Membuka tabungan untuk anak sejak dini membantu mempersiapkan masa depan yang cerah. Temukan keuntungan dan promo menarik dari Tabungan BRI Junio! [911] url asal
Mempersiapkan masa depan yang cerah untuk anak bisa Anda mulai lakukan dari sekarang. Salah satunya dengan membuka tabungan untuk anak.
Tabungan tersebut dapat digunakan untuk mengantisipasi kejadian tidak terduga yang membutuhkan banyak pengeluaran. Sebab, Anda sudah menyiapkan tabungan dari jauh-jauh hari untuk menghadapi situasi sulit tersebut.
Lalu, ada alasan kenapa Anda harus membuat rekening khusus untuk anak dan tidak mencampurnya ke rekening umum. Salah satunya yakni memastikan dana anak tetap aman tidak tercampur dengan dana untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, kebutuhan anak di masa depan tidaklah sedikit. Butuh biaya besar jika Anda ingin menyekolahkannya sampai ke jenjang perguruan tinggi. Maka dari itu, menabung sejak anak masih kecil dapat membantunya meraih kesempatan yang lebih baik di masa depan.
Keuntungan Membuka Tabungan Anak untuk Masa Depan yang Gemilang
Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh baik di masa depan. Namun, perjalanan untuk mencapai tujuan itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Apalagi dengan berbagai kemungkinan risiko yang bisa terjadi seperti kehilangan pekerjaan, musibah, dan lain sebagainya.
Dari sisi orang tua, ini dia keuntungan membuka rekening tabungan anak sejak dini untuk persiapan masa depannya.
1. Meringankan Beban Finansial di Masa Depan
Seperti yang sudah disebutkan tadi, kebutuhan anak akan terus meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, itu tidak lagi menjadi masalah jika Anda sudah mendaftarkan anak untuk memiliki tabungan sendiri.
Ibaratnya, Anda sedang mencicil melalui tabungan anak untuk menghadapi beban finansial di kemudian hari. Tabungan itu akan berguna ketika dihadapkan pada kebutuhan pendidikan, kesehatan, atau aktivitas anak lainnya.
2. Memberikan Rasa Aman dan Tenang
Mengetahui jika Anda sudah menyiapkan tabungan anak, tentu akan membawa rasa aman dan tenang dalam hati. Sebab, Anda sudah punya cadangan dana untuk menghadapi kebutuhan mendesak yang sewaktu-waktu muncul.
Jika memungkinkan, Anda bisa menyusun rencana anggaran keluarga untuk memproyeksikan kebutuhan anak di masa depan. Dengan begitu, Anda bisa menetapkan tujuan finansial yang tepat saat membuka rekening untuk anak.
3. Mengajarkan Konsep Manajemen Keuangan ke Anak
Tidak hanya sebagai simpanan dana demi masa depan anak, membuka tabungan anak juga bisa Anda jadikan sebagai sarana pembelajaran konsep manajemen keuangan. Anda bisa memperkenalkan apa itu pengeluaran dan pemasukan.
Selain itu, Anda dapat memberikan pengertian ke anak untuk belajar berhemat. Sebab, uang yang mereka hemat itu nantinya dapat disimpan ke dalam rekening dan membantu memenuhi kebutuhan atau keinginan mereka di masa depan. Hal ini sekaligus membuat anak semakin menghargai nilai uang.
Lalu, tempat Anda menabung untuk anak juga sangat penting diperhatikan. Sebaiknya, Anda membuka tabungan di bank-bank yang sudah pasti kredibel sehingga risikonya lebih kecil. Apalagi, menabung di bank pada dasarnya lebih fleksibel dan terjamin keamanannya.
4. Paket Promo Tabungan BRI Junio Rencana
Kabar baiknya, saat ini Anda bisa membuka Tabungan BRI Junio rencana untuk sang buah hati. Sebagai salah satu bank ternama di Indonesia, BRI tidak hanya memfasilitasi tabungan untuk orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Dengan begitu, masa depan anak bisa terjaga dengan persiapan finansial yang matang sejak dini.
Terlebih, BRI sedang membuka promo berupa reward bagi nasabah yang melakukan pembukaan rekening Tabungan BRI Junio rencana selama periode program berjalan, yakni 12 September-31 Desember 2024.
