#30 tag 24jam
Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Event Maybank Marathon di Bali
Tahun ini, Maybank Indonesia bersama Katadata Insight Center menggelar studi untuk mengukur dampak penyelenggaraan Maybank Marathon, khususnya pada 2024 terhadap perekonomian di Bali. [629] url asal
#maybank-marathon #maybank-indonesia #maybank-marathon-2024 #bali #survei-kic #update-me
(Katadata - FINANSIAL) 08/10/24 14:11
v/16154751/
Jelang akhir Agustus lalu, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menggelar lomba Elite Label Road Race Maybank Marathon yang ke-13 di Gianyar, Bali.
Tahun ini, Maybank Indonesia bersama Katadata Insight Center menggelar studi untuk mengukur dampak penyelenggaraan Maybank Marathon, khususnya pada 2024 terhadap perekonomian di Bali.
Studi Katadata Insight Center ini dilakukan dengan melibatkan pelari dan pelaku usaha di sekitar perhelatan Maybank Marathon 2024 dengan hasil studi yang sempat disampaikan kepada seluruh sponsor dan media partner di acara Maybank Marathon Appreciation Night akhir September lalu.
Hasil studi tersebut mengungkapkan, dampak yang ditimbulkan dari penyelenggaraan Maybank Marathon 2024 terhadap perekonomian di Bali mencapai Rp125 miliar.
Angka ini didapatkan dari pengalian nilai rata-rata belanja peserta lari sebesar Rp9,8 juta dengan jumlah total peserta lari yaitu, 12.700 orang.
Selain dampak langsung, studi ini juga mengukur dampak tidak langsung (multiplier effect) penyelenggaraan Maybank Marathon 2024 yang tercatat sebesar Rp164 miliar.
Angka ini didapatkan melalui perkalian nilai dampak langsung terhadap indikator ekonomi di 52 sektor seperti, diantaranya, konstruksi, perdagangan, jasa informasi dan komunikasi, hingga jasa kesehatan.
Adapun, rincian belanja peserta Maybank Marathon 2024 tersebut terdiri dari biaya akomodasi sebesar Rp2,85 juta, makanan dan minuman sebesar Rp1,96 juta, transportasi (di luar tiket pesawat) sebesar Rp1,80 juta, suvenir sebesar Rp1,69 juta, dan biaya untuk wisata sebesar Rp1,51 juta.
Demikian juga, omzet harian pelaku usaha di Bali menurut studi mengalami kenaikan sebesar 48,3 persen, diikuti jumlah pelanggan harian juga meningkat 45,1 persen saat Maybank Marathon 2024 digelar.
Studi yang dilakukan oleh media partner Maybank Marathon ini telah memberikan indikasi atas dampak ekonomi yang ditimbulkan dari penyelenggaraan event internasional Maybank berdasarkan jumlah peserta tahun 2024, yakni sebanyak 12,700 orang. Tentunya, angka ini akan jauh lebih tinggi apabila rekan atau sanak keluarga peserta turut diperhitungkan.
"Di lain sisi, kami bersyukur, Maybank Marathon tidak hanya mampu menarik minat peserta lari dari dalam maupun luar negeri yang terus meningkat setiap tahunnya, tetapi juga mampu mendorong perputaran dana melalui pembelanjaan yang dilakukan oleh peserta dan kerabatnya selama berada di Bali,” ujar Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, dalam keterangan resmi, Selasa (8/10).
Dari studi yang sama, juga diketahui durasi stay-in peserta Maybank Marathon terbanyak mencapai 3-4 hari, dan 56,7 persen peserta berangkat ke Bali bersama rekan dan komunitasnya, sedangkan 26,7 persen mengajak anggota keluarga.
Demikian juga, sebesar 13,3 persen datang bersama pasangan dan sebesar 6,7 persen berangkat sendiri. Selain mengikuti Maybank Marathon 2024, studi yang sama mengungkapkan bahwa peserta juga melakukan wisata alam sebesar 96,7 persen, wisata adventure sebesar 26,7 persen, wisata kebugaran sebesar 23,3, persen wisata hiburan sebesar 13,3 persen dan wisata taman rekreasi sebesar 10 persen.
