MAKKAH
289. SALWAN WAKYU KARNAB (84), SOC-27, MAKKAH
290. ABDUL WARIS PAKIH (65), SUB-81, MAKKAH
291. TAMAS MARKANI (65), SUB-74, MAKKAH
292. PANIYEM KARTO KASMIN (75), SUB-18, MAKKAH
293. SUKARDIN IBRAHIM (63), JKG-1, MAKKAH
294. ISTINGAH MARSIM SIKAR (73), SUB-19, MAKKAH
295. MAS KARMILA (48), JKS-36, MAKKAH
296. ABDUL JABAR ABDULLAH (61), BTH-27, MAKKAH
297. DEDDY HERDIANSYAH BILLY (83), SOC-34, MAKKAH
298. ZUBAIDAH BINTI NYAK MUBIN (66), BTJ-5, MAKKAH
299. MAROAH TAKAD SAKWAN (74), SOC-26, MAKKAH
300. MASTA AMAN (63), JKG-37, MAKKAH
301. KUREISIN SUEB ADAM (64), PLM-10, MAKKAH
302. WIWI MIMID (64), JKS-46, MAKKAH
303. ELININGSIH AHMAD BASRI (62), BTH-22, MAKKAH
304. LA MUDA LA MAINDI (89), UPG-35, MAKKAH
305. SUWADI SOMO REDJO (80), SOC-56, MAKKAH
306. NURHANA TEMME LIDDO (81), UPG-29, MAKKAH
307. INDO OGO DAENG MATTARU (96), BTH-25, MAKKAH
308. IMAMUDIN SOEKMA ZAENUDIN (72), KJT-27, MAKKAH
309. HALIMA FAKAUBUN MAHMUD (79), UPG-30, MAKKAH
310. KADIMAN MAT SARMIN (84), BTH-25, MAKKAH
311. CUT AJASAPIAH (89), BTJ-10, MAKKAH
312. SAHUDDIN LA PASELE (74), UPG-31, MAKKAH
313. ANIS KHOIRIYAH (50), SOC-61, MAKKAH
314. KAMILATUN MAT YASIR (90), SUB-79, MAKKAH
315. SIMIN MUAH (72), SUB-81, MAKKAH
316. HARYATI BINTI AHMAD ISHAK (67), BTJ-10, MAKKAH
317. KLIWON REJOSENTORO AHMAD (61), BPN-14, MAKKAH
318. MOHAMMAD RACHMAT SUDIBYO (75), PT. AL MARHAMAH KARUNIA UTAMA, MAKKAH
319. KAMSUDI KASNAWI (81), SOC-42, MAKKAH
320. SAILANI CIKMARI (76), PLM-14, MAKKAH
321. TUKILAH AMAT REJO (88), SUB-73, MAKKAH
322. MAHMUDDIN MAHIDIN HASJIM (77), JKG-61, MAKKAH
323. RUBAINI SARIPUL ISHAK (69), PLM-9, MAKKAH
324. SURIA IPAN SOPANDI (63), JKS-58, MAKKAH
325. DJAELANI MUH KAMDANI (64), SUB-54, MAKKAH
326. JHONY HERMAN (66), PDG-11, MAKKAH
327. MUHARIYAH SANWIKARTA SAWIRANA (72), JKG-60, MAKKAH
328. TASRIYAH WAGE SALWAN (65), SOC-26, MADINAH
329. ROEQAYAH MACHALI SARIF (76), SUB-94, MAKKAH
330. ASARI SODELI BANI (61), JKG-39, MAKKAH
331. SUJARWI TORJO (92), SOC-40, MAKKAH
332. HAMBAYAH SAMAD ABDULLOH (91), JKG-64, MAKKAH
333. NURYADI NARTO MIHARJO (65), SOC-96, MAKKAH
334. INDO AKE AMBO NAUNG (92), UPG-22, MADINAH
335. MUHAMMAD ARTAS ALWI (72), UPG-11, MAKKAH
336. ASMANA SAKIH (59) JKS-37, MAKKAH
337. MUHAMMAD SULAIMAN MASRO (65), KNO-19, MAKKAH
338. MARSA MADIL PENA (94). JKG-2, MAKKAH
339. PERWIRA ANIS SAAMAN (73), PDG-10, MADINAH
340. MISRI MARTO SARMIN (59), BTH-25, MAKKAH
341. AMIRUDDIN SARIDUN SYAMSUDDIN (69), PDG-16, MAKKAH
342. SUROTO MOTO ATMODJO (78), SUB-89, MAKKAH
