PT Bank Mandiri Persero Tbk resmi menambahkan tujuh mata uang baru pada fitur transfer luar negeri meliputi Yen Jepang (JPY), Won Korea (KRW), Ringgit Malaysia (MYR), Franc Swiss (CHF), Dirham Uni Emirat Arab (AED), Dong Vietnam (VND), Peso Filipina (PHP) dalam memperluas layanan valuta asing (valas) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Secara keseluruhan, nasabah dapat melakukan transfer ke luar negeri dalam 17 mata uang asing yang mencakup 180 negara, termasuk layanan pengiriman dolar Amerika ke seluruh dunia dengan layanan valas dari bank berlogo pita emas ini.
Direktur Jaringan & Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto menjelaskan bahwa penambahan mata uang asing ini adalah langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan nasabah yang aktif dalam transaksi lintas negara.
"Kami sangat bangga dapat memperkenalkan lebih banyak mata uang asing untuk transfer valuta asing. Inovasi ini adalah bagian dari komitmen Bank Mandiri menghadirkan Solusi Pasti Valuta Asing yang lengkap untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan finansial nasabah terutama dalam hal transaksi secara global," kata Aquarius dalam keterangan resminya, Jumat (8/11/2024).
Sejak diluncurkan pada kuartal I 2023, transaksi valas melalui Livin' by Mandiri terus mengalami peningkatan. Hingga akhir kuartal III 2024, volume transaksi valas di Livin' by Mandiri mencapai Rp 1,2 triliun dengan kenaikan sebesar 214% secara year on year (YoY). Rata-rata harian volume transaksi dari transfer valas remittance pada kuartal III 2024 mencapai Rp13,7 miliar, meningkat 62% dari rata-rata harian volume penjualan kuartal II 2024 yang sebesar Rp8,3 miliar.
Harapannya, lanjut Aquarius, dengan perluasan jangkauan mata uang asing untuk transaksi valas ini, Bank Mandiri dapat secara aktif mendukung nasabah menghadapi berbagai tantangan di pasar global serta memberikan akses yang lebih luas dan mudah untuk memenuhi kebutuhan transaksi di seluruh dunia.
Sebagai tambahan informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021 hingga kuartal III 2024, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri menembus angka 27,6 juta pengguna, naik 32% secara yoy. Adapun, dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri telah mencapai Rp2.940 triliun dengan frekuensi transaksi 2,7 miliar transaksi.
Pengguna mungkin mengalami berbagai masalah sehingga menghambat proses transaksi. Simak cara mengatasi DANA tidak bisa transaksi berikut. [708] url asal
Aplikasi DANA eror atau tidak bisa melakukan transaksi? Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari koneksi internet hingga gangguan dalam aplikasi itu sendiri.
DANA sendiri adalah salah satu aplikasi dompet digital yang digunakan untuk berbagai transaksi, seperti transfer, pembayaran tagihan, hingga membeli produk secara online. Simak penyebab dan hal-hal yang harus dilakukan ketika DANA eror.
Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Transaksi
Penyebab transaksi gagal di DANA bisa disebabkan karena saldo yang tidak mencukupi atau kesalahan teknis.
Dilansir laman resmi DANA, cara mengatasi DANA yang tidak bisa transaksi yaitu dengan cek saldo. Pastikan saldo DANA mencukupi untuk melakukan transaksi.
Jika saldo cukup, namun transaksi tetap tidak bisa. coba lakukan transaksi beberapa saat kemudian. Bisanya, kendala ini disebabkan karena masalah teknis yang bersifat sementara. Hal ini bisa teratasi dengan sendirinya.
Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Dibuka
Penyebabnya bisa karena ada gangguan di aplikasi itu sendiri. Berikut adalah langkah yang perlu dilakukan jika aplikasi DANA eror:
1. Restart HP
Coba restart perangkat kamu. Lalu, coba buka kembali DANA.
2. Update Aplikasi
Biasanya, DANA yang tidak bisa dibuka karena belum update dalam versi terbaru. Caranya bisa buka DANA di App Store atau Google Play Store, klik tombol pembaruan.
3. Instal Ulang Aplikasi DANA
Jika masih gagal, cobalah untuk menghapus aplikasi DANA. Kemudian, download atau instal kembali DANA.
4. Hapus Data dan Cache HP
Aplikasi tidak bisa dibuka di beberapa kasus, karena cache HP yang penuh. Oleh sebab itu, cobalah untuk menghapus cache dan data aplikasi.
Buka pengaturan perangkat
Cari aplikasi DANA
Pilih "Hapus Cache"
Klik "Hapus Data".
Cara Mengatasi Top Up di DANA Gagal
Penyebab top up di DANA gagal bisa jadi karena salah memakai metode pembayaran yang digunakan atau masalah input angka. Berikut cara untuk mengatasi gagal top up di DANA:
1. Periksa Metode Pembayaran
Pilih dan pastikan metode pembayaran sesuai, seperti menggunakan kartu kredit atau transfer bank. Periksa juga batasan waktunya. Periksa adakah masalah dari bank penyedia pembayaran yang kamu digunakan.
2. Input Ulang Nomor
Pastikan nomor virtual account atau nomor rekening sesuai saat melakukan top up.
3. Coba Metode Pembayaran yang Lain
Jika metode sebelumnya tatap gagal, cobalah metode pembayaran yang tersedia di DANA yang lain.
Ciri-ciri Akun DANA Dibekukan
Bagi pengguna yang tidak bisa melakukan transaksi DANA, selain eror bisa jadi akun DANAnya dibekukan.
Berdasarkan informasi dari akun X resmi @danawallet (07/11/2024), ciri-ciri akun DANA yang dibekukan adalah akun tidak bisa login dan tidak bisa melakukan transaksi.
