#30 tag 24jam
Riset UI: ABS Berpotensi Mencegah 1 dari 4 Kecelakaan Sepeda Motor
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh POLAR UI, penyematan ABS di sepeda motor berpotensi menurunkan angka kecelakaan hingga 24 persen. [435] url asal
#universitas-indonesia #riset-dan-penelitian #anti-lock-braking-system #kecelakaan-lalu-lintas
(MedCom - Otomotif) 05/11/24 15:14
v/17514136/
Jakarta: Fitur Anti-lock Braking System (ABS) di sepeda motor dapat memainkan peran penting dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh P2M Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia (POLAR UI), penyematan ABS di sepeda motor berpotensi menurunkan angka kecelakaan hingga 24 persen, atau setara dengan mencegah satu dari empat kecelakaan yang terjadi.Data kecelakaan dari Korlantas POLRI menunjukkan, pada tahun 2023 terdapat 115.518 kasus kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, hampir dua kali lipat dibandingkan 71.072 kasus pada tahun 2017. Berdasarkan proyeksi POLAR UI, penurunan jumlah kecelakaan dapat mencapai angka signifikan jika ABS diaplikasikan secara menyeluruh.
“Jika semua motor dilengkapi dengan ABS, sebanyak 8.000 orang per tahun bisa dihindarkan dari kecelakaan lalu lintas,” ujar Ketua Tim Kajian POLAR UI, Tri Tjahjono, melalui keterangan resminya.
Untuk memproyeksikan penurunan jumlah korban kecelakaan, POLAR UI menggunakan data kecelakaan dari Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Indonesia selama periode 2016-2022. Analisis ini dilakukan menggunakan metode proyeksi berbasis data Road Accident Sampling System India (RASSI) yang menunjukkan kesamaan karakteristik antara kedua negara, khususnya dalam hal kepadatan lalu lintas dan penggunaan kendaraan roda dua.
| Baca Juga: Menteri Perindustrian Siap Pakai Pindad Maung untuk Dinas |
“Dengan pendekatan ini, diharapkan proyeksi dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai potensi pengurangan kecelakaan akibat penggunaan fitur ABS,” jelas Tri.
Simulasi dari POLAR UI juga menunjukkan penggunaan ABS secara signifikan dapat mengurangi potensi kecelakaan berbagai jenis. Misalnya, kecelakaan tabrak belakang diperkirakan dapat berkurang hingga 38 persen dengan ABS, karena sistem ini membuat kendaraan dapat melakukan pengereman lebih stabil. “Penyematan ABS akan membuat kendaraan mengalami pengereman dengan lebih stabil,” tambahnya.
Hasil kajian ini mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 atau menyusun ketentuan spesifik terkait ABS pada peraturan tingkat menteri sebagai langkah awal. Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, Jumardi, menekankan pentingnya pengaturan teknis pada level peraturan menteri.
“Agar aturan yang sifatnya mendesak (urgent) dapat diatur segera dalam peraturan menteri, tidak perlu menunggu revisi UU atau PP yang membutuhkan waktu lama,” ungkapnya.
Jumardi juga mengusulkan bahwa regulasi teknis sebaiknya mencakup aspek stabilitas pengereman, bukan hanya perlambatan kendaraan. Sementara itu, Tri menambahkan fitur ABS saat ini masih terbatas pada model motor premium dan mendorong agar fitur ini diterapkan pada berbagai tipe sepeda motor.
Meski terdapat kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga motor akibat pemasangan ABS, pengalaman di India menunjukkan kenaikan harga relatif kecil, sekitar 10 persen atau setara dengan inflasi. Tri optimis Indonesia dapat menyerap dampak biaya tambahan ini. “Kalau ada kendala pendanaan, negara semestinya mencari bantuan fiskalnya,” kata Tri.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(UDA)
BRIN Usulkan Lembaga Khusus Kelola Pembiayaan Risiko Bencana
Penanganan bencana bukan hanya tantangan yang harus dikelola, tetapi juga esensial dalam pembangunan ekonomi. [504] url asal
#pembiayaan-risiko-bencana #brin #riset-dan-penelitian #penelitian
(MedCom) 01/08/24 22:09
v/12922534/
Jakarta: Kepala Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan BRIN, Irwanda Wisnu Wardhana, menekankan pentingnya ketahanan bangsa terhadap bencana alam. Hal ini sebagai pilar fundamental pembangunan ekonomi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045."Kita sedang melakukan studi multiyears dan sekarang kita sudah memasuki tahun kedua, mudah-mudahan bisa melanjutkan sampai lima tahun itu, dan juga kita sedang mengembangkan atau mengusulkan semacam lembaga untuk menanganinya," kata Irwanda
dikutip dari laman brin.go.id, Kamis, 1 Agustus 2024.
