#30 tag 24jam
Kagama Persma Dorong Korporasi Aktif Implementasikan Sustainability
Kagama Persma aktif mendorong korporasi dalam menerapkan sustainability yang memberikan dampak sosial dan lingkungan [423] url asal
#kagama #kagama-persma #lingkungan #esg #dampak-sosial
(Bisnis.Com) 10/11/24 13:21
v/17976329/
Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku industri nasional mulai aktif menjalankan berbagai inisiatif untuk mengimplementasikan aspek keberlanjutan di Indonesia, yang dilakukan melalui berbagai program yang relevan dengan bisnis yang dijalankan.
Hal itu terjadi seiring dengan semakin kuatnya desakan dari berbagai stakeholders agar bisnis yang dijalankan perusahaan memperhatikan masa depan dan tidak mengorbankan kepentingan anak-cucu ke depan.
Hal tersebut merupakan kesimpulan seminar Pra-Munas Kagama (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) XIV yang bertajuk “Komitmen Keberlanjutan Korporasi Dalam Aspek Sosial dan Lingkungan” yang diselenggarakan oleh Komunitas Kagama Persma, Sabtu (09/11/2024).
Direktur PT J Resources Asia Pasifik Tbk Anang Rizkani Noor yang menjadi salah satu narasumber menyatakan saat ini perusahaan sudah mulai sadar mengenai pentingnya mengimplementasikan sustainability.
“Artinya, segala hal yang dilakukan sekarang harus bisa memperhitungkan risiko di masa depan. Kemudian jika ada risiko, ada mitigasinya dan langkah penanggulangannya,” kata Anang. Anang menambahkan bahwa saat ini perubahan iklim telah menyebabkan pemanasan global.
Bahkan Indonesia mengalami suhu terpanas sehingga mendorong perubahan perilaku di masyarakat. Seperti halnya petani di Berau Kalimantan Timur beralih untuk menggarap sawah pada malam hari untuk menghindari panas yang berlebihan pada siang hari.
Sementara itu Vice President Sinerji Teknologi dan Operasi PT Pupuk Indonesia (Persero) William Kusnanto yang juga menjadi salah satu narasumber mengungkapkan, pihaknya telah menjalankan berbagai inisiatif guna mengimplementasikan sustanability.
“Kami di Pupuk Indonesia sudah mengembangkan inisiatif untuk membantu kurangi global emission. Di 2030, kami berkomitmen bisa kurangi 28% dari emisi kita. Setelah itu, 2060 nett zero emission,” jelas dia. Adapun inisiatif-inisiatif yang dilakukan oleh Pupuk Indonesia di antaranya adalah melalui efisiensi energi, pengembangan energi hijau, hingga mengembangkan carbon capture.
Deputi Head HSE Harita Nickel Iwan Syahroni menyatakan isu keberlanjutan memang menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan oleh korporasi. Termasuk bagi Harita yang sejauh ini telah mengalokasikan investasi yang besar di bidang hilirisasi nikel.
“Komitmen kami terhadap sustainability di antaranya kami manfaatkan bahan-bahan yang sebelumnya dibuang, itu bisa diolah menjadi baterai. Kemudian, kami juga gunakan biodiesel B30 dan ke depan akan kami naikkan hingga B40,” jelas dia.
Dalam acara ini, hadir pula VP Public & Government Affairs ExxonMobil Indonesia Dave Seta serta Wakil Ketua Umum II PP Kagama Anwar Sanusi. Dalam sambutannya, Anwar Sanusi menyampaikan bahwa rangkaian seminar yang diselenggarakan ini merupakan upaya dari para alumni Universitas Gadjah Mada untuk bisa berkontribusi terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.
“Apalagi tema sustainability ini sangat relevan dengan isu yang berkembang sekarang. Sehingga hal ini diharapkan bisa memberi penguatan ke masyarakat,” kata Anwar. Acara ini diselenggarakan atas dukungan PT Pupuk Indonesia, ExxonMobil Indonesia, Pertamina Gas Negara, Pertamina Hulu Energi, J Resources, dan Harita Nickel.
Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Pajang 500 Risalah Inovasi Migas
Ini menjadi komitmen Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina dalam menjaga keberlanjutan. [370] url asal
#inovasi #migas #pertamina #esg #muri
(MedCom - Ekonomi) 09/11/24 21:54
v/17915672/
Jakarta: Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina tercatat dalam Rekor Muri melalui pemajangan risalah inovasi di industri minyak dan gas bumi terbanyak. Ini menjadi komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan.Pameran risalah dilakukan di sela kegiatan Regional 4 Innovation Award (RIA) 2024 bertema Enhance Innovation Culture For Energy Sustainability yang menghasilkan value creation hingga Rp392 miliar dari 75 inovasi baik di bidang operasi maupun pendukung operasi migas.
Ketua Muri Jawa Tengah Ari Andriyani mengatakan, pihaknya telah melakukan verifikasi ide dan inovasi dari pekerja dengan membuat risalah inovasi migas telah berhasil menampilkan 500 risalah dan dipamerkan.
"Semangat kebanggaan nasional merupakan energi utama penggerak mekanisme pembangunan bangsa dan negara, maka kami sampaikan karsa dan karya pajangan risalah inovasi minyak dan gas sebagai bahan replikasi pada rangkaian kegiatan ini resmi tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri)," kata Ari dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 9 November 2024.
Direktur Regional Indonesia Timur Muhamad Arifin menyampaikan, industri minyak dan gas bumi selalu menghadapi tantangan yang tidak mudah baik itu tantangan bisnis hingga tantangan untuk keberlanjutan perusahaan dari sisi ESG.
"Forum ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan semangat kita untuk tetap menjaga keberlanjutan, untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini," tegas dia.
Arifin menambahkan, pelaksanaan rangkaian kegiatan forum ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen, ownership manajemen, dan apresiasi terhadap inovasi yang dihasilkan oleh para pekerja.
| Baca juga: Komitmen Bersama PGN dan BPH Migas Masifkan Pembangunan Jargas Nasional |
Identifikasi dan seleksi hasil kegiatan
VP Business Support Regional Indonesia Timur S Johan C menjelaskan RIA adalah salah satu dari tahapan roadmap Program Continuous Improvement Program di lingkungan Regional 4 tahun 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyeleksi hasil kegiatan Inovasi, Improvement, dan Replikasi yang memiliki kualifikasi terbaik sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
Tim yang berhasil lolos dalam seleksi Forum Regional ini dapat tampil dan berkompetisi di Upstream Improvement & Innovation Award tingkat Subholding Upstream.
Sebelumnya, seleksi inovasi telah dilakukan di tingkat Zona yang menyaring 111 gugus dari Zona 11 dan 12 yang berlokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur, juga 66 gugus dari Zona 13 dan Zona 14 dari Sulawesi dan Papua.