Sementara, penyebab akun DANA yang dibekukan dapat terjadi karena Kakak salah PIN akun DANA dan adanya pelaporan terkait indikasi penipuan.
Cara mengatasi masalah pada aplikasi DANA, bisa disesuaikan dengan jenis masalah dan penyebabnya. Pastikan juga koneksi internet stabil, data yang dimasukkan sesuai, dan mengikuti arahan sesuai dengan ketentuan yang ada di DANA. Semoga berhasil.
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membentuk subholding bernama PLN Indonesia Power (PLN IP) dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik, dan mendukung transisi energi Tanah Air untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
"PLN IP merupakan salah satu subholding PLN yang memegang peran strategis. Peran utama PLN IP saat ini yaitu sebagai penyedia solusi energi yang meliputi pembangkitan tenaga listrik yang tersebar di Indonesia serta mengembangkan bisnis beyond KWh," kata Direktur Utama PLN IP Edwin Nugraha Putra, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/11/2024).
Edwin mengungkapkan, PLN Indonesia Power dihadapkan pada lima tantangan utama. Pertama, pembentukan holding-subholding berimplikasi pada peralihan aset pembangkitan ke PLN IP, sehingga kapasitas pembangkit meningkat dua kali lipat, dari sebelumnya 10 GW menjadi 21 GW.
Kedua, ditetapkannya visi Transformasi 2.0 PLN untuk menjadi Global Top 500 Company dan PLN IP sebagai Subholding tentunya turut berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
"Ketiga, adanya aspirasi roadmap untuk mencapai NZE sesuai dengan agenda Indonesia menuju NZE 2060 dan PLN IP berperan penting untuk menyukseskan agenda tersebut. Keempat, perlunya ikut berperan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDG's) dan yang kelima yaitu adanya momentum untuk mempercepat pengembangan bisnis agar PLN IP memiliki keunggulan dalam pengembangan pembangkit hijau dan beyond KWh," tambah Edwin.
PLN IP meluncurkan salah satu program dalam meningkatkan kinerja pembangkit melalui implementasi Digital Power Plant atau Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC).
Program ini bertujuan memantau dan mengelola kinerja pembangkit listrik secara real time melalui konektivitas digital yang diharapkan dapat mengoptimaikan dua indikator penting bisnisnya, yakni Equivalent Availability Factor (EAF) dan Equivalent Forced Outage Rate (EFOR).
Menurut Edwin, sejak dimulainya program Transformasi 2.0, PLN IP telah menghubungkan mesin pembangkit ke sistem REOC yang memungkinkan pemantauan dan pengelolaan secara lebih efisien.
Edwin menuturkan, pada tahun 2023 PLN IP menunjukkan realisasi EAF sebesar 89,54% dan EFOR berada di level 3,63%. Hal ini menempatkan PLN IP pada jalur untuk mencapai target menuju Top 10% standar North American Electric Reliability Corporation (NERC), yang merupakan standar internasional untu kinerja pembangkit listrik.
Dari aspek sustainability, PLN IP meningkatkan Kinerja pada aspek Environmental, Social and Governance (ESG) dalam 10 tahun terakhir yang terlihat dari pencapaian PROPER Beyond Compliance.
"PLN IP berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja PROPER pada seluruh unit bisnis pembangkit perusahaan yang kini ada 36 unit," tandas Edwin. (kil/kil)
Jakarta: Sejumlah penyair dan penulis menyampaikan aspirasinya kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam acara "Pak Menteri Ngariung Bersama Tokoh Bahasa, Sastra, dan Literasi".
Salah satu aspirasi bidang kesusastraan disampaikan seorang penulis muda bernama Feby Indirani. Dalam kesempatan tersebut ia menyoroti kurangnya akses buku yang berdampak pada persentase minat baca peserta didik.
“Saya bersama para penulis lainnya menganalisis bahwa sumber utama kurangnya minat baca adalah dari akses terhadap buku tersebut, di mana harga-harga buku sastra cukup mahal dibeli. Dan juga pemerintah harus memperhatikan tata niaga kertas. Banyak daerah yang sudah memiliki percetakan dan penerbit, tetapi mereka harus membawa bahan pokok yang masih harus didapat di Pulau Jawa ataupun Jakarta,” papar Feby. Aspirasi lainnya juga disampaikan oleh Pipit Senja. Dalam paparannya ia menuturkan, salah satu negara Asia Tenggara yang dikunjunginya sudah memiliki penghargaan terhadap tokoh bahasa, sastrawan, dan literasi.
“Dengan cerita Menteri Mu’ti yang dapat bermimpi masa depan dari karya sastra, saya rasa pemerintah perlu memikirkan untuk penghargaan terhadap para tokoh kesusastraan. Bisa dalam bentuk dibuatkan museum, publikasi majalah sastra pemerinah, maupun bantuan lainnya yang berdampak positif kepada tokoh tersebut,” tutur Pipit.
Senada dengan Feby dan Pipit, aspirasi lainnya juga disampaikan oleh Ahmadun Yosi Herfanda. Dalam kesempatan itu ia menyoroti sulitnya para sastrawan dalam memublikasikan karya-karyanya.
Ia menyebutkan, dampak persaingan pasar yang ketat membuat beberapa majalah sastra menjadi terpuruk dan bahkan sampai tutup. “Peluang publikasi saat ini sangat sulit karna media tempat kami memublikasikan karya telah hilang. Bagaimana peran pemerintah untuk sebaiknya mendanai media untuk publikasi sastra atau bahkan membuat media sastra yang dibina oleh pemerintah untuk para sastrawan memublikasikan karyanya,” imbuh Ahmadun.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar, dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menginginkan buku-buku sastra dapat diterbitkan dan distribusikan ke sekolah untuk dapat dibaca oleh peserta didik.
