Kunci yang diberikan Braind Cipher minggu lalu tidak serta merta membuka seluruh data PDNS yang terkunci. Saham TLKM dan ISAT fluktuatif [856] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 Surabaya yang dikelola oleh Telkomsigma tak kunjung pulih setelah 3 minggu mengalami gangguan akibat diretas. Meski aktor Brain Cipher telah memberikan kunci dekripsi, faktanya hingga saat ini sejumlah layanan masih belum pulih. Saham pengelola PDNS bergerak fluktuatif.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan sebanyak 30 layanan publik yang terdampak serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 telah pulih. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto menyatakan, pemulihan layanan dilakukan dengan strategi dekripsi (decrypt).
“Hingga hari Selasa tanggal 9 Juli 2024 Pukul 19.00 WIB, terdapat total 30 layanan dari 12 K/L/D yang telah berhasil dipulihkan atau Go Live,” jelasnya di Jakarta Pusat, Selasa (09/07/2024).
Berdasarkan hasil pemetaan dan validasi yang dilakukan terhadap 282 kementerian, lembaga dan pemerintah daerah PDNS 2, terdapat sebanyak 167 kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang terdampak.
“Masih berjalan, saat ini terdapat sekitar 7 layanan dari 6 kementerian, lembaga dan daerah yang diupayakan akan segera pulih,” tuturnya.
Menurut Hadi percepatan pemulihan layanan PDNS 2 dilakukan dengan memaksimalkan ketersediaan backup data di PDNS 3 (Cold Site) di Batam dan backup lokal di PDNS 2 Surabaya.
SDM Tidak Kompeten Kelola PDNS
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir meminta agar pihak yang tidak kompeten menjalankan tugas agar dicopot dari jabatannya, imbas lumpuhnya sistem layanan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya berhari-hari.
Erick menyampaikan bahwa dirinya mendukung kebijakan yang dilakukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto.
“Yang pasti kita mendukung kalau ada yang tidak kompeten, kita copot juga,” ujar Erick, Rabu (10/7/2024).
Menteri BUMN Erick Thohir
Saat ditanya terkait indikasi kelalaian yang dilakukan karyawan, Erick enggan menjawab pertanyaan itu lantaran masih tahap indikasi. Meski demikian, Erick mendorong untuk dilakukan audit investigasi.
“Saya mendorong namanya investigasi audit, tetapi saya tidak mau berpolemik politik, saya bukan orang politik, saya orang profesional, mendorong pembersihan individu yang korupsi atau individu yang tidak baik,” tandasnya.
VP Legal & Compliance Telkomsigma Reza Topobroto mengatakan bahwa hingga saat ini Telkomsigma selaku salah satu bagian dari kerja sama operasi (KSO) terus aktif mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta mitra terkait lainnya dalam upaya pemulihan (recovery) data secara intensif.
“Melalui aktivasi crisis center SCC yang beroperasi 24x7 always on, serta memastikan pemulihan layanan dapat dikendalikan dengan efektif dan aman,” kata Reza kepada Bisnis, Rabu (10/7/2024).
Selain itu, Reza menyampaikan bahwa Telkomsigma juga fokus melaksanakan prosedur disaster recovery plan (DRP) dan menunggu hasil digital forensik dari badan yang ditunjuk pemerintah.
Sayangnya, perusahaan yang merupakan bagian dari Telkom Group itu enggan berkomentar lebih jauh atas terjadinya insiden serangan ransomware.
“Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kemenko Polhukam sebagai narasumber tunggal dalam insiden serangan ransomware terhadap PDNS 2,” tuturnya.
Pergerakan Saham Telkom Indosat
Sementara itu saham emiten telekomunikasi, mulai dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) hingga PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredo Hutchison (IOH) bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup menguat saat insiden Brain Cipher ransomware menyerang Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya.
Diketahui, Indonesia memiliki 3 PDNS yang berlokasi di Serpong, Surabaya dan Batam. PDNS 1 Serpong dikelola oleh Lintasarta, anak usaha Indosat. Sementara itu PDNS 2 Surabaya dikelola oleh Telkomsigma anak usaha Telkom, adapun PDNS 3 di Batam dikelola oleh Telkom.
Hampir tiga pekan serangan Brain Cipher ransomware melumpuhkan sistem layanan PDNS 2 yang dikelola PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) pada 20 Juni 2024.
Saat insiden serangan ransomware terjadi, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) ditutup di zona hijau di harga Rp2.840 atau naik 0,35% pada Kamis (20/6/2024). Pergerakan harga saham TLKM terpantau bergerak fluktuatif meski masih berada di zona hijau.
Namun, harga saham TLKM mulai terkoreksi pada 1–4 Juli 2024, dengan penurunan tajam terjadi pada Kamis (4/7/2024) di level Rp2.960 atau merosot 2,31%. Meski demikian, menutup akhir pekan, harga saham TLKM kembali menguat di level Rp3.020 pada Jumat (5/7/2024).
