#30 tag 24jam
Profil dan Kekayaan Gang Ye: Taipan Singapura Pemilik Shopee dan Garena
Gang Ye adalah seorang pengusaha asal Singapura yang menjadi salah satu pendiri dari Sea Group, perusahaan induk yang menaungi Shopee dan Garena. [460] url asal
#profil-gang-ye #kekayaan-gang-ye #bisnis-gang-ye #gang-ye-shopee #taipan-gang-ye #gang-ye #taipan-singapura #taipan #shopee #garena
(MedCom - Ekonomi) 20/09/24 14:25
v/15293127/
Jakarta: Bisnis teknologi di Asia Tenggara terus berkembang pesat, dengan beberapa pengusaha berhasil meraih kesuksesan besar di sektor ini.Salah satunya adalah Gang Ye, seorang pengusaha asal Singapura yang menjadi salah satu pendiri dari Sea Group, perusahaan induk yang menaungi Shopee dan Garena. Keberhasilan Gang Ye di dunia teknologi tak hanya membuatnya dikenal sebagai pengusaha berpengaruh, tetapi juga menempatkannya di jajaran miliarder dunia.
Baca juga: 10 Konglomerat Masuk IKN, Ini Gurita Bisnis di Belakangnya |
Melansir Forbes, berikut adalah profil lengkap dan perjalanan bisnis Gang Ye serta detail mengenai kekayaan yang berhasil ia kumpulkan.
Profil Gang Ye
Gang Ye adalah seorang taipan teknologi asal Singapura yang menjadi salah satu pendiri perusahaan Sea, induk dari platform e-commerce Shopee dan perusahaan game online Garena. Bersama dua rekannya, Forrest Li dan David Chen, Gang mendirikan Sea dan kini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) sejak 2017.Sebelumnya, ia memegang peran sebagai Chief Technology Officer (CTO) dari 2010 hingga 2016.
Gang Ye menempuh pendidikan di Carnegie Mellon University, di mana ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Ilmu Komputer dan Ekonomi. Sebelum bergabung dengan Sea, ia sempat bekerja di Badan Pengembangan Ekonomi Singapura (EDB) dan Wilmar International, sebuah perusahaan kelapa sawit besar.
Gang Ye juga dikenal sebagai salah satu penggerak transformasi digital di Singapura dengan peluncuran layanan perbankan digital di Singapura, Indonesia, dan Filipina.
Baca juga: Mengenal 9 Naga, Kekayaan dan Sepak Terjangnya di Indonesia |
Harta Kekayaan Gang Ye
Hingga 19 September 2024, kekayaan bersih Gang Ye tercatat sebesar USD3,2 miliar, menjadikannya orang terkaya ke-16 di Singapura dan peringkat 1.072 di dunia versi Forbes.Kekayaan ini diperoleh dari kesuksesannya dalam bisnis online gaming dan e-commerce yang berkembang pesat melalui Garena dan Shopee.
Pada 2023, Sea membukukan laba bersih tahunan pertamanya sejak melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 2017.
Sea juga mendapat dukungan dari beberapa investor besar, termasuk Tencent, perusahaan raksasa teknologi asal Tiongkok yang memiliki saham signifikan di Sea. Selain itu, perusahaan ini juga menarik minat firma ekuitas swasta General Atlantic dan putra miliarder Malaysia, Kuok Khoon Hua.
Daftar Bisnis Gang Ye
Gang Ye memegang posisi kunci di beberapa bisnis besar, khususnya melalui perannya di Sea Ltd. Sebagai perusahaan induk dari Garena, Shopee, dan SeaMoney, Sea Ltd. telah berhasil mengukuhkan posisinya di pasar digital Asia Tenggara.Garena, sebagai platform game online, terus tumbuh menjadi salah satu penyedia game terkemuka di dunia. Sementara itu, Shopee menjadi pemain utama di sektor e-commerce, dengan kehadiran yang kuat di Asia Tenggara, termasuk Singapura, Indonesia, dan Filipina.
Selain itu, SeaMoney juga menjadi salah satu inovasi penting perusahaan, dengan menawarkan layanan perbankan digital yang telah diluncurkan di beberapa negara.
Kombinasi dari sektor-sektor ini menjadikan Gang Ye sebagai salah satu pengusaha teknologi paling berpengaruh di Asia. (Zein Zahiratul Fauziyyah)
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ANN)
Teka-teki Teman Kaesang Inisial Y yang Beri Tumpangan Jet ke AS, Gang Ye?
Teka-teki teman Kaesang berinisial Y yang beri tumpangan jet pribadi ke AS, Gang Ye dari petinggi Sea Group? [570] url asal
#kaesang #garena #shopee #gang-ye #kpk #jet-pribadi
(Bisnis Tempo) 18/09/24 13:19
v/15190477/
TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengungkapkan lembaganya telah mengantongi nama pihak yang memberi tumpangan jet pribadi kepada putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan istrinya Erina Gudono, untuk pergi ke Amerika Serikat pada Agustus lalu.
Menurut Pahala, teman Kaesang yang memberi tumpangan jet pribadi itu berinisial Y. Namun, lembaga antirasuah itu belum mengetahui profil dari pihak yang bersangkutan.
“Inisial Y kalau enggak salah depannya, tapi kita enggak tahu bener enggak nama lengkapnya ini, WNI apa WNA, pesawat punya siapa, nanti kita konfirmasi lagi,” kata Pahala Nainggolan, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2024.
