#30 tag 24jam
Terkini: Kata BPOM Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik, Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office
Heboh soal dugaan roti Aoka dan roti Okko menggunakan bahan pengawet kosmetik, zat sodium dehydroacetate, terus menjadi perbincangan publik. [820] url asal
#roti #bpom #pengawet-kosmetik #burhanuddin-abdullah #andi-arief #prabowo #komisaris #pln #family-office #luhut #airlangga #sri-mulyani #jokowi #pertumbuhan-ekonomi #middle-income-trap #investasi
(Bisnis Tempo) 23/07/24 19:15
v/11914257/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita-berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Selasa sore, 23 Juli 2024 dimulai dari heboh soal dugaan roti Aoka dan roti Okko menggunakan bahan pengawet kosmetik, zat sodium dehydroacetate, terus menjadi perbincangan publik. Sejumlah pihak mengeluarkan berbagai tanggapan.
Disusul, mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dan politkus Partai Demokrat Andi Arief ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Komisaris PT PLN (Persero).
Selanjutnya, pemerintah menargetkan detail program pembentukan family office rampung sebelum Oktober 2024. Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Berikutnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah sedang merancang pembentukan familly office. Kantor keluarga untuk para hartawan itu ditargetkan rampung di masa akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Terakhir, Indonesia masih masuk dalam perangkap pendapatan menengah atau middle income trap. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan masih ada tantangan untuk bisa keluar dari jebakan tersebut.
Kelima berita ini paling banyak diakses pembaca kanal Ekonomi dan Bisnis Tempo.co.
Berikut ringkasan lima berita yang trending tersebut:
Selanjutnya: 1. Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik....
<!--more-->
1. Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik, Ini Kata BPOM sampai Pakar IPB
Heboh soal dugaan roti Aoka dan roti Okko menggunakan bahan pengawet kosmetik, zat sodium dehydroacetate, terus menjadi perbincangan publik. Sejumlah pihak mengeluarkan berbagai tanggapan.
Awal mula kabar ditemukannya sodium dehydroacetate berasal dari Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo melakukan uji laboratorium atas kedua roti tersebut. Namun Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM membantahnya.
Ketua Parimbo Aftahuddin mengatakan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo ihwal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kedaluarsanya.
Berita selengkapnya baca di sini.
2. Burhanuddin Abdullah, Andi Arief, dan Orang Dekat Prabowo Jabat Komisaris di BUMN, Budi Arie: Politik Memang Seperti Itu
Mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dan politkus Partai Demokrat Andi Arief ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Komisaris PT PLN (Persero). Keduanya adalah petinggi di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) pada Pilpres 2024.
Pada Pilpres 2024, Burhanuddin Abdullah didapuk sebagai Dewan Pakar TKN, sementara Andi Arief sebagai Politikus Partai Demokrat yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju, kumpulan partai politik yang mengusung Prabowo-Gibran.
Dalam laporan Majalah Tempo edisi pekan ini, presiden terpilih Prabowo Subianto memang dikabarkan segera menempatkan orang-orang dekatnya di PT PLN. Mereka adalah Andi Arief, bekas petinggi bank sentral, dan anggota dewan pakar tim kampanyenya itu. Posisi komisaris independen di PLN pun telah ditawarkan kepada seorang tokoh di koalisi pendukungnya.
Berita selengkapnya baca di sini.
Selanjutnya: 3. Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office....
<!--more-->
3. Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office
Pemerintah menargetkan detail program pembentukan family office rampung sebelum Oktober 2024. Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Luhut, saat ini pemerintah sedang memfinalisasi pembentukan family office agar selesai sebelum masa transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Prabowo Subianto.
Luhut menyebut akan memberikan insentif pajak kepada para pengusaha asing, dengan kewajiban investasi dari uang yang mereka tanam di Indonesia. Dia juga menjelaskan, mengenai jumlah minimum uang yang dimasukkan pengusaha, nilai investasi, dan jumlah pegawai family office, itu hal teknis yang harus selesai sebelum peralihan pemerintahan.
Berita selengkapnya baca di sini.
4. Luhut Targetkan Pembahasan Family Office Rampung Oktober 2024, Airlangga: Kita Masih Belajar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah sedang merancang pembentukan familly office. Kantor keluarga untuk para hartawan itu ditargetkan rampung di masa akhir pemerintahan presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Luhut memaparkan dirinya sudah mengajukan beberapa mekanisme ke Jokowi. Salah satunya adalah penunjukan juri internasional yang akan memberikan kepastian hukum kepada orang yang beinvestasi. Selanjutnya terkait jumlah investasi dan berapa pegawai yang diserap lewat kantor keluarga.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto enggan menanggapi pembahasan kantor keluarga yang ditargetkan rampung sebelum Jokowi lengser. Menurut dia, family office masih dikaji hingga saat ini. “Kita masih belajar,” kata dia singkat di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024.
Berita selengkapnya baca di sini.
Selanjutnya: 5. Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia....
<!--more-->
5. Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus 6 sampai 7 Persen untuk Keluar dari Middle Income Trap
Indonesia masih masuk dalam perangkap pendapatan menengah atau middle income trap. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan masih ada tantangan untuk bisa keluar dari jebakan tersebut.
Pemimpin Partai Golkar itu berujar untuk mewujudkan hal itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai 6-7 persen dengan pertumbuhan nilai investasi 7 persen per tahun. Ia juga merespons presiden terpilih Prabowo Subianto yang berharap ekonomi berkembang di atas itu.
“Pak Prabowo berharap di tahun ketiga hingga kelima mencapai 8 persen, sehingga ini menjadi tantangan kita semua,” kata Airlangga dalam acara Memorial Lecture: Mengenang Visi BJ Habibie di Jakarta, Selasa 23 Juli 2024. "Prabowo berharap di tahun 3, 4, atau 5 mencapai 8 persen, sehingga ini jadi tantangan kita semua."
Berita selengkapnya baca di sini.
