Kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Kamis (7/11/2024), mulai mobil konsep Toyota RAV-X hingga Land Cruiser bergaya off road cyberpunk Halaman all [610] url asal
Tak ketinggalan, artikel tentang Toyota Land Cruiser bergaya off roadcyberpunk juga banyak diminati pembaca. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Kamis (7/11/2024):
Toyota memperkenalkan sejumlah mobil konsep di SEMA Show 2024, salah satunya adalah RAV4.
Sport utility vehicle (SUV) konsep dari Toyota ini diberi nama RAV-X, yang terinspirasi dari mobil reli offroad, dengan berbagai ubahan. Seperti suspensi yang dibuat lebih kuat, ban offroad, serta bodi yang telah didesain ulang.
Suzuki belum lama ini mengungkapkan versi produksi dari eVX yang diberi nama dengan e Vitara. Mobil ini sekaligus menjadi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) pertama dari merek Jepang berlambang S tersebut.
e Vitara kabarnya akan dijual di India mulai bulan Maret 2025, usai debutnya di Bharat Mobility Show, Januari 2025. Jika diluncurkan, mobil ini bisa menjadi penantang dari BYD Atto 3. BYD Atto 3 sendiri sudah di jual di beberapa negara, di antaranya di India dan Indonesia.
3. Korlantas Luncurkan Sistem Tilang Pakai Teknologi Face Recognition
Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Jawa Barat.
Korlantas Polri meluncurkan aplikasi Traffic Attitude Record (TAR) dan Face Recognition (FR) untuk memantau dan mencatat perilaku pengemudi sebagai bagian dari penegakan hukum berbasis digital.
Peluncuran ini dilakukan oleh Kakorlantas Irjen Pol. Aan Suhanan, bersama Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, dan Dirut Jasa Raharja Rivan A. Purwantono dalam Rakernis Ditgakkum Korlantas Polri Tahun Anggaran 2024 di DI Yogyakarta, Selasa (5/11/2024).
4. Cara Parkir untuk Menghindari Kerusakan Transmisi Matik
kompas.com Ilustrasi parkir mobil.
Parkir mobil dengan transmisi matik sering dianggap lebih mudah dibandingkan dengan kendaraan manual. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar transmisi matik tetap awet dan tidak mengalami kerusakan.
Salah satu aspek krusial adalah cara pengoperasian tuas transmisi saat parkir. Jika tidak dilakukan dengan benar, hal ini bisa berpotensi merusak komponen transmisi matik yang cukup mahal untuk diperbaiki.
5. Toyota Land Cruiser Bergaya Off Road Cyberpunk di SEMA 2024
Doc Carscoops Toyota Land Crusier Modellista
Ajang SEMA Show 2024 telah menjadi salah satu pameran yang ditunggu-tunggu pecinta otomotif. Gelaran ini menampilkan beragam karya modifikasi dan komponen aftermarket dari para builder di seluruh dunia.
Salah satunya produsen otomotif asal Jepang, Toyota, yang menampilkan Land Cruiser bergaya off road cyberpunk. Ubahan ini dilakukan oleh anak perusahaan kustomisasi Toyota, Modellista, yang kabarnya juga akan meluncur di Amerika Serikat.
Delpi juga menegaskan bahwa Dongker hadir untuk menyebarkan cinta, walaupun makna cinta yang Dongker hadirkan terkesan kontradiktif bagi mereka yang awam. [559] url asal
Jakarta: Dongker baru saja menggelar jumpa pers dalam rangka perilisan kaset yang dibundel dengan buku edisi terbatas bertajuk Ceriwis Necis: From Tones To Stories Every Page. Pada acara tersebut, Delpi dan Arno mendefinisikan makna punk menurut perspektif Dongker.
"Punk itu, kekeluargaan. Ketika kita bisa menerapkan kekeluargaan itu kita bisa main dimana pun," ungkap Arno, vokalis sekaligus gitaris Dongker saat jumpa pers di Kopi Wangsa, Kemang, Jakarta Selatan, pada, Kamis, 17 Oktober 2024.