Pahala juga menyebutkan membuka peluang untuk memanggil Y ke Gedung Merah Putih KPK guna mengonfirmasi pernyataan dari putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut. “Kita lihat apakah bener (nebeng) begitu, kita konfirmasi pasti,” ucap dia.
Selain itu, Pahala juga mengungkapkan bahwa teman Kaesang yang memberikan tumpangan jet pribadi tersebut tidak ikut serta dalam perjalanan ke Amerika Serikat itu. “Yang bersangkutan pergi berempat,” tuturnya.
Pahala menjelaskan, empat penumpang jet pribadi itu adalah Kaesang dan istrinya Erina Gudono, kakak istrinya, serta seorang staf. Lebih lanjut, ia tak menjawab secara gamblang soal teman Kaesang yang tidak ada dalam pesawat. “Nanti kita tanya sama temannya,” ujar dia.
Sosok teman Kaesang yang memberikan tumpangan jet pribadi secara cuma-cuma itu pun menjadi teka-teki. Lantas siapakah dia?
Nama Gang Ye, Petinggi Sea Group Terseret
Sebelumnya, dugaan gratifikasi jet pribadi Kaesang Pangarep dan Erina Gudono menjadi perbincangan warganet di media sosial Indonesia. Hal ini terjadi setelah Erina mengunggah pemandangan dari dalam jet pribadi melalui media sosial Instagram pribadinya.
Tak lama setelah itu, mencuat nama konglomerat asal Singapura, Gang Ye yang diduga sebagai sosok yang menyediakan fasilitas jet pribadi untuk anak dan menantu Presiden Jokowi tersebut. Adapun Gang Ye adalah petinggi perusahaan Sea Group yang memiliki Shopee dan Garena, pengembang video game populer Free Fire.
Netizen di media sosial juga menemukan fakta bahwa jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina adalah Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE. Potongan dokumen yang memperlihatkan bahwa pemilik Gulfstream G650ER N588SE adalah Garena Online (Private) Limited, unit usaha Sea Group, turut ditemukan warganet.
Meski begitu, Pahala Nainggolan tidak menjelaskan apakah teman Kaesang berinisial Y itu adalah Gang Ye.
Salah seorang sumber Tempo di Shopee Indonesia belum bisa memastikan apakah jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina Gudono itu terafiliasi dengan SEA Group. “Sejak tahun 2021, semua kendaraan operasional untuk direksi tidak ada lagi,” katanya.
Sementara karyawan Shopee lainnya, yang keberatan namanya disebutkan, mengakui bahwa dalam tiga tahun terakhir Sea Group cukup dekat dengan keluarga Presiden Joko Widodo. “Sepertinya mungkin saja jet pribadi itu miliki petinggi Shopee,” kata sumber tersebut.
Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Gang Ye atau Sea Group terkait jet pribadi tersebut.
Di sisi lain, Shopee sebagai anak perusahaan Sea Group mempunyai sejumlah kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo sewaktu anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi wali kota. Di antaranya pembangunan Solo Technopark Solo dan pembenahan perkampungan kumuh di sana.
Kendati demikian, Gibran yang saat ini terpilih sebagai wakil presiden Indonesia periode 2024-2029, membantah kepergian Kaesang dengan jet pribadi terkait dengan kerja sama tersebut.
Adapun Kaesang memiliki bisnis yang menjalin kerja sama dengan Sea Group. Bisnis tersebut adalah kepemilikan klub sepakbola Persis Solo yang disponsori oleh salah satu perusahaan milik Garena, Free Fire sejak 2021 lalu.
Antara, Nandito Putra, dan Dede Leni Mardianti, berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Terkini: Harta Taipan Gang Ye yang Diduga Fasilitasi Kaesang, Bea Cukai Kembali jadi Sorotan
Berita terkini bisnis pada Rabu siang, 28 Agustus 2024, dimulai dari kekayaan bos Shopee dan Gerena, Gang Ye, yang diduga fasilitas Kaesang-Erina. [800] url asal
#kaesang #berita-terkini #erina-gudono #bea-cukai #gang-ye #cpns #brin
(Bisnis Tempo) 28/08/24 12:33
v/14789621/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Rabu siang, 28 Agustus 2024, dimulai dari kekayaan bos Shopee dan Gerena, Gang Ye, yang diduga fasilitas Kaesang - Erina Gudono.
Berikutnya ada berita tentang Ditjen Bea Cukai yang kembali jadi sorotan dan Menteri PUPR yang menilai ASN akan merugi jika tidak pindah ke IKN. Lalu ada berita tentang alasan taipan Pemkab Bogor tak menggusur restoran Asep Stroberi di Puncak dan gaji yang ditawarkan BRIN kepada CPNS lulusan S3.
Kelima berita itu terpantau paling banyak diakses oleh para pembaca kanal Ekonomi dan BIsnis Tempo.co. Berikut ringkasan lima berita trending tersebut.
1. Diduga Fasilitasi Kaesang Jet Pribadi, Kekayaan Gang Ye Mencapai Rp 49,6 Triliun
Konglomerat asal Singapura sekaligus petinggi perusahaan SEA Limited, Gang Ye diduga memiliki jet pribadi berjenis Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE. Jet pribadi tersebut akhir-akhir ini disoroti masyarakat Indonesia karena diduga digunakan oleh putra bungsu dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Erina Gudono untuk pelesiran ke Amerika Serikat.