"Kita ingin dekatkan buku dengan masyarakat. Untuk itu, kami ingin meletakkan buku-buku di beberapa fasilitas publik, seperti bandara dan terminal, sehingga masyarakat bisa merasakan dan berdaulat dengan karya sastra berbahasa Indonesia," ujar Mu'ti
Mu'ti berharap rasa cinta pada sastra kembali tumbuh pada generasi muda sehingga literasi melalui karya-karya sastra dapat membangun peradaban bangsa yang hebat ke depannya. "Kami ingin mendengar aspirasi untuk menghidupkan kembali semangat membaca dan budaya menulis khususnya menulis karya sastra. Saya yakin bahwa generasi muda membangun negeri ini salah satunya dengan lahirnya karya sastra yang hebat," ujar Mu'ti.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), menyelenggarakan acara "Pak Menteri Ngariung Bersama Tokoh Bahasa, Sastra, dan Literasi". Acara ini menjadi ajang menjaring aspirasi bidang kesusastraan yang ditujukan untuk memajukan bahasa, sastra, dan literasi melalui pendidikan di Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Kapoksi Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah dan Hj. Ledia Hanifa, yang turut membaca puisi. Selain itu hadir pula Wamendikdasmen, Fajar Riza UI Haq, Sekretaris Jenderal, Suharti, Staf Ahli Bidang Hubungan dan Kelembagaan Masyarakat, Adlin Sila, pejabat eselon 2 Kemendikdasmen, dan sekitar 200 tokoh bahasa, sastra, dan literasi.
Dalam acara tersebut, Menteri Mu’ti melakukan juga pembacaan puisi karya Taufiq Ismail yang sekaligus menutup seluruh rangkaian acara Ngariung.
Jakarta: Puluhan busana karya mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia unjuk gigi di Cikini Fashion Festival (CiFFest) 2024. CiFFest merupakan kegiatan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (FSRD IKJ) yang konsisten dilaksanakan setiap tahun.
Pada tahun ini CiFFest dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 7-10 November 2024, dengan rangkaian acara seminar secara daring, workshop berlokasi di FSRD IKJ, kompetisi dan pameran yang berlokasi di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki. "Masuk tahun ke delapan, perhelatan CiFFest 2024 mengangkat tema Fashion Fusion, yang mempunyai makna penggabungan tradisional dan modern," kata Dekan FSRD IKJ, Anindyo Widito di Jakarta Teater, TIM.
Yaitu memadukan elemen pakaian tradisional dengan desain modern, perpaduan Timur dan Barat yaitu menggabungkan elemen-elemen dari budaya Timur dan Barat, eksperimen dengan warna dan tekstur, dimana permainan warna, pola, dan tekstur yang beragam. "Aksesoris yang beragam dari berbagai budaya, seperti perhiasan etnik yang dipadukan dengan pakaian modern atau sebaliknya, adalah hal umum dalam fashion fusion," katanya. Perhelatan CiFFest 2024 diawali dengan penyelenggaraan seminar daring dengan tema "Culture in The World of Fashion", pada Kamis, 7 November 2024 dengan pembicara seminar di antaranya praktisi dan akademisi di bidang fashion. Seperti Wignyo Rahadi (Designer & Founder of Tenun Gaya), Lenny Agustin, M.Sn (Designer and National Chair Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan Novi Yuniarti, M.Sn. (Praktisi dan akademisi FSRD IKJ).
Pada hari kedua pelaksanaannya, berlangsung Workshop "Crafting Fashion With Art Collage” yang dilaksanakan di Fakultas Seni Rupa dan Desain IKJ. Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan “Draping Competition with Wastra”.
Salah satu busana karya mahasiswa yang dipamerkan di CiFFest 2024. Foto: Medcom.id/Citra Larasati.
Pameran ini berlangsung dari tanggal 8-10 November 2024 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, dan terbuka untuk masyarakat umum. "Tujuan kegiatan ini sebagai wadah bagi mahasiswa desain fashion memamerkan karya mereka kepada masyarakat luas, termasuk media, dan pencipta mode," kata Wakil Rektor I IKJ, Citra Smara Dewi.
Citra berharao, kegiatan CiFFest FSRD IKJ dapat terus berlangsung, karena sebagai lembaga pendidikan seni rupa dan desain, FSRD IKJ akan terus melaksanakan program keilmuan dan implementasi yang dapat diakses oleh publik. DI antaranya melalui kegiatan seminar, workshop, pameran, lomba dan pertunjukan fashion flashmob yang dapat diikuti oleh pelajar maupun masyarakat umum.
Menurut Citra, CiFFest menjadi barometer subsektor ekonomi kreatif fashion dan sudah dirumuskan dalam grand strategi pengembangan ekonomi kreatif fashion. CifFFest diharapkan dapat meningkatkan profil dan reputasi mahasiswa fashion desain, desainer serta industri mode, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Mengedukasi mahasiswa fashion, desainer pemula dan masyarakat umum tentang tren terbaru dalam desain fashion serta teknologi yang digunakan dalam industri mode. Menciptakan lingkungan kompetitif yang sehat untuk mendorong mahasiswa fashion dan desainer pemula dalam menciptakan karya yang lebih baik," ujar Citra.
Bisnis.com, DENPASAR—Di atas lahan seluas 100 meter persegi di daerah Batubulan, Kabupaten Gianyar, Ni Nyoman Rida Bimastini menyebarkan gairah optimisme baru penanganan sampah di Bali. Di lahan yang berada di samping bengkel mebel kayu tersebut, dia tidak jijik memegangi magot-magot di dalam kotak berwarna biru.