"Forum ini sebagai ajang untuk berbagi ilmu terkait improvement dan inovasi sebagai komitmen untuk peningkatan produksi dan pencapaian target bisnis perusahaan," ujar Johan.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(HUS)
Sambut Pelopor Bank Berkelanjutan, Total Kredit Hijau Rp 188 Triliun
BNI adalah pelopor bank berkelanjutan dengan total pembiayaan hijau Rp 188 triliun. - Halaman all [453] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #bni #pelopor-bank-berkelanjutan #total-pembiayaan-hijau #esg #ciptadana-sekuritas #pt-bank-negara-indonesia-tbk-bni-bbni #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 08/11/24 22:38
v/17808957/
JAKARTA, Investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) menjadi sorotan analis berkat inisiatifnya dalam memperkuat tata kelola berbasis environmental, social & governance (ESG). BNI adalah pelopor bank berkelanjutan dengan total pembiayaan hijau Rp 188 triliun.
Sementara itu, sejumlah langkah bank berlogo 46 ini untuk mendukung keberlanjutan lingkungan mendapat apresiasi positif dari pasar, sebagaimana tertuang dalam laporan riset Ciptadana Sekuritas.
Dalam risetnya, Ciptadana Sekuritas menyoroti tiga langkah utama BNI dalam mendukung aspek lingkungan. BNI secara aktif melaksanakan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu POJK 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, melalui implementasi rencana aksi keuangan berkelanjutan (RAKB) sebagai wujud kepatuhan pada regulasi tersebut.
Selain RAKB, Ciptadana Sekuritas menekankan fokus BNI pada sustainable financing atau pembiayaan berkelanjutan yang dimulai sejak 2019. BNI secara khusus mengidentifikasi dasar pembiayaan berkelanjutan di berbagai sektor, termasuk industri kelapa sawit, energi terbarukan, hutan sosial, dan obligasi hijau.
BNI telah mencatatkan portofolio pembiayaan hijau sebesar Rp 188 triliun atau setara dengan 26% dari total pinjaman bank. Selain itu, BNI berhasil menerbitkan obligasi hijau pertama senilai Rp 5 triliun pada 2022, di mana sekitar 87% hasilnya telah dialokasikan untuk proyek-proyek dengan dampak lingkungan positif.
Dalam laporan terbarunya, Juni 2024, BNI melaporkan perkembangan alokasi dana dari penerbitan obligasi hijau. Sebanyak Rp 4,4 triliun telah disalurkan untuk pembiayaan lima sektor utama yang berdampak positif pada lingkungan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 53% dialokasikan untuk sektor transportasi berkelanjutan, 18% untuk sumber daya alam dan penggunaan lahan secara berkelanjutan, 13% untuk pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi, serta masing-masing sekitar 8% untuk sektor energi baru dan terbarukan (EBT) dan bangunan hijau (green buildings).
Salah satu proyek transportasi berkelanjutan yang didukung BNI adalah light rail transit (LRT) Jabodebek, sistem kereta rel listrik yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota sekitarnya seperti Bogor, Depok, dan Bekasi.
Proyek ini akan terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti bus Transjakarta, commuter line, dan fasilitas park and ride, serta diharapkan dapat melayani 25,5 juta penumpang per tahun berdasarkan proyeksi dalam Studi Kelayakan LRT Jabodebek 2024.
Selain fokus pada regulasi dan pembiayaan ramah lingkungan, BNI juga mengambil langkah-langkah internal untuk mendukung lingkungan.
“Berbagai proyek dan kegiatan lingkungan seperti efisiensi tanpa kertas, program penghematan sampah, sistem pengelolaan air limbah, dan pemasangan panel surya. BNI juga menyelenggarakan berbagai kegiatan konservasi keanekaragaman hayati,” tulis laporan riset tersebut, dikutip Jumat (8/11/2024).
Konsistensi BNI dalam mengimplementasikan program-program ESG ini, demikian Ciptadana, menunjukkan komitmen perusahaan untuk tidak hanya mematuhi regulasi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menciptakan dampak lingkungan positif yang berkelanjutan. Dukungan pasar terhadap inisiatif ESG BNI mengukuhkan posisinya sebagai pelopor dalam perbankan berkelanjutan di Indonesia.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Komitmen dan Konsistensi Pertamina Kelola ESG Hasilkan Peringkat Pertama Global
Pertamina telah berkontribusi mengurangi jejak karbon emisi sebesar 8,5 juta ton CO2e dari baseline emisi tahun 2010. [1,333] url asal
#pertamina #esg #environmental #social-and-governance-esg #kilas #pt-pertamina-geothermal-energy-tbk #sustainalytics #esg-risk-rating #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas
(Kontan-Industri) 08/11/24 08:34
v/17748169/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Di tengah tantangan ketidakpastian makro ekonomi dan geopolitik yang masih membayangi perekonomian global, PT Pertamina (Persero) tetap menjaga dan meningkatkan komitmen mengelola lingkungan (environment), sosial (social), dan tata kelola (governance) di seluruh lini bisnis Perseroan. Konsistensi Pertamina dalam menerapkan keberlanjutan pun membuahkan sejumlah catatan positif.
Pada tahun 2023, Pertamina telah menjalankan serangkaian program reduksi emisi dari aktivitas operasi dan berhasil mencatatkan reduksi emisi sebesar 1,135 juta ton CO2e. Dengan pencapaian tersebut maka secara keseluruhan sejak 2010 sampai dengan akhir 2023, Pertamina telah berkontribusi mengurangi jejak karbon emisi sebesar 8,5 juta ton CO2e dari baseline emisi tahun 2010. Penjualan produk biodiesel B35 telah berhasil menurunkan emisi sekitar 28 juta ton CO2e per tahunnya.
Upaya Pertamina dalam mengelola lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) mengantarkan BUMN energi ini ke posisi teratas global dalam peringkat Risiko ESG, sub-industri Integrated Oil and Gas dari Lembaga ESG Rating Sustainalytics tahun 2023 lalu. Pertamina memperoleh skor tertinggi dari 61 perusahaan dunia.
Skor Pertamina per 1 Desember 2023 menjadi 20,7, lebih baik dari sebelumnya 22,1. ESG Risk Rating Sustainalytics menilai eksposur perusahaan terhadap risiko material ESG seperti emisi karbon dan insiden kerja, serta kemampuan manajemen risiko perusahaan dalam mengatasi potensi risiko ini. Semakin rendah skornya, semakin kecil risiko yang dapat memengaruhi performa perusahaan. Dengan peringkat dan skor yang dirilis pada Desember 2023 tersebut, Pertamina dinilai berada pada tingkat risiko medium dalam mengelola risiko terkait prinsip-prinsip ESG.
Pencapaian impresif ini kembali diraih Pertamina melalui PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) pada tahun 2024. Anak usaha Pertamina dengan kode emiten PGEO tersebut berhasil meraih peringkat pertama ESG Risk Rating global dari Sustainalytics dengan skor 7,1, yang tergolong "Negligible Risk" atau risiko yang dapat diabaikan. Penilaian dari Sustainalytics juga menempatkan PGE di urutan pertama dalam IDX ESG Leader Index yang mengukur kinerja harga dari saham-saham yang memiliki penilaian ESG yang baik.