YLKI Pertanyakan Transparansi Izin Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Pengawet Kosmetik
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) minta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) transparan dalam kajian izin edar roti Aoka dan Okko. [643] url asal
#okko #aoka #roti-aoka #roti-okko #ylki #bpom #pengawet-kosmetik #roti-aoka-dan-okko
(Bisnis Tempo) 23/07/24 14:09
v/11829798/
TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengingatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak jumawa dan mesti mengkaji ulang izin roti Aoka dan Okko yang diduga mengandung pengawet kosmetik. YLKI juga mendorong BPOM untuk lebih transparan dalam mengkaji ulang sebuah produk untuk perolehan izin sebelum beredar di pasaran.
Menurut Ketua YLKI Tulus Abadi, BPOM juga harus mengkaji ulang standarisasi dalam perizinan roti Aoka dan Okko. Alih-alih mengklaim uji laboratorium di luar BPOM tidak bisa dipercaya, Tulus berpendapat seharusnya lembaga itu menerima masukan dan mengkaji ulang komponen yang tidak lazim dalam kedua jenama roti tersebut.
"Apakah benar standar BPOM sudahthe best? Apalagi kalau temuan (laboratorium SGS) itu tidak lazim dan di negara lain tdk digunakan. Ini menjadi aneh kalau BPOM melegalkan zat tersebut sebagai bahan pangan," kata Tulus saat dihubungi Tempo, Selasa, 23 Juli 2024.
Selain itu, Tulus mengatakan BPOM harus segera menanggapi persoalan ini dengan cepat. Agar informasi di masyarakat tidak simpang siur, sebab, produsen roti Aoka dan Okko kompak membantah dugaan penggunaan bahan kosmetik untuk pengawet.
"BPOM harus lebih proaktif dalam pengawasan pasca pasar, dan proaktif dalam memberikan tanggapan cepat terhadap kasus baru di lapangan agar masyarakat tidak bingung dan simpang siur," katanya.
Sebelumnya, Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menerima laporan dari anggota soal peredaran roti Aoka dan Okko yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
Karena penasaran, paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Namun, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawat mengatakan bahwa hasil uji laboratorium BPOM tidak mendeteksi bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma Rabu, 17 Juli 2024.
PT Abadi Rasa Food, produsen roti Okko, mengatakan roti buatan perusahaannya bisa bertahan lama karena diproduksi dalam ruangan yang berstandar internasional dan steril seperti ruang operasi rumah sakit. Selain itu pengemasan roti Okko memakai mesin otomatis.
Ketua Ikatan Ahli Boga DKI Jakarta M Ibnu Sina mengatakan roti Aoka dan Okko yang disebut bisa awet, tidak jamuran, hingga enam bulan adalah hal yang tidak wajar. Menurut dia, belum ada roti yang bisa bertahan hingga enam bulan jika menggunakan bahan dan proses yang wajar.
Alasannya, ingredient roti, termasuk roti Aoka dan Okko, pasti mengandung ragi. Makanan yang mengandung unsur ragi umumnya tidak bisa bertahan lama. Umumnya roti sejenis ini hanya bisa bertahan selama dua minggu saja. "Bisa bertahan sampai enam bulan sangat tidak wajar," kata Ibnu kepadaTempo, Selasa, 23 Juli 2024.
Ibnu menjelaskan, ragi mengandung bakteri yang memicu pertumbuhan jamur pada roti. Apalagi di negara seperti Indonesia yang beriklim tropis, roti yang menggunakan ragi semakin mudah berjamur.
Lebih lanjut, Ibnu mengatakan, roti Aoka dan Okko yang bertekstur basah atau lembab dan manis akan semakin tidak wajar jika bisa bertahan sampai berbulan-bulan. Meski dikemas menggunakan udara nitrogen di dalam kemasan, hal itu tidak akan menambah masa ketahanan sebuah roti.
"Roti pada umumnya itu paling lama bertahan dua minggu. Seperti roti-roti yang sudah beredar di pasaran seperti sari roti dan lain-lain," katanya.
Ibnu mengatakan, ketika roti sudah mendekati usia dua minggu sejak diproduksi, tekstur dan warnanya akan mulai berubah. Dari segi rasa pun akan sedikit lebih pahit. Penjamuran dan perubahan tekstur pada roti merupakan hal yang wajar. "Walaupun pakai pengawet, roti hanya bisa bertahan hingga dua minggu," Ibnu menegaskan.
Selengkapnya Baca:Penjelasan Produsen Roti Aoka dan Okko soal Bahan Pengawet Berbahaya
RADEN PUTRI | MAJALAH TEMPO
Roti Aoka dan Okko 6 Bulan Tidak Jamuran, Ahli Boga: Tidak Wajar, Ini Alasannya
Ahli boga berpendapat roti Aoka dan Okko yang bisa bertahan hingga 6 bulan adalah tidak wajar. Berikut ini penjelasannya. [786] url asal
#aoka #okko #roti-aoka #roti-okko #bpom #pengawet-kosmetik #roti
(Bisnis Tempo) 23/07/24 13:27
v/11824315/
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Ikatan Ahli Boga DKI Jakarta M Ibnu Sina mengatakan roti Aoka dan Okko yang disebut bisa awet, tidak jamuran, hingga enam bulan adalah hal yang tidak wajar. Menurut dia, belum ada roti yang bisa bertahan hingga enam bulan jika menggunakan bahan dan proses yang wajar.
Alasannya, ingredient roti, termasuk roti Aoka dan Okko, pasti mengandung ragi. Makanan yang mengandung unsur ragi umumnya tidak bisa bertahan lama. Umumnya roti sejenis ini hanya bisa bertahan selama dua minggu saja. "Bisa bertahan sampai enam bulan sangat tidak wajar," kata Ibnu kepadaTempo, Selasa, 23 Juli 2024.
Ibnu menjelaskan, ragi mengandung bakteri yang memicu pertumbuhan jamur pada roti. Apalagi di negara seperti Indonesia yang beriklim tropis, roti yang menggunakan ragi semakin mudah berjamur.
Lebih lanjut, Ibnu mengatakan, roti Aoka dan Okko yang bertekstur basah atau lembab dan manis akan semakin tidak wajar jika bisa bertahan sampai berbulan-bulan. Meski dikemas menggunakan udara nitrogen di dalam kemasan, hal itu tidak akan menambah masa ketahanan sebuah roti.
"Roti pada umumnya itu paling lama bertahan dua minggu. Seperti roti-roti yang sudah beredar di pasaran seperti sari roti dan lain-lain," katanya.