Ada puluhan kotak penampung organisme mirip belatung itu. Nyoman Rida Bimastini atau Ima adalah salah satu pendiri Magi Farm, usaha rintisan yang bergerak di jasa manajemen pengolahan sampah makanan di Bali memanfaatkan magot. Magot merupakan larva jenis lalat Black Soldier Fly (BFS) atau Hermetia Illucens. Magot mirip belatung tetapi tidak dapat menularkan pathogen ke manusia. Perbedaan dengan belatung, warna magot cenderung cokelat muda, dan memiliki kandungan nutrisi tinggi untuk pakan ternak dan pupuk.
Magot diklaim bisa memakan sampah organik 2 sampai 5 kali bobot tubuhnya selama 24 jam. Metode penguraian ini tidak menimbulkan efek samping. Larva maggot yang mengurai akan mati, dan bisa digunakan sebagai makanan ternak.
“Sewaktu awal melihat ini, wah ternyata ada begini. Ya sudah kami coba untuk membuktikan benar-benar di rumah, dan benar sampah tidak ada sisa lagi,” ujarnya ketika ditemui Bisnis pada akhir pekan Oktober lalu.
Magi Farm dapat disebut satu-satunya jasa pengelola sampah sisa makanan menggunakan magot di Pulau Dewata. Di pulau berpenduduk 4,4 juta jiwa ini ini, cukup banyak jasa pengola sampah. Hanya saja, sebagian besar fokus dengan sampah plastik. Masih sangat jarang menangani sampah rumah tangga khususnya sisa makanan. Oleh karena itu, metode Magi Farm mulai digemari masyarakat. Dikarenakan, penanganya solutif, dan tidak memunculkan bau tidak sedap. Bahkan, sampah masih dapat diolah menjadi kasgot atau kompos dari sisa penguraian.
Magi Farm menawarkan dua skema layanan. Pertama, penjemputan sampah organik yang telah dipilah setiap dua atau tiga hari sekali. Pelanggan akan mendapatkan bak untuk sampah yang akan diambil. Sampah itu dijemput dan diurai oleh magot di lokasi milik Magi Farm.
Kedua, layanan menyeluruh, yakni pelanggan membuat instalasi sendiri di tempatnya. Magi Farm akan memberikan bayi magot. Pelanggan menyediakan sampah organik untuk diurai magot. Setiap beberapa hari, petugas Magi Farm magot yang telah dewasa dengan bayi magot.
Untuk menikmati fasilitas tersebut, pelanggan harus membayar. Tarifnya berbeda tergantung jenis usaha dan rumah tangga serta lama berlanggan. Syarat di dua skema itu, sampah harus benar-benar sudah dipilah dari sedari awal. Usaha rintisan ini didirikan oleh Ima bersama I Putu Soma Rolandwika atau Soma pada akhir 2020.
“Waktu itu lihat sampah di Bali luar biasa tapi gaung penangananya kok biasa-biasa saja. Khususnya sampah sisa makanan justru tidak diseriusi. Kami berpikir seharusnya sampah menjadi tanggung jawab masing-masing dari awal,” ujarnya.
Dari kegelisahaan itu, Ima berpikir bagaimana supaya pengolahan sampah tidak menyisakan di TPA tapi benar-benar habis. Dia sempat mencoba teknik composting. Akan tetapi hasilnya tidak memuaskan. Proses dianggap belum sesuai harapannya. Muncullah informasi soal budidaya magot. Ima kemudian mencari magot ke peternak lokal. Dari situ dia memperoleh gratis 5 kg magot. Bermodal pemberian itu, magot itu mulai dibudidayakan. Ima meminjam lahan seluas 100 meter persegi milik orang tua Soma yang ditempati sekarang.
“Kami benar-benar nol tidak tahu, cuma bisa mengandalkan informasi dari youtube saja danya sudah jalan. Sebenarnya lucu juga karena sampah ini paling tidak diurus, tapi ini kan tanggung jawab bersama,” jelasnya.
#Dua Tahun Korek Sampah#
Saat awal mendirikan Magi Farm, motivasi utamanya untuk mengurai sampah lenyap. Belum ada keinginan bisnis. Walhasil, selama periode 2020 sampai 2022, Ima bersama Soma harus merogoh kocek gaji bulananya sebagai karyawan di organisasi nirlaba di Ubud. Itu terjadi karena pendapatan dari budidaya magot sangat minim. Harga jualnya hanya Rp7.000 per kg. Sementara hasil produksi magot juga masih mini.
“Kami tetap bertahan karena misi karena sampah makanan dibuang ke TPA semua. Padahal sampah makanan ini sudah bau, dan orang tidak mau urus tetapi karena semangat idealism tadi dan tidak paham kalau akhirnya bisa jual jasanya,” ungkapnya.
Ima bercerita selama periode itu, merupakan perjuangan berat. Mereka belum paham tentang rantai distribusi magot dari hulu sampai. Dia bercerita sangat kesusahan mendapatkan pasokan makanan buat magot. Organisme ini butuh makanan sangat banyak dan harus organik. Tidak bisa bercampur dengan bahan anorganik. Kata Ima, lika-liku mendapatkan pasokan inilah yang sangat berat. Penyebabnya, kesadaran pemilahan sampah dari rumah tangga di destinasi tujuan wisata ini ternyata masih sangat minim.
Ima menuturkan sempat menjalin kerja sama dengan jasa pengangkutan sampah. Namun, problemnya jasa angkut sampah tidak memilah. Dia pun ganti strategi menjalin kerja sama dengan depo penerimaan sampah.