Prestasi tersebut menempatkan PGE sebagai perusahaan dengan risiko ESG terendah di sub-sektor energi terbarukan dan industri utilitas global. Capaian ini merupakan kontribusi Perusahaan terhadap manajemen risiko material ESG yang dinilai kuat (strong), dengan nilai risiko yang tergolong medium. PGE dinilai telah berhasil menekan berbagai risiko material ESG yang memengaruhi bisnis dan operasinya.
“Komitmen PGE dalam mengantisipasi risiko perubahan iklim menjadi salah satu praktik terbaik (best practice) pengusahaan panas bumi yang berkelanjutan dan akuntabel. Kami bangga mampu memberikan contoh pengelolaan ESG tidak hanya di bidang pengusahaan panas bumi, tetapi juga industri energi terbarukan secara global,” ujar Direktur Utama PGE Julfi Hadi dalam keterangan resmi.
Apresiasi terhadap kesungguhan Pertamina mengelola ESG juga datang dari pihak pemerintah Indonesia, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pada tahun 2023, Perseroan mendapatkan 34 penghargaan PROPER Emas dan 76 PROPER Hijau untuk berbagai unit operasi Pertamina.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso juga mendapatkan penghargaan Green Leadership Utama sebagai pimpinan tertinggi perusahaan yang memperoleh peringkat emas. Pertamina turut mendapatkan tiga penghargaan Green Leadership Madya yang diraih para pimpinan Subholding dan Anak Perusahaan.
“Pertamina harus terus memastikan energy security, energy affordability yang menjadi prioritas utama bagi Indonesia, sambil tetap melakukan berbagai upaya untuk menurunkan emisi karbon untuk mencapai NZE di tahun 2060,” tegas VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso saat menerima anugerah Green Leadership Utama KLHK di Hotel Bidakara Jakarta, 20 Desember 2023 lalu.
Inovasi dekarbonisasi
Sederet pengakuan di level global maupun nasional tak lantas membuat Pertamina berpuas diri. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan sebagai pemimpin transisi energi di Indonesia, Pertamina akan terus menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan serta menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional.
“Kita akan berupaya menjadi perusahaan energi pertama di dunia yang memiliki low risk di ESG yang menjadi kebanggaan Indonesia,” tandas VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso
Untuk mencapai target keberlanjutan, Pertamina merumuskan strategi yang diterjemahkan menjadi Fokus Keberlanjutan. Strategi ini meliputi dekarbonisasi; bisnis karbon; program air dan limbah; pengembangan EBT; energizing community; produk dan layanan keberlanjutan, implementasi B35 dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU); implementasi keuangan ESG; penandaan anggaran berkelanjutan; integrated CCUS/CCS Strategy Road Map; serta menghargai dan memberdayakan pekerja untuk bisnis berkelanjutan, prinsip sukarela tentang keamanan dan HAM.
Melalui inovasi dekarbonisasi yang dijalankan perusahaan sepanjang 2023, Pertamina berhasil melampaui target yang ditetapkan. Pada tahun 2023, Pertamina berhasil melakukan dekarbonisasi sebesar 1,135 juta ton C02e dari target 910 ribu ton C02e. Dengan demikian, realisasi reduksi emisi Cakupan 1 & 2 Pertamina tahun lalu mencapai 124% dari target.
Inovasi penting yang dijalankan Pertamina dalam dekarbonisasi adalah implementasi teknologi Carbon Capture Storage (CCS)/Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) dengan melakukan injeksi perdana C02 di Lapangan Pertamina EP Jatibarang Field, Indramayu, Jawa Barat serta Lapangan Sukowati, Bojonegoro, Jawa Timur. Selain menurunkan emisi karbon, injeksi CO2 dengan teknologi CCUS juga dapat meningkatkan produksi minyak.
Terbaru, Pertamina telah menerapkan digitalisasi sistem untuk memonitor implementasi injeksi CO2 di Lapangan Sukowati. Sistem digital 24 jam tersebut bernama Data Acquisition Realtime Analyzer Command Center (DARA CO.CO). Digitalisasi sistem ini mampu memonitor seluruh aktivitas injeksi CO2 beserta sumber daya manusia (SDM) di area operasional Lapangan Migas Sukowati.
“Sebagai BUMN, amanah untuk melakukan terobosan-terobosan termasuk implementasi teknologi baru, dan sebuah kebanggaan menjadi bagian dari sejarah pelaksanaan teknologi baru untuk mewujudkan kemandirian energi,” tutur VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso sewaktu memonitor langsung proses injeksi C02 di ruang kendali digital pada acara Kick Off Field Trial Interwell C02 Injection, di Lapangan Sukowati, Bojonegoro, 14 Oktober 2024 lalu.
Pencapaian kinerja pengelolaan ESG tidak terlepas dari upaya dekarbonisasi Pertamina yang tidak berhenti pada Cakupan 1 & 2, namun termasuk Cakupan 3 yang dijalankan melalui penyaluran B35 di 119 lokasi Terminal BBM di seluruh Indonesia. Dalam mempercepat transisi energi, Pertamina juga mengoperasikan infrastruktur hilir kendaraan listrik berupa Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) atau Battery Swapping Station (BSS) yang tersebar di 25 unit SPBKLU di Jabodetabek.
Kesejahteraan pekerja
Dalam pengelolaan sosial, salah satu fokus Pertamina adalah penguatan sumber daya manusia (SDM). Pada saat ini, 68% pegawai Pertamina merupakan generasi Y dan Z yang berperan penting dalam menentukan masa depan perusahaan. Karena itu, Pertamina senantiasa memberikan ruang bagi para Perwira (sebutan bagi pekerja Pertamina) muda untuk menuangkan kreativitas dan inovasi sebagai penerus dalam mengembangkan energi berkelanjutan.
Pertamina juga menerapkan kebijakan Respectful Workplace Policy dan Human Right Policy, termasuk mengadopsi Voluntary Principles on Security and Human Rights (VPSHR) untuk mendorong pemenuhan HAM melalui keberagaman dan inklusi, meningkatkan employee engagement rate, mengembangkan kompetensi dan mendukung penuh kesetaraan gender dengan memberi ruang dan potensi kepada pekerja perempuan yang saat ini jumlahnya di Grup Pertamina mencapai 19,4% dari total pekerja. Perseroan juga mendukung pemberdayaan difabel untuk mendapatkan kesempatan bekerja di Pertamina.
Dukungan Pertamina terhadap kesejahteraan pekerja dan keluarganya antara lain diwujudkan dengan menyediakan fasilitas Day Care di Kantor Pusat Pertamina yang berlokasi di Jl. Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat. Day care yang diresmikan kembali pada 13 Oktober 2024 ini terbagi menjadi dua unit, untuk bayi usia 3—11 bulan dan balita usia 1—5 tahun.
Day care yang dikelola Klinik Pertamina IHC ini diasuh langsung di bawah pengawasan dan standar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta dilengkapi berbagai fasilitas premium, termasuk sistem pengawasan melalui CCTV yang bisa diakses orang tua.
