Di Singapura, Honda Step WGN banyak digunakan sebagai armada taksi online. Padahal, kendaraan tersebut masuk kategori menengah dengan harga yang cukup tinggi!
Pekan lalu, redaksi detikOto berkunjung ke Singapura untuk memenuhi undangan media trip selama tiga hari. Ketika berada di sana, kami lebih sering bepergian ke luar menggunakan taksi online.
Menariknya, ada satu kendaraan yang paling sering digunakan pengemudi taksi online setempat, yakni Honda Step WGN. Bahkan, kami kebagian 'jatah' dua kali naik mobil tersebut saat melakukan pemesanan di area Pulau Sentosa.
Di Singapura, taksi online memang lebih sering menggunakan armada-armada mobil boksi seperti Step WGN. Sebab, kendaraan tersebut dirasa nyaman untuk mengangkut banyak penumpang dan muatan barang.
Menurut salah satu sopir taksi yang menggunakan Honda Step WGN di Singapura, kendaraan tersebut sudah dipakainya selama beberapa bulan terakhir. Dia mengklaim, mobilnya itu lebih nyaman dibandingkan mobil listrik.
"Saya sebelumnya sempat pakai mobil listrik. Tapi tiga bulan pemakaian, saya jual karena ribet mengecasnya. Saya kemudian beli mobil ini," ujar pengemudi berkacamata tersebut menggunakan bahasa Inggris-Singapura yang khas.
Sebagai penumpang, kami juga merasa cukup nyaman. Ruangannya lega dan kedap suara. Tarikannya juga terasa sangat smooth, baik di kecepatan rendah maupun tinggi.
Honda Step WGN dipasarkan di Singapura bukan melalui Honda Kah Motor sebagai agen pemegang merek, melainkan lewat importir umum seperti Vincar dan SG Carmart. Mobil hibrida tersebut dibanderol mulai 209.200 SGP atau sekira Rp 2,4 miliar!
Di Indonesia, Honda Step WGN sudah dikenalkan di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2024. Kendaraan tersebut kemungkinan akan dipasarkan di dalam negeri mulai tahun depan. Sementara harganya, menurut keinginan konsumen, berada di kisaran Rp 650-699 juta.
Setelah meluncur di Indonesia beberapa bulan lalu, Volkswagen ID. Buzz atau VW Kombi listrik resmi mengaspal di Singapura, Rabu (16/10). Kendaraan bergaya nyentrik itu tersedia dalam empat varian berbeda.
Jika di Indonesia hanya tersedia dalam varian 6-seater, maka di Singapura ada 5-seater, 6-seater, 7-seater dan cargo. Mobil listrik tersebut dihadirkan untuk konsumen setempat yang menyukai merek Volkswagen dan peduli terhadap isu lingkungan.
"Model ini punya gaya yang ikonik dan timeless. VW ID. Buzz mengusung desain futuristis, unik dan menggunakan teknologi ramah lingkungan. Mobil ini menjadi era mobilitas baru dan menambah portofolio kami di sini," ujar Managing Director Volkswagen Group Singapore, Kurt Leitner di Pulau Sentosa, Singapura.
Volkswagen ID. Buzz di Singapura Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikOto
Pada varian 5-seater atau normal wheelbase (NWB), pabrikan membekalinya dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 210 kw dan akselerasi dari nol ke 100 km/jam dalam waktu 7,6 detik. Baterainya 79-84 kwh dengan jarak maksimum hingga 430 km.
Sementara untuk varian 6 dan 7-seater atau long wheelbase (LWB) mengadopsi motor listrik bertenaga sama, yakni 210 kw. Kemudian baterainya berkapasitas 86-91 kWh dengan jangkauan maksimum 470 km. Dua varian tersebut memerlukan waktu 7,9 detik untuk melaju dari nol ke 100 km/jam.
Terakhir, ada varian cargo. Kendaraan tersebut punya tiga kursi di ruang kabin. Sedangkan area belakangnya dibuat kosong untuk menaruh barang bawaan hingga 710 kg! Baterainya 79-84 kwh yang bisa dipakai untuk melaju sejauh 461 km.
Khusus untuk model penumpang atau non-cargo, pabrikan sudah membekalinya dengan berbagai fitur keamanan, mulai dari airbags di semua kursi, intelligent park assist, lane change assist, emergency assist, traffic jam assist, proactive passenger protective system, area view, adaptive cruise control, travel assist dan lainnya.