Terdapat beragam hadiah menarik seperti tiket KidZania dan saldo BRImo sebesar Rp500 ribu untuk nasabah yang memenuhi syarat dan ketentuan. Hadiah ini dibedakan dalam 4 paket yang berbeda dengan total kuota sebanyak 1.000 orang. Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Paket A
Paket A memiliki kuota sebanyak 250 orang. Nasabah perlu melakukan pembukaan rekening dengan setoran awal sebesar Rp5.000.000. Kemudian, besar setoran bulanannya adalah Rp1.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan. Hadiah yang didapatkan nantinya berupa 2 tiket KidZania.
Paket B
Paket B memiliki kuota sebanyak 250 orang. Nasabah perlu memberikan setoran awal sebesar Rp5.000.000. Kemudian, besar setoran bulanannya adalah Rp750.000 dengan jangka waktu 24 bulan. Hadiah yang didapatkan nantinya berupa 2 tiket KidZania
Paket C
Paket C memiliki kuota sebanyak 250 orang. Nasabah perlu memberikan setoran awal sebesar Rp5.000.000. Kemudian, besar setoran bulanannya adalah Rp1.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan. Hadiah yang didapatkan nantinya berupa saldo BRImo Rp500.000.
Paket D
Paket D memiliki kuota sebanyak 250 orang. Nasabah perlu memberikan setoran awal sebesar Rp5.000.000. Kemudian, besar setoran bulanannya adalah Rp750.000 dengan jangka waktu 24 bulan. Hadiah yang didapatkan nantinya berupa saldo BRImo Rp500.000.
Perlu diketahui, setoran awal untuk rekening Tabungan BRI Junio wajib di-hold dengan jangka waktu 12 bulan berlaku untuk semua paket program.
Jadi, tunggu apalagi? Jarang sekali membuka tabungan rekening bisa mendapat hadiah menarik. Maka dari itu, segera kunjungi unit kerja BRI terdekat dan buka rekening Tabungan BRI Junio rencana sekarang juga karena promo hanya sampai 31 Desember 2024! Informasi lebih lanjut kunjungihttp://bbri.id/juniorencana24.
Bank Mandiri terus membuktikan komitmennya untuk menjadi bank yang adaptif dan solutif, sejalan dengan tema besar perayaan tahun ke-26. Melalui inovasi-inovasi digital, Bank Mandiri memperkenalkan fitur terbaru dalam Beyond Super App Livin' by Mandiri, yakni Livin'poin.
Direktur Jaringan dan Retail Banking, Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa inovasi ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk memberikan The Next Level Banking Experience yang benar-benar memprioritaskan kenyamanan dan kepuasan nasabah.
"Kehadiran Livin'poin di Livin' by Mandiri merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi besar Bank Mandiri dalam memberikan layanan perbankan yang lebih dari sekadar transaksi. Kami percaya bahwa dengan memberikan berbagai pilihan menarik dan fleksibilitas dalam program loyalitas, nasabah akan semakin terlibat dan merasa dihargai," ungkap Aquarius, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/10/2024).
Selain memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mengumpulkan livin'poin dengan lebih mudah, fitur ini juga memungkinkan nasabah menambah poin lebih dari transaksi perbankan biasa, seperti challenges dan games, sehingga peluang memperoleh livin'poin menjadi lebih beragam dan menarik.
Aquarius menambahkan, fitur Livin'poin memberikan excitement tersendiri karena setiap poin yang terkumpul dapat langsung ditukarkan dengan berbagai hadiah langsung yang bebas dipilih oleh nasabah. Menariknya, Livin'poin menawarkan fleksibilitas yang luar biasa dalam hal penukaran poin.
Selain itu, nasabah dapat menukarkan poin dengan berbagai hadiah menarik mulai dari voucher diskon, perangkat elektronik, hingga airline miles. Semua ini dapat dilakukan melalui fitur Livin'poin pada menu Katalog dan Konversi poin, kemudian pilih produk yang diinginkan dan tukarkan sesuai dengan jumlah Livin'poin yang dimiliki.
"Fleksibilitas redeem poin ini memberikan kebebasan pada nasabah untuk memilih hadiah yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Kami percaya fitur ini memberikan tingkat kenyamanan dan kepuasan yang lebih tinggi bagi nasabah. Nasabah tidak lagi sekadar melakukan transaksi, melainkan turut menikmati rewarding experience dalam setiap aktivitas perbankan mereka," lanjutnya.