“Waktu itu levelnya sampai korek-korek sampah di depo. Kami sudah minta tolong ke bosnya supaya dipisahkan sampah organik dan tidak organik, tapi yang angkut kan anak buahnya. Ya terpaksa kami harus korek-korek sampah sendiri,” tuturnya.
Ima berujar sempat mencoba membeli langsung dari tempat penampungan sampah. Akan tetapi baru tiga hari berjalan memutuskan berhenti. Pasalnya, sampah yang dipilah sudah banyak terkontaminasi dan tidak dapat dikonsumsi magot.
Strategi digantinya dengan menggandeng langsung penghasil sampah. Salah satu hotel d kota Denpasar bersedia. Selamat empat bulan Magi Farm menempatkan ember untuk sampah organik atau sisa makanan. Sistem ini sempat dikira akan berhasil. Kenyataanya, bukannya semakin baik justru menambah beban kerja mereka. Setiap malam Ima dan Soma harus bergantian memilah, kemudian mengangkut dari hotel ke lokasi penampungan di luar kota Denpasar. Syukurnya saat itu karena mereka dapat pinjaman mobil milik orang tua Soma.
“Setiap jam 8 malam kita korek-korek sampah memakai masker terus masukin ke ember. Padahal kami sudah minta supaya dipilah. Waktu itu ibu saya sampai bilang kamu disekolahkan di UGM tamatnya kok kerja begini [memilah sampah]. Tapi karena ini komitmen ya saya tertawa saja,” jelas Ima sambil tertawa.
Sistem ini terus dilakoni hingga akhir 2022. Periode itu,menurutnya secara tidak langsung menjadi masa research and development (RnD). Dari pengalaman itulah, terhitung sejak 2023, Ima dan Soma memperoleh solusi berupa skema jasa dan langganan. Pada tahun itu juga, keduanya memutuskan fokus dengan Magi Farm, dan berhenti dari tempat bekerjanya saat itu. Keputusan ini sempat disayangkan oleh beberapa temannya. Mereka bahkan dianggap gila karena lebih menekuni budidaya magot.
Namun, Ima pantang menyerah. Dia merekrut pegawai milenial untuk perkuat tim. Kebetulan pada tahun itu mereka mendapatkan dana dari keikutsertaan pitching kompetisi usaha rintisan. Magi Farm pun mulai dibenahi secara manajemen dan operasional. Untuk pemasaran Ima mulai berani menawarkan skema jasanya lewat Instagram dan whatsapp. Supaya calon pelanggan tertarik, Magi Farm memberikan free trial 2 minggu. Tim Magi Farm akan menjemput sampah setiap dua atau tiga hari sekali ke rumah pelanggan. Setelah itu, jika tertarik pelanggan harus subscribe. Mereka juga mengikuti tender di beberapa hotel.
Titik balik terjadi ketika TPA terbesar di Bali yakni TPA Suwung terbakar pada pertengahan 2023 dan harus ditutup. Kebakaran TPA Suwung disebabkan gas metan yang tertanam di tumpukan sampah. Peristiwa itu secara langsung mengedukasi masyarakat. Banyak dari warga yang sampahnya tidak terangkat petugas, mulai berpikir memilah sejak awal. Saat itu, mulai banyak pelanggan rumah tangga mengontak. Kendati demikian, tidak mudah mengajak masyarakat sadar. Banyak dari calon pelanggannya menganggap biaya berlangganan mahal dan enggan membudidayakan magot karena jijik.
“Kami jelaskan pelan-pelan kalau ini kan usaha jasa dan sampah menjadi tanggung jawab masing-masing orang. Ada yang menerima ada yang belum dan itu wajar,” jelasnya.
#Solusi Murah#
Upaya Ima mengenalkan jasa Magi Farm semakin menuai hasil ketika berhasil menggandeng Hotel Grand Hyatt Bali (GHB) di Nusa Dua sebagai pelanggan. Dari sinilah kemudian satu persatu pelanggan bermunculan, dan percaya dengan Magi Farm hingga sekarang.
Saat ini, total sudah ada sebanyak 100 rumah tangga, dan 30 hotel serta restoran di Badung, Gianyar dan Kota Denpasar menjadi pelanggan. Rumah tangga dan usaha itu tersebar mulai dari Ubud, hingga Nusa Dua. Setiap hari, Magi Farm mampu mengolah sebanyak 300 kg sampah sisa makanan. Usaha rintisan ini juga sudah merekrut sebanyak 10 orang pegawai generasi milenial.
Kehadiran Magi Farm merupakan solusi minim biaya, serta tuntas. Enviromental Officer Company Grand Hyatt Bali Ahliana mengungkapkan magot terbukti cepat mengurai sampah sisa makanan. Setiap bulan, hotel bintang lima ini mampu mengurai 3 ton sampah sisa makanan. Proses itupun dilakukan di area hotel di atas lahan seluas 100 meter persegi.
“Tidak bau dan cepat, jadi benar-benar solusi,” jelasnya kepada Bisnis.
Selama ini GHB menghasilkan sebanyak 20 ton sampah sisa makanan per bulan. Sampah itu diswakelolakan dengan masyarakat lokal. Rencananya jumlah sampah yang diurai oleh magot akan ditingkatkan menjadi 5 ton per bulan. Ahliana menegaskan keberadaan Magi Farm tidak hanya menjadi solusi murah dan cepat.
Hotel mendapatkan benefit lainnya berupa keberpihakan terhadap lingkungan atau sustainability. Menurutnya, keberadaan magot di hotel membantu manajamen menyakinkan klien ternama dari berbagai negara yang membutuhkan aksi nyata dari manajemen hotel terkait keberpihakan lingkungan.
