#30 tag 24jam
Digeber Jakarta-Semarang, Segini Konsumsi BBM All New Nissan Serena e-Power
NMDI menggelar sesi media test drive Serena e-Power buat awak media dalam perjalanan Jakarta-Semarang dengan jarak kurang lebih 480 km [824] url asal
#ototest #nissan-serena-e-power #konsumsi-bbm-nissan-serena-e-power #fitur #semarang #kepolisian #segini-catatan-konsumsi-bbm-nissan-e-power #serena-e-power #torsi #nissan-motor-distributor-indonesia #nissan-s
(detikFinance) 25/10/24 15:12
v/16978957/
Jakarta - Setelah resmi menjual All New Nissan Serena e-Power sejak Juli 2024, PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) menggelar sesi media test drive Serena e-Power buat awak media dalam perjalanan Jakarta-Semarang dengan jarak kurang lebih 480 km. Segini catatan konsumsi BBM Nissan e-Power yang kami dapatkan.
Di atas kertas, Nissan Serena e-Power hadir dengan mesin bensin 3-silinder segaris HR14DDe-EM57, 1.433 cc. Mesin bensin ini memiliki tenaga maksimal 98 PS (96 dk) di putaran 5.600 rpm dan torsinya 123 Nm di putaran yang sama.
Tapi layaknya teknologi e-Power, mesin bensin ini hanya bertugas untuk mengisi daya ke baterai, yang nantinya akan disalurkan ke motor elektrik yang menggerakkan roda.
Test drive All New Nissan Serena e-Power Foto: Dok. Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) |
Ya, mobil ini digerakkan secara penuh oleh motor listrik bertenaga 163 PS (160 dk) dan torsi 315 Nm. Hal itu yang membuat rasa berkendaranya menjadi seperti mobil listrik murni. Senyap, halus, minim getaran, namun juga dapat berakselerasi secara instan.
Dalam perjalanan dari Jakarta menuju ke Semarang, mobil yang detikOto tumpangi membawa muatan full enam penumpang dengan ruang bagasi yang lumayan penuh. Tak hanya itu, catatan lainnya adalah unit mobil yang dites, dikendarai dengan iringan patwal dari petugas kepolisian.
Perjalanan dimulai dari markas NMDI di MT. Haryono, Jakarta Timur. Awalnya detikOto menjajal posisi sebagai penumpang depan. Jujur, duduk di kursi depan Nissan Serena e-Power ini terasa sangat nyaman. Melewati jalan tol layang MBZ yang bergelombang pun tak masalah, karena bantingan suspensi yang terasa nyaman dan ruang kaki kursi penumpang depan yang terasa lapang.
Nissan e-Power dikendarai dengan mode standar dan kecepatan yang menyesuaikan dengan kecepatan mobil petugas patwal. Sampai kemudian tiba di tempat pemberhentian pertama di rest area KM 166, panel MID Nissan Serena e-Power mencatatkan angka konsumsi BBM rata-rata 15,1 km/liter dengan jarak tempuh 167,4 km.
Nissan Serena e-Power Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Selepas pemberhentian, tiba giliran detikOto di balik kemudi Serena e-Power. Kesan pertama saat duduk di balik setir adalah, mobil ini terasa cukup besar dengan area dasbor yang lapang. Namun untuknya penampang kaca pilar A Nissan e-Power cukup besar, sehingga visibilitas tetap terjaga. Selain itu, kursi penumpangnya sudah dilengkapi oleh pengatur ketinggian. Termasuk kemudinya yang sudah menganut penyetelan tilt and telescopic.
Kesan pertama saat menginjak pedal gas mobil ini, terasa senyap layaknya mobil listrik. Dengan kondisi kabin yang full muatan, mobil ini juga terasa enteng dikendarai dengan akselerasi yang baik. Selain itu, bobot setirnya juga enteng, jadi sangat nyaman buat pengemudi.
