Bisnis.com, JAKARTA – Bandar Udara atau Bandara Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara siap menyambut dan melayani kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, tahap verifikasi dan kalibrasi telah selesai dilakukan sehingga keamanan dan keselamatan penerbangan sudah dapat dipastikan.
“Verifikasi sudah dilakukan pada 8-9 September 2024, kemudian kalibrasi sudah dilakukan pada 10 September 2024. Dengan begitu, Bandara IKN sudah dapat digunakan untuk kunjungan kerja Presiden pekan ini,” ujarnya lewat rilisnya, Kamis (12/9/2024).
Sekadar informasi, bandara IKN merupakan bandara yang digunakan untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan dan konektivitas di IKN. Bandara dengan runway sepanjang 2.200 x 30 meter ini, progress pembangunan terminal VVIP-nya telah mencapai lebih dari 90 persen dan terminal VIP hampir mencapai 80 persen.
Jalan utama bandara yang nantinya akan menunjang akses dari dan menuju bandara hampir siap 100 persen. Sementara itu, pembangunan fasilitas penunjang berupa tower ATC, gedung administrasi dan operasional, serta Gedung PKP-PK terus dikebut.
Pembangunan Bandara IKN menyesuaikan konsep besar IKN yaitu berorientasi pada alam dan ramah lingkungan. Konsep desain bandara memadukan unsur kearifan lokal yang menonjolkan budaya Kalimantan dengan unsur modern.
Dihubungi secara terpisah, Deputi Protokol, Pers, Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menegaskan bahwa hari ini, Kamis (12/9/2024) juga dilakukan percobaan pendaratan (test landing) secara perdana untuk Pesawat Jet mendarat di Bandara IKN.
“Pesawat tersebut ditumpangi oleh Menhub Itu juga Bagian dari test landing sebelum Pesawat Kepresidenan nantinya akan mendarat di Bandara IKN,” pungkas Yusuf.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan kondisi terkini infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjelang upacara HUT ke-79 RI. [556] url asal
Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan kondisi terkini infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 RI pada 17 Agustus 2024.
Basuki mengatakan dirinya bertanggung jawab untuk kesiapan sarana dan prasarana air dan listrik di ibu kota baru itu. Dia mengeklaim kesiapan semuanya sudah bagus, termasuk rumah dinas untuk keempat menteri koordinator (menko).
"Saya cek semua, air listrik semua sudah oke. Kemudian rumah empat menko, dan masing-masing menko ada empat tower, ada empat lantai dan tiga lantai bisa dioperasikan sehingga para Paskibraka, para tamu, bisa memanfaatkan sarana itu," kata Basuki kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Adapun, mengenai kesiapan jalan bebas hambatan atau jalan tol, Basuki menyebut infrastruktur sudah siap digunakan sampai dengan Pulau Balang. Dia menyebut nantinya pemerintah, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk meninjau kesiapannya pada 22 Juli mendatang.
"Tapi kalau dari Pulau Balang ke IKN, karena jalan tol 6A, 6B, kan baru dikejarkan, tapi sampai Agustus baru bisa dikejar sampai Pulau Balang," ujarnya.
Di sisi lain, Basuki menyebut infrastruktur bandar udara atau Bandara IKN juga sudah dikoordinasikan dengan Menteri Perhubungan (Menhub). Dia menyebut landasan pacunya diupayakan bisa mencapai sepanjang 2.200 meter.
Meski demikian, dia mengungkap kendala yang dihadapi oleh kesiapan bandara IKN yakni kondisi cuaca. Utamanya saat Juni 2024 lalu.
"Dengan kemarin dari 30 hari hanya 8 hari yang terang, selebihnya hujan, sekarang mengaspal pun pakai tenda, supaya enggak kena hujan," tuturnya.
KETERSEDIAAN AIR
Optimisme Basuki akan kesiapan IKN juga datang dari aspek kesiapan air dan listrik di IKN. Dia menjelaskan terkait dengan ketersediaan air, pihaknya akan melakukan commissioning pada pertengahan bulan ini.
"Nanti tanggal 15 [Juli] ada commissioning. Nanti saya tanggal 18 ke sana, karena tanggal 15 [Juli] saya ke Abu Dhabi bersama Presiden. Pulang tanggal 17, dan 18 [Juli] ke sana memastikan air insya Allah sudah oke," jelasnya.
Mengenai commissioning, Basuki menjelaskan bahwa prosesnya akan ditempuh dalam tiga tahap. Tahap pertama dan kedua commissiong untuk sistem perairan IKN nantinya ditargetkan rampung pada 18 Juli.