Pada Agustus lalu, Maybank Marathon hadir dengan berbagai peningkatan kualitas penyelenggaraan yang meliputi diantaranya, pelaksanaan event di lokasi (venue) baru yang memungkinkan race pack collection dilaksanakan dalam satu lokasi.
Dengan venue baru, titik start/finish lomba dan rute lari juga mengalami penyesuaian. Untuk memahami persepsi peserta terhadap perhelatan Maybank Marathon 2024, Maybank Indonesia menggelar survei pasca event dengan tingkat kepuasan (overall satisfaction rate) yang mencapai 91 persen diikuti dengan 93 persen peserta menyatakan puas dengan lokasi baru dan rute lari yang disesuaikan, sebesar 88 persen.
“Selain mengukur dampak ekonomi, hasil survei pasca event yang positif ini juga menjadi bukti keberhasilan kami dalam menyelenggarakan event berstandar internasional yang terus kami pupuk dari tahun ke tahun,” jelas Project Director Maybank Marathon, Widya Permana.
Widya menyimpulkan, dampak positif yang dikontribusikan Maybank Marathon yang tercermin melalui studi ekonomi maupun survei pasca event ini telah terus mendorong Maybank Indonesia sebagai pemilik dan penyelenggara.
Sehingga dapat terus berupaya meningkatkan kualitas dan menghadirkan kejutan baru dalam perhelatan lomba yang kini menjadi event pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan predikat Elite Label Road Race dari World Athletics.
Katadata Telco Survey: Perilaku Digital Masyarakat Pengaruhi Pilkada 6 Wilayah
Survei menunjukkan keterikatan perilaku telekomunikasi dan digital pemilih dengan elektabilitas calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 [1,019] url asal
#pilkada #telekomunikasi #survei-kic #update-me
(Katadata - BERITA) 19/09/24 22:24
v/15253568/
Katadata Insight Center (KIC) merilis hasi survei yang menunjukkan keterikatan perilaku telekomunikasi dan digital pemilih dengan elektabilitas calon kepala daerah dalam Pilkada 2024.
Survei tersebut dilakukan di enam provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Sumatera Utara (Sumut).
Survei menunjukkan, dari 6 provinsi, Jakarta dan Jawa Tengah menjadi daerah dengan pertarungan yang cair. Meskipun ada satu pasangan yang
memenangi elektabilitas, pasangan lain ternyata bisa unggul pada beberapa segmen telekomunikasi pemilih.
"Hal ini menunjukkan bahwa elektabilitas tidak dikuasai oleh satu pasangan." demikian keterangan KIC dalam hasil survei mereka seperti dirilis pada Kamis (19/9).
Survei KIC bertajuk 'Elektabilitas Pilkada Enam Provinsi & Kepuasan Terhadap Pemerintah' ini dilakukan pada 4-9 September 2024 dengan menyasar kepada 800 responden pada tiap provinsi.
Populasi sampel merupakan penduduk yang memiliki hak pilih dan menggunakan nomor telepon selular Telkomsel. Penarikan data survei dilakukan dengan sambungan telepon melalui platform survei daring dari Telkomsel, tSurvey. Platform pengumpulan data ini mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight.
Dengan menggunakan metode pembangkitan nomor telepon secara acak atau random digit dialing (RDD), temuan survei itu memiliki toleransi kesalahan 3.5% pada tingkat kepercayaan 95% di tiap provinsi.
Uraian singkat mengenai korelasi perilaku pemilih terhadap prediksi hasil pemilihan gubernur (Pilgub) di enam wilayah sebagai berikut:
Banten
Berdasarkan hasil sampel, segmentasi pemilih di pemilihan gubernur (Pilgub) Banten didominasi responden yang memiliki perilaku dengan minat atau kecenderungan kuat terhadap hal-hal yang terkait dengan kemasyarakatan.
Responden tersebut cenderung doyan membaca berita, menggunakan media sosial, perhatian terhadap politik hingga budaya populer alias pop culture. Ada 54,6% responden Banten yang menyatakan diri mereka berorientasi kepada isu kemasyarakatan.
Dari angka tersebut, sebanyak 51,4% responden memilih pasangan Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi. Sementara pemilih pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah di angka 10,3%. Sementara sisanya 38,3% menjawab tidah tahu.