Selain itu, kami juga menjajal fitur bantuan pengendara Nissan Serena e-Power atau yang dinamakan ProPilot Assist. Fitur ini mendukung keamanan berkendara karena dapat menjaga jarak dengan kendaraan lain di depan dalam rentang kecepatan mulai 30 km/jam hingga 120 km/jam.
Test drive All New Nissan Serena e-Power Foto: Dok. Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) |
Selepas daerah Cirebon, detikOto kembali menjadi penumpang dan menjajal duduk di baris kursi paling belakang. Tentunya baris paling belakang ini tak senyaman duduk di baris pertama maupun kedua, sebab tak ada sandaran lengan dan bantingan suspensinya cukup terasa. Namun kekurangan itu masih bisa ditolerir dengan ruang kepala dan ruang kaki yang cukup lega. Selain itu, sudah ada USB charger type C.
Tiba di Semarang, catatan konsumsi BBM Nissan Serena e-Power yang kami naiki drop ke angka 13,3 km/liter. Hal ini bisa terjadi lantaran beberapa kemungkinan. Pertama adalah karakter para pengemudi yang berbeda-beda. Tercatat ada empat driver bergantian dalam pengetesan ini. Selain itu, ketika berada di rest area, mesin mobil terus dalam keadaan menyala dan suhu AC disetel ke 18 derajat Celcius dengan fan speed di level 4, sehingga faktor-faktor itu berpengaruh ke efisiensi konsumsi BBM Nissan Serena e-Power.
Lantas jika membandingkan dengan dua mobil Nissan Serena e-Power lainnya yang juga dites Jakarta-Semarang, hasilnya tak berbeda signifikan, dengan angka konsumsi bahan bakar rata-rata di sekitar 14 km/liter.
Test drive All New Nissan Serena e-Power Foto: Dok. Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) |
(lua/dry)
Tes Lengkap BYD M6 Superior: Calon Mobil Listrik Sejuta Umat, Nih?
BYD M6 menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang hendak meminang mobil listrik untuk keluarga. Calon mobil listrik sejuta umat? [61] url asal
#byd #byd-m6 #mobil-listrik #ototest #otobuzz #calon-mobil-listrik-sejuta-umat #mobil-listrik-sejuta #simak #masyarakat #indonesia #nih #indikator #sejuta-umat #tes-lengkap-byd-m6-superior #lengkap #kali #tes-lengk
(detikFinance) 11/10/24 10:17
v/16296926/
Jakarta - BYD M6 menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang hendak meminang mobil listrik untuk keluarga. Selain karena kemampuan akomodasinya, mobil ini juga dihadirkan dengan spesifikasi hingga fitur keselamatan yang mumpuni.
Indikator tersebut membuat kami menilai mobil ini layak jadi mobil listrik sejuta umat. Namun apakah benar demikian? Simak penilaian lengkap kami terhadap BYD M6 di program Ototest kali ini!
(mhg/)
Zeekr 009: Jangan Main-main dengan Mobil China, Ngeri-ngeri Sedap Barang Ini
Zeekr, merek mobil premium dari China, akan meluncurkan MPV listrik Zeekr 009 di Indonesia. Mobil ini menawarkan fitur mewah dan keamanan tinggi. [1,624] url asal
#zeekr-009 #mpv-mewah #zeekr #zeekr-intelligent-technology #zeekr-mobil-china #ototest
(detikFinance) 18/09/24 08:02
v/15167694/
Satu lagi merek mobil China yang akan masuk Indonesia. Adalah Zeekr, merek mobil premium di bawah naungan Geely Holding Group, yang bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia mulai tahun ini.
MPV mewah bertenaga listrik Zeekr 009 akan menjadi salah satu line up yang ditawarkan Zeekr di Indonesia. Untuk diketahui, Zeekr 009 adalah mobil listrik berbentuk MPV mewah, calon pesaing Alphard. Bahkan, Zeekr 009 bakal menjadi MPV mewah bertenaga listrik pertama yang akan dijual di Indonesia.