Arno juga menegaskan bahwa arti punk menurutnya adalah cinta. Ia pun mengutarakan cintanya terhadap pihak-pihak yang turut andil dalam keberlangsungan Dongker hingga berdiri seperti saat ini dan mengakui bahwa awal mula penggemar Dongker itu tumbuh di komunitas atau skena musik lokal. "Seperti Dongker lah, kita tetap cinta sama siapa pun di sini, karena dia (penggemar Dongker) udah baik sama kami. Jadi, ya selagi kami tahu konteksnya apa, ya paling berbicara aja sih di situ. Karena memang embrio Dongker dari gorong-gorong (kancah musik underground). Jadi punk adalah cinta," sambungnya.
Delpi selaku vokalis dan gitaris turut mengamini pernyataan yang disampaikan oleh rekan satu band-nya itu.
"Sepakat dengan Arno sih, menurut kami anarkis yang baik tuh yang menghormati manusia sebagai manusia tanpa ada yang lebih tinggi atau lebih rendah," tutur Delpi.
Delpi juga menegaskan bahwa Dongker hadir untuk menyebarkan cinta, walaupun makna cinta yang Dongker hadirkan terkesan kontradiktif bagi mereka yang awam. Ia juga menceritakan bahwa Dongker sejatinya lahir di skena hardcore punk yang menyebabkan bahasa ekspresi dari para penikmatnya itu melalui ekspresi fisik.
"Dongker itu ngajakin untuk menyebarkan cinta aja sih. Tapi emang Dongker itu kan lahir di skena hardcore punk, jadi bahasa cinta atau bahasa ekspresinya tuh lewat kekerasan seperti violence dance, moshpit, dan lain-lain. Jadi sedikit kontradiktif memang cinta atau ekspresi kami tuh keras gitu," sambungnya.
Namun, Delpi menekankan bahwa kekerasan tersebut itu bentuk konsensual atau aturan yang telah disepakati bersama oleh para penikmat karya musik Dongker ketika mereka sedang tampil manggung.
"Tapi, keras dalam moshpit ini kan konsensual. Meskipun banyak bermain di beberapa event, tapi Dongker tuh awalnya muncul di event hardcore punk yang memang ruangnya itu diciptakan untuk kekerasan secara konsensual itu tadi. Kita saling pukul karena kita emang suka atau menyiptakan ruang tersebut untuk berekspresi dengan cara seperti itu," ujar Delpi.
Bermula dari panggung kecil, saat ini Dongker telah berkembang dan berhasil tampil di panggung-panggung festival besar di Indonesia seperti The Sounds Project, Pestapora, dan Synchronize Festival.
Dongker pun sadar bahwa basis penonton konser mereka ini cukup ekstrem bagi para penikmat atau pendengar musik genre lainnya. Oleh karena itu, Dongker sering mengedukasi para penggemar mereka untuk lebih kondusif atau berekspresi dengan cara yang lebih lembut jika menonton aksi mereka di acara-acara festival.
"Dongker kan saat ini udah main di banyak tempat ya. Tempat-tempat kita sekarang itu sudah campur gitu (tidak hanya terbatas di acara punk), kayak contohnya Dongker pernah main sama Bernadya atau Feby Putri gitu kan cukup ekstrem ya karena pendengarnya cukup berbeda," kata Delpi.
"Kami tuh sedikit mengedukasi penonton Dongker untuk melihat konteks cara menikmatinya kalau di luar atau festival yang memang banyak pendengar lainnya. Kita harus berekspresi dengan cara yang lebih lembut. Jadi makna cinta ini adalah lebur di tiap ruang yang ada, jadi kami sepakat kalau punk itu adalah cinta," tutupnya.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menghentikan dua kapal Singapura yang mencuri pasir laut. Kapal ini mampu menyedot 100.000 m3 pasir per bulan. [497] url asal
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan penghentian operasional dua kapal keruk (dradger) berbendera Singapura yang kedapatan mencuri pasir laut di RI. Parahnya kapal-kapal ini bisa menyedot sekitar 10 ribu m3 pasir dalam waktu 9 jam.