Sebagai petinggi di Sea Limited, Gang Ye menaungi sejumlah anak perusahaan, seperti raksasa e-commerce Shopee dan Garena, unit bisnis yang memproduksi game populer Free Fire. Adapun terkait jet pribadi Gang Ye yang diduga memfasilitasi Kaesang dan Erina dikabarkan berhubungan dengan Shopee dan Garena yang membuka kantor di Solo saat Gibran Rakabuming Raka, kakak Kaesang, menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Salah seorang sumber Tempo di Shopee Indonesia, yang keberatan namanya disebutkan, mengakui bahwa dalam tiga tahun belakang SEA Group cukup dekat dengan keluarga Jokowi, termasuk Kaesang. Terlebih Shopee kini memiliki dua kantor di Solo, yakni di Solo Paragon Mall dan Solo Technopark. Isu jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina Gudono, kata narasumber ini, juga menjadi pembicaraan di antara karyawan.
Simak lebih lanjut tentang harta kekayaan taipan Gang Ye di sini.
<!--more-->
2. Bea Cukai Sebut Akan Periksa Bawaan Kaesang-Erina Gudono, Berikut Kasus-kasus Kontroversi Bea Masuk dan Cukai
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan akhirnya buka suara tentang kabar viral penerbangan dengan jet pribadi putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan istrinya Erina Gudono, yang diduga tidak mengikuti prosedur pemeriksaan kepabeanan.
“Terkait status penerbangan di video tersebut masih kami cek,” kata Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heriyanto, saat dihubungi di Jakarta, Senin, 26 Agustus 2024.
Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan Kaesang dan Erina turun dari sebuah jet pribadi. Keduanya membawa sejumlah tas belanja yang seluruhnya langsung dibawa masuk ke mobil.
Simak lebih lanjut tentang kasus kontroversial terkait Bea Cukai di sini.
3. Basuki Hadimuljono: ASN Kalau Tidak Mau Pindah ke IKN, Rugi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut Ibu Kota Nusantara atau IKN lebih baik ketimbang Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Pelaksana Tugas Kepala Otorita IKN itu juga mengatakan IKN merupakan kota mewah.
"ASN (aparatur sipil negara) kalau tidak mau pindah ke IKN, rugi," tutur Basuki dalam acara ASN Talent Fest 2024 & Anugerah ASN 2023,Selasa, 27 Agustus 2024, dikutip dari kanal YouTube Kementerian PANRB. "Di Jakarta, di Jabodetabek, hidup akan lebih susah."
Pasalnya, kata dia, waktu yang dihabiskan ASN untuk bekerja di Jabodetabek lebih panjang ketimbang IKN. Sebagai gambaran, pekerja berangkat kerja di Jabodetabek umumnya dimulai pukul 06.00 pagi. Namun, pulangnya bisa pukul 09.00 malam.
Simak lebih lanjut tentang kerugian ASN bila tidak pindah ke IKN di sini.
<!--more-->
4. Ini Alasan Pemkab Bogor Tak Gusur Restoran Asep Stroberi di Kawasan Puncak
Penertiban bangunan tidak berizin di kawasan Puncak, kebanyakan warung makan, menyisakan sebuah restoran yang dikenal sebagai Asep Stroberi atau Astro. Banyak netizen mempertanyakan alasan Pemerintah Kabupaten Bogor membiarkan bangunan tersebut tak tersentuh ekskavator
Penertiban tahap kedua itu dilakukan dari pintu masuk wisata gantole, hingga puncak Pass. Sejumlah warga sempat menghalangi dan mengarahkan alat berat Pemkab Bogor ke Resto Asep Stroberi. Mereka menilai restoran itu juga melanggar karena tidak memiliki izin, namun lolos dari pembongkaran.
"Ya tentu saja kami kecewa dan marah, mereka tebang pilih dalam penertiban ini. Kami hanya pedagang kecil dibongkar tanpa ampun. Sedangkan resto besar tidak disentuh. Kami akan mencari keadilan dan kami akan laporkan ke Ombudsman," kata Saepudin, warga Cisarua sekaligus pedagang yang lapaknya ikut terkena penggusuran, Senin, 26 Agustus 2024.
Simak lebih lanjut tentang alasan restoran Asep Stroberi tak digusur di sini.
5. Hanya Buka Lowongan CPNS Bergelar S-3, Berapa Gaji yang Dijanjikan BRIN?
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko mengungkapkan alasan hanya menerima CPNS dengan pendidikan S-3 dalam rekrutmen tahun ini.
"Memang kalau untuk menjadi periset di BRIN saat ini minimal kualifikasinya adalah S-3. Mengapa begitu? karena ya kita mengikuti standar global," katanya dalam siaran di kanal YouTube resmi BRIN yang diikuti di Jakarta, Selasa, 27 Agustus 2024.
Handoko mengungkapkan standar dunia untuk seorang periset tetap di lembaga negara saat ini adalah memiliki pendidikan minimum setara S-3.
Simak lebih lanjut tentang gaji yang dijanjikan BRIN untuk CPNS di sini.
Terpopuler: Dari Jokowi Bilang Benci E-commerce Asing hingga Dugaan Kaesang Difasilitasi Bos Shopee
Presiden Jokowi dulu sempat menyatakan tidak suka dengan e-commerce asing. Namun kini anaknya, Kaesang diduga mendapat fasilitas dari bos Shopee. [1,227] url asal
#jokowi #kaesang #shopee #gang-ye #joko-widodo #erina-gudono #jet-pribadi #e-commerce #umkm #gulfstream #perumahan #ppn #properti #garena
(Bisnis Tempo) 28/08/24 07:15
v/14801566/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler yang banyak mendapat perhatian publik adalah tentang perubahan sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Presiden Jokowi dulu sempat menyatakan tidak suka dengan e-commerce asing yang dianggap bisa merugikan UMKM. Namun sikap itu mereda setelahShopee dan Garena membuka Shopee Solo Creative & Innovation dan Garena Online, yang berada di bawah naungan perusahaan Sea Limited, menjadi sponsor utama klub sepak bola Persis Solo, yang diketahui dimiliki oleh Kaesang Pangarep. Belakangan, muncul dugaan Kaesang mendapat fasilitas jet pribadi dari Gang Ye, bos Shopee.