343. BAIRADJA LATING (73), UPG-27, MAKKAH
344. AHMAD FACHRUDIN AGUS (34), JKG-56, MAKKAH
345. BUSRA SOFYAN ARIFIN (69), PDG-14, MAKKAH
346. ANDI PAKKANNA (82), UPG-23, MAKKAH
347. MUKLAS EDIE IDAD (83), PLM-13, MADINAH
348. NUHERA DAENG MACEYYA (89), UPG-18, MADINAH
349. ZAMAN DALIMUNTHE (69), KNO-9, MADINAH
350. HIDAYATUSSIBYAN BULKAINI AMIR (50), BDJ-18, MAKKAH
351. HANIYAH MASRAN NAIMAN (74), JKG-11, MAKKAH
352. MARIYATI ARJO SUMITRO (66), BTH-25, MAKKAH
353. BIDASARI DAGA SULEMAN (72), UPG-22, MADINAH
354. TIAPSA MAYYU (50), SUB-101, MAKKAH
355. SIN KAKIAY (64), UPG-27, MAKKAH
356. RATNA RAJAM (57), SOC-71, MAKKAH
357. KARMUTI DARYONO SUTONO (58), SOC-37, MAKKAH
358. WASIYATUN MANGUN SASTRO (70), SUB-29, MAKKAH
359. CAMIN SANJAYA KOIN (55), JKS-38, MINA
360. DARMAWATY SYAFIUDDIN HAMMADE (53), PT. DARMAWAN, MAKKAH
361. ISMIJATI PAWIRONGULOMO (71), PT. AL ANSHOR MADINAH BAROKAH, MAKKAH
362. NENGSIH MARTA ASTIMAH (70), JKS-44, MAKKAH
363. EDY HARYANTO FAUZAN (50), SOC-60, MADINAH
364. KAMIRAH MARKAM ABDULLOH (87, SUB-19, JEDDAH
365. MIMI TUKIMIN WONGSO (58, JKG-40, MAKKAH
366. UMAR IBROHIM MANSYUR (61), JKS-41, MADINAH
367. ENGKUS KUSNADI (59), KJT-20, MINA
368. SOEKATI AMAT SAIM (85), SUB-17, MAKKAH
369. SUHUD SUTO WIJOYO (84), SOC-59, MADINAH
370. SARUJIN ABUBAKAR ISMAIL (91), LOP-8, JEDDAH
371. ACHMAD NUR SUPARNO (81), SOC-13, JEDDAH
372. LASIMIN ARMUN (75), BPN-11, MADINAH
373. SUPARMI PARTO WIYONO (62), SOC-25, MAKKAH
374. AHMAD MANJA LAMPONGA (71), UPG-28, MAKKAH
375. DALLAH MATRAI SURANI (64), SUB-105, MAKKAH
376. HERU PRATISTA SOEWIGNYO (65), PT. TUNAS RIZKI SEMESTA, MAKKAH
377. RUSNADI JARIAN UWIT (58), JKG-41, MAKKAH
378. NASIPAH MUHTAR REJO (75), JKS-27, MADINAH
379. NGATNO DAMANHURI SARBINI (79), SOC-43, MAKKAH
380. ARPAN SUDIRMAN ALISAH (67), LOP-7, MAKKAH
381. AEMUN AMAQ RUMIAH (73), LOP-10, MADINAH
382. SOMAR SALIM ARPAH (71), JKS-31, MADINAH
383. FATHUROCHMAN SOLAHUDDIN SUDIRMAN (76), JKS-43, MAKKAH
384. IRYANTO TASIR MUSTAWI (80), SOC-62, MADINAH
385. AYUDHA M BAKERI ABDUR RAHMAN (61), JKG-46, MAKKAH
386. SARIP SARDI ADHAPI (73), JKS-45, MADINAH
387. DAWEN WANGID BANGIN (80), KJT-25, MAKKAH
388. MAHMUD SUPU AHMAD (74), BTH-21, MAKKAH
389. FARICHIN ABDURROZAK SANGID (70), KJT-27, MAKKAH
390. NGAPIJAH MOCH SAMSUDIN (80), SOC-9, MAKKAH
391. ERNA SARI PASARIBU (54), KNO-24, MAKKAH
392. NY IDJAH TOHA SANAP (77), JKS-31, MAKKAH
393. ZAINAL ARIFIN (55), PLM-12, MADINAH
394. SUYONO KANIPAN (64), SUB-77, MAKKAH
Benarkah Video Game Bisa Membuat Anak Kecanduan?
