#30 tag 24jam
Mobil Hybrid vs Mobil Listrik: Mana yang Tepat untuk Anda?
Mobil hybrid dan mobil listrik memiliki kelebihannya masing-masing. [989] url asal
#mobil-hybrid #mobil-listrik #ev #mobil-hibrida #mobil-hybrid-vs-mobil-listrik
(Republika - Ekonomi) 16/08/24 11:20
v/14480105/
REPUBLIKA.CO.ID,Jika Anda bersiap untuk menjadi orang yang ramah lingkungan dengan mobil baru Anda berikutnya, Anda harus mempertimbangkan banyak hal. Memilih antara kendaraan hibrida (hybrid) dan listrik sangat bergantung pada kebiasaan mengemudi, tujuan lingkungan, dan anggaran Anda.
Kemajuan terbaru dalam desain dan teknologi berarti konsumen memiliki berbagai pilihan yang bergaya dan berkinerja tinggi. Inovasi dalam efisiensi baterai, kemampuan jangkauan, dan fitur cerdas telah membuat kendaraan ramah lingkungan ini lebih praktis dan menarik daripada sebelumnya.
Apa itu kendaraan hibrida?
Kendaraan hibrida menggabungkan mesin pembakaran internal tradisional dengan motor listrik. Sistem penggerak ganda ini memungkinkan hibrida mengoptimalkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi dibandingkan dengan mobil konvensional. Hibrida hadir dalam beberapa pilihan berbeda, dengan yang paling populer adalah:
Hibrida penuh: Ini dapat beroperasi pada mesin, motor listrik, atau keduanya secara bersamaan. Contohnya termasuk Toyota Prius dan Honda Accord Hybrid.
Hibrida plug-in (PHEV): Mobil ini menawarkan baterai yang lebih besar yang dapat diisi dayanya melalui sumber daya eksternal, sehingga memungkinkan jarak tempuh tertentu hanya dengan tenaga listrik sebelum mesin bensin menyala. Chevrolet Volt dan Toyota Prius Prime adalah model yang populer.
Apa itu kendaraan listrik?
Kendaraan listrik hanya menggunakan tenaga listrik, menggunakan baterai untuk menggerakkan satu atau lebih motor listrik. Tidak seperti hibrida, EV tidak memiliki mesin pembakaran internal, jadi opsi pengisian daya yang andal seperti stasiun pengisian daya di rumah dan jaringan pengisian daya publik adalah kuncinya.
Bagaimana perbandingannya?
Dampak lingkungan: Baik hibrida maupun EV lebih ramah lingkungan daripada kendaraan bertenaga gas tradisional, tetapi EV memiliki keunggulan yang jelas dalam hal mengurangi emisi gas rumah kaca — terutama jika listrik yang digunakan untuk mengisi dayanya berasal dari sumber terbarukan.
Hibrida masih bergantung sebagian pada bensin dan karenanya berkontribusi terhadap emisi, meskipun pada tingkat yang lebih rendah.
Pemenangnya: EV.
Efisiensi bahan bakar dan jarak tempuh: Hibrida umumnya menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih unggul dibandingkan dengan kendaraan tradisional yang menggunakan mesin pembakaran internal, dengan hibrida penuh mencapai jarak tempuh per galon (MPG) yang mengesankan. Mobil hibrida plug-in dapat menempuh jarak pendek hanya dengan tenaga listrik, yang bermanfaat untuk perjalanan sehari-hari.
Namun, mobil hibrida masih mengandalkan bensin untuk perjalanan yang lebih jauh. Di sisi lain, EV menawarkan keuntungan menggunakan listrik, yang jauh lebih murah daripada bensin. EV modern menawarkan jangkauan yang semakin jauh, dengan beberapa model melampaui 400 km per pengisian daya.
Namun, kecemasan akan jangkauan—kekhawatiran kehabisan daya baterai sebelum menemukan stasiun pengisian daya—masih dapat menjadi pertimbangan, meskipun berkurang seiring dengan peningkatan infrastruktur pengisian daya.
