#30 tag 24jam
BPJPH Kemenag Cabut Sertifikasi Halal Roti Okko, Apa yang Dilanggar?
BPJPH Kemenag mencabut Sertifikasi Halal Roti Okko, apa saja aturan yang telah dilanggar? [529] url asal
#bpjph #sertifikasi-halal #roti-okko #natrium-dehidroasetat #produk-halal #kementerian-agama #kemenag #roti-aoka #sertifikat-halal
(Bisnis Tempo) 03/08/24 11:46
v/13213289/
TEMPO.CO, Jakarta - Mulai Kamis, 1 Agustus 2024, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH Kementerian Agama (Kemenag) resmi mencabut sertifikat halal produk Roti Okko. Alasan utamanya adalah produk roti okko telah melanggar sejumlah regulasi pemenuhan syarat Jaminan Produk Halal atau JPH.
PT ARF selaku produsen roti okko telah dijatuhkan sanksi administratif berupa pencabutan sertifikasi halal dengan nomor ID00210006483580623 per 1 Agustus 2024 lalu. Hal tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Kepala BPJPH Aqil Irham. "Terhitung sejak 1 Agustus 2024," ujarnya di Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2024, seperti dikutip dari Antara.
Aqil juga mengatakan PT ARF akan dikenai sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 Pasal 149. "Dari hasil temuan pengawasan ke fasilitas produksi PT ARF, terdapat temuan pelanggaran terhadap ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor: 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal pasal 65, pasal 84, dan pasal 87," kata Aqil.
Pelanggaran yang telah dilakukan oleh PT ARF adalah memasukan bahan berbahaya untuk campuran roti dalam produk roti okko. Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM menemukan bahwa roti okko mengandung senyawa Natrium Dehidroasetat yang tidak terdeteksi pada saat PT ARF mendaftarkan produk tersebut di Sihalal. Perlu diketahui bahwa Natrium Dehidroasetat merupakan pengawet yang biasanya digunakan untuk produk kosmetik. Bahan ini juga berbahaya apabila dikonsumsi oleh tubuh.
Aqil mengatakan pada saat pengajuan sertifikasi halal roti okko pada 27 Juni 2023, PT ARF menggunakan bahan pengawet kalsium propionate untuk produk roti okko. Namun, BPJPH menemukan ketidaksesuaian terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal yang berkaitan dengan kriteria komitmen dan tanggung jawab, penggunaan bahan, proses produk halal, produk, dan juga pemantauan dan evaluasi saat melakukan pengawasan di pabrik PT ARF.
Kemunculan kabar ini berawal dari uji coba laboratorium terhadap roti Aoka dan roti Okko oleh Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo. Uji coba tersebut menunjukan bahwa sampel roti Aoka disebut mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram. Sedangkan roti Okko yang mengandung zat serupa sebanyak 345 miligram per kilogram.
Kedua perusahaan tersebut membantah temuan Parimbo saat itu. PT Indonesia Balkery Family selaku produsen roti Aoka menegaskan bahwa roti aoka sudah memiliki izin edar dari BPOM. “Kami ingin menegaskan bahwa roti buatan kami tidak menggunakan sodium dehydroacetate. Sebanyak 16 produk kami sudah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” ucap Head of Legal Indonesia Bakery Family Kemas Ahmad Yani dalam wawancara bersama Majalah Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
PT ARF atau PT Abadi Rasa Food yang diwakili oleh pengelola pabrik, Jimmy juga mengungkapkan bahwa produk roti Okko tidak mengandung zat berbahaya dan terkait dengan rotinya yang tahan lama dikarenakan ruang produksi memiliki standar internasional dan steril.
Kedua bantahan tersebut tidak membuat BPOM mengabaikan keamanan produk keduanya. Pada akhirnya Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati kembali melakukan pengecekan terhadap kedua produk dan menemukan bahwa roti okko mengandung natrium dehidroasetat.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepada Majalah Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
ADINDA ALYA IZDIHAR I YUDONO YANUAR | ANTARA
Pilihahn Editor: Roti Okko Tak Hanya Ditarik dari Peredaran, Sertifikat Halal Juga Dicabut
BPJPH Kemenag Cabut Sertifikasi Halal Roti Okko, Apa yang Dilanggar?
BPJPH Kemenag mencabut Sertifikasi Halal Roti Okko, apa saja aturan yang telah dilanggar? [529] url asal
#bpjph #sertifikasi-halal #roti-okko #natrium-dehidroasetat #produk-halal #kementerian-agama #kemenag #roti-aoka #sertifikat-halal
(Bisnis Tempo) 03/08/24 11:46
v/13140416/
TEMPO.CO, Jakarta - Mulai Kamis, 1 Agustus 2024, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH Kementerian Agama (Kemenag) resmi mencabut sertifikat halal produk Roti Okko. Alasan utamanya adalah produk roti okko telah melanggar sejumlah regulasi pemenuhan syarat Jaminan Produk Halal atau JPH.
PT ARF selaku produsen roti okko telah dijatuhkan sanksi administratif berupa pencabutan sertifikasi halal dengan nomor ID00210006483580623 per 1 Agustus 2024 lalu. Hal tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Kepala BPJPH Aqil Irham. "Terhitung sejak 1 Agustus 2024," ujarnya di Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2024, seperti dikutip dari Antara.
Aqil juga mengatakan PT ARF akan dikenai sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 Pasal 149. "Dari hasil temuan pengawasan ke fasilitas produksi PT ARF, terdapat temuan pelanggaran terhadap ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor: 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal pasal 65, pasal 84, dan pasal 87," kata Aqil.
Pelanggaran yang telah dilakukan oleh PT ARF adalah memasukan bahan berbahaya untuk campuran roti dalam produk roti okko. Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM menemukan bahwa roti okko mengandung senyawa Natrium Dehidroasetat yang tidak terdeteksi pada saat PT ARF mendaftarkan produk tersebut di Sihalal. Perlu diketahui bahwa Natrium Dehidroasetat merupakan pengawet yang biasanya digunakan untuk produk kosmetik. Bahan ini juga berbahaya apabila dikonsumsi oleh tubuh.
Aqil mengatakan pada saat pengajuan sertifikasi halal roti okko pada 27 Juni 2023, PT ARF menggunakan bahan pengawet kalsium propionate untuk produk roti okko. Namun, BPJPH menemukan ketidaksesuaian terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal yang berkaitan dengan kriteria komitmen dan tanggung jawab, penggunaan bahan, proses produk halal, produk, dan juga pemantauan dan evaluasi saat melakukan pengawasan di pabrik PT ARF.
Kemunculan kabar ini berawal dari uji coba laboratorium terhadap roti Aoka dan roti Okko oleh Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo atau Parimbo. Uji coba tersebut menunjukan bahwa sampel roti Aoka disebut mengandung sodium dehydroacetate (dalam bentuk asam dehidroasetat) sebanyak 235 miligram per kilogram. Sedangkan roti Okko yang mengandung zat serupa sebanyak 345 miligram per kilogram.
Kedua perusahaan tersebut membantah temuan Parimbo saat itu. PT Indonesia Balkery Family selaku produsen roti Aoka menegaskan bahwa roti aoka sudah memiliki izin edar dari BPOM. “Kami ingin menegaskan bahwa roti buatan kami tidak menggunakan sodium dehydroacetate. Sebanyak 16 produk kami sudah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” ucap Head of Legal Indonesia Bakery Family Kemas Ahmad Yani dalam wawancara bersama Majalah Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
PT ARF atau PT Abadi Rasa Food yang diwakili oleh pengelola pabrik, Jimmy juga mengungkapkan bahwa produk roti Okko tidak mengandung zat berbahaya dan terkait dengan rotinya yang tahan lama dikarenakan ruang produksi memiliki standar internasional dan steril.
Kedua bantahan tersebut tidak membuat BPOM mengabaikan keamanan produk keduanya. Pada akhirnya Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Emma Setyawati kembali melakukan pengecekan terhadap kedua produk dan menemukan bahwa roti okko mengandung natrium dehidroasetat.