Adapun, Basuki tidak bisa memastikan kapan Presiden bakal mulai menjalankan aktivitasnya di IKN. Meski demikian, dia menilai kabar penundaan bagi presiden untuk mulai berkantor di IKN merupakan hal yang 'bombastis'.
Menurut Basuki, dia sudah berulang kali menyampaikan bahwa ketersediaan air baru akan masuk ke IKN pada pertengahan Juli 2024. Sementara itu, dia menyebut listrik dari PLN saat ini sudah masuk ke Nusantara.
"Tadi saya baru ngumpulin energi dan komunikasi, Telkom dan PLN, tadi baru melaporkan, 10 megawatt itu sudah oke. Sekarang baru dibangun 40 megawatt selanjutnya, tapi yang 10 megawatt dari PLTS, sudah dicek Pak Erick [Menteri BUMN] juga minggu lalu. Tadi saya baru mengumpulkan yang energi dan komunikasi, besok yang lain lagi," ujar pria yang juga merangkap jabatan sebagai Plt. Kepala Otorita IKN itu.
Pengejaran target itu bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Kementerian PUPR melalui Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN mengungkap pekerjaan konstruksi di Nusantara akan dihentikan sementara menjelang upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024.
Satgas mengestimasi penghentian sementara itu akan dilakukan sekitar seminggu sebelum upacara 17 Agustus.
"Kita estimasi seminggu sebelum upacara (17 Agustus) sudah tidak ada aktivitas walaupun ada beberapa pekerjaan minor. Tapi yang mobilisasi, truk dan sebagainya Insya Allah tanggal 10 Agustus sudah kita hentikan," ujar Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H. Sumadilaga di Jakarta, Jumat (5/7/2024).
Bisnis.com, JAKARTA – Proyek mercusuar Presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus berpolemik menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia.
Usai riuh soal minimnya investor yang merapat ke IKN, Jokowi kembali menghebohkan publik dengan mengumumkan pembatalan pemindahan kantor kepresidenan dari Jakarta pada bulan ini. Alasannya adalah infrastruktur kantor kepresidenan yang belum siap.
"Sudah [terima laporan] dari [Menteri] PUPR, tetapi [kantor Presiden] belum [siap]," katanya di Jakarta, Minggu (8/7/2024).
Presiden ke-7 RI itu sebelumnya dikabarkan mulai berkantor di IKN pada Juli 2024 atau tepatnya sebulan menjelang Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI.
Menanggapi hal itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku bakal mempercepat penyiapan sarana dan prasarana kantor presiden di IKN.
“Kami siapkan prasarananya, kalau beliau ke sana kita siapkan dulu. Insyaallah [sudah siap kantornya],” kata Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (8/7/2024).
Target Meleset
Salah satu momen penting dalam pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Nusantara adalah berdirinya Istana Garuda yakni Kantor Kepresidenan.
Jika berjalan sesuai rencana, pembangunan Istana Garuda rampung pada bulan ini atau Juli 2024. Namun, target tersebut meleset beberapa bulan, tepatnya menjadi Oktober pada tahun yang sama.
Pergeseran target tersebut ternyata berimbas pada penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Titik Nol Nusantara berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan bahwa Keppres tersebut bisa diterbitkan pada masa pemerintahannya jika progres pembangunan IKN terakselerasi. Namun, tak menutup kemungkinan pula akan diterbitkan pada pemerintahan selanjutnya.
"Keppres bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapangan," katanya kepada wartawan
Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin memaksakan penerbitan aturan apabila memang IKN belum siap untuk menjadi Ibu Kota.
Oleh sebab itu, dia mengaku akan melihat terlebih dahulu progres dari pembangunan IKN sebelum menandatangani keppres tersebut.
"Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum, jangan dipaksakan, semua dilihat progres lapangannya dilihat," tandas Jokowi.
Rencana Upacara Kemerdekaan di IKN Jalan Terus
Meskipun target pembangunan Istana Garuda molor, Jokowi tetap berupaya menggelar upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN. Adapun, tahun ini adalah kali terakhir Jokowi sebagai presiden menjadi Inspektur Upacara di sana.
"Ini untuk pertama kalinya Upacara Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia ini akan dilaksanakan di IKN tahun 2024 ini. Saya melihat upacara ini akan menjadi perhatian seluruh masyarakat kita, termasuk juga akan menjadi spotlight dunia," ujarnya sebagai pengantar Rapat Terbatas Terkait Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI, Senin (10/6/2024).
Jokowi tak menampik adanya keterbatasan infrastruktur di IKN, mulai dari transportasi hingga lokasi acara. Namun, dia meminta agar Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI ini disiapkan dengan format yang dirancang dengan detail dan tepat.