Irwanda menjelaskan penanganan bencana bukan hanya tantangan yang harus dikelola, tetapi juga esensial dalam pembangunan ekonomi. Dia menyebut setiap tahun, bencana alam menghancurkan nilai aset hingga ratusan miliar dolar AS secara global, dengan dampak yang lebih parah bagi negara berkembang seperti Indonesia.
Anggaran yang terbatas mengharuskan pemerintah Indonesia tidak hanya membangun infrastruktur baru, seperti sekolah, jembatan, dan bandara, tetapi juga rekonstruksi pasca bencana.
Irwanda menyoroti situasi di Cianjur, sebuah kota kecil dekat Puncak, yang menjadi contoh nyata dampak bencana terhadap masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan 70 persen pengungsi berasal dari kelompok rentan yang kesulitan membayar biaya rekonstruksi rumah.
Irwanda juga mengulas model pendanaan bencana di berbagai negara, menyebut Italia dan Tiongkok yang dominan dalam pembiayaan publik, serta kerja sama antara aktor publik dan swasta di Uni Eropa, Zimbabwe, dan Turki. Pengalaman ini digunakan untuk menyusun rekomendasi kebijakan bagi Indonesia.
Irwanda menyarankan beberapa langkah untuk meningkatkan peran pembiayaan risiko bencana di Indonesia. Antara lain mengembangkan kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah, memperluas jangkauan produk asuransi, dan menerapkan reformasi pajak asuransi.
Dia juga menekankan pentingnya pengaturan kewajiban bersama, upaya mitigasi, serta restrukturisasi dana penampung bencana agar lebih fleksibel dan responsif. Irwanda menyebut delapan rekomendasi utama yang telah disusun untuk meningkatkan peran pembiayaan risiko bencana di Indonesia.
Pertama, mengembangkan kemitraan Swasta-Pemerintah untuk mendidik masyarakat tentang nilai asuransi melalui kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah. Kedua, mendorong sektor asuransi untuk memperluas produk asuransi liabilitas dan reasuransi.
Ketiga, pihaknya mendorong inovasi masyarakat melalui forum rutin antara industri asuransi dan pemerintah. BRIN sendiri telah mengadakan konferensi di Yogyakarta yang melibatkan pakar industri, akademisi, dan pejabat terkait, dan berencana melanjutkannya tahun depan.
Keempat, Irwanda mengusulkan agar sebagian dari premi asuransi dimasukkan ke dalam pajak, meskipun ini kontroversial dan memerlukan diskusi lebih lanjut. Temuan saat pemulihan ekonomi pasca gempa di Cianjur menunjukkan harapan masyarakat terhadap pemerintah sangat tinggi, namun perilaku menabung yang rendah dan keengganan berpartisipasi dalam asuransi bencana memperburuk keadaan.
"Masyarakat dengan latar belakang sosial ekonomi tinggi tidak mempercayai perusahaan asuransi, sedangkan mereka yang berpendapatan menengah memiliki pengetahuan terbatas tentang asuransi, dan yang berpendapatan rendah tidak mampu membayar premi," jelas dia.
Kelima, Irwanda menekankan agar regulasi pendanaan berkesinambungan. Hal ini untuk memastikan regulasi yang adil untuk layanan darurat dengan alokasi dana yang cukup besar. Keenam, pengaturan kewajiban bersama: menetapkan prasyarat bagi masyarakat sebelum menerima bantuan dari pemerintah.
Ketujuh, pihaknya mengusulkan untuk mengemas kebijakan yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan dan mitigasi bencana serta melibatkan CSR. Kedelapan, membuat dana penampung bencana lebih fleksibel dan responsif, serta melibatkan perusahaan asuransi lebih aktif.
| Baca juga: BRIN Bakal Fasilitasi Pendanaan Startup Berbasis Riset hingga Rp300 Juta Per Tahun |
(REN)
Guru Besar Unpad Teliti Potensi Tanaman Duku untuk Pengobatan Kanker
Ditemukan senyawa yang memiliki potensi sebagai obat kanker pada tanaman kokosan, yaitu 11 senyawa triterpen onoseranoid. [478] url asal
#tanaman-duku #kanker #unpad #riset-dan-penelitian #penelitian #guru-besar-unpad-tri-mayanti #guru-besar-unpad
(MedCom) 25/07/24 12:05
v/12049306/
Jakarta: Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Dr. Tri Mayanti, M.Si. menyebut keragaman hayati di Indonesia menjadi sumber melimpah bagi kajian kimia bahan alam. Salah satu yang potensial, yaitu Lansium domesticum atau tanaman duku sebagai tanaman endemik di Indonesia.Hal tersebut disampaikan saat membacakan orasi ilmiah “Potensi Senyawa Bioaktif dari Tanaman Duku (Lansium domesticum Corr.)” dalam Upacara Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Penerimaan Jabatan Guru Besar bidang Ilmu Kimia Organik. Tri mengatakan bagian kulit kayu tanaman duku yang kaya akan oleoresin dapat digunakan untuk mengatasi diare dan demam.