“Tidak terdeteksi (kandungan sodium dehydroacetate). Sudah kami uji beberapa kali, konfirmasi, lakukan lagi. Hasilnya tidak terdeteksi. Kami lakukan pengujian berbasis risiko. Kalau saya sampaikan berbasis risiko, berarti sudah beberapa kali,” kata Emma kepada Majalah Tempo, Rabu, 17 Juli 2024.
ADINDA ALYA IZDIHAR I YUDONO YANUAR | ANTARA
Pilihahn Editor: Roti Okko Tak Hanya Ditarik dari Peredaran, Sertifikat Halal Juga Dicabut
Setelah Ditarik dari Peredaran, Kini Kemenag Cabut Label Halal Roti Okko
BPJPH Kemenag mencabut sertifikat halal roti Okko berdasarkan hasil investigasi tim pengawasan BPJPH yang menemukan produsen roti Okko melanggar regulasi Jaminan Produk Halal atau JPH. [424] url asal
#roti-okko #halal #roti-aoka #kemenag #update-me
(Katadata - BERITA) 02/08/24 15:21
v/13010467/
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama atau BPJPH Kemenag mencabut sertifikat halal roti Okko. Hal ini berdasar hasil investigasi tim pengawasan BPJPH yang menemukan produsen roti Okko melanggar regulasi Jaminan Produk Halal atau JPH.
“Atas pelanggaran yang dilakukan oleh PT ARF selaku produsen roti Okko, BPJPH memberikan sanksi administratif berupa pencabutan sertifikat halal dengan nomor ID00210006483580623 sejak 1 Agustus 2024," kata Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, dalam siaran pers, Jumat (2/8).
Aqil bilang pihaknya sudah menugaskan tim turun ke lapangan sejak Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM merilis temuan bahan berbahaya natrium dehidroasetat pada roti Okko. Mereka juga mengonfirmasi kabar ini kepada Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM.
Dari pemeriksaan itu, PT ARF sudah mengajukan sertifikasi halal lewat Sihalal pada 27 Juni 2023. Saat itu, Okko memakai bahan pengawet kalsium propionate, sesuai dengan yang didaftarkan di Sihalal.
Auditor halal juga tidak menemukan natrium dehidroasetat saat memeriksa bahan dan produksi. Setelah BPJPH turun ke fasilitas produksi, barulah ditemukan ketidaksesuaian proses produksi sistem JPH.
“Dari hasil temuan pengawasan ke fasilitas produksi PT ARF, terdapat temuan pelanggaran terhadap ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal pasal 65, pasal 84, dan pasal 87,” kata Aqil.
Hal ini terkait kriteria komitmen dan tanggung jawab, penggunaan bahan, proses produk halal, produk, dan juga pemantauan dan evaluasi. BPJPH juga menemukan pencantuman label halal pada produk Roti Bun Rasa Kopi Susu yang tidak terdaftar sebagai varian produk dalam sertifikat halal nomor ID00210006483580623.
Sebelumnya, BPOM sudah menghentikan kegiatan produksi dan peredaran roti Okko. Keputusan ini diambil setelah BPOM menginspeksi sarana produksi roti Okko per Selasa (2/7) dan menemukan bahwa produsen tidak menerapkan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dengan benar dan konsisten.
Selanjutnya, BPOM juga melakukan sampling dan pengujian di laboratorium terhadap roti Okko. Hasil pengujian menunjukkan adanya natrium dehidroasetat (sebagai asam dehidroasetat) yang tidak sesuai dengan komposisi pada saat pendaftaran produk.
Kandungan ini juga tidak termasuk BTP yang diizinkan berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan. Terhadap temuan ini, BPOM memerintahkan produsen roti Okko untuk menarik produk dari peredaran, memusnahkan, dan melaporkan hasilnya kepada BPOM.
Selain itu, BPOM melakukan pengawasan produk pangan secara komprehensif, meliputi pengawasan sebelum produk beredar (pre-market) hingga pengawasan setelah produk beredar (post-market) untuk menjamin keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, BPOM mengimbau masyarakat selalu merujuk informasi tentang obat dan makanan pada sumber yang terpercaya. Beberapa saluran resmi seperti website dan akun media sosial resmi BPOM, Contact Center HaloBPOM bisa jadi rujukan masyarakat dalam melihat informasi seputar produk obat dan makanan.
Tanpa Ampun, Sertifikat Halal Roti Okko Resmi Dicabut!
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) resmi mencabut sertifikat halal Roti Okko. [272] url asal
#viral #roti-aoka #roti-aoka-viral-mengandung-zat-berbahaya #sertifikat-halal-dicabut
(Bisnis.Com) 02/08/24 08:01
v/12973302/
Bisnis.com, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) resmi mencabut sertifikat halal Roti Okko.
Pencabutan ini berdasarkan hasil investigasi tim pengawasan BPJPH yang menemukan adanya sejumlah pelanggaran regulasi Jaminan Produk Halal (JPH).
"Atas pelanggaran yang dilakukan oleh PT ARF selaku produsen roti Okko, BPJPH memberikan sanksi administratif berupa pencabutan sertifikat halal dengan nomor ID00210006483580623 terhitung sejak 1 Agustus 2024," kata Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag.
Sebagaimana diketahui, BPJPH langsung bertindak ketika BPOM merilis temuan adanya zat berbahaya di Roti Okko.
Roti Ooko disebut mengandung Natrium Dehidroasetat melalui hasil pengujian terhadap sampel roti Okko dari sarana produksi.
Mengacu pada hal ini, BPJPH telah mengumumkan mencabut sertifikat halal Roti Okko.
PT ARF sendiri mengajukan sertifikasi halal melalui Sihalal pada 27 Juni 2023 sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada saat itu roti Okko menggunakan bahan pengawet kalsium propionate sesuai dengan daftar bahan yang dilaporkan PT ARF pada saat pengajuan sertifikasi halal di Sihalal.
Saat itu, tidak ditemukan bahan natrium dehidroasetat saat auditor halal melakukan pemeriksaan bahan dan produksi.
Akan tetapi setelah dilakukan pengujuan lanjutan, BPJPH menemuan ketidaksesuaian proses produksi terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal atau SJPH yang meliputi temuan yang berkaitan dengan kriteria komitmen dan tanggung jawab, penggunaan bahan, proses produk halal, produk, dan juga pemantauan dan evaluasi.
BPJPH juga menemukan pencantuman label halal pada produk Roti Bun Rasa Kopi Susu yang tidak terdaftar sebagai varian produk dalam sertifikat halal nomor ID00210006483580623.
"Dari hasil temuan pengawasan ke fasilitas produksi PT ARF, terdapat temuan pelanggaran terhadap ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal pasal 65, pasal 84 dan pasal 87." lanjut Aqil menerangkan.
Terkini Bisnis: Jokowi Tak Akan Mendarat di Bandara VVIP IKN, Penyebab Beda Hasil Uji Lab Roti Aoka dan Roti Okko
Jokowi dipastikan batal mendarat di bandara VVIP Ibu Kota Nusantara atau IKN karena pembangunan landasan pacu belum selesai. [507] url asal
#jokowi #bandara-vvip #ikn #roti-aoka #roti-okko
(Bisnis Tempo) 01/08/24 12:06
v/12866688/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Kamis siang, 1 Agustus 2024 dimulai dengan Presiden Jokowi dipastikan batal mendarat di bandara VVIP Ibu Kota Nusantara atau IKN karena pembangunan landasan pacu belum selesai.
Kemudian informasi mengenai pemerintah menargetkan groundbreaking tahap VII proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa dilaksanakan pertengahan Agustus 2014.