Bermain video game memang menyenangkan, terutama bagi anak-anak yang jenuh dengan pekerjaan rumah. Namun, mereka dapat menyebabkan kecanduan. [588] url asal
#kecanduan-game-online #anak-kecanduan-game-online #dampak-kecanduan-game #kecanduan-game #kecanduan-game-pada-anak #anak-kecanduan-game
(Kompas.com) 07/07/24 17:14
v/9984866/
JAKARTA, KOMPAS.com – Video game adalah salah satu kegiatan alternatif yang bisa dilakukan ketika anak-anak jenuh dengan rutinitas sehari-hari, misalnya mengerjakan pekerjaan rumah.
Sebab, ada banyak genre dalam video game yang bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Bahkan, saat ini ada video game jenis virtual reality (VR) yang akan membawamu seolah masuk ke dalam dunia game.
- Orangtua, Ini 5 Cara Ampuh Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
- Arti Kata GG yang Biasa Digunakan Saat Main Game Online
Kendati demikian, sesuatu yang berlebihan tidaklah baik bagi manusia, termasuk bermain video game.
Bahkan, terlalu sering bermain game bisa berujung pada kecanduan. Tentunya, hal ini cukup merugikan jika yang terdampak adalah anak-anak.
Dilansir dari CBT Professionals, Minggu (7/7/2024), perilaku kecanduan game yang ditunjukkan oleh anak-anak pada 2013 membuat istilah Internet Gaming Disorder diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).
Bahkan, Internet Gaming Disorder ditambahkan ke gangguan terkait zat dan kecanduan yang merupakan bagian dari DSM-5.
Penyebab video game membuat kecanduan
Penelitian terbaru menunjukkan, Internet Gaming Disorder mungkin paling akurat diklasifikasikan sebagai gangguan kecanduan.
Sebab, kemiripan telah ditemukan antara Internet Gaming Disorder dengan kecanduan lainnya, dengan cara sistem “penghargaan” dopamin diaktifkan.
Dopamin adalah neurotransmitter yang membantu manusia merasakan kesenangan. Mereka dilepaskan di otak sepanjang kamu melakukan aktivitas yang menyenangkan.
Dengan kata lain, kamu lebih cenderung mengulangi perilaku tersebut berulang kali. Dengan cara ini, dopamin memperkuat aktivitas yang menyenangkan itu.
- 3 Penyebab Gadget Mudah Bikin Penggunanya Kecanduan
- Sebelum Memberi, Simak Tips Mencegah Anak Kecanduan HP
Game dapat memberi anak-anak perasaan berprestasi.
Namun, mereka yang mengidap Internet Gaming Disorder atau kecanduan video game mungkin kurang sensitif terhadap imbalan, yakni perasaan berprestasi itu.
Sehingga, mereka butuh lebih banyak waktu untuk bermain game untuk merasa “dihargai” atau “berprestasi”. Inilah perilaku yang membentuk pola kecanduan.
Siapa yang berisiko kecanduan video game?
DSM-5 menemukan, laki-laki berusia 12-20 tahun adalah yang paling umum didiagnosis dengan Internet Gaming Disorder.
Mereka juga menyatakan, individu dengan Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) kemungkinan berisiko lebih tinggi terkena gangguan tersebut, mengingat sifat impulsif penderita ADHD.
Ketika anak menderita Internet Gaming Disorder, mereka terdampak pada tiga hal yang mencakup pengambilan keputusan, keterampilan sosial, dan pengendalian emosi.
1. Pengambilan keputusan
Anak-anak yang kecanduan game mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan yang tepat tentang bagaimana mereka menggunakan waktunya.
