#30 tag 24jam
Profil Perusahaan J.CO Donuts yang Kembali Digugat Perkara PKPU
J.CO merupakan merek dagang donat dari Indonesia yang terkemuka, dan telah mendirikan banyak cabang di berbagai negara. [437] url asal
(Bisnis Tempo) 02/11/24 18:50
v/17370933/
TEMPO.CO, Jakarta -J.CO Donuts and Coffee, merek yang sudah tak asing lagi di Indonesia, kini menghadapi masalah hukum serius.
Perusahaan ini digugat oleh PT Kawan Berkarya Mandiri dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang dengan nomor perkara 316/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2024.
“Mengabulkan pencabutan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh Pemohon PKPU I dan Pemohon PKPU II,” kata majelis dalam Direktori Putusan Mahkamah Agung.
Bukan Gugatan Pertama
Gugatan terhadap J.CO bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, pada Maret 2024, PT Kawan Berkarya Mandiri bersama PT Hero Supermarket Tbk pernah menggugat J.CO dalam perkara PKPU, namun gugatan tersebut dicabut pada 2 Mei 2024. Kasus ini menyoroti tantangan finansial yang dihadapi oleh J.CO, yang didirikan oleh Johnny Andrean, seorang pengusaha sukses asal Indonesia.
Dalam pengajuan gugatannya, Kawan Berkarya Mandiri menyatakan lima tuntutan, antara lain agar J.CO dinyatakan dalam keadaan PKPU Sementara dan menunjuk hakim sebagai pengawas dalam proses tersebut. Mereka juga meminta pengangkatan pengurus untuk menangani penundaan kewajiban pembayaran utang jika J.CO mengalami pailit.
Perjalanan Johnny Andrean
Johnny Andrean, pendiri J.CO, memiliki latar belakang yang unik. Sebelum terjun ke dunia kuliner, ia memulai karirnya dengan membuka salon kecantikan yang sukses. Namun, keinginannya untuk berinovasi membawanya pada bisnis makanan.
Setelah melihat potensi besar dalam industri donat saat berkunjung ke Amerika Serikat, Johnny memutuskan untuk memproduksi donat sendiri. Gerai pertama J.CO resmi dibuka pada 26 Juni 2005 di Supermal Karawaci, Tangerang.
Dalam waktu singkat, J.CO berhasil membuka 16 gerai di kota-kota besar di Indonesia, menciptakan lapangan kerja untuk ratusan orang. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi Johnny dalam menjaga kualitas produk, yang dihasilkan dari bahan-bahan berkualitas tinggi, banyak di antaranya diimpor dari luar negeri.
Cabang di Berbagai Negara
Dikutip dari situs resminya, sejak didirikan, J.CO telah berkembang pesat dan kini memiliki lebih dari 300 cabang di berbagai negara di Asia. Selain Indonesia, J.CO juga telah membuka gerai di Malaysia, Singapura, Filipina, Hong Kong, dan Arab Saudi.
Setiap cabang J.CO tidak hanya menyajikan donat, tetapi juga berbagai produk makanan dan minuman berkualitas tinggi, termasuk kopi yang disajikan dengan resep khusus. Inovasi produk yang berkesinambungan, termasuk peluncuran produk baru setiap tiga bulan, juga menjadi salah satu strategi untuk menarik pelanggan.
Johnny Andrean selalu berusaha mengadaptasi rasa dan penawaran produk J.CO sesuai dengan selera lokal. Misalnya, di Hong Kong, J.CO menyesuaikan rasa donat agar tidak terlalu manis, mengingat konsumen di sana lebih mengutamakan kesehatan. Demikian cara Johnny mempertahankan popularitas J.CO hingga saat ini.
PUTRI SAFIRA PITALOKA | MELYNDA DWI PUSPITA | ADIL AL HASAN
Terpopuler Bisnis: Hitungan Pajak iPhone 16 saat Dibeli dari Luar Negeri, Cerita Andi Gani Bertemu Jokowi di Solo
Kemenperin melarang seri ponsel pintar terbaru dari pabrikan Apple, yaitu iPhone 16 untuk diperjualbelikan di Indonesia. [777] url asal
#iphone-16 #iphone #jokowi #j-co #tom-lembong #gula-impor #smelter
(Bisnis Tempo) 02/11/24 06:00
v/17341592/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat, 1 November 2024 dimulai dengan Kemenperin melarang seri ponsel pintar terbaru dari pabrikan Apple, yaitu iPhone 16 untuk diperjualbelikan di Indonesia.