Selain itu berita tentang Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita menjelaskan penyebab hasil uji laboratorium roti Aoka dan roti Okko yang berbeda hasilnya. Berikut ringkasan dari ketiga berita tersebut:
1. Gagal Capai Target Pembangunan, Presiden Jokowi Dipastikan Tak akan Mendarat di Bandara IKN
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) gagal mengejar target penyelesaian 2.200 meter landasan pacu Bandara Ibu Kota Nusantara atau IKN sebelum 17 Agustus 2024. Pasalnya, pembangunan terhambat curah hujan tinggi. Presiden Jokowi pun dipastikan tidak akan mendarat di bandara yang sebelumnya disebut bandara VVIP itu.
“Target tidak akan tercapai. Apalagi (proyek) akan kami hentikan (sementara) pada 10 Agustus,” Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja ketika ditemui di Kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 31 Juli 2024. “Pak Presiden kemarin bilang sudah, jangan dipaksakan.”
Landasan pacu di Bandara IKN akan dibangun sepanjang 3.330 meter. Semula, Kementerian PUPR menargetkan 2.200 meter terselesaikan sebelum HUT Kemerdekaan, sehingga bisa didarati pesawat saat perayaan HUT Kemerdekaan. Namun sementara ini, Endra mengatakan, pembangunannya baru sekitar 300-400 meter. “Masih ada waktu sampai 10 Agustus. Saya enggak tahu berapa kemampuannya (kejar target)” tutur Endra.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Groundbreaking Tahap VII IKN Dikebut sebelum 17 Agustus 2024
Pemerintah menargetkan groundbreaking tahap VII proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa dilaksanakan pertengahan Agustus 2014. Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S. Atmawidjaja mengatakan sudah ada investor dalam negeri yang mau merealisasikan penanaman modalnya.
"Mudah-mudahan sebelum upacara. Nanti kami jadwalkan, apakah Presiden berkenan. Secara kesiapan, investor ada," kata Endra ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 31 Juli 2024. Rencananya, pemerintah memang akan menggelar upacara kemerdekaan perdana di IKN pada 17 Agustus mendatang.
Endra tidak merinci investor mana yang akan groundbreaking pada tahap VII itu. Namun yang pasti, investor tersebut merupakan investor domestik. Sebab, pemerintah masih memprioritaskan penanaman modal dalam negeri atau PMDN untuk membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur itu.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Baca berita selengkapnya di sini.
Terpopuler: Segunung Warisan Utang Jokowi, Mengapa Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda
Warisan segunung utang Presiden Jokowi tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Mengapa hasil uji roti Okko dan Aoka bisa berbeda. [1,197] url asal
#jokowi #roti-aoka #okko #roti-okko #joko-widodo #pertumbuhan-ekonomi #ikn #ibu-kota-nusantara #muhammadiyah #muhadjir-effendy #iup #adidas #israel #itb
(Bisnis Tempo) 30/07/24 06:00
v/12661662/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah tentang edisi khusus 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Selama 10 tahun menjadi presiden, Jokowi meninggalkan warisan segunung utang yang bakal menjadi beban generasi penerus negeri ini. Terlebih, besarnya beban utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi.
Berita lain yang juga mendapat perhatian pembaca adalah tentang malam pertamaPresidenJokowiberkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi mengaku tidak bisa tidur nyenyak saat menginap di Istana KepresidenanIKN. Kenapa?
Lalu berita mengenai penyebab di balik berbedanya hasil uji roti Okko dan roti Aoka.
Kemudian berita tentang Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
Berita kelima adalah mengenai menguatnya gerakan boikot terhadapAdidas..
Berikut rangkuman lima berita terkini diTempo.co:
- Edisi Khusus 10 Tahun Pemerintahan Jokowi: Warisan Utang Menggunung, Tak Sebanding dengan Pertumbuhan
Eddy Martono tak habis pikir soal lesunya sektor sawit hingga lewat dari separuh tahun 2024 ini. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) ini menceritakan bagaimanapertumbuhanindustri sawit belakangan stagnan, bahkan menurun karena penanaman kembali sawit rakyat terlambat dilakukan.
Ditambah lagi dengan adanya kebijakan fiskal seperti pungutan ekspor dan bea keluar masih perlu didorong, menurut Eddy, kian memperburuk kinerja industri sawit ini. Padahal sebetulnya harga komoditas sawit mentah (CPO) di pasar Rotterdam masih di kisaran US$ 850-1.000 per metrik ton. “Artinya harga tidak anjlok,” kata dia saat dihubungi 26 Juli 2024.
Namun hal itu tak lantas menjaga agar realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan industri sawit pada semester satu tahun 2024 adalah Rp 6,8 triliun, turun dibanding semester 1 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Kemerosotan terbesar terjadi di komoditas batu bara yang pada paruh awal tahun ini sebesar Rp 14,2 triliun, dibanding periode sama 2023 yakni Rp 68,1 triliun.
Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan PPh badan dari sektor komoditas Rp 73,8 triliun. Dengan demikian, pajak yang dikumpulkan tahun ini diperkirakan mencapai Rp 1.921 triliun dari sasaran 1.988 triliun, atau hanya 96,6 persen dari target APBN. Sehingga anggaran negara diperkirakan mengalami defisit 2,7 persen dari PDB dari target 2,29 persen terhadap PDB.
Defisit anggaran juga membuat pemerintah butuh menarikutangbaru, sehingga pinjaman terus membengkak. Soal ini, ekonom senior Faisal Basri mengatakan peningkatan utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. “Utang naik, kalau ekonominya tumbuh maka basis penerimaan pajak naik. Ini kan enggak. Pajaknya turun begini,” ujarnya ditemui di Jakarta, Jumat 26 Juli 2024.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Jokowi Tidak Bisa Tidur Nyenyak di IKN, Kenapa?
PresidenJokowimengaku tidak bisa tidur nyenyak di malam pertama menginap di Istana Kepresidenan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Tadi malam saya tidur di sini. Nggak nyenyak. Saya ngomong apa adanya,” kata Jokowi seraya tertawa di Istana Garuda IKN,Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin, 29 Juli 2024, dikutip dari keterangan video yang diterimaTempo.
“Ya mungkin pertama kali aja. Masih belum apa ya.. masih belum nyenyak.”
Jokowi berkantor di IKN untuk pertama kalinya pada hari ini, Senin, 29 Juli 2024. Kepala negara menerima tamu dan melakukan audiensi di ruang kerja kantor presiden.
“Seperti kegiatan acara harian saat Bapak berkantor di Istana Merdeka Jakarta,” kata Deputi Protokol dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana melalui pesan singkat kepadaTempo, Senin.
Jokowi menggelar rapat terbatas dengan jajaran Otorita IKN. Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono.
Jokowi memberi nama gedung Kantor Presiden itu Istana Garuda, sedangkan Istana Kepresidenan IKN sebagai Istana Negara.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono usai menghadiri rapat internal bersama Presiden Jokowi di Istana Garuda IKN, Senin.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Sebelumnya dalam laporan Majalah Tempo, hasil pengujian roti Aoka danOkkooleh PT SGS Indonesia dari pengajuan Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo menyatakan masing-masing roti mengandung sodium dehydroacetate masing-masing 235 dan 345 miligram per kilogram (mg/kg). Sementara hasil pengujian Badan Pemeriksa Obat dan Makanan atau BPOM menyatakan roti Okko mengandung natrium dehidroasetat sedangkan roti Aoka tidak.
Rahmana mengatakan natrium dehidroasetat dengan sodium dehydroacetate merupakan zat atau senyawa yang sama. Bahan itu serta dehydroacetic acid berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, merupakan pengawet yang diizinkan dalam produk kosmetik. “Namun tidak diizinkan sebagai pengawet pangan atau makanan,” kata dosen di Kelompok Keilmuan Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB itu.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Menko Muhadjir: Saya Baru Tahu
Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
"Kami menyusun tim pengelolaan tambang yang diketuai oleh Prof Muhadjir Efendy," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat konferensi pers di Sleman, DIY, Minggu, 28 Juli 2024.
