#30 tag 24jam
Usulan 6 KEK Disetujui, Target Investasi Rp 1.089 T!
Dewan Nasional KEK setujui enam KEK baru dan perluasan Nongsa, target investasi Rp 1.089,84 triliun, ciptakan 1,4 juta lapangan kerja. [694] url asal
#kawasan-ekonomi-khusus #investasi-indonesia #pengembangan-industri #kek-nongsa #regulasi-kek
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 27/09/24 08:45
v/15617361/
Parahnya Kondisi Penjualan Sepeda di Pasar Rumput, Begini Cerita Pedagangnya
Pedagang sepeda di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, mengeluh penjualan menurun drastis. Banyak toko tutup, dan mereka kesulitan memenuhi biaya sewa. [744] url asal
#penjualan-sepeda #pasar-sepeda #kondisi-ekonomi #pedagang-sepeda #sewa-toko #gulung-tikar #sepeda-bekas
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 27/09/24 08:30
v/15618883/
Duh Hampir 53.000 Orang Jadi Korban PHK!
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) meningkat sepanjang tahun ini. [230] url asal
#phk #pengangguran #kementerian-ketenagakerjaan #sektor-industri #data-ketenagakerjaan #pemutusan-hubungan-kerja
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 27/09/24 06:30
v/15612975/
PR Besar Prabowo Benahi Masalah Kelas Menengah RI
Kelas menengah di Indonesia menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. [384] url asal
#kelas-menengah #prabowo-subianto #pajak
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/09/24 21:04
v/15599496/
Utang Jatuh Tempo di Awal Pemerintahan Prabowo Rp 800 T, Ini Cara Bayarnya
Pada 2025 pemerintah harus membayar jatuh tempo mencapai Rp 800,33 triliun. Bagaimana cara bayarnya? [428] url asal
#utang-jatuh-tempo #prabowo-subianto #apbn-2025
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/09/24 19:30
v/15595374/
Begini Modus WNA China Embat Emas 774 Kg, Bikin Rugi Rp 1 T
Kementerian ESDM ungkap modus warga Tiongkok dalam tambang ilegal di Ketapang, rugikan negara Rp 1,02 triliun. Pelaku terancam hukuman 5 tahun. [356] url asal
#wna-china #tambang-ilegal #emas-774-kg #kerugian-rp-1-triliun #kementerian-esdm
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/09/24 15:34
v/15587880/
Banyak Kantor Ogah Pakai Kertas, Raksasa Printer Ini Mau PHK 2.000 Karyawannya
Ricoh berencana memangkas 2.000 pekerja global akibat menurunnya permintaan printer. Fokus perusahaan akan beralih ke transformasi digital hingga Maret 2025. [248] url asal
#ricoh #phk-karyawan #digitalisasi #printer-multifungsi #industri-percetakan #efisiensi-produksi
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/09/24 11:10
v/15582889/
Harga Beras RI Disebut Paling Mahal di ASEAN, Jokowi Buka Suara
Presiden Jokowi buka suara soal harga beras yang disebut paling mahal di Asean. [456] url asal
#harga-beras #jokowi #harga-beras-mahal #harga-beras-tinggi
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/09/24 10:47
v/15577804/
Usai Dilantik Jadi RI 1, Prabowo Pisahkan Pajak & Bea Cukai dari Kemenkeu
Presiden terpilih Prabowo Subianto akan membentuk Badan Penerimaan Negara yang khusus untuk mengurus penerimaan. [429] url asal
#kementerian-keuangan #direktorat-jenderal-pajak #bea-cukai #prabowo-subianto #kemenkeu
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 26/09/24 08:00
v/15571758/
Cek! Rincian Pajak & Bea Masuk iPhone 16
Bagi Anda yang beli iPhone 16 di luar negeri, ingat, ada pajak impor dan bea masuk yang harus dibayar. Cek selengkapnya dalam infografis berikut ini. [82] url asal
#infografis #iphone #pajak-impor #bea-masuk #iphone-16
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 25/09/24 22:54
v/15552862/
APBN Prabowo Capai Rp 3.600 T, tapi Rp 1.000 T buat Bayar Utang
APBN tahun pertama Prabowo Subianto mencapai Rp 3.600 triliun, dengan Rp 1.000 triliun untuk utang. [257] url asal
#apbn-2024 #prabowo-subianto #utang-negara #anggaran-belanja #investasi-asing #transfer-ke-daerah
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 25/09/24 16:12
v/15539771/
Hati-hati Berutang! Jangan Jorjoran, Giliran Bayar Sulit
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan generasi muda untuk bijak mengelola keuangan agar tidak terjebak utang. [288] url asal
#utang #berutang #hati-hati-berutang
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 25/09/24 15:13
v/15539801/