Kemudian profil Johnny Andrean, pemilik J.CO Donuts and Coffee, yang perusahaannya digugat oleh PT Kawan Berkarya Mandiri dalam perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
Selain itu berita tentang juru kampanye energi Trend Asia, Arko Tarigan, menyebut pemerintah tidak serius menangani persoalan kecelakaan kerja yang kerap terjadi di industri penghiliran nikel.
Informasi yang banyak dibaca juga adalah ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai Kejaksaan Agung keliru menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka jika hanya sebatas kebijakan impor gula.
Serta berita mengenai Andi Gani Nena Wea mengungkapkan kesejahteraan buruh di Indonesia tetap menjadi salah satu perhatian Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi meski telah purna tugas. Berikut adalah ringkasan dari kelima berita tersebut:
1. Segini Hitungan Pajak iPhone 16 saat Dibeli dari Luar Negeri
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melarang seri ponsel pintar (smartphone) terbaru dari pabrikan Apple, yaitu iPhone 16 untuk diperjualbelikan di Indonesia.
Alasannya, karena raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut belum mengantongi sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
Kemenperin juga mempertimbangkan untuk menonaktifkan nomor seri international mobile equipment identity atau IMEI iPhone 16 yang diperdagangkan di dalam negeri. Hal itu menyusul adanya komitmen investasi yang belum direalisasikan perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs tersebut.
Baca berita selengkapnya di sini.<!--more-->
2. Profil Johnny Andrean, Bos J.CO Donuts yang Perusahaannya Digugat dalam Perkara Pembayaran Utang
PT J.CO Donuts and Coffee kembali digugat oleh PT Kawan Berkarya Mandiri dalam perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) pada Jumat, 25 Oktober 2024. Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Niaga Jakarta Pusat akan menyidang gugatan dengan nomor perkara 316/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst tersebut pada Senin, 4 November 2024.
Permohonan gugatan PKPU terhadap PT J.CO Donuts and Coffee bukan yang pertama kali terjadi. Pada Maret lalu, PT Kawan Berkarya Mandiri dan PT Hero Supermarket Tbk juga mengajukan gugatan PKPU, tetapi akhirnya dicabut pada Kamis, 2 Mei 2024.
“Mengabulkan pencabutan permohonan PKPU oleh Pemohon PKPU I dan Pemohon PKPU II,” bunyi putusan dalam Direktori Pusat Mahkamah Agung (MA).
Baca berita selengkapnya di sini.<!--more-->
3. Kecelakaan Kerja Berulang di Smelter Nikel, Tak Ada Efek Jera Bagi Perusahaan
Juru Kampanye Energi Trend Asia, Arko Tarigan, menyebut pemerintah tidak serius menangani persoalan kecelakaan kerja yang kerap terjadi di industri penghiliran nikel. Buktinya, kecelakaan kerja masih terus terjadi. “Tidak ada efek jera bagi para investor atau pemilik perusahaan ketika kecelakaan kerja terjadi,” ujar Arko kepada Tempo, Kamis, 31 Oktober 2024.
Dalam catatan Trend Asia, sepanjang 2015-2023 terjadi 93 kecelakaan kerja di industri nikel Indonesia. PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) yang beroperasi di Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP menjadi salah satu kasus terbesar dengan catatan 21 korban jiwa dalam ledakan smelter pada 24 Desember 2023. Kemudian tahun ini, hingga Juni 2024, Trend Asia mencatat kecelakaan kerja terjadi di 17 perusahaan smelter dengan jumlah korban meninggal 8 orang dan luka-luka 63 orang. PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) di Kalimantan Timur tercatat mengalami dua kali kebakaran smelter pada Mei 2024.
Baca berita selengkapnya di sini.<!--more-->
4. Kasus Gula Impor Tom Lembong, Pakar: Kebijakan Tak Bisa Dikriminalkan
Ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai Kejaksaan Agung keliru menetapkanTom Lembong sebagai tersangka jika hanya sebatas kebijakan impor gula. “ Kebijakan itu tidak bisa dikriminalkan,” katanya seperti dikutip Koran Tempo, 31 Oktober 2024.