Pemenang: Seri.
Biaya dan insentif: Umumnya, EV memiliki biaya awal yang lebih tinggi dibandingkan dengan hibrida karena teknologi baterainya yang mahal. Namun, insentif pemerintah dapat mengimbangi biaya ini. Hibrida cenderung lebih murah pada awalnya, dan penghematan bahan bakarnya dapat menutupi perbedaan tersebut seiring berjalannya waktu.
Pemenang: Seri.
Kenyamanan: Hibrida lebih nyaman bagi mereka yang sering bepergian jauh atau tidak memiliki akses mudah ke infrastruktur pengisian daya, karena mereka dapat mengisi bahan bakar di pom bensin mana pun. Pemilik EV perlu mempertimbangkan opsi pengisian daya di rumah dan ketersediaan stasiun pengisian daya umum, meskipun jaringannya berkembang pesat.
Pemenang: Mobil Hibrida.
Perawatan: Mobil listrik biasanya memerlukan perawatan yang lebih sedikit daripada mobil hibrida karena lebih sedikit komponen yang bergerak dan tidak perlu mengganti oli. Mobil hibrida, meskipun tetap mendapatkan keuntungan dari perawatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan kendaraan tradisional, memerlukan lebih banyak perawatan karena sistem penggerak gandanya.
Pemenang: Mobil listrik.
Sebelum Anda membeli
Saat Anda bersiap untuk mulai berbelanja, tanyakan kepada diri Anda pertanyaan-pertanyaan penting berikut:
Berapa jarak tempuh berkendara saya dan seberapa sering saya melakukan perjalanan jauh? Jika Anda terutama berkendara jarak pendek atau memiliki akses ke infrastruktur pengisian daya yang andal, mobil listrik mungkin ideal, karena banyak mobil listrik modern menawarkan jarak tempuh yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Namun, jika Anda sering melakukan perjalanan jauh atau memiliki masalah dalam menemukan stasiun pengisian daya, mobil hibrida mungkin lebih praktis. Mobil hibrida dapat mengisi bahan bakar dengan cepat di pom bensin mana pun dan tidak hanya bergantung pada tenaga listrik.
Berapa anggaran yang Anda miliki?
Mobil listrik umumnya memiliki biaya awal yang lebih tinggi karena teknologi baterainya yang canggih. Namun, insentif pemerintah dapat membantu mengimbangi biaya ini. Selain itu, mobil listrik cenderung memiliki biaya perawatan yang lebih rendah karena memiliki lebih sedikit komponen yang bergerak dan tidak perlu mengganti oli.
Mobil hibrida memiliki harga pembelian awal yang lebih rendah dan mungkin menawarkan penghematan bahan bakar yang lebih baik daripada mobil tradisional, tetapi memerlukan perawatan yang lebih banyak daripada EV karena sistem penggerak gandanya.
Seberapa penting bagi saya untuk meminimalkan jejak karbon saya? Jika mengekang dampak lingkungan adalah prioritas utama, EV adalah pilihan yang lebih baik karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Mobil hibrida memang mengurangi emisi dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar bensin tradisional, tetapi masih bergantung pada bahan bakar fosil. Untuk pengurangan yang paling signifikan, mobil listrik paling sesuai dengan tujuan ini, terutama jika Anda menggunakan sumber energi terbarukan untuk pengisian daya.
Apakah Anda memiliki akses ke stasiun pengisian daya di rumah atau stasiun pengisian daya umum?
Jika Anda memiliki kemampuan untuk memasang stasiun pengisian daya di rumah atau memiliki akses mudah ke infrastruktur pengisian daya umum, mobil listrik bisa menjadi pilihan yang nyaman bagi Anda. Mobil listrik memerlukan pengisian daya secara teratur, dan memiliki akses yang andal ke pengisian daya dapat meredakan kekhawatiran tentang jarak tempuh.