Berita lain yang juga banyak dibaca adalah tentang nilai kekayaan Gang Ye. Konglomerat asal Singapura sekaligus petinggi perusahaan SEA Limited itu ,diduga sebagai pemilik jet pribadi berjenis Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE yang digunakan Kaesang Pangarep danErina Gudonountuk plesiran ke Amerika Serikat.
Selanjutnya adalah berita mengenai daftar bisnis Kaesang yang sebagian besar bangkrut. Meski begitu, dia dan istrinya kerap pamer gaya hidup mewah.
Lalu berita mengenai pemerintahan Presiden Jokowi yang memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sektor perumahan sebesar 100 persen sampai Desember 2024. Langkah itu disambut gembira para pelaku bisnis properti.
Berikut rangkuman berita terpopulerTempo.co:
- Dulu Jokowi Kritik E-commerce Asing, Kini Kaesang Diduga Dapat Fasilitas Jet Pribadi Bos Shopee
Kaesang Pangarepdan istrinya,Erina Gudonobelakangan ini menjadi sorotan publik usai diduga menumpangi jet pribadi yang ditengarai dimiliki oleh salah satu petinggi SEA Limited, perusahaan yang menaungi e-commerceShopeedan Garena. Isu ini tidak hanya melibatkan pasangan tersebut, tetapi juga menyeret nama Presiden Joko Widodo atauJokowikarena diduga memiliki keterkaitan dengan platform e-commerce tersebut.
Diketahui, pada awal 2021, Jokowi secara terang-terangan pernah mengkritik e-commerce asing yang mendominasi pasar Indonesia dengan menjual barang-barang impor murah. Bahkan ia menyerukan ajakan kepada masyarakat untuk benci produk asing.
"Ajakan untuk cinta produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri. Bukan hanya cinta tapi juga benci. Cinta barang produk kita. Benci barang luar negeri," ujar Jokowi dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan 2021 di Istana Negara, Jakarta pada Kamis, 4 Maret 2021.
Meski tidak menyebutkan nama secara langsung, banyak pihak yang mengaitkan kritik ini dengan Shopee. Mengingat di tahun tersebut dominasi Shopee di pasar Indonesia yang cukup signifikan.
Apalagi saat itu media sosial diramaikan dengan salah satu nama seller Shopee yakni Mr. Hu yang berasal dari China. Tagar #SellerAsingBunuhUMKM pun ramai muncul di Twitter (sekarang X) karena Mr Hu dianggap membunuh UMKM lantaran menjual berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan harga yang murah.
Namun, kritik itu tampak mereda setelah Shopee dan Garena membuka dua Hub penting di Solo Technopark pada Desember 2021, yaitu Shopee Solo Creative & Innovation serta Garena Gaming & Community. Berdirinya Shopee di Solo ini pun menarik perhatian karena kota ini adalah kampung halaman Presiden Jokowi.
Kantor Shopee di Solo kala itu ditargetkan menyerap 2.000 tenaga kerja dari masyarakat lokal hingga 2022. "Kantor ini ditujukan untuk mendukung banyak bisnis di Kota Solo," Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja, dalam acara peluncuran virtual pada Senin, 11 Oktober 2021.
Kritik Jokowi juga terhenti setelah Garena Online, yang berada di bawah naungan perusahaan Sea Limited menjadi sponsor utama klub sepak bola Persis Solo, yang diketahui dimiliki oleh Kaesang Pangarep.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Diduga Fasilitasi Kaesang Jet Pribadi, Kekayaan Gang Ye Mencapai Rp 49,6 Triliun...
<!--more-->
- Diduga Fasilitasi Kaesang Jet Pribadi, Kekayaan Gang Ye Mencapai Rp 49,6 Triliun
Konglomerat asal Singapura sekaligus petinggi perusahaan SEA Limited,Gang Yediduga memiliki jet pribadi berjenis Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE. Jet pribadi tersebut akhir-akhir ini disoroti masyarakat Indonesia karena diduga digunakan oleh putra bungsu dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep danErina Gudonountuk pelesiran ke Amerika Serikat.
Sebagai petinggi di Sea Limited, Gang Ye menaungi sejumlah anak perusahaan, seperti raksasa e-commerce Shopee dan Garena, unit bisnis yang memproduksi game populer Free Fire. Adapun terkait jet pribadi Gang Ye yang diduga memfasilitasi Kaesang dan Erina dikabarkan berhubungan dengan Shopee dan Garena yang membuka kantor di Solo saat Gibran Rakabuming Raka, kakak Kaesang, menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Salah seorang sumber Tempo di Shopee Indonesia, yang keberatan namanya disebutkan, mengakui bahwa dalam tiga tahun belakang SEA Group cukup dekat dengan keluarga Jokowi, termasuk Kaesang. Terlebih Shopee kini memiliki dua kantor di Solo, yakni di Solo Paragon Mall dan Solo Technopark. Isu jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina Gudono, kata narasumber ini, juga menjadi pembicaraan di antara karyawan.
