PT Astra Honda Motor (AHM) akan meluncurkan produk baru di Indonesia pekan depan. Mari menerka-nerka, motor apa yang sebentar lagi akan mengaspal di Tanah Air tersebut?
Kepastian PT AHM meluncurkan motor di Indonesia dibenarkan melalui undangan resmi yang masuk ke meja redaksi detikOto. Mereka, seperti biasa, hanya menyertakan tanggal dan lokasi peluncuran tanpa menulis model yang dikenalkan.
"Sehubungan dengan pengenalan produk baru sepeda motor Honda, bersama ini kami mengundang bapak/ibu wartawan yang ditugaskan untuk hadir dalam sesi press conference yang digelar Selasa (5/11) di AHM Safety Riding and Training, Cikarang," demikian bunyi undangan tersebut, dikutip Jumat (1/11).
Motor baru Honda Foto: Pradita Utama
AHM terlihat rajin meluncurkan produk baru sebelum pergantian tahun. Padahal, bulan lalu, mereka baru saja mengenalkan dua motor listrik anyarnya, yakni Honda ICON e: dan Honda CUV e:.
Tak berselang lama, mereka memastikan akan menambah produk baru lagi. Meski tak disebutkan nama modelnya, namun sudah ada beberapa nama yang beredar di tengah publik.
Pertama dan yang paling terkuat adalah Honda Scoopy baru. Skuter matik bertampang retro tersebut sudah empat tahun tak mendapat pembaruan besar. Bahkan, meski meleset, Honda Scoopy baru sempat digadang-gadang nongol di pameran Indonesia Motorcycles Show atau IMOS 2024.
Selain Scoopy baru, muncul dugaan Genio generasi kedua yang akan mengaspal di Indonesia pekan depan. Motor tersebut juga tak pernah mendapat riasan total sejak pertama kali meluncur empat-lima tahun lalu.
Bukan hanya Scoopy dan Genio baru, Honda PCX 160 baru juga berpeluang meluncur pekan depan. Skuter matik gambot tersebut kemungkinan akan mendapat penyempurnaan, baik dari segi tenaga maupun fitur, untuk menantang rival utamanya, Yamaha NMax 'Turbo'.
Lantas, apakah salah satu dari nama tersebut yang dimaksud AHM? Mari kita nantikan kabarnya pekan depan! Nah, sembari menunggu peluncuran motor, kalian bisa buka detikOto untuk memantau kelanjutan kabarnya.
Honda Forza 125 model 2025 telah meluncur untuk konsumen di Eropa. Skuter matik bertubuh gambot tersebut mendapat sejumlah pembaruan dibandingkan model sebelumnya, terutama di bagian fitur atau teknologi.
Disitat dari Visordown dan Motociclismo, Rabu (16/10), meski sudah diluncurkan, Honda Forza 125 belum mulai dijual. Bahkan, produsen belum mengumumkan harga resminya. Namun, kendaraan tersebut kemungkinan besar sedikit lebih mahal dibandingkan model 2024 yang ditawarkan mulai 5.249 pounds atau Rp 106 jutaan!
Honda Forza 125 baru punya tampilan menyerupai Honda Forza 750 yang gambot dan penuh sudut-sudut tajam. Kuda besi tersebut kini tampil lebih modern berkat permainan warna baru yang kekinian.
Honda Forza 125. Foto: Doc. Honda UK.
Bukan hanya itu, produsen juga memberikan warna baru di area pelek ban dan grafis anyar yang tetap minimalis.
Perubahan paling kentara dari Honda Forza 125 baru terdapat di bagian panel instrumen yang sudah menggunakan layar TFT lima inch penuh warna. Layar tersebut bisa dihubungkan ke ponsel pintar pengendara melalui teknologi canggih bernama Honda RoadSync.
Dengan demikian, pengendara bisa menikmati fitur navigasi atau penunjuk arah, notifikasi panggilan atau pesan masuk, pemutar musik dengan bantuan earphone dan pantauan kondisi kendaraan secara realtime.
Honda Forza 125. Foto: Doc. Honda UK.
Fitur-fitur lain tetap dipertahankan, seperti Honda Smart Key, teknologi start/stop Honda Selectable Torque Control (HSTC), lampu full LED dan bagasi lega yang bisa memuat dua helm sekaligus!
Sementara untuk spesifikasi hampir sama persis seperti model sebelumnya. Hanya saja, produsen melakukan penyesuaian di bagian ECU untuk memenuhi standar Euro 5+. Kuda besi tersebut kini menggunakan model knalpot baru dan penambahan sensor SO2.
