Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur merupakan keputusan rakyat Indonesia. [224] url asal
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur merupakan keputusan rakyat Indonesia. Dia menyatakan, keputusan pindah ibu kota bukan cuma keputusan dirinya sebagai presiden.
Hal ini dibuktikan dengan adanya persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soal UU IKN. Jokowi mengatakan, mulanya dia menyampaikan niat pindah ibu kota di Rapat Paripurna Tahunan, sambil mengajukan UU IKN.
Dalam pembahasan yang dilakukan di DPR ternyata mayoritas anggota menyetujui UU IKN. Ada 93% fraksi di DPR yang menyetujui UU IKN.
"Kita juga izin kepada DPR, saya sampaikan lisan di dalam Rapat Paripurna tanggal 16 Agustus diikuti pengajuan UU IKN dan disetujui 93% dari fraksi yang ada di DPR," sebut Jokowi saat membuka Rakernas Baznas di Istana Negara IKN, Rabu (25/9/2024).
Melihat fakta itu, Jokowi menegaskan bahwa selama ini pindah ibu kota bukan cuma keputusan pemerintah yang dia pimpin saja. Namun, seluruh rakyat juga mendukung. Dia menekankan perpindahan ibu kota bukanlah proyek presiden semata.
"Jadi ini bukan keputusan presiden saja, tapi juga keputusan seluruh rakyat Indonesia yang diwakili oleh seluruh anggota DPR di Jakarta. Ini supaya jangan ada kekeliruan persepsi bahwa ini adalah proyeknya Presiden Jokowi, ini bukan. Semua tahapan dilakukan dengan baik dalam berbangsa dan negara," beber Jokowi.
Simak Video: Video: Jokowi Buka Rakernas Baznas di IKN, Titip Pesan Ini
Ekonom Faisal Basri menduga anggaran Rp 71 triliun untuk Badan Gizi Nasional berasal dari pemotongan anggaran K/L terkait makanan dan pembangunan IKN. [231] url asal
Ekonom Senior INDEF Faisal Basri menduga anggaran Badan Gizi Nasional sebesar Rp 71 triliun diperoleh dari pagu anggaran sejumlah kementerian-lembaga (K/L) yang dipotong pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (ABPN) 2025.
Menurut Faisal, anggaran Badan Gizi Nasional diperoleh dari K/L yang berkaitan dengan makanan seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sebab, menurutnya pemerintahan mendatang tentu sudah kesulitan menggelontorkan anggaran baru untuk membentuk lembaga tersebut.
"Emang uangnya dari mana kalau anggaran baru Rp71 triliun. Kan anggarannya nggak ada. Dari ngutang lagi?" kata Faisal dalam agenda 'Review RAPBN 2025 Ngegas Utang!' di Brawijaya XI, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2024).
Selain itu, Faisal menilai pembentukan Badan Gizi Nasional juga memotong anggaran pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) buat tahun depan.
"Jadi ngambil dari (K/L) yang lain atau relokasi dari IKN," jelasnya.
Sebelumnya berdasarkan catatan detikcom, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan bahwa anggaran Badan Gizi Nasional termasuk dalam Rp 71 triliun yang disiapkan untuk program Makan Bergizi Gratis.
Dadan mengatakan bahwa total Rp 71 triliun itu bakal digunakan untuk melaksanakan program hingga operasional Badan Gizi Nasional selaku eksekutor.
"Sementara anggaran masih Rp 71 triliun. Itu mencakup semuanya (termasuk operasional badan)," sebut Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2024).
Simak Video: Kepala Badan Gizi soal Program Makan Gratis: 2 Januari Kita Laksanakan
Pembangunan IKN Nusantara memberi dampak positif terhadap properti di Balikpapan. Perusahaan pengembang properti menunjukkan kinerja keuangan yang positif. [764] url asal
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara memberi dampak positif terhadap properti di Balikpapan. Hal ini ditunjukkan melalui kinerja keuangan perusahaan pengembang yang meningkat pada pertengahan tahun ini.
PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) mencatatkan performa keuangan yang positif pada pertengahan tahun 2024. Pada semester pertama tahun ini, perseroan membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 170,7 miliar.