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono alias Ipunk mengatakan saat dilakukan pemeriksaan, MV YC 6 berukuran 8012 gross tonnage (GT) dan MV ZS 9 berukuran 8559 GT terindikasi melakukan penambangan pasir laut di wilayah Indonesia tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan.
Menurut pengakuan nakhoda kapal tersebut, mereka sering masuk ke perairan Indonesia yang bahkan dalam kurun waktu satu bulan bisa mencapai 10 kali bolak-balik tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang sah, tidak punya dokumen kapal. Dokumen yang ada hanya ijazah nakhoda dan akta kelahiran.
Lebih lanjut, Ipunk menjelaskan kapal penghisap pasir itu membawa 10 ribu meter kubik pasir dan terdapat 16 orang anak buah kapal (ABK), terdiri dari 2 orang WNI, 1 orang asal Malaysia, dan 13 warga negara China.
"Mereka menghisap pasir selama 9 jam mendapat 10 ribu (meter kubik) yang dilakukan selama 3 hari dalam satu kali perjalanan. Kapal ini dalam satu bulan bisa 10 kali masuk ke sini. Artinya dalam satu bulan kapal ini mampu mencuri 100.000 meter kubik pasir laut Indonesia," kata Ipunk dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (12/10/2024).
Atas peristiwa penangkapan ini, Ipunk juga menjelaskan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sedimentasi di Laut merupakan salah satu landasan hukum dalam Pengendalian Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Pemerintah bertanggung jawab dalam melindungi dan melestarikan lingkungan laut.
"Untuk itu negara hadir menertibkan, sebagai komitmen untuk mewujudkan ekologi sebagai panglima agar pengelolaan sumber daya kelautan ini bisa lestari dan sesuai peraturan. Kalau laut ini dikelola dengan baik, pemerintah bisa memastikan semuanya sesuai dengan peraturan yang ada, namun jika tidak sesuai, maka kami akan tertibkan," ujarnya.
Kemudian di juga menegaskan bahwa PSDKP akan terus mengawasi dan menertibkan kapal-kapal dredger ilegal yang beroperasi di perairan lainnya sesuai dengan ketentuan Pasal 18 Angka 12 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja.
"Disini KKP hadir melakukan penertiban. Harapan kami dapat tetap tertib. Dengan pola pemerintah turun langsung untuk memastikan bahwa aturan yang ada bisa dilaksanakan oleh pelaku usaha dan teman-teman pemerintah daerah," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Viktor Gustaaf Manoppo menjelaskan sampai saat ini, dalam PP 26 tahun 2023 tentang pengelolaan hasil sedimentasi belum ada satupun izin yang dikeluarkan pemerintah.
"Secara regulasi, KKP belum mengeluarkan satu lembar izin kepada siapapun. Terkait operasional pengelolaan hasil sedimentasi. Estimasi total potensi kerugian negara bila dihitung dari kegiatan ini dalam satu tahun, 100.000 meter kubik dikali 12 bulan apabila dibawa pasir tersebut diekspor keluar, totalnya dapat mencapai ratusan miliar per tahun kerugian negara," katanya
"Ini baru sumber daya kelautan (pasir laut) belum lagi perizinan yang lainnya mungkin bisa lebih dari itu," tegasnya lagi.
Jakarta: Genre musik punk sejatinya berasal dan tumbuh luas di negara asalnya Inggris dan Amerika Serikat. Mengutip dari Rolling Stone, punk rock bermula pada tahun 1976 di Bowery, New York.
Punk rock dimulai sebagai semacam gerakan penolakan dan panggilan untuk kesederhanaan yang mencolok dan brutal. Kalau kata Kurt Cobain, punk rock seharusnya berarti kebebasan.
Mungkin, bagi kalian pecinta musik bergenre punk sudah tidak asing lagi dengan nama band seperti Ramones, Sex Pistol, Misfits, The Clash, Fugazi dan Descendents. Namun jangan salah, genre dan kultur punk ini juga tumbuh dan berkembang luas di Jepang yang biasanya hanya dikenal oleh kebanyakan orang dengan anime dan idol grupnya.