"Ya, Zeekr 009 akan menjadi Luxurious MPV listrik pertama di Indonesia. Kami percaya bahwa Zeekr 009 memiliki potensi untuk mewarnai pasar Indonesia," kata Marketing & PR Head Zeekr Indonesia Lano Tungka belum lama ini.
Memang beberapa waktu lalu sempat dipamerkan MPV mewah bertenaga listrik seperti Maxus Mifa 9 dari MG dan Denza D9 dari BYD. Namun, kedua MPV mewah bertenaga listrik itu belum resmi dijual di Indonesia.
Lano belum bisa mengungkapkan kapan waktu peluncuran Zeekr 009. Namun, Lano membocorkan bahwa pihaknya akan meluncurkan mobil listrik Zeekr pada tahun ini.
"Kemungkinan menjelang akhir tahun," singkatnya.
Sebelum meluncur di Indonesia, detikOto mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Zeekr 009. Bukan di jalan raya, Zeekr menawarkan kami mengendarai Zeekr 009 di sirkuit, tepatnya di Ningbo International Circuit, Ningbo, Provinsi Zhejiang, China.
Awalnya agak meragukan, apa iya MPV mewah bisa digeber di sirkuit? Mengingat sirkuit biasanya identik dengan kendaraan performa tinggi. Tapi, keraguan itu terbantahkan setelah saya mengendarai Zeekr 009 di sirkuit milik Geely sepanjang lebih dari 4 km itu.
Sebelum menggeber Zeekr 009 di sirkuit, mari kenalan dulu sama MPV mewah dari Zeekr ini.
Desain Eksterior
Dari desain eksteriornya, sudah tampak bahwa Zeekr 009 ini adalah MPV premium. Zeekr 009 memiliki dimensi panjang 5.209 mm, lebar 2.024 mm, dan tinggi 1.812 mm dengan wheelbase 3.205 mm dan ground clearance 142 mm.
Zeekr 009 Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto |
Di bagian depan, terlihat Zeekr 009 mengadopsi lampu utama Intelligent Matrix LED Projection Headlamps. Ada juga Adaptive Driving Beam (ADB) with Intelligent Zoning Lighting dan Adaptive Frontlighting System (AFS).
Di bagian samping, Zeekr 009 tampil keren dengan velg mewahnya. Desain velgnya seperti mobil ultramewah dari pabrikan Eropa. Pilihan velgnya ada ukuran 19 inci dan 20 inci.
Zeekr 009 Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto |
Fitur-fitur yang ada di Zeekr 009 antara lain pintu geser elektrik, E-latch Front Door, Electric Liftgate with Height Adjustment & Memory Function, hingga Rear Side Window Roll-up Sun Screen (manual). Ada juga Front and Rear Double Panorama Sunroof with Electric Sun Shield.
Interior Mewah
Saat membuka pintu, kita akan disambut oleh kemewahan Zeekr 009. Material lapisan kulit Nappa yang dipilih menambah kesan mewah. Tata letak interiornya dirancang sedemikian rupa sehingga memanjakan para penghuninya.
Dasbor Zeekr 009 Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto |
Di bangku baris depan, hadir cluster meter dengan layar LCD ukuran 10.25 inci Full HD. Ditambah, di bagian tengah ada layar hiburan OLED CSD Touch Screen berukuran 15.05 inci. Sistem hiburannya bisa terkoneksi dengan sistem Apple CarPlay dan Android Auto loh. Ada juga AR HUD 35,95 inci yang memberikan berbagai informasi lengkap untuk pengemudi saat berkendara.
Zeekr memang menawarkan mobil-mobilnya dengan fitur canggih. Maka itu, Zeekr menyematkan Connected Service Network dengan koneksi 5G/WIFI/WIFI Hotspot. Untuk penumpang baris belakang, sudah tersedia layar OLED 17 inci yang tertanam di bagian atapnya.