- Apa yang Dimaksud Sindrom Anak Tunggal, Benarkah Mereka Selalu Egois?
- Orangtua, Begini Seharusnya Mengisi Waktu Libur Anak Menurut Psikolog
2. Keterampilan sosial
Selanjutnya, kecanduan video game juga menyebabkan anak-anak mungkin merasa sulit untuk berhubungan dengan anak-anak lain dalam aktivitas dunia nyata. Dengan kata lain, mereka memiliki keterampilan sosial yang buruk.
3. Pengendalian emosi
Terakhir, anak-anak bisa kesulitan dalam mengendalikan emosinya.
Mereka yang mengalaminya akan beralih ke solusi pengendalian emosi yang mudah seperti video game, entah sebagai selingan atau pelarian dari menghadapi emosi itu sendiri.
Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram anEin Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)
Arti Kata FLOP, Bahasa Slang yang Kerap Digunakan di Media Sosial
Kata FLOP digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang gagal total, tidak sukses, atau tidak mendapatkan respon positif yang diharapkan. Halaman all [436] url asal
#arti-kata-flop #flop #arti-kata-flop-di-media-sosial
(Kompas.com) 07/07/24 17:05
v/9984867/
KOMPAS.com - Pengguna media sosial kerap menemukan berbagai kata slang yang sering digunakan di berbagai postingannya. Salah satunya kata FLOP yang biasa ditemukan di akun fanbase tertentu. Contoh penggunaa kata FLOP yang digunakan di salah satu fanbase di Instagram berikut ini.
https://www.instagram.com/reel/C8kvbi1PfR_/?utm_source=ig_web_copy_link
FLOP dalam akun fanbase dengan handle @2002tophits tersebut digunakan untuk menanyakan pendapat mengenai unggahan musik atau lagu yang diposting. Pengguna tersebut menambahkan FLOP dalam caption untuk menanyakan pendapat musik tersebut.
Lantas apa arti kata FLOP yang biasa digunakan sebagai bahasa slang di media sosial? Selengkapnya berikut ini uraiannya.
Arti kata FLOP dan contoh penggunaannya
Dilansir dari laman Urban Dictionary, kata FLOP memiliki arti kegagalan. FLOP sendiri juga merupakan kata kerja bahasa Inggris yang juga memiiki arti gagal/kegagalan.
Begitu juga dalam bahasa slang yang sering digunakan di media sosial, "FLOP" biasanya merujuk pada sesuatu yang gagal total, tidak mendapatkan perhatian atau dukungan yang diharapkan, atau tidak memenuhi ekspektasi.
Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan postingan, video, acara, atau bahkan seseorang yang tidak berhasil atau populer seperti yang diharapkan.
Contoh penggunaannya bisa dilihat dari postingan akun fanbase @2002tophits yang menambahkan caption FLOP atau BOP dalam captionnya. Kata “BOP” sendiri dalam bahasa slang sering digunakan untuk menggambarkan lagu yang catchy dan energik yang populer di kalangan banyak orang.
Hal ini berarti pengguna ingin menanyakan pendapatkan pengguna lain mengenai musik tersebut dengan mencantumkam FLOP dan BOP yang berarti lagu atau musik tersebut sangat disukai dan bagus, atau justru sesuatu yang gagal total atau tidak sukses seperti yang diharapkan.
Contoh penggunaan FLOP lainnya
- "I thought this selfie was cute, but it totally flopped. Only got 10 likes. ????" (Saya pikir selfie ini lucu, tapi gagal total. Hanya mendapat 10 suka.)
- "The new Netflix series was so hyped, but it flopped after the first season. Such a disappointment."
Itulah arti kata "FLOP" yang digunakan untuk mengekspresikan kekecewaan terhadap sesuatu yang tidak memenuhi harapan atau gagal mencapai tujuannya.
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Profil M Saleh Mukadam, Anggota DPRD Lampung Tengah Tersangka Penembakan - kumparan.com
Anggota DPRD Lampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan warga saat prosesi pernikahan sedang berlangsung. #publisherstory #lampunggeh [136] url asal
(Kumparan.com) 07/07/24 17:04
v/9982173/
Lampung Geh, Bandar Lampung - Anggota DPRD Lampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan yang menewaskan seorang warga saat prosesi pernikahan sedang berlangsung.