Kalau kalian lagi cari referensi band punk untuk didengarkan di platform musik digital, Medcom.id akan kasih kalian rekomendasi 5 band punk Jepang terbaik yang bisa bikin kalian kembali semangat dalam menjalani hari.
Berikut 5 band punk Jepang terbaik
1. Hi-Standard
Pada urutan pertama ada band jepang bernama Hi-Standard. Band ini beranggotakan tiga orang yang diisi oleh Akihiro Namba sebagai (vokalis dan Bassis), Ken Yokoyama pada posisi (Gitaris dan Backing Vokal), dan mendiang Akira Tsuneoka (Drummer) yang meninggal pada usia 51 tahun pada Februari 2023, tahun lalu.
Hi-Standard sudah terbentuk sejak tahun 1991. Walaupun berasal dari Jepang, mayoritas lagu mereka menggunakan lirik berbahasa Inggris. Album bertajuk Angry Fist dan Album Making The Road berhasil meledak di pasaran yang berhasil membawa mereka tur di Eropa dan Amerika, bersama band punk terkenal NOFX. Mereka juga pernah satu panggung bersama band Punk terkenal lain seperti Green Day dan Rancid.
2. Ken Yokoyama
Selanjutnya ada Ken Yokoyama, ia merupakan gitaris sekaligus backing vokal dari grup Hi-Standard. Ken berhasil mendirikan label rekamannya sendiri di Tokyo, Jepang pada tahun 1994 yang bernama Pizza of Death Records.
Ketika Hi-Standard sempat vakum pada tahun 2000 hingga kembali reuni pada tahun 2015, Ken menuangkan kemampuannya yang berhasil menjadi sembilan karya album dan aktif berkarya hingga saat ini. Salah satu lagu yang populer dari Ken Yokoyama adalah lagu “Believer” dari album The Cost of My Freedom.
3. Dustbox
Di posisi ketiga ada band asal Saitama, Jepang bernama Dustbox. Band ini pertama kali dibentuk oleh Suga yang berperan sebagai vokalis dan pemain gitar yang disusul oleh Joji sebagai (Bassis dan Backing Vokal), dan Reiji sebagai penabuh (Drum). Dustbox berhasil booming di kalangan anak muda Jepang di periode tahun awal 2000’an bahkan hingga saat ini.
Gaya bermusik mereka dikenal dengan subgenre punk yaitu skate punk yang bermuatan nuansa lirik-lirik positif yang mengingatkan kita untuk selalu bersikap positif dalam menjalani dan menghadapi kisah kehidupan kita sehari-hari. Karena keunikan itulah, Dustbox digemari oleh muda-mudi di Jepang bahkan juga merambah secara global.
4. Kemuri
Kemuri merupakan band punk yang memadukan unsur genre SKA dalam karya musiknya yang jadi dikenal sebagai band SKA-punk. Band ini berdiri pada tahun 1996, gaya bermusik mereka terkenal identik membawa keceriaan dengan lirik berbahasa Inggris bermuatan positif.
Kemuri juga dikenal dengan slogan bermusik mereka yaitu PMA (Positive Mental Attitude). Band ini sempat memutuskan bubar pada tahun Desember 2006. Namun, mereka kembali berkarya pada tahun 2017 dan menghasilkan tiga album dari periode waktu 2017 sampai 2020.
5. Hawaiian 6
Terakhir ada band bernama Hawaiian 6 yang bekerja sama dengan label milik musisi punk kawakan asal Jepang, Ken Yokoyama di label miliknya, Pizza Of Death Records. Hawaiian 6 pertama kali dibentuk pada tahun 1997 dan masih aktif hingga saat ini.
Band ini mengusung genre punk rock dan melodic hardcore yang memiliki ciri khas pada melodi yang cukup intens dengan nuansa sedih dan menusuk membahas kehidupan dan kenyataan pada proses menjajaki fase menuju dewasa.
Jakarta: Pop Punk merupakan subgenre dari musik Punk. Genre musik ini merupakan perpaduan dari dua genre musik pop dan punk rock yang identik dengan permainan riff gitar dengan tempo cepat yang dibalut dengan sentuhan melodi pop.