Ibnu mengatakan, ketika roti sudah mendekati usia dua minggu sejak diproduksi, tekstur dan warnanya akan mulai berubah. Dari segi rasa pun akan sedikit lebih pahit. Penjamuran dan perubahan tekstur pada roti merupakan hal yang wajar. "Walaupun pakai pengawet, roti hanya bisa bertahan hingga dua minggu," Ibnu menegaskan.
Ibnu menambahkan Ikatan Ahli Boga baru mengenal zat sodium dehydroacetate yang ditemukan dalam roti jenama Aoka dan Okko. Dia menuturkan, produsen roti selama ini menggunakan kalsium propionat.
"Untuk pengawet sodium dehydroacetate ini saya baru dengar. Teman-teman yang berkecimpung di industri makanan juga tidak mengenal zat pengawet ini," kata Ibnu.
Kemudian Ibnu mengatakan pada kemasan roti Aoka terdapat pemberitahuan khusus bahwa produk tersebut mengandung alergen. Dia mengatakan alergen bisa memicu gangguan pencernaan jika mengkonsumsinya dalam jumlah berlebih.
"Karena memakai zat pengawet yang belum dikenal, dan belum jelas apakah bahan pengawet tersebut sudah melalui uji klinis, maka diberi warning bahwa roti itu riskan akan mengakibatkan dampak alergi bagi konsumen mempunyai alergi," katanya
Sebelumnya, Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menyampaikan hasil uji laboratorium yang berbeda dari BPOM. Berdasarkan laporanMajalah Tempo, Ketua Parimbo Aftahuddin menjelaskan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo soal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
Karena penasaran, paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Ihwal tes laboratorium, kepada Tempo, manajemen SGS Indonesia menyatakan mereka melayani jasa pengujian natrium dehydroacetate dan natrium asetat dalam produk makanan. Jenis pengujian tersebut masing-masing dilakukan dengan metode standar AOAC 983.16 dan LFOD-TST-SOP-8477 (Ref. EN 17294:2019). "Tes-tes ini relatif cepat dilakukan" demikian keterangan manajemen SGS Indonesia pada Kamis, 18 Juli 2024"
Berdasarkan laporan MajalahTempoberjudul “Tanggapan BPOM Soal Roti Berbahan Pengawet Kosmetik,” Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium BPOM tidak mendeteksi bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepadaTempo,Rabu, 17 Juli 2024
Sementara itu PT Abadi Rasa Food, produsen roti Okko, menanggapi kabar tentang dugaan penggunaan bahan pengawet kosmetik, bernama zat sodium dehydroacetate dalam produk rotinya. Jimmy membantah roti produksi perusahaan mereka mengandung zat berbahaya.
Dia mengatakan roti buatan perusahaannya bisa bertahan lama karena diproduksi dalam ruangan yang berstandar internasional dan steril seperti ruang operasi rumah sakit.
“Ruangan produksi dibuat berstandar internasional, steril seperti ruang operasi rumah sakit. Roti bisa tahan 60-90 hari karena proses produksi yang higienis dan kandungan bahan yang sudah ditetapkan sesuai dengan peraturan BPOM. Tempatnya harus bersih sekali, tidak boleh ada bakteri sama sekali, sesuai dengan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Kuncinya di pengemasan,” ucap Jimmy pada Selasa, 16 Juli 2024.
Menurut Jimmy, pengemasan roti Okko memakai mesin otomatis. Hal ini yang membedakan produksi roti Okko dan industri roti rumahan lain. “Pakai mesin otomatis. Kalau cara manual enggak bisa. Cara ini berbeda dengan industri roti rumahan. Kemasannya juga kami pesan ke perusahaan yang berstandar ISO, harus tahan tekanan 80 kilogram,” katanya.
Selengkapnya Baca:Penjelasan Produsen Roti Aoka dan Okko soal Bahan Pengawet Berbahaya
RADEN PUTRI | MAJALAH TEMPO
Terkini: Beda BPOM dan SGS Mengenai Pengawet Roti Aoka dan Okko, Tiket Pesawat akan Turun sebelum Jokowi Diganti Prabowo
Berita terkini: BPOM dan SGS beda pendapat mengenai dugaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko. Tiket pesawat akan turun sebelum Jokowi diganti Pr [1,139] url asal
#aoka #okko #roti-aoka #roti-okko #bpom #pengawet-kosmetik #tiket-pesawat #jokowi #prabowo #joko-widodo #sandiaga-uno #bakti #pilkada #bapanas #sembako #asuransi #wajib-asuransi-kendaraan
(Bisnis Tempo) 23/07/24 12:24
v/11824321/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah mengenai dugaan penggunaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet. Sementara hasil uji laboratorium SGS justru sebaliknya.
Berita lain yang juga banyak dibaca adalah mengenaiKapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan. Hingga hari ini kapal tersebut masih belum ditemukan.
Lalu berita mengenai Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Kemudian berita tentang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menjanjikan harga tiket pesawat akan turun 10 persen sebelum Presiden Joko Widodo atau Jokowi digantikan oleh Prabowo Subianto.
Selanjutnya adalah berita mengenai rencana pemerintah untuk menjalankan program wajib asuransi kendaraan bermotor. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan ada usulan pembayaran premi asuransi itu akan digabung dengan pembayaran pajak kendaraan.
Berikut rangkuman berita terkiniTempo.co:
- Kasus Pengawet Kosmetik Roti Aoka dan Okko, Hasil Uji BPOM dan SGS Berbeda
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium pihaknya tidak mendeteksi adanya bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepada Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
Sementara itu Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menyampaikan hasil uji laboratorium yang berbeda dari BPOM. Berdasarkan laporanMajalah Tempo, Ketua Parimbo Aftahuddin menjelaskan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo soal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
Paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya: Kronologis Hilangnya Kapal LCT Cita XX P di Papua...
<!--more-->
- Kronologi Kapal LCT Cita XX Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang di Papua, Kabar Terakhir Berlayar Dekat Pesisir
Kapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan, masih belum ditemukan sampai Selasa, 23 Juli 2024.
MenkominfoBudi Arie Setiadi meminta BAKTI mengutamakan penyelamatan awak Kapal Cita XX.