Dalam struktur kepengurusan PP Muhammadiyah, Menko PMK Muhadjir Effendy menjabat sebagai ketua bidang ekonomi, bisnis, dan industri halal.
Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa penunjukan Muhadjir bukan dalam posisi sebagai Menko PMK.
Kepada awak media, Muhadjir Effendi mengaku baru mengetahui penunjukan dirinya sebagai ketua tim pengelola tambang Muhammadiyah.
"Saya malah baru tahu," ujar dia.
Menko PMK itu mengatakan belum berencana berkomunikasi dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia terkait dengan keputusan PP Muhammadiyah menerima hal tersebut.
"Belum, baru diumumkan tadi masa sudah mau (komunikasi dengan Menteri Investasi). Nanti saya kabari kalau sudah jalan," kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Coret Bella Hadid karena Desakan Israel, Seruan Boikot terhadap Adidas Menguat
Adidasmenghadapi reaksi keras dan seruan boikot yang terus meningkat setelah raksasa pakaian olahraga Jerman itu mencoret model Amerika-PalestinaBella Hadiddari kampanye iklan terbarunya.
Pencoretan itu terjadi setelah muncul kritik dariIsraelkarena Hadid telah lama vokal tentang hak-hakPalestina. Adidas mengontrak Hdid untuk kampanye sepatu retro yang merujuk pada Olimpiade Munich 1972.
Hadid telah menyewa tim hukum sebagai tanggapan atas insiden tersebut, menurutDaily Mail.
Pada 21 Juli 2024, Adidas meminta maaf atas "kekesalan atau tekanan yang disebabkan" oleh kampanye iklannya.
Setelah keputusan perusahaan tersebut, pengguna media sosial bersatu untuk membela Hadid, menyerukan pemboikotan produk Adidas.
"Bella Hadid adalah pahlawan! Semoga @adidas akan menderita karena pemboikotan," kata seorang pengguna.
Menanggapi hal tersebut, pengguna lain berkata, "Maaf teman-teman, saya tidak membeli Adidas karena perlakuan mereka yang tidak bernyali terhadap Bella Hadid."
"Setelah kasus Bella Hadid, kami akan mengucapkan selamat tinggal @adidas. Mereka yang mendorong penjahat genosida tidak boleh mendapatkan uang sepeser pun dari uang yang kita peroleh dengan jujur. Boikot orang Arab dan pro-Palestina sedang menjadi gempa bumi bagi Starbucks dan McDonald's ... Adidas, adios!” komentar pengguna lain.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terpopuler: Segunung Warisan Utang Jokowi, Mengapa Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda
Warisan segunung utang Presiden Jokowi tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Mengapa hasil uji roti Okko dan Aoka bisa berbeda. [1,197] url asal
#jokowi #roti-aoka #okko #roti-okko #joko-widodo #pertumbuhan-ekonomi #ikn #ibu-kota-nusantara #muhammadiyah #muhadjir-effendy #iup #adidas #israel #itb
(Bisnis Tempo) 30/07/24 06:00
v/12633730/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah tentang edisi khusus 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Selama 10 tahun menjadi presiden, Jokowi meninggalkan warisan segunung utang yang bakal menjadi beban generasi penerus negeri ini. Terlebih, besarnya beban utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi.
Berita lain yang juga mendapat perhatian pembaca adalah tentang malam pertamaPresidenJokowiberkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi mengaku tidak bisa tidur nyenyak saat menginap di Istana KepresidenanIKN. Kenapa?
Lalu berita mengenai penyebab di balik berbedanya hasil uji roti Okko dan roti Aoka.
Kemudian berita tentang Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
Berita kelima adalah mengenai menguatnya gerakan boikot terhadapAdidas..
Berikut rangkuman lima berita terkini diTempo.co:
- Edisi Khusus 10 Tahun Pemerintahan Jokowi: Warisan Utang Menggunung, Tak Sebanding dengan Pertumbuhan
Eddy Martono tak habis pikir soal lesunya sektor sawit hingga lewat dari separuh tahun 2024 ini. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) ini menceritakan bagaimanapertumbuhanindustri sawit belakangan stagnan, bahkan menurun karena penanaman kembali sawit rakyat terlambat dilakukan.
Ditambah lagi dengan adanya kebijakan fiskal seperti pungutan ekspor dan bea keluar masih perlu didorong, menurut Eddy, kian memperburuk kinerja industri sawit ini. Padahal sebetulnya harga komoditas sawit mentah (CPO) di pasar Rotterdam masih di kisaran US$ 850-1.000 per metrik ton. “Artinya harga tidak anjlok,” kata dia saat dihubungi 26 Juli 2024.
Namun hal itu tak lantas menjaga agar realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan industri sawit pada semester satu tahun 2024 adalah Rp 6,8 triliun, turun dibanding semester 1 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Kemerosotan terbesar terjadi di komoditas batu bara yang pada paruh awal tahun ini sebesar Rp 14,2 triliun, dibanding periode sama 2023 yakni Rp 68,1 triliun.
Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan PPh badan dari sektor komoditas Rp 73,8 triliun. Dengan demikian, pajak yang dikumpulkan tahun ini diperkirakan mencapai Rp 1.921 triliun dari sasaran 1.988 triliun, atau hanya 96,6 persen dari target APBN. Sehingga anggaran negara diperkirakan mengalami defisit 2,7 persen dari PDB dari target 2,29 persen terhadap PDB.
Defisit anggaran juga membuat pemerintah butuh menarikutangbaru, sehingga pinjaman terus membengkak. Soal ini, ekonom senior Faisal Basri mengatakan peningkatan utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. “Utang naik, kalau ekonominya tumbuh maka basis penerimaan pajak naik. Ini kan enggak. Pajaknya turun begini,” ujarnya ditemui di Jakarta, Jumat 26 Juli 2024.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Jokowi Tidak Bisa Tidur Nyenyak di IKN, Kenapa?
PresidenJokowimengaku tidak bisa tidur nyenyak di malam pertama menginap di Istana Kepresidenan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Tadi malam saya tidur di sini. Nggak nyenyak. Saya ngomong apa adanya,” kata Jokowi seraya tertawa di Istana Garuda IKN,Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin, 29 Juli 2024, dikutip dari keterangan video yang diterimaTempo.
“Ya mungkin pertama kali aja. Masih belum apa ya.. masih belum nyenyak.”
Jokowi berkantor di IKN untuk pertama kalinya pada hari ini, Senin, 29 Juli 2024. Kepala negara menerima tamu dan melakukan audiensi di ruang kerja kantor presiden.
“Seperti kegiatan acara harian saat Bapak berkantor di Istana Merdeka Jakarta,” kata Deputi Protokol dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana melalui pesan singkat kepadaTempo, Senin.
Jokowi menggelar rapat terbatas dengan jajaran Otorita IKN. Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono.
Jokowi memberi nama gedung Kantor Presiden itu Istana Garuda, sedangkan Istana Kepresidenan IKN sebagai Istana Negara.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono usai menghadiri rapat internal bersama Presiden Jokowi di Istana Garuda IKN, Senin.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Sebelumnya dalam laporan Majalah Tempo, hasil pengujian roti Aoka danOkkooleh PT SGS Indonesia dari pengajuan Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo menyatakan masing-masing roti mengandung sodium dehydroacetate masing-masing 235 dan 345 miligram per kilogram (mg/kg). Sementara hasil pengujian Badan Pemeriksa Obat dan Makanan atau BPOM menyatakan roti Okko mengandung natrium dehidroasetat sedangkan roti Aoka tidak.
Rahmana mengatakan natrium dehidroasetat dengan sodium dehydroacetate merupakan zat atau senyawa yang sama. Bahan itu serta dehydroacetic acid berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, merupakan pengawet yang diizinkan dalam produk kosmetik. “Namun tidak diizinkan sebagai pengawet pangan atau makanan,” kata dosen di Kelompok Keilmuan Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB itu.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Menko Muhadjir: Saya Baru Tahu
Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
"Kami menyusun tim pengelolaan tambang yang diketuai oleh Prof Muhadjir Efendy," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat konferensi pers di Sleman, DIY, Minggu, 28 Juli 2024.