“Sepertinya mungkin saja jet pribadi itu miliki petinggi Shopee,” kata sumber tersebut.
Lantas berapa nilai kekayaan Gang Ye yang diduga memfasilitasi Kaesang?
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Daftar 5 Bisnis Kaesang yang Bangkrut...
<!--more-->
- Daftar 5 Bisnis Kaesang yang Bangkrut, Didominasi Bisnis Kuliner
Nama putra bungsu PresidenJokowi,KaesangPangarep tengah menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena gaya hidup mewahnya bersama istri,Erina Gudono. Ini diketahui warganet melalui unggahan cerita Instagram Erina beberapa hari terakhir.
Selain itu, warganet di media sosial Indonesia juga menemukan fakta bahwa Kaesang dan Erina pelesiran ke Amerika Serikat dengan menggunakan jet pribadi berjenis Gulfstream G650ER. Terbaru, beredar sebuah video yang memperlihatkan Kaesang dan Erina turun dari jet pribadi dan dijemput di apron bandara dengan barang-barang yang langsung di bawa ke mobil, tanpa melewati pemeriksaan otoritas Ditjen Bea Cukai.
Hal tersebut membuat warganet geram dan mempertanyakan sumber dana yang digunakan Kaesang untuk memenuhi gaya hidupnya tersebut. Meski Kaesang dikenal sebagai seorang pengusaha sebelum terjun ke dunia politik, namun beberapa bisnisnya diketahui telah lama gulung tikar. Berikut beberapa daftar bisnis Kaesang yang bangkrut dan tidak beroperasi lagi.
Sebagai pengusaha, Kaesang menjalankan bisnis yang bergerak di sejumlah bidang. Di antaranya adalah kuliner, fesyen hingga aplikasi digital. Kendati demikian, sebagian besar bisnisnya merugi, terutama yang bergerak di bidang food and beverage (F&B) atau bisnis makanan dan minuman. Namun, dia tampaknya bukan orang yang lihai berbisnis. Sebagian besar bisnisnya bangkrut dan gulung tikar.
Ia pun sempat menanggapi soal bisnisnya yang disebut bangkrut. Menurut dia, bisnis yang rugi harus ditutup dulu. “Ya namanya rugi ya pasti kami harus tutup dulu, terus kita baru kasih waktu dulu untuk rejuvenate kan,” kata Kaesang saat ditemui Tempo usai konferensi pers KIG Live di Jakarta pada Selasa, 19 September 2023.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Jokowi Perpanjang Insentif PPN Perumahan, Pelaku Properti Menyambut Gembira...
<!--more-->
- Jokowi Perpanjang Insentif PPN Perumahan, Pelaku Properti Menyambut Gembira
Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sektor perumahan sebesar 100 persen sampai Desember 2024. Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya menyambut baik rencana tersebut.
Ia mengatakan bahwa insentif PPNDTP berkontribusi dalam mendorong penjualan properti perusahaannya. “Terutama dalam konteks situasi ekonomi yang memerlukan rangsangan untuk meningkatkan permintaan atas produk properti,” kata dia saat dihubungi Selasa, 27 Agustus 2024 .
Ia berharap kebijakan di sektor perumahan ini dampaknya dapat terlihat jelas dalam meningkatkan penjualan. Adapun perusahaan menargetkan penjualan pada 2024 sebesar Rp 9,5 triliun.
Hermawan mengakui kondisi ekonomi dan penurunan daya beli masih menjadi tantangan sektor properti tahun ini dan ke depan. Ia berharap, selain dengan insentif ada kebijakan lain juga yang mengerek penjualan. “Kami berharap suku bunga bank saat ini dapat mengalami penurunan sehingga daya beli kembali naik. Selain itu, kebijakan relaksasi loan to value yang berlaku saat ini sampai dengan akhir Desember 2024, juga dapat diperpanjang kembali oleh Bank Indonesia,” kata dia.
Perpanjangan insentif PPN DTP telah disetujui Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan tujuan kebijakan ini adalah mendorong daya beli.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terkini: Profil Bos Shopee dan Garena Gang Ye hingga Rencana Bahlil Batasi BBM Subsidi per Oktober
Berita terkini bisnis pada petang ini dimulai dari profil bos Shopee Gang Ye yang diduga beri fasilitas jet pribadi ke Kaesang dan Erina Gudono. [798] url asal
#shopee #ikn #jokowi #berita-terkini #bahlil #cacar-monyet #gang-ye #garena #kaesang
(Bisnis Tempo) 27/08/24 18:39
v/14773131/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Selasa petang, 27 Agustus 2024, dimulai dari rekam jejak bos Shopee dan Garena Gang Ye yang diduga beri fasilitas jet pribadi ke Kaesang Pangarep - Erina Gudono.
Berikutnya ada berita tentang protokol kesehatan di tengah ancaman cacar monyet dan rencana Bahlil membatasi pembelian BBM bersubsidi. Lalu ada berita tentang ASN yang disebut bakal merugi saat menolak pindah ke IKN dan pasang surut kritik Jokowi ke e-commerce asing.
Kelima berita itu terpantau paling banyak diakses oleh para pembaca kanal Ekonomi dan Bisnis Tempo.co. Berikut ringkasan lima berita trending tersebut.