Kejaksaan Agung menetapkan mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong sebagai tersangka dalam dugaan korupsi impor gula pada 2015. Jaksa menuduhnya membuat kebijakan impor gula yang merugikan negara senilai Rp 400 miliar.
“Saudara TTL diduga memberikan izin impor gula kristal mentah 105 ribu ton kepada PT AP, yang kemudian gula kristal mentah tersebut diolah menjadi gula kristal putih," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar pada Selasa, 29 Oktober 2024.
Baca berita selengkapnya di sini.<!--more-->
5. Cerita Andi Gani Bertemu Jokowi di Solo, Bicara Kesejahteraan Buruh, UU Cipta Kerja hingga 3.000 Buruh Tekstil Kena PHK
Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkapkan kesejahteraan buruh di Indonesia tetap menjadi salah satu perhatian Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi meski telah purna tugas.
Andi menyebut permasalahan buruh sempat menjadi topik pembicaraan saat ia dan beberapa pimpinan organisasi relawan menemui Jokowi di kediamannya di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 30 Oktober 2024.
"Tadi (kemarin) saya menyampaikan kepada Pak Jokowi yaitu soal penentuan upah minimum yang sebentar lagi akan berjalan," ungkap Andi Gani ketika ditemui wartawan seusai pertemuannya dengan Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 30 Oktober 2024.
Baca berita selengkapnya di sini.
Profil Johnny Andrean, Bos J.CO Donuts yang Perusahaannya Digugat dalam Perkara Pembayaran Utang
Mengenal Johnny Andrean, pendiri sekaligus pemilik J.CO Donuts and Coffee yang tengah digugat terkait PKPU. [433] url asal
#j-co #johnny-andrean #pkpu #utang #pengadilan
(Bisnis Tempo) 29/10/24 19:03
v/17188717/
TEMPO.CO, Jakarta - PT J.CO Donuts and Coffee kembali digugat oleh PT Kawan Berkarya Mandiri dalam perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) pada Jumat, 25 Oktober 2024. Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Niaga Jakarta Pusat akan menyidang gugatan dengan nomor perkara 316/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst tersebut pada Senin, 4 November 2024.
Permohonan gugatan PKPU terhadap PT J.CO Donuts and Coffee bukan yang pertama kali terjadi. Pada Maret lalu, PT Kawan Berkarya Mandiri dan PT Hero Supermarket Tbk juga mengajukan gugatan PKPU, tetapi akhirnya dicabut pada Kamis, 2 Mei 2024.
“Mengabulkan pencabutan permohonan PKPU oleh Pemohon PKPU I dan Pemohon PKPU II,” bunyi putusan dalam Direktori Pusat Mahkamah Agung (MA). Lantas, siapa pendiri J.CO Donuts and Coffee?
Profil Pendiri J.CO Donuts and Coffee
Melansirrepository.uin-suska.ac.id, PT J.CO Donuts and Coffee merupakan perusahaan gerai makanan yang menawarkan produk donat dan kopi yang didirikan oleh pengusaha salon asli Indonesia, yaitu Johnny Andrean. Setelah memperkenalkanfranchiseBreadTalk ke pasar tanah air pada 2003, dia mengembangkan bisnis butik makanan lain berupa donat.
Pada 26 Juni 2005, gerai waralaba makanan cepat saji J.CO Donuts and Coffee yang pertama resmi beroperasi di kawasan Supermal Karawaci, Tangerang, Banten. Namun, berdasarkan informasi yang tertera di situs resminya, gerai pertamanya di Indonesia disebut dibuka pada Mei 2006.
Dalam waktu satu tahun, Johnny berhasil membuka 16 gerai di kota-kota besar di Indonesia dengan mempekerjakan 450 orang, seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Pekanbaru, dan Makassar. J.CO Donuts and Coffee pun kini melakukan ekspansi hingga ke Malaysia, Singapura, Filipina, Hong Kong, dan Arab Saudi.
Sebelum gerai J.CO Donuts and Coffee yang pertama dibuka, Johnny membutuhkan waktu lama untuk menggarap bisnisnya itu, yaitu sekitar tiga tahun. Alasannya mendirikan gerai makanan baru berawal dari kebiasaannya yang kerap kali melakukan perjalanan bisnis ke Amerika Serikat dan sering mencicipi berbagai jenis donat.