Dalam struktur kepengurusan PP Muhammadiyah, Menko PMK Muhadjir Effendy menjabat sebagai ketua bidang ekonomi, bisnis, dan industri halal.
Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa penunjukan Muhadjir bukan dalam posisi sebagai Menko PMK.
Kepada awak media, Muhadjir Effendi mengaku baru mengetahui penunjukan dirinya sebagai ketua tim pengelola tambang Muhammadiyah.
"Saya malah baru tahu," ujar dia.
Menko PMK itu mengatakan belum berencana berkomunikasi dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia terkait dengan keputusan PP Muhammadiyah menerima hal tersebut.
"Belum, baru diumumkan tadi masa sudah mau (komunikasi dengan Menteri Investasi). Nanti saya kabari kalau sudah jalan," kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Coret Bella Hadid karena Desakan Israel, Seruan Boikot terhadap Adidas Menguat
Adidasmenghadapi reaksi keras dan seruan boikot yang terus meningkat setelah raksasa pakaian olahraga Jerman itu mencoret model Amerika-PalestinaBella Hadiddari kampanye iklan terbarunya.
Pencoretan itu terjadi setelah muncul kritik dariIsraelkarena Hadid telah lama vokal tentang hak-hakPalestina. Adidas mengontrak Hdid untuk kampanye sepatu retro yang merujuk pada Olimpiade Munich 1972.
Hadid telah menyewa tim hukum sebagai tanggapan atas insiden tersebut, menurutDaily Mail.
Pada 21 Juli 2024, Adidas meminta maaf atas "kekesalan atau tekanan yang disebabkan" oleh kampanye iklannya.
Setelah keputusan perusahaan tersebut, pengguna media sosial bersatu untuk membela Hadid, menyerukan pemboikotan produk Adidas.
"Bella Hadid adalah pahlawan! Semoga @adidas akan menderita karena pemboikotan," kata seorang pengguna.
Menanggapi hal tersebut, pengguna lain berkata, "Maaf teman-teman, saya tidak membeli Adidas karena perlakuan mereka yang tidak bernyali terhadap Bella Hadid."
"Setelah kasus Bella Hadid, kami akan mengucapkan selamat tinggal @adidas. Mereka yang mendorong penjahat genosida tidak boleh mendapatkan uang sepeser pun dari uang yang kita peroleh dengan jujur. Boikot orang Arab dan pro-Palestina sedang menjadi gempa bumi bagi Starbucks dan McDonald's ... Adidas, adios!” komentar pengguna lain.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terpopuler: Segunung Warisan Utang Jokowi, Mengapa Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda
Warisan segunung utang Presiden Jokowi tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Mengapa hasil uji roti Okko dan Aoka bisa berbeda. [1,197] url asal
#jokowi #roti-aoka #okko #roti-okko #joko-widodo #pertumbuhan-ekonomi #ikn #ibu-kota-nusantara #muhammadiyah #muhadjir-effendy #iup #adidas #israel #itb
(Bisnis Tempo) 30/07/24 06:00
v/12628519/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah tentang edisi khusus 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Selama 10 tahun menjadi presiden, Jokowi meninggalkan warisan segunung utang yang bakal menjadi beban generasi penerus negeri ini. Terlebih, besarnya beban utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi.
Berita lain yang juga mendapat perhatian pembaca adalah tentang malam pertamaPresidenJokowiberkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi mengaku tidak bisa tidur nyenyak saat menginap di Istana KepresidenanIKN. Kenapa?
Lalu berita mengenai penyebab di balik berbedanya hasil uji roti Okko dan roti Aoka.
Kemudian berita tentang Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
Berita kelima adalah mengenai menguatnya gerakan boikot terhadapAdidas..
Berikut rangkuman lima berita terkini diTempo.co:
- Edisi Khusus 10 Tahun Pemerintahan Jokowi: Warisan Utang Menggunung, Tak Sebanding dengan Pertumbuhan
Eddy Martono tak habis pikir soal lesunya sektor sawit hingga lewat dari separuh tahun 2024 ini. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) ini menceritakan bagaimanapertumbuhanindustri sawit belakangan stagnan, bahkan menurun karena penanaman kembali sawit rakyat terlambat dilakukan.
Ditambah lagi dengan adanya kebijakan fiskal seperti pungutan ekspor dan bea keluar masih perlu didorong, menurut Eddy, kian memperburuk kinerja industri sawit ini. Padahal sebetulnya harga komoditas sawit mentah (CPO) di pasar Rotterdam masih di kisaran US$ 850-1.000 per metrik ton. “Artinya harga tidak anjlok,” kata dia saat dihubungi 26 Juli 2024.
Namun hal itu tak lantas menjaga agar realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan industri sawit pada semester satu tahun 2024 adalah Rp 6,8 triliun, turun dibanding semester 1 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Kemerosotan terbesar terjadi di komoditas batu bara yang pada paruh awal tahun ini sebesar Rp 14,2 triliun, dibanding periode sama 2023 yakni Rp 68,1 triliun.
Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan PPh badan dari sektor komoditas Rp 73,8 triliun. Dengan demikian, pajak yang dikumpulkan tahun ini diperkirakan mencapai Rp 1.921 triliun dari sasaran 1.988 triliun, atau hanya 96,6 persen dari target APBN. Sehingga anggaran negara diperkirakan mengalami defisit 2,7 persen dari PDB dari target 2,29 persen terhadap PDB.
Defisit anggaran juga membuat pemerintah butuh menarikutangbaru, sehingga pinjaman terus membengkak. Soal ini, ekonom senior Faisal Basri mengatakan peningkatan utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. “Utang naik, kalau ekonominya tumbuh maka basis penerimaan pajak naik. Ini kan enggak. Pajaknya turun begini,” ujarnya ditemui di Jakarta, Jumat 26 Juli 2024.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Jokowi Tidak Bisa Tidur Nyenyak di IKN, Kenapa?
PresidenJokowimengaku tidak bisa tidur nyenyak di malam pertama menginap di Istana Kepresidenan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Tadi malam saya tidur di sini. Nggak nyenyak. Saya ngomong apa adanya,” kata Jokowi seraya tertawa di Istana Garuda IKN,Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin, 29 Juli 2024, dikutip dari keterangan video yang diterimaTempo.
“Ya mungkin pertama kali aja. Masih belum apa ya.. masih belum nyenyak.”
Jokowi berkantor di IKN untuk pertama kalinya pada hari ini, Senin, 29 Juli 2024. Kepala negara menerima tamu dan melakukan audiensi di ruang kerja kantor presiden.
“Seperti kegiatan acara harian saat Bapak berkantor di Istana Merdeka Jakarta,” kata Deputi Protokol dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana melalui pesan singkat kepadaTempo, Senin.
Jokowi menggelar rapat terbatas dengan jajaran Otorita IKN. Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono.
Jokowi memberi nama gedung Kantor Presiden itu Istana Garuda, sedangkan Istana Kepresidenan IKN sebagai Istana Negara.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono usai menghadiri rapat internal bersama Presiden Jokowi di Istana Garuda IKN, Senin.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Sebelumnya dalam laporan Majalah Tempo, hasil pengujian roti Aoka danOkkooleh PT SGS Indonesia dari pengajuan Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo menyatakan masing-masing roti mengandung sodium dehydroacetate masing-masing 235 dan 345 miligram per kilogram (mg/kg). Sementara hasil pengujian Badan Pemeriksa Obat dan Makanan atau BPOM menyatakan roti Okko mengandung natrium dehidroasetat sedangkan roti Aoka tidak.