1. Sosok Taipan Gang Ye, Bos Garena dan Shopee yang Diduga Berikan Fasilitas Jet Pribadi ke Kaesang-Erina
Taipan sekaligus petinggi perusahaan SEA Limited, Gang Ye diduga sebagai sosok yang memberikan fasilitas jet pribadi untuk anak dan menantu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. SEA Limited adalah perusahaan asal Singapura yang menaungi raksasa e-commerce Shopee dan Garena, unit bisnis yang memproduksi game populer Free Fire.
Salah seorang sumber Tempo di Shopee Indonesia belum bisa memastikan apakah jet pribadi yang ditumpangi Kaesang terafiliasi dengan SEA Group. “Sejak tahun 2021, semua kendaraan operasional untuk direksi tidak ada lagi,” katanya.
Sementara karyawan Shopee lainnya, yang keberatan namanya disebutkan, mengakui bahwa dalam tiga tahun belakang SEA Group cukup dekat dengan keluarga Solo. Terlebih Shopee kini memiliki dua kantor di Solo, yakni di Solo Paragon Mall dan Solo Technopark. Isu jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina, kata narasumber ini, juga menjadi pembicaraan di antara karyawan.
Simak lebih jauh tentang profil bos Garena dan Shopee, Gang Ye, di sini.
<!--more-->
2. Di Tengah Ancaman Cacar Monyet, Jokowi Minta Protokol Kesehatan Diperhatikan dalam Forum Indonesia-Afrika di Bali
Meningkatnya ancaman penyebaran penyakit cacar monyet atau Mpox, tidak akan mengubah rencana pemerintah menggelar pertemuan Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 di Nusa Dua, Bali. pada 1–3 September 2024.
Presiden Jokowi hanya minta protokol kesehatan dan pengamanan ditingkatkan selama pelaksanaan pertemuan itu, kata Wakil Menteri Luar Negeri Pahala N. Mansury usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 27 Agustus 2024, membahas penanganan cacar monyet (Mpox) dan persiapan IAF di Bali.
Pahala mengatakan Presiden Jokowi meminta pelaksanaan IAF di Bali dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, mulai dari kedatangan para peserta hingga penerapan protokol kesehatan.
Simak lebih jauh tentang protokol kesehatan di tengah ancaman cacar monyet di sini.
3. Bahlil akan Batasi Pembelian BBM Subsidi mulai 1 Oktober
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia blak-blakan soal rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak atau BBM subsidi. Ia mengkonfirmasi adanya rencana pembatasan mulai 1 Oktober 2024.
"Memang ada rencana begitu," kata Bahlil ketika ditemui wartawan usai rapat kerja bersama Komisi VII di Gedung DPR RI, Selasa, 27 Agustus 2024.
Menurut Bahlil, pembatasan BBM subsidi itu akan diterapkan setelah aturan diterbitkan. Adapun rencananya, aturan itu berupa Peraturan Menteri (Permen) ESDM, bukan dalam revisi Perpres 191 Tahun 2024 yang hingga kini belum terselesaikan.
Simak lebih jauh tentang rencana Bahlil membatasi pembelian BBM subsidi di sini.
<!--more-->
4. Basuki Sebut IKN Merugi jika Tak Pindah ke IKN
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut Ibu Kota Nusantara atau IKN lebih baik ketimbang Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Pelaksana Tugas Kepala Otorita IKN itu juga mengatakan IKN merupakan kota mewah.
"ASN (aparatur sipil negara) kalau tidak mau pindah ke IKN, rugi," tutur Basuki dalam acara ASN Talent Fest 2024 & Anugerah ASN 2023,Selasa, 27 Agustus 2024, dikutip dari kanal YouTube Kementerian PANRB. "Di Jakarta, di Jabodetabek, hidup akan lebih susah."
Pasalnya, kata dia, waktu yang dihabiskan ASN untuk bekerja di Jabodetabek lebih panjang ketimbang IKN. Sebagai gambaran, pekerja berangkat kerja di Jabodetabek umumnya dimulai pukul 06.00 pagi. Namun, pulangnya bisa pukul 09.00 malam.
Simak lebih jauh tentang untung rugi ASN pindah ke IKN di sini.
5. Dulu Jokowi Kritik E-commerce Asing, Kini Kaesang Diduga Dapat Fasilitas Jet Pribadi Bos Shopee
Kaesang Pangarep dan istrinya, Erina Gudono belakangan ini menjadi sorotan publik usai diduga menumpangi jet pribadi yang ditengarai dimiliki oleh salah satu petinggi SEA Limited, perusahaan yang menaungi e-commerce Shopee dan Garena. Isu ini tidak hanya melibatkan pasangan tersebut, tetapi juga menyeret nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi karena diduga memiliki keterkaitan dengan platform e-commerce tersebut.
Diketahui, pada awal 2021, Jokowi secara terang-terangan pernah mengkritik e-commerce asing yang mendominasi pasar Indonesia dengan menjual barang-barang impor murah. Bahkan ia menyerukan ajakan kepada masyarakat untuk benci produk asing.
"Ajakan untuk cinta produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri. Bukan hanya cinta tapi juga benci. Cinta barang produk kita. Benci barang luar negeri," ujar Jokowi dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan 2021 di Istana Negara, Jakarta pada Kamis, 4 Maret 2021.
Simak lebih jauh tentang kritik Jokowi ke e-commerce asing di sini.