Daging buah duku juga dapat digunakan sebagai perawatan wajah dan bijinya sebagai antifeedant serta penurun panas. Selain itu, daun kering tanaman duku juga dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk.
“Kulit kayu digunakan untuk pengobatan malaria, mengurangi rasa sakit, dan demam. Air rebusan dari kulit batang biasa digunakan sebagai obat disentri. Bijinya yang hijau pahit dapat digunakan sebagai obat cacing dan penolak demam,” papar Tri.
Tri menjelaskan secara tradisional biji dan kulit kayu tanaman duku juga sudah dikenal efektif terhadap parasit malaria. Sebab, ditemukan beberapa senyawa yang memiliki potensi sebagai antimalaria, yaitu 4-hidroksi-N-metilprolin, domesticulid B dan C, metil 6-asetoksiangolensat, dan azadiradion.
Tanaman duku juga berpotensi dikembangkan sebagai obat kanker yang lebih efektif dan berasal dari sumber alami melalui penelitian berkelanjutan. Tri menyebut ditemukan senyawa yang memiliki potensi sebagai obat kanker pada tanaman kokosan, yaitu 11 senyawa triterpen onoseranoid.
Keenam senyawa di antaranya merupakan senyawa baru yang telah diuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara MCF-7 dan menunjukkan aktivitas lemah hingga sedang. Sementara itu, lima senyawa lainnya juga telah dievaluasi terhadap Erα, suatu protein yang berperan dalam perkembangan sel kanker payudara menggunakan teknik in silico.
“Senyawa tiga menunjukkan kekuatan pengikatan yang lebih baik dibandingkan tamoksifen dan temuan ini mengungkapkan potensi triterpen onoseranoid dalam mengobati kanker payudara yang terkait dengan Erα,” ujar Tri.
Tri mengatakan produk alami menyediakan kebutuhan pokok dan senyawa metabolit sekunder yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Sebanyak lebih dari 112 senyawa telah dilaporkan dari tanaman duku dan sebagian dari senyawa tersebut telah dievaluasi aktivitasnya sebagai antikanker, antifeedant, insektisida, antidiabetes, antimalaria, antimutagenik, dan antibakteri.
Pemanfaatan senyawa bioaktif tanaman Lansium domesticum atau duku memiliki prospek yang menjanjikan. Sebab, berbagai bioaktivitas yang ditunjukkan oleh ekstrak maupun komponen dalam tanaman tersebut.
Oleh karena itu, penelitian terkait pemanfaatan Lansium domesticum di masa datang mesti komprehensif melalui berbagai strategi. Seperti mengutamakan penelitian yang berkaitan dengan isolasi senyawa murni dan evaluasi bioaktivitas.
Strategi lainnya yang dapat dilakukan dalam penelitian ini adalah meningkatkan penelitian terkait jalur metabolisme, hubungan struktur-aktivitas, studi farmakologi in-vivo, dan mekanisme kerja senyawa bioaktif, pengkajian lebih lanjut secara in vitro, in silico, dan in vivo pada bagian tanaman yang telah digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional, serta mengevaluasi toksikologi dari ekstrak untuk memperkirakan keamanan dan dosis yang dapat diandalkan.
| Baca juga: Unpad Bikin Kolam dan Sumur Resapan di Taman Kehati Nagrog untuk Perluas Konservasi Air |
(REN)
LG Indonesia Kembangkan Pusat Penelitian dan Pengembangan di Indonesia
LG Electronics (LG) berkomitmen memantapkan posisinya di pasar Indonesia. [648] url asal
#lg-electronics #riset-dan-penelitian #sumber-daya-manusia
(MedCom - Ekonomi) 24/07/24 20:09
v/11962887/
Jakarta: LG Electronics (LG) berkomitmen memantapkan posisinya di pasar Indonesia. Salah satunya melalui keberlanjutan pengembangan Pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) di Indonesia.Fasilitas dengan standarisasi global ini semakin memperkokoh dukungan operasional LG di Indonesia melalui berbagai pencapaian yang signifikan, yang semakin mendukung visi dan misi LG dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi bagi konsumen di pasar global, termasuk Indonesia.
Pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) LG di Indonesia berdiri di area seluas 40 ribu meter persegi di Cibitung, Indonesia bertujuan memperkokoh pijakan perusahaan di pasar global. Pusat penelitian dan pengembangan ini memainkan peranan vital bagi performa LG Electronics Indonesia dalam menjadi tempat pengujian berbagai inovasi terbaru LG yang bakal menjadi bagian pengembangan TV bagi pasar global.