"Yang utama adalah menyelamatkan nyawa 12 awak kapal tersebut. Karena nyawa manusia lebih penting dari apapun. Saya perintahkan BAKTI Kominfo melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin," kata Budi Arie dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa.
Kapal LCT ataulanding craft transport,yang dirancang khusus untuk memuat dan mengangkut kargo berat dan personel itu, berangkat dari Timika pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 05.43 WITA. Menurut jadwal, mereka seharusnya sampai di Yahukimo pada Kamis, 18 Juli 2024.
Namun kapal kemudian hilang kontak. Kontak terakhir LCT Cita XX diterima oleh Kapal Prima Jaya pada Selasa, 16 Juli 2024. Kapal tersebut juga menyatakan, posisi Cita XX tidak melaju dan mengambil jalur pinggir mendekati pesisir.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
<!--more-->
- Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono mengatakan pilkada serentak berimplikasi terhadap sembako seperti yang pernah terjadi saat pileg dan pilpres beberapa waktu lalu.
"Sebagian calon kepala daerah menggunakan sembako (untuk kampanye), tentu itu tidak bisa dihindari. Pemerintah perlu menjaga itu (pasokan dan harga sembako)," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.
Maino mengatakan Presiden Joko Widodo telah menugaskan Badan Pangan Nasional melalui Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat pada Agustus, Oktober, dan November 2024.
Bantuan pangan itu tidak semata-mata karena pilkada, tetapi sebagai bentuk upaya pemerintah mengantisipasi kekurangan pasokan sembako di tingkat akar rumput.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo...
<!--more-->
- Sandiaga Janji Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan hargatiket pesawatbisa turun 10 persen dalam beberapa bulan mendatang. Sebab, Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat sudah bekerja.
"Kalau semuanya bisa kita lakukan yang quick win, yang cepat perkiraan dua-tiga bulan dan sebelum Oktober, sebelum akhir pemerintahan (Jokowi), bisa (turun harga tiket pesawat)" ujar Sandiaga kepada wartawan di Kemenparekraf, Senin petang, 22 Juli 2024. PemerintahanJoko Widodo-Ma’ruf Amin akan segera berakhir dan digantikan olehPrabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
Menurut Sandiaga, Satgas Penurunan Tiket Pesawat memiliki sejumlah langkah terobosan dalam mengevaluasi harga tiket pesawat. Di antaranya, soal biaya avtur, biaya suku cadang, perizinan, PPn, hingga pajak penumpang.
Selain itu, Sandiaga mengatakan pemerintah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyediakan tiket pesawat murah. Ia mengklaim Garuda Indonesia menyatakan untuk menawarkan sejumlah promo.
Eks Wakil Gubernur Jakarta itu juga mengimbau masyarakat memilih waktu berwisata yang tepat untuk menyiasati tingginya harga tiket pesawat. "Kita bisa menyesuaikan periode yang tidak terlalu membebani," ujar Sandiaga.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak...
<!--more-->
- Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan institusinya terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyongsong rencana pemerintah mewajibkan kendaraan memiliki asuransi. Beberapa pihak itu di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga terkait.
Koordinasi dengan Korlantas, kata Budi, AAUI berencana mengusulkan pungutan premi atau iuran asuransi kendaraan ini akan dibayarkan atau digabung dalam pajak kendaraan. “Nanti kutipannya akan masuk dalam pajak kendaraan bermotor, lebih memudahkan,” kata Budi saat ditemui di kantornya di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 22 Juli 2024.
Meski demikian, Budi mengaku was-was karena tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan sekitar 60 persen.
Selain itu, Budi mengatakan rencana wajib asuransi bagi kendaraan ini tak akan membebani masyarakat. Dia mengklaim rencana ini bagian dari mitigasi risiko.
“Besaran kutipan pun akan dikomunikasikan, berapa, sih, kemampuan masyarakat,” kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terkini: Beda BPOM dan SGS Mengenai Pengawet Roti Aoka dan Okko, Tiket Pesawat akan Turun sebelum Jokowi Diganti Prabowo
Berita terkini: BPOM dan SGS beda pendapat mengenai dugaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko. Tiket pesawat akan turun sebelum Jokowi diganti Pr [1,139] url asal
#aoka #okko #roti-aoka #roti-okko #bpom #pengawet-kosmetik #tiket-pesawat #jokowi #prabowo #joko-widodo #sandiaga-uno #bakti #pilkada #bapanas #sembako #asuransi #wajib-asuransi-kendaraan
(Bisnis Tempo) 23/07/24 12:24
v/11813086/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah mengenai dugaan penggunaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet. Sementara hasil uji laboratorium SGS justru sebaliknya.
Berita lain yang juga banyak dibaca adalah mengenaiKapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan. Hingga hari ini kapal tersebut masih belum ditemukan.
Lalu berita mengenai Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Kemudian berita tentang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menjanjikan harga tiket pesawat akan turun 10 persen sebelum Presiden Joko Widodo atau Jokowi digantikan oleh Prabowo Subianto.
Selanjutnya adalah berita mengenai rencana pemerintah untuk menjalankan program wajib asuransi kendaraan bermotor. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan ada usulan pembayaran premi asuransi itu akan digabung dengan pembayaran pajak kendaraan.
Berikut rangkuman berita terkiniTempo.co:
- Kasus Pengawet Kosmetik Roti Aoka dan Okko, Hasil Uji BPOM dan SGS Berbeda
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium pihaknya tidak mendeteksi adanya bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepada Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
Sementara itu Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menyampaikan hasil uji laboratorium yang berbeda dari BPOM. Berdasarkan laporanMajalah Tempo, Ketua Parimbo Aftahuddin menjelaskan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo soal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
Paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya: Kronologis Hilangnya Kapal LCT Cita XX P di Papua...
<!--more-->
- Kronologi Kapal LCT Cita XX Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang di Papua, Kabar Terakhir Berlayar Dekat Pesisir
Kapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan, masih belum ditemukan sampai Selasa, 23 Juli 2024.
MenkominfoBudi Arie Setiadi meminta BAKTI mengutamakan penyelamatan awak Kapal Cita XX.