Dengan adanya Livin'poin di Livin by Mandiri diharapkan dapat meningkatkan pengalaman loyalty point yang lebih mudah didapatkan dan ditukarkan oleh nasabah Bank Mandiri. Nasabah kini dapat dengan mudah mendapatkan Livin'poin dari berbagai aktivitas perbankan mereka sehari-hari, mulai dari buka dan top up saldo tabungan, transaksi melalui Livin', kartu debit atau kartu kredit, dan transaksi perbankan lainnya dengan Bank Mandiri. Nasabah juga bisa melihat jumlah Livin'poin yang terkumpul secara real-time, hingga menukarkan Livin'poin tersebut dengan berbagai hadiah menarik langsung di aplikasi.
Melalui inovasi Livin'poin, Bank Mandiri membuktikan diri sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia yang adaptif dan selalu siap menghadirkan solusi digital yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Inovasi yang dihadirkan tidak hanya meningkatkan keterlibatan nasabah, tetapi juga membawa pengalaman perbankan ke level berikutnya.
Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin' by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Agustus 2024, angka pengguna Livin' by Mandiri telah mencapai 27 juta pengguna, naik 33% secara year on year (YoY) dengan total transaksi Rp2.589 triliun dan 2,4 miliar volume transaksi year to date (ytd).
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui bisnis Wealth Management berhasil membukukan kenaikan aset yang dikelola (Asset Under Management) sebesar 23,05% year-on-year (yoy) menjadi Rp 239,6 triliun per Agustus 2024. Hal ini mencerminkan ekspansi dan diversifikasi portofolio nasabah yang berkelanjutan.
Di samping itu, bisnis Wealth Management BRI mengalami peningkatan profitabilitas yang terus tumbuh positif, dengan Fee-Based Income (FBI) dari Bancassurance meningkat 28,97% yoy. Adapun jumlah nasabah prioritas BRI telah mencapai 161 ribu nasabah pada periode ini, atau meningkat 21,98% yoy.
Terkait dengan pencapaian tersebut, Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan Wealth Management BRI berkomitmen untuk menyediakan solusi keuangan komprehensif dan layanan yang dipersonalisasi kepada Nasabah Prima.
"BRI terus mengakselerasi kinerja bisnis Wealth Management BRI. Strategi yang dilakukan dengan memperkuat edukasi terkait pentingnya pengelolaan keuangan kepada seluruh lapisan Masyarakat. Misinya dalam hal ini juga membantu nasabah prima (BRI Private dan BRI Prioritas) menjelajahi kompleksitas lanskap keuangan dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang mereka," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (14/10/2024).
Selama ini, lanjut Handayani, BRI turut melakukan pendampingan oleh financial advisor berpengalaman yang selalu memastikan penawaran produk sesuai profil risiko nasabah. Ditambah lagi, Wealth Management BRI didukung oleh ekosistem BRI Group.
"BRI optimistis bisnis Wealth Management mampu bertumbuh serta memiliki prospek yang baik. Salah satu faktor pendukung yang dapat terlihat, yakni saat ini muncul rasa kesadaran oleh para nasabah untuk memproteksi diri, keluarga, serta aset mereka yang diharapkan nantinya akan tumbuh secara berkelanjutan," pungkas Handayani.
Sebagai informasi, atas pelayanan Wealth Management yang optimal, BRI mendapatkan penghargaan Total Service Quality Satisfaction based on Customer Perception Survey SQIndex 2024 dengan Predikat Diamond di ajang Service Quality Awards 2024.
SQ Award merupakan penghargaan bergengsi bertaraf nasional yang telah diadakan sejak tahun 2007 oleh Majalah Marketing dan CARRE (Customer Action Recognition and Reward Experience).
Penghargaan ini bertujuan untuk menganugerahkan perusahaan-perusahaan yang berhasil memberikan layanan terbaik pada industrinya masing-masing dengan meraih nilai tertinggi dan di atas standar industri pada Service Quality Index (SQIndex). Adapun indikator utama yang dinilai yakni kualitas layanan, meliputi Service Accessibility, Service Process, People, Service Solution dan Perceived Service Value.
Bank digital Allo Bank menghadirkan layanan produk tabungan inovatif yang tidak hanya membantu disiplin menabung, tetapi juga menawarkan fleksibilitas untuk menarik dana kapan saja saat diperlukan.
