#30 tag 24jam
Apa yang Harus Dilakukan saat Narasumber Menjawab Pertanyaan Kita? - kumparan.com
Apa yang harus dilakukan saat narasumber menjawab pertanyaan kita? Berikut ini adalah jawabannya. [285] url asal
#wawancara #pertanyaan #jawaban
(Kumparan.com - News) 25/10/24 21:43
v/16985792/
Salah satu unsur pokok dalam suatu wawancara adalah narasumber. Apa yang harus dilakukan saat narasumber menjawab pertanyaan kita?
Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan. Misalnya adalah mendengarkan jawaban dari narasumber dengan seksama. Sehingga tidak ada informasi dari narasumber yang terlewat.
Wawancara merupakan suatu kegiatan percakapan antara dua orang atau lebih untuk mendapatkan informasi secara lisan. Wawancara dilakukan dengan tujuan mendapatkan informasi untuk kebutuhan penelitian ilmiah, data relevan, atau bahan berita jurnalistik.
Dalam wawancara, terdapat beberapa unsur pokok. Misalnya pewawancara, narasumber, topik, dan waktu serta tempat. Salah satu unsur yang paling penting adalah narasumber.
Dikutip dari buku Metode Diskusi Kelompok dan Penerapannya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP, Sudiyono (2021), secara umum pengertian narasumber adalah orang yang menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penanya dalam kegiatan wawancara.
Narasumber biasanya merupakan seorang yang ahli dalam bidang tertentu. Sehingga dapat menguraikan jawaban dengan tepat, akurat, dan logis. Ketika sedang mewawancarai seorang narasumber, ada beberapa hal yang dapat dilakukan.
Apa yang harus dilakukan saat narasumber menjawab pertanyaan kita? Berikut jawabannya:
Mencari narasumber bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, ketika mendapatkan narasumber, pewawancara harus mempersiapkan banyak hal.
Hal itu agar narasumber merasa nyaman ketika sedang diwawancarai. Berikut beberapa tip supaya narasumber nyaman ketika sedang diwawancarai.
Sebelum melakukan sesi wawancara, pastikan untuk mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan. Pastikan pertanyaan tidak terlalu personal dan sensitif yang menjurus ke SARA.
Agar narasumber merasa nyaman, jadilah pendengar yang baik. Mendengarkan dan memberikan perhatian penuh dapat membuat narasumber merasa dihargai.
Supaya narasumber lebih nyaman, sediakan minuman dan makanan ringan. Terutama jika sesi wawancara memakan waktu yang lama.
Apa yang harus dilakukan saat narasumber menjawab pertanyaan kita? Hal yang harus dilakukan adalah bersikap sopan, mendengarkan jawaban dengan seksama, menghormati setiap jawaban, dan lain sebagainya. (FAR)
Pejabat IMF sebut Asia pusat kekuatan ekonomi global
Asia, yang memberikan kontribusi sebesar 60 persen terhadap pertumbuhan global, jelas merupakan pusat kekuatan ekonomi global, kata Krishna Srinivasan, ... [555] url asal
(Antara) 25/10/24 16:05
v/17417524/
Washington (ANTARA) - Asia, yang memberikan kontribusi sebesar 60 persen terhadap pertumbuhan global, jelas merupakan pusat kekuatan ekonomi global, kata Krishna Srinivasan, Direktur Departemen Asia dan Pasifik Dana Moneter Internasional (IMF).
"Ini adalah kawasan paling dinamis di dunia. Asia memiliki jumlah tenaga kerja yang sangat besar. Banyak di antaranya juga merupakan tenaga kerja terampil. Ini adalah kawasan yang sangat terintegrasi dalam rantai pasokan global, dan terakhir, Asia adalah kawasan yang telah mengalami peningkatan besar dalam pertumbuhan produktivitas," ujar Srinivasan kepada Xinhua dalam sesi wawancara pekan ini.
"Karena ketiga alasan itu, kawasan ini memberikan kontribusi yang jauh lebih besar dibandingkan kawasan lain," katanya.
Dalam laporan terbaru World Economic Outlook (WEO) IMF yang dirilis pada Selasa (22/10), IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhan global untuk 2024 di angka 3,2 persen, konsisten dengan proyeksinya pada Juli. Sementara itu, perekonomian-perekonomian emerging dan berkembang Asia diperkirakan akan mencatat pertumbuhan 5,3 persen.
"Emerging market di Asia memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan perekonomian-perekonomian maju," seiring perekonomian negara maju masih mengalami pengetatan suku bunga dan pelemahan permintaan domestik, kata Srinivasan.
Pejabat IMF tersebut menuturkan bahwa ke depannya, kawasan itu juga harus menghadapi risiko fragmentasi geoekonomi, dampak kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dampak perubahan iklim, dan sebagainya. Secara khusus, dampak fragmentasi geoekonomi di Asia sangat mengkhawatirkan, ujarnya.
Menurut perkiraan IMF, terdapat sekitar 1.000 langkah pembatasan perdagangan pada 2019, tetapi pada 2023, jumlahnya melonjak menjadi 3.000.
"Ada banyak sekali langkah-langkah distorsi perdagangan yang terjadi, sehingga menyebabkan fragmentasi yang lebih besar," ujar Srinivasan.
"Di kawasan seperti Asia, yang paling diuntungkan dari integrasi regional dan integrasi rantai pasokan, segala bentuk fragmentasi berarti Asia berisiko mengalami kerugian paling besar," lanjutnya.
Pejabat IMF itu menyatakan bahwa terdapat redistribusi perdagangan. Sebagai contoh, perekonomian Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah diuntungkan di beberapa sektor tertarget lantaran perang dagang AS-China
Namun, "dalam jangka panjang, semua pihak akan merugi, karena dinamika ekonomi global menurun, output global menurun," ujarnya.
Seraya mengatakan penelitian IMF menunjukkan bahwa untuk setiap pembatasan perdagangan, baik itu hambatan tarif maupun nontarif, terdapat 74 persen kemungkinan negara-negara akan melakukan tindakan balasan, Srinivasan mendesak para pembuat kebijakan untuk berfokus pada cara-cara mengurangi pembatasan perdagangan ini.
Pejabat IMF tersebut mengatakan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC) membentuk sebuah forum yang sangat baik untuk dialog semacam ini, mengingat APEC merupakan sebuah kelompok yang terdiri dari 21 perekonomian yang memiliki proporsi besar dalam perdagangan global.
"Jadi, mereka mengadakan forum ekonomi, sebuah forum dialog antarnegara tentang cara-cara untuk mengurangi gesekan perdagangan ini dan bagaimana untuk merangkul, atau untuk melanjutkan multilateralisme," katanya.
Laporan terbaru WEO itu menunjukkan bahwa ekonomi China diperkirakan akan tumbuh 4,8 persen tahun ini, atau turun 0,2 poin persentase dari perkiraan sebelumnya.
Ke depannya, data produk domestik bruto (PDB) kuartal ketiga yang lebih buruk dari perkiraan, ditambah dengan dukungan kebijakan yang diumumkan baru-baru ini, menunjukkan bahwa "risiko-risiko secara umum seimbang," ujarnya.
Menyebut bahwa banyak langkah yang baru-baru ini diumumkan oleh otoritas China konsisten dengan saran IMF dalam laporan Pasal IV (Article IV), Srinivasan mengatakan dukungan fiskal yang lebih besar dari pemerintah pusat masih dibutuhkan untuk merehabilitasi sektor properti.
Pewarta: Xinhua
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2024
Hal yang Perlu Ditulis di Awal Teks Deskripsi Berdasarkan Hasil Wawancara - kumparan.com
Hal yang perlu ditulis di awal teks deskripsi berdasarkan hasil wawancara adalah latar belakang, tujuan, data narasumber, dan lain sebagainya. Berikut ini pembahasan lengkapnya. [318] url asal
(Kumparan.com) 23/10/24 19:32
v/16893360/
Hal yang perlu ditulis di awal teks deskripsi berdasarkan hasil wawancara adalah latar belakang, tujuan, data narasumber. Selain itu, masih ada beberapa data yang perlu dicantumkan dalam teks deskripsi tersebut.
Sebelum mengetahui data yang perlu dicantumkan dalam suatu teks deskripsi yang diperoleh dari wawancara, penting untuk mengetahui terlebih dahulu definisi dari teks deskripsi terlebih dahulu.
Dikutip dari buku BIPA Tingkat 3 Berbasis Budaya Lokal Malang: Buku Ajar, Helmi Muzaki, S.Pd., M.Pd. (2021: 2), teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu peristiwa atau objek tentang pengalaman penglihatan, pendengaran, penciuman, dan perasaan.
Penulis menggambarkan dengan detail apa yang sedang dideskripsikan sehingga pembaca dapat merasakan langsung apa yang dijelaskan dalam teks. Teks deskripsi terbagi menjadi beberapa jenis.
Mengutip dari dalam buku berjudul Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan, Taufiq Rahman (2017: 64), jenis-jenis teks deskriptif tersebut adalah teks deskriptif spasial, teks deskriptif objektif dan juga teks deskriptif subjektif. Masing-masing dari jenis teks deskriptif ini memiliki definisi dan juga ciri masing-masing.
Dalam menulis teks deskriptif, penulis harus berhati-hati dalam menjelaskan objek atau peristiwa yang dipaparkan. Untuk itu penulis perlu menentukan pemilihan kata yang baik dan juga kaidah bahasa yang benar.
Dengan begitu pembaca dapat mencerna isi tulisan dan juga mendapat bayangan atas objek atau peristiwa yang dijelaskan di dalam teks.
Selain kaidah dan juga diksi yang tepat, detail mengenai objek atau situasi yang dijelaskan dalam teks perlu dijelaskan secara detail. Hal ini dapat membantu pembaca membayangkan bagaimana objek atau kejadian yang kita tuliskan.
Teks deskripsi dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya adalah melalui hasil wawancara. Hal yang perlu ditulis di awal teks deskripsi berdasarkan hasil wawancara adalah latar belakang, tujuan, dan masih banyak lagi lainnya. Lebih lengkap berikut ini adalah hal-hal yang perlu ditulis dalam teks deskripsi melalui hasil wawancara:
Itu dia beberapa hal yang perlu ditulis di awal teks deskripsi berdasarkan hasil wawancara adalah latar belakang, tujuan, dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat. (DAP)
Sikap dan Keterampilan Apa Saja yang Diperlukan ketika Melakukan Wawancara? - kumparan.com
Sikap dan keterampilan apa saja yang diperlukan ketika melakukan wawancara? Simak jawabannya dalam artikel berikut. [333] url asal
(Kumparan.com - News) 18/10/24 21:04
v/16664839/
Sikap dan keterampilan apa saja yang diperlukan ketika melakukan wawancara? Pertanyaan tersebut kerap diajukan oleh para pencari kerja, terutama bagi fresh graduate atau lulusan baru.
Pelamar kerja tentunya perlu mempersiapkan beberapa hal sebelum wawancara. Dengan demikian, peluang untuk diterima akan lebih besar.
Mengutip dari Tips Menghadapi Psikotes & Wawancara, Piko (2018:2), wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan. Ada beberapa tujuan wawancara seperti mengetahui keterampilan teknis pelamar, kepribadian pelamar, atau untuk mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai hal.
Biasanya, wawancara dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. Agar hasil wawancara baik, pelamar kerja harus mempersiapkan sejumlah hal terlebih dahulu. Sikap dan keterampilan apa saja yang diperlukan ketika melakukan wawancara? Berikut jawabannya.
Sikap pertama adalah tepat waktu. Baik untuk wawancara langsung maupun online, pelamar harus bisa tepat waktu. Pelamar yang datang tepat waktu untuk wawancara berarti mempunyai manajemen waktu yang bagus dan menghargai wawancara tersebut.
Pelamar harus memiliki sikap yang sopan. Selain menyapa pewawancara, sikap sopan juga tercermin dari beberapa hal, salah satunya pakaian. Biasanya, pelamar boleh mengenakan pakaian bebas dan rapi.
Selain itu, pelamar juga harus menunjukkan sikap sopan selama wawancara berlangsung. Perhatikan saat pewawancara menjelaskan mekanisme wawancara dan mengajukan pertanyaan.
Salah satu keterampilan yang dibutuhkan saat wawancara adalah detail dan teliti. Detail dan teliti adalah bagaimana persiapan pelamar dalam mempelajari perusahaan yang dilamar. Pelamar yang detail dan teliti bisa menjelaskan perusahaan dan posisi yang dilamar dengan baik.
Sikap yang juga harus dimiliki adalah percaya diri. Pelamar harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki dapat memberikan kontribusi pada posisi yang dilamar. Sikap percaya diri akan terlihat sehingga peluang untuk berhasil dalam tahap wawancara menjadi lebih besar.
Sikap selanjutnya adalah jujur. Wawancara dilakukan untuk lebih mengenal kandidat dan melakukan cross check data yang diberikan dalam CV. Oleh karena itu, pelamar tidak boleh untuk memanipulasi data dalam CV karena perusahaan akan cross check data ke pihak lain untuk membuktikan kebenaran data tersebut.
Sikap dan keterampilan apa saja yang diperlukan ketika melakukan wawancara? Terdapat beberapa sikap dan keterampilan yang diperlukan, seperti tepat waktu, sopan, jujur, dan lainnya. (KRIS)
3 Alasan Wawancara Harus Dipersiapkan Sebaik Mungkin untuk Hasil yang Optimal - kumparan.com
Wawancara harus dipersiapkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal dan informatif. Berikut adalah beberapa alasannya. [281] url asal
#wawancara #pertanyaan #alasan
(Kumparan.com - News) 17/10/24 19:29
v/16614760/
Wawancara harus dipersiapkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal dan informatif. Persiapan wawancara adalah serangkaian langkah yang dilakukan sebelum melakukan wawancara untuk memastikan prosesnya berjalan lancar dan hasilnya optimal.
Ini mencakup segala sesuatu yang diperlukan agar pewawancara dan narasumber merasa nyaman dan fokus pada tujuan wawancara. Persiapan ini sangat penting, baik untuk wawancara jurnalistik, penelitian, maupun proses rekrutmen kerja.
Berdasarkan buku WAWANCARA, Dr. R. A. Fadhallah, S.Psi., M. Si, (2021), wawancara adalah proses komunikasi antara dua pihak atau lebih, di mana pewawancara (interviewer) mengajukan pertanyaan kepada narasumber (interviewee) dengan tujuan memperoleh informasi, pendapat, atau pandangan tertentu.
Wawancara yang efektif membutuhkan keterampilan komunikasi, empati, dan persiapan yang matang. Wawancara harus dipersiapkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal dan informatif. Kenapa begitu?
Berikut tiga alasan mengapa wawancara harus dipersiapkan dengan baik.
Dengan persiapan yang matang, pewawancara bisa menyusun pertanyaan yang relevan dan mendalam. Ini membantu menggali informasi lebih spesifik dan menghindari jawaban yang terlalu umum atau tidak bermanfaat.
Pertanyaan yang terstruktur juga memudahkan pewawancara memahami konteks jawaban dan memperoleh data yang valid.
Pewawancara yang terlihat siap akan memberikan kesan profesional dan kompeten. Ini bisa meningkatkan rasa percaya dari narasumber saat melakukan kegiatan wawancara.
Ketika narasumber merasa nyaman dan percaya, mereka lebih terbuka untuk memberikan informasi secara jujur dan detail, sehingga wawancara menjadi lebih informatif.
Persiapan memungkinkan pewawancara mengantisipasi kendala seperti alat rekaman yang tidak berfungsi atau lokasi yang tidak kondusif.
Selain itu, persiapan mental dan pengetahuan seputar topik wawancara dapat menghindarkan kesalahan penyampaian pertanyaan atau miskomunikasi antara pewawancara dan narasumber.
Wawancara harus dipersiapkan sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal dan informatif. Persiapan yang matang akan meningkatkan kelancaran wawancara, meminimalkan kesalahan, dan menghasilkan informasi yang lebih mendalam dan akurat. (DNR)
Bagaimana Pemilihan Topik dalam Wawancara? Ini Penjelasannya - kumparan.com
Bagaimana pemilihan topik dalam wawancara? Satu hal yang paling penting adalah memilih topik yang sesuai dengan keahlian narasumber. [370] url asal
(Kumparan.com) 08/10/24 17:31
v/16161164/
Satu hal yang penting dipahami oleh pewawancara adalah bagaimana pemilihan topik dalam wawancara. Topik dalam wawancara adalah pokok pembicaraan atau tema utama yang menjadi fokus selama kegiatan itu berlangsung.
Topik ini menentukan arah dan isi dari pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara kepada narasumber. Dalam wawancara, topik bisa sangat bervariasi tergantung pada tujuan kegiatan tersebut, bidang keahlian narasumber, dan audiens yang akan menerima informasi.
Pemilihan topik dalam wawancara itu penting karena topik yang tepat akan menentukan arah, kualitas, dan hasil wawancara. Dengan memilih topik yang jelas dan spesifik, wawancara bisa tetap terarah dan tidak meluas ke isu-isu yang tidak relevan.
Berdasarkan buku Buku Besar Bahasa Indonesia Untuk SD/SMP/SMA, (2017), pemilihan topik yang tepat akan membuat pembicaraan lebih fokus dan efisien, sehingga hasil wawancara lebih bermakna dan informatif.
Pertanyaannya adalah bagaimana pemilihan topik dalam wawancara? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih topik wawancara.
Topik harus sesuai dengan tujuan utama wawancara. Misalnya, jika wawancara bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai karir seseorang, topik yang dipilih harus fokus pada pengalaman kerja, pendidikan, dan pencapaian mereka.
Topik harus relevan atau sesuai dengan latar belakang, keahlian, serta pengalaman narasumber. Pemilihan topik yang sesuai akan membuat wawancara lebih lancar dan narasumber bisa menjawab dengan lebih mendalam.
Topik juga harus mempertimbangkan minat dari audiens atau pembaca. Jika audiens tertarik pada isu-isu teknologi, topik tentang inovasi teknologi atau tren digital bisa jadi pilihan yang tepat. Ini akan membuat wawancara lebih relevan dan menarik bagi yang membaca atau mendengarkannya.
Pilih topik yang bisa dieksplorasi secara mendalam dalam waktu wawancara yang tersedia. Topik yang terlalu luas bisa membuat wawancara terkesan dangkal, sementara topik yang terlalu spesifik mungkin tidak cukup menarik untuk waktu wawancara yang panjang.
Sebelum wawancara, pastikan topik yang dipilih memiliki cukup informasi pendukung. Ini akan membantu pewawancara menyusun pertanyaan yang berbobot dan memastikan bahwa topik tersebut dapat dikembangkan menjadi diskusi yang bermakna.
Jika wawancara akan menyentuh topik-topik sensitif seperti politik, agama, atau kehidupan pribadi, penting untuk memastikan bahwa narasumber nyaman membahasnya. Persetujuan sebelumnya atau pendekatan yang hati-hati sangat penting untuk menjaga kenyamanan narasumber.
Pemahaman yang baik mengenai bagaimana pemilihan topik dalam wawancara dengan tepat akan membantu menciptakan wawancara yang produktif dan informatif. Tentunya juga relevan bagi semua pihak yang terlibat. (DNR)
Dasar Pembuatan Laporan Hasil Pengamatan yang Benar - kumparan.com
Laporan hasil pengamatan dapat dibuat berdasarkan fakta dan data. Inilah penjelasan mengenai dua hal tersebut. [304] url asal
(Kumparan.com - News) 29/09/24 19:09
v/15731040/
Pengamatan merupakan kegiatan yang sering dilakukan untuk memecahkan suatu masalah. Setelah melakukannya, laporan hasil pengamatan pun dibuat. Laporan hasil pengamatan dapat dibuat berdasarkan fakta dan data.
Kedua istilah tersebut memang sering didengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang orang masih bingung terkait mana saja yang termasuk fakta dan data. Oleh sebab itu, pembahasan singkat namun mudah dimengerti mengenai keduanya diperlukan.
Menurut buku Kumpulan Soal Get Smart Bahasa Indonesia, Nani Darmayanti dan Silvie Mariana (2007: 52), laporan hasil pengamatan merupakan catatan dari hasil pengamatan dan kunjungan ke suatu tempat.
Laporan ini bersifat non-fiksi. Oleh sebab itu, laporan hasil pengamatan dapat dibuat berdasarkan fakta dan data. Lantas, apa itu fakta dan data? Ini penjelasannya.
Menurut kbbi.kemdikbud.go.id, fakta merupakan kata benda dengan makna hal, seperti keadaan atau peristiwa, yang merupakan kenyataan. Fakta juga dapat diartikan sesuatu yang benar-benar terjadi atau data.
Jika dibuat berdasarkan fakta, maka laporan hasil pengamatan harus dibuat sesuai keadaan sebenarnya tanpa perlu ada yang ditambah atau dikurangi apalagi hanya untuk kepentingan pribadi.
Misalnya jika saat melakukan pengamatan ditemukan suatu hal yang kurang menyenangkan, maka tetap perlu ditulis apa adanya. Bagaimanapun juga, penulisannya tetap harus sopan tanpa berniat menjatuhkan pihak tertentu.
Kbbi.kemdikbud.go.id menjelaskan bahwa data merupakan keterangan yang benar dan nyata. Selain itu, data juga dapat diartikan sebagai keterangan atau bahan nyata yang bisa dijasikan dasar kajian seperti analisis atau kesimpulan.
Data bisa berupa angka, wawancara, dan lain sebagainya. Data ini digunakan untuk mendukung isi dari laporan hasil pengamatan. Serupa dengan fakta, data juga harus disajikan apa adanya agar valid meskipun tak sesuai dengan harapan atau keinginan pribadi.
Jadi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, laporan hasil pengamatan dapat dibuat berdasarkan fakta dan data karena sifatnya yang non-fiksi. Dengan kata lain, fakta dan data adalah dua unsur penting dalam laporan tersebut dan tak boleh diabaikan. (LOV)
10 Calon Dewas KPK Jalani Tes Wawancara Hari Terakhir - kumparan.com
10 Calon Dewas KPK Jalani Tes Wawancara Hari Terakhir [169] url asal
(Kumparan.com) 20/09/24 08:56
v/15278056/
Panitia seleksi (Pansel) KPK kembali menggelar tes wawancara sesi kedua bagi 10 calon Dewas KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Jumat (20/9). Sesi kali ini merupakan hari terakhir seleksi wawancara bagi calon Dewas KPK.
Sebanyak 10 calon Dewas KPK diwawancarai oleh 11 orang panel yang terdiri dari 9 orang Pansel KPK dan dua orang pewawancara tamu.
Adapun pewawancara tamu yang ditunjuk adalah Wakil Ketua KPK 2015–2019 Laode Muhammad Syarif dan guru besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Ningrum Natasya Sirait.
Seleksi wawancara hari ini dimulai pada pukul 08.30 WIB. Peserta pertama yang menjalani wawancara adalah Iskandar Mz.
Berikut 10 orang calon Dewas KPK yang menjalani tes wawancara hari ini:
Seleksi calon Dewas KPK telah memasuki babak akhir. Ada 20 orang calon Dewas KPK yang saat ini menjalani tahapan seleksi wawancara dan tes kesehatan.
Sebelumnya, pada Kamis (19/9) kemarin, 10 orang calon Dewas KPK telah rampung menjalani tes wawancara. Mereka dicecar salah satunya seputar kondisi terkini Dewas KPK yang sempat berkonflik dengan pimpinan KPK.
Mengenal Apa Tujuan Diadakannya Wawancara dalam Kegiatan Penelitian
Apa tujuan diadakannya wawancara dalam kegiatan penelitian? Salah satunya adalah untuk untuk mendapatkan informasi yang tepat dari narasumber yang tepercaya. [198] url asal
(Kumparan.com) 19/09/24 17:01
v/15237681/
Wawancara merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan dalam kegiatan penelitian. Khususnya bagi mereka yang melakukan penelitian di lapangan dan membutuhkan data valid. Lantas, apa tujuan diadakannya wawancara?
Bagi orang yang baru pertama kali melakukan penelitian, sering kali memang menanyakan hal tersebut. Sebab, sebenarnya tujuan wawancara tidak hanya sekadar untuk mendapatkan data saja.
Mengutip dari buku 75 Cara Ampuh Lolos Wawancara Kerja, Dian (2008:2), menurut Chaplin yang telah membuat beberapa buku tentang psikologi, wawancara atau interview didefinisikan sebagai suatu percakapan tatap muka dengan tujuan memperoleh informasi faktual, menaksir atau menilai kepribadian seseorang, atau digunakan untuk maksud atau tujuan tertentu.
Dengan kata lain, wawancara merupakan aktivitas yang mengandung tujuan tertentu yang akan dicapai. Lantas, apa tujuan diadakannya wawancara?
Tujuan utama wawancara adalah untuk mendapatkan informasi secara langsung. Selain itu, wawancara juga bertujuan untuk mendapatkan data agar bisa memengaruhi situasi atau orang tertentu.
Tak hanya itu saja, beberapa ahli juga mengemukakan pendapatnya tentang tujuan wawancara. Berikut adalah penjelasannya.
Jadi, itu dia penjelasan singkat tentang apa tujuan diadakannya wawancara dalam kegiatan penelitian. Dengan memahami tujuan ini, maka diharapkan peneliti bisa melakukan wawancara dengan baik agar bisa mendapatkan data secara maksimal.
Semoga informasi seputar wawancara di atas dapat bermanfaat, ya. (Anne)
15 Contoh Jawaban Motivasi Kerja saat Interview Agar Tidak Kagok
Saat interview biasanya akan ditanya tentang motivasi kerja. Simak 15 contoh jawaban motivasi kerja saat interview agar tidak kagok. [1,601] url asal
#interview-kerja #wawancara-kerja #motivasi-kerja
(detikFinance - Terbaru) 18/09/24 12:15
v/15178426/
Saat wawancara kerja, biasanya HR atau pewawancara akan bertanya kepada kandidat tentang motivasi kerja. Bagi sebagian orang pertanyaan ini terbilang mudah untuk dijawab, padahal detikers harus hati-hati karena bisa menjadi pertanyaan 'jebakan'.
Perlu diingat, jika muncul pertanyaan tentang motivasi kerja maka kandidat harus menjawab secara jujur, singkat, padat, dan jelas. Jawaban yang terlalu pendek ataupun panjang justru bisa membuat HR sedikit ragu.
Selain itu, jawaban juga harus berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Jangan sampai melenceng jauh sehingga membuat HR tidak yakin dengan kamu.
Lantas, bagaimana cara menjawab pertanyaan tentang motivasi kerja saat interview? Simak contoh jawaban yang baik dalam artikel ini.
Contoh Jawaban Motivasi Kerja saat Interview
Pertanyaan yang muncul saat interview kerja sangat beragam, salah satunya tentang motivasi kerja. Meski pertanyaannya terdengar sepele, tapi tak bisa dijawab secara sembarangan.
Agar bisa menjawab pertanyaannya dengan baik, simak beberapa contoh jawaban motivasi kerja yang dilansir dari Indeed Career, Top Resume, dan Cultivated Culture.
Contoh 1
"Saya adalah orang yang teratur dan tak suka membuang waktu. Menjadi orang yang teratur di tempat kerja dan di rumah telah membantu saya untuk mengelola waktu dalam mencapai tujuan dan target.
Hal ini juga bisa membantu saya agar pekerjaan saya bisa terselesaikan dengan baik tanpa harus membebani diri secara berlebihan. Dengan begitu, saya bisa fokus melakukan pekerjaan dengan hasil yang berkualitas.
Manajemen waktu yang baik itu sangat membantu saya dalam mempertahankan standar yang sangat baik secara konsisten."
Contoh 2
"Memberikan pelayanan kepada pelanggan menjadi hal yang memotivasi saya dalam bekerja. Sebab, saya bekerja sebagai sales associate, sehingga dalam sehari-harinya saya sibuk dengan penyelesaian masalah pelanggan.
Saya berupaya untuk memahami pertanyaan mereka dan menjelaskan bagaimana prosedur operasional kami dalam bekerja.
Hal ini benar-benar memotivasi saya dan meningkatkan kepercayaan diri. Terlebih saat setiap kali pelanggan memberikan ulasan bagus dan penilaian tinggi terhadap kinerja saya."
Contoh 3
"Di tempat kerja dahulu, saya adalah pemimpin tim yang terdiri dari 10 orang. Tugas kami yaitu meningkatkan hasil produksi, sehingga tim harus bekerja secara efisien untuk memberikan hasil yang akurat dan konsisten.
Saya memiliki tujuan untuk menyederhanakan proses tim, sehingga tim menjadi lebih produktif tanpa harus terbebani oleh beban dan ritme kerja yang berlebihan.
Bekerja dalam tim serta menyelesaikan tugas secara akurat dan cepat dari jadwal merupakan target yang saya lakukan setiap hari. Saya ingin membantu perusahaan ini agar selalu mencapai keuntungan."
Contoh 4
"Saya jelas termotivasi oleh hasil. Oleh karena itu, saya selalu bersemangat ketika memiliki tujuan nyata untuk dicapai.
Dalam pekerjaan saya saat ini, kami memiliki sasaran triwulanan dan tahunan yang sangat jelas dan terukur. Jadi, saya ditugaskan untuk bekerja dengan manajer dan tim dalam membuat strategi bulanan agar memenuhi angka akhir kuartal dan akhir tahun kami.
Mencapai target-target perusahaan merupakan sebuah target yang luar biasa. Hal ini bisa membuat saya ingin lebih berorientasi pada hasil yang lebih baik lagi."
Contoh 5
"Mempelajari sebuah keterampilan baru adalah motivasi saya. Saya sangat senang jika nantinya keterampilan dan pengetahuan saya bisa berkembang melalui posisi pekerjaan yang saya lamar ini.
Selain dari pengalaman kerja, saya juga mengembangkan keahlian saya secara konsisten melalui berbagai pelatihan dan kursus. Bahkan, sebagian pembayaran kursus berasal dari kantong saya sendiri.
Jadi, saya sangat yakin bahwa dengan semangat saya yang selalu ingin belajar, saya bisa lebih inovatif dan sangat berguna di tempat kerja nantinya."
Contoh 6
"Saya sudah menyukai dan melakukan kegiatan yang berhubungan coding sejak SMA hingga kuliah. Ayah saya adalah seorang software developer, beliau sudah membantu saya dan mempelajari saya terkait bidang itu.
Hal ini membuat saya berhasil menjadi ahli dalam Java dan C++. Memecahkan masalah dengan coding merupakan hal yang menantang bagi saya sekaligus alasan saya untuk meraih kesuksesan dalam bidang ini."
Contoh 7
"Saya punya pengalaman dalam bertanggung jawab untuk mengarahkan tim software development di berbagai perusahaan.
Saya pernah berhasil membawa tim saya mencapai pengiriman produk 100% tepat waktu selama enam bulan berturut-turut. Tantangan untuk menyelesaikan proyek lebih cepat dari jadwal adalah hal yang selalu memotivasi saya untuk bisa lebih baik lagi."
Contoh 8
"Saya suka angka. Menganalisis data dan memberikan hasil yang akurat adalah hal yang memotivasi saya. Saya senang menggunakan perangkat untuk mengolah data dan angka seperti Spreadsheet dan Microsoft Excel.
Di posisi saya saat ini, saya bekerja membuat laporan analisis penjualan bulanan. Memberikan informasi penting dari data sangat memotivasi saya, karena dengan begitu saya bisa membantu perusahaan bisa menentukan sasaran penjualannya.
Saya yakin, keberadaan saya di perusahaan ini akan membantu memberikan kontribusi besar terhadap hal tersebut."
Contoh 9
"Saya termotivasi untuk bekerja di sini karena dapat membantu saya untuk terus belajar dan mengembangkan keahlian saya.
Saya selalu berupaya menjadi orang yang paling terlibat dan memberikan manfaat positif ketika mengerjakan proyek-proyek menantang.
Selain itu, saya juga termotivasi oleh kesempatan untuk bekerja dengan rekan-rekan yang berpengalaman dan berpengetahuan luas. Hal ini dapat membantu saya belajar dan berkembang dalam karir saya."
Contoh 10
"Saya sangat termotivasi dengan pekerjaan yang saya lakukan sebagai guru. Saya akan merasa sangat puas ketika melihat siswa saya berhasil dan berkembang seiring berjalannya waktu.
Selain itu, saya juga termotivasi untuk memberikan kontribusi yang baik dalam kehidupan orang lain. Oleh sebab itu, saya selalu merasa terinspirasi ketika melihat dampak positif dari hasil didikan saya terhadap siswa dan keluarga mereka."
Contoh 11
"Sebagai seorang marketer, saya selalu termotivasi untuk bekerja kreatif, bekerja dalam tim, serta berupaya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.
Salah satu hal yang saya sukai dari pekerjaan terakhir saya yaitu menyaksikan hasil kampanye tim dan melihat alur bagaimana orang-orang yang kami prospek berhasil menjadi pelanggan tetap.
Memiliki kesempatan untuk pembuatan ide hingga peluncuran produk menjadi salah satu alasan yang membuat saya sangat bersemangat untuk melamar pekerjaan ini."
Contoh 12
"Saya termotivasi ketika membantu pasien saat masih dirawat, terutama setelah menyelesaikan pekerjaan di shift malam.
Walaupun shift malam itu berat dan membuat saya harus terjaga sepanjang malam, tetapi melihat senyum di wajah pasien dan keluarganya, melihat pasien semakin pulih dari penyakitnya. Itu semua membuat saya semakin bersemangat untuk bekerja. Hal itulah yang memotivasi saya menjadi seorang perawat."
Contoh 13
"Kepuasan dalam mengatasi rintangan menjadi motivasi terbesar saya.
Sebagai contoh, matematika bukanlah mata pelajaran terbaik saya, namun saya memilih untuk mengambil kalkulus di perguruan tinggi. Meski hal itu tidak diwajibkan untuk jurusan saya, tapi saya ingin membuktikan pada diri sendiri bahwa saya bisa melakukannya.
Materi pelajarannya tidaklah mudah bagi saya. Saya harus menghabiskan banyak waktu hingga begadang setiap malam untuk belajar. Hingga pada akhirnya saya bisa lulus dengan nilai A.
Perasaan berhasil setelah melalui tantangan inilah yang menjadi dorongan saya untuk berkarir di bidang penjualan."
Contoh 14
"Saya merasa lebih termotivasi saat berada dalam lingkungan yang positif, terutama ketika saya dikelilingi oleh rekan kerja yang memiliki pandangan yang terbuka dan tujuan yang sejalan, yaitu mencapai hasil terbaik untuk perusahaan.
Kerjasama tim yang baik, serta kontribusi aktif dari setiap individu akan mendorong saya untuk lebih produktif dan tetap fokus. Saya yakin bahwa perusahaan XYZ adalah tempat yang ideal untuk berkembang bersama."
Contoh 15
"Saya tertarik dengan posisi ini karena sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat saya. Menjadi penulis skenario merupakan tanggung jawab yang melibatkan pembuatan naskah untuk konten video dan artikel sesuai kebutuhan produksi perusahaan.
Hal tersebut membuat saya lebih konsisten di bidang multimedia. Oleh karena itu, saya merasa antusias untuk bergabung dengan tim di perusahaan ini."
Pertanyaan Tentang Motivasi Kerja
Agar lebih meyakinkan, HR sebagai pewawancara akan menanyakan kepada kandidat tentang motivasi kerja. Mengutip situs The Balance Money, berikut sejumlah pertanyaan yang umum ditanyakan oleh HR:
- Apa motivasi Anda untuk bekerja di bidang ini?
- Hal apa yang membuat Anda tertarik dengan posisi pekerjaan dan perusahaan ini?
- Apa yang dapat Anda berikan untuk perusahaan ini?
- Strategi apa yang akan Anda gunakan untuk memotivasi tim Anda?
Tips Menjawab Pertanyaan Motivasi Kerja
Dari contoh di atas, detikers bisa mengetahui bagaimana cara menjawab pertanyaan tentang motivasi kerja. Agar lebih tenang dan bisa menjawab dengan baik, simak tipsnya berikut ini yang mengutip laman Bright Network:
- Lakukan riset terhadap posisi dan perusahaan yang dilamar.
- Sesuaikan dengan pengalaman kerja di perusahaan sebelumnya.
- Jawab pertanyaan secara jujur dan terbuka.
- Hindari menjawab pertanyaan dengan berbohong atau melebih-lebihkan.
- Hindari menjawabnya karena ingin gaji lebih besar
- Hindari menjawabnya karena ingin mengisi waktu luang.
Itu dia 15 contoh jawaban motivasi kerja saat interview agar tidak kagok. Semoga bermanfaat!
(ilf/fds)
4 Cara Jelaskan Alasan Resign Kerja saat Interview beserta Contohnya
Saat interview, kamu perlu mengetahui cara menjelaskan alasan resign kerja dengan baik. Sebab hal ini bisa berpengaruh pada pandangan perekrut. [1,146] url asal
#resign-kerja #wawancara-kerja #alasan-resign
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 30/08/24 06:02
v/14821719/
- Cara Jelaskan Alasan Resign Kerja saat Interview 1. Pertimbangkan Memilih Alasan Ingin Resign2. Buat Jawaban Singkat3. Tetap Positif4. Jujur Tanpa Terlalu Mendetail
- 7 Alasan Resign Kerja dan Contoh Jawabannya 1. Ingin memiliki Peluang untuk Kemajuan Karir2. Ingin Memiliki Suasana Kerja yang Lebih Baik3. Ingin Mendapat Pekerjaan yang Berbeda4. Menempuh Pendidikan Tambahan5. Menginginkan Work-life Balance6. Alasan Keluarga7. Masalah Pribadi
Menjalani wawancara kerja setelah memutuskan untuk resign bisa menjadi tantangan tersendiri. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh perekrut adalah alasan di balik keputusan resign dari pekerjaan sebelumnya.
Jawaban ini begitu penting, sebab akan memberi gambaran tentang profesionalisme, komitmen, dan motivasi kamu sebagai pelamar kerja. Jadi, penting untuk mempersiapkan jawaban yang tepat.
Cara Jelaskan Alasan Resign Kerja saat Interview
Saat ingin menjelaskan alasan resign ketika interview, kamu perlu mempertimbangkan alasan resign dengan baik, memberikan jawaban yang singkat, tetap positif, dan jujur. Menurut laman Indeed, begini penjelasannya.
1. Pertimbangkan Memilih Alasan Ingin Resign
Luangkan waktu untuk menulis semua alasanmu ingin mencari pekerjaan baru. Kamu bisa memikirkannya dengan mempertimbangkan pertanyaan berikut ini
- Apa tujuan karirmu? Dalam 5 tahun apa rencanamu?
- Apa saja kebutuhanmu di lingkungan kerja? Apa yang kamu tidak suka
- Bagaimana hubungan dengan teman kerja?Atasan?
- Kamu ingin berkecimpung di industri apa?
Setelah menuliskan jawaban, lingkari beberapa alasan utama yang ingin disampaikan dalam wawancara. Pilih alasan yang lebih bersifat profesional daripada pribadi.
2. Buat Jawaban Singkat
Meski penting untuk menjawab pertanyaan pewawancara secara lengkap, batasi responmu dalam satu atau dua kalimat. Kemudian arahkan kembali pembicaraan mengapa kamu adalah orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut.
3. Tetap Positif
Sekalipun ada pengalaman tak mengenakkan, penting untuk menemukan cara positif untuk menjelaskan alasanmu resign. Sebab, perusahaan ingin mempekerjakan karyawan yang sikap positifnya bisa meningkatkan moral.
4. Jujur Tanpa Terlalu Mendetail
Saat menjawab pertanyaan terkait alasan resign, kamu tidak perlu memberikan semua detailnya. Jika kamu merasa pekerjaan sebelumnya tidak memuaskan, jangan pernah merendahkan atasan di perusahaan sebelumnya.
Pastikan jawaban tetap fokus dan singkat. Alihkan pembicaraan kembali ke alasan mengapa kamu bersemangat dengan peluang yang ada di perusahaan yang akan dilamar.
7 Alasan Resign Kerja dan Contoh Jawabannya
Ada berbagai macam alasan resign, mulai dari ingin memajukan karir, mendapat suasana yang baru, sampai karena urusan pribadi. Begini contoh menjawabnya.
1. Ingin memiliki Peluang untuk Kemajuan Karir
Bergantung pada struktur perusahaan, ada beberapa perusahaan yang mungkin memberikan lebih banyak peluang untuk berkembang. Sehingga, keinginan untuk pindah ke perusahaan baru menjadi alasan umum untuk meninggalkan pekerjaan.
Contoh jawabannya yaitu:
"Saya menyukai pekerjaan dan rekan saya, tapi saya sudah sampai pada itik di mana tidak ada lagi peluang untuk berkembang dalam tim saya." Setelah itu, kamu bisa menemukan peluang untuk berkembang di perusahaan yang baru.
2. Ingin Memiliki Suasana Kerja yang Lebih Baik
Mungkin pekerja ingin resign karena memiliki pilihan yang lebih baik. Bisa jadi lingkungan kerja dan gaji yang lebih baik atau misi perusahaan yang lebih sesuai. Sehingga, masuk akal untuk meninggalkan perusahaan sebelumnya.
Contoh jawaban:
"Meski saya sudah belajar banyak di perusahaan sebelumnya, dari penelitian tentang peluang ini, saya melihat bahwa posisi ini lebih cocok untuk tujuan karir saya. Saya bisa berkolaborasi dengan tim untuk mengembangkan produk inovatif bagi pengguna."
3. Ingin Mendapat Pekerjaan yang Berbeda
Banyak orang yang menjajaki beberapa pekerjaan dan karir yang berbeda dalam hidup mereka. Sehingga, ingin mengubah jalur karir atau pekerjaan yang berbeda bisa menjadi alasan untuk resign dari perusahaan.
Contoh jawaban:
"Saya mencari peluang baru yang belum ada di perusahaan saya sebelumnya, tempa saya mengembangkan dan memperluas keterampilan manajemen saya."
4. Menempuh Pendidikan Tambahan
Banyak orang-orang yang meninggalkan pekerjaan untuk sekolah dan mengejar gelar atau kualifikasi lainnya. Ini menjadi alasan yang baik selama jawabanmu menjelaskan bahwa keputusan ini membantu mengembangkan karirmu ke depannya.
Contoh jawaban:
"Saya menikmati peran saya sebagai asisten hukum, tapi saya merasa akan menemukan peluang yang lebih menantang untuk menyelesaikan persyaratan pendidikan paralegal. Menempuh pendidikan lagi secara full time memungkinkan saya menyelesaikan studi lebih cepat. Selain itu juga menjaga tujuan karir jangka panjang saya tetap pada jalurnya."
5. Menginginkan Work-life Balance
Mengutip laman Jobstreet, dalam era modern ini, mencapai keseimbangan dunia kerja dan kehidupan sehari -hari atau disebut work-life balance menjadi sangat penting. Work-life balance bisa mengurangi stres dan mencegah burnout atau kelelahan saat bekerja.
Sehingga, mencari work life balance bisa dijadikan alasan resign dari perusahaan. Dengan menyampaikan alasan tersebut, bisa jadi perekrut akan menjelaskan bagaimana ritme kerja di perusahaan serta apa saja keuntungan yang didapatkan.
Contoh jawaban:
"Saya percaya bahwa saya bisa bekerja lebih efektif saat dapat menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Dalam bekerja, komitmen menjadi aspek penting, sehingga pekerjaan bisa selesai dengan baik dan tepat waktu. Jadi, bagi saya, penting untuk bekerja di perusahaan yang menghargai waktu bekerja dan waktu pribadi."
6. Alasan Keluarga
Menurut laman Novoresume, terkadang memiliki kewajiban untuk mengurus keluarga harus membuat perubahan pada ritme pekerjaan. Misalnya, ada orang tua yang tinggal di rumah, mengurus anak yang masih kecil, atau membutuhkan pekerjaan yang lebih fleksibel.
Apapun keadaannya, mengutamakan keluarga bisa menjadi alasan yang tepat untuk meninggalkan pekerjaan. Sebagian besar perekrut akan memahami dan menghargai dedikasimu kepada keluarga.
Contoh jawaban:
"Pekerjaan saya sebelumnya membuat saya sering bepergian. Itu membuat saya semakin susah menyeimbangkan tanggung jawab saya di rumah setelah anak saya lahir. Sekarang, saya mencari pekerjaan yang lebih fleksibel, sehingga saya bisa lebih dekat dengan keluarga."
7. Masalah Pribadi
Kesehatan dan kehidupan pribadi begitu penting. Jadi, jika ada keadaan darurat mengenai masalah pribadi yang berpengaruh pekerjaan, hal ini bisa menjadi alasan untuk resign.
Contoh jawaban:
"Dulu saya sering bekerja pada shift malam, tapi kebiasaan itu mengganggu kesehatan saya sehingga saya harus berhenti. Sekarang, saya mencari pekerjaan yang sesuai dengan jam kerja siang hari."
Tulisan seputar penjelasan resign kerja ini semoga bisa memperluas peluang dan kesempatan kamu di dunia kerja.
(elk/row)
Wawancara Khusus Kepala BAPPEDA DIY: Bicara Kemiskinan, Sampah, Trans Jogja - kumparan.com
Kepala BAPPEDA DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjawab masalah terkini di DIY mulai dari kemiskinan, sampah, dan transportasi umum khususnya Trans Jogja. #publisherstory #pandanganjogja [1,256] url asal
#wawancara #diy #kemiskinan #sampah
(Kumparan.com - News) 31/07/24 12:16
v/12734362/
Jurnalis Pandangan Jogja melakukan wawancara khusus dengan Ni Made Dwipanti Indrayanti yang baru dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (10/7) silam.
Sebelum dilantik menjadi Kepala BAPPEDA DIY, Made sempat ditugaskan sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo periode 2023-2024 sembari mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan DIY.
Di awal kariernya Made sebenarnya sempat bertugas di BAPPEDA DIY selama 18 tahun. Di BAPPEDA, Made sempat menjabat di sejumlah bidang, mulai dari transportasi hingga perencanaan. Dan kini, setelah 6 tahun meninggalkan BAPPEDA DIY ia kembali ditugaskan di BAPPEDA sebagai kepalanya.
Dalam wawancara khusus ini, Made membahas isu terkini seputar pembangunan di DIY, salah satunya terkait kemiskinan di mana berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2024, persentase kemiskinan DIY masih jadi yang tertinggi di Jawa dengan angka 10,83 persen.
Selain itu, Made juga membahas kendala-kendala yang dialami pemerintah dalam mengatasi masalah sampah yang masih jadi isu aktual di Jogja terutama dalam setahun terakhir.
Tak lupa, Made yang berlatar belakang pendidikan di bidang transportasi (juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan DIY) juga membahas mengenai masalah transportasi umum di Jogja, khususnya Trans Jogja.
Berikut adalah kutipan wawancara Jurnalis Pandangan Jogja dengan Kepala BAPPEDA DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti.
Provinsi DIY masih jadi provinsi dengan persentase kemiskinan tertinggi di Pulau Jawa berdasarkan BPS per Mei 2024. Apa rencana strategis Pemda DIY untuk mengatasi masalah ini?
Kita bicaranya bukan tertinggi se-Pulau Jawa dan lain-lain, kita bicara seberapa besar effort-nya Pemerintah Daerah untuk menurunkan kemiskinan. Kalau bicara angka, kita harus bicaranya dari awal, angka itu berapa? Jangan cuma kemudian angka yang ada di akhir, dia turunnya sudah seberapa, itu effort, itu yang kemudian kita bicara bahwa Pemerintah Daerah itu sudah sangat komit untuk bicara itu.
Kita penurunannya sudah cukup tinggi, kita bicara rentang 10 tahun, itu kondisinya cukup besar. Kita sekarang kondisinya di angka 10,83, pada 2014 kita masih di angka 15 persen.
Persoalannya begini, kenapa besar? Karena penduduk DIY dibandingkan dengan penduduk Jawa Tengah misalnya, sedikit. Tetapi kalau bicara orang miskinnya, kita sebenarnya berapa sih kalau dibandingkan dengan Jawa Tengah.
Sekarang kan bicaranya persentase. Ketika populasinya itu kecil, otomatis kan persentasenya tetap besar.
Apa tantangan utama Pemerintah Daerah untuk menekan angka kemiskinan ini?
Kalau dari BPS sendiri kan menginfokan dari sisi konsumsi ketika bicara kemiskinan. Konsumsi yang kebanyakan dikonsumsi oleh masyarakat. Kan kita ada garis kemiskinan, sekarang ada di angka Rp 602.437 per penduduk. Konsumsi besarnya itu ada di makanan.
Ada empat komoditas yang mempengaruhi itu, pertama beras, yang kedua cabai, yang ketiga telur, yang keempat itu tomat. Saya waktu di Kulon Progo kan ke pasar-pasar, tomat itu mahal. Jadi sebenarnya ini yang harus kita perhatikan.
Tapi apapun itu Pemda DIY ini kan dalam penanganan kemiskinan tidak business as usual, tidak hanya bicara persoalan bagaimana kemudian membantu orang miskin, tapi bagaimana dia kemudian bisa entas dari situ dan ada kemandirian. Kalau bicara kemiskinan ekstrem, sudah kecil sebenarnya kita.
Apakah dengan menaikkan upah minimum otomatis bisa mengatasi masalah kemiskinan?
Persoalannya kan ada pekerja formal dan non formal. Kalau yang formal, di perusahaan dan lain-lain mungkin terpantau ya, UMP itu bisa berpengaruh. Tapi kalau yang non formal, yang pekerja rumahan, itu kan tidak dipengaruhi UMP.
Ada hal-hal yang kemudian kita bicara ini tidak cukup di sini, tidak cukup kita bicara UMP. Ada hal-hal yang kita perlu bicara dari sisi pertama misalnya, kebiasaan masyarakat seperti apa.
Contoh kalau kita bicara konsumsi, 2.100 kalori misalnya artinya dia harus makan tiga kali sehari. Padahal mungkin kalau kita survei ada yang puasa, ada yang hanya makan dua kali, kayak gitu kan sangat mempengaruhi.
Yang kedua bagaimana kemudian lingkungan itu ada empati juga. Kalau semua ini tanggung jawab Pemerintah Daerah, tapi kan tidak bisa sendiri Pemerintah Daerah. Tanggung jawab kita semua.
Beralih ke persoalan sampah yang masih menjadi isu aktual di Jogja dalam setahun terakhir. Rencana strategis apa yang Anda siapkan untuk mengatasi masalah sampah di DIY?
Seperti yang sudah disampaikan Pak Sekda, kita kan sudah bekerja sama dengan Bantul, bagaimana mengoptimalkan TPA Piyungan juga walaupun ada batasan-batasan tertentu.
Masing-masing daerah itu untuk masalah sampah punya keterbatasan tersendiri. Ketika di perkotaan, dengan aktivitas yang luar biasa mulai dari pendidikan, wisata, budaya dan lain-lain, mungkin produksi sampahnya menjadi lebih besar.
Bantul mungkin masih punya wilayah untuk mengolah sampahnya, Sleman masih punya wilayah, Kota Yogyakarta? Dia sudah dipenuhi oleh permukiman, terus dia mau bagaimana?
Pertama, ketika kita bicara pengaturan terhadap sampah, oke sampah ditangani oleh masing-masing rumah tangga, ya kalau mereka punya lahan. Kalau rumah pribadi mungkin masih bisa, tapi kalau kos-kosan? Itu yang harus dipikirkan.
Kemudian kerja sama seharusnya dengan daerah lain kalau kita memang tidak punya lahan. Teknologi sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana kita me-manage itu. Kebijakan itu tidak bisa digeneralisasi.
Artinya kendala yang ada saat ini hanya ketersediaan lahan yang terbatas?
Karena itu diperlukan inventarisasi wilayah. Misalnya apakah mau di tingkat kapanewon, kalurahan, atau bagaimana, kan harus dibuat manajemennya juga. Apakah sampah mau dicampur semua, itu kan ada waktu lagi untuk memilah, belum ada tempat.
Apakah semua tempat itu mau ada titik-titik pembuangan sampah, itu kan juga masalah kalau kita bicara perkotaan. Karena itu tadi, fungsi pendidikan, pariwisata, itu kan menghasilkan banyak sampah.
Itu kan sangat mengganggu, tapi lahan mau ditaruh di mana, enggak punya lahan yang cukup besar.
Kita sudah punya treatment-treatment untuk mengarah ke sana, tinggal bagaimana wilayah ini mengaturnya. Kalau provinsi kan kemudian tidak bisa sampai ke teknis.
DIY sudah memiliki moda transportasi umum yakni Trans Jogja. Namun kenapa rute yang ada masih belum efisien sehingga selisih waktu tempuhnya jauh lebih lama dibandingkan menggunakan transportasi pribadi?
Pertama kita harus memenuhi prinsip bahwa semua wilayah harus dilayani, otomatis modanya harus banyak. Ketika modanya harus banyak, konsekuensinya adalah pembiayaan besar.
Sebenarnya dari sisi transport itu memang ulang-alik, dari titik A ke titik B, dari titik B ke titik A. Tapi ketika semua jalur seperti itu kan jadi agak susah, membutuhkan banyak support untuk hal itu.
Ini sudah kita evaluasi, jadi saya sangat berterima kasih misalnya masyarakat memberikan masukan ke kita, jalurnya kok enggak efektif, kita evaluasi terus. Kita kadang-kadang sampai mengeluarkan surat ke kepala dinas untuk uji coba rute, efisien tidak, itu semua kan dicoba.
Tapi memang armadanya ini memang tidak semua bisa beroperasional karena keterbatasan itu tadi.
Berapa banyak armada Trans Jogja yang ada saat ini?
Kita ada 128 armada, tapi yang jalan 95 karena support dananya yang terbatas. Karena itu kan masih disubsidi, sebab kalau bisnis transport itu susah, tidak profitable juga.
Kami insyaallah Agustus meluncurkan bus listrik, free masih, karena masih uji coba. Mudah-mudahan bisa mensupport green economy, kemudian Sumbu Filosofi dengan low emission zone.
Pelan-pelan arahnya memang semua akan menjadi bus listrik, tapi step by step karena modal awal besar. Tapi secara maintenance itu lebih sederhana daripada bahan bakar fosil.
Setelah setahun kemarin ditugaskan sebagai Pj Bupati Kulon Progo, mengapa tidak memilih untuk terjun ke politik dan mencalonkan diri di Pilkada Kulon Progo 2024?
Enggak lah. Saya itu kan di sana bukan karena saya orang politik, tapi karena saya diperintah untuk di sana mengawal selama kekosongan kepala daerah. Tetap saya kemudian niat saya adalah bekerja sebaik-baiknya, seperti saya di manapun. Itu saja.
Walaupun kemudian ada yang bilang, ibu kok tidak lanjut, kan mensupport daerah itu enggak harus menjadi kepala daerah.
Artinya ada pihak yang meminta Anda untuk maju dalam Pilkada 2024?
Ada sih. Tapi mungkin bukan passion saya sebagai politikus. Cukup di birokrat saja, ya dinikmati. Begini saja kita sudah berat ya, apalagi kemudian masuk ke dunia politik.