"Yang utama adalah menyelamatkan nyawa 12 awak kapal tersebut. Karena nyawa manusia lebih penting dari apapun. Saya perintahkan BAKTI Kominfo melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin," kata Budi Arie dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa.
Kapal LCT ataulanding craft transport,yang dirancang khusus untuk memuat dan mengangkut kargo berat dan personel itu, berangkat dari Timika pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 05.43 WITA. Menurut jadwal, mereka seharusnya sampai di Yahukimo pada Kamis, 18 Juli 2024.
Namun kapal kemudian hilang kontak. Kontak terakhir LCT Cita XX diterima oleh Kapal Prima Jaya pada Selasa, 16 Juli 2024. Kapal tersebut juga menyatakan, posisi Cita XX tidak melaju dan mengambil jalur pinggir mendekati pesisir.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
<!--more-->
- Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono mengatakan pilkada serentak berimplikasi terhadap sembako seperti yang pernah terjadi saat pileg dan pilpres beberapa waktu lalu.
"Sebagian calon kepala daerah menggunakan sembako (untuk kampanye), tentu itu tidak bisa dihindari. Pemerintah perlu menjaga itu (pasokan dan harga sembako)," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.
Maino mengatakan Presiden Joko Widodo telah menugaskan Badan Pangan Nasional melalui Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat pada Agustus, Oktober, dan November 2024.
Bantuan pangan itu tidak semata-mata karena pilkada, tetapi sebagai bentuk upaya pemerintah mengantisipasi kekurangan pasokan sembako di tingkat akar rumput.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo...
<!--more-->
- Sandiaga Janji Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan hargatiket pesawatbisa turun 10 persen dalam beberapa bulan mendatang. Sebab, Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat sudah bekerja.
"Kalau semuanya bisa kita lakukan yang quick win, yang cepat perkiraan dua-tiga bulan dan sebelum Oktober, sebelum akhir pemerintahan (Jokowi), bisa (turun harga tiket pesawat)" ujar Sandiaga kepada wartawan di Kemenparekraf, Senin petang, 22 Juli 2024. PemerintahanJoko Widodo-Ma’ruf Amin akan segera berakhir dan digantikan olehPrabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
Menurut Sandiaga, Satgas Penurunan Tiket Pesawat memiliki sejumlah langkah terobosan dalam mengevaluasi harga tiket pesawat. Di antaranya, soal biaya avtur, biaya suku cadang, perizinan, PPn, hingga pajak penumpang.
Selain itu, Sandiaga mengatakan pemerintah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyediakan tiket pesawat murah. Ia mengklaim Garuda Indonesia menyatakan untuk menawarkan sejumlah promo.
Eks Wakil Gubernur Jakarta itu juga mengimbau masyarakat memilih waktu berwisata yang tepat untuk menyiasati tingginya harga tiket pesawat. "Kita bisa menyesuaikan periode yang tidak terlalu membebani," ujar Sandiaga.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak...
<!--more-->
- Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan institusinya terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyongsong rencana pemerintah mewajibkan kendaraan memiliki asuransi. Beberapa pihak itu di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga terkait.
Koordinasi dengan Korlantas, kata Budi, AAUI berencana mengusulkan pungutan premi atau iuran asuransi kendaraan ini akan dibayarkan atau digabung dalam pajak kendaraan. “Nanti kutipannya akan masuk dalam pajak kendaraan bermotor, lebih memudahkan,” kata Budi saat ditemui di kantornya di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 22 Juli 2024.
Meski demikian, Budi mengaku was-was karena tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan sekitar 60 persen.
Selain itu, Budi mengatakan rencana wajib asuransi bagi kendaraan ini tak akan membebani masyarakat. Dia mengklaim rencana ini bagian dari mitigasi risiko.
“Besaran kutipan pun akan dikomunikasikan, berapa, sih, kemampuan masyarakat,” kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terkini: Beda BPOM dan SGS Mengenai Pengawet Roti Aoka dan Okko, Tiket Pesawat akan Turun sebelum Jokowi Diganti Prabowo
Berita terkini: BPOM dan SGS beda pendapat mengenai dugaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko. Tiket pesawat akan turun sebelum Jokowi diganti Pr [1,139] url asal
#aoka #okko #roti-aoka #roti-okko #bpom #pengawet-kosmetik #tiket-pesawat #jokowi #prabowo #joko-widodo #sandiaga-uno #bakti #pilkada #bapanas #sembako #asuransi #wajib-asuransi-kendaraan
(Bisnis Tempo) 23/07/24 12:24
v/11807665/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah mengenai dugaan penggunaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet. Sementara hasil uji laboratorium SGS justru sebaliknya.
Berita lain yang juga banyak dibaca adalah mengenaiKapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan. Hingga hari ini kapal tersebut masih belum ditemukan.
Lalu berita mengenai Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Kemudian berita tentang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menjanjikan harga tiket pesawat akan turun 10 persen sebelum Presiden Joko Widodo atau Jokowi digantikan oleh Prabowo Subianto.
Selanjutnya adalah berita mengenai rencana pemerintah untuk menjalankan program wajib asuransi kendaraan bermotor. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan ada usulan pembayaran premi asuransi itu akan digabung dengan pembayaran pajak kendaraan.
Berikut rangkuman berita terkiniTempo.co:
- Kasus Pengawet Kosmetik Roti Aoka dan Okko, Hasil Uji BPOM dan SGS Berbeda
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium pihaknya tidak mendeteksi adanya bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepada Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
Sementara itu Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menyampaikan hasil uji laboratorium yang berbeda dari BPOM. Berdasarkan laporanMajalah Tempo, Ketua Parimbo Aftahuddin menjelaskan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo soal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
Paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya: Kronologis Hilangnya Kapal LCT Cita XX P di Papua...
<!--more-->
- Kronologi Kapal LCT Cita XX Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang di Papua, Kabar Terakhir Berlayar Dekat Pesisir
Kapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan, masih belum ditemukan sampai Selasa, 23 Juli 2024.
MenkominfoBudi Arie Setiadi meminta BAKTI mengutamakan penyelamatan awak Kapal Cita XX.
"Yang utama adalah menyelamatkan nyawa 12 awak kapal tersebut. Karena nyawa manusia lebih penting dari apapun. Saya perintahkan BAKTI Kominfo melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin," kata Budi Arie dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa.