Pria kelahiran Mataram Ilir, 13 Mei 1985 tersebut merupakan anggota DPRD Lampung Tengah dari fraksi Partai Gerindra. Saat kejadian ia dipercaya memegang senjata sebagai bagian dari prosesi pernikahan adat Lampung, Begawi.
“Hubungan antara tersangka dan korban adalah paman, jadi dalam prosesi itu ada tradisi menembakan senjata ke udara. Namun peluru mengenai korban yang berjarak sekitar 15 meter,” ungkap Kapolres Lampung Tengah, Andik Purnomo Sigit.
Berikut riwayat pendidikan Muhammad Saleh Mukadam:
Berikut Riwayat Organisasi, Muhammad Saleh Mukadam:
Akibat peristiwa itu pelaku dikenai Pasal 359 Ayat 1 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Orca/Put)
Melihat Prosesi Penggantian Kiswah Ka'bah - kumparan.com
Melihat Prosesi Penggantian Kiswah Ka'bah. Bagaimana? [552] url asal
#news #ka-x27-bah #kiswah #haji
(Kumparan.com) 07/07/24 17:04
v/9982172/
Sabtu, 6 Juli 2024 malam, selepas Salat Isya di lantai satu Masjidil Haram, saya bersama beberapa petugas haji Indonesia lain bergegas berjalan memutar menuju pintu 79 menuju area thawaf (mathaf) di lantai dasar. Saat tiba di sana, sekitar pukul 21.06 waktu Arab SAudi, area mathaf sudah dipadati jemaah.
Hari ini cukup spesial. Para jemaah bukan cuma ingin melaksanakan thawaf, tapi juga berkumpul untuk menonton upacara penggantian kiswah Ka'bah. Hari ini bertepatan dengan 1 Muharram 1446 H.
Sebelumnya kiswah atau penutup Ka'bah diganti setiap tanggal 9 Dzulhijjah, saat jemaah haji menunaikan wukuf di Arafah. Sejak 1 Muharram 1444 H, tradisi ini berubah dan Raja Salman meminta kiswah diganti setiap awal tahun baru Hijriah.
Sekitar 22.00 waktu Arab SAudi, penjagaan di sekitar Baitullah diperketat. Ratusan personel Pasukan Khusus Haji dan Umrah tampak memasuki area mathaf sambil meminta para jemaah yang mulai bergerombol segera berjalan.
Di hadapan saya, electric scissor lift mulai naik-turun di sisi-sisi Ka'bah. Petugas tampak mulai melonggarkan ikatan-ikatan kain penutup Ka'bah tersebut. Tautan kain kiswah pun mulai terlepas, menampilkan dinding Ka'bah yang sedikit terekspose. Ribuan mata terpaku, tak sabar menantikan momen sakral itu.
Selama penggantian kiswah, ratusan petugas keamanan Masjidil Haram berbaris tepat di seberang multazam. Perlahan mereka mulai bergerak mengelilingi Ka'bah. Dua lapis pagar portable pun dipasang dengan jarak sekitar tiga hingga enam meter dari dinding Ka'bah.
Meski sudah ada jarak antara Ka'bah, namun jemaah yang sudah berada di dekat Ka'bah tetap bisa melanjutkan tawaf sambil menikmati detik-detik penggantian kiswah dari dekat. Beberapa jemaah lain juga terlihat mengabadikan momen itu dengan ponselnya, atau menunggu dengan membaca Al-Quran atau berzikir.
Baru sekitar pukul 23.00, para petugas berjajar di setiap sisi atap Ka'bah. Tali tambang yang kokoh mulai terjulur ke bawah. Satu jam kemudian, satu per satu kain kiswah baru ditarik ke atas, menutupi kain yang lama. Perlahan, kain penutup lama diturunkan.
Ka'bah tak sampai terlihat 'telanjang' karena kain penutup baru sudah terpasang sebelum yang lama diturunkan. Prosesnya memang terdengar sederhana, namun agar bisa terpasang apik, penggantian kiswah butuh waktu hingga lebih dari lima jam. Dengan telaten para pekerja mulai merapikan dan menjahit sisi-sisi kiswah agar menutup sempurna.