Penelitian dan pengembangan ini tidak hanya sebatas pengembangan produk saja, melainkan pada berbagai pengujian ekstrem seperti ketahanan terhadap kelembapan dan panas serta kekuatan akibat getaran dan jatuh ketika produk masih didalam kemasan. Semua pengujian ini dilakukan guna meningkatkan ketahanan produk saat dikirim ke konsumen atau digunakan oleh mereka.
Khususnya untuk Indonesia, keberadaannya memungkinkan perusahaan untuk dapat melakukan operasi satu atap yang dengan mudah menghubungkan semua langkah rantai pasokan, mulai dari pengembangan produk, produksi, pemasaran dan penjualan produk, hingga layanan produk purna jual yang tanggap atas permasalahan yang dihadapi oleh konsumen. Hal ini sekaligus menjadikan LG Electronics Indonesia sebagai perusahaan LG pertama di dunia yang dapat melakukan peran terintegrasi tersebut sekaligus.
"R&D ini memperkuat positioning LG sebagai perusahaan yang memiliki komitmen tinggi terhadap Indonesia melalui penyediaan produk berkualitas tinggi, mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi melalui penyediaan lapangan kerja dan transfer pengetahuan serta inovasi. Harapan kami ke depan, LG R&D di Indonesia bisa terus memberikan kontribusi yang lebih besar, tidak hanya bagi LG tetapi juga bagi masyarakat Indonesia," ujar Presiden LGE R&D Lab Indonesia Lee Soyeoun, dalam keterangan resmi, Rabu, 24 Juli 2024.
Terkait dengan pemberdayaan sumber daya manusia lokal, sebelumnya LG telah mengirimkan 100 tenaga kerja lokal untuk menjalani pelatihan di Korea, mempersiapkan mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Dengan kompetensi yang kuat, departemen teknis dan DQA (Development Quality Assurance) R&D Indonesia dipimpin oleh pemimpin tim lokal. R&D Indonesia akan terus berkembang dengan sekitar 400 karyawan aktif, sambil terus merekrut dan mengembangkan tenaga kerja melalui kemitraan dengan universitas terkemuka di Indonesia.
Kualitas SDM
Untuk meningkatkan kualitas SDM masa depan LG R&D di Indonesia tengah menjajaki program beasiswa, program magang dan sponsorship proyek, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia. Langkah ini diharapkan akan memperkuat hubungan antara industri dan akademisi, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda tanah air dengan talenta tinggi yang dapat mendorong terciptanya inovasi dalam pengembangan produk LG yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar global.
LG R&D di Indonesia telah menerapkan standar yang tinggi dalam operasionalnya dan telah memperoleh tiga sertifikasi ISO terkait SHEE (Keamanan, Kesehatan, Lingkungan, dan Energi) yaitu ISO 14001 (Manajemen Lingkungan), ISO 45001 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan ISO 50001 (Manajemen Energi). Sertifikasi ini menunjukkan komitmen LG terhadap operasional yang aman dan ramah lingkungan.
R&D LG di Indonesia menunjukkan komitmen terhadap kontribusi hijau dan keberlanjutan dengan membangun Sistem Manajemen Bangunan (BMS) untuk efisiensi energi. BMS ini mengatur penggunaan energi melalui monitoring dan kontrol terhadap pendingin udara, ventilasi, air industri, alarm kebakaran, listrik dan membantu mengurangi penggunaan energi secara signifikan.
Peran LG R&D di Indonesia tidak hanya terbatas pada peningkatan efisiensi operasional, tetapi juga pada penyesuaian produk dengan kebutuhan lokal, termasuk mengurus sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, R&D di Indonesia juga aktif dalam riset dan pengembangan produk terbaru seperti TV LG OLED G4 yang menggunakan 60 persen lebih sedikit plastik dari TV biasa sehingga mendapat sertifikasi Ramah Lingkungan (Eco-Friendly Certification) selama empat tahun berturut-turut.
"Sejalan dengan moto perusahaan Life’s Good dan upayanya untuk menciptakan hidup yang lebih baik melalui inovasi, LG bertekad untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia dan global," ungkap Lee Soyeoun.
(AHL)
Penelitian Mahasiswa UGM: Daun Sirih Hijau Berpotensi Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler
Essential oil daun sirih hijau sebagai pengganti Antibiotic Growth Promoter untuk meningkatkan produktivitas ayam broiler. [606] url asal
#ayam-broiler #essential-oil-daun-sirih-hijau #inovasi-ugm #ugm #riset-dan-penelitian #mahasiswa-ugm
(MedCom) 23/07/24 23:05
v/11846242/
Jakarta: Sebanyak lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) meneliti peningkatan produktivitas ayam broiler dengan penambahan essential oil daun sirih hijau (Piper betle L.) dalam air minum ayam broiler. Kesehatan usus halus menjadi faktor penting dalam pertumbuhan ayam broilerGangguan mikroba patogen dalam usus halus dapat menginfeksi saluran pencernaan yang dapat mengakibatkan inflamasi dan gangguan penyerapan nutrient. Sehingga, dapat menyebabkan pertumbuhan yang kurang optimal.