Jika infrastruktur pengisian daya terbatas di daerah Anda atau Anda lebih suka kenyamanan mengisi bahan bakar di pom bensin, mobil hibrida mungkin menjadi pilihan yang lebih baik karena menggunakan bensin untuk perjalanan jauh dan dapat menggunakan tenaga listrik untuk jarak yang lebih pendek.
Pengalaman berkendara seperti apa yang paling penting bagi saya?
EV menawarkan torsi instan dan akselerasi halus berkat motor listriknya, yang dapat memberikan pengalaman berkendara yang responsif dan menyenangkan. Jika Anda menghargai performa dan pengendaraan yang tenang, EV mungkin menarik.
Mobil hibrida menggabungkan tenaga listrik dan bensin, memberikan keseimbangan antara efisiensi bahan bakar dan performa. Mobil hibrida sering kali memberikan akselerasi dan kenyamanan berkendara yang baik, tetapi mungkin tidak dapat menyamai kehebatan EV khusus.
Pecah Rekor, Mobil Hibrida Sumbang Separuh Penjualan Mobil China Juli 2024
Adaptasi kendaraan listrik di China lebih berhasil dari pada yang dilakukan negara Eropa. [247] url asal
#pasar-otomotif-china #industri-otomotif-china #mobil-hibrida #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #bisnis
(Kontan - Terbaru) 08/08/24 17:19
v/13805871/
Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID - Pasar otomotif China tengah mencapai tonggak sejarah baru di bidang kendaraan listrik. Bulan Juli ini, mobil hibrida menyumbang separuh dari total penjualan mobil.
Setengah dari semua kendaraan yang terjual di China pada bulan Juli adalah kendaraan listrik murni atau hibrida plug-in. Data industri menunjukkan pasar otomotif China telah mampu melampaui negara-negara Barat dalam adopsi kendaraan listrik.
Dilansir dari Reuters, data dari Asosiasi Mobil Penumpang China menunjukkan penjualan kendaraan energi baru (NEV) melonjak 37% secara tahunan pada Mei 2024. Ini juga menembus rekor 50,7% dari penjualan mobil hibrida.
Kemudian pada Juni pertumbuhan NEV kembali tumbuh 28,6%. Penjualan kendaraan listrik murni naik 14,3% pada bulan Juli, naik dari pertumbuhan 9,9% pada bulan Juni.
Uniknya ditengah melesatnya penjualan kendaraan listrik, tetapi penjualan mobil domestik secara keseluruhan justru turun 3,1%. Ini semakin memperpanjang penurunan selama empat bulan berturut-turut.
Lemahnya pasar otomotif mendorong badan perencanaan negara China untuk mengumumkan pada akhir Juli bahwa subsidi tunai untuk pembelian kendaraan akan digandakan - hingga 20.000 yuan atau sekitar US$ 2.785 per pembelian.
Kemudian beberapa kota yang selama ini menetapkan pembatasan pembelian mobil, kini telah bergerak untuk melonggarkan pembatasan. Ibu kota Beijing, misalnya, mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan menawarkan untuk memperluas kuota lisensi NEV sebesar 20.000. Itu pelonggaran pembatasan pertama sejak sistem kuota ketat diberlakukan pada tahun 2011 untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan kualitas udara.
Top 5 News Bisnisindonesia.id: China di Kereta Cepat Jakarta-Surabaya hingga ‘Perlawanan’ Mobil Hibrida
‘Tangan’ China di Kereta Cepat Jakarta-Surabaya hingga ‘Perlawanan’ Mobil Hibrida menjadi berita pilihan tim redaksi Bisnisindonesia.id pada Kamis (25/7/2024). [808] url asal
#kereta-cepat #china #mobil-hibrida #giias-2024 #pesangon #phk #mal #flpp #rumah-bersubsidi #top-5-news
(Bisnis.Com - Ekonomi) 25/07/24 08:33
v/12026842/
Bisnis.com, JAKARTA— Keterlibatan China dalam proyek Kereta Cepat Jakarta - Surabaya kian terang. Kini, baik Indonesia maupun Negeri Panda telah memulai studi kelayakan sebelum memulai proyek berinvestasi jumbo tersebut.