Dilansir Saudi Gazette, ada 159 teknisi dan pengrajin yang terlibat dalam prosesi penggantian kiswah ini. Lebih dari 200 pengrajin dan administrator Saudi yang terlibat memproduksi kiswah baru di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah Suci, di lingkungan Umm Al-Jud, Makkah.
Ada beberapa tahapan pembuatan kiswah. Mulai dari penyulaman ikat pinggang Ka'bah, menenun kain dengan tangan dan mesin, mencetak, hingga mewarnai kiswah.
Satu set kiswah membutuhkan sekitar seribu kilogram sutra mentah yang diwarnai hitam, 120 kilogram kawat emas, dan 100 kilogram kawat perak. Kiswah terdiri dari empat kain yang masing-masing menutupi satu sisi Ka'bah, sedangkan lembar kelima adalah tirai yang dipasang di pintu Ka'bah.
Sebelum upacara penggantian kiswah, ada upacara penyerahan kiswah yang digelar bulan lalu. Atas nama Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, Wakil Emir Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat, Pangeran Saud bin Mishal, menyerahkan kiswah kepada wakil penjaga senior Abdul Malik Al-Shaibi pada tanggal 18 Juni.
Kiswah tingginya 14 meter, pada sepertiga atasnya terdapat ikat pinggang dengan lebar 95 sentimeter dan panjang 47 meter, terdiri dari 16 buah yang dikelilingi hiasan segi empat kaligrafi.
Gempa Bikin Rumah di Batang Ambruk, Warga Bilang Terdahsyat selama 30 Tahun - kumparan.com
Gempa Bikin Rumah di Batang Ambruk, Warga Bilang Terdahsyat selama 30 Tahun [106] url asal
(Kumparan.com) 07/07/24 17:03
v/9982175/
Gempa 4,4 magnitudo (sebelumnya BMKG menyebut 4,6 magnitudo) mengguncang Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (7/7) pukul 14.35 WIB ternyata merusak. Sejumlah bangunan dilaporkan roboh.
Warga Gendingan, Proyonanggan Tengah, Iwan mengatakan, getaran gempa sangat terasa sekira hampir 1 menit.
Ia bersama keluarganya sempat kaget atas kejadian tersebut.
"Saya waktu kejadian sedang tidur siang. Ada gempa langsung kebangun, tentu sangat syok sekali," katanya.
"Selama 30 tahun lebih hidup di Batang, baru kali ini merasakan gempa hebat," terangnya.
Selain syok, gempa juga berdampak ke kondisi rumahnya yang alami retak-retak.
Bahkan, dinding rumahnya sempat ambrol selepas gempa.
"Ambrolan tembok tidak banyak, hanya setengah ember," ucapnya.
PMI: 3 Orang Dirawat di RSUD Batang Akibat Gempa 4,4 Magnitudo - kumparan.com
PMI: 3 Orang Luka Akibat Gempa 4,4 Magnitudo di Kabupaten Batang [81] url asal
(Kumparan.com) 07/07/24 17:03
v/9982174/
Gempa berkekuatan 4,4 magnitudo mengguncang Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Gempa tersebut terjadi pada Minggu (7/7) sekitar pukul 14.35 WIB.
Gempa tersebut menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan. Laporan sementara PMI Kabupaten Batang, ada 3 orang yang menjadi korban terluka akibat gempa ini.
Berikut daftarnya;
Seluruh korban dirawat di RSUD Batang.
Gempa tersebut menimbulkan dampak yang cukup kuat karena pusatnya berada di darat, di kedalaman 5 kilometer timur laut Batang.
Getaran gempa juga dirasakan di wilayah lain seperti Pekalongan dan Kendal.
Dua Slot Asing Tersisa, Persib Bidik Bek Tengah dan Penyerang
Setelah Mateo Kocijan, Persib Bandung masih berburu pemain guna melengkapi slot delapan pemain asing di Liga 1 2024-2025. [437] url asal
#persib #persib-bandung #bojan-hodak #liga-1-2023-2024 #mateo-kocijan
(Kompas.com) 07/07/24 17:00
v/9984868/
BANDUNG, KOMPAS.com -Persib sudah mengumumkan rekrutan pertamanya menyambut musim Liga 1 2024-2025, yakni Mateo Kocijan.