"Dengan adanya berbagai fasilitas pendukung untuk pekerja, termasuk day care, Pertamina berharap para pekerja dapat bekerja dengan tenang dan fokus, sehingga pekerja memiliki mental yang sehat dan produktivitas pekerja bisa optimal," jelas Fadjar Vice President Corporate Communication PT Pertamina Fadjar Djoko Santoso.
Akan halnya aspek tata kelola, berdasarkan hasil asesmen tahun 2023, Pertamina memperoleh hasil skor tata kelola perusahaan yang baik (GCG) mencapai 95,25% dengan predikat 'Sangat Baik'. Capaian ini meningkat dari skor tahun buku 2022 sebesar 95,06% dengan predikat 'Sangat Baik'.
Sejalan dengan penerapan GCG, Pertamina memperkuat digitalisasi di seluruh lini bisnisnya, mulai dari hulu, pengolahan hingga pemasaran. Di sektor hulu, pemanfaatan teknologi digital dilakukan pada alur bisnis sejak awal hingga akhir (end-to-end process) dengan tujuan meningkatkan lifting migas, memitigasi unplanned shutdown dan loss production.
Wujud Nyata Dukungan terhadap ESG, AHM Hadirkan Kendaraan Listrik di IMOS 2024
AHM memproduksi kendaraan listrik sebagai upaya mewujudkan sekaligus mendukung ESG yang terus digaungkan pemerintah. [1,057] url asal
#honda #ahm #esg #kendaraan-listrik #motor-listrik #imos #astra-honda-motor
(MedCom - Otomotif) 06/11/24 16:12
v/17581072/
Jakarta: PT Astra Honda Motor (AHM) berkomitmen untuk terus mendukung ESG (Environmental, Social, and Governance) atau tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan di Tanah Air. Berbagai upaya dilakukan AHM agar implementasi ESG di tengah masyarakat bisa terus terwujud demi kemajuan Indonesia.Memproduksi kendaraan listrik menjadi salah satu bukti nyata AHM mewujudkan sekaligus mendukung ESG yang terus digaungkan pemerintah. Dengan memproduksi kendaraan listrik, AHM percaya upaya tersebut akan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan lingkungan hidup. Mulai dari mengurangi polusi udara hingga emisi karbon.
Terbaru, AHM memperkenalkan produk kendaraan listrik mereka, Honda ICON e: dan Honda CUV e:. Kehadiran kedua tipe motor listrik tersebut melengkapi jajaran motor listrik Honda yang sebelumnya telah hadir dan menemani konsumen di Indonesia, yaitu Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus.
Tak hanya meluncurkan produk sepeda motor listrik sebagai upaya netralitas karbon, AHM juga menggelar berbagai kegiatan sosial yang mendukung implementasi ESG di Tanah Air. Mulai dari aktivitas pendidikan vokasi, lingkungan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat dan juga UMKM. AHM pun melibatkan masyarakat dalam program-program mereka.
Salah satu contoh nyata AHM mengimplementasi ESG adalah saat menggelar kegiatan 'ESG Mission, Engaging for The Future' pada Mei-Juli 2024. Fokus utamanya memberikan pengalaman baru mengendarai sepeda motor listrik Honda EM1 e: yang didukung ekosistem menyeluruh berupa kesiapan fasilitas serta tim penjualan dan purna jual sepeda motor listrik yang siap melayani konsumen di berbagai kota besar lintas pulau seluruh Indonesia.
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan di tengah meningkatnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam implementasi ESG di Indonesia, AHM telah meluncurkan produk sepeda motor listrik Honda yakni Honda EM1 e: yang diiringi oleh berbagai aktivitas yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
"Kami terus berkomitmen untuk terlibat langsung dalam pembangunan berkelanjutan dengan menghadirkan produk ramah lingkungan hingga berbagai program berorientasi ESG. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada konsumen dan masyarakat untuk terus bersama-sama menghadirkan semangat sinergi membangun Negeri," ujar Muhib.
Masih ada beragam kegiatan lain yang digelar AHM untuk mendukung implementasi ESG. Misalnya, dari sisi pendidikan. Dalam hal ini, AHM bersama main dealer seluruh Indonesia memberikan edukasi bagi ratusan pelajar melalui kegiatan 'Educate For You'. Upaya mendukung kecerdasan generasi muda ini dilakukan dengan mengajarkan pengetahuan dalam bidang komunikasi, bekerja sama dengan praktisi dari berbagai media.
Dalam bidang lingkungan, dihadirkan aktivitas 'Green Kalcer' yang mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan bersih pantai hingga pembelajaran cara mengelola limbah rumah tangga yang baik, ramah lingkungan, sekaligus dapat memberikan manfaat produktif.
Kemudian, upaya lain juga dilakukan AHM pada sisi pengembangan SDM. Upaya AHM dalam bidang ini dapat dirasakan masyarakat dengan ikut serta mengetahui kemampuan para lulusan dan para pelajar SMK mitra binaan Astra Honda melalui program 'Skena Garage'.
Pada bidang keselamatan berkendara yang dibalut tema 'Safety Riding Fomo', berbagai edukasi di fasilitas Safety Riding Lab dan Safety Riding Center Honda bisa dicoba. Para peserta mendapatkan edukasi ilmu 'Danger Prediction' yang memberi wawasan cara efektif dan tepat dalam menghindari bahaya di jalan saat berkendara. Sehingga pengalaman berkendara kian aman dan menyenangkan.
Usung tema 'Satu Hati Tumbuh Bersama Indonesia Maju' untuk dukung ESG
Upaya dan komitmen mendukung ESG juga kembali ditunjukkan AHM ketika hadir dalam pameran motor ternama di Tanah Air, Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 di Hall 10 ICE BSD. Dalam pameran ini, AHM mengusung tema Satu Hati Tumbuh Bersama Indonesia Maju yang menggambarkan kehadiran sepeda motor Honda selama puluhan tahun sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.Melalui tema ini, AHM ingin terus menginspirasi konsumen Indonesia mewujudkan mimpinya dan tumbuh berkembang bersama, demi meraih kehidupan yang lebih baik dan Indonesia yang lebih maju. Termasuk di dalamnya, beragam upaya AHM dalam mendukung Environment, Social, Governance (ESG) melalui kegiatan sosial dan juga kampanye keselamatan berkendara.
Salah satunya dengan menghadirkan produk sepeda motor listrik terbaru mereka, Honda ICON e: dan Honda CUV e: di zona sepeda motor listrik. Kedua model baru ini menambah koleksi motor listrik produk mereka. Sebelumnya telah hadir dan menemani konsumen di Indonesia, yaitu Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus.
Beragam pilihan sepeda motor listrik Honda tersebut memberikan fleksibilitas dan solusi lengkap bagi konsumen dalam memilih metode pengisian daya yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik melalui pengisian mandiri di rumah dengan off-board charger, pengisian langsung, maupun penukaran baterai (swap).
Adapun Honda ICON e: dan Honda CUV e: dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna, dari yang menginginkan kelincahan hingga daya tahan dan ketangguhan produk sepeda motor listrik. Honda ICON e: merupakan motor listrik yang lincah di jalan raya dan dapat di-charge langsung, sementara Honda CUV e: hadir untuk mendukung produktivitas tinggi dengan sistem baterai yang dapat ditukar (swappable battery) dan kapasitas baterai yang besar.