Sementara itu, harga saham TLKM pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (11/7/2024), masih bertengger di zona hijau dengan harga Rp3.180 atau menguat 0,63%. Kapitalisasi pasar atau market TLKM mencapai Rp315,02 triliun.
Adapun selama periode 20 Juni hingga 11 Juli 2024, saham Telkom masih naik 7,8%.
Logo Telkom
Sama seperti TLKM, harga saham PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredo Hutchison (IOH) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (20/6/2024). Kala itu, harga saham ISAT berada di harga Rp10.250, atau menguat 1,74%.
Saham ISAT terus menguat, namun jatuh di level Rp10.350 atau turun 1,43% pada 25 Juni 2024. Pada 27 Juni, harga saham ISAT kembali terkoreksi 0,72% ke level Rp10.350 seusai rebound di harga Rp10.425 pada 26 Juni 2024.
Sampai dengan penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, saham ISAT menguat 4,55% ke level Rp11.500 dengan market cap sebesar Rp92,72 triliun.
Adapun selama periode 20 Juni 2024 hingga 11 Juli 2024 pukul 12.00 WIB, saham Indosat mengalami lesatan yang lebih tinggi dibandingkan Telkom yaitu 10,31%
Sementara itu saham XL Axiata dan FREN juga mengelami pergerakan dalam beberapa pekan terakhir.
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah dalam beberapa pekan terakhir digegerkan dengan serangan ransomware ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur.
Serangan ransomware ke PDNS ini mengakibatkan ratusan layanan instansi pemerintah mengalami gangguan, termasuk layanan dari Kemenkumham, Kemenkomarves, Kementerian PUPR, LKPP, hingga Pemerintah Daerah Kediri.
Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi Kementerian PUPR Nicodemus Daud mengatakan, peretasan tersebut berpengaruh ke proses lelang proyek konstruksi garapan Kementerian PUPR.
"Tadinya kami sudah sangat optimis tender bisa mencapai 15 hari selesai karena sudah pakai aplikasi SIMPAN. Yang dulunya kami kalau melakukan evaluasi cukup menggunakan SIMPAN, sekarang harus kembali evaluasi lagi," kata Nico dalam Seminar Nasional Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) yang digelar di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Bahkan sebelumnya diproyeksikan, lelang proyek jalan tol bisa berlangsung kurang dari satu pekan atau hanya sekitar 5 hari.
Tidak tinggal diam, Kementerian PUPR berupaya untuk memastikan proses tender proyek konstruksi harus tetap berjalan.
"Kami carikan cara dengan cara lain tapi tetap harus jalan, ini kita kerjakan. Dulu kan lihat di sistem, sekarang kerja keras, baca (dokumen) lagi," lanjutnya.
Nico tidak merincikan proyek lelang apa saja yang datanya diretas, namun terdiri dari proyek garapan Bina Marga, Cipta Karya, maupun Sumber Daya Air.
Adapun SIMPAN merupakan Sistem Informasi Pengalaman yang merupakan bagian inovasi digital dalam proses pengadaan barang dan jasa.
SIMPAN memuat data atau dokumen dan informasi pengalaman penyedia jasa khususnya Badan Usaha dan tenaga ahli di bidang jasa konstruksi.
Kementerian PUPR punya back up data
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR M Zainal Fatah memastikan, serangan ransomware ke server PDNS tidak berdampak ke operasional pegawai.
"Ya biasa tapi kita tetap jalan saja. Pakai face recognition saya masih bisa kan. Operasional karyawan tidak (terdampak)," paparnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (28/6/2024).
Dia mengungkapkan, Kementerian PUPR memiliki server interal yang menyimpan data-data kementerian sebelum data tersebut dipindahkan ke server PDN.
Artinya, data-data Kementerian PUPR yang hilang akibat serangan sebagian masih dapat diakses dari server internal tersebut.
"Ada, pasti ada (backup data). Tapi yang jelas gini, sebelum dia (data) dimigrasikan ke PDN kan kita punya server," imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya harus mengecek lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti berapa besar dampak serangan tersebut ke data-data Kementerian PUPR.
Namun yang jelas, pihaknya akan terus berupaya memulihkan data-data yang hilang tersebut bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Kita tidak bisa menyalahkan Kominfo kan, kita sama-sama mencari sesuatu yang lebih baik. Karena akhirnya kita diserang seperti ini ya tantangan bagi kita," tuntasnya.
Lumpunya PDNS 2 disebut mempengaruhi kepercayaan penyewa. Di sisi lain, 7 investor swasta siap berinvestasi membangun data center di Tanah Air. [56] url asal
Bisnis.com, JAKARTA -- Setelah insiden Pusat Data Nasional (PDN) diretas, pemerintah banjir kritik. Lumpuhnya Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 itu disebut berdampak pada kepercayaan para penyewa (tenant).
Di sisi lain, sejumlah investor swasta tertarik untuk berinvestasi pada bisnis data center. Minat swasta itu tidak lepas jumlah pengguna internet nasional yang lebih dari 200 juta pengguna.