Sosok Taipan Gang Ye, Bos Garena dan Shopee yang Diduga Berikan Fasilitas Jet Pribadi ke Kaesang-Erina
Bos SEA Limited, Gang Ye, diduga memberikan fasilitas jet pribadi untuk Kaesang - Erina Gudono. Seperti apa sosoknya? [480] url asal
#kaesang #erina-gudono #shopee #gulfstream #jet-pribadi #gang-ye #garena #ruu-pilkada #demonstrasi
(Bisnis Tempo) 26/08/24 18:31
v/14755406/
TEMPO.CO, Jakarta - Taipan sekaligus petinggi perusahaan SEA Limited, Gang Ye diduga sebagai sosok yang memberikan fasilitas jet pribadi untuk anak dan menantu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. SEA Limited adalah perusahaan asal Singapura yang menaungi raksasa e-commerceShopee dan Garena, unit bisnis yang memproduksi game populer Free Fire.
Salah seorang sumber Tempo di Shopee Indonesia belum bisa memastikan apakah jet pribadi yang ditumpangi Kaesang terafiliasi dengan SEA Group. “Sejak tahun 2021, semua kendaraan operasional untuk direksi tidak ada lagi,” katanya.
Sementara karyawan Shopee lainnya, yang keberatan namanya disebutkan, mengakui bahwa dalam tiga tahun belakang SEA Group cukup dekat dengan keluarga Solo. Terlebih Shopee kini memiliki dua kantor di Solo, yakni di Solo Paragon Mall dan Solo Technopark. Isu jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina, kata narasumber ini, juga menjadi pembicaraan di antara karyawan.
“Sepertinya mungkin saja jet pribadi itu miliki petinggi Shopee,” kata sumber tersebut.
Sebelumnya, warganet Indonesia menyoroti Kaesang dan Erina yang pelesiran ke Amerika Serikat dengan menggunakan jet pribadi. Kepergian mereka bersamaan dengan saat ribuan masyarakat Indonesia melakukan aksi demonstrasi menolak RUU Pilkada yang ditengarai sebagai upaya membuka jalan Kaesang untuk ikut pada Pilkada mendatang.
Netizen pun menemukan fakta bahwa jet pribadi yang ditumpangi Kaesang-Erina adalah Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE. Seorang warganet kemudian mengunggah potongan dokumen yang memperlihatkan bahwa pemilik Gulfstream G650ER N588SE adalah Garena Online (Private) Ltd, unit usaha Sea Group.
Lantas, bagaimana sebenarnya sosok taipan Gang Ye, bos Garena dan Shopee yang diduga berikan fasilitas jet pribadi untuk Kaesang dan Erina?
Profil Gang Ye
Gang Ye adalah seorang taipan asal Singapura yang merupakan salah satu pendiri dan petinggi SEA Group. Melansir dari Forbes, dia mendirikan perusahaan itu bersama Forrest Li dan David Chen. Dia juga memiliki harta kekayaan sekitar US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 51 triliun per 26 Agustus 2024.
Melansir dari laman resmi SEA Limited, selain sebagai pendiri Gang Ye juga merupakan anggota dewan direksi SEA Group sejak Maret 2010. Dia menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) SEA sejak Januari 2017 dan menduduki posisi sebagai Chief Technology Officer (CTO) pada Maret 2010 hingga Desember 2016.
Gang Ye sebelumnya bekerja sebagai Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura. Dia juga pernah bekerja di perusahaan minyak kelapa sawit Wilmar International. Adapun Gang Ye merupakan lulusan Sarjana Sains dalam Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Carnegie Mellon University.
Dalam bisnisnya, Gang Ye didukung oleh Tencent, yang juga memiliki saham cukup besar di SEA Group. Perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan itu pun menarik sejumlah investor besar untuk mendanai operasional perusahaan. Di antaranya adalah perusahaan ekuitas swasta General Atlantic dan putra miliarder Malaysia Robert Kuok, Kuok Khoon Hua.
Melansir dari Forbes, SEA membukukan laba bersih tahunan pertamanya sebesar US$ 163 juta pada tahun 2023. Selain e-commerce dan permainan online, SEA juga melebarkan sayap dengan meluncurkan layanan perbankan digital di Singapura, Indonesia, dan Filipina melalui Seabank.
Nandito Putra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Sosok Taipan Gang Ye, Bos Garena dan Shopee yang Diduga Berikan Fasilitas Jet Pribadi ke Kaesang-Erina
Bos SEA Limited, Gang Ye, diduga memberikan fasilitas jet pribadi untuk Kaesang - Erina Gudono. Seperti apa sosoknya? [480] url asal
#kaesang #erina-gudono #shopee #gulfstream #jet-pribadi #gang-ye #garena #ruu-pilkada #demonstrasi
(Bisnis Tempo) 26/08/24 18:31
v/14751172/
TEMPO.CO, Jakarta - Taipan sekaligus petinggi perusahaan SEA Limited, Gang Ye diduga sebagai sosok yang memberikan fasilitas jet pribadi untuk anak dan menantu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. SEA Limited adalah perusahaan asal Singapura yang menaungi raksasa e-commerceShopee dan Garena, unit bisnis yang memproduksi game populer Free Fire.
Salah seorang sumber Tempo di Shopee Indonesia belum bisa memastikan apakah jet pribadi yang ditumpangi Kaesang terafiliasi dengan SEA Group. “Sejak tahun 2021, semua kendaraan operasional untuk direksi tidak ada lagi,” katanya.
Sementara karyawan Shopee lainnya, yang keberatan namanya disebutkan, mengakui bahwa dalam tiga tahun belakang SEA Group cukup dekat dengan keluarga Solo. Terlebih Shopee kini memiliki dua kantor di Solo, yakni di Solo Paragon Mall dan Solo Technopark. Isu jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Erina, kata narasumber ini, juga menjadi pembicaraan di antara karyawan.