"Jangan sampai nanti ada ketidaksiapan yang justru akan menjadi sesuatu yang enggak baik bagi IKN," pungkasnya.
Untuk merealisasikan hal itu, Menteri Basuki bakal bertolak ke IKN pada 18 Juli 2024 untuk mengecek progres pembangunan. Khususnya, terkait dengan kesiapan distribusi air minum jelang penyelenggaraan upacara.
Kementerian PUPR menargetkan bahwa distribusi air bersih di IKN dapat mulai dilakukan pada 15 Juli 2024. Proses distribusi air bersih di IKN itu sedikit mengalami perlambatan dari target awal yang ditetapkan untuk commissioning Juni 2024.
Basuki menjelaskan, tingginya curah hujan di wilayah Penajam Paser Utara menjadi hal yang cukup menghambat realisasi tersebut.
“Kira-kira tanggal 18 Juli saya ke sana, mau mengecek air minum. Air minumnya kalau sudah bisa Insya Allah [Presiden bisa pindah]. Karena hujan terus di sana, tiap hari kan saya monitor,” tandas Basuki.
Dilansir dari Antara, Kementerian PUPR melalui Satuan Tugas (Satgas) Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN mengungkapkan bahwa Jalan Tol Akses IKN dapat dimanfaatkan untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Suasana pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa/aa.
"Bisa fungsional untuk upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus," ujar Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Hidayat Sumadilaga di Jakarta, Jumat (5/7/2024).
Danis menambahkan bahwa progres pembangunan proyek Jalan Tol Akses IKN tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan telah dilakukan pengaspalan.
"Tol sudah, yang kita fokuskan Tol IKN itu yakni Segmen 3A, 3B, dan 5A. Progresnya sudah bagus dan sudah diaspal," katanya.
Sebagai informasi, Jalan tol IKN dapat mempersingkat jarak tempuh dari Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang semula apabila melewati Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) dan Lintas Sepaku membutuhkan waktu sekitar 2 jam 15 menit dengan jarak 95 km, menjadi hanya sekitar 45 menit dengan jarak 57 km.
Jaringan jalan tol ini menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN di Penajam Paser Utara, utamanya melintasi jalan Tol IKN dan Jembatan Pulau Balang. Kementerian PUPR menargetkan jalan tol menuju IKN di Kalimantan Timur tahap 1 selesai pada Juli.
Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal pindah kantor ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada bulan ini karena infrastruktur yang belum siap.
Hal ini disampaikan olehnya saat lepas bantuan kemanusiaan Untuk Papua Nugini dan Afganistan, Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (8/7/2024).
"Airnya sudah siap, belum? Listriknya sudah siap, belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap, [tinggal] pindah, " katanya kepada wartawan.
Lebih lanjut, ayah Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep itu membenarkan telah memperoleh laporan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait perkembangan pembangunan di IKN.
Menurutnya, dari laporan Basuki, pembangunan kantor Presiden belum sepenuhnya rampung. "Sudah [terima laporan] dari PUPR tetapi [kantor Presiden] belum [siap]," pungkas Jokowi.
Presiden Ke-7 RI itu sebelumnya dikabarkan bakal mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Juli 2024 atau tepatnya sebulan jelang perhelatan Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI.
Menanggapi hal itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengaku bakal mempercepat penyiapan sarana dan prasarana kantor presiden di IKN.
“Kami siapkan prasarananya, kalau beliau ke sana kita siapkan dulu. Insya Allah [sudah siap kantornya],” kata Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (8/7/2024).
Basuki menyebut dirinya bakal bertolak ke IKN pada 18 Juli 2024 untuk mengecek progres pembangunan. Khususnya, terkait dengan kesiapan distribusi air minum jelang penyelenggaraan Upacara 17 Agustus di Ibu Kota baru RI tersebut.
Adapun, Kementerian PUPR menargetkan bahwa distribusi air bersih di IKN dapat mulai dilakukan pada 15 Juli 2024.Proses distribusi air bersih di IKN itu sedikit mengalami perlambatan dari target awal yang ditetapkan untuk commissioning Juni 2024.
Basuki menjelaskan, tingginya curah hujan di wilayah Penajam Paser Utara menjadi hal yang cukup menghambat realisasi tersebut.
“Kira-kira tanggal 18 Juli saya ke sana, mau mengecek air minum. Air minumnya kalau sudah bisa Insya Allah [Presiden bisa pindah]. Karena hujan terus di sana, tiap hari kan saya monitor,” tandas Basuki.