Dari situ, Johnny mulai terinspirasi untuk memulai usaha donat khas Amerika Serikat. Pada awalnya, dia berniat menjalin kerja sama dengan perusahaanfranchiseasal Negeri Paman Sam, tetapi gagal karena keterbatasan varian produk yang ditawarkan dan proses pemantauan mutu. Akhirnya, dia memutuskan untuk memproduksi donatnya sendiri dengan konsep, bentuk, dan rasa yang mirip dengan yang berada di Amerika Serikat.
Johnny memilih mengimpor semua mesin dalam proses pembuatan produk J.CO Donuts and Coffee dari Amerika Serikat. Lebih dari 50 persen bahan-bahan bakunya juga berasal dari luar negeri, seperti cokelat dari Belgia, susu dari Selandia Baru, serta kopi bubuk dari Italia dan Costa Rica. Hal tersebut dilakukannya untuk memastikan produk yang ditawarkan berkualitas premium.
Selanjutnya baca: Pernah Jadi Sorotan di Medsos karena Diduga Lakukan Praktik Upselling
Profil Johnny Andrean, Bos J.CO Donuts yang Perusahaannya Digugat dalam Perkara Pembayaran Utang
Mengenal Johnny Andrean, pendiri sekaligus pemilik J.CO Donuts and Coffee yang tengah digugat terkait PKPU. [433] url asal
#j-co #johnny-andrean #pkpu #utang #pengadilan
(Bisnis Tempo) 29/10/24 19:03
v/17167378/
TEMPO.CO, Jakarta - PT J.CO Donuts and Coffee kembali digugat oleh PT Kawan Berkarya Mandiri dalam perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) pada Jumat, 25 Oktober 2024. Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Niaga Jakarta Pusat akan menyidang gugatan dengan nomor perkara 316/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst tersebut pada Senin, 4 November 2024.
Permohonan gugatan PKPU terhadap PT J.CO Donuts and Coffee bukan yang pertama kali terjadi. Pada Maret lalu, PT Kawan Berkarya Mandiri dan PT Hero Supermarket Tbk juga mengajukan gugatan PKPU, tetapi akhirnya dicabut pada Kamis, 2 Mei 2024.
“Mengabulkan pencabutan permohonan PKPU oleh Pemohon PKPU I dan Pemohon PKPU II,” bunyi putusan dalam Direktori Pusat Mahkamah Agung (MA). Lantas, siapa pendiri J.CO Donuts and Coffee?
Profil Pendiri J.CO Donuts and Coffee
Melansirrepository.uin-suska.ac.id, PT J.CO Donuts and Coffee merupakan perusahaan gerai makanan yang menawarkan produk donat dan kopi yang didirikan oleh pengusaha salon asli Indonesia, yaitu Johnny Andrean. Setelah memperkenalkanfranchiseBreadTalk ke pasar tanah air pada 2003, dia mengembangkan bisnis butik makanan lain berupa donat.
Pada 26 Juni 2005, gerai waralaba makanan cepat saji J.CO Donuts and Coffee yang pertama resmi beroperasi di kawasan Supermal Karawaci, Tangerang, Banten. Namun, berdasarkan informasi yang tertera di situs resminya, gerai pertamanya di Indonesia disebut dibuka pada Mei 2006.
Dalam waktu satu tahun, Johnny berhasil membuka 16 gerai di kota-kota besar di Indonesia dengan mempekerjakan 450 orang, seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Pekanbaru, dan Makassar. J.CO Donuts and Coffee pun kini melakukan ekspansi hingga ke Malaysia, Singapura, Filipina, Hong Kong, dan Arab Saudi.
Sebelum gerai J.CO Donuts and Coffee yang pertama dibuka, Johnny membutuhkan waktu lama untuk menggarap bisnisnya itu, yaitu sekitar tiga tahun. Alasannya mendirikan gerai makanan baru berawal dari kebiasaannya yang kerap kali melakukan perjalanan bisnis ke Amerika Serikat dan sering mencicipi berbagai jenis donat.