Kapal LCT ataulanding craft transport,yang dirancang khusus untuk memuat dan mengangkut kargo berat dan personel itu, berangkat dari Timika pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 05.43 WITA. Menurut jadwal, mereka seharusnya sampai di Yahukimo pada Kamis, 18 Juli 2024.
Namun kapal kemudian hilang kontak. Kontak terakhir LCT Cita XX diterima oleh Kapal Prima Jaya pada Selasa, 16 Juli 2024. Kapal tersebut juga menyatakan, posisi Cita XX tidak melaju dan mengambil jalur pinggir mendekati pesisir.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
<!--more-->
- Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono mengatakan pilkada serentak berimplikasi terhadap sembako seperti yang pernah terjadi saat pileg dan pilpres beberapa waktu lalu.
"Sebagian calon kepala daerah menggunakan sembako (untuk kampanye), tentu itu tidak bisa dihindari. Pemerintah perlu menjaga itu (pasokan dan harga sembako)," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.
Maino mengatakan Presiden Joko Widodo telah menugaskan Badan Pangan Nasional melalui Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat pada Agustus, Oktober, dan November 2024.
Bantuan pangan itu tidak semata-mata karena pilkada, tetapi sebagai bentuk upaya pemerintah mengantisipasi kekurangan pasokan sembako di tingkat akar rumput.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo...
<!--more-->
- Sandiaga Janji Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan hargatiket pesawatbisa turun 10 persen dalam beberapa bulan mendatang. Sebab, Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat sudah bekerja.
"Kalau semuanya bisa kita lakukan yang quick win, yang cepat perkiraan dua-tiga bulan dan sebelum Oktober, sebelum akhir pemerintahan (Jokowi), bisa (turun harga tiket pesawat)" ujar Sandiaga kepada wartawan di Kemenparekraf, Senin petang, 22 Juli 2024. PemerintahanJoko Widodo-Ma’ruf Amin akan segera berakhir dan digantikan olehPrabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
Menurut Sandiaga, Satgas Penurunan Tiket Pesawat memiliki sejumlah langkah terobosan dalam mengevaluasi harga tiket pesawat. Di antaranya, soal biaya avtur, biaya suku cadang, perizinan, PPn, hingga pajak penumpang.
Selain itu, Sandiaga mengatakan pemerintah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyediakan tiket pesawat murah. Ia mengklaim Garuda Indonesia menyatakan untuk menawarkan sejumlah promo.
Eks Wakil Gubernur Jakarta itu juga mengimbau masyarakat memilih waktu berwisata yang tepat untuk menyiasati tingginya harga tiket pesawat. "Kita bisa menyesuaikan periode yang tidak terlalu membebani," ujar Sandiaga.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak...
<!--more-->
- Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan institusinya terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyongsong rencana pemerintah mewajibkan kendaraan memiliki asuransi. Beberapa pihak itu di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga terkait.
Koordinasi dengan Korlantas, kata Budi, AAUI berencana mengusulkan pungutan premi atau iuran asuransi kendaraan ini akan dibayarkan atau digabung dalam pajak kendaraan. “Nanti kutipannya akan masuk dalam pajak kendaraan bermotor, lebih memudahkan,” kata Budi saat ditemui di kantornya di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 22 Juli 2024.
Meski demikian, Budi mengaku was-was karena tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan sekitar 60 persen.
Selain itu, Budi mengatakan rencana wajib asuransi bagi kendaraan ini tak akan membebani masyarakat. Dia mengklaim rencana ini bagian dari mitigasi risiko.
“Besaran kutipan pun akan dikomunikasikan, berapa, sih, kemampuan masyarakat,” kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terkini: Beda BPOM dan SGS Mengenai Pengawet Roti Aoka dan Okko, Tiket Pesawat akan Turun sebelum Jokowi Diganti Prabowo
Berita terkini: BPOM dan SGS beda pendapat mengenai dugaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko. Tiket pesawat akan turun sebelum Jokowi diganti Pr [1,139] url asal
#aoka #okko #roti-aoka #roti-okko #bpom #pengawet-kosmetik #tiket-pesawat #jokowi #prabowo #joko-widodo #sandiaga-uno #bakti #pilkada #bapanas #sembako #asuransi #wajib-asuransi-kendaraan
(Bisnis Tempo) 23/07/24 12:24
v/11785708/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah mengenai dugaan penggunaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet. Sementara hasil uji laboratorium SGS justru sebaliknya.
Berita lain yang juga banyak dibaca adalah mengenaiKapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan. Hingga hari ini kapal tersebut masih belum ditemukan.
Lalu berita mengenai Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Kemudian berita tentang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menjanjikan harga tiket pesawat akan turun 10 persen sebelum Presiden Joko Widodo atau Jokowi digantikan oleh Prabowo Subianto.
Selanjutnya adalah berita mengenai rencana pemerintah untuk menjalankan program wajib asuransi kendaraan bermotor. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan ada usulan pembayaran premi asuransi itu akan digabung dengan pembayaran pajak kendaraan.
Berikut rangkuman berita terkiniTempo.co:
- Kasus Pengawet Kosmetik Roti Aoka dan Okko, Hasil Uji BPOM dan SGS Berbeda
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)membantah kabar mengenai rotiOkko dan roti Aokayang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium pihaknya tidak mendeteksi adanya bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepada Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
Sementara itu Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menyampaikan hasil uji laboratorium yang berbeda dari BPOM. Berdasarkan laporanMajalah Tempo, Ketua Parimbo Aftahuddin menjelaskan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo soal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
Paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya: Kronologis Hilangnya Kapal LCT Cita XX P di Papua...
<!--more-->
- Kronologi Kapal LCT Cita XX Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang di Papua, Kabar Terakhir Berlayar Dekat Pesisir
Kapal LCT Cita XXpengangkut perlengkapan penyediaan sinyal 4G milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), yanghilang kontakdalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan, masih belum ditemukan sampai Selasa, 23 Juli 2024.
MenkominfoBudi Arie Setiadi meminta BAKTI mengutamakan penyelamatan awak Kapal Cita XX.