“Kesadaran lingkungan di kalangan pelanggan sangat besar. Kami baru saja mendapatkan request langkah apa yang sudah dilakukan terhadap lingkungan. Magot ini salah satu kuncinya,” jelasnya.
Kiprah GHB Bali menggunakan magot juga menular ke beberapa hotel lain di kawasan ITDC Nusa Dua. Inisiatif Ima ini telah membuatnya diganjar sebagai salah satu daftar penerima SATU Indonesia Awards Nasional 2023 untuk Provinsi Bali kategori Individu Lingkungan.
Meski demikian, Ima menyadari kiprah Magi Farm di Bali masih terbilang mini untuk ukuran Bali. Data Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap, produksi sampah di Bali mencapai 3.368 ton per hari. Sumbernya, 60 persen dari rumah tangga, sisanya dari kantor, pasar sampai perusahaan. Komposisi sampah tersebut, 51 persen adalah sampah organik (sisa makanan, ranting dan kayu), sedangkan 49 persen sampah anorganik.
Sejak lama, sampah tersebut hanya ditimbun di TPA Suwung. TPA ini terbesar di Bali dan jadi tujuan pembuangan bagi warga Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, dan Kota Denpasar. Ratusan miliar dana APBN sudah digelontorkan pemerintah pusat mengatasi persoalan sampah di Bali.
Mulai dari penataan TPA Suwung sampai pembangunan tempat pemilahan sampah terpadu (TPST) di Kota Denpasar yang diresmikan oleh Presiden Jokowi. Hasilnya, sampai kini tidak jelas, bahkan TPS3R di Kota Denpasar urung berjalan. Masyarakat pun kini kewalahan karena banyak sampah tidak terangkut. Setiap hari ditaksir ada sekitar 756 ton sampah yang tidak tertangani. Isu sampah terus mengemuka di Bali dan menjadi perhatian utama pemerintah pusat hingga dunia, Hanya saja fokus penanganannya masih terbatas pada sampah plastik.
Ima menuturkan, Magi Farm mengatakan sedang berencana memperluas cakupan usaha. Salah satunya dengan menyewa lahan seluas 4x100 meter persegi di daerah Denpasar Timur. Lahan itu nanti untuk menambah kapasitas budidaya magot. Harapannya agar semakin banyak sampah yang dapat diolah. Karena permintaan mulai banyak masuk ke usahanya.
“Terus terang, sekarang ini kami banyak menolak karena kapasitas masih terbatas. Makanya kalau lahan satunya jadi akan bisa menampung permintaan,” jelasnya.
Ima memiliki impian, Magi Farm dapat menjalin kerja sama dengan bumdes. Dengan begitu, ada hubungan symbiosis mutalisme dimana desa mendapatkan pendapatan, dan persoalan sampah rumah tangga teratasi. Selain itu, semakin banyak mitra terlibat sehingga pengiriman sampah ke TPA semakin berkurang.
Dia optimistis impian itu bisa tercapai. Meskipun belum tercapai, tetapi setidaknya mulai sekarang kesadaran memilah sampah dari rumah sudah mulai tersampaikan. Ini menurutnya sangat penting di era sekarang untuk mengatasi problematika sampah di Bali.
Sejak resmi beroperasi pada tanggal 28 Juli 2022, AgenBRILink yang dikelola oleh Ilham Dwi Prasetyo telah menyediakan layanan perbankan yang mudah dan terjangkau untuk masyarakat di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo Jawa Timur.
Ilham bercerita usaha ini berawal dari coba-coba. Saat itu, ia tidak sengaja menemukan informasi tentang keagenan BRILink saat mencari ide bisnis yang direkomendasikan secara online.
"Awalnya saya mencari peluang usaha, dan menemukan info tentang keagenan BRILink di tahun 2022. Setelah mencari informasi lebih lanjut, saya memutuskan untuk mendaftar dan akhirnya berhasil teregistrasi," jelas Ilham dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/11/2024).
Sejak awal pendiriannya, Ilham menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal menarik pelanggan. Namun, berkat kegigihannya dalam mengenalkan layanan Agen BRILink kepada masyarakat, kini usaha ini semakin dikenal dan dipercaya sebagai "Bank Mini BRI" di wilayah tersebut.
"Keunikan dari AgenBRILink adalah kemampuannya dalam memberikan layanan perbankan lengkap sehingga bisa dianggap seperti Bank Mini BRI," ujar Ilham.
Sebagai bagian dari pemberdayaan yang dilakukan BRI, Ilham mendapatkan banyak manfaat, termasuk pelatihan dan seminar yang dipelopori oleh BRI. "Selain penghasilan, saya mendapatkan pengetahuan baru mengenai produk-produk perbankan lainnya yang ada di BRI," tambahnya.
Sementara itu SEVP Ultra Mikro BRI M. Chandra Utama pun turut mengapresiasi keberhasilan AgenBRILink di Situbondo ini. Sebab, kehadirannya sangat membantu transaksi perbankan masyarakat di sana.
"Keberadaan AgenBRILink seperti yang dikelola Ilham sangat membantu masyarakat dalam mengakses layanan perbankan. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen BRI dalam mendukung perekonomian pedesaan serta memberdayakan ekonomi ultra mikro di seluruh Indonesia. Kami berharap kehadiran AgenBRILink dapat terus memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif," ungkap Chandra.
Melalui pengembangan layanan hybrid bank, BRI juga telah memperluas jangkauan perbankan ke segmen-segmen masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani secara optimal, termasuk masyarakat di daerah terpencil melalui AgenBRILink. Hal ini sesuai dengan misi BRI untuk mendukung inklusi keuangan nasional serta memperkuat ekonomi kerakyatan melalui konsep sharing economy.