Pelatih Persib Bojan Hodak memastikan masih dalam perburuan pemain baru. Target bidikannya adalah pemain berposisi bek tengah dan penyerang.
Walau sudah resmi mendatangkan Mateo Kocijan, Hodak menerangkan sebenarnya sang pemain adalah gelandang bertahan.
Namun, sosok berusia 29 tahun itu bisa juga bermain sebagai bek tengah. Itu adalah sebuah keuntungan dalam perekrutan Kocijan yang lama berkarier di Liga Kroasia.
"Kami akan mendatangkan satu pemain lagi berposisi bek karena Mateo (Kocijan) adalah pemain gelandang bertahan," kata Hodak.
"Dia bisa bermain di dua posisi, tetapi ini bisa memberi opsi untuk pergantian," katanya.
Ya, karena itu tim Persib masih butuh pemain asing berposisi center back murni demi mem-backup kehilangan Alberto Rodriguez yang hengkang ke Mohun Bagan FC di Liga India.
Satu slot pemain asing tersisa, Hodak menargetkan pemain asing di lini depan yang tak kalah tajamnya dengan David da Silva atau Ciro Alves.
"Kami juga masih memiliki satu kuota pemain asing (setelah bek tengah), ini untuk pemain menyerang. Kami melakukan segalanya pelan-pelan dan tidak mau terburu-buru," tuturnya.
Praktis, Persib saat ini baru sepakat terhadap lima pemain asing dari delapan kuota yang diregulasi Liga 1 2024-2025.
Mereka di antaranya Kocijan, David da Silva, Ciro Alves, Tyronne del Pino, Nick Kuipers, Kevin Ray Mendoza (GK). Slot dua pemain asing tersisa akan ditentukan kemudian.
Negosiasi Persib dengan eks Juventus Stefano Beltrame dikabarkan buntu hingga Maung Bandung kemungkinan besar akan melepasnya.
Pelatih Persib Bojan Hodak kini sudah memimpin latihan pramusim tim pada Minggu (7/7/2024) di Stadion Persib, Sidolig, Bandung.
Pelatih yang sukses menjadi pelatih terbaik Liga 1 2023-2024 berkat membawa Maung Bandung juara ini masih menantikan para pemainnya komplet.
"Kami masih belum full team, Marc akan datang besok, Ciro, Mateo, dan David akan tiba dalam tiga-empat hari dan setelah itu kami kurang lebih sudah dalam kondisi full team," ucap Hodak.
"Mungkin hanya Dedi yang masih terlambat karena saya memberi izin kepadanya untuk pergi ke Mekkah," katanya.
Pemerintahan Prabowo-Gibran Diharap Perkuat Komoditas Sawit
Pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan mampu menciptakan produk sawit yang berdaya saing. [431] url asal
#prabowo #gibran #sawit #ipb-university #prabowo-subianto
(Bisnis Tempo) 07/07/24 16:59
v/9980097/
TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan mampu menciptakan produk sawit yang berdaya saing serta memperkuat posisinya sebagai komoditas strategis bagi pasar dalam dan luar negeri. Oleh karena itulah, menurut Guru Besar IPB University Rachmat Pambudy dibutuhkan kebijakan proteksi maupun promosi bagi sawit yang dapat dijalankan.
“Kebijakan proteksi dapat dipilih pemerintah karena sawit seringkali dapat gangguan. Karena itulah banyak cara dapat dilakukan untuk melindungi sawit dengan cara aktif dan pasif,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 7 Juli 2024.
Menurut dia, kebijakan proteksi dan promosi sawit perlu secara aktif dilakukan melalui dukungan pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), sebab sawit dapat menjadi senjata untuk menyerang dan bertahan lantaran dapat dimanfaatkan sebagai produk makanan.
Terkait usulan pembentukan Badan Sawit Indonesia, Rachmat Pambudy menegaskan hal itu haruslah memiliki dasar kuat secara argument dan data.
Sebaiknya, katanya lagi, pembentukan Badan Sawit Indonesia menjadi kebutuhan bersama pemangku kepentingan sawit.
"Saya merasa ini (badan sawit) menjadi kebutuhan dan bagian strategi menghasilkan produk unggulan yang berdaya saing," ujarnya dalam diskusi "Menjaga Keberlanjutan Industri Sawit dalam Pemerintahan Baru".