Biasanya, mayoritas band beraliran pop punk hanya menyuguhkan musik mereka dengan durasi terbilang singkat yaitu dengan durasi dua sampai dua setengah menit.
Mengutip dari Billboard, aliran musik Pop Punk ini lahir pada era 70-an yang dipelopori oleh band punk rock asal Amerika, Ramones dan band asal Inggris, Buzzcocks. Genre ini semakin eksis dan booming berkat kehadiran band asal Amerika, Green Day dan Blink-182 pada era 90-an hingga awal 2000-an yang sukses menjadikan tren dan bahkan lifestyle bagi kaula muda pada era tersebut.
Lirik-lirik pada band pop punk dirasa dekat dan lekat dengan kehidupan anak muda pada era itu dan bahkan masih digandrungi oleh sebagian anak muda hingga saat ini. Musik dengan aliran pop punk identik dengan menceritakan tentang romansa percintaan, masa sekolah, dan kedekatan dalam hubungan pertemanan.
Rekomendasi band pop punk
Buzzcocks
Pertama ada band asal Bolton, Britania Raya yang bernama Buzzcocks. Band ini merupakan salah satu pelopor subgenre pop punk yang melawan arus pakem genre punk yang identik dengan gaya rebelnya dalam menentang isu kehidupan sosial maupun politik. Buzzcocks justru menghindari politik dan dikenal dengan karya mereka yang menceritakan kisah lucu dan sedihnya romansa cinta dalam masa remaja.
Buzzcocks awalnya berdiri pada tahun 1976 yang dikenal lewat album perdana mereka Another Music In A Different Kitchen dan Album Love Bites. Band ini dikenal dengan formasi awal mereka yaitu dengan Pete Shelley sebagai (Gitaris sekaligus vokalis), Steve Garvey (bass), dan John Maher (drum). Salah satu lagu hits mereka adalah “Ever Fallen In Love”.
Descendents
Selanjutnya ada band Descendents, band ini cukup eksis pada era 80-an dan masih aktif tampil di festival-festival musik hingga sekarang. Descendents merupakan band asal Manhattan Beach, California, Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1977.
Selama masa berkariernya, Descendents sempat beberapa kali ganti personel. Formasi personel yang aktif saat ini adalah Milo Aukerman (vokalis), Bill Stevenson (drummer), Karl Alvarez (bassis), Stephen Egerton (gitaris). Mereka dikenal dengan lagu berjudul “Hope”.
Blink-182
Band ini pastinya sudah tidak asing lagi bagi sebagian para pembaca, Blink-182 kerap dilabeli sebagai band bergenre pop punk tersukses yang berhasil memperkenalkan genre pop punk ke khalayak luas. Band yang divokali oleh Tom DeLonge ini berhasil menjual sebanyak 50 juta album di seluruh dunia.
Blink-182 terdiri dari Tom DeLonge sebagai (vokalis dan gitaris), Mark Hoppus (bassis dan vokal), dan Travis Barker selaku (drummer). Mereka dikenal lewat album Enema of The State yang masih sering diputar di berbagai platform musik hingga saat ini. Salah satu lagu Blink-182 yang terkenal adalah “All The Small Things”.
Green Day
Green Day dikenal lewat album Dookie yang merupakan album terbaik dan terpopuler mereka yang pertama kali dirilis pada tahun 1994. Band asal Amerika Serikat ini juga merupakan band bergenre Pop Punk tersukses seperti Blink-182.
Green Day berformasikan Billie Joe Armstrong sebagai (Vokal dan Gitar), Mike Dirnt (Bass), dan Tre Cool (Drum). Mereka juga dikabarkan akan segera tampil perfom secara live di Jakarta pada, 15 Februari 2025 mendatang, membawakan setlist spesial perayaan 30 tahun album Dookie untuk para Idiot Nation–sebutan bagi fans Green Day.
Sum 41
Di posisi kelima ada Sum 41 yang berasal dari Ajax, Kanada. Band ini pernah masuk dalam nominasi penghargaan musik bergengsi Grammy Awards dan sempat masuk dalam top chart Billboard 100 di posisi ke-66. Salah satu lagu yang membuat Sum 41 terkenal adalah “Fat Lip” dari album All Killer No Filler.