Zeekr 009 disematkan 30 YAMAHA Suround Stereo Luxury Speakers. Bahkan ada 8 YAMAHA Loudspeakers di headrest joknya.
Interior mewah Zeekr 009 Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto |
Di China, Zeekr 009 hadir dengan beberapa konfigurasi, seperti 7 seater, 6 seater, bahkan ada yang 4 seater yang lebih mewah. Namun, yang masuk Indonesia mungkin versi yang 7 dan 6 seater.
Duduk di baris kedua, kalian akan dimanjakan dengan kemewahannya. Zeekr 009 memang sangat memanjakan penumpang belakang, khususnya baris kedua. Joknya luas, bisa diatur secara elektrik, dan pastinya sangat nyaman.
Untuk penumpang baris kedua, terdapat fitur pemijat di bagian joknya. Jadi kalau capek seharian meeting, langsung dimanjakan oleh mobil ini selama perjalanan pulang. Joknya juga bisa mengeluarkan udara hangat, cocok saat digunakan saat musim dingin.
Jok belakang bisa direbahkan sehingga menambah kenyamanan. Ada juga sandaran kaki ottoman untuk menaruh kaki saat selonjoran yang membuat perjalanan tambah nyaman.
Sistem Keamanan Jempolan
Zeekr 009 hadir dengan sistem keamanan yang jempolan. Dalam sebuah video yang dibagikan, pengetesan keamanan Zeekr 009 sampai ditiban truk molen. Bukannya ringsek, Zeekr 009 tetap utuh, hanya lecet sedikit di bagian atapnya.
Maklum, Zeekr 009 dibangun di atas platform Sustainable Experience Architecture (SEA) yang sangat kokoh. Apalagi, Zeekr juga masih saudaraan dengan Volvo, merek mobil Swedia yang dikenal dengan julukan 'Tank Swedia' karena kekuatan mobilnya. Zeekr dan Volvo sama-sama berada di bawah naungan Geely Holding Group.
Fitur-fitur keamanannya antara lain ada 7 buah airbag, Safe Anchor Seat System, Child Care System, hingga Door Emergency Unlock, termasuk Crash Unlock.
Tak cuma itu, Zeekr 009 mendapatkan fitur Visual Park Assist 360 (Camera), Digital Video Record (DVR), Electronic Stability Program (ESP), Anti-lock Brake System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Hill Start Assist (HSA), Hill Descent Control (HDC), Anti Rolling Program (ARP), Traction Control System (TCS), Cornering Brake Control (CBC), Distributed Traction Control System (dTCS), Direct Tire Presure Monitoring System (D-TPMS), Brake Assist System (incl. Improved Brake Distance, Fade Brake Support), Emergency Braking Light Flash, serta Low-Speed Pedestrain Warning Sound.
Fitur Advance Driving Assistance System (ADAS) pada Zeekr 009 juga sangat lengkap. Di dalamnya ada LCC (Lane Centering Control), ACC (Adaptive Cruise Control), CMSF (Collision Mitigation Support Front), CMSR (Collision Mitigation Support Rear), LKA (Lane Keeping System, termasuk LDW, LDP), BSD (Blind Spot Detection), DOW (Door Open Warning), TSI (Traffic Sign Information), DPS (Driver Performance Monitor), Speeding Reminder (Warning Sound), Capacitive Steering Wheel Hands-off Monitoring, FCTA (Front Cross Traffic Alert), RCTA (Rear Cross Traffic Alert), APA (Autonomous Parking Assist), PEB (Parking Emergency Brake), dan ALC (Auto Lane Change).
Geber Zeekr 009 di Sirkuit di Tengah Guyuran Hujan Deras
Sayang sekali saat kami datang ke Ningbo International Circuit untuk menguji coba mobil-mobil Zeekr, hujan deras mengguyur. Meski begitu, kami tetap diberi lampu hijau untuk mengeksplorasi mobil-mobil Zeekr, walaupun dengan penuh kehati-hatian.