Pada beberapa dekade terakhir, antibiotic growth promoter (AGP) digunakan oleh peternak untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan ayam broiler yang diberikan melalui pakan atau air minum. Namun, pada tahun 2018, pemerintah Indonesia secara resmi melarang penggunaan AGP sebagai aditif pada ternak.
Larangan penggunaan AGP sebagai aditif pada ternak unggas dipicu oleh kekhawatiran kemungkinan residu AGP dalam daging ayam. Ini berpotensi meningkatkan resistensi bakteri dan menimbulkan efek alergi pada manusia.
Penelitian essential oil daun sirih hijau sebagai pengganti Antibiotic Growth Promoter untuk meningkatkan produktivitas ayam broiler dilakukan dari bulan Mei hingga Juli 2024 dengan didampingi dosen dari Fakultas Peternakan UGM, Moh. Sofi’ul Anam.
Kelima mahasiswa yang melakukan penelitian adalah Isty Widiastuti (Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan, 2022), Mohammad Rakha Surya Pranaja (Program Studi Kedokteran Hewan, 2022), Annisa Nur Mayka Safitri (Program Studi Kimia, 2022), Hanna Priyo Cahyono (Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan 2022), dan Rahmaisya (Program Studi Kimia, 2023). Riset melalui kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE) yang didanai oleh Kemendikbudristek.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Departemen Kimia FMIPA UGM, Kandang semi Closed House di Minggir, Sleman, Yogyakarta; Laboratorium Patologi dan Anatomi FK-KMK UGM; Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Fakultas Peternakan UGM; dan Laboratorium Biokimia dan Nutrisi Fakultas Peternakan UGM.
Daun sirih yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis daun sirih hijau yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia.
“Daun sirih hijau dipercaya memiliki senyawa phenol berupa eugenol yang bersifat anti bakteri, sehingga diharapkan mampu mengurangi bakteri patogen yang ada dalam usus halus yang dapat meningkatkan penyerapan nutrient, sehingga pertumbuhan dari ayam broiler menjadi optimal,” kata Rahmaisya dikutip dari laman ugm.ac.id, Selasa, 23 Juli 2024.
Sementara itu, Isty Widiastuti menuturkan daun sirih hijau yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk daun sirih hijau yang telah didestilasi sehingga menjadi bentuk essential oil. Kemudian, ditambahkan pada air minum ayam dengan dosis berbeda-beda.
Dosis yang digunakan adalah suplementasi essential oil daun sirih hijau sebanyak 50 μl/liter air minum, 100 μl/liter air minum dan 150 μl/liter air minum.
“Ayam broiler yang digunakan sebagai sampel berusia 1 hari yang kemudian dipelihara selama 34 hari dengan pemberian perlakuan pada hari ke-11 sampai panen dengan pemberian secara intermitten,” papar dia.
Dari hasil riset, berat ayam broiler pada perlakuan kontrol atau dengan pemberian antibiotik pada air minumnya mengahasilkan berat ayam 1639.52 ±16.66 g. Ayam broiler pada perlakuan suplementasi essential oil sebanyak 50 μl/liter air minum, menghasilkan berat ayam 1836.00 ± 43.91 g.
Ayam broiler pada perlakuan suplementasi essential oil sebanyak 100 μl/liter air minum, menghasilkan berat ayam 1787.35 ± 41.38 g. Ayam broiler pada perlakuan suplementasi essential oil sebanyak 150 μl/liter air minum, menghasilkan berat ayam 1711.05 ± 65.58g.
Hasil tersebut menandakan suplementasi essential oil sebanyak 50 μl/liter air minum akan meningkatkan bobot ayam broiler sebanyak 11.98 persen dibandingkan dengan perlakuan kontrol penambahan antibiotic dalam air minum ayam broiler.
Isty menjelaskan suplementasi essential oil daun sirih hijau terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan pada ayam broiler. Dia berharap ke depan lebih banyak pemanfaatan dan eksplorasi mengenai daun sirih hijau untuk diteliti kembali.