Allo Grow hadir sebagai produk tabungan yang mengutamakan fleksibilitas dalam menabung. Dengan Allo Grow, menabung untuk dana darurat kini lebih mudah dan menarik dengan Allo Grow.
Dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (24/9/2024), dengan layanan tersebut menabung diyakini semakin mudah karena dapat merasakan pengalaman menabung dengan suku bunga yang menarik.
Selain itu, fleksibilitas karena dapat menarik dana kapan saja dan dimana saja. Uang tabungan dijamin tidak hanya akan mengendap, tetapi juga berkembang.
Pengguna dapat mulai menabung tanpa menunggu waktu yang tepat, dengan suku bunga menarik hingga 5,25% p.a. setelah 3 bulan menabung. Ini adalah pilihan ideal untuk mempersiapkan dana darurat, mengingat pepatah "sedia payung sebelum hujan."
Bergabung dengan Allo Grow juga memberikan keuntungan tambahan berupa cash reward hingga Rp100.000 bagi nasabah baru dengan setoran minimal Rp500.000. Bunga sudah bisa dinikmati mulai hari ke-3, dan penarikan dana dapat dilakukan tanpa biaya penalti, sehingga keamanan dana terjaga.
Dengan skema baru ini, Allo Grow bertujuan untuk mendorong generasi muda, terutama Gen Z, agar lebih semangat dalam menabung dan mempersiapkan dana darurat. Untuk informasi lebih lanjut tentang skema bunga berjenjang dan cara memanfaatkannya, silakan kunjungi tautan atau unduh aplikasi Allo Bank di App Store dan Play Store.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Utama Indonesia atau Allianz Indonesia meluncurkan produk asuransi kesehatan Allianz Flexi Medical Plan. Produk kali ini dihadirkan dalam bentuk asuransi kesehatan unitlink rider.
Country Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Himawan Purnama menerangkan produk Allianz Flexi Medical Plan menawarkan fitur Flexi Benefit, yaitu rewardyang akan didapatkan nasabah setiap tahun hingga 20% dari biaya asuransi, jika tidak ada klaim.
“Dana Flexi Benefit yang terkumpul dapat digunakan nasabah untuk penggantian biaya atau klaim rawat jalan,” kata Himawan dalam keterangan resminya, Kamis (19/9).
Himawan menuturkan, kelebihan lainnya dari AFM Plan yakni adanya layanan konsultasi dokter online terkait kesehatan mental dan gizi, yang merupakan kerja sama Allianz dengan Halodoc.
Dengan demikian, nasabah mendapatkan nilai tambah dari perlindungan kesehatan yang dimiliki, untuk mendapatkan saran dari psikolog klinis dan psikiater untuk layanan kesehatan mental, dan spesialis gizi klinik untuk pertanyaan seputar gizi dan nutrisi.
Selain itu, ia mengatakan bahwa produk Allianz Flexi Medical Plan juga akan meng-coverbiaya yang timbul ketika nasabah harus menjalani rawat inap atau pembedahan. Rider ini tersedia dalam beragamplanyang dapat dipilih berdasarkan kebutuhan nasabah.
“Hadirnya produk ini menjawab kebutuhan nasabah yang memiliki preferensi perlindungan lebih fleksibel dari produk asuransi jiwa unit link. Dengan perlindungan asuransi kesehatan, nasabah akan terlindungi secara optimal dengan keunggulan-keunggulan yang kami tawarkan.” kata dia.
Lebih jauh lagi, Himawan menjelaskan bahwa peluncuran Allianz Flexi Medical Plan didorong dari meningkatnya klaim asuransi kesehatan di Indonesia dalam dua tahun terakhir (2021-2023) yang tercatat sebesar 24% sampai 25% setiap tahunnya.
Berdasarkan data dari Asosiasi Asuransi Jiwa (AAJI) pada Semester I-2024, klaim asuransi kesehatan menunjukkan peningkatan sebesar 26% secara year-on-year.
Menurut Mercer Marsh Health Trends Report 2024, peningkatan klaim yang dibayarkan untuk asuransi kesehatan ini terutama dilatarbelakangi oleh inflasi biaya medis di Indonesia yang diperkirakan naik sebesar 13%.