Jakarta
KIC mengambil dua sampel perilaku telekomunikasi masyarakat di Jakarta. Sampel pertama adalah masyarakat yang cenderung mengikuti isu keagamaan dan budaya yakni 3,9%. Sedangkan sampel kedua adalah masyarakat yang gemar mengikuti gaya hidup serta kecantikan yakni 8,9%.
Pemilih pada sampel pertama cenderung memilih pasangan Pramono Anung-Rano Karno (28,5%), sedangkan 25,3% memilih Ridwan Kamil-Suswono. Adapun Dharma Pongrekun-Kun Wardana dipilih 6,1% pada responden sampel pertama. Masih ada 40,1% kelompok ini yang belum menentukan pilihan.
Sedangkan Ridwan Kamil-Suswono memimpin elektabilitas pada sampel kedua yakni 40,9%. Di bawahnya adalah Pramono-Rano dengan 28,9%, Dharma-Kun sebesar 1,2%, dan 29% belum menentukan pilihan.
Jawa Barat
Ada dua sampel yang digunakan KIC dalam menentukan perilaku telekomunikasi masyarakat dan kaitannya dalam pilihan di Pilgub Jawa Barat. Aspek pertama adalah pemilih yang fokus kepada konsumen (45,6%). Sedangkan aspek kedua adalah pemilih yang berorientasi bisnis (16,5%).
Kelompok pemilih yang memiliki minat khusus pada keuangan dan bisnis ini cenderung menaruh pilihan kepada pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dengan tingkat keterpilihan 45,7%. Komunitas pemilih ini umumnya dekat dengan topik investasi, asuransi, perbankan daring, dan manajemen keuangan.
Di sisi lain, pasangan calon Acep Adang Ruchiat - Gitalis Dwi Natarina hanya mendapatkan atensi 3,8% suara. Selanjutnya duet Ahmad Syaihku - Ilham Habibie 1,1% dan Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja 2,2%. Sementara masih ada sekitar 47,2% yang belum menunjukkan pilihannya.
Dedi-Erwan juga unggul dalam segmen pemilih yang cenderung konsumtif, mencari keuntungan dari promosi dan kemudahan belanja. Mereka termasuk orang-orang yang aktif mencari diskon dan penawaran alias promo-seeker, serta menggunakan metode pembayaran tanpa uang tunai (cashless), dan sering berbelanja melalui platform e-commerce.
Pada sektor pemilih ini, Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan punya angka keterpilihan mencapai 51,5%. Sementara para saingannya yakni Ahmad Syaihku - Ilham Habibie 5%, Acep Adang Ruchiat - Gitalis Dwi Natarina 3%, Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja 0,8%. Sementara masih ada sekitar 39,8% yang belum menunjukkan pilihannya.
Jawa Tengah
Pilkada Jawa Tengah yang tahun ini diikuti oleh dua pasangan calon juga memunculkan beragam kelompok pemilih. Basis pemilih yang menaruh perhatian pada isu kesehatan dan kebugaran lebih banyak memilih pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dengan tingkat keterpilihan 37%.
Di sisi lain, saingannya Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen mencatat angka keterpilihan 29,6%. Adapun masih ada sekitar 33,4% yang belum menunjukkan pilihannya.
Sementara itu, basis pemilih yang cenderung muda dan memiliki minat pada dunia digital dan gim cenderung lebih melekat kepada pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen dengan tingkat keterpilihan 37,8%.
Adapun pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memeroleh angka keterpilihan 28,3% dan sebanyak 34% masih melum menentukan pilihannya atau tidak tahu.
Jawa Timur
Pilkada Jawa Timur yang tahun ini diikuti oleh tiga pasangan calon pun turut memunculkan kelompok pemilih yang punya preferensi politik tertentu. Pemilih yang memiliki ketertarikan pada teknologi terbaru mengasosiasikan diri sebagai pemilih pasangan Khofifah Indah Parawansa-Emil Elestianto Dardak dengan angka keterpilihan 50%.
Sementara dua pasangan lainnya, yakni Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta 18%, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim 5%. Adapun masih ada sekitar 27% yang belum menunjukkan pilihannya.
Pasangan Khofifah-Emil juga unggul dalam kelompok pemilih penyuka bepergian (travel) dan peminat otomotif, serta mereka yang aktif berbelanja secara daring. Pada sektor pemilih ini, Khofifah-Emil mengantongi angka keterpilihan mencapai 50,7%.