The Story So Far
The Story So Far identik dengan gaya pop punk yang dipadukan dengan genre post-hardcore dan emo. Band ini bahkan disebut sebagai band pop punk terbaik penerus kesuksesan Green Day dan Blink-182 di era 2010-an hingga saat ini.
Dalam sesi tour dunia setelah Tom DeLonge memutuskan reuni bersama Blink-182, The Story So Far ditunjuk sebagai pembuka acara sesi tour dunia mereka. Band yang divokali oleh Parker Cannon ini sukses lewat album Under Soil and Dirt (2011) dan What You Don’t See (2013).
No Pressure
No Pressure merupakan side project dari Parker Cannon yang merupakan vokalis dari band The Story So Far. Proyek sampingan dari Parker Cannon ini juga masih merupakan band yang mengusung genre pop punk. No Pressure cukup populer setelah mereka merilis album berjudul No Pressure dengan hits yang populer yaitu “Too Far” dengan 5,1 juta pendengar di platform musik spotify.
Unit pop punk asal California ini sebelumnya juga pernah manggung di Studio Palem, Kemang, Jakarta pada, 25 Januari 2023 tahun lalu.
Belmont
Terakhir ada band pop punk asal Chicago, Amerika Serikat bernama Belmont. Dalam karya musiknya mereka memadukan berbagai genre seperti. pop punk, metal dan math rock. Belmont dikenal lewat EP mereka berjudul Between You and Me. Salah satu lagu dengan pendengar terbanyak adalah lagu “Overstepping”.
Jakarta: Band Prison of Blues sukses menggemparkan panggung konser Psychobilly Meeting yang digelar di Santa Suzana, Barcelona, Spanyol pekan kemarin. Band asal Temanggung, Jawa Tengah itu mencuri perhatian penggila musik psychobilly di Eropa.
Psychobilly merupakan genre musik yang memadukan unsur rockabilly dan punk rock. Prison of Blues mengawali penampilan mereka lewat lagu "Indonesia Psycho" yang menceritakan kejadian horor di Indonesia.
Endy drummer memainkan alat musik tiup tradisi dari Minang yakni Serunai yang kemudian disambut sound synth dan hammond dari gitaris Bayu Randu. Momen ini tentu menjadi hal baru bagi penggemar psychobilly karena menggabungkan instrumen tradisi dan juga modern. "Setelah turun panggung saya sendiri kaget dan tidak percaya band ini mendapat antusiasme yang di luar ekspektasi saya, banyak sekali yang ke backstage untuk foto dan mengajak ngobrol dengan kami. Kebanyakan menanyakan alat musik yang kita mainkan karena ini unik," kata Bayu Randu.
Prison of Blues diundang dalam sebuah konser psychobilly terbesar dunia. Event ini juga sekaligus merayakan ulang tahun ke-30 Psychobilly Meeting tersebut.
Band yang terdiri dari Bowo (vokal/gitar), Aldino (contra bass), Bayu Randu (gitar) dan Endy (drum) itu berbagi panggung dengan band psychobilly legendaris seperti Mad Sin, Nek Romantix, Demented Are Go, The Rumjack, King Kurt dan lain lain. Prison of Blues menjadi band pertama dari Asia Tenggara yang diundang tampil dalam acara berskala internasional tersebut.
"Ini moment yang sangat ditunggu penggemar kami di sini, banyak yang datang khusus buat kami, mungkin karena tahun lalu kami gagal berangkat ke festival ini," kata Bowo.
Selain diundang manggung di Psychobilly Meeting di Santa Susanna, Spanyol, Prison of Blues juga diundang tampil di Storfaktor Festival dan Crazy Dayz Festival. Crazy Dayz Festival diselenggarakan di kota Cham, Jerman pada tanggal 12 dan 13 Juli 2024.
Prison of Blues dijadwalkan berada di Eropa selama tiga minggu dan 15 gigs. bersyukur tur mereka kali ini mendapat dukungan dari Kemendikbud dan Kemenparekraf.