Himawan menyebutkan, data klaim kesehatan Allianz juga mencatat bahwa persentase jumlah kasus klaim kesehatan untuk penyakit-penyakit kritis yang biasanya diderita oleh generasi berusia lebih tua, saat ini juga relatif banyak diajukan oleh nasabah berusia di bawah 40 tahun.
Dia menyebutkan, dari tiga kasus klaim tertinggi untuk pengobatan dan perawatan terkait penyakit kritis yang dibayarkan oleh Allianz Indonesia selama dua tahun terakhir (2021-2023), tercatat pertumbuhan jumlah kasus klaim yang dibayarkan kepada nasabah berusia di bawah 40 tahun untuk penyakit Paru-paru sebanyak 2.300 kasus, meningkat 108%.
Kemudian, penyakit ginjal sebanyak 2.100 kasus meningkat 161% dan penyakit kanker sebanyak 1.900 kasus naik 167%.
“Maka kebutuhan akan perlindungan kesehatan menjadi salah satu fokus solusi yang kami sediakan untuk nasabah. Terlebih ketika kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi, maka di situlah kami ingin hadir memenuhi kebutuhan tersebut,” tandasnya.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dolfie Othniel Frederic Palit mengusulkan agar tunjangan kinerja (tukin) kementerian/lembaga (K/L) dipotong jika tidak bisa memenuhi target sasaran pembangunan prioritas nasional yang telah dijanjikan dalam setiap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Awalnya Dolfie menyoroti pemerintah yang setiap tahun merumuskan tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, tingkat kemiskinan ekstrem, rasio gini dan sebagainya. Ia menilai perlu ada hukuman (punishment) untuk K/L yang mengurusi program tersebut jika target tidak tercapai.
"Kami mengusulkan misalnya tingkat pengangguran terbuka ini kan ada K/L yang mengurusi ini, tukinnya disesuaikan karena tidak tercapai, nggak bisa dibiarin. Rakyat menunggunya lama nanti, sementara ASN-nya gajinya naik terus, indikatornya tidak pernah tercapai," kata Dolfie dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI dengan pemerintah, Rabu (28/8/2024).
Dolfie mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab jika berbagai target sasaran pembangunan prioritas nasional tersebut tidak tercapai. Pemerintah dinilai perlu menyiapkan hadiah (reward) dan hukuman yang jelas sebagai bentuk pertanggungjawaban.
"Ini tukin dari K/L terkait, dari dirjen yang mengurusi ini harus disesuaikan agar yang kita tulis di sini, tingkat kemiskinan, rasio gini dan sebagainya ada tanggung jawabnya, nggak bisa dilepas gitu aja," ucap Dolfie.
Menanggapi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku secara prinsip menyetujui usulan tersebut. Pada dasarnya hukuman merupakan satu paket dengan hadiah yang harus diberikan pemerintah.
"Mengenai insentif bagi K/L dalam mencapai target output dan outcome, secara spirit dan prinsip kami menyetujui karena harusnya reward dan penalty itu adalah sesuatu dalam paket yang lengkap," ujar Sri Mulyani.
Meski begitu, Sri Mulyani menilai perlu kajian serius untuk pelaksanaannya agar jangan sampai hadiah dan hukuman yang diberikan salah perhitungan. Pasalnya dalam mencapai satu target misalnya pengangguran, melibatkan lintas K/L.
"Jadi untuk menentukan K/L mana yang paling bertanggung jawab dan kemudian porsi berapa tanggung jawabnya itu terlihat dari sisi reward yang mereka lakukan, itu mungkin akan perlu suatu kajian yang cukup serius agar jangan sampai kita membuat signal reward dan punishment yang salah," tuturnya.
Selain itu, Sri Mulyani mengingatkan bahwa pemberian tukin ditentukan melalui peraturan presiden (Perpres) yang prosesnya lumayan panjang. Jadi perlu waktu untuk melaksanakan usulan tersebut.
"Jadi memang mekanismenya akan membutuhkan waktu, tapi kami secara spirit memahami dan nanti akan kita pikirkan cara signaling yang tadi disampaikan Pak Dolfie, yang mungkin bisa kita pikirkan mekanisme atau cara yang lain, tapi sesuai dengan spirit untuk adanya reward dan punishment," pungkas Sri Mulyani.
Simak Video: Jokowi Sebut Tukin PNS Ditentukan dari Pembelian Produk Lokal