Dari situ, Johnny mulai terinspirasi untuk memulai usaha donat khas Amerika Serikat. Pada awalnya, dia berniat menjalin kerja sama dengan perusahaanfranchiseasal Negeri Paman Sam, tetapi gagal karena keterbatasan varian produk yang ditawarkan dan proses pemantauan mutu. Akhirnya, dia memutuskan untuk memproduksi donatnya sendiri dengan konsep, bentuk, dan rasa yang mirip dengan yang berada di Amerika Serikat.
Johnny memilih mengimpor semua mesin dalam proses pembuatan produk J.CO Donuts and Coffee dari Amerika Serikat. Lebih dari 50 persen bahan-bahan bakunya juga berasal dari luar negeri, seperti cokelat dari Belgia, susu dari Selandia Baru, serta kopi bubuk dari Italia dan Costa Rica. Hal tersebut dilakukannya untuk memastikan produk yang ditawarkan berkualitas premium.
Selanjutnya baca: Pernah Jadi Sorotan di Medsos karena Diduga Lakukan Praktik Upselling
Terpopuler: Prabowo akan Ganti Mobil Dinas Menteri dengan Maung, Presiden Sebut IKN Ibu Kota Politik Dirampungkan dalam 4 Tahun
Wamenkeu Anggito Abimanyu mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh mobil dinas menteri dan eselon 1 menggunakan produksi Pindad. [923] url asal
#prabowo #mobil-dinas #pindad #maung #anggito-abimanyu #wamenkeu #bkn #asn #pppk #j-co #pkpu #kendaraan #ikn #menteri #akmil #kabinet #merah-putih
(Bisnis Tempo) 29/10/24 06:00
v/17137037/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita-berita terpopuler ekonomi dan bisnis hingga Senin malam, 28 Oktober 2024 dimulai dari Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh mobil dinas menteri dan eselon 1 menggunakan kendaraan produksi dalam negeri. Wamenkeu Sri Mulyani itu mengatakan presiden Prabowo meminta kendaraan dinas menggunakan mobil produksi perusahaan asal Indonesia, PT Pindad (Persero).
Disusul, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memprediksi akan ada 229.901 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terdampak dari penambahan atau perubahan nomenklatur Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.
Selanjutnya, PT Kawan Berkarya Mandiri kembali menggugat PT J.CO Donuts and Coffee dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 25 Oktober 2024.
Berikutnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan ingin menggunakan kendaraan Maung sebagai kendaraan resmi kenegaraannya. Ia juga berencana agar para pejabat dari tingkat menteri, wakil menteri, gubernur, hingga wali kota menggunakan kendaraan yang sama.
Terakhir, Presiden Prabowo Subianto berencana rampungkan proyek Ibu Kota Nusantara disingkat IKN dalam 4 tahun dan sebut IKN sebagai Ibu Kota Politik. Hal ini Prabowo sampaikan kepada para menteri dan wakil menteri dalam sesi terakhir retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Sabtu sore, 26 Oktober 2024.
Kelima berita ini paling banyak diakses pembaca kanal Ekonomi dan Bisnis Tempo.co.
Berikut ringkasan lima berita yang trending tersebut:
Selanjutnya: 1. Ramai Prabowo Ingin Fasilitasi Mobil Dinas Menteri dengan Maung....
<!--more-->
1. Ramai Prabowo Ingin Fasilitasi Mobil Dinas Menteri dengan Maung, Begini Penjelasan Kementerian Keuangan
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh mobil dinas menteri dan eselon 1 menggunakan kendaraan produksi dalam negeri. Wamenkeu Sri Mulyani itu mengatakan presiden Prabowo meminta kendaraan dinas menggunakan mobil produksi perusahaan asal Indonesia, PT Pindad (Persero).
Anggito Abimanyu mengatakan peralihan akan dimulai pada pekan depan. “Minggu depan saya pakai mobilnya maung pindad, karena Pak Prabowo sudah bilang tidak ada impor untuk mobil eselon 1 dan menteri,” ujarnya dalam pidatonya di Rapat Terbuka Senat: Puncak Dies Natalis ke-15 Sekolah Vokasi UGM yang disiarkan daring, Senin 28 Oktober 2024.