Angka ini naik 9,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang sebesar Rp 155,6 miliar. Peningkatan kinerja ini didorong oleh lonjakan penjualan apartemen yang mencapai 51,58% dibandingkan tahun 2023.
Kenaikan pendapatan usaha juga berkontribusi besar yang terutama ditopang oleh dua pusat perbelanjaan milik perusahaan. Mall E-Walk dan Mall Pentacity yang mengalami kenaikan tingkat hunian (occupancy rate) masing-masing mencapai 97,91% dan 82,82% pada semester pertama tahun 2024, dibandingkan dengan 95,80% dan 79,26% di periode yang sama tahun lalu.
Adapun pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi faktor eksternal yang berkontribusi terhadap peningkatan kinerja keuangan BSBK. Dampak positif dari pembangunan IKN Nusantara antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi di kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
"Peningkatan laba bersih ini tidak lepas dari faktor eksternal dan internal Perseroan. Dari sisi eksternal, kondisi usaha saat ini jauh membaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Percepatan pembangunan IKN membuat lebih banyak pendatang mengunjungi Balikpapan," ujar Direktur Wulandari Bangun Laksana Daniel Wirawan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (22/7/2024).
"Karena kota ini merupakan penyangga terdekat bagi IKN, sehingga permintaan akan hunian meningkat. Dari sisi internal, Perseroan juga berhasil melakukan efisiensi beban pokok pendapatan yang cukup signifikan," sambungnya.
Berdasarkan data dari Diskominfo Kaltim, pada April 2024 terjadi lonjakan penumpang udara domestik sebesar 24,75% (yoy), penumpang udara internasional 40,98% (yoy), dan penumpang angkutan laut domestik 30,64% (yoy). Total penumpang mencapai 378,27 ribu pada bulan tersebut.
Tingginya arus pendatang dari luar kota ke Balikpapan terkait pembangunan IKN membuat kebutuhan hunian meningkat. Hal ini termasuk apartemen yang ditawarkan di kawasan BSBK, baik untuk dibeli maupun disewa.
Kawasan BSBK dengan fasilitas lengkap menjadi poin plus dan daya tarik bagi pendatang baru serta investor untuk membeli, menyewa, atau berinvestasi melalui pembelian unit apartemen di kawasan tersebut.
Peningkatan penjualan dan pendapatan usaha BSBK mendorong laba usaha naik pada semester I tahun 2024. Laba usaha mencapai Rp 71,8 miliar, meningkat 43,45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya sebesar Rp 50,1 miliar.
Dari sisi keuntungan, BSBK meningkatkan laba bersih secara drastis menjadi Rp 39,8 miliar pada semester satu 2024. Capaian ini mengalami kenaikan sebesar 203,8% dari laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya sekitar Rp 13,1 miliar.
Dalam hal neraca, total aset perusahaan mencapai Rp2,516 triliun pada semester I 2024, naik dari Rp 2,494 triliun pada akhir tahun 2023. BSBK juga berhasil menurunkan total utang menjadi Rp 642 miliar dari posisi Rp661 miliar tahun lalu.
Selain itu, total ekuitas meningkat menjadi Rp1,725 triliun dibandingkan Rp 1,685 triliun pada akhir tahun 2023. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan saldo laba BSBK pada Semester I-2024.
Pada semester kedua tahun 2024, BSBK merencanakan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kinerja. Di sektor mall, Perseroan akan memasukkan tenant-tenant baru yang memiliki daya tarik pengunjung seperti Sushi Tei, Victoria's Secret, Bath & Body Works, MLB, dan tenant lainnya yang diharapkan dapat meramaikan kawasan BSB.
Selain itu, Perseroan sedang dalam tahap pendekatan dengan brand ternama seperti Coach, Lacoste, Onitsuka Tiger, dan Kate Spade. Langkah strategis lainnya adalah di sektor pengembangan kawasan.
BSBK berencana mempercepat pembangunan proyek untuk memanfaatkan peluang dari pengembangan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur. Lalu, untuk meningkatkan kunjungan dan memberikan pengalaman serta pelayanan terbaik kepada pengunjung, BSBK berencana merenovasi fasilitas-fasilitas di mall agar terlihat lebih eksklusif dan nyaman bagi pengunjung.