Rahmana mengatakan natrium dehidroasetat dengan sodium dehydroacetate merupakan zat atau senyawa yang sama. Bahan itu serta dehydroacetic acid berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, merupakan pengawet yang diizinkan dalam produk kosmetik. “Namun tidak diizinkan sebagai pengawet pangan atau makanan,” kata dosen di Kelompok Keilmuan Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB itu.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Menko Muhadjir: Saya Baru Tahu
Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
"Kami menyusun tim pengelolaan tambang yang diketuai oleh Prof Muhadjir Efendy," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat konferensi pers di Sleman, DIY, Minggu, 28 Juli 2024.
Dalam struktur kepengurusan PP Muhammadiyah, Menko PMK Muhadjir Effendy menjabat sebagai ketua bidang ekonomi, bisnis, dan industri halal.
Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa penunjukan Muhadjir bukan dalam posisi sebagai Menko PMK.
Kepada awak media, Muhadjir Effendi mengaku baru mengetahui penunjukan dirinya sebagai ketua tim pengelola tambang Muhammadiyah.
"Saya malah baru tahu," ujar dia.
Menko PMK itu mengatakan belum berencana berkomunikasi dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia terkait dengan keputusan PP Muhammadiyah menerima hal tersebut.
"Belum, baru diumumkan tadi masa sudah mau (komunikasi dengan Menteri Investasi). Nanti saya kabari kalau sudah jalan," kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Coret Bella Hadid karena Desakan Israel, Seruan Boikot terhadap Adidas Menguat
Adidasmenghadapi reaksi keras dan seruan boikot yang terus meningkat setelah raksasa pakaian olahraga Jerman itu mencoret model Amerika-PalestinaBella Hadiddari kampanye iklan terbarunya.
Pencoretan itu terjadi setelah muncul kritik dariIsraelkarena Hadid telah lama vokal tentang hak-hakPalestina. Adidas mengontrak Hdid untuk kampanye sepatu retro yang merujuk pada Olimpiade Munich 1972.
Hadid telah menyewa tim hukum sebagai tanggapan atas insiden tersebut, menurutDaily Mail.
Pada 21 Juli 2024, Adidas meminta maaf atas "kekesalan atau tekanan yang disebabkan" oleh kampanye iklannya.
Setelah keputusan perusahaan tersebut, pengguna media sosial bersatu untuk membela Hadid, menyerukan pemboikotan produk Adidas.
"Bella Hadid adalah pahlawan! Semoga @adidas akan menderita karena pemboikotan," kata seorang pengguna.
Menanggapi hal tersebut, pengguna lain berkata, "Maaf teman-teman, saya tidak membeli Adidas karena perlakuan mereka yang tidak bernyali terhadap Bella Hadid."
"Setelah kasus Bella Hadid, kami akan mengucapkan selamat tinggal @adidas. Mereka yang mendorong penjahat genosida tidak boleh mendapatkan uang sepeser pun dari uang yang kita peroleh dengan jujur. Boikot orang Arab dan pro-Palestina sedang menjadi gempa bumi bagi Starbucks dan McDonald's ... Adidas, adios!” komentar pengguna lain.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Terpopuler: Segunung Warisan Utang Jokowi, Mengapa Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda
Warisan segunung utang Presiden Jokowi tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Mengapa hasil uji roti Okko dan Aoka bisa berbeda. [1,197] url asal
#jokowi #roti-aoka #okko #roti-okko #joko-widodo #pertumbuhan-ekonomi #ikn #ibu-kota-nusantara #muhammadiyah #muhadjir-effendy #iup #adidas #israel #itb
(Bisnis Tempo) 30/07/24 06:00
v/12612709/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler yang banyak mendapat perhatian pembaca adalah tentang edisi khusus 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Selama 10 tahun menjadi presiden, Jokowi meninggalkan warisan segunung utang yang bakal menjadi beban generasi penerus negeri ini. Terlebih, besarnya beban utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi.
Berita lain yang juga mendapat perhatian pembaca adalah tentang malam pertamaPresidenJokowiberkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi mengaku tidak bisa tidur nyenyak saat menginap di Istana KepresidenanIKN. Kenapa?
Lalu berita mengenai penyebab di balik berbedanya hasil uji roti Okko dan roti Aoka.
Kemudian berita tentang Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
Berita kelima adalah mengenai menguatnya gerakan boikot terhadapAdidas..
Berikut rangkuman lima berita terkini diTempo.co:
- Edisi Khusus 10 Tahun Pemerintahan Jokowi: Warisan Utang Menggunung, Tak Sebanding dengan Pertumbuhan
Eddy Martono tak habis pikir soal lesunya sektor sawit hingga lewat dari separuh tahun 2024 ini. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) ini menceritakan bagaimanapertumbuhanindustri sawit belakangan stagnan, bahkan menurun karena penanaman kembali sawit rakyat terlambat dilakukan.
Ditambah lagi dengan adanya kebijakan fiskal seperti pungutan ekspor dan bea keluar masih perlu didorong, menurut Eddy, kian memperburuk kinerja industri sawit ini. Padahal sebetulnya harga komoditas sawit mentah (CPO) di pasar Rotterdam masih di kisaran US$ 850-1.000 per metrik ton. “Artinya harga tidak anjlok,” kata dia saat dihubungi 26 Juli 2024.
Namun hal itu tak lantas menjaga agar realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan industri sawit pada semester satu tahun 2024 adalah Rp 6,8 triliun, turun dibanding semester 1 2023 sebesar Rp 15,6 triliun. Kemerosotan terbesar terjadi di komoditas batu bara yang pada paruh awal tahun ini sebesar Rp 14,2 triliun, dibanding periode sama 2023 yakni Rp 68,1 triliun.
Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan PPh badan dari sektor komoditas Rp 73,8 triliun. Dengan demikian, pajak yang dikumpulkan tahun ini diperkirakan mencapai Rp 1.921 triliun dari sasaran 1.988 triliun, atau hanya 96,6 persen dari target APBN. Sehingga anggaran negara diperkirakan mengalami defisit 2,7 persen dari PDB dari target 2,29 persen terhadap PDB.
Defisit anggaran juga membuat pemerintah butuh menarikutangbaru, sehingga pinjaman terus membengkak. Soal ini, ekonom senior Faisal Basri mengatakan peningkatan utang tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. “Utang naik, kalau ekonominya tumbuh maka basis penerimaan pajak naik. Ini kan enggak. Pajaknya turun begini,” ujarnya ditemui di Jakarta, Jumat 26 Juli 2024.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Jokowi Tidak Bisa Tidur Nyenyak di IKN, Kenapa?
PresidenJokowimengaku tidak bisa tidur nyenyak di malam pertama menginap di Istana Kepresidenan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Tadi malam saya tidur di sini. Nggak nyenyak. Saya ngomong apa adanya,” kata Jokowi seraya tertawa di Istana Garuda IKN,Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin, 29 Juli 2024, dikutip dari keterangan video yang diterimaTempo.
“Ya mungkin pertama kali aja. Masih belum apa ya.. masih belum nyenyak.”
Jokowi berkantor di IKN untuk pertama kalinya pada hari ini, Senin, 29 Juli 2024. Kepala negara menerima tamu dan melakukan audiensi di ruang kerja kantor presiden.
“Seperti kegiatan acara harian saat Bapak berkantor di Istana Merdeka Jakarta,” kata Deputi Protokol dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana melalui pesan singkat kepadaTempo, Senin.
Jokowi menggelar rapat terbatas dengan jajaran Otorita IKN. Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono.
Jokowi memberi nama gedung Kantor Presiden itu Istana Garuda, sedangkan Istana Kepresidenan IKN sebagai Istana Negara.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono usai menghadiri rapat internal bersama Presiden Jokowi di Istana Garuda IKN, Senin.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Sebelumnya dalam laporan Majalah Tempo, hasil pengujian roti Aoka danOkkooleh PT SGS Indonesia dari pengajuan Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo menyatakan masing-masing roti mengandung sodium dehydroacetate masing-masing 235 dan 345 miligram per kilogram (mg/kg). Sementara hasil pengujian Badan Pemeriksa Obat dan Makanan atau BPOM menyatakan roti Okko mengandung natrium dehidroasetat sedangkan roti Aoka tidak.
