Calon Wagub Jakarta Suswono pastikan KJP Plus tidak dihapus, malah ditingkatkan. Ridwan Kamil janjikan pendidikan swasta gratis dari SD hingga SLTA. [175] url asal
Calon Wakil Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Suswono memastikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang ada di era Anies Baswedan tidak akan dihapus. Alih-alih dihapus, pihaknya justru mengaku akan meningkatkan program tersebut.
"KJP plus di era Pak Anies tidak dihapus, bahkan ditingkatkan," kata Suswono dalam Debat Kedua Pilkada Jakarta yang dilihat virtual, Minggu (27/10/2024).
Sebagai informasi, KJP Plus merupakan bantuan sosial untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu. Dana bantuan pendidikan ini diberikan untuk siswa dari sekolah negeri atau swasta yang cair setiap bulannya.
Dalam kesempatan yang sama, Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil (RK) menjanjikan jika dirinya terpilih maka pendidikan swasta akan gratis dari SD sampai SLTA.
"Pendidikan tahun depan gratis di swasta dari SD sampai SLTA," janji Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga meminta agar guru-guru fokus untuk mengajar. Ia mengaku akan mengurangi beban tenaga pendidikan.
"Kepada guru-guru kita akan kurangi bebannya menjadi yang lebih ramah mengurusi siswa, ketimbang mengurusi hal-hal teknis lainnya. Guru fokus tetap pada pendidikan," ucap Ridwan Kamil.
PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (PT SEI) membagikan ratusan paket sepatu kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD). [668] url asal
PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) bersama PT Stardust Estate Investment (PT SEI) membagikan ratusan paket sepatu kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan sembako untuk masyarakat di tiga desa, di Kabupaten Morowali Utara, yakni Desa Bungintimbe, Desa Tanauge, dan Desa Bunta. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dari tanggal 21, 24, dan 28 Oktober 2024.
Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin empat, yakni mendukung pendidikan berkualitas dan poin sepuluh dalam mengurangi ketimpangan.
Head of Corporate Communication PT GNI, Mellysa Tanoyo menjelaskan program ini adalah salah satu upaya perusahaan untuk berkontribusi lebih dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah lingkar industri.
"Pemberian paket sepatu kepada anak-anak SD di Desa Bungintimbe, Tanauge, dan Bunta adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung akses pendidikan yang lebih baik. Kami memahami bahwa sepatu adalah kebutuhan mendasar bagi anak-anak untuk bersekolah, terutama di daerah yang kondisi geografisnya cukup menantang. Selain itu, sembako yang kami berikan juga merupakan bentuk kepedulian PT GNI terhadap kesejahteraan keluarga mereka," ujar Mellysa dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10/2024).
Menurutnya, akses pendidikan yang baik harus didukung dengan fasilitas yang memadai, termasuk perlengkapan sekolah yang layak. Dengan adanya bantuan ini, PT GNI berharap anak-anak akan lebih nyaman dan semangat dalam menjalani kegiatan belajar di sekolah.
Menanamkan Rasa Peduli Sejak Dini
Mellysa menambahkan, program pemberian sepatu ini juga memiliki tujuan jangka panjang, yakni menanamkan rasa percaya diri dan kebanggaan pada anak-anak. Menurutnya, sepatu bukan hanya soal kebutuhan fisik, tetapi juga simbol penting yang dapat memotivasi anak-anak untuk terus bersekolah dan bermimpi tinggi.
"Kami ingin anak-anak di sini memiliki rasa percaya diri dan kebanggaan dalam bersekolah. Sepatu baru bagi mereka bukan hanya perlengkapan sehari-hari, tetapi bisa menjadi motivasi untuk rajin belajar dan mengejar cita-cita. Kami juga berharap program seperti ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut serta berkontribusi pada pendidikan di daerah," tambahnya.
PT GNI dan PT SEI bagikan ratusan sepatu dan paket sembako ke siswa SD dan masyarakat di Desa Bungintimbe. Foto: PT GNI
Hadirnya program ini pun mendapatkan respons positif dari Kepala Desa Bungintimbe, Musniati. Ia berterima kasih kepada PT GNI dan PT SEI atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak dan masyarakat di Bungintimbe.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu sekalian yang betul-betul memperhatikan masyarakat, dalam hal ini PT GNI dan PT SEI. Harapannya kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Ini merupakan niat baik yang kiranya dapat membantu, dan inshaAllah kedepannya ada lagi program-program seperti ini," ungkap Musniati.
Senada, Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Bungintimbe, Nening juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan sepatu sangat membantu memotivasi anak-anak untuk semangat dalam belajar.
"Terima kasih kepada PT GNI dan PT SEI. Dengan adanya program ini, anak-anak merasa antusias dalam hal yang baik dan positif, anak-anak juga termotivasi untuk lebih giat belajar dengan adanya program-program seperti ini," ungkap Nening.
Dengan adanya program-program seperti ini, PT GNI berharap bisa menjadi mitra yang baik bagi masyarakat di sekitar lingkar industri, tidak hanya dalam bidang ekonomi tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup dan pendidikan.