“Sepertinya mungkin saja jet pribadi itu miliki petinggi Shopee,” kata sumber tersebut.
Sebelumnya, warganet Indonesia menyoroti Kaesang dan Erina yang pelesiran ke Amerika Serikat dengan menggunakan jet pribadi. Kepergian mereka bersamaan dengan saat ribuan masyarakat Indonesia melakukan aksi demonstrasi menolak RUU Pilkada yang ditengarai sebagai upaya membuka jalan Kaesang untuk ikut pada Pilkada mendatang.
Netizen pun menemukan fakta bahwa jet pribadi yang ditumpangi Kaesang-Erina adalah Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE. Seorang warganet kemudian mengunggah potongan dokumen yang memperlihatkan bahwa pemilik Gulfstream G650ER N588SE adalah Garena Online (Private) Ltd, unit usaha Sea Group.
Lantas, bagaimana sebenarnya sosok taipan Gang Ye, bos Garena dan Shopee yang diduga berikan fasilitas jet pribadi untuk Kaesang dan Erina?
Profil Gang Ye
Gang Ye adalah seorang taipan asal Singapura yang merupakan salah satu pendiri dan petinggi SEA Group. Melansir dari Forbes, dia mendirikan perusahaan itu bersama Forrest Li dan David Chen. Dia juga memiliki harta kekayaan sekitar US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 51 triliun per 26 Agustus 2024.
Melansir dari laman resmi SEA Limited, selain sebagai pendiri Gang Ye juga merupakan anggota dewan direksi SEA Group sejak Maret 2010. Dia menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) SEA sejak Januari 2017 dan menduduki posisi sebagai Chief Technology Officer (CTO) pada Maret 2010 hingga Desember 2016.
Gang Ye sebelumnya bekerja sebagai Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura. Dia juga pernah bekerja di perusahaan minyak kelapa sawit Wilmar International. Adapun Gang Ye merupakan lulusan Sarjana Sains dalam Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Carnegie Mellon University.
Dalam bisnisnya, Gang Ye didukung oleh Tencent, yang juga memiliki saham cukup besar di SEA Group. Perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan itu pun menarik sejumlah investor besar untuk mendanai operasional perusahaan. Di antaranya adalah perusahaan ekuitas swasta General Atlantic dan putra miliarder Malaysia Robert Kuok, Kuok Khoon Hua.
Melansir dari Forbes, SEA membukukan laba bersih tahunan pertamanya sebesar US$ 163 juta pada tahun 2023. Selain e-commerce dan permainan online, SEA juga melebarkan sayap dengan meluncurkan layanan perbankan digital di Singapura, Indonesia, dan Filipina melalui Seabank.
Nandito Putra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Sosok Gang Ye, Konglomerat Singapura Berharta Rp 50 Triliun
Gang Ye, pendiri Sea Limited, adalah konglomerat Singapura dengan kekayaan mencapai US$ 3,3 miliar. Ia menjabat COO sejak 2017 dan dikenal sebagai crazy rich. [284] url asal
#gang-ye #crazy-rich-singapura #sea-limited #kekayaan #konglomerat
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/08/24 13:21
v/14747007/
Jakarta - Gang Ye adalah salah satu konglomerat ternama di Singapura, pendiri perusahaan game dan e-commerce Sea Limited. Perusahaan ini ia dirikan bersama Forrest Li dan David Chen pada 2009 lalu.
Melansir dari situs resmi Sea Limited, Senin (26/8/2024), Gang Ye merupakan lulusan S1 dalam Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Universitas Carnegie Mellon.
Setelah kelulusannya itu, ia sempat bekerja di perusahaan agribisnis global, Wilmar International. Setelah itu dirinya juga sempat bekerja di Badan Pengembangan Ekonomi Singapura terlebih dahulu sebelum akhirnya ikut membangun Sea.
Ia tercatat sudah menjadi anggota dewan direksi perusahaan sejak 2010 lalu. Pada awalnya ia menjabat posisi Chief Technology Officer. Barulah pada 2017 lalu hingga sekarang, Gang Ye menjabat sebagai Chief Operating Officer Sea Limited.
"Gang Ye adalah salah satu pendiri kami dan telah menjadi anggota dewan direksi perusahaan kami sejak Maret 2010," tulis perusahaan dalam situs resminya.
"Gang telah menjabat sebagai Chief Operating Officer kami sejak Januari 2017 dan menjabat sebagai Chief Technology Officer kami antara Maret 2010 dan Desember 2016," jelas Sea Limited lagi.
Berkat posisinya sebagai Chief Operating Officer sekaligus salah satu pendiri perusahaan, Gang Ye tercatat memiliki sebagai saham SEA Limited. Dari sanalah ia bisa mengumpulkan pundi-pundi kekayaan yang sangat berlimpah, hingga layak disebut sebagai salah satu crazy rich Singapura.
Meski tidak disampaikan secara rinci berapa jumlah saham Sea Limited yang dimiliki Gang Ye, namun Forbes menaksir kekayaannya saat ini mencapai US$ 3,3 miliar atau setara dengan Rp 50,9 triliun.
Berkat kekayaannya itu, saat ini Gang Ye berada di posisi orang paling tajir ke-25 di Singapura. Kemudian menurut laporan real time Forbes per hari, Senin (26/8) Gang Ye juga berada di urutan 1.054 crazy rich terkaya di dunia.
(fdl/fdl)