Dia menyatakan pula, pembentukan badan sawit nasional harus memiliki dasar hukum apakah berdasarkan undang-undang, peraturan pemerintah atau peraturan presiden.
Pengurus Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fenny Sofyan mengungkapkan sawit Indonesia masih terus menghadapi kampanye negatif sawit.
Salah satu yang bisa menangkal kampanye negatif itu, katanya lagi, adalah menggencarkan Indonesia Sustainable Palm Oil atau disingkat ISPO.
Dia berharap, Pemerintahan Prabowo-Gibran nantinya bisa menjadikan ISPO sebagai sertifikasi satu-satunya yang berlaku agar keberterimaan pasar terhadap sawit bisa terjadi.
"Keberterimaan sawit oleh masyarakat harus terjadi, makanya ISPO menjadi value edit bagi pelaku industri. Makanya dengan pemerintah selanjutnya kita berharap adanya advokasi mengenai hal ini. Nantinya saya berharap ada satu brand dengan hanya ISPO sebagai sebagai sertifikasi yang sustainable," ujarnya.
Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat ME Manurung menilai, isi draf revisi Permentan Nomor 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun tidak memberikan perlindungan terhadap pekebun sawit mandiri atau pekebun sawit swadaya.
"Karena itu, kami meminta penundaan revisi permentan tersebut hingga Pemerintahan Prabowo-Gibran resmi dilantik," katanya dalam kegiatan yang diselenggarakan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan).
Sedangkan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Ardi Praptono menjelaskan dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas perkebunan sawit rakyat, pemerintah terus berkomitmen mendukung sektor perkebunan kelapa sawit melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting dan Sarana dan Prasarana (Sarpras).
"Program PSR sangat penting karena berdampak langsung terhadap produktivitas. Sedangkan program Sarpras khususnya intensifikasi juga sebagai upaya peningkatan produktivitas tanaman sawit rakyat," katanya lagi.
Hasto Rayakan Ultah dengan Berdiskusi Bersama Megawati, Bahas Apa?
Pada hari ulang tahunnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memilih untuk banyak berdiskusi dengan Megawati Soekarnoputri. Ini yang dibahas [229] url asal
#hasto-megawati #hasto-kristiyanto #megawati-soekarnoputri #hasto-ulang-tahun #pdip #sekjen-pdip #ketum-pdip #megawati-pdip
(Bisnis.Com) 07/07/24 16:58
v/9979536/
Bisnis.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memilih untuk banyak berdiskusi dengan Megawati Soekarnoputri dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-58.
Hasto pun mengaku mendapatkan pelajaran agar lebih banyak merenung sebagai bagian yang sangat penting dalam kehidupan, dan tradisi itu dipelajarinya dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ibu Mega memiliki tradisi berpikir dialektis, namun kontemplatif, maka Beliau sangat kokoh dalam prinsip, dan visinya terbangun dari dialektika alam pikir dan dirasakan dengan mata hati," ujarnya lewat rilisnya, Minggu (7/7/2024).
Dia lmelanjutkan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya tidak ada agenda khusus untuk merayakan ulang tahun. Apalagi kata Hasto, HUT-nya bertepatan dengan peringatan 1 Muharam.
"Dalam tradisi kami di Jogja, malam 1 Suro itu harus diawali dengan sikap batin yang jernih. Saya termasuk tidak pernah merayakan ultah, apalagi pas masuk bulan Suro," katanya.
Selama ini, tiap kali berulang tahun, Hasto menjalaninya dengan sederhana. Mendekatkan diri dengan alam seperti naik gunung atau merayakannya dengan menebar benih ikan.
Namun, tahun ini, pria asal Yogyakarta ini lebih memilih untuk berkontemplasi. Menurut Hasto, di tengah padatnya kesibukan dirinya akhir-akhir ini perlu untuk merenungi dan memahami peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi.
"Kontemplasi sehari saja. Selanjutnya kembali bekerja. Pelaksanaan pilkada 2024 termasuk calon kepala daerah yang akan diusung PDIP sudah di depan mata. Gagasan Bu Mega tentang pemimpin ideologis, profesional dan mumpuni akan kami jabarkan dengan baik," pungkas Hasto.