Terkait hal yang disampaikan Wamenkeu Anggito Abimanyu tersebut, Kementerian Keuangan menekankan pernyataan itu disampaikan pada saat orasi ilmiah kegiatan internal. Hal itu merupakan pemaparan Anggito Abimanyu dalam Dies Natalis ke-15 & Lustrum III Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2024 pada hari ini.
Berita selengkapnya baca di sini.
2. BKN Sebut 229.901 ASN dan PPPK akan Dialihkan, Imbas Perubahan Nomenklatur Kabinet Merah Putih
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memprediksi akan ada 229.901 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terdampak dari penambahan atau perubahan nomenklatur Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.
BKN melalui platfrom digital Sistem Informasi ASN sedang menyiapkan peralihan ASN dan PPPK dari kementerian atau lembaga lama ke baru.
“Sedang menyusun langkah yang dilakukan terhadap kementerian lembaga terdampak,” kata Plt Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin, 28 Oktober 2024.
Dalam proses peralihan ini, Haryomo memastikan layanan manajemen ASN tidak akan terganggu karena akan koordinasi dengan unit terkait. Selain itu, BKN juga akan memfasilitasi proses yang berhubungan dengan pelayanan manajemen ASN.
Berita selengkapnya baca di sini.
Selanjutnya: 3. PT J.CO Donuts and Coffee Kembali Digugat PKPU....
<!--more-->
3. PT J.CO Donuts and Coffee Kembali Digugat PKPU
PT Kawan Berkarya Mandiri kembali menggugat PT J.CO Donuts and Coffee dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 25 Oktober 2024. Majelis hakim akan menyidang gugatan dengan nomor perkara 316/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN Niaga Jkt.Pst itu pada Senin, 4 November 2024 di ruangan Oemar Seno Adji.
Gugatan PKPU ke PT J.CO Donuts and Coffee ini bukanlah yang pertama kali. Pada Maret 2024, PT Kawan Berkarya Mandiri bersama PT Hero Supermarket Tbk juga pernah menggungat PKPU J.CO. Namun, gugatan ini akhirnya dicabut pada 2 Mei 2024.
“Mengabulkan pencabutan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh Pemohon PKPU I dan Pemohon PKPU II,” kata majelis dalam Direktori Putusan Mahkamah Agung.
Berita selengkapnya baca di sini.
4. Prabowo Rencanakan Menteri hingga Wali Kota Gunakan Maung Pindad Jadi Kendaraan Dinas
Presiden Prabowo Subianto mengatakan ingin menggunakan kendaraan Maung sebagai kendaraan resmi kenegaraannya. Ia juga berencana agar para pejabat dari tingkat menteri, wakil menteri, gubernur, hingga wali kota menggunakan kendaraan yang sama.
“Saya sudah merencanakan kemungkinan besar nanti semua menteri, semua wakil menteri, direktur jenderal, pejabat mungkin tingkat gubernur, bupati, wali kota sebaiknya menggunakan kendaraan buatan bangsa Indonesia sendiri,” ucap eks Menteri Pertahanan ini lewat keterangan tertulis, Senin, 28 Oktober 2024.
Prabowo mengatakan, penggunaan Maung Garuda ini sebagai bentuk kehormatan dan kebanggaan atas produksi bangsa sendiri. “Ya saya suka aja, saya suka aja warnanya cerah, begitu,” kata eks Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini saat ditanya alasan menyukai kendaraan warna putih.
Berita selengkapnya baca di sini.
Selanjutnya: 5. Prabowo Sebut IKN Ibu Kota Politik....
<!--more-->
5. Prabowo Sebut IKN Ibu Kota Politik: Akan Dirampungkan dalam Waktu 4 Tahun
Presiden Prabowo Subianto berencana rampungkan proyek Ibu Kota Nusantara disingkat IKN dalam 4 tahun dan sebut IKN sebagai Ibu Kota Politik. Hal ini Prabowo sampaikan kepada para menteri dan wakil menteri dalam sesi terakhir retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Sabtu sore, 26 Oktober 2024.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menceritakan kembali pengarahan Prabowo melalui media sosial X, kemarin. Dia mengatakan Prabowo menegaskan soal IKN sudah jelas.
Adapun, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) itu mengatakan, Prabowo berencana merampungkan pembangunan IKN dalam empat tahun. Pembangunan dilanjutkan dengan tak hanya membangun gedung-gedung eksekutif.
Berita selengkapnya baca di sini.