Rahmana mengatakan natrium dehidroasetat dengan sodium dehydroacetate merupakan zat atau senyawa yang sama. Bahan itu serta dehydroacetic acid berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, merupakan pengawet yang diizinkan dalam produk kosmetik. “Namun tidak diizinkan sebagai pengawet pangan atau makanan,” kata dosen di Kelompok Keilmuan Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB itu.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Menko Muhadjir: Saya Baru Tahu
Pimpinan PusatMuhammadiyahmenunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjirEffendi sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
"Kami menyusun tim pengelolaan tambang yang diketuai oleh Prof Muhadjir Efendy," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat konferensi pers di Sleman, DIY, Minggu, 28 Juli 2024.
Dalam struktur kepengurusan PP Muhammadiyah, Menko PMK Muhadjir Effendy menjabat sebagai ketua bidang ekonomi, bisnis, dan industri halal.
Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa penunjukan Muhadjir bukan dalam posisi sebagai Menko PMK.
Kepada awak media, Muhadjir Effendi mengaku baru mengetahui penunjukan dirinya sebagai ketua tim pengelola tambang Muhammadiyah.
"Saya malah baru tahu," ujar dia.
Menko PMK itu mengatakan belum berencana berkomunikasi dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia terkait dengan keputusan PP Muhammadiyah menerima hal tersebut.
"Belum, baru diumumkan tadi masa sudah mau (komunikasi dengan Menteri Investasi). Nanti saya kabari kalau sudah jalan," kata dia.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
<!--more-->
- Coret Bella Hadid karena Desakan Israel, Seruan Boikot terhadap Adidas Menguat
Adidasmenghadapi reaksi keras dan seruan boikot yang terus meningkat setelah raksasa pakaian olahraga Jerman itu mencoret model Amerika-PalestinaBella Hadiddari kampanye iklan terbarunya.
Pencoretan itu terjadi setelah muncul kritik dariIsraelkarena Hadid telah lama vokal tentang hak-hakPalestina. Adidas mengontrak Hdid untuk kampanye sepatu retro yang merujuk pada Olimpiade Munich 1972.
Hadid telah menyewa tim hukum sebagai tanggapan atas insiden tersebut, menurutDaily Mail.
Pada 21 Juli 2024, Adidas meminta maaf atas "kekesalan atau tekanan yang disebabkan" oleh kampanye iklannya.
Setelah keputusan perusahaan tersebut, pengguna media sosial bersatu untuk membela Hadid, menyerukan pemboikotan produk Adidas.
"Bella Hadid adalah pahlawan! Semoga @adidas akan menderita karena pemboikotan," kata seorang pengguna.
Menanggapi hal tersebut, pengguna lain berkata, "Maaf teman-teman, saya tidak membeli Adidas karena perlakuan mereka yang tidak bernyali terhadap Bella Hadid."
"Setelah kasus Bella Hadid, kami akan mengucapkan selamat tinggal @adidas. Mereka yang mendorong penjahat genosida tidak boleh mendapatkan uang sepeser pun dari uang yang kita peroleh dengan jujur. Boikot orang Arab dan pro-Palestina sedang menjadi gempa bumi bagi Starbucks dan McDonald's ... Adidas, adios!” komentar pengguna lain.
Berita lengkap bisa dibacadi sini.
Isu Roti Berpengawet, Pemkot Semarang Minta Warga Tak Panik
Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pemantauan dan pembinaan secara berkala untuk memastikan keamanan produk IKM. [307] url asal
#roti-berpengawet #roti-aoka #roti-di-semarang #roti-berpengawet-di-semarang #roti-berpengawet-di-jateng
(Bisnis.Com) 29/07/24 20:16
v/12556519/
Bisnis.com, SEMARANG - Isu penggunaan bahan pengawet berbahaya pada produk roti membawa kekhawatiran tersendiri bagi konsumen. Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Tri Supriyanto, mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
"Selama pemantauan saya, lewat sinergi dan kolaborasi dengan [Industri Kecil dan Menengah/IKM] binaan Dinas Perindustrian Kota Semarang, insyaallah bisa terkendali dengan aman," ucap Tri saat ditemui wartawan pada Senin (29/7/2024).
Tri memastikan bahwa IKM makanan dan minuman yang berada di bawah binaan Dinas Perindustrian Kota Semarang telah menggunakan standar keamanan tersendiri. Hal tersebut juga dipastikan lewat upaya pengendalian, pengawasan, serta pembinaan secara berkala.
"Jadi dikontrol terus dan berkala. Kami juga melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait masalah makanan yang dikonsumsi masyarakat," jelas Tri.
Sebagai informasi, Dinas Perindustrian Kota Semarang memiliki beberapa klaster usaha yang menampung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta IKM. Beberapa klaster usaha tersebut bergerak pada sektor makanan dan minuman, seperti klaster pengolahan pangan, klaster kulit lumpia, klaster jamu, serta klaster jajanan pasar.
Tri menyebut bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang untuk memastikan keamanan produk yang dipasarkan IKM dan UMKM binaannya. Koordinasi tersebut juga melibatkan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Semarang maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Lebih lanjut, terkait sanksi apabila ditemukan pelanggaran, Tri menyebut bahwa Dinas Perindustrian Kota Semarang siap mengikuti aturan yang berlaku. "Kalau semua pelanggaran pasti ada sanksinya, ada berat, ada ringan. Kami juga menggandeng [Sekretaris Daerah] bagian hukum, Satpol PP, inspektorat, camat, lurah, juga kami libatkan. Itu tupoksinya tiap OPD kan sudah jelas," tegasnya.
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan penjelasan publik tentang kandungan Natrium Dehidroasetat pada produk roti di pasaran. Dalam penjelasan tersebut, BPOM mengungkapkan temuan kandungan badan berbahaya tersebut dalam sampel roti bermerk Okko produksi PT Abadi Rasa Food, Bandung. Temuan tersebut ditindaklanjuti dengan penarikan produk roti bermerk Okko dari pasaran.
Terkini: Menko Muhadjir Effendy Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Hari Pertama Jokowi Berkantor di IKN
PP Muhammadiyah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sebagai ketua tim pengelola tambang. [888] url asal
#muhadjir #tambang #muhammadiyah #iup #izin-usaha-pertambangan #itb #roti #aoka #okko #sampel #produksi #jokowi #ikn #adidas #bella-hadid #palestina #perdagangan #harga-emas-antam #transaksi #boikot
(Bisnis Tempo) 29/07/24 13:02
v/12542637/
TEMPO.CO, Jakarta - Berita-berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Senin siang, 29 Juli 2024 dimulai dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
Disusul, pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
Selanjutnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menandai hari pertama berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menggelar rapat dengan Otorita IKN dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur, Senin, 29 Juli 2024.
Berikutnya, Adidas menghadapi reaksi keras dan seruan boikot yang terus meningkat setelah raksasa pakaian olahraga Jerman itu mencoret model Amerika-Palestina Bella Hadid dari kampanye iklan terbarunya.
Terakhir, pada Ahad kemarin, harga emas Antam Rp 1.396.000 per gram, tidak berubah dibanding perdagangan Sabtu. Selama sepekan terakhir harga emas terendah adalah pada Jumat, 26 Juli 2024, yakni di level 1.386.000 per gram.
Kelima berita ini paling banyak diakses pembaca kanal Ekonomi dan
Bisnis Tempo.co.
Berikut ringkasan lima berita yang trending tersebut:
Selanjutnya: 1. Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Menko Muhadjir....
<!--more-->
1. Ditunjuk Pimpin Tim Tambang Muhammadiyah, Menko Muhadjir: Saya Baru Tahu
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sebagai ketua tim pengelola tambang setelah organisasi Islam tersebut memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah.