Sehingga dapat disuplementasikan pada ternak untuk menggantikan penggunaan antibiotic growth promoter (AGP) yang selama ini digunakan oleh para peternak.
| Baca juga: Penelitian UGM, Kombinasi Herbal Kunyit dan Graphene untuk Obat Kanker Payudara |
(REN)
Top! Fatma, Dosen ITS Jadi Perempuan Pertama di Indonesia Raih Dr Willmar Schwabe Award
Penghargaan diberikan atas riset kimia bahan alam khususnya jamu. [360] url asal
#dr-willmar-schwabe-award #its #dosen #riset-dan-penelitian #jamu #peneliti-its #dosen-its
(MedCom) 19/07/24 09:47
v/11287795/
Jakarta: Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sri Fatmawati, meraih penghargaan bergengsi Dr Willmar Schwabe Award 2024 yang diserahkan langsung di Krakow, Polandia, Senin, 15 Juli 2024. Penghargaan diberikan atas riset kimia bahan alam.Dr Willmar Schwabe Award merupakan penghargaan dua tahunan yang diberikan oleh Society for Medicinal Plant and Natural Product Research (GA). Penghargaan ini menyasar ilmuwan muda yang berdedikasi pada penelitian farmakologis atau klinis yang luar biasa di bidang tanaman obat dan bahan alam. Pemenang penghargaan ini juga mendapatkan hadiah sebesar €10.000.
Pada gelaran yang bertepatan dengan Kongres Internasional Himpunan Penelitian Tanaman Obat dan Bahan Alam tersebut, Fatma keluar sebagai pemenang tunggal. Capaian ini sekaligus membawa Fatma menjadi perempuan Indonesia pertama yang menyabet gelar prestisius ini.
“Melalui forum ini, saya juga mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian saya di hadapan 1.200 peserta kongres dari seluruh dunia,” tutur Fatma dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan ITS, Jumat, 19 Juli 2024.
Wakil Kepala Pusat Penelitian Agri-pangan dan Bioteknologi ITS ini mengungkapkan dalam proses seleksi, Fatma diminta mengirimkan maksimal tiga publikasi yang telah diterbitkan selama tiga tahun terakhir dan portofolio. Adapun juri yang menilai terdiri atas Presiden dan Wakil Presiden Himpunan Penelitian Tanaman Obat dan Bahan Alam, Pemimpin Redaksi Planta Medica, serta perwakilan dari Dr Willmar Schwabe GmbH & Co.
“Dalam topik ini, saya mempelajari berbagai hal terkait peningkatan kualitas bahan, bioaktivitas teknologi pembuatan jamu, pemberdayaan sumber daya petani hingga kolaborasi industri,” papar dosen dari Laboratorium Kimia Bahan Alam dan Sintesis (KIBAS) Departemen Kimia ITS ini.
Fatma telah menerbitkan lebih dari 50 makalah di jurnal internasional dan mengumpulkan 2.601 kutipan mengesankan. Melalui dedikasinya tersebut, Fatma memberikan kontribusi signifikan terhadap penemuan kandungan kimia dalam obat-obatan tradisional Indonesia.
Dia juga berhasil membuktikan relevansi farmakologis, mengidentifikasi bioaktivitas tanaman herbal lokal, hingga memberdayakan petani dan peneliti perempuan lainnya.
Melalui penghargaan ini, Fatma mengaku semakin terdorong untuk berkontribusi pada penelitian yang berdampak bagi kebermanfaatan masyarakat luas. Ke depan, peraih lebih dari 30 penghargaan bergengsi ini berharap generasi muda, khususnya perempuan peneliti, terus berupaya mengembangkan riset di bidangnya.
“Karena ilmuwan yang berdedikasi merupakan pilar untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Fatma.
| Baca juga: Top! Tim Nawasena ITS Juara 1 Kompetisi Desain Feri Internasional |
(REN)
Analisis 10 Kampanye Brand di Asia Tenggara di Seluruh Platform Digital
Studi terbaru berjudul “Memaksimalkan Efektivitas Iklan di Asia Tenggara”. [778] url asal
#facebook #riset-dan-penelitian #meta #iklan-digital
(MedCom) 16/07/24 12:28
v/10953856/
Jakarta: Semakin disorotnya anggaran pemasaran mendorong Meta meluncurkan analisis komparatif terbaru dengan Kantar untuk membantu brand lebih memahami pengaruh dari anggaran pemasaran.Studi terbaru berjudul “Memaksimalkan Efektivitas Iklan di Asia Tenggara” menganalisis 10 kampanye brand pada lingkup consumer packaged goods (CPG)1 di Filipina, Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Riset ini menilai kinerja kampanye di setiap platform dari segi penjualan dan jangkauan yang dapat mempengaruhi keputusan strategis dan membuka kesempatan untuk berkembang. Hasil studi ini menunjukkan, bahwa Meta adalah platform paling efektif dalam mendorong penjualan offline dan online2 yang memberikan return on ad spend (ROAS) tertinggi, yaitu sebesar 1,8x dari seluruh platform tradisional dan digital.
Brand harus mengoptimalkan dana pemasaran untuk menarik perhatian konsumen Asia Tenggara
Asia Tenggara adalah pasar yang berkembang pesat dengan populasi 700 juta jiwa dan PDB sekitar USD4 triliun, menjadikannya ekonomi terbesar ke-5 di dunia. Meski kawasan ini telah menghadapi tantangan ekonomi, kepercayaan konsumen telah pulih. Bahkan, kawasan ini pun diproyeksikan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 1,6xlipat dalam satu dekade ke depan3.