Zeekr 009 Foto: Dok. Zeekr |
Kekhawatiran menggeber Zeekr 009 di sirkuit saat hujan deras adalah soal kestabilannya. Sebab, kesan pertama yang melintas di kepala melihat mobil MPV bongsor digeber di sirkuit adalah gejala 'mantul-mantul' saat menikung.
Tapi kenyataannya tidak. Kami lebih pede menggeber Zeekr 009 saat hujan di sirkuit setelah melihat data spesifikasi kendaraan yang menyebutkan beragam fitur keamanan dan keselamatannya.
Sebagai informasi, Zeekr 009 telah dibekali air suspension. Jadi, meskipun diajak menikung dengan kecepatan yang lumayan tinggi, mobil ini tetap aman dan stabil. Kami juga diminta untuk melewati salah satu rintangan menantang, yaitu mengebut dengan gaspol dan mengubah arah secara tiba-tiba. Hasilnya, meskipun aspal sangat basah dan licin, mobil ini tetap stabil.
Zeekr 009 Foto: Dok. Zeekr |
Performanya juga terbilang baik. Sebagai gambaran, Zeekr 009 dibekali motor listrik bertenaga tinggi dengan penggerak semua roda (all wheel drive/AWD). Kolaborasi dua motor di depan dan belakang dengan baterai tipe Li(NiCoMn)O2 berkapasitas 116 kWh dengan daya jangkau 582 km (WLTP) membuat mobil ini dapat melesat dengan cepat. Akselerasi dari posisi diam sampai kecepatan 100 km/jam dapat dituntaskan hanya dalah 4,5 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 210 km.
Di atas kertas, Zeekr 009 memiliki tenaga maksimal 450 kW dengan torsi maksimal 693 Nm. Maka tak perlu diragukan lagi soal performanya.
Zeekr 009 juga dibekali beberapa pilihan mode berkendara atau Drive Mode. Ada mode Comfort, ECO, Sport, Snow dan Individual yang bisa dipilih pengemudi sesuai keinginan dan kondisi jalan.
Kesimpulan
Kalau harganya di Indonesia kompetitif, Zeekr009 bakal menjadi pilihan menarik bagi kalangan berkocek tebal yang menginginkan mobil mewah, fitur melimpah, nyaman dan ramah lingkungan. Alphard pun harus waspada karena Zeekr menawarkan sistem keamanan jempolan, fitur canggih, dan sudah bertenaga listrik sepenuhnya. Secara keseluruhan, Zeekr 009 tak terasa seperti mobil China yang dikenal dengan 'mobil murah'. Zeekr 009 tak bisa dipandang sebelah mata sebagai mobil China, apalagi ada sentuhan tim desain global di dalamnya dan satu basis juga dengan "tank Swedia", Volvo. Meminjam kata-kata Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, "Ngeri-ngeri sedap barang ini."
Namun, Zeekr belum membocorkan harga lengkap Zeekr 009 untuk pasar Indonesia. Sebagai gambaran, Zeekr 009 sudah meluncur versi setir kanannya di Hong Kong. Di sana, Zeekr 009 dijual dengan harga 755.000 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 1,5 miliar. Sementara itu, Toyota Alphard di Indonesia saat ini dijual Rp 1,4 sampai 1,7 miliaran.
(rgr/din)
Konsumsi BBM Royal Enfield Himalayan 450, Moge Irit?
Seberapa irit motor gede ini dipakai harian sampai touring? [471] url asal
#royal-enfield-himalayan #konsumsi-bbm #motor-gede #ototest
(detikFinance) 26/08/24 17:10
v/14770189/
Jakarta - Royal Enfield Himalayan terbaru resmi meluncur di Indonesia. Kapasitas mesinnya membengkak 40 cc dibanding versi yang lama. Seberapa irit motor gede ini dipakai harian sampai touring?
detikOto mendapat kesempatan untuk menguji motor ini selama satu minggu. Motor dipakai untuk menguji banyak obstacles dari melintasi padatnya perkotaan hingga off road, naik turun gunung menuju air terjun Cibereum, Rawa Gede, Jawa Barat.