(Foto: Dok. AHM)
Direktur Marketing AHM Octavianus Dwi mengungkapkan bahwa beragam pilihan sepeda motor Honda dan aktivitas menarik yang dipersembahkan AHM di IMOS 2024 merupakan cerminan gaya hidup serta impian para penggemar otomotif roda dua di Tanah Air dengan semangat elektrifikasi.
"Kehadiran Honda di IMOS 2024 adalah bentuk kebersamaan kami dengan konsumen. Kami memberikan kebebasan konsumen memilih berbagai produk dan pengalaman yang mendukung kesenangan berkendara mereka sesuai gaya hidup dan aktivitas keseharian mereka. Kami harap kehadiran jajaran sepeda motor listrik Honda dan beragam aktivitas di booth kami dapat memberikan pengalaman berkendara baru bagi pengunjung IMOS 2024," kata Octa.
Bukan hanya sekadar menampilkan produk listrik, AHM juga menyediakan zona Society Contribution sebagai bentuk dukungan mereka terhadap ESG. Zona ini menampilkan ragam inisiatif AHM pada bidang sosial yang direprestasikan di tengah booth Honda. Hal ini juga semakin mempertegas komitmen AHM untuk tumbuh berkembang bersama masyarakat melalui beragam aktivitas sosial.
Misalnya, pendidikan vokasi. Pada booth ini, AHM menampilkan dukungan mereka terhadap pendidikan vokasi agar dapat menghasilkan tenaga kerja yang terampil, dan siap bersaing di dunia industri. Kemudian, program lingkungan juga ditampilkan AHM pada event ini. Komitmen ini diimplementasikan AHM dengan mendukung pelestarian alam dan mengurangi jejak karbon.
Gerakan-gerakan nyata yang juga ditunjukkan dalam booth ini seperti penghijauan dan edukasi lingkungan. Program ini sejalan dengan visi AHM untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang, dan turut mendukung tujuan pemerintah dalam pengurangan emisi karbon.
Tak kalah penting, AHM juga menampilkan kontribusi mereka di sisi kesehatan melalui aktivitas sosial. Di mana mereka sudah memberikan edukasi dan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Sektor kesehatan selalu menjadi perhatian AHM. Sebab, kesehatan dinilai menjadi bagian dari kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, AHM juga sudah melakukan dukungan kegiatan kesehatan remaja dan pencegahan stunting.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ROS)
Program Mandiri Sahabatku Kini Hadir untuk PMI di Jepang
Bank Mandiri mendukung kemandirian finansial PMI di Jepang dengan pelatihan kewirausahaan dan akses layanan perbankan [512] url asal
#bank-mandiri #pmi #keterampilan #kewirausahaan #esg #tjsl
(Bisnis.Com - Finansial) 05/11/24 13:51
v/17505833/
Bisnis.com, JEPANG - Bank Mandiri memperkuat komitmennya dalam mendorong ekonomi kerakyatan dengan mengoptimalkan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Guna memperluas penerima manfaat program Mandiri Sahabatku, Bank Mandiri menyasar PMI yang berada di Jepang.
Pemberdayaan yang dilakukan di Shinjuku Sumitomo Skyroom Building, Tokyo, Jepang ini bertujuan untuk memberikan keterampilan keuangan dan kewirausahaan yang sesuai bagi PMI.
Harapannya, lebih dari 140 orang PMI sebagai peserta Mandiri Sahabatku Tokyo dapat mencapai kemandirian finansial serta dapat memiliki usaha ketika kembali ke tanah air.
Senior Vice President Government Project Bank Mandiri Hendrianto Setiawan menyampaikan Mandiri Sahabatku merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan perseroan untuk meningkatkan kesejahteraan PMI di luar negeri melalui keterampilan praktis dan akses layanan finansial. Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri menunjukkan perannya sebagai mitra bagi PMI untuk memperkuat sektor ekonomi yang inklusif.
“Kami ingin memastikan bahwa PMI di Jepang memiliki dukungan yang memadai untuk mencapai kemandirian finansial dan siap membuka peluang usaha saat pulang ke Indonesia. Melalui pelatihan yang sesuai minat mereka, kami berharap program ini dapat mendorong peningkatan taraf hidup serta persiapan masa depan yang lebih baik,” ujar Hendrianto dalam keterangan resmi pada Selasa (5/11).
Hendrianto menyatakan terdapat beberapa materi kunci Mandiri Sahabatku yang relevan dengan kebutuhan PMI di Tokyo. Pertama, Growth Mindset yang bertujuan untuk mengubah pola pikir PMI agar memiliki hidup yang tetap berkualitas setelah pulang dari negara penempatan serta memiliki mindset entrepreneurship.
Kedua, Pengelolaan Keuangan & Investasi Masa Depan dimana, peserta mendapatkan wawasan untuk pengelolaan keuangan pribadi dan strategi investasi jangka panjang. Ketiga, Peluang Usaha Peternakan dengan memperkenalkan bisnis peternakan yang berpotensi besar dan langkah-langkah awal yang dapat diterapkan oleh PMI untuk bisa memulai usahanya.
“Melalui Mandiri Sahabatku, Bank Mandiri menunjukkan perannya sebagai mitra bagi para PMI, mendampingi mereka untuk berinvestasi dalam perekonomian lokal dan membangun masa depan yang lebih baik untuk diri mereka dan keluarga. Inisiatif ini sejalan dengan visi Bank Mandiri untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, sambil terus mendukung kiprah PMI sebagai pahlawan devisa dan penggerak ekonomi nasional,” tutur Hendrianto.
M. Anis Syafii, PMI asal Jawa Tengah sebagai salah satu peserta Mandiri Sahabatku Tokyo mengungkapkan, kegiatan Mandiri Sahabatku ini sangat bermanfaat bagi PMI. “Terutama dalam hal pengelolaan keuangan dan peluang usaha di bidang peternakan. Banyak wawasan dan kesempatan yang terbuka, dan kami juga mendapatkan dukungan berkelanjutan untuk memulai usaha ketika pulang ke tanah air,” jelasnya.
Sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam implementasi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), program ini sejalan dengan misi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri untuk memberdayakan komunitas PMI.
Sejak diluncurkan pada 2011, Mandiri Sahabatku telah menjangkau lebih dari 19.000 PMI di berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Korea Selatan, Hong Kong, dan Malaysia.
Selain itu, Bank Mandiri memperkenalkan aplikasi Livin’ by Mandiri, yang memungkinkan PMI di Jepang untuk mengakses layanan perbankan dengan mudah, termasuk transaksi dan pembukaan rekening dengan nomor SIM lokal. Aplikasi ini memberikan fleksibilitas finansial yang mendukung kebutuhan transaksi harian hingga layanan investasi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program lanjutan dan pendampingan bagi PMI, peserta dapat mengunjungi grup Facebook “Mandiri Sahabatku” sebagai ruang komunitas yang menyediakan dukungan tambahan dan kesempatan berbagi pengalaman.