Honda Forza 125 model 2025 menggunakan mesin Smart Power+ bersilinder tunggal dengan kapasitas 125cc. Pembekalan tersebut membuat kendaraan mampu menghasilkan tenaga 10,7 kw dan torsi 12,3 Nm.
Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan motor listrik terbaru, ICON e:. Model ini merupakan pengembangan dari motor listrik Honda yang sudah diluncurkan tahun lalu, EM1 e: dan EM1 e:. Yang menarik, harga ICON e: lebih murah dibandingkan EM1 e: series. Lantas apa yang membedakan keduanya?
Komparasi Motor Listrik Honda EM1 e: dan ICON e
Harga
Di atas kertas, Honda ICON e: dibanderol dengan estimasi harga yang lebih terjangkau, yakni Rp 28-32 juta (termasuk charger). Sementara Honda EM1 e: tembus Rp 40 juta dan Honda EM1 e: Plus dibanderol Rp 40,5 juta (belum termasuk subsidi dan Honda Power Pack Charger e:).
Honda EM1 e: dan Honda EM1 e: Plus menggunakan baterai MPP e: Foto: Ridwan Arifin
Baterai
Baterai menjadi komponen yang paling membedakan antara ICON e: dan EM1 e:. Honda ICON e: menggunakan baterai lithium ion 48 V kapasitas 30,6 Ah, dengan berat 11,4 kg. Baterai tersebut bisa membawa motor ini melaju 53 km dengan sekali pengisian.
Baterai Honda ICON e: membutuhkan waktu 7 Jam 20 Menit untuk mengisi 0-100% serta 3 Jam 30 Menit buat mengisi daya 25-75%. Oh iya, baterai Honda ICON e: tersebut diletakkan di dek bawah atau pijakan kaki pengendara dan bisa dilepas. Baterai juga bisa langsung dicas ke stop kontak listrik rumah tangga dengan adaptor bawaan.
Dengan baterai yang diletakkan di dek bawah, maka kemudian motor listrik ini memiliki ruang bagasi bawah jok yang luas hingga mencapai kapasitas 26 liter. Ini bahkan jauh lebih besar dari kapasitas bagasi skutik gambot seperti Nmax yang hanya punya 24 liter.
Baterai motor listrik Honda ICON e: diletakkan di bawah dek depan Foto: Pradita Utama
Sementara itu Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus menggunakan jenis baterai yang bisa di-swap (tukar) yang disebut Honda Mobile Power Pack (MPP) e:. Baterai itu bisa ditukar di tempat penukaran baterai yang disediakan oleh AHM atau bisa juga dicas menggunakan Honda Power Pack Charger e:, di mana alat ini dijual mulai Rp 5 juta.
Performa baterai EM1 e: lebih inferior dibandingkan baterai ICON e:, di mana menggunakan lithium ion 50,26 V kapasitas 29,4 Ah, berat 10,2 kg, yang bisa membawa EM1 e: melaju sejauh 41 km saat baterai terisi penuh. Baterai bisa diisi ulang dengan waktu pengisian daya 2,7 jam untuk 25%-75% dan 6 jam buat 0%-100%. Selain itu pelanggan dapat mengunjungi Honda Power Pack Exchanger e: untuk menukar baterai yang telah terisi penuh. Biaya penukarannya sekitar Rp 8 ribu.
Sebagai informasi, baterai MPP e: milik Honda EM1 e: ini diletakkan di bawah bagasi, sehingga ruang bagasi bawah jok motor listrik ini tidak seluas seperti yang dimiliki oleh ICON e:.
Honda ICON e: Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Performa
Honda ICON e: dibekali motor listrik penggerak tipe In-Wheel Brushless Motor dengan power maksimal 1,81 kW pada 618 rpm dan torsi maksimal 85 Nm di 110 rpm. Mesin itu bisa membuat motor ini dipacu kecepatannya hingga 55 km/jam.
Sementara itu Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus sama-sama menggunakan motor listrik tipe In-Wheel Brushless Motor dengan power puncak 1,7 kW pada 540 rpm dan juga torsi maksimal 90 Nm di 25 rpm. Performa itu bisa membuat motor ini melaju dengan kecepatan maksimal 45 km/jam.
Warna
Dari segi warna, Honda EM1 e: series menggunakan pilihan warna mainstream seperti innovative white, intelligent matte black, smart red, dan excellent matte silver. Sedang Honda ICON e: pilihan warnanya lebih berani, meliputi iconic mint, iconic orange, iconic red, iconic white, dan iconic matte black.