Total perjalanan pulang dan pergi mencapai 205 kilometer untuk sekali perjalanan. Dalam layar informasi display tercatat konsumsi BBM rata-rata mencapai 24,3 km per liter.
Catatan Konsumsi BBM Royal Enfield Himalayan 450
Untuk metode full to full, selisihnya juga tidak jauh berbeda. Kami menggunakan RON 92, setelah BBM diisi penuh dan menempuh jarak 205,1 kilometer (km) tangki yang perlu diisi adalah 8,8 liter. Maka hasilnya untuk satu liter dengan All New Royal Enfield Himalayan ini bisa menempuh jarak 23,29 kilometer. Bila dilirik kapasitas mesinnya 450 cc, konsumsi BBM tersebut masih tergolong irit. Setara dengan mesin 250 cc yang pernah kami test.
Ototest Royal Enfield Himayalan 450 Foto: Ridwan Arifin |
Adapun tim yang menguji konsumsi BBM ini memiliki tinggi 168 cm dan bobot sekitar 78 kilogram. Perlu menjadi catatan, bahwa hasil pengetesan tersebut bisa berbeda-beda, tergantung beberapa faktor. Mulai dari gaya berkendara, bobot rider, kondisi lalu lintas, suhu dan cuaca.
Perlu diingat mesin Royal Enfield Himalayan ini sekarang 40 cc lebih banyak dari versi sebelumnya. Di atas kertas, motor ini bisa memberikan muntahan tenaga 39,4 (29,44 kW) hp di 8.000 rpm dan torsi maksimum 40Nm di 5.500 rpm. Mesin Sherpa 452cc terbaru menghasilkan 90% torsinya mulai dari 3.000 rpm.
Oiya motor ini sekarang bisa menggunakan empat mode yakni eco, performance, eco dengan opsi ABS off atau on, dan performance ABS on atau off.
Metode pengetesan tidak mengutamakan eco riding. Bahkan lebih banyak bertemu dengan jalan-jalan macet, ketika jalanan kosong langsung membuka gas. Mode berkendara yang paling sering digunakan ialah Performance.
(riar/dry)
Yamaha Nmax Turbo Dipakai Touring, Segini Konsumsi BBM-nya
Dengan figur tenaga yang lebih besar dari generasi sebelumnya, gimana konsumsi bahan bakarnya? [628] url asal
#yamaha-nmax-turbo #konsumsi-bbm #touring #ototest
(detikFinance) 28/07/24 16:01
v/12500784/
Jakarta - Yamaha Nmax "Turbo" memulai debutnya di Indonesia. Dengan figur tenaga yang lebih besar dari generasi sebelumnya, gimana konsumsi bahan bakarnya?
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengundang awak media dalam touring bertajuk Tour Boemi Nusantara. Etape pertama perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Perajalan pertama atau jarak sekitar 244,6 kilometer dari Yamaha Flagship Store (FSS) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menuju Metland Hotel, Cirebon, Jawa Barat.
Tim redaksi detikOto menjajal Nmax Turbo yang sudah menggunakan sistem Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT), berbeda dari sistem CVT konvensional.
YECVT menggantikan fungsi mekanisme konvensional CVT yang pergerakannya menggunakan roller.
Touring Nmax Turbo Foto: Dok. Yamaha |
Pada Nmax Turbo terdapat Y-Shift yang mampu memberikan sensasi berkendara berbeda karena fungsinya mampu membantu pengendara untuk melakukan akselerasi kecepatan secara instan layaknya Turbo dengan 3 tingkatan, yakni Low (1), Medium (2), dan High (3).
Ada dua mode berkendara, yakni Town dan Sport. Karakter Town saat dijajal mumpuni untuk jalan-jalan yang padat, tenaga yang disalurkan kalem namun tetap bertenaga.
Sedangkan Sport lebih agresif, cocok untuk