Honda HR-V masih sangat memikat. Buktinya, HR-V meninggalkan rival-rivalnya jauh di belakang kalau urusan penjualan. Begini catatan penjualannya. [514] url asal
Honda HR-V masih sangat memikat. Buktinya, HR-V meninggalkan rival-rivalnya jauh di belakang kalau urusan penjualan. Begini catatan penjualannya.
Persaingan di segmen SUV kompak cukup menarik. Namun satu model yang cukup kuat mengisi segmen tersebut adalah Honda HR-V. Meski banyak pendatang baru berdatangan, nyatanya Honda HR-V masih jadi pilihan utama.
Bisa dilihat dalam data penjualan wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Honda HR-V masih perkasa di segmen tersebut.
Selama periode September 2024, Honda HR-V jauh meninggalkan rival-rivalnya. Distribusi HR-V secara wholesales tercatat mencapai 1.030 unit. Dua kali lipat melampaui rival-rivalnya. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama, Toyota Yaris Cross berada di posisi kedua dengan 460 unit. Selanjutnya di posisi ketiga ada Hyundai Creta dengan distribusi sebanyak 431 unit.
Wuling Alvez mengisi tempat selanjutnya. SUV kompak Wuling ini menempati posisi keempat dari total lima SUV kompak. Distribusi Wuling Alvez tercatat sebanyak 320 unit. Persis di belakang Wuling Alvez, ada Suzuki Grand Vitara yang terdistribusi sebanyak 234 unit. Barulah di posisi buncit ada Chery Omoda 5 yang hanya terdistribusi 91 unit.
Bila dihitung secara akumulatif, Honda HR-V masih unggul jauh. Dalam sembilan bulan tahun ini, total ada 10.179 unit HR-V yang terkirim ke dealer-dealer Honda. Di posisi kedua ada Hyundai Creta dengan total distribusi wholesales 4.049 unit dan dibuntuti Yaris Cross di posisi ketiga. Berikut ini data penjualan wholesales HR-V Cs periode Januari-September 2024.
1. Honda HR-V: 10.179 unit 2. Hyundai Creta 4.049 3. Toyota Yaris Cross: 3.070 unit 4. Suzuki Grand Vitara: 1.493 unit 5. Wuling Alvez: 1.258 unit 6. Chery Omoda 5: 1.049 unit
Bagi Honda, HR-V memang memikat tak hanya di Indonesia. Di beberapa negara, SUV kompak ini juga banyak diminati. Tak heran kalau HR-V memiliki pencintanya tersendiri. Konsumen HR-V itu disebut mereka yang sudah memiliki kepercayaan atas sebuah merek, dalam hal ini Honda.
"Mereka yang percaya atas reputasi sebuah brand dan memahami kualitas suatu mobil berdasarkan style, performa dan juga design yang timeless," ungkap Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy belum lama ini.
Pada segmen mobil hatchback, konsumen seringkali dihadapkan pada pilihan yang sulit. Wajar, selain harganya beda-beda tipis, fitur yang disajikan juga saling berdekatan. Terlebih jika bicara value for money, tentu tak bisa sembarangan memilih.
Setidaknya ada tiga pilihan hatchback yang menarik bagi pengendara di Indonesia saat ini, yaitu Suzuki Baleno Hatchback, Toyota Yaris, dan Honda City Hatchback. Hmm, kira-kira diantara ketiga model tersebut, mana yang paling value for money ya?
Jelas ketiga model tersebut, memiliki keunggulan masing-masing yang mampu memanjakan pencintanya. Nah kali ini detikOto coba membandingkan dengan menjalani serangkaian uji tantangan meliputi tes performa dan efisiensi, tes kenyamanan suspensi dan handling, tes akomodasi dan kenyamanan kabin, serta tes kelengkapan fitur. Penasaran, simak ulasannya berikut ini.
Suzuki Baleno Hatchback
Suzuki Baleno Foto: Doc SIS
Suzuki Baleno hadir dengan mesin 1.462 cc 4 silinder (K15B) yang menghasilkan tenaga 104,6 PS dan torsi 138 Nm. Mengandalkan transmisi otomatis 4-speed, Baleno mencatat konsumsi bahan bakar impresif, yakni 22,4 km/liter. Dari segi dimensi, Baleno memiliki ukuran 3.990 x 1.745 x 1.485 mm dan wheelbase 2.520 mm, yang cukup kompak untuk berkendara di perkotaan.
Namun, ruang kabin belakang cukup terbatas untuk tiga orang dewasa meski masih menawarkan ruang kepala dan kaki yang memadai. Di sisi akomodasi, Baleno unggul dengan bagasi yang cukup luas untuk membawa 4 koper kecil dan 1 koper besar, ditambah dengan kompartemen dan cup holder yang melimpah.