Tercatat hingga akhir September 2024, BRI telah memiliki lebih dari 1,02 juta AgenBRILink yang tersebar di 62.227 desa di seluruh Indonesia. Sepanjang Januari hingga September 2024, agen-agen tersebut berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp1.170 triliun yang berasal dari 859 juta transaksi finansial.
Jakarta: Menteri Pendidikan Dasar, dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menginginkan buku-buku sastra dapat diterbitkan dan distribusikan ke sekolah untuk dapat dibaca oleh peserta didik.
"Kita ingin dekatkan buku dengan masyarakat. Untuk itu, kami ingin meletakkan buku-buku di beberapa fasilitas publik, seperti bandara dan terminal, sehingga masyarakat bisa merasakan dan berdaulat dengan karya sastra berbahasa Indonesia," ujar Mu'ti dalam acara "Pak Menteri Ngariung Bersama Tokoh Bahasa, Sastra, dan Literasi", Kantor Badan Bahasa, Jakarta, Jumat malam, 8 November 20024.
Mu'ti berharap rasa cinta pada sastra kembali tumbuh pada generasi muda sehingga literasi melalui karya-karya sastra dapat membangun peradaban bangsa yang hebat ke depannya. "Kami ingin mendengar aspirasi untuk menghidupkan kembali semangat membaca dan budaya menulis khususnya menulis karya sastra. Saya yakin bahwa generasi muda membangun negeri ini salah satunya dengan lahirnya karya sastra yang hebat," ujar Mu'ti. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), menyelenggarakan acara "Pak Menteri Ngariung Bersama Tokoh Bahasa, Sastra, dan Literasi". Acara ini menjadi ajang menjaring aspirasi bidang kesusastraan yang ditujukan untuk memajukan bahasa, sastra, dan literasi melalui pendidikan di Indonesia.
"Saya merasa bahagia berada di acara ini karena dua hal. Pertama, karena dapat berjumpa dengan para penyair yang karyanya saya baca dan berpengaruh pada hidup saya. Dan kedua, saya senang berjumpa dengan para penyair yang karyanya mampu menumbuhkan imajinasi dan mimpi masa depan," ungkap Mu'ti.
Mu'ti menyebutkan, sebuah bangsa bisa maju bukan hanya melalui sisi ekonomi saja, melainkan juga dengan pikiran besar dari para penyair yang luar biasa memantik generasi muda untuk bermimpi ke masa depan.
?Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Bahasa, E. Aminudin Azis, mengatakan bahwa Ngariung Menteri bersama tokoh bahasa, sastra, dan literasi ini merupakan kali pertama yang dilakukan sepanjang sejarah kesusastraan. Menurutnya, acara ini menjadi ajang dialog yang menunjukkan kepedulian bersama tentang eksistensi sastra di Indonesia
"Mereka adalah para pelaku nyata dari bidang bahasa, sastra, dan literasi. Malam ini menjadi saksi Menteri Abdul Mu'ti menyimak aspirasi dari para tokoh kesusastraan," ungkap Aminudin.
Aminudin menambahkan, aspirasi yang diberikan dalam acara ini akan dijadikan pertimbangan terhadap kebijakan pembelajaran bahasa dan aktivitas literasi. "Acara ini juga menjadi implementasi dalam menyusun Kedaulatan Bahasa Indonesia, yaitu Bangga, Mahir, dan Maju dengan Bahasa Indonesia," ujar Aminudin.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra buka suara soal kabar pergantian jajaran direksi Garuda lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB Garuda dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2024.
Irfan menjelaskan, RUPSLB tersebut memiliki agenda utama untuk melakukan perubahan pada jajaran pengurus, baik di level direksi maupun komisaris perusahaan.
"Tanggal 15 RUPS oke, memang ada RUPS tanggal 15 (November) RUPSLB agendanya adalah perubahan pengurus. Pengurus itu adalah direksi dan komisaris," ujar Irfan, dilansir dari Antara, Sabtu (9/11/2024).
Irfan merespons juga soal beredarnya kabar Plt CEO Lion Air Wamildan Tsani Panjaitan bakal mennggantikan dirinya sebagaiDirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).
Irfan menegaskan segala keputusan berada di tangan pemegang saham. Sebagai informasi, mayoritas saham garuda dipegang pemerintah melalui Menteri BUMN.
"Ini seluruhnya kewenangan pemegang saham dan kita menghormati itu," ujar Irfan.
Irfan menambahkan, sebagai seorang profesional, dirinya siap menjalankan amanah jika masih dipercaya menjadi dirut dan ikhlas apabila diganti, sesuai keputusan para pemegang saham.
"Kami ini profesional, jadi ketika diminta (menjadi dirut) kita terima kasih, ketika diganti kita juga terima kasih, kalau memang perlu diganti," kata Irfan
Ia juga menyatakan menghormati sepenuhnya keputusan yang diambil oleh pemegang saham tanpa mempertanyakan pertimbangan-pertimbangan tersebut.
"Pemegang saham tentu pasti punya banyak pertimbangan yang kita juga tidak akan tanyakan karena kita ini profesional," katanya pula.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan RUPSLB Garuda bakal menjelaskan alasan perubahan pengurus tersebut. Lantas, ia meminta untuk menunggu hasil rapat itu terlebih dahulu.
"Belum RUPS, tunggu aja RUPS-nya," ujar Erick di Jakarta, Kamis (7/11).
Ketika ditanya apakah akan ada perombakan Direksi Garuda, Erick mengatakan belum bisa dijelaskan dan itu akan terjawab saat RUPSLB nanti.
"Nanti kalau sudah RUPS, diceritakan," ujar Erick.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, (15/11/2024) mendatang.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Ia mengungkapkan, salah satu agenda dalam RUPSLB adalah perombakan Dewan Komisaris dan Direksi.