Di sisi lain, pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta berada di urutan nomor dua dengan 16,3%, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim 3,2%. Sementara masih ada sekitar 29,8% yang belum menunjukkan pilihannya.
Sumatera Utara
KIC mengambil sampel kepada segmen pemilih yang menyenangi isu keluarga dan rumah tangga. Ada 3,9% responden yang menyatakan gemar mencari hal-hal terkait berkebun, memelihara hewan, hingga memasak.
Pasangan Bobby Nasution - Surya tercatat menjaring 44,7% angka keterpilihan pada segmen ini. Sementara duet Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala dengan 21,4% tingkat keterpilihan. Adapun masih ada sekitar 33,9% yang belum menunjukkan pilihannya.
Katadata Telco Survey: Kepuasan Terhadap Jokowi di 6 Provinsi Lebih dari 70%
Dari hasil survei di enam provinsi, kepuasan tertinggi terhadap Jokowi berada di Jawa Tengah. Sedangkan angka kepuasan terendah berada di Jakarta [372] url asal
#jokowi #survei-kic #update-me
(Katadata - BERITA) 19/09/24 16:10
v/15238383/
Katadata Insight Center (KIC) meluncurkan hasil survei tentang elektabilitas pilkada dan kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam survei bertajuk Katadata Telco Survey itu, kepuasan terhadap kinerja Jokowi di enam provinsi berada di atas aangka 70%.
Enam provinsi yang dimaksud, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Sumatera Utara (Sumut).
Hasil sigi KIC menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi terhadap kinerja Jokowi -Ma’ruf berada di Jawa Tengah dengan 81.1%. Angka tersebut terdiri dari 69,9% menyatakan puas dan 8% menyatakan tidak puas.
Tingkat kepuasan terendah berada di Jakarta dengan 70,3%. Sebanyak 60,9% responden menyatakan puas dan 8% menyatakan sangat puas.
Di sisi lain, tingkat ketidakpuasan tertinggi terhadap kinerja Jokowi – Ma’ruf berada di Jakarta dengan 27.4%. Tingkat ketidakpuasan terendah berada di Jawa Timur dengan 15.0%.
Berikut angka kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf di enam provinsi:
Banten
Sangat puas: 8%
Puas: 65,2%
Tidak puas: 19%
Sangat tidak puas: 1,7%
Tidak tahu/tidak jawab: 6,1%
Jakarta
Sangat puas: 9,2%
Puas: 60,9%
Tidak puas: 25,7%
Sangat tidak puas: 1,9%
Tidak tahu/tidak jawab: 2,3%
Jawa Barat
Sangat puas: 7,8%
Puas: 64,5%
Tidak puas: 20,8%
Sangat tidak puas: 0,9%
Tidak tahu/tidak jawab: 6%
Jawa Tengah
Sangat Puas: 10,3%
Puas: 69,9%
Tidak puas: 1,9%
Sangat tidak puas: 16%
Tidak tahu/tidak jawab: 1,8%
Jawa Timur
Sangat puas: 10,4%
Puas: 68,9%
Tidak puas: 14%
Sangat tidak puas: 2,6%
Tidak tahu/tidak jawab: 4,1%
Sumatera Utara
Sangat puas: 10%
Puas: 67,9%
Tidak puas: 15%
Sangat tidak puas: 0,8%
Tidak tahu/tidak jawab: 6,2%
Survei bertajuk 'Elektabilitas Pilkada Enam Provinsi & Kepuasan Terhadap Pemerinah' ini dilakukan pada 4-9 September 2024 dengan menyasar kepada 800 responden pada tiap provinsi.
Populasi sampel merupakan penduduk yang memiliki hak pilih dan menggunakan nomor telepon selular Telkomsel. Penarikan data survei dilakukan dengan sambungan telepon melalui platform survei daring dari Telkomsel, tSurvey.
Platform pengumpulan data ini mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight.
Dengan menggunakan metode pembangkitan nomor telepon secara acak atau random digit dialing (RDD), temuan survei itu memiliki toleransi kesalahan 3.5% pada tingkat kepercayaan 95% di tiap provinsi.