"Yang utama adalah menyelamatkan nyawa 12 awak kapal tersebut. Karena nyawa manusia lebih penting dari apapun. Saya perintahkan BAKTI Kominfo melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin," kata Budi Arie dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa.
Kapal LCT ataulanding craft transport,yang dirancang khusus untuk memuat dan mengangkut kargo berat dan personel itu, berangkat dari Timika pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 05.43 WITA. Menurut jadwal, mereka seharusnya sampai di Yahukimo pada Kamis, 18 Juli 2024.
Namun kapal kemudian hilang kontak. Kontak terakhir LCT Cita XX diterima oleh Kapal Prima Jaya pada Selasa, 16 Juli 2024. Kapal tersebut juga menyatakan, posisi Cita XX tidak melaju dan mengambil jalur pinggir mendekati pesisir.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
<!--more-->
- Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 2024.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono mengatakan pilkada serentak berimplikasi terhadap sembako seperti yang pernah terjadi saat pileg dan pilpres beberapa waktu lalu.
"Sebagian calon kepala daerah menggunakan sembako (untuk kampanye), tentu itu tidak bisa dihindari. Pemerintah perlu menjaga itu (pasokan dan harga sembako)," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.
Maino mengatakan Presiden Joko Widodo telah menugaskan Badan Pangan Nasional melalui Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat pada Agustus, Oktober, dan November 2024.
Bantuan pangan itu tidak semata-mata karena pilkada, tetapi sebagai bentuk upaya pemerintah mengantisipasi kekurangan pasokan sembako di tingkat akar rumput.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo...
<!--more-->
- Sandiaga Janji Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan hargatiket pesawatbisa turun 10 persen dalam beberapa bulan mendatang. Sebab, Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat sudah bekerja.
"Kalau semuanya bisa kita lakukan yang quick win, yang cepat perkiraan dua-tiga bulan dan sebelum Oktober, sebelum akhir pemerintahan (Jokowi), bisa (turun harga tiket pesawat)" ujar Sandiaga kepada wartawan di Kemenparekraf, Senin petang, 22 Juli 2024. PemerintahanJoko Widodo-Ma’ruf Amin akan segera berakhir dan digantikan olehPrabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
Menurut Sandiaga, Satgas Penurunan Tiket Pesawat memiliki sejumlah langkah terobosan dalam mengevaluasi harga tiket pesawat. Di antaranya, soal biaya avtur, biaya suku cadang, perizinan, PPn, hingga pajak penumpang.
Selain itu, Sandiaga mengatakan pemerintah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyediakan tiket pesawat murah. Ia mengklaim Garuda Indonesia menyatakan untuk menawarkan sejumlah promo.
Eks Wakil Gubernur Jakarta itu juga mengimbau masyarakat memilih waktu berwisata yang tepat untuk menyiasati tingginya harga tiket pesawat. "Kita bisa menyesuaikan periode yang tidak terlalu membebani," ujar Sandiaga.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Selanjutnya:Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak...
<!--more-->
- Pembayaran Wajib Asuransi Kendaraan Diusulkan Digabung dengan Pajak
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan institusinya terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyongsong rencana pemerintah mewajibkan kendaraan memiliki asuransi. Beberapa pihak itu di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga terkait.
Koordinasi dengan Korlantas, kata Budi, AAUI berencana mengusulkan pungutan premi atau iuran asuransi kendaraan ini akan dibayarkan atau digabung dalam pajak kendaraan. “Nanti kutipannya akan masuk dalam pajak kendaraan bermotor, lebih memudahkan,” kata Budi saat ditemui di kantornya di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 22 Juli 2024.
Meski demikian, Budi mengaku was-was karena tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan sekitar 60 persen.
Selain itu, Budi mengatakan rencana wajib asuransi bagi kendaraan ini tak akan membebani masyarakat. Dia mengklaim rencana ini bagian dari mitigasi risiko.
“Besaran kutipan pun akan dikomunikasikan, berapa, sih, kemampuan masyarakat,” kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Roti Aoka dan Okko Diduga Mengandung Pengawet Kosmetik, DPR Minta BPOM Beri Penjelasan Publik
Anggota DPR Edy Wuryanto mendesak BPOM segera memberi penjelasan publik terkait dugaan penggunaan pengawet kosmetik di roti Okko dan Aoka. [535] url asal
#okko #aoka #bpom #roti #dpr #pengawet-kosmetik #roti-aoka #roti-okko
(Bisnis Tempo) 23/07/24 10:49
v/11807669/
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendesak Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) memberikan klarifikasi terkait keamanan roti Aoka dan Okko yang disebut-sebut menggunakan bahan kosmetik sebagai pengawet. Sebab, kata Edy, pihak produsen mengatakan bahwa produk mereka sudah mendapatkan izin dari BPOM sehingga bisa diedarkan.
"Klarifikasi ini sangat penting agar isu tersebut tidak menjadi polemik dan memastikan masyarakat tidak menjadi takut mengkonsumsi produk-produk lainnya,” kata Edy melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa, 23 Juli 2024.
Selain itu, Edy menyayangkan sikap BPOM yang terkesan lambat dalam merespon aduan masyarakat dan pemberitaan media. Dia meminta agar masyarakat segera diberikan kepastian apakah roti Aoka dan Okko aman dikonsumsi. Selain itu jika tidak kunjung diumumkan, juga merugikan pelaku usaha yang bersangkutan karena bisa jadi kehilangan kepercayaan konsumennya,” kata Edy
Selain itu, Edy juga mengapresiasi respon masyarakat dan media massa yang terlibat aktif mengkampanyekan kesehatan makanan olahan. “Ini artinya masyarakat peduli dengan keamanan apa yang dikonsumsinya. Tinggal langkah selanjutnya adalah memberikan kejelasan apakah laporan itu benar atau tidak,” tutur Edy.
Adapun hasil pengujian dari laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, menyebutkan dua roti itu mengandung sodium dehydroacetate dalam bentuk asam dehidroasetat. Pada roti Aoka ditemukan zat tersebut sebanyak 235 miligram per kilogram. Sementara, roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 miligram per kilogram.