"Kami menyusun tim pengelolaan tambang yang diketuai oleh Prof Muhadjir Effendy," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat konferensi pers di Sleman, DIY, Minggu, 28 Juli 2024.
Dalam struktur kepengurusan PP Muhammadiyah, Menko PMK Muhadjir Effendy menjabat sebagai ketua bidang ekonomi, bisnis, dan industri halal.
Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa penunjukan Muhadjir bukan dalam posisi sebagai Menko PMK.
Berita selengkapnya baca di sini.
2. Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Berita selengkapnya baca di sini.
Selanjutnya: 3. Hari Pertama Jokowi Berkantor di IKN Rapat dengan Otorita....
<!--more-->
3. Hari Pertama Jokowi Berkantor di IKN Rapat dengan Otorita dan Forkopimda, Sidang Kabinet Tunggu Prabowo
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menandai hari pertama berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menggelar rapat dengan Otorita IKN dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur, Senin, 29 Juli 2024.
"Rencana beliau akan rapat dengan jajaran OIKN didampingi Mensesneg dan Menteri PUPR. Kemudian juga akan menerima Jajaran Forkompinda Kaltim," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana,di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Yusuf mengatakan rapat di Istana IKN akan dilakukan sama halnya seperti rapat-rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta. "Pagi ini Bapak Presiden akan menerima tamu dan rapat di ruang kerja di Kantor Presiden di IKN ini, seperti kegiatan acara harian saat berkantor di Istana Merdeka Jakarta," ujar Yusuf.
Berita selengkapnya baca di sini.
4. Coret Bella Hadid karena Desakan Israel, Seruan Boikot terhadap Adidas Menguat
Adidas menghadapi reaksi keras dan seruan boikot yang terus meningkat setelah raksasa pakaian olahraga Jerman itu mencoret model Amerika-Palestina Bella Hadid dari kampanye iklan terbarunya.
Pencoretan itu terjadi setelah muncul kritik dari Israel karena Hadid telah lama vokal tentang hak-hak Palestina. Adidas mengontrak Hdid untuk kampanye sepatu retro yang merujuk pada Olimpiade Munich 1972.
Pada 21 Juli 2024, Adidas meminta maaf atas "kekesalan atau tekanan yang disebabkan" oleh kampanye iklannya.
Setelah keputusan perusahaan tersebut, pengguna media sosial bersatu untuk membela Hadid, menyerukan pemboikotan produk Adidas.
Berita selengkapnya baca di sini.
Selanjutnya: 5. Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 1.402.000 per Gram....
<!--more-->
5. Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 1.402.000 per Gram Hari Ini
Harga emas dari PT Aneka Tambang Tbk. atau harga emas Antam naik Rp 6.000 pada perdagangan hari ini, Senin 29 Juli 2024. Saat ini harga emas Antam tercatat di level Rp 1.402.000 per gram.
Pada Ahad kemarin, harga emas Antam Rp 1.396.000 per gram, tidak berubah dibanding perdagangan Sabtu. Selama sepekan terakhir harga emas terendah adalah pada Jumat, 26 Juli 2024, yakni di level 1.386.000 per gram.
Adapun harga jual kembali atau buyback emas batangan Antam pada hari ini juga naik RP 6.000 menjadi Rp 1.260.000 per gram. Semua transaksibuyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenai pajak penghasilan atau PPh 22 sebesar 1,5 persen.
Aturan ini sesuai dengan Perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk individu, badan usaha, dan instansi pemerintah.
Berita selengkapnya baca di sini.
Hasil Pengujian Roti Aoka dan Okko Berbeda, Profesor ITB Ungkap Faktor Penyebabnya
Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Ini kata Profesor dari Sekolah Farmasi ITB. [503] url asal
#roti #aoka #okko #itb #konsumen #pangan
(Bisnis Tempo) 29/07/24 07:30
v/12504529/
TEMPO.CO, Jakarta - Pengujian terhadap roti Aoka dan Okko mengalami perbedaan hasil. Menurut Profesor dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Rahmana Emran Kartasasmita, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan adalah memastikan apakah sampel roti dari kedua merek yang diperiksa merupakan sampel yang identik atau sama tanggal produksinya.
“Bila sampel yang diuji tidak identik, bisa saja memberikan hasil yang berbeda walaupun berasal dari merek yang sama,” kata Rahmana kepada Tempo, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurutnya, bila dapat dipastikan sampel yang diuji identik, maka baru bisa dikaji lebih jauh hal-hal yang terkait dengan metode uji dan hal-hal teknis lain terkait pengolahan dan interpretasi data. Dengan catatan, data-data primer hasil pengujian di laboratorium tersedia.
Sebelumnya dalam laporan Majalah Tempo, hasil pengujian roti Aoka dan Okko oleh PT SGS Indonesia dari pengajuan Paguyuban Roti dan Mie Ayam Borneo menyatakan masing-masing roti mengandung sodium dehydroacetate masing-masing 235 dan 345 miligram per kilogram (mg/kg). Sementara hasil pengujian Badan Pemeriksa Obat dan Makanan atau BPOM menyatakan roti Okko mengandung natrium dehidroasetat sedangkan roti Aoka tidak.
Rahmana mengatakan natrium dehidroasetat dengan sodium dehydroacetate merupakan zat atau senyawa yang sama. Bahan itu serta dehydroacetic acid berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, merupakan pengawet yang diizinkan dalam produk kosmetik. “Namun tidak diizinkan sebagai pengawet pangan atau makanan,” kata dosen di Kelompok Keilmuan Farmakokimia Sekolah Farmasi ITB itu.
Selain itu, standar internasional tentang bahan tambahan pangan juga tidak merekomendasikan penggunaan natrium dehidroasetat atau sodium dehydroacetate dan dehydroacetic acid sebagai pengawet pangan atau makanan. “Berdasarkan hal tersebut dapat dipahami dan dimaknai, natrium dehidroasetat atau sodium dehydroacetate dan dehydroacetic acid, tidak aman untuk dikonsumsi dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan,” ujar Rahmana.
Namun begitu, sifat bahaya suatu zat atau senyawa tidak ditentukan oleh hasil pengujian kualitatif maupun kuantitatif suatu laboratotium pengujian, melainkan berdasarkan evaluasi keamanan yang dilakukan secara komprehensif. Pada tataran internasional, evaluasi keamanan suatu zat atau senyawa yang akan digunakan sebagai bahan tambahan pangan dilakukan oleh The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA).
“Sepanjang yang saya ketahui, JECFA belum melakukan atau setidaknya belum mempublikasikan hasil evaluasi keamanan natrium dehidroasetat atau sodium dehydroacetate dan dehydroacetic acid sebagai pengawet pangan atau makanan,” kata dia.
Lazimnya, hasil evaluasi yang dilakukan oleh JECFA menjadi pertimbangan apakah suatu zat atau senyawa layak digunakan sebagai bahan tambahan pangan dan dapat diadopsi ke dalam General Standard for Food Additives (GSFA). Kalaupun dilakukan adopsi menurut Rahmana, harus melalui serangkaian proses yang panjang. Di antaranya melalui pembahasan pada sidang tahunan Codex Committee on Food Additives (CCFA), dan Codex Alimentarius atau Lembaga PBB di bawah FAO dan WHO.
Soal aspek keamanan konsumen, menurut Rahmana, terkait dengan batas pemakaian suatu zat atau senyawa yang sudah direkomendasikan atau diadopsi sebagai bahan tambahan pangan ke dalam GSFA. Misalnya sorbates sebagai sorbic acid, potassium sorbate, maupun calcium sorbate, sebagai bahan pengawet roti dengan batas maksimal 1.000 miligram per kilogram (mg/kg).
“Bila kadar bahan pengawet itu tidak melampaui batas maksimal yang ditetapkan dalam standar atau regulasi, maka produk pangan tersebut aman untuk dikonsumsi dan sebaliknya,” kata Rahmana.