Strategi BNI Genjot Penerapan ESG
BNI memiliki sejumlah strategi dalam menggenjot penerapan ESG. - Halaman all [488] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #bni #stategi #penerapan-esg #pt-bank-negara-indonesia-tbk-bbni #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 04/11/24 21:03
v/17475040/
JAKARTA, Investor.id – Saat ini, setiap perusahaan, termasuk lembaga keuangan, seperti bank, berlomba-lomba menerapkan prinsip environmental, social & governance (ESG), tak terkecuali PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI). Perseroan memiliki sejumlah strategi dalam menggenjot penerapan ESG.
Pada prinsipnya, bank pelat merah ini memiliki komitmen yang kuat terhadap penerapan ESG di setiap lini bisnis serta telah menyusun strategi dan kerangka pelaksanaan secara holistik.
Analis Trimegah Sekuritas Jonathan Gunawan turut menyoroti upaya BNI dalam mendorong penerapan ESG. BNI berkomitmen untuk menyelaraskan bisnis dan operasional sejalan dengan prinsip-prinsip ESG.
“Subkomite ESG telah dibentuk untuk melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap implementasi keuangan berkelanjutan, tren, dan strategi ESG di BNI. Sejak tahun 2023, BNI telah mengimplementasikan kerangka kerja dan roadmap ESG sebagai panduan dalam menerapkan prinsip-prinsip tersebut,” kata Jonathan, Senin (4/11/2024).
Dalam aspek environment, dia menuturkan, BNI mengadopsi Task Force on Climate Related Financial Disclosure (TCFD) untuk manajemen risiko iklim. Selain itu, BNI menargetkan pencapaian net zero emission (NZE) pada level operasional pada tahun 2028. Bank dengan aset Rp 1.000 triliun lebih ini juga berpartisipasi dalam pembiayaan NZE 2060.
Masih terkait aspek environment, BNI telah menyiapkan kerangka penguatan tata kelola pembiayaan ESG serta meningkatkan keterbukaan dan transparansi dalam pelaksanaan ESG.
Salah satu contoh konkret yang telah dilakukan adalah penerbitan obligasi hijau (green bond) yang dananya digunakan untuk membiayai berbagai proyek, mulai dari transportasi berkelanjutan, pembangunan green building, energi baru dan terbarukan, hingga pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi serta penggunaan sumber daya alam dan lahan yang berkelanjutan.
Green bond tersebut diterbitkan pada 21 Juni 2022 dengan dua seri, yaitu seri A tenor 3 tahun senilai Rp 4 triliun dan seri B tenor 5 tahun senilai Rp 1 triliun. Total penerbitan mencapai Rp 5 triliun dan memperoleh rating investment grade (AAA) dari Pefindo.
Selanjutnya, dalam aspek sosial, BBNI tidak hanya meningkatkan kapabilitas karyawan tetapi juga keterlibatannya dalam implementasi ESG. Aspek lain yang juga diperkuat oleh BBNI adalah perlindungan data dan keuangan nasabah.
Untuk aspek tata kelola atau governance, BNI lebih menekankan nilai-nilai inklusivitas dan diversitas di setiap level, baik di jajaran atas maupun di kalangan karyawan. BNI menciptakan kultur yang inklusif tanpa memandang gender, agama, maupun ras.
Hal ini terbukti di jajaran komisaris, di mana dari total 11 komisaris, sebanyak 6 di antaranya merupakan komisaris independen. Setiap komite di bawah jajaran komisaris, seperti komite audit, komite nominasi dan remunerasi, komite monitoring risiko, serta komite integrated governance, dipimpin oleh komisaris independen.
Dari sisi gender, dua dari 12 direksi BBNI adalah perempuan. Di jajaran manajemen puncak, yaitu di level AVP, VP, SVP, EVP, dan SEVP, sebanyak 31% merupakan perempuan, sedangkan di level karyawan, proporsinya mencapai 52%.
Hal ini menjadi bukti bahwa BNI memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan kultur inklusif dan mendorong pemberdayaan perempuan di industri keuangan, yang selama ini masih didominasi oleh laki-laki.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Bank Mandiri (BMRI) Telah Kucurkan Kredit EBT Rp 10 Triliun
Bank Mandiri terus mendorong pengembangan energi bersih pada 2024. - Halaman all [378] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #bank-mandiri #bmri #kredit-energi-terbarukan #ebt #esg #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 04/11/24 17:32
v/17465171/
JAKARTA, investor.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mengimplementasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG) di seluruh aspek bisnis dan operasional perseroan. Bank bersandi saham BMRI ini juga terus mendorong pengembangan energi bersih pada 2024.
Hal ini tercermin dari peningkatan portofolio Bank Mandiri di sektor energi terbarukan. Per posisi September 2024, portofolio Bank Mandiri di sektor energi terbarukan telah mencapai Rp 10 triliun, atau peningkatan sebesar 6,1% secara year on year (yoy). Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan, Bank Mandiri secara konsisten meningkatkan pembiayaan untuk energi terbarukan.
“Langkah ini sejalan dengan rencana jangka panjang yang tertuang di Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060. Rencana tersebut mencakup pencapaian sebesar 25% dari campuran energi terbarukan pada tahun 2030 dan mencapai 100% energi terbarukan pada tahun 2060,” kata Alexandra, Senin (4/11/2024).
Di sisi lain, Bank Mandiri juga terus membidik proyek-proyek energi terbarukan lain yang sangat potensial seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung, pembangkit listrik tenaga angin (PLTA), dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).
Bank berlogo pita emas ini juga menyalurkan pinjaman untuk mendongkrak perkembangan kendaraan rendah emisi. Di bidang korporasi, Bank Mandiri memberikan kredit untuk transportasi ramah lingkungan sebesar Rp 7,2 triliun atau meningkat sebanyak 94,6% (yoy).
Lalu, tercatat penyaluran kredit retail untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) hingga September 2024 telah mencapai Rp 673 miliar atau meningkat sebesar 129,9% (yoy). Menurut Alexandra, hal ini selaras dengan minat kendaraan listrik yang semakin besar serta awareness masyarakat yang mulai meningkat terkait dengan energi bersih.
Selain menyediakan kredit kepemilikan kendaraan listrik secara retail, Bank Mandiri secara penuh mendukung pengembangan ekosistem mobil listrik dari hulu ke hilir dengan memberikan pembiayaan beberapa sektor terkait, seperti sektor otomotif dan sektor energi terbarukan.
“Pembiayaan ekosistem mobil listrik mendorong penciptaan mobilitas rendah karbon dan membangun kemampuan manufaktur lokal untuk membangun kendaraan Listrik dan sarana penunjangnya,” terang Alexandra.
Pembiayaan listrik dari energi terbarukan merupakan salah satu langkah Bank Mandiri untuk mewujudkan visi untuk menjadi Indonesia’s Sustainability Champion. Langkah ini sejalan dengan salah satu pilar keberlanjutan dalam ESG Framework Bank Mandiri, yakni Sustainable Banking.