"Ya memang ada RUPS tanggal 15, RUPSLB, agendanya adalah perubahan pengurus, pengurus itu direksi dan komisaris," ujarnya saat ditemui di The Dome Senayan Park, Jakarta, Jumat (8/11/2024).
Kabar perombakan manajemen Garuda Indonesia sudah mencuat beberapa waktu belakangan.
Kabarnya, posisi pucuk pimpinan Garuda Indonesia yang saat ini diisi Irfan akan diganti dengan Plt CEO Lion Air, Wamilda Tsani Panjaitan.
Terkait kabar tersebut, Irfan menyatakan bahwa penunjukkan pengurus Garuda Indonesia merupakan kewenangan pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Irfan bilang, saat ini dirinya masih menjadi bagian dari direksi Garuda Indonesia, sehingga akan terus bekerja secara profesional.
"Kami ini profesional, jadi ketika diminta kita terima kasih, ketika diganti kita juga terima kasih, kalau memang perlu diganti. Jadi ini di luar wewenang kita sebagai profesional, jadi ini seluruhnya kewenangan pemegang saham, dan kami menghormati itu,” ungkapnya.
Menurut Irfan, pemegang saham tentu memiliki banyak pertimbangan ketika menetapkan kandidat pengurus Garuda Indonesia.
"Pemegang saham tentu pasti punya banyak pertimbangan yang kami juga tidak akan tanyakan karena kami ini profesional," ucap Irfan.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa terkait pergantian direksi Garuda Indonesia perlu menunggu RUPS.
Ia enggan mengungkapkan siapa kandidat direksi baru maupun pertimbangan merombak direksi Garuda Indonesia.
"Tunggu saja, orang belum RUPS. Nanti kalau sudah RUPS baru diceritakan," kata Erick di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (7/11/2024).
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, (15/11/2024) mendatang.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Ia mengungkapkan, salah satu agenda dalam RUPSLB adalah perombakan Dewan Komisaris dan Direksi.
"Ya memang ada RUPS tanggal 15, RUPSLB, agendanya adalah perubahan pengurus, pengurus itu direksi dan komisaris," ujarnya saat ditemui di The Dome Senayan Park, Jakarta, Jumat (8/11/2024).
Kabar perombakan manajemen Garuda Indonesia sudah mencuat beberapa waktu belakangan.
Kabarnya, posisi pucuk pimpinan Garuda Indonesia yang saat ini diisi Irfan akan diganti dengan Plt CEO Lion Air, Wamilda Tsani Panjaitan.
Terkait kabar tersebut, Irfan menyatakan bahwa penunjukkan pengurus Garuda Indonesia merupakan kewenangan pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Irfan bilang, saat ini dirinya masih menjadi bagian dari direksi Garuda Indonesia, sehingga akan terus bekerja secara profesional.
"Kami ini profesional, jadi ketika diminta kita terima kasih, ketika diganti kita juga terima kasih, kalau memang perlu diganti. Jadi ini di luar wewenang kita sebagai profesional, jadi ini seluruhnya kewenangan pemegang saham, dan kami menghormati itu,” ungkapnya.
Menurut Irfan, pemegang saham tentu memiliki banyak pertimbangan ketika menetapkan kandidat pengurus Garuda Indonesia.
"Pemegang saham tentu pasti punya banyak pertimbangan yang kami juga tidak akan tanyakan karena kami ini profesional," ucap Irfan.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa terkait pergantian direksi Garuda Indonesia perlu menunggu RUPS.
Ia enggan mengungkapkan siapa kandidat direksi baru maupun pertimbangan merombak direksi Garuda Indonesia.
"Tunggu saja, orang belum RUPS. Nanti kalau sudah RUPS baru diceritakan," kata Erick di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (7/11/2024).
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, (15/11/2024) mendatang.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Ia mengungkapkan, salah satu agenda dalam RUPSLB adalah perombakan Dewan Komisaris dan Direksi.
"Ya memang ada RUPS tanggal 15, RUPSLB, agendanya adalah perubahan pengurus, pengurus itu direksi dan komisaris," ujarnya saat ditemui di The Dome Senayan Park, Jakarta, Jumat (8/11/2024).
Kabar perombakan manajemen Garuda Indonesia sudah mencuat beberapa waktu belakangan.
Kabarnya, posisi pucuk pimpinan Garuda Indonesia yang saat ini diisi Irfan akan diganti dengan Plt CEO Lion Air, Wamilda Tsani Panjaitan.
Terkait kabar tersebut, Irfan menyatakan bahwa penunjukkan pengurus Garuda Indonesia merupakan kewenangan pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Irfan bilang, saat ini dirinya masih menjadi bagian dari direksi Garuda Indonesia, sehingga akan terus bekerja secara profesional.
"Kami ini profesional, jadi ketika diminta kita terima kasih, ketika diganti kita juga terima kasih, kalau memang perlu diganti. Jadi ini di luar wewenang kita sebagai profesional, jadi ini seluruhnya kewenangan pemegang saham, dan kami menghormati itu,” ungkapnya.
Menurut Irfan, pemegang saham tentu memiliki banyak pertimbangan ketika menetapkan kandidat pengurus Garuda Indonesia.
"Pemegang saham tentu pasti punya banyak pertimbangan yang kami juga tidak akan tanyakan karena kami ini profesional," ucap Irfan.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa terkait pergantian direksi Garuda Indonesia perlu menunggu RUPS.
Ia enggan mengungkapkan siapa kandidat direksi baru maupun pertimbangan merombak direksi Garuda Indonesia.
"Tunggu saja, orang belum RUPS. Nanti kalau sudah RUPS baru diceritakan," kata Erick di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (7/11/2024).