Bayang-bayang China pada proyek lanjutan dari Kereta Cepat Jakarta - Bandung ini memang telah santer terdengar. Gelagat itu terlihat saat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjajal kereta cepat Whoosh bersama Perdana Menteri (PM) China Li Qiang pada Rabu (6/9/2023).
Sepuluh bulan setelah pertemuan itu, Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi memastikan bahwa pihaknya telah memulai pembahasan studi kelayakan bersama dengan perusahaan dari China. Meski begitu tidak disebut perusahaan mana yang terlibat pada proyek ini.
Berita tersebut merupakan salah satu pilihan redaksi Bisnisindonesia.id pada Kamis (25/7/2024). Simak ulasan singkatnya berikut ini.
1. Kian Dekat 'Tangan' China dengan Kereta Cepat Jakarta – Surabaya
KCIC turut meminta bantuan pemerintah untuk memberikan sejumlah dukungan selama masa uji kelayakan dilakukan. Beberapa di antaranya seperti akses jalan, evaluasi kerja sama antara perusahaan Indonesia - China.
Kendati demikian, baik perusahaan Indonesia maupun China belum menetapkan estimasi investasi yang diperlukan untuk merealisasikan rencana tersebut. Bahkan, saat ini KCIC juga belum memutuskan akan melakukan kerja sama dengan perusahaan China atau Jepang.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyebut bahwa uji kelayakan dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya masih dalam pembahasan. Dia mengatakan bahwa pembahasan tersebut turut dibahas bersama dengan perusahaan asal China.
“Lagi dibahas dengan proyek China,” katanya.
2. Mobil Hibrida Melawan Tekanan Pasar
Mobil berteknologi hibrida listrik tampaknya masih akan terus melaju kencang meski pemerintah berencana menaikkan tarif pajaknya. Hal ini tampak semakin beragamnya pilihan model baru di GIIAS 2024.
Pasar mobil listrik hibrida, termasuk mild hybrid, sepanjang paruh pertama tahun ini diisi oleh delapan merek, mulai dari Lexus, Toyota, Honda, Nissan, Suzuki, Wuling, MG, dan GWM.
Di antara merek tersebut, Great Wall Motors (GMW) terbilang pendatang baru di segmen ini. Mobil-mobilnya, yang mengusung sub-brand Haval dan Tank, memasuki pada April 2024.
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 menjadi momentum bagi merek-merek tersebut untuk unjuk model-model berteknologi hibrida, baik pembaruan minor maupun model benar-benar anyar.
GMW misalnya, menambahkan jajaran model hibridanya dengan memperkenalkan Tank 300 HEV. Berbanderol harga Rp833 juta, SUV 4x4 ini memperkuat lini produk hibrida GWM Tank 500 HEV, dan GWM Haval H6 HEV.
3. Mencari Jalan Tengah Pembiayaan Rumah Subsidi di Tengah Keterbatasan APBN
Kuota pembiayaan KPR FLPP sebanyak 166.000 unit di 2024 dengan nilai Rp13,72 triliun tak cukup memenuhi kebutuhan rumah di tahun ini. Diproyeksikan alokasi kuota rumah subsidi tahun ini akan habis pada akhir Agustus.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah mengatakan solusi mengatasi keterbatasan kuota memang harus segera dipikirkan.
Kuota yang menipis akan berdampak pada 185 sektor turunan pada industri properti. Oleh karena itu, memang perlu adanya pembiayaan kreatif dalam mengatasi permasalahan perumahan di Tanah Air.
Junaidi mengusulkan agar Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3) dapat berjalan karena kebutuhan kolaborasi dari semua pembiayaan untuk mewujudkan target rumah tersebut sehingga badan tersebut diyakini bisa menjadi salah satu solusi pembiayaan untuk rumah.
4. Hitungan Dana Pensiun Bagian Uang Pesangon PHK
Di tengah kabar terancamnya ribuan pekerja Bank Commonwealth mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) usai merger dengan PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP), Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi) mendesak PT Bank Commonwealth tidak mencampur Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dengan uang pesangon.