Editor: Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Portofolio Sektor Energi Tembus Rp10 Triliun, BMRI Terus Tingkatkan Pengembangan Energi Bersih
Emiten dengan kode saham BMRI ini juga terus mendorong pengembangan energi bersih pada 2024. [364] url asal
#bmri #bank-mandiri #esg-zone #esg #energi-terbarukan
(IDX-Channel - Banking) 04/11/24 17:24
v/17472722/
IDXChannel - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) hingga kini terus mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh aspek bisnis dan operasional perseroan.
Emiten dengan kode saham BMRI ini juga terus mendorong pengembangan energi bersih pada 2024. Hal ini tercermin dari peningkatan portofolio Bank Mandiri di sektor energi terbarukan. Hingga September 2024, portofolio Bank Mandiri di sektor energi terbarukan telah mencapai Rp10 triliun, atau peningkatan sebesar 6,1 persen year on year (yoy).
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Alexandra Askandar mengatakan, Bank Mandiri secara konsisten meningkatkan pembiayaan untuk energi terbarukan.
“Langkah ini sejalan dengan rencana jangka panjang yang tertuang di Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060. Rencana tersebut mencakup pencapaian sebesar 25 persen dari campuran energi terbarukan pada tahun 2030 dan mencapai 100 persen energi terbarukan pada tahun 2060,” kata Alexandra, pada press rilis yang diterima, Senin (4/11/2024).
Di sisi lain, lanjutnya, Bank Mandiri juga terus membidik proyek-proyek energi terbarukan lain yang sangat potensial seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung, pembangkit listrik tenaga angin (PLTA), dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).
Selanjutnya, BMRI juga menyalurkan pinjaman untuk mendongkrak perkembangan kendaraan rendah emisi. Di bidang korporasi, Bank Mandiri memberikan kredit untuk Transportasi Ramah Lingkungan sebesar Rp7,2 triliun atau meningkat sebanyak 94,6 persen secara yoy.
Tercatat penyaluran kredit retail untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) hingga September 2024 telah mencapai Rp673 miliar atau meningkat sebesar 129,9 persen secara tahunan.
Menurut Alexandra, hal ini selaras dengan minat kendaraan listrik yang semakin besar serta awareness masyarakat yang mulai meningkat terkait dengan energi bersih.
Selain menyediakan kredit kepemilikan kendaraan listrik secara retail, Bank Mandiri secara penuh mendukung pengembangan ekosistem mobil listrik dari hulu ke hilir dengan memberikan pembiayaan beberapa sektor terkait, seperti sektor otomotif dan sektor energi terbarukan.
“Pembiayaan ekosistem mobil listrik mendorong penciptaan mobilitas rendah karbon dan membangun kemampuan manufaktur lokal untuk membangun kendaraan Listrik dan sarana penunjangnya,” terang Alexandra.
Pembiayaan listrik dari energi terbarukan merupakan salah satu langkah Bank Mandiri untuk mewujudkan visi untuk menjadi “Indonesia’s Sustainability Champion”.
Langkah ini sejalan dengan salah satu pilar keberlanjutan dalam ESG Framework Bank Mandiri, yakni Sustainable Banking.
(Shifa Nurhaliza Putri)
Emiten Persewaan Forklift SMIL Bukukan Pendapatan Rp 267,9 Miliar pada Kuartal III 2024
SMIL melaporkan pendapatan sebesar Rp 267,9 miliar, meningkat 6,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 252,1 miliar. Halaman all [648] url asal
(Kompas.com) 04/11/24 15:45
v/17461799/
JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten jasa persewaan forklift PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) mempublikasikan laporan keuangan interim per 30 September 2024.
SMIL melaporkan pendapatan sebesar Rp 267,9 miliar, meningkat 6,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 252,1 miliar.
Selanjutnya, laba kotor SMIL tercatat sebesar Rp 91,3 miliar atau turun 7,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 98,6 miliar. Ini disebabkan meningkatnya biaya depresiasi sebagai konsekuensi logis dari pertambahan jumlah armada forklift SMIL.
SHUTTERSTOCK/KITTISAK MOOLLA Ilustrasi forklift.Secara EBITDA, SMIL mencatatkan peningkatan 33 persen menjadi Rp 145,7 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 109,5 miliar.
Selanjutnya laba bersih SMIL tercatat sebesar Rp 56,6 miliar per 30 September 2024, atau naik 5,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 53,7 miliar dengan margin laba bersih juga konsisten di 21 persen.
Direktur Utama SMIL Hadi Suhermin menyatakan, kinerja perusahaan masih sejalan dengan target 2024.
“Kami bersyukur atas pertumbuhan kinerja selama kuartal ketiga 2024. Meskipun laba kotor mengalami sedikit penurunan akibat peningkatan biaya depresiasi, yang disebabkan oleh penambahan dan peremajaan unit, terutama untuk forklift listrik yang permintaannya terus meningkat seiring kebutuhan akan penerapan ESG, perusahaan tetap berhasil menjaga pertumbuhan laba bersih yang naik sebesar 5,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Hadi dalam siaran pers, Senin (4/11/2024).
Hadi juga menambahkan, perseroan akan terus mengembangkan segmen rental forklift listrik sebagai komitmen untuk memastikan ketersediaan unit yang memadai guna memenuhi permintaan pelanggan.
Langkah ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan berkelanjutan, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pasar akan forklift listrik dan komitmen terhadap prinsip-prinsip ESG.
Total aset perseroan tercatat sebesar Rp 858,3 miliar, turun 2,1 persen dibandingkan posisi Desember 2023 sebesar Rp 877 miliar.
Hadi menjelaskan, meskipun jumlah aset tidak lancar bertumbuh namun perseroan menurunkan piutang usaha mencerminkan pengelolaan arus kas yang baik.
Di sisi liabilitas, SMIL melakukan penurunan kewajiban yang cukup signifikan, yaitu turun 30,6 persen menjadi Rp 131,8 miliar dari Rp 190 miliar pada akhir 2023, terutama pada porsi utang sewa pembiayaan atau leasing.
Ekuitas perseroan juga menunjukkan pertumbuhan stabil, meningkat 5,7 persen hingga mencapai Rp 726,5 miliar, dibandingkan Rp 687 miliar pada akhir 2023.
Menurut Hadi, ini memperkuat posisi keuangan perusahaan dan mencerminkan keberlanjutan dalam peningkatan nilai bagi pemegang saham.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan SMIL, Winston Suhermin menyatakan optimisme perseroan dalam mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun ini dengan hasil yang memuaskan.
“Kami optimis mampu meraih target pendapatan tahun 2024 ini yang mencapai Rp 400 miliar, mengingat adanya pertumbuhan terhadap permintaan forklift, dengan estimasi pencapaian margin laba bersih minimal 20 persen," tutur Winston.
"Pencapaian pada per kuarter ketiga tahun 2024 telah menunjukkan perkembangan yang positif untuk pencapaian target tersebut," imbuh dia.
SMIL juga baru-baru ini memperoleh rating kredit idA- dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) pada Agustus 2024.
Hadi menuturkan, dengan terus konsisten meningkatkan jumlah unit EV forklift, perseroan optimistis akan dapat memenuhi tren permintaan pasar dengan optimal.