Dari sisi fitur, Baleno tampil mengesankan. Fitur unggulannya mencakup tilt and telescopic steering, head up display, auto climate AC with heater, AC belakang, USB socket, layar infotainment 9 inci dengan dukungan Apple Carplay dan Android Auto, cruise control, kamera 360 derajat, dan 6 airbags.
Namun yang menjadi catatan harga yang ditawarkan Suzuki Baleno Hatchback hanya mencapai Rp 283,9 juta (periode Oktober 2024), Suzuki Baleno menawarkan paket yang sangat kompetitif. Berikut spesifikasi Suzuki Baleno Hatchback.
PERFORMANCE
Spesifikasi Mesin
K15B/1,462 cc/4 Cylinder/ VVT
Panjang Keseluruhan
3,990 mm
Ground Clearance
160 mm
Berat
1,430 kg
Radius Putar
5.1 m
Transmisi
A/T 5 Speed
Sistem Pengereman
Ventilated Disc and Drum
Ukuran Ban
195/55 R16
Kapasitas Penumpang
5 orang
KEY FEATURES
Hill Hold Control (HHC) (AT)
Tersedia
Electrommic Stability Programme (ESP)
Tersedia
Braking Systems (ABS + EBD + BA)
Tersedia
Heartect Platform
Tersedia
Pedestrian Injury Mitigation Body
Tersedia
Pretensioner Front Seat Belt
Tersedia
6 Airbags
Tersedia
Fire Extinguisher
Tersedia
Immobilizer
Tersedia
ISOFIX
Tersedia
Toyota Yaris GR Sport
Toyota Yaris. Foto: Dok. Toyota Astra-Motor
Toyota Yaris hadir dengan mesin 1.496 cc yang mampu mengeluarkan tenaga 107 PS dan torsi 140,23 Nm, serta konsumsi bahan bakar 20,5 km/liter. Ukuran bodi yang sedikit lebih besar dengan dimensi 4.145 x 1.730 x 1.500 mm dan wheelbase 2.550 mm membuat Yaris lebih stabil di jalan raya.
Dari segi kenyamanan, Yaris terbilang unggul. Meskipun digunakan untuk duduk bertiga di baris kedua, penumpang masih bisa merasa nyaman berkat ruang kaki dan kepala yang cukup luas. Suspensi yang baik juga memberikan pengalaman berkendara yang nyaman terutama untuk perjalanan jauh.
Akomodasi Yaris juga patut diacungi jempol, dengan kapasitas bagasi yang mampu menampung 1 koper besar, 2 koper sedang, dan 1 koper kecil. Tersedia juga banyak cup holder dan kompartemen tambahan.
Untuk fitur, Yaris menyediakan head unit 7 inci yang dapat terhubung dengan smartphone, serta layar 9 inci untuk tipe GR Sports, panoramic view monitor, dan hingga 7 airbags pada tipe tertentu. Harga Yaris berada di rentang Rp 341,4 juta hingga Rp 348,2 juta (periode Oktober 2024).
Soal fitur keselamatan yang ditawarkan juga tidak kalah dibandingkan kompetitor, yakni menawarkan 7 Airbags (Driver + Passenger); 2 Side Airbags; 2 Curtain Side Airbags; Driver Knee, Vehicle Stability Control (VSC), Hill Start Assist (HSA), Anti-Lock Braking System (ABS) + Electronic Braking Distribution (EBD) + Brake Assist (BA), Isofix with Tether Anchor (car seat), Whiplash Injury Lessening Seat (desain kursi yang bisa mengurangi sakit leher), 3-Point Seat Belt with Pretensioner & Force Limiter (Driver & Passenger), Energy-Absorbing Body Structure & High Strength Body Frame. Berikut spesifikasi Toyota Yaris GR Sport.
ENGINE
Tipe Mesin / Engine Type
In-line 4 Cyl, 16 Valve, DOHC, Dual VVT-i
Bore x Stroke (mm)
72.5 x 90.6
Isi Silinder/Displacement (cc)
1,496 cc
Daya Maksimum / Max Power (ps/rpm)
107 / 6,000
Torsi Maksimum / Max Torque (kgm/rpm)
14.3 / 4,200
Sistem Bahan Bakar / Fuel System
Fuel Injection
CHASSIS
Transmisi / Transmission
7-Speed CVT
Sistem Rem / Brake System
ABS + EBD + BA
Rem Depan / Front Brakes
15" Ventilated
Rem Belakang / Rear Brakes
15" Solid Disc
Suspensi Depan / Front Suspension
MacPherson Strut
Suspensi Belakang / Rear Suspension
Torsion Beam
Sistem Kemudi / Steering System
Rack and Pinion, Electric Power Steering, With Tilt
Ban / Tires
195/50R16
Honda City Hatchback RS
Honda City Hatchback RS Foto: Dok. HPM
Honda City Hatchback RS mengusung mesin 1.498 cc dengan tenaga maksimal 121 PS dan torsi 145 Nm. Hal tersebut menjadikannya mobil dengan performa terbaik di antara ketiga pesaingnya. Selain itu, konsumsi bahan bakar City Hatchback sangat hemat yakni 22,7 km/liter. Dimensi yang lebih panjang yakni 4.349 x 1.748 x 1.488 mm dengan wheelbase 2.600 mm memberikan kesan mobil yang lebih luas dan bertenaga.
Baris kedua mobil ini masih nyaman untuk diduduki oleh tiga orang dewasa. Namun, ruang kepala dan kaki di baris kedua kurang lapang dibandingkan dua pesaingnya. Akomodasi City Hatchback dinilai cukup memadai dengan ruang untuk 1 koper besar, 1 koper sedang, dan 1 koper kecil.
Honda juga menyematkan berbagai fitur unggulan seperti remote engine start, tilt and telescopic steering, pedal shift, serta layar sentuh 8 inci dan kamera parkir belakang. Dengan harga yang lebih tinggi, antara Rp 352,5 juta hingga Rp 382,5 juta, City Hatchback RS menawarkan performa yang mengesankan, meski dengan harga yang cukup premium.
Spesifikasi lengkap Honda City RS Hatchback CVT:
- 1.5L DOHC i-VTEC engine 121 PS
- 6 M/T / CVT with Earth Dreams Technology
- LED Headlamp with LED DRL
- LED Fog Light
- Black Door Mirror with LED Tuning Signal
- 16" Sport Alloy Wheel
- One Push Ignition System
- Auto A/C with Red Illumination
- Suede Fabric leather Combi Trimmed Seats
- 8" Capacitive Touchscreen Display Audio
- 8 Speakers
- Multi Angle rear view camera
- Remote Engine Start
- ABS+EBD+BA
- Brake Override System
Hasil Akhir
Setelah menjalani tes efisiensi hingga kelengkapan fitur, masing-masing hatchback terkemuka ini memiliki keunggulannya tersendiri. Honda City Hatchback unggul dalam performa dan efisiensi, Toyota Yaris menonjol dalam kenyamanan suspensi serta kenyamanan kabin. Sementara itu, Suzuki Baleno Hatchback menjadi juara dalam akomodasi dan fitur.
Meski setiap mobil memiliki keunggulan masing-masing, Suzuki Baleno Hatchback bisa dikatakan sebagai mobil hatchback yang paling value for money, karena hal ini dikarenakan harga yang ditawarkan jauh lebih kompetitif di kantong masyarakat Rp 283,9 juta.
Kecelakaan di Jalan Lintas Padang Panjang, Sumatera Barat melibatkan mobil Daihatsu Gran Max dan Toyota Yaris, Sabtu (16/9/2024). - Bagian all [240] url asal
PADANG, iNews.id - Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Padang Panjang, Sumatera Barat, Sabtu (16/9/2024). Kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Gran Max dan Toyota Yaris.
Kedua mobil tersebut terjun ke jurang dengan kedalaman 10 meter. Mobil Toyota Yaris tersangkut di pohon, sementara Gran Max terjun ke dasar jurang.
Kejadian itu berawal saat Toyota Yaris dengan nomor polisi BA 1248 Q yang dikemudikan oleh Tommy Muhariza, warga Padang Pariaman dari arah atas atau Bukittinggi, berusaha memotong antrean kendaraan dari arah yang sama.
Saat keluar jalur, dari arah berlawanan muncul truk. Untuk menghindari tabrakan, pengemudi membanting setir ke kiri jalan, namun malah menghantam bagian depan Daihatsu Gran Max dengan nomor polisi BA 8281 BA yang dikemudikan oleh Waterman, warga Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Personel Satlantas Polres Padang Panjang, Brigadir Dani mengatakan, kerasnya benturan menyebabkan kedua kendaraan tersebut langsung terpelanting ke jurang di sebelah kiri jalan.
"Kendaraan Yaris dan Gran Max jatuh ke jurang sebelah kiri kalau dilihat dari arah Padang Panjang menuju Kota Padang," ujar Brigadir Dani di lokasi.
Dalam kejadian itu, kata dia satu penumpang dari Gran Max luka-luka. Selain itu, kata dia dua penumpang Toyota Yaris juga luka. "Sementara satu korban dibawa ke rumah sakit terdekat dan empat orang luka dilakukan penanganan tim medis di tempat," ucapnya.
Di lokasi kecelakaan juga sempat terjadi kemacetan panjang karena banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi. Insiden kecelakaan ini ditangani oleh unit Laka Lantas Polres Padang Panjang, Sumatera Barat.
Sulitnya mengejar Honda HR-V. Ungkapan itu rasanya pas untuk menggambarkan betapa perkasanya Honda HR-V di segmen SUV kompak.
Honda HR-V masih kokoh di segmen SUV kompak Tanah Air. 'Kepungan' para rival pun tampaknya tak berarti banyak buat Honda HR-V. HR-V masih jadi SUV kompak favorit orang Indonesia. Di segmen tersebut, SUV berkapasitas lima penumpang itu mendominasi dibandingkan rival-rivalnya.
Hal itu terlihat dari data penjualan wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Juli 2024. Honda HR-V unggul jauh dibandingkan rival sejenis seperti Toyota Yaris Cross, Hyundai Creta, hingga Chery Omoda 5.
Distribusi Honda HR-V secara wholesales selama Juli tahun 2024 tercatat sebanyak 898 unit. HR-V dibuntuti Hyundai Creta yang menghuni posisi kedua di segmen SUV kompak. Torehan penjualan wholesales Creta mencapai 384 unit. Melengkapi posisi tiga besar, ada Suzuki Grand Vitara. Grand Vitara pada bulan ketujuh tahun 2024 itu terdistribusi sebanyak 215 unit. Untuk mengetahui daftar lengkapnya, ini rincian SUV kompak terlaris di Indonesia.
1. Honda HR-V: 898 unit 2. Hyundai Creta: 384 unit 3. Suzuki Grand Vitara: 215 unit 4. Wuling Alvez: 210 unit 5. Toyota Yaris Cross: 137 unit 6. Chery Omoda 5: 135 unit.
Ini bukan kali pertama Honda HR-V unggul. Pun kalau dihitung keseluruhan dari Januari hingga Juli 2024, HR-V belum bisa dikejar lawan-lawannya. Masih dalam data yang sama, distribusi HR-V selama tujuh bulan tahun ini telah mencapai 9.149 unit. Sedangkan Hyundai Creta yang berada di posisi kedua baru mendistribusikan 3.618 unit. Ini rincian penjualan wholesales HR-V periode Januari-Juli 2024.
1. Honda HR-V: 9.149 unit 2. Hyundai Creta: 3.618 unit 3. Toyota Yaris Cross: 2.610 4. Suzuki Grand Vitara: 1.259 unit 5. Chery Omoda 5: 958 unit 6. Wuling Alvez: 938 unit
Menurut Honda, HR-V memang memiliki daya tarik sehingga lebih banyak memikat masyarakat dalam negeri. Daya tarik yang dimaksud seperti desain ataupun fitur.
"Dari design yang stylish, fitur, performa engine yang sangat baik sangat cocok untuk kebutuhan konsumen di mana pun. Didukung juga oleh pelayanan purna jual yang mudah dan resale value yg sangat baik," ungkap Sales and Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy saat dihubungi detikOto belum lama ini.
Billy menambahkan, Honda HR-V memiliki konsumennya tersendiri. Konsumen HR-V itu disebut mereka yang sudah memiliki kepercayaan atas sebuah merek, dalam hal ini Honda.
"Mereka yang percaya atas reputasi sebuah brand dan memahami kualitas suatu mobil berdasarkan style, performa dan juga design yang timeless," beber Billy.
Mobil elektrifikasi Toyota yang diproduksi di Indonesia menuai kesan positif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada semester pertama mobil Toyota produksi Indonesia telah dikirim sebanyak 132.000 unit ke luar negeri.
Dari angka 132.000 mobil yang diekspor tersebut, 4.400 unit di antaranya merupakan kendaraan elektrifikasi. Mobil-mobil ramah lingkungan tersebut adalah Kijang Innova Zenix Hybrid (2.200 unit) dan Yaris Cross Hybrid (diekspor sebanyak 2.000 unit). Kedua model ini menjawab kebutuhan pasar di kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika.
Torehan ekspor Toyota kali ini menjadi capaian spesial. Soalnya, berdasarkan data GAIKINDO, total ekspor kendaraan otomotif nasional selama semester pertama tahun 2024 mencapai 218.000 unit. Angka tersebut terkoreksi sebesar 12% dibanding pencapaian ekspor di periode yang sama tahun 2023 yang sebesar 248.000 unit. Demikian tertulis dalam rilis Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
"Meskipun kinerja ekspor kendaraan otomotif nasional pada semester pertama 2024 mengalami koreksi namun peranan ekspor elektrifikasi memberikan optimisme untuk peningkatan ekspor ke depannya. Hal ini menunjukkan ketangguhan dan adaptabilitas industri dalam menghadapi tantangan global, khususnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing menuju era elektrifikasi yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor global," ujar Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto.
Toyota Indonesia akan terus bekerja sama dengan seluruh rantai pasok dari hulu hingga hilir untuk mendukung upaya ini, memastikan bahwa inovasi dan kualitas kendaraan kami dapat menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif serta mendukung pertumbuhan industri otomotif Tanah Air yang berkelanjutan," Nandi menambahkan
Guna mendukung kinerja ekspor kendaraan, Toyota Indonesia terus berupaya meningkatkan performa ekspor produk kendaraan yang di produksi di dalam negeri melalui langkah pengembangan produk, perluasan pasar, dan penambahan volume ekspor untuk memenuhi permintaan global yang semakin kompetitif, salah satunya melalui kendaraan elektrifikasi.
Sepanjang semester pertama tahun 2024, ekspor kendaraan utuh Toyota yang mencapai 132.000 unit, telah diekspor ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan, Australia, Afrika, dan Oceania. Pencapaian ini mendukung kontribusi ekspor kendaraan Toyota hingga 60% dari total ekspor kendaraan nasional, menjadi penopang utama ekspor kendaraan otomotif Indonesia.
Ilustrasi saat Agus Gumiwang lepas mobil ekspor Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: dok. TMMIN
Pencapaian positif Toyota terhadap kedua varian yakni Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid menunjukkan bahwa inovasi teknologi kendaraan elektrifikasi Toyota yang diproduksi secara lokal diterima dengan baik di pasar internasional, yang berpotensi untuk terus menguatkan posisi industri otomotif Indonesia dalam peningkatan daya saing global.
"Pencapaian ekspor kendaraan elektrifikasi Toyota melalui model Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid pada semester pertama di tahun 2024 ini tidak hanya memperkuat kedalaman industri Toyota di Indonesia sebagai produsen kendaraan berteknologi tinggi yang diminati secara global, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya pengembangan industri otomotif yang berdaya saing," ucap Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam.
"Daya saing adalah kunci untuk lebih memperluas kinerja ekspor otomotif dan berperan dalam rantai nilai global. Hal ini perlu selalu didukung oleh penguatan pasar dalam negeri, optimalisasi skema logistik, pengembangan SDM, dan adopsi teknologi sehingga produk ekspor otomotif yang berteknologi tinggi dapat menstimulasi terciptanya new added value industri dan mendukung devisa yang lebih tinggi. Upaya ini menjadi langkah strategis mendukung industri otomotif Indonesia dalam meraih dan mempertahankan posisi unggul di pasar global yang semakin kompetitif," penjelasan Bob.
Toyota Indonesia mengaku optimistis total ekspor kendaraan mereka di tahun 2024 akan mencapai level yang sama dengan tahun lalu. Dukungan ekspansi ekspor model elektrifikasi, seperti yang telah dilakukan di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin, menjadi kunci dalam pencapaian ini. Langkah ini tidak hanya memperluas cakupan pasar tetapi juga mendemonstrasikan komitmen Toyota untuk menghadirkan teknologi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen global.
Sejalan dengan pemerintah Indonesia, Toyota terus mengaji peluang untuk memperluas kegiatan ekspor dengan mempertimbangkan permintaan dan tren pasar termasuk pada negara tujuan ekspor non-tradisional serta mengoptimalkan demografi strategis Indonesia.
Upaya ini mencakup komunikasi intensif dengan pelanggan potensial dan kunjungan langsung ke negara-negara tujuan guna mendengarkan langsung customer voice dan memahami kebutuhan serta preferensi yang relevan. Mendukung pengembangan solusi kendaraan yang tepat guna, Toyota Indonesia tidak hanya berfokus pada ekspor kendaraan utuh, tetapi juga pada pengembangan kendaraan konversi, aksesoris dan turunannya yang sesuai dengan kebutuhan pasar global, seperti kendaraan konversi seperti cash carrier, well-cab, dan patrol cars yang sesuai dengan kebutuhan negara terkait.
Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan produk yang kompetitif dan inovatif di pasar mancanegara. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara industri, pemerintah, dan rantai pasok terkait, bersama-sama kita mampu mewujudkan visi industri otomotif Indonesia yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan, memberikan manfaat yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.