Perilaku konsumen di Asia Tenggara pun berkembang dengan cepat. Mereka menghabiskan 70% waktu konsumsi media di media digital. Selain itu, lebih dari 59% konsumen melakukan second screening, yaitu melihat konten di satu perangkat dan menggunakan perangkat lain secara bersamaan; misalnya menonton televisi sambil menggunakan ponsel pintar.
Peran media sosial juga mengalami perubahan karena Gen Z dan Milenial menggunakan media sosial secara masif sebagai platform pencarian utama mereka untuk brand CPG dan produk makanan. Untuk dapat menjangkau konsumen Asia Tenggara yang terus berkembang, pelaku usaha dan brand harus menemukan saluran yang tepat untuk melibatkan mereka dan mengoptimalkan anggaran pemasaran mereka untuk efisiensi maksimum.
Studi Meta-Kantar meninjau 10 kampanye brand kategori CPG antara 2022–2023 serta mengamati perilaku pembelian dan konsumsi media untuk mengukur efektivitas setiap pendorong pemasaran.
Hasilnya, Meta menjadi platform paling efektif dalam mendorong penjualan omnichannel antara offline dan online, memberikan ROAS tertinggi di angka 1,8, dan menghasilkan jumlah pembeli baru tertinggi di seluruh platform digital dengan biaya terendah.
"Di Meta, kami berusaha mencapai standar emas dalam pengukuran berdasarkan data dan sains. Kami melihat rencana pemasaran pengiklan kami secara keseluruhan untuk memastikan kami memberikan insight yang actionable di seluruh saluran pemasaran. Studi terbaru Kantar telah memungkinkan kami untuk mengukur secara holistik dengan menyediakan ROI yang kuat, Jangkauan, dan Perilaku Pembeli untuk menginformasikan strategi perencanaan dan kreatif kepada klien dan mitra kami," ujar Kishore Parthasarathy – Director of Marketing Science, Southeast Asia, Meta.
Berikut ini adalah empat temuan utama yang menjelaskan bagaimana Meta mendorong efektivitas iklan dibanding platform digital lain:
1. Return on Ad Spend (ROAS) di Meta lebih tinggi dibanding TV dan platform digital lain
Analisis komparatif Meta-Kantar menemukan bahwa Meta memberikan ROAS tertinggi sebesar 1,8x, yang berkontribusi terhadap 16% penjualan tambahan media dengan porsi belanja 10%. Hal ini membuatnya unggul dari TV dan platform digital lain. Ini juga menunjukkan efektivitas Meta dalam mendorong hasil bisnis yang signifikan.
Studi ini juga melihat persentase orang yang terpapar dengan kampanye media di platform Meta serta media lain dan kemudian melakukan pembelian. Hasilnya, kampanye di Meta meraih conversion rate tertinggi, yaitu sebesar 22%, diikuti oleh TV (20%) serta media digital lain (13%). Hal ini menunjukkan, bahwa 1 dari 5 pelanggan melakukan pembelian ketika mereka menemukan iklan kampanye di Meta.
2. Konversi Meta jadi yang Tertinggi
Studi ini juga melihat persentase orang yang terpapar dengan kampanye media di platform Meta serta media lain dan kemudian melakukan pembelian. Hasilnya, kampanye di Meta meraih conversion rate tertinggi, yaitu sebesar 22%, diikuti oleh TV (20%) serta media digital lain (13%). Hal ini menunjukkan, bahwa 1 dari 5 pelanggan melakukan pembelian ketika mereka menemukan iklan kampanye di Meta.
3. Mencapai reach yang lebih tinggi dengan Meta
Dari segi jangkauan secara absolut, Meta mencapai 59%, melampaui saluran digital lainnya (43%) dan berada sedikit di bawah TV (69%). Meta juga memberikan jangkauan tambahan tertinggi di seluruh platformnya, yaitu sebesar 6%. Sedangkan platform digital lain hanya mencatatkan 2% pada variabel tersebut.
Saat bersinergi dengan TV, kampanye media yang dijalankan di platform Meta menghasilkan pengaruh yang lebih tinggi dibanding sinergi TV dengan platform lainnya. Perpaduan Meta dan TV mampu meningkatkan dampak pada penjualan sebesar 12%, yang menunjukkan efektivitas strategi media terintegrasi. Sementara itu, penggunaan platform digital lain dengan TV hanya mencatatkan dampak penjualan sebesar 8%, yang diikuti dengan tumpang tindih jangkauan sebesar 33%.
4. Meta mendatangkan pembeli baru dengan biaya terendah
Iklan di platform Meta membantu memaksimalkan setiap nominal yang digunakan dalam anggaran pemasaran. Studi ini menunjukkan, bahwa Meta mendatangkan jumlah pembeli baru tertinggi di seluruh platform digital dengan biaya terendah, yaitu USD3,90 per perekrutan. Di kalangan demografi pembelanja yang digital-savvy seperti Gen Z dan Milenial, Meta memimpin penjualan berbasis media digital dengan 44% dari penjualan digital.
(MMI)
Pengobatan Stem Cell Berdampak Signifikan, BRIN Dorong Lebih Banyak Riset
BRIN membuka berbagai macam skema pendanaan untuk riset terkait teknologi yang dapat dimanfaatkan di bidang kesehatan termasuk pengembangan sel punca. [493] url asal
#stem-cell #sel-punca #brin #riset-dan-penelitian #penelitian
(MedCom) 15/07/24 13:26
v/10849326/
Jakarta: Kepala Organisasi Riset Kesehatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indi Dharmayanti, mengatakan pihaknya mendukung teknologi stem cell sebagai pengobatan berbagai penyalit degeneratif. Kemajuan dalam bidang penelitian stem cell atau sel punca berdampak bagi terapi penyakit berbasis sel yang tidak dapat disembuhkan dengan obat-obatan konvensional.Stem cell dengan pembaruan diri yang tidak terbatas dan potensi untuk berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel lain mewakili sel induk sebagai garis depan pengobatan regeneratif.
“Saat ini, perkembangan teknologi stem cell dan turunannya dalam uji klinis serta uji preklinis dilaporkan telah memberikan dampak signifikan pengobatan yang baik untuk berbagai penyakit regeneratif,” kata Indi dalam sambutannya pada Webinar Pusat Riset Biomedis dengan tema “Stem Cell and Tissue Engineering in 3D: Game Changer and Regenerative” dikutip dari laman brin.go.id, Senin, 15 Juli 2024.
Indi menjelaskan teknologi rekayasa jaringan dan kemajuan dalam teknologi gen editing mendukung remodeling stem cell secara ex vivo yang ditumbuhkan menjadi organoid 3D dan struktur jaringan. Hal ini dapat diaplikasikan secara khusus antara lain sebagai penghasil terapi tanpa sel, aplikasi untuk uji in vitro biomaterial, dan pengembangan organoid 3D.
Dia menuturkan terapi sel melibatkan transplantasi sel manusia untuk menggantikan atau memperbaiki jaringan yang rusak dan memodulasi mekanisme yang mendasari permulaan dan perkembangan penyakit dalam tubuh. Hal ini membuat pengobatan regeneratif memiliki potensi yang sangat besar untuk berbagai penyakit dengan kebutuhan klinis yang belum terpenuhi, meliputi terapi sel dan gen serta aplikasi rekayasa jaringan.
Tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap terapi berbasis sel ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah uji klinis yang sedang berlangsung dan direncanakan di seluruh dunia. "Meskipun tingkat keberhasilan peralihan dari laboratorium ke klinik relatif lambat, ekspektasi, optimisme terhadap bidang ini tetap besar,” tutur dia.
Pemerintah Indonesia turut mendorong riset di bidang teknologi kesehatan dengan memberikan insentif, pendanaan dan memfasilitasi dengan regulasi yang mendukung inovasi teknologi dalam rangka kemandirian bahan baku, baik untuk diagnosa penyakit, alat kesehatan, vaksin dan obat.
BRIN membuka berbagai macam skema pendanaan untuk riset terkait teknologi yang dapat dimanfaatkan di bidang kesehatan termasuk pengembangan sel punca yang digunakan dalam bidang kedokteran/kesehatan. Penggunaan sel punca dan produknya untuk tujuan promotif, preventif, skrining, penegakan diagnosis, pengobatan, rehabilitasi, dan perawatan jangka panjang.
Salah satu fokus riset dalam Prioritas Riset Nasiomal (PRN) 2020-2024 adalah “Riset Kesehatan dan Obat”. Riset ini bertujuan melakukan kegiatan riset yang dinilai penting untuk menjawab beragam persoalan dan isu-isu strategis, sehingga dapat meningkatkan ketahanan kesehatan nasional.
“PRN 2020-2024 diarahkan terutama untuk mendukung agenda prioritas Nawa Cita ketiga yaitu Meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing," tutur Indi.
Hal ini dititikberatkan pada pemenuhan layanan dasar. Misalnya, pemerataan layanan pendidikan berkualitas dan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta.
Indi berharap webinar ini dapat berbagi informasi terkait penggunaan stem cell sebagai model in vitro untuk uji biocompatible. Dia juga berharap webinar ini memberikan informasi produksi stem cell yang diaplikasikan sebagai kandidat obat, serta memberikan informasi mengenai pengembangan stem cell untuk model organoid 3D culture.
| Baca juga: Ketahui Terapi Stem Cell, Dapat Meregenerasi Kerusakan pada Tubuh |
(REN)