Selain itu, pemberian peringkat idA- (Stable) oleh PEFINDO semakin memperkuat keyakinan kami, karena hal ini mencerminkan posisi pasar SMIL yang terdepan dalam bisnis penyewaan forklift, marjin laba yang baik, dan profil keuangan yang kuat.
Mau Relokasi Pabrik ke RI, 15 Investor Taiwan Minta Kemudahan Investasi
Menteri Airlangga Hartarto mengungkapkan 15 investor Taiwan berencana relokasi pabrik ke Indonesia, dengan syarat kemudahan pembelian tanah dan energi hijau. [359] url asal
#jakarta-pusat #european #cptpp #esg-compliance #hydro #menteri-airlangga #purwakarta #pemerintah #european-union-comprehensive-economic-partnership-agreement #iue-cepa #mau-relokasi-pabrik #comprehensive
(detikFinance - Moneter) 01/11/24 20:00
v/17324202/
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sekitar 15 investor asal Taiwan berniat merelokasi pabriknya ke Indonesia. Mereka akan masuk jika beberapa persyaratan yang diminta sudah dipenuhi.
"Tadi Asosiasi Tekstil Taiwan datang dan mereka menyatakan punya keinginan untuk investasi di Indonesia karena beberapa dari mereka sudah investasi di Indonesia, di daerah Purwakarta. Permintaan mereka ada beberapa hal," kata Airlangga kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2024).
Persyaratan pertama yang diminta yakni, agar pembelian tanah di Indonesia bisa dilakukan lebih mudah. Dalam hal ini, Airlangga menawarkan investor tersebut untuk masuk ke kawasan industri.
"Tadi saya arahkan mereka untuk masuk kawasan karena kalau keluar kawasan mereka amdalnya lama, juga dua sampai tiga tahun hanya pematangan lahan. Tetapi kalau masuk kawasan itu akan menjadi mudah karena semuanya sudah selesai, baik amdal maupun lahan," tutur Airlangga.
Kedua, 15 investor tersebut meminta agar sumber energi hijau bisa tersedia di Indonesia, mengingat saat ini penggunaan energi hijau menjadi tuntutan global terutama di industri tekstil kelas atas.
Dalam hal ini, Airlangga memastikan bahwa sumber energi hijau di dalam negeri sudah tersedia.
"Di dalam ESG compliance itu energinya hijau. Energi hijau kan bisa dari gas, bisa dari hydro, bisa dari solar floating, di mana itu di Jawa Barat semuanya tersedia," terang Airlangga.
Ketiga, 15 investor yang menemui Airlangga juga meminta agar harga gas yang dipakai bisa mendapatkan harga kompetitif untuk mendukung operasional mereka. Pasalnya, para investor tersebut mengeluh tingginya harga gas yang bisa mencapai US$ 12 per MMBTU.
"Saya katakan kalau harganya US$ 9 per MMBTU, itu rata-rata industri dapat segitu. Jadi kalau mereka dapat di atas itu, mereka mesti sampaikan ke pemerintah, nanti pemerintah panggil-lah PGN atau siapa," jelasnya.
Keempat, para investor tersebut ingin mendapatkan pasar yang menguntungkan. Mereka menyebut bahwa saat ini keuntungan terbesar diperoleh melalui investasi di China dan Vietnam, terutama karena Vietnam memiliki perjanjian dagang European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA) dan Comprehensive and Progresive Trans-Pasific Partnership Agreement (CPTPP).
Oleh karena itu, mereka ingin Indonesia bisa melakukan percepatan penyelesaian IUE-CEPA dan CPTPP. "Itu komit kalau Indonesia bisa mendapatkan IUE-CEPA, itu mereka akan relokasi bahkan dari Vietnam ke Indonesia," ujar Airlangga.
(kil/kil)
Bio Farma Mau Bangun Pabrik Baru, Bidik Ekspor Naik 10 Kali Lipat
Bio Farma berencana membangun pabrik baru untuk ekspansi vaksin, menargetkan kenaikan pendapatan ekspor hingga 10 kali lipat dalam 10 tahun ke depan. [357] url asal
#arahan #aspirasi #persero #vaksin-dunia #depannya-bio-farma #vaksin #farmasi #environmental #pt-bio-farma #farma #dosis #ekspansi-vaksin #jakarta #pasteur #pemerintah #erick-thohir #jenis-vaksin #kementerian-bumn #esg
(detikFinance) 01/11/24 13:40
v/17313039/
Jakarta - Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero), berencana akan melakukan ekspansi dengan membangun pabrik baru. Selaras dengan rencana itu, perusahaan membidik kenaikan pendapatan dari ekspor vaksin hingga 10 kali lipat.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, target ke depannya Bio Farma bisa menjadi pusat produksi vaksin dunia. Selaras dengan itu, pemerintah turut serta mendorong untuk peningkatan produksinya dalam 10 tahun ke depan.
"Kita dorong produksinya untuk 10 tahun ke depan kalau bisa naik 5 kali lipat. Ini berbagai jenis vaksin, ada servik, macem-macem," kata Erick, dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Bio Farma Soleh Ayubi mengatakan, kapasitas produksi vaksin Bio Farma mencapai 3,1 miliar dosis/tahun dari pabrik yang berlokasi di Pasteur, Bandung. Adapun pabrik itu telah dibangun sejak 130 tahun lalu saat Pasteur masih berupa hutan.
"Sekarang itu sudah di tengah kota, sudah penuh banget dan memang dari public safety juga kurang bisa memenuhi. Sekarang sedang kita cari arahan dari Pak Menteri untuk nyari satu tempat yang memang kita siapkan juga untuk 50-100 tahun ke depan," kata Soleh, dalam kesempatan yang sama.
Dengan kehadiran pabrik baru ini, menurutnya Bio Farma bisa menaikkan kapasitasnya bahkan sampai 5 kali lipat. Sehingga, revenue-nya juga harapannya dari ekspor itu 10 tahun ke depan bisa naik antara 8 sampai 10 kali lipat juga.
"Kita punya fleksibilitas untuk menaikkan kapasitasnya bahkan sampai 5 kali lipat. Sehingga revenue-nya juga harapannya dari ekspor itu, kita punya aspirasi internal untuk ekspor 10 tahun ke depan bisa naik antara 8 sampai 10 kali lipat juga," ujarnya.
Soleh mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi lokasi. Akan ada sejumlah pertimbangan dalam menetapkan lokasi tersebut, salah satunya menyangkut ketersediaan air.
"Untuk bangun pabrik kan harus dikaji dalam Amdal-nya, ketersediaan air gitu. Air itu yang dipastur kita butuh 5 juta liter setahun untuk industri vaksin. Jadi nanti kita sedang dianalisis ketersediaan air, macam-macam lah yang sedang kita lakukan. Energi hijau itu juga menjadi kunci," kata dia.
Soleh menambahkan, dalam dua tahun terakhir Bio Farma mencatatkan kenaikan ekspor hingga 80%. Ke depan konsep environmental, social, and governance (ESG) akan menjadi fokus utamanya.
(shc/rrd)