Alasannya, pencampuran tersebut dinilai dapat memangkas pesangon yang diterima pekerja terdampak PHK. Mekanisme dana pensiun dan uang pesangon tersebut di atur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 35/2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.
Pada pasal 58 ayat 1 menjelaskan, pengusaha yang mengikutsertakan pekerja/buruh dalam program pensiun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang dana pensiun, iuran yang dibayar oleh pengusaha memang dapat diperhitungkan sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban pengusaha atas uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja serta uang pisah akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
5. Melihat Peta Persaingan Tren Pasar Mal Premium Outlets
Persaingan pasar pusat perbelanjaan berkonsep premium outlets akan makin ketat. Jakarta Premium Outlets yang dibangun oleh Simon Genting Private Limited yang merupakan perusahaan joint venture antara Genting Plantations Berhad dan Simon Property Group telah memasuki tahap akhir topping off dan akan beroperasi pada 2025.
Dengan lokasi yang strategis dan desain yang menarik, Jakarta Premium Outlets bertujuan untuk menjadi pusat perbelanjaan dengan interaksi sosial dengan masyarakat Indonesia.
Pusat perbelanjaan ini akan memainkan peran penting dalam pengembangan masyarakat dengan mendorong pertumbuhan keterampilan dan menawarkan peluang peningkatan karir bagi tenaga kerja lokal.
Sebelumnya, pada 5 Oktober 2023, PT Summarecon Agung Tbk mulai mengoperasikan outlet autentik pertama di Indonesia. Perusahaan membenamkan investasi senilai Rp500 miliar pada fase pertama proyek Summarecon Villaggio Outlets di Summarecon Emerald Karawang. Bagaimana prospek bisnis dan tren premium outlets ke depannya? Simak artikel selanjutnya pada tautan yang terlampir.
Kemarin ada warta soal insentif mobil hibrida hingga serial drama baru
Kanal gaya hidup, hiburan, teknologi, dan otomotif ANTARA pada Rabu (25/7) di antaranya menyajikan berita tentang insentif mobil hibrida, infrastruktur ... [236] url asal
#mobil-hibrida #mobil-listrik #media-sosial #depresi-masa-tua #emily-in-paris
(Antara) 25/07/24 06:39
v/12016995/
Jakarta (ANTARA) - Kanal gaya hidup, hiburan, teknologi, dan otomotif ANTARA pada Rabu (25/7) di antaranya menyajikan berita tentang insentif mobil hibrida, infrastruktur kendaraan elektrik, penggunaan media sosial, manfaat konsumsi buah, hingga musim baru serial drama "Emily in Paris".
Berikut rangkuman dan tautan beberapa berita kemarin yang dapat disimak kembali pagi ini.
Pemerintah siapkan insentif mobil hibrida
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu, mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk mobil bermesin hibrida, kombinasi mesin listrik dan bensin.
GAIKINDO dorong pemerintah tingkatkan infrastruktur EV
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Kukuh Kumara mengatakan bahwa pemerintah perlu meningkatkan pembangunan infrastruktur pendukung penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia.
Pakar ingatkan masyarakat tidak sembarang sebar informasi di media sosial
Pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Jakarta Trubus Rahadiansyah mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan menyebar berbagai jenis informasi di media sosial sebelum mengecek kebenarannya.
Makan banyak buah bisa tangkal depresi pada masa tua
Hasil studi terbaru dari Yong Loo Lin School of Medicine dan National University of Singapore di Singapura menunjukkan bahwa makan banyak buah dapat menangkal gejala depresi pada masa tua.
Netflix rilis cuplikan serial "Emily in Paris" musim keempat
Netflix telah merilis cuplikan penggoda serial "Emily in Paris" musim keempat, yang menceritakan bagaimana Emily melanjutkan hidup setelah kekisruhan di acara pernikahan Camille dan Gabriel.
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024