Berdasarkan laporan MajalahTempoberjudul “Tanggapan BPOM Soal Roti Berbahan Pengawet Kosmetik,” Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium BPOM tidak mendeteksi bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepadaTempo,Rabu, 17 Juli 2024
Emma mengatakan, BPOM juga mempertanyakan produk yang memiliki daya edar tinggi. Karena itu, pihaknya selalu melakukan pengujian secara acak untuk memastikan komposisi bahan baku suatu produk sesuai dengan pre-market.
“Tapi ada proses produksi, kebersihan, sanitasi. Ketika kebersihannya cenderung tidak bagus, berisiko terhadap cemaran, masa simpannya bisa saja lebih pendek,” ucap Emma.
Sementara itu PT Abadi Rasa Food, produsen roti Okko, menanggapi kabar tentang dugaan penggunaan bahan pengawet kosmetik, bernama zat sodium dehydroacetate dalam produk rotinya. Jimmy membantah roti produksi perusahaan mereka mengandung zat berbahaya.
Dia mengatakan roti buatan perusahaannya bisa bertahan lama karena diproduksi dalam ruangan yang berstandar internasional dan steril seperti ruang operasi rumah sakit.
“Ruangan produksi dibuat berstandar internasional, steril seperti ruang operasi rumah sakit. Roti bisa tahan 60-90 hari karena proses produksi yang higienis dan kandungan bahan yang sudah ditetapkan sesuai dengan peraturan BPOM. Tempatnya harus bersih sekali, tidak boleh ada bakteri sama sekali, sesuai dengan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Kuncinya di pengemasan,” ucap Jimmy pada Selasa, 16 Juli 2024.
Menurut Jimmy, pengemasan roti Okko memakai mesin otomatis. Hal ini yang membedakan produksi roti Okko dan industri roti rumahan lain. “Pakai mesin otomatis. Kalau cara manual enggak bisa. Cara ini berbeda dengan industri roti rumahan. Kemasannya juga kami pesan ke perusahaan yang berstandar ISO, harus tahan tekanan 80 kilogram,” katanya.
Selengkapnya Baca:Penjelasan Produsen Roti Aoka dan Okko soal Bahan Pengawet Berbahaya
RADEN PUTRI | MAJALAH TEMPO
Kasus Pengawet Kosmetik Roti Aoka dan Okko, Hasil Uji BPOM dan SGS Berbeda
Hasil uji laboratorium antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan SGS Indonesia terhadap kandungan pengawet kosmetik Roti Aoka dan Okko berbeda [468] url asal
#roti-aoka #okko #aoka #roti-okko #bpom #pengawet-kosmetik #badan-pengawas-obat-dan-makanan-bpom
(Bisnis Tempo) 23/07/24 09:30
v/11769593/
TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membantah kabar mengenai roti Okko dan roti Aoka yang diduga mengandung zat pengawet kosmetik berbahaya, bernama sodium dehydroacetate. Sodium dehydroacetate atau natrium dehydroacetate adalah salah satu zat aditif yang digunakan sebagai bahan pengawet.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati memastikan hasil uji laboratorium pihaknya tidak mendeteksi adanya bahan pengawet berbahaya pada roti Okko dan Aoka. Bahkan, dia mengaku BPOM sudah melakukan pengujian berbasis risiko yang berarti sudah beberapa kali dilakukan.
“Tidak terdeteksi (kandungansodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepadaTempo, Rabu, 17 Juli 2024.
Emma mengatakan, pihaknya selalu mengawasi produk yang memiliki daya edar tinggi. BPOM sendiri selalu melakukan pengujian secara acak untuk memastikan komposisi bahan baku suatu produk sesuai dengan pre-market.
“Tapi ada proses produksi, kebersihan, sanitasi. Ketika kebersihannya cenderung tidak bagus, berisiko terhadap cemaran, masa simpannya bisa saja lebih pendek,” ucap Emma.
Selain itu, dia juga menilai pengumuman hasil uji laboratorium yang dilakukan sejumlah produsen makanan rumahan di Kalimantan telah menyalahi aturan. “Enggak ada ngomong ke kami. Pengumuman hasil uji itu menyalahi kode etik laboratorium. Jika yang publish bukan BPOM, tidak bisa dipercaya,” ujarnya.
Sebelumnya, Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo menyampaikan hasil uji laboratorium yang berbeda dari BPOM. Berdasarkan laporanMajalah Tempo, Ketua Parimbo Aftahuddin menjelaskan, pada awalnya dia menerima laporan dari anggota Parimbo soal peredaran roti yang tahan lama dan tidak berjamur sama sekali, meski telah beberapa bulan melewati tanggal kadaluarsanya.
KepadaTempo, Aftahuddin mengirimkan sejumlah foto. Salah satunya roti yang kondisinya masih bagus walau tanggal kadaluarsanya 8 Oktober 2023 atau sembilan bulan lalu. “Penampilannya masih bagus, tidak muncul bintik hitam tanda jamur,” katanya pada Jumat, 19 Juli 2024.
Karena penasaran, paguyuban kemudian mengupayakan uji laboratorium atas roti-roti itu. mereka mengirimkan sampel roti ke laboratorium milik SGS Indonesia – bagian dari SGS Group, perusahaan multinasional yang menyediakan jasa laboratorium verifikasi, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Hasil pengujian SGS mendapati sampel roti Aoka mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram dan dan roti Okko mengandung zat serupa sebanyak 345 milligram per kilogram.
Ihwal tes laboratorium, kepadaTempo, manajemen SGS Indonesia menyatakan mereka melayani jasa pengujiannatrium dehydroacetatedan natrium asetat dalam produk makanan. Jenis pengujian tersebut masing-masing dilakukan dengan metode standar AOAC 983.16 dan LFOD-TST-SOP-8477 (Ref. EN 17294:2019). "Tes-tes ini relatif cepat dilakukan" demikian keterangan manajemen SGS Indonesia pada Kamis, 18 Juli 2024"
Dalam keterangan tersebut, manajemen SGS Indonesia menjelaskan bahwa mereka adalah penyedia layanan independen yang dikontrak oleh klien untuk melakukan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi khusus berdasarkan kebutuhan. Hasil uji diberikan langsung kepada pihak yang meminta dan dilindungi oleh perjanjian kerahasiaan.
RADEN PUTRI | MAJALAH TEMPO
Baca Selengkapnya:Bahan Kosmetik Dalam Roti