#30 tag 24jam
KAI-PTBA dan Semen Baturaja tingkatkan kapasitas bongkar batu bara
PT Kereta Api Indonesia, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) bersinergi meningkatkan kapasitas bongkar batu bara di area Kertapati, ... [499] url asal
#pt-kai #ptba #bukit-asam #batu-bara #semen-baturaja
(Antara) 23/10/24 22:25
v/16897724/
Sinergi ini juga berkontribusi pada efisiensi operasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) bersinergi meningkatkan kapasitas bongkar batu bara di area Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.
"KAI berkolaborasi dengan PTBA dan SMBR untuk meningkatkan kapasitas angkut batu bara di Kertapati dengan target penyelesaian pada tahun 2027," kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ketiga perusahaan tersebut menyepakati Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait Rencana Peningkatan Kapasitas Bongkar Batu Bara Area Kertapati.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Pengembangan Usaha PTBA.Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan KAI Rudi As Aturridha, dan Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri di Jakarta, Selasa (22/10/2024).
"Hal ini dilakukan mengingat pentingnya pengembangan area bongkar muat batu bara dan semen di wilayah Divre III Palembang untuk mendukung kebutuhan energi dan infrastruktur nasional," ujarnya.
Didiek mengungkapkan KAI mencatat kinerja positif pada angkutan barang selama periode Januari hingga September 2024, yang mana KAI mengangkut 50.987.328 ton barang atau meningkat 8 persen dibanding periode yang sama Januari hingga September 2023 sebanyak 47.174.683 ton barang.
Angkutan batu bara mendominasi dengan total 40.828.696 ton atau 80 persen dari keseluruhan angkutan barang KAI. Angkutan barang dengan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional.
"Kelebihan lainnya yaitu angkutan barang dengan kereta api mampu mengangkut dengan kapasitas yang sangat besar. Satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran dua truk kontainer," jelasnya.
Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 61 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk.
“Angkutan barang dengan kereta api tentunya lebih mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan dan polusi yang mendukung keberlanjutan lingkungan,” kata Didiek.
Didiek menambahkan kerja sama itu juga untuk memaksimalkan potensi masing-masing perusahaan, dengan prinsip saling menguntungkan dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PTBA Rafli Yandra mengatakan bahwa sinergi itu merupakan bagian dari upaya PTBA dalam meningkatkan kapasitas angkutan batu bara.
"Kerja sama ini adalah langkah strategis bagi kami untuk memperkuat pilar logistik dan infrastruktur. Melalui peningkatan kapasitas logistik, kami dapat berkontribusi lebih besar dalam menghadirkan energi tanpa henti untuk negeri," kata Rafli.
Dengan cadangan batu bara sebesar 2,98 miliar ton dan sumber daya 5,81 miliar ton, PTBA merupakan salah satu pengelola kekayaan batu bara terbesar di Indonesia.
Rafli mengatakan peningkatan kapasitas logistik merupakan langkah penting dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara dan menjaga ketahanan energi nasional.
Sedangkan, Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan bahwa kerja sama itu merupakan langkah strategis sinergi antar-BUMN.
Suherman mengaku bahwa Semen Baturaja sangat mendukung kolaborasi itu guna memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku energi.
"Sinergi ini juga berkontribusi pada efisiensi operasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta pembangunan infrastruktur nasional," kata Suherman.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2024
Tarif Jasa Logistik Kunci Penopang Kenaikan Harga Batu Bara
Harga batu bara pada sisa tahun ini diprediksi mengalami kenaikan. Hal itu ditopang karena adanya impor batu bara China pada September lalu yang mencapai rekor... | Halaman Lengkap [528] url asal
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 17/10/24 19:59
v/16615079/
JAKARTA - Harga batu bara pada sisa tahun ini diprediksi mengalami kenaikan. Hal itu ditopang karena adanya impor batu bara China pada September lalu yang mencapai rekor tertinggi.Sejalan dengan itu, harga batu bara Newcastle untuk bulan Oktober naik USD1,5 menjadi USD148,2 per ton, sedangkan November 2024 diprediksi meningkat USD1,5 menjadi USD150,9 per ton, dan Desember 2024 diestimasi terkerek USD1,5 menjadi USD153,4 per ton.
Sementara itu, target produksi batu bara nasional tahun 2024 sebesar 922 juta ton. Melansir laman MODI Kementerian ESDM, per 4 Oktober 2024, produksi batu bara mencapai 601,69 juta ton atau mencapai 84,75% dari target tahun ini.
Peningkatan produksi dan ditambah kenaikan harga batu bara baru-baru ini membuat banyak perusahaan tambang batu bara dan perusahaan supporting lainnya berupaya untuk memaksimalkan kinerjanya.
Oleh karena itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Meina Wulansari Yusniar menyarankan perlunya strategi yang efektif untuk menentukan tarif jasa angkutan batu bara agar tidak terjadi lonjakan signifikan yang justru merugikan dunia usaha.
"Dengan adanya strategi yang efektif , perusahaan dapat menentukan harga yang lebih kompetitif untuk layanan mereka," katanya, Kamis (17/10/2024).
Meina menambahkan, tarif pengangkutan dan transshipment penting dalam perencanaan logistik dan pengangkutan untuk memperkirakan biaya keseluruhan pengiriman barang, termasuk batu bara atau komoditas lainnya.
Menurut Laporan Market Research yang disusun oleh Universitas Lambung Mangkurat, beberapa komponen yang menentukan tarif angkutan batu bara antara lain jarak pengiriman dan rute, yang mempertimbangkan kondisi kapal dan pelabuhan serta kompleksitas jalur tujuan.
Selain itu juga fluktuasi harga minyak yang memengaruhi biaya bahan bakar kapal, yang berdampak langsung pada biaya pengiriman mengingat bahan bakar merupakan komponen biaya utama dalam pengoperasian jasa pengangkutan laut dan transshipment.
"Juga stabilitas politik dan regulasi di negara asal dan tujuan memengaruhi biaya logistik. Konflik regional atau perubahan kebijakan impor/ekspor dapat meningkatkan risiko dan biaya. Regulasi lingkungan yang ketat juga dapat menambah biaya operasional," jelasnya.
Dia menambahkan, berdasarkan survei pasar pada tahun 2024, tarif pengangkutan batu bara di Kalimantan Timur berkisar antara Rp72.000-Rp260.000 per metrik ton, Kalimantan Tengah Rp53.000-Rp301.000 per metrik ton, Kalimantan Selatan Rp41.000 -Rp360.000 per metrik ton, Sumatera Selatan Rp50.000-Rp190.000 per metrik ton, dan Jambi Rp130.500-Rp250.000 per metrik ton.
Sementara tarif transshipment berdasarkan area adalah Rp32.788-Rp40.986 per metrik ton untuk Pelabuhan Taboneo, Rp24.591-Rp32.788 per metrik ton untuk kawasan Sumatra, dan Rp32.788-Rp40.986 per metrik ton untuk area Muara Berau.
Beberapa tarif tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 di mana tahun lalu tarif pengangkutan batubara di Kalimantan Timur berkisar antara Rp72.000-Rp260.000 per metrik ton, di Kalimantan Tengah Rp50.000-Rp301.000 per metrik ton, Kalimantan Selatan Rp40.000-Rp320.000 per metrik ton, Rp48.000-Rp190.000 per metrik ton di Sumatera Selatan, dan Rp130.500-Rp250.000 per metrik ton di area Jambi.
Sedangkan untuk tarif transshipment berkisar antara Rp30.000-Rp39.850 per metrik ton untuk Pelabuhan Taboneo, Rp23. 910-Rp31. 880 per metrik ton untuk kawasan Sumatra, dan Rp31.880-Rp39.860 per metrik ton untuk area Muara Berau.
"Peningkatan harga batu bara harus ditopang dengan logistik yang memadai," pungkasnya.
Tantangan Hilirisasi pada Era Transisi
Pengangkatan Bahlil sebagai menteri ESDM, tentu menjadi upaya untuk menyelesaiakan persoalan hilirisasi yang belum tuntas. [1,896] url asal
#kolom #hilirisasi #hilirisasi-nikel #migas #batu-bara #energi
(detikFinance) 09/10/24 15:30
v/16247061/
Jakarta - Penunjukan Bahlil pada pembentukan kabinet Indonesia Maju jilid 2 sebagai Menteri BKPM cukup mengejutkan, mengingat reputasi Kementerian BKPM sebelumnya diisi oleh sosok-sosok pengusaha cum investor skala global atau ekonom nomor wahid, sebut saja Gita Wirjarwan, Muhammad Luthfi, Chatib Basri hingga Thomas Lembong.
BKPM menjadi perwajahan depan bagi investasi di Indonesia, di mana melalui BKPM sorotan tentang kemudahan berusaha menjadi perhatian. Tugas BPKM bukan sekadar menerima berkas-berkas perizinan investasi lewat OSS saja, tetapi memastikan bridging antara investor dan kemudahan perizinan di kementerian teknis, pemerintah daerah hingga chaneling dengan para pelaku usaha di lapangan.
Tak disangka, di bawah kepemimpinan Bahlil, kinerja BKPM sangat menakjubkan, capaian-capain investasi progresif dapat diraih dan terus meningkat dari sepanjang lima tahun belakangan. Dengan capaian pada 2023 sebesari Rp 1.418,9 triliun, sang menteri sering berkelakar, "Yang dibutuhkan seorang Menteri BKPM bukan melulu kemampuan bahasa Inggris dan relasi globalnya, tetapi kecakapan mengelola sumber daya di akar rumput untuk memastikan investasi berjalan tanpa gangguan."
Nilai investasi tertinggi di Indonesia sejak lama ditempati Singapura, yang memang sebagai financial hub di Asia Tenggara, di mana mayoritas sumber dayanya tidak lain hasil dari financial engineering pengusaha-pengusaha Indonesia dan Asia Tenggara lainnya. Singapura mampu menjadi financial hub bukan karena potensi sumber daya alamnya atau aset alamiah domestik, melainkan karena integritas dalam penegakan hukum dan kepastian yang diberikan bagi para investor.
Maka sejatinya mengundang investasi kembali bukan soal memaksa atau merayu uang datang, tapi menjamin bahwa investasi dapat aman dan memiliki kepastian dalam jangka panjang. Hal inilah yang berusaha dikawal oleh pemerintah Presiden Joko Widodo, untuk memastikan investasi berbiaya murah dan bisnis dapat dieksekusi dalam tenggat waktu yang relatif singkat.
Indeks ease of doing business (EODB) memberikan gambaran tentang reputasi pemerintahan Presiden Joko Widodo di mata investor, di mana peringkatnya menanjak dari 144 pada 2015 ke 73 pada 2023. Kinerja ini luar biasa, meski bukan berarti PR sudah tuntas mengingat dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya Indonesia masih berada di peringkat keenam, di bawah Singapura (1), Malaysia (12), Thailand (21), Berunei (66), dan Viertnam (70). Namun bila dibandinkan dengan peringkat pada 2015, kenaikan Indonesia yang paling signifikan di kawasan.
Di balik gegap gempita hilirisasinikel
Salah satu prestasi investasi Indonesia di bawah pemerintahan Joko Widodo jilid 2 adalah melesatnya investasi di sektor pertambangan dan smelter, khususnya yang terkait dengan nikel di kawasan Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara, dua provinsi kaya sumber daya yang menjadi basis pertumbuhan industri hulu dan hilir mineral tersebut.
Kebijakan perdagangan nikel Indonesia sempat menjadi perhatian dunia, khususnya Uni Eropa yang membawanya ke sengketa di WTO, terkait larangan ekspor bijih nikel dan kewajiban hilirisasi. Uni Eropa menganggap restriksi dagang tersebut sebagai kebijakan proteksionisme dagang yang menguntungkan pihak-pihak tertentu, serta menghambat supply chain global yang adil.
Mayoritas investasi hilir nikel di Indonesia hampir dikuasai oleh investasi dari China, tentu pasar dominannya juga pasar China mengingat investasi dan teknologi hilir dikendalikan oleh permintaan pasar (market driven investment). Sedangkan, Uni Eropa memiliki kebijakan strick terhadap supply chain mineral yang harus mengacu standar-standar global, seperti IFC dan ICMM dengan kualitas pemurnian yang lebih tinggi, tentu harga yang ditawarkannya juga lebih tinggi.
Sayangnya, investor Uni Eropa tidak tertarik melakukan transfer teknologinya mengingat kapasitas smelter mereka cukup besar dan berusaha untuk menjaga nilai tambah domestiknya ketimbang harus berbagi teknologi. Sebaliknya, investor china berpikir relatif pragmatis; pengolahan paling rendah ditransfer dengan asumsi mereka akan mendapatkan komoditas ekslusif dengan suplai melimpah dan harga beli lebih murah.
Di lain sisi teknologi yang dimilikinya bisa ditransfer cuma-cuma dengan skema turn key project management, di mana operator dan teknisi ahlinya dibawa langsung dari negara asal, dengan alasan percepatan re-comisioning teknologi industri agar operasi bisa berjalan cepat. Skema ini sama sekali tidak mengunci klausul kewajiban penggunaan TKA China, tapi kembali lagi kebutuhan SDM-nya di-drive oleh investor dan jaringan bisnisnya yang sudah mapan.
Tentu tidak mudah mengelola teknologi hasil transfer kecuali oleh old user-nya sendiri. Janji transfer teknologi dan penyerapan tenaga kerja lokal dikerjakan dengan membuka peluang pekerjaan non skill ke pekerja lokal. Di Sulawesi Tenggara, misalnya, pembukaan tenaga kerja besar-besaran mewajibkan KTP lokal, meski praktiknya malah memicu jual beli KTP.
Sekali lagi, investasi tidak bisa ditundukkan dengan skenario administrasi semata; ada kebutuhan pragmatis jangka pendek untuk memenuhi segala multiplayer turunannya. Maka mengejar percepatan investasi akan berkonsekuensi pada matching skill yang juga tergagap-gagap.
Wajar bila pada akhirnya kritik tajam terhadap hilirisasi nikel ada pada dua aspek; pertama, hilirisasi nikel belum memberikan dampak langsung pada ekonomi non nikel; pertumbuhan sektor-sektor tradisional dan penunjang relatif stagnan. Kedua, sektor nikel lebih dinikmati hasilnya oleh pemerintah pusat melalui pajak dan royalti, ketimbang dirasakan langsung oleh pemerintah daerah maupun pelaku usaha, terlebih masyarakat lokal, karena hampir semua jejaring bisnis turunannya dikendalikan langsung oleh pemilik investasi yang telah memiliki jaringan dukungan solid.
Situasi ini sering memicu distrust dan tuduhan bahwa investasi China menginginkan take all benefit. Apakah benar? Tentu jawabannya relatif; secara pragmatis bisnis ingin bekerja nyaman dengan jejaring yang telah dimilikinya, mulai dari pengangkutan material, suplai mesin dan spare part, teknisi ahli, jaringan pasar, hingga sistem logistik ekspornya semuanya dilakukan oleh dan menuju ke satu pasar tunggal yang dominan yaitu China sehingga wajar penguasaha-penguasaha asal China lebih kompeten dibanding pelaku usaha domestik.
Kalaupun berinisiatif mengundang mitra baru, ya dengan prasyarat lebih kompetitif sementara pelaku usaha asal China juga terbiasa mengandalkan peran pemerintah yang kuat dan dominan di negaranya sehingga bisnis lebih leluasa bergerak di bawah kendali negara.
Maka untuk menjawab tantangan ini, diversifikasi pasar menjadi penting, tanpa diversifikasi pasar akan terjadi kerentanan bila terjadi kontraksi ekonomi di China akan berpengaruh besar pada dampak turunan di domestik mengingat dominasi suplai chain pada sindikasi keuangan tunggal. Hal inilah yang terus dikerjakan tanpa henti oleh tim investasi di bawah pemerintahan Joko Widodo yang tanpa lelah melobi pelaku usaha dari berbagai negara baik Jepang, Korea, Eropa, Timur Tengah hingga AS untuk mau berinvestasi pengolahan hilir di Indonesia, tapi ini bukan perkara mudah karena industri-industri lanjutan ini terbiasa menikmati suplai material murah dari china, dan mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi di negaranya.
Investor akan mau berinvestasi di Indonesia bila pasar domestik Indonesia cukup menjanjikan untuk pasar produk jadi mereka, dan ini menjadikan janji investasi seperti ayam dan telur yang tak kunjung ada solusinya.
Tantangan hilirisasimulti-komoditas
PR di nikel belum usai, tapi pemerintah tak mau menyerah dengan mengandalkan satu komoditas. Mimpi Indonesia dalam hilirisasi tercermin dalam blue print hilirisasi komoditas yang disusun BKPM pada 2023 lalu. Ambisi hilirisasi multi-komoditas dibuat secara komprehensif menyangkut komoditas mineral, batu bara, migas, perkebunan, pertanian, perikanan, hingga kehutanan.
Sekali lagi, ambisi hilirisasi sebagai game changer untuk naik ke tangga menuju negara maju tak bisa dielakkan --mustahil ada negara maju tanpa industri. Namun, Indonesia harus menerima takdirnya bahwa upaya akselerasi ekonomi berlangsung di tengah situasi dunia yang tidak baik-baik saja; di tengah ketegangan pasar global yang mengarah pada proteksionisme dan perang dagang yanf masih terjadi; ditambah lesunya pertumbuhan ekonomi di pasar-pasar potensial seperti AS, Uni Eropa, dan Asia Timur akibat inflasi yang melambung sebagai dampak penarikan kembali uang beredar yang luar biasa besar selama penanganan pandemi Covid-19 sehingga pasar uang menjadi pasar yang labil diperkirakan dalam 4-5 tahun ke depan.
Maka, kerja hilirisasi kita membutuhkan kerja luar biasa ekstra, bukan hanya soal membereskan masalah-masalah domestik yang menghambat investasi tetapi juga harus lihai membaca peluang pasar yang amat sempit. Penempatan, Bahlil di Kementerian ESDM menjadi sorotan apakah keandalannya di BKPM yang memadukan keterlatihan organisasional sebagai kader pergerakan mahasiswa, HMI, dan kepiawaian skill bisnis di sektor SDA dan juga kepiawaian mengelola jejaring bisnis yang dilatihnya selama berkiprah di HIMPI, dan kini ditambah lagi power-nya dengan mengendalikan partai terbesar kedua di Indonesia, Partai Golkar.
Namun, mampukah semuanya itu menjadi bekal untuk mengatasi mangkraknya cita-cita awal pemerintahan Jokowi yang sudah 10 tahun masih jalan di tempat? Ada tiga PR besar yang harus segera diselesaikan untuk menciptakan kedaulatan energi, sekaligus menyelamatkan neraca pembayaran nasional dalam jangka panjang.
Pertama, hilirisasi migas dengan pengembangan kapasitas kilang domestik, mayoritas proyek kilang relatif stagnan dan berjalan lambat, belum kinerja industri hulu migas untuk mempercepat investasi skala jumbo di berbagai blok potensial, seperti Blok Masela, Indonesia Deep Water, Blok Agung, dan Blok Andaman. Defisit perdagangan minyak, khususnya BBM dan LPG menjadi momok bagi neraca pembayaran, sekaligus beban berat bagi APBN yang harus segera diatasi dengan menggenjot industri hulu dan hilir migas sekaligus.
Kedua, optimalisasi pemanfaatan gas alam baik pipa ataupun LNG untuk kebutuhan domestik, hal ini juga menjadi perhatian di mana DMO migas sering terhambat oleh infrastruktur distribusi yang masih relatif lamban perkembangannya, sementara sektor industri potensial juga butuh kepastian ketersediaan suplai energi sebelum mau masuk mengembangkan skala produksinya.
Terobosan besar yang dilakukan pemerintah Joko Widodo terkait distribusi gas dilakukan di ujung Sumatera dengan instalasi jalur pipa gas dari Arun hingga Medan yang berhasil menghidupkan jaringan industri di sekitarnya. Hal ini akan semakin menarik bila nantinya Blok Andaman benar-benar bisa beroperasi. Hilirisasi lain yang cukup prestisius berjalan di wilayah Luwuk dan Teluk Bintuni, sumber gas alam dan LNG dapat terus berkembang dan memasok industri-industri potensial di sekitarnya.
Tentu gas menjadi motor industri yang luar biasa sekaligus menjadi penyangga stabilitas sistem ketahanan energi nasional, produksi industri berat, kimia, hingga pupuk sangat bergantung pada eksistensi pasokan gas dan LNG sebagaimana yang kini kita saksikan di wilayah Bontang (Kalimantan Timur) dan Gresik (Jawa Timur).
Ketiga, yang paling penting untuk dikerjakan adalah melakukan hilirisasi batu bara. Di tengah isu perubahan iklim, pertambangan batu bara dianggap menjadi momok mengingat dampak lingkungan yang serius, jejak emisi karbon yang paling tinggi, hingga sistem distribusinya yang berbahaya bagi lingkungan sepanjang jalur distribusi dan penyimpanan (stockpill).
Maka hilirisasi batu bara untuk mengonversinya menjadi grey energy yang meski tetap tidak netral emisi tetapi lebih ramah lingkungan dan terkendali dampaknya perlu dilakukan. Potensi pengembangan batu bara menjadi DME untuk substitusi LPG telah lama dikaji dan diujicoba, namun belum ada upaya komersial yang dilakukan.
Eksploitasi batu bara per tahun di Indonesia mencapai 600 juta ton, angka yang mencengangkan di mana 60-70%-nya untuk tujuan ekspor. Seandainya ekspor batu bara dikendalikan, kita butuh alternatif devisa yang itu bisa diwujudkan jika batu bara dikonversi menjadi berbagai komoditas bernilai tinggi seperti DME atau bahkan dengan PLTU mulut tambang yang berorientasi memproduksi hidrogen.
Keduanya akan menjadi game changer bagi ketahanan dan kedaulatan energi nasional di masa depan asal pemerintah mampu membangun roadmap transisi yang serius, komprehensif, dan konsekuen, mengingat pembiayaan investasi industri energi sangat tinggi sehingga akan merugikan bila rencana strategisnya terus berubah-ubah. Upaya memasukan hidrogen dalam skenario Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) terus dikaji dan diharapkan nanti bisa disambut oleh kanal industri turunan.
Ketahanan energi inilah yang nantinya memungkinkan pula proses hilirisasi dan pengembangan produk-produk turunan mineral lainnya dapat dilakukan sebut saja bauksit menjadi alumina hinnga menjadi aluminium, atau timah, tembaga, dan besi kesemuanya merupakan proses peleburan dengan teknologi yang membutuhkan dukungan listrik dan gas yang stabil, begitu pula dengan eksistensi industri-industri turunannya.
Pada akhirnya, inilah ujian bukan hanya untuk Sang Menteri ESDM yang baru semata, tapi juga buat kabinet baru pemerintahan di bawah Presiden terpilih Prabowo Subianto yang sudah tampak menyiapkan tim transisinya dan diberi ruang seluas-luasnya oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo untum menjalankan segala rencana percepatan tersebut. Kita sama-sama berharap langkah-langkah taktis hilirisasi akan segera terwujud dan memberikan dampak nyata pada kesejahteraan masyarakat dan kebangkita ekonomi riil di daerah, serta dengan seksama mampu memberikan perhatian serius pada upaya pengendalian dampak lingkungan demi keberlanjutan ekonomi masa depan.
Hafidz Arfandipeneliti Sustainability Learning Center, Anggota HIMPI Jaya angkatan 2024
(mmu/mmu)
Tinggalkan Batu Bara, Kazakhstan Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Kazakhstan menggelar referendum untuk pembangunan PLTN pertama. Sebagian besar masyarakatnya mendukung. [245] url asal
#pembangkit-listrik-tenaga-nuklir #energi-terbarukan #kazakhstan #batu-bara #referendum
(detikFinance - Sosok) 07/10/24 08:15
v/16097732/
Jakarta - Hasil pemungutan suara dari referendum, masyarakat Kazakhstan telah memberikan suara mengenai rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di negara itu.
Kemudian hasil yang keluar menunjukkan sebagian besar masyarakat mendukung gagasan yang dipromosikan oleh kabinet Presiden Kassym-Jomart Tokayev. Pembangunan PLTN itu sebagai cara untuk menghentikan PLT batu bara yang mencemari lingkungan.
Komisi Pemilihan Umum Pusat menyebut hampir 64% pemilih terdaftar memberikan suara mereka pada pukul 8 malam waktu setempat. Sementara Lembaga survei lokal SOCIS-A dari sekitar 284.000 pemilih menunjukkan 69,8% dari mereka memberikan suara mendukung rencana pembangunan PLTN.
Kazakhstan sendiri sudah mengimpor listrik, sebagian besar dari Rusia. Importasi dilakukan karena fasilitas sendiri banyak sudah tua, sehingga kesulitan memenuhi permintaan domestik. Sementara batu bara dianggap sebagai sumber energi yang paling berpolusi.
Pemerintah mengatakan pasokan energi yang andal diperlukan untuk melengkapi sumber terbarukan seperti tenaga surya dan angin.
Karena Kazakhstan adalah salah satu produsen uranium terbesar di dunia, tenaga nuklir adalah pilihan yang logis. Kebutuhan biaya pembangunan PLTN itu diperkirakan akan menelan biaya US$ 10 miliar- US$ 12 miliar
Namun, rencana tersebut juga telah menghadapi kritik publik karena kekhawatiran tentang bahaya pengujian nuklir dan dicurigai Rusia akan terlibat dalam proyek tersebut.
"Saya telah sampai pada kesimpulan bahwa keputusan untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir, dan membangunnya dengan (perusahaan nuklir negara Rusia) Rosatom, telah dibuat di (kantor Tokayev) dan masyarakat Kazakhstan diundang ke tempat pemungutan suara sebagai 'notaris' untuk mengesahkan keputusan ini dengan suara mereka," tulis blogger populer Vadim Boreiko.
(ada/rrd)
PLN berdayakan warga Tasikmalaya produksi biomassa untuk cofiring PLTU
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendukung penggunaan energi bersih dengan memberdayakan masyarakat di Desa Bojongkapol Kecamatan Bojonggambir ... [354] url asal
#pln #pln-epi #biomassa #batu-bara #pltu
(Antara) 26/09/24 16:41
v/15603500/
PLN mempunyai program menurunkan emisi dengan langkah konkret yaitu pemanfaatan biomassa sebagai substitusi batu bara di PLTU
Tasikmalaya (ANTARA) - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendukung penggunaan energi bersih dengan memberdayakan masyarakat di Desa Bojongkapol Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Masyarakat diberdayakan dengan ikut memproduksi biomassa untuk memenuhi kebutuhan implementasi teknologi pencampuran bahan bakar (cofiring) di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia Iwan Agung Firstantara di Tasikmalaya, Kamis, mengatakan pemberdayaan ini merupakan bagian dari upaya PLN mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi melalui pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar cofiring PLTU sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“PT PLN EPI sebagai bagian dari PLN mempunyai program untuk menurunkan emisi dengan langkah konkret yaitu pemanfaatan biomassa ini sebagai substitusi batu bara di PLTU,” kata Iwan Agung Firstantara.
Iwan menjelaskan bahwa PLN terus berupaya memastikan keberlanjutan pasokan biomassa melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, sehingga program ini tidak hanya meningkatkan ketahanan energi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Ini proyek bersama dengan masyarakat, pemberdayaan masyarakat dengan sistem pertanian terpadu dan pemanfaatan baku biomassa untuk cofiring,” kata dia.
Dia mengungkapkan konsep program tersebut memanfaatkan lahan kritis untuk menanam tanaman energi multifungsi, seperti Indigofera yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa sekaligus pakan ternak.
“Program tersebut menghasilkan multiproduk berupa produk pertanian apakah cabai, timun dan sebagainya dan daun untuk pakan ternak, sekaligus batang pohonnya akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa menggantikan sebagian batu bara yang kita bakar di PLTU,” katanya.
Adapun pemberdayaan masyarakat di Desa Bojongkapol ini telah dimulai sejak November 2023, ketika PLN menanam sebanyak 30.000 tanaman Indigofera di lahan seluas 30 hektare.
“Dalam kurun waktu sembilan bulan, tanaman Indigofera tersebut telah tumbuh mencapai ketinggian sekitar dua meter dan daunnya siap dipanen untuk digunakan sebagai pakan ternak,”
Melihat keberhasilan tahap awal, kata dia, PLN kini melakukan perluasan skala proyek menjadi 100 hektare dengan penanaman 100.000 tanaman Indigofera yang ditanam untuk menjaga keberlanjutan pasokan biomassa.
"Dengan melibatkan masyarakat dalam budidaya tanaman energi, kami tidak hanya mengamankan pasokan biomassa, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mereka," kata Iwan.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2024
IDSurvey Perluas Jaringan Penuhi Kebutuhan Industri Batu Bara
IDSurvey memanfaatkan kesempatan di acara ini untuk memperluas jaringan industri, menjalin kolaborasi baru, memahami tren yang ada, serta tantangan yang dihadapi... | Halaman Lengkap [367] url asal
(SINDOnews Ekbis) 22/09/24 21:55
v/15407052/
JAKARTA - Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey melalui anak perusahaannya, Sucofindo, dan Surveyor Indonesia hadir di acara Coaltrans Asia 2024 di Bali. IDSurvey memanfaatkan kesempatan di acara ini untuk memperluas jaringan industri, menjalin kolaborasi baru, memahami tren yang ada, serta tantangan yang dihadapi di sektor batu bara.Direktur Hubungan Kelembagaan IDSurvey, Andry Tanudjaja mengatakan Coaltrans Asia 2024 merupakan acara industri batu bara yang paling berpengaruh secara skala global.
"Acara ini berfokus pada inovasi, keberlanjutan, dan teknologi dalam industri pertambangan dan perdagangan batu bara, sekaligus sebagai panggung bagi para pelaku industri untuk berbagi pengetahuan dan menjalin kerja sama," katanya, dikutip, Minggu (22/9/2024).
Baca Juga: Sah! Tri Winarno Resmi Dilantik Bahlil Jadi Dirjen Minerba
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Indonesia bertekad mencapai nol emisi karbon dengan rencana yang jelas untuk mempercepat dekarbonisasi. Profil emisi Indonesia didominasi oleh sektor ketenagalistrikan dan transportasi.
Listrik menduduki peringkat pertama sekitar 42 persen dan transportasi sekitar 23 persen. Data itu menurut data emisi karbon dioksida dari pembakaran berdasarkan sektor pada tahun 2021. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia merumuskan rencana untuk melakukan dekarbonisasi berdasarkan profil emisi.
"Ya, caranya dengan decarbonize the grid, jadi mengurangi ketergantungan batu bara dan membangun energi terbarukan dan transmission. Lalu, electrify transportation, clean up industries, melindungi dan meremajakan alam, serta menyerap kelebihan karbon dari atmosfer melalui CCS," ujar Luhut saat Coaltrans Asia 2024.
Selama upaya dekarbonisasi, Luhut menyebut pemerintah Indonesia menangkap bahwa setiap negara memiliki cara yang berbeda. Dengan demikian, tidak semua negara bisa menerapkan solusi dari negara maju. Serta, berharap Coaltrans Asia 2024 membuahkan hasil.
"Acara ini merupakan acara penting yang dapat membantu meningkatkan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia dan dunia," katanya.
Baca Juga: Tambang Batu Bara di Lahat Diminta Perhatikan Aspek Lingkungan
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Hubungan Kelembagaan IDSurvey, Direktur Layanan Sumber Daya Alam PT Sucofindo, dan Direktur Komersial PT Surveyor Indonesia. Selama acara, IDSurvey, melalui Sucofindo dan Surveyor Indonesia menyediakan Executive Lounge yang di mana para peserta acara bertemu dengan tim dari IDSurvey untuk berkonsultasi, mengidentifikasi, dan merancang solusi yang tepat untuk berbisnis bersama ke depannya.
Selain itu, IDSurvey juga memperkenalkan layanan-layanan inovatif yang ada untuk memenuhi kebutuhan industri batu bara yang terus berkembang.
PLTU Batubara Jadi Disuntik Mati? Ini Kata Bahlil
Menteri ESDM menegaskan posisi pemerintah Indonesia dalam pemanfaatan batubara sebagai sumber energi harus tetap sejalan dengan komitmen kebijakan Net Zero Emission.... | Halaman Lengkap [420] url asal
#pltu #batu-bara #pembangkit-listrik #berita-ekonomi
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 10/09/24 12:53
v/14952955/
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan posisi pemerintah Indonesia dalam pemanfaatan batubara sebagai sumber energi harus tetap sejalan dengan komitmen kebijakan Net Zero Emission (NZE).Langkah konkrit yang akan diambil terkait pemanfaatan batubara dalam pembangkit listrik meliputi pengurangan secara bertahap dan penerapan Clean Coal Technology (CCT) pada pembangkit yang masih beroperasi.
"Seiring dengan upaya Indonesia menuju net zero, kami berkomitmen untuk memastikan keamanan pasokan energi dalam negeri tetap terjaga. Batubara akan tetap memiliki perannya sesuai dengan bauran energi kita. Namun menuju net zero akan didukung oleh kebijakan, investasi, dan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ramah lingkungan," jelas Bahlil di Acara Coaltrans Asia 2024 di Bali, Senin (9/9/2024).
Terkait dengan kebijakan PLTU, lanjut Bahlil, pemerintah saat ini sedang menyusun peta jalan pemensiunan dini PLTU berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.Sebanyak 13 PLTU direncanakan akan dipensiunkan secara dini secara bertahap dengan mempertimbangkan keekonomian serta tidak menimbulkan gejolak kekurangan pasokan dan kenaikan harga listrik.
Sedangkan untuk PLTU yang beroperasi akan diterapkan teknologi CCT, antara lain dengan mengimplementasikan teknologi supercritical dan ultra-supercritical.
Terdapat 7 tujuh PLTU batubara yang telah beroperasi menggunakan teknologi supercritical dan ultra supercritical dengan total kapasitas 5.455 MW, yaitu PLTU Cirebon (660 MW), PLTU Paiton 3 (815 MW), PLTU Cilacap 3 (660 MW), PLTU Adipala (660 MW), PLTU Banten/LBE 1 (660MW), PLTU Jawa 7 Unit 1 (1.000 MW) dan PLTU Jawa 8 (1.000 MW).
Pemerintah juga merencanakan untuk mengembangkan PLTU batubara dengan menggunakan teknologi boiler ultra-supercritical pada sembilan lokasi di Pulau Jawa dengan total kapasitas sebesar 10.130 MW sampai dengan tahun 2028 atau sebesar 37,43 % dari total perencanaan PLTU batubara.
Selain mendorong PLTU menggunakan teknologi ramah lingkungan seperti CCT, Kementerian ESDM mendorong pula pelaksanaan cofiring (pencampuran bahan bakar) PLTU batubara dengan biomassa. Apalagi Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber energi tersebut lantaran memiliki perkebunan sawit yang dapat diolah menjadi biomassa. Strategi ini terbukti dapat mengurangi emisi yang dihasilkan oleh PLTU.
Saat ini hampir 60% atau sekitar 91 GW pembangkit listrik Indonesia berasal dari batubara. Oleh karena itu, pemerintah menyadari bahwa pengurangan penggunaan batubara sebagai sumber energi utama di Indonesia perlu dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Bahlil juga menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan transisi yang adil dan bertahap dengan mempertimbangkan kesejahteraan pekerja, masyarakat, dan industri yang bergantung pada batubara.
"Hal tersebut termasuk mengembangkan strategi untuk melatih ulang pekerja, mendiversifikasi ekonomi lokal, dan berinvestasi di industri baru yang dapat menggantikan kontribusi ekonomi batubara," tutupnya.
Kinerja Solid, Pendapatan Samindo Resources Tumbuh 40,1% di Semester I-2024
PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mencetak kenaikan laba bersih yang signifikan dari USD0,64 juta di kuartal I-2024 menjadi USD5,59 juta di kuartal II-2024. Perusahaan... | Halaman Lengkap [376] url asal
#pt-samindo-resources-tbk #sektor-pertambangan #kinerja #batu-bara
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 03/09/24 18:03
v/14877323/
JAKARTA - Perusahaan penyedia jasa pertambangan batu bara terintegrasi, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) pada semester I-2024 menunjukkan kinerja positif dengan membukukan pendapatan sebesar USD84,37 juta, tumbuh 40,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD60,24 juta.Sejalan dengan itu, perseroan juga mencetak kenaikan laba bersih yang signifikan dari USD0,64 juta di kuartal I-2024 menjadi USD5,59 juta di kuartal II-2024. "Laba bersih perseroan meningkat dengan solid meski dihadapkan pada rugi selisih kurs yang cukup signifikan sebesar USD3,19 juta," ungkap Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki di Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Dia menambahkan, pertumbuhan laba ini mencerminkan efisiensi operasional yang semakin baik dan strategi manajemen yang efektif dalam meningkatkan profitabilitas. Perseroan, jelas dia, antara lain melakukan memastikan ketersediaan alat-alat agar mampu beroperasi dengan maksimal dan menghasilkan volume yang sesuai dengan target.
"Kami juga melakukan menajemen tambang dengan memperpendek jarak pembuangan sehingga menghemat waktu dan volume angkut lebih banyak," tuturnya. Dari sisi eksternal, lanjut dia, curah hujan pun cukup baik sehingga operasional berjalan lancar. "Imbasnya, volume OB (over burden) cukup baik sehingga pendapatan meningkat," ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad Zaki mengatakan bahwa kontribusi pendapatan juga berasal dari PT Transkon Jaya Tbk yang diakuisisi perseroan akhir tahun lalu. Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan mobil pertambangan ini menyumbangkan pendapatan sebesar USD18,5 juta di semester pertama 2024.
Mengenai rugi kurs, Ahmad Zaki mengatakan bahwa membaiknya nilai tukar rupiah dari kisaran Rp16.500 per USD di awal tahun ke rata-rata Rp15.500 per USD di pertengahan tahun ini membuat kerugian nilai tukar dapat diminimalisasi. "Kita ekspektasi hingga akhir tahun mudah-mudahan nilai tukar bisa terus menguat," ucapnya.
Mengenai kinerja keuangan lainnya, Ahmad Zaki menjelaskan bahwa perseroan hingga 30 Juni 2024 mencatatkan total aset sebesar USD219,82 juta dengan kas dan setara kas sebesar USD61,91 juta. Perseroan, lanjut dia, juga berhasil menurunkan liabilitas jangka pendek dari USD48,09 juta di akhir 2023 menjadi USD37,78 juta di akhir Juni 2024.
Dengan perkembangan tersebut, Ahmad Zaki meyakini kinerja perseroan hingga akhir tahun ini akan positif, dengan target laba pendapatan sekitar USD200 juta dan laba bersih sekitar USD18 juta, sesuai target. "Kami optimis bahwa kinerja yang solid dan penguatan kurs rupiah akan mendukung pencapaian target-target perseroan ke depan," tutupnya.
PLTU Ombilin Manfaatkan Limbah Serbuk Kayu Gantikan Batu Bara
PLN Indonesia Power (PLN IP) terus genjot penggunaan biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) melalui program cofiring. PLN Indonesia Power (PLN IP) terus... | Halaman Lengkap [444] url asal
#pltu #program-cofiring-pln #batu-bara
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 29/08/24 14:43
v/14811872/
JAKARTA - PLN Indonesia Power (PLN IP) terus genjot penggunaan biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) melalui program cofiring. Kali ini di PLTU Ombilin, Sumatera Barat limbah serbuk kayu atau sawdust dimanfaatkan sebagai alternatif untuk campuran batu bara.Selain sebagai green booster dalam akselerasi transisi energi di Tanah Air, hal ini pun menimbulkan dampak ganda yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, PLTU Ombilin telah menerapkan ujicoba cofiring dengan memanfaatkan biomassa berupa sawdust sejak Mei tahun 2023. Ini merupakan komitmen PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin dalam mengakselerasi transisi energi di Indonesia.
"Penggunaan biomassa di unit pembangkit PLN IP ini akan turut menurunkan emisi yang berasal dari sektor ketenagalistrikan, hal ini merupakan dukungan korporasi sebagai key player sektor hulu kelistrikan kepada Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emision pada tahun 2060," kata Edwin melalui keterangannya dikutip Kamis (29/8/2024).
Baca Juga: PLN IP Manfaatkan Green Ammonia untuk Bahan Bakar Alternatif PLTU
Edwin mengungkapkan, PLN Indonesia Power UBP Ombilin telah menggunakan 6.540,96 ton sawdust yang menghasilkan daya listrik sebesar 4.995,19 Megawatt hour (MWh) untuk menopang kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Tengah.
"Penggunaan biomass untuk bahan bakar cofiring PLTU Ombilin akan terus ditingkatkan sampai dengan 5 persen untuk tahun 2024 hingga 2025," tuturnya.
Selain menggunakan limbah serbuk kayu atau sawdust, sumber lain yang digunakan untuk biomass cofiring berasal dari tanaman energi yang ditanam pada lahan kering atau dibudidayakan pada kawasan hutan tanaman energi seperti pohon kaliandra, gamal dan lamtoro.
Pada sisi lain, Edwin menjelaskan bahwa dalam proses penyediaan sawdust PLN Indonesia Power UBP Ombilin mengusung konsep ekonomi kerakyatan, dimana masyarakat dilibatkan dalam menyediakan bahan baku sawdust. Dengan begitu, program cofiring ini tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi karbon dan transisi energi, namun juga meningkatkan perkonomian masyarakat secara langsung.
"Program ujicoba cofiring ini memberikan banyak manfaat, dari sisi korporasi maupun juga dari sisi masyarakat. Dimana program ini turut meningkatkan penghasilan bagi masyarakat dengan memasok sawdust ke PLTU Ombilin," ujar Edwin.
Baca Juga: Peningkatan Produksi Biomassa PLN Dorong Lapangan Kerja di Daerah
Idris salah seorang masyarakat Desa Tanjung Kalieng, Kamang Baru, Sijunjung mengatakan dengan adanya pemanfaatan serbuk kayu menjadi menjadi sawdust melalui program cofiring memberikan beragam keuntungan. Biasanya serbuk kayu tersebut hanya menjadi limbah, tetapi kini sampah tersebut memiliki nilai ekonomi sehingga masyarakat memiliki penghasilan tambahan.
"Dengan adanya program ujicoba cofiring dari PLTU Ombilin ini sangat menguntungkan bagi kami selaku masyarakat, selain tidak lagi menjadi tumpukan limbah yang menggunung dan pemanfaatan limbah ini juga dapat mengurangi potensi polusi, dimana dulunya kami mempunyai kebiasaan melakukan pembakaran untuk mengurangi tumpukan di sawmill, kami dapat menjualnya sebagai tambahan penghasilan bagi anggota kelompok yang bekerja disini," tutup Idris.
PTBA cetak penjualan batu bara 20,1 juta ton di semester I-2024
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan penjualan batu bara sebanyak 20,1 juta ton pada semester I- 2024, atau tumbuh 15 persen year on year (yoy) dibandingkan ... [398] url asal
#pt-bukit-asam-tbk #bukit-asam #ptba #batu-bara #pertambangan #coal
(Antara) 27/08/24 14:51
v/14769877/
Jakarta (ANTARA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan penjualan batu bara sebanyak 20,1 juta ton pada semester I- 2024, atau tumbuh 15 persen year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, dan merupakan rekor penjualan tertinggi periode semesteran dalam lima tahun terakhir.
Sebagai pembanding, penjualan batu bara PTBA sebanyak 13,4 juta ton pada semester I-2019, sebanyak 12,6 juta ton pada semester I-2020, sebanyak 12,9 juta ton pada semester I-2021, sebanyak 14,6 juta ton pada semester I 2022, dan sebanyak 17,4 juta ton pada semester- 2023.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTBA Farida Thamrin dalam Paparan Publik di Jakarta, Selasa, menjelaskan bahwa pencapaian rekor ditopang oleh penjualan ekspor batu bara sebanyak 8,5 juta pada semester I- 2024, atau meningkat 20 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Ia melanjutkan, realisasi Domestic Market Obligation (DMO) perseroan sebanyak 11,6 juta ton, atau tumbuh 12 persen (yoy) dibandingkan sebesar 10,3 juta ton pada periode sama tahun sebelumnya.
"Perusahaan menargetkan volume penjualan sebesar 43,1 juta ton pada tahun ini. Untuk itu, kami terus memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri serta peluang ekspor ke sejumlah negara yang memiliki prospek pertumbuhan yang tinggi, baik pasar eksisting maupun pasar-pasar baru," ujar Farida.
Ia menjelaskan, pasar ekspor perseroan semakin beragam, terdapat beberapa pasar yang berhasil dioptimalkan pada kuartal II-2024, diantaranya adalah Bangladesh dan Filipina.
“Potensi pasar-pasar utama juga dimaksimalkan, misalnya ekspor ke India berhasil meningkat 37 persen menjadi 3 juta ton,” ujar Farida.
Selain itu, lanjutnya, ekspor ke Thailand, Malaysia dan Vietnam juga meningkat signifikan, yang mana penjualan ke Thailand pada semester I-2024 sebesar 933 ribu ton, atau melesat 605 persen (yoy).
Kemudian, ekspor ke Malaysia meningkat 257 persen (yoy) menjadi 488 ribu ton, adapun ekspor ke Vietnam melonjak 164 persen (yoy) dari 461 ribu ton menjadi 1,2 juta ton.
“Peningkatan penjualan batu bara PTBA didukung oleh realisasi produksi sebesar 18,8 juta ton dan angkutan kereta api sebesar 17,3 juta ton per semester I 2024,” ujar Farida.
Farida memastikan perseroan akan terus memperkuat efisiensi di bidang operasi dan produksi dalam rangka mempertahankan kinerja positif.
“Berkat berbagai langkah, di antaranya optimalisasi rasio nisbah kupas (stripping ratio) serta jarak angkut tanah dan batu bara, biaya tunai (cash cost) turun 6 persen (yoy) menjadi Rp 844 ribu per ton,” ujar Farida.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2024
Ketua IMA sampaikan tiga fokus utama ke depan terkait pertambangan
Ketua Indonesian Mining Association (IMA) Rachmat Makkasau akan berfokus pada tiga hal utama ke depan dalam rangka membangun dunia pertambangan dan juga ... [470] url asal
#ima #indonesian-mining-association #fokus-utama #pertambangan #rachmat-makkasau #batu-bara
(Antara) 23/08/24 05:50
v/14549009/
Kita pastikan bahwa nikel kita itu tidak jelek seperti yang disampaikan oleh orang lain yang sedang mempromosikan tentang dirty nickel Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Ketua Indonesian Mining Association (IMA) Rachmat Makkasau akan berfokus pada tiga hal utama ke depan dalam rangka membangun dunia pertambangan dan juga industri.
"Tiga hal utama yang menjadi perhatian IMA ke depannya yang pertama adalah kita akan terus mendorong ketahanan energi, dan kita percaya, IMA percaya, dan juga teman-teman di industri pertambangan percaya bahwa batu bara adalah salah satu yang harus terus kita dorong. Terlepas dari polemik yang ada dengan batu bara kita percaya bahwa dengan pengelolaan batu bara yang baik, dengan memunculkan industri batu bara yang baik dan juga pengelolaan dalam hal ini pembangkit listrik, kita percaya bahwa batu bara bisa dipakai dan polusi yang ditimbulkan dari batu bara bisa dihilangkan. Dengan demikian potensi 500 tahun resources dan reserves batu bara kita itu bisa kita maksimalkan sebaik mungkin," kata Rachmat Makkasau dalam acara di Jakarta, Kamis.
Fokus kedua yakni soal clean nickel yang menjadi salah satu program penting untuk didorong bukan saja untuk IMA tetapi juga bagi Indonesia.
"Kita tahu bahwa kita ini banyak diserang dengan isu dirty nickel dan lain-lain, dan kita melihat bahwa Indonesia kurang bersuara dalam hal ini kita tidak membela diri kita sendiri, sehingga sangat penting buat industri di pertambangan dan juga pemangku kepentingan yang ada terkait dalam pertambangan untuk membantu mempromosikan bahwa banyak tambang-tambang nikel di Indonesia yang beroperasi dengan baik," kata Rachmat.
Dia menambahkan bahwa IMA percaya bahwa nikel Indonesia baik dan isu yang muncul terhadap Indonesia mengenai dirty nickel harus dilawan. Kalaupun ada kekurangan maka hal tersebut perlu diperbaiki secara bersama-sama sehingga bisa lebih baik lagi.
"Kita pastikan bahwa nikel kita itu tidak jelek seperti yang disampaikan oleh orang lain yang sedang mempromosikan tentang dirtynickel Indonesia. Nikel kita baik, nikel kita tidak buruk seperti yang diberitakan. Banyak tambang nikel yang baik, kalau ada yang kurang kita perbaiki sama-sama dan kita minta bantuan pemerintah untuk membantu membuat lebih baik lagi," kata Rachmat.
Fokus ketiga yakni peningkatan downstream industry sebagai salah satu langkah agar Indonesia dapat segera menjadi negara maju.
"Yang ketiga yang sangat penting, buat dunia pertambangan kita percaya bahwa kita sudah melakukan hal yang maksimal memastikan hilirisasi untuk komoditas tertentu sampai pada penyiapan bahan baku industri. Dan menjadi pekerjaan rumah kita tapi juga terutama pemerintah ke depannya untuk melihat bagaimana bahan baku yang sudah disiapkan untuk downstream industry ini bisa dimaksimalkan. Dan kami percaya bahwa peningkatan di dunia pertambangan itu sudah cukup baik, memang masih bisa dioptimalkan lagi, tapi kami percaya bahwa peningkatan yang signifikan itu ada pada downstream industry," katanya.
IMA percaya bahwa Indonesia bisa jauh lebih cepat akselerasinya untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yakni menjadi negara maju, dan hal tersebut terdapat pada downstream industry.
Pewarta: Aji Cakti
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2024
Profil Pama Persada (PAMA): Sejarah dan Info Lokernya di Tahun 2024
PT Pama Persada Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan, terutama penambangan batubara terbuka. [753] url asal
#astra #batu-bara #pertambangan #united-tractors
(detikFinance) 21/08/24 20:45
v/14521352/
PT Pama Persada Nusantara (PAMA) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan energi. PAMA juga memiliki sejarah panjang dalam industri pertambangan.
Mereka dikenal karena keahliannya dalam pengelolaan tambang batu bara, emas, dan nikel. Simak sejarah, profil, hingga lowongan kerja yang dibuka di perusahaan pertambangan ini.
Sejarah Pama Persada
Dilansir laman Linkedin perusahaan, pada awalnya, PAMA berdiri sejak tahun 1974 dalam bentuk divisi penyewaan di PT United Tractors. PT yang bergerak dalam proyek konstruksi, proyek pertambangan dan perminyakan, penyiapan lahan, serta penebangan.
Kemudian, pada tahun 1993 divisi tersebut berubah menjadi perusahaan independen bernama PT Pamapersada Nusantara. Saat ini, PAMA aktif dalam mengelola berbagai tambang batu bara.
PAMA juga mempunyai beberapa anak perusahaan, yani PT Kalimantan Prima Persada (KPP) dan PT Tuah Turangga Agung (TTA).
Profil Pama Persada
Dilansir laman resmi perusahaan, PT Pama Persada Nusantara merupakan kontraktor penambangan batu bara besar di dunia. PAMA berkantor pusat di daerah Jakarta Timur.
PAMA merupakan anak perusahaan yang dimiliki oleh PT United Tractors Tbk, distributor utama alat berat Komatsu di Indonesia.
PAMA termasuk perusahaan besar, tercatat perusahaan ini memiliki sekitar lebih dari 10.000 karyawan.
PAMA juga merupakan member of Astra. Di mana, PT Astra International Tbk, merupakan pemegang saham utama PT United Tractors Tbk.
Klaim keunggulan layanan mereka di antaranya, operasi penambangan, persiapan infrastruktur, pemetaan geologi hingga topografi, reklamasi dan penanaman kembali lahan bekas tambang.
Telah lebih dari 30 pengalaman, Pama Persada telah melayani berbagai sektor bisnis. Contoh, pada tahun tahun 1991 menangani PT Adaro Indonesia (Proyek Batubara), PT Multi Granitindo Utama
(Proyek Penambangan), Tahun 1993 PT Bukit Asam Tbk (Proyek Batubara), tahun 2018 PT Agincourt Resources (Proyek Emas) dan masih banyak lagi.
Saat ini, Djony Bunarto Tjondro merupakan Presiden Komisaris PAMA, dengan Frans Kesuma sebagai Komisaris, dan Kunyah Sin Cheok sebagai Komisaris.
Lowongan Kerja Pama Persada 2024
Dilihat dari laman Career Pamapersada (20/08/2024), berikut adalah lowongan kerja di Pama Persada:
1. Finance & Administration Officer
- Fresh Graduate Development Program
- Jenjang karir D3
- Batas terakhir pendaftaran 31 Agustus 2024
Deskripsi pekerjaan:
- Mencatat, membuat laporan semua transaksi dan memorinya.
- Menghitung, memotong dan melaporkan transaksi menjadi objek pajak.
- Melakukan pembayaran dan memonitor kas harian.
Persyaratan:
- Maksimal 27 tahun
- Pendidikan D3, Jurusan Akutansi
- Sudah menyelesaikan studi.
- Minimal IPK 3.00.
- Tidak buta warna.
- Sudah vaksin booster COVID-19.
- Bersedia bekerja di area job site PAMA (Kalimantan & Sumatera Selatan).
- Bersedia mematuhi seluruh persyaratan perundang-undangan, peraturan perusahaan, dan persyaratan lainnya terkait dengan keselamatan kesehatan kerja, keselamatan operasi , dan lingkungan hidup.
2. Supply Management Group Leader
- Fresh Graduate Development Program
- Jenjang karir D3
- Batas terakhir pendaftaran 26 Agustus 2024
Deskripsi pekerjaan:
Merencanakan, mengkoordinasi, dan mengontrol semua aktivitas pengadaan kebutuhan barang spare parts maupun non spare parts.
Persyaratan:
- Maksimal 27 tahun
- Pendidikan D3, jurusan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Manufaktur, atau Teknik Informatika.
- Minimal IPK 3.00.
- Tidak buta warna.
- Sudah vaksin booster COVID-19.
- Bersedia bekerja di area job site PAMA (Kalimantan & Sumatera Selatan).
- Bersedia mematuhi seluruh persyaratan perundang-undangan, peraturan perusahaan, dan persyaratan lainnya terkait dengan keselamatan kesehatan kerja, keselamatan operasi, dan lingkungan hidup.
- Sudah menyelesaikan studi.
Untuk info lebih lengkapnya dan cara mendaftar loker tersebut, kamu bisa langsung pantau dengan mengakses laman resmi kariernya di career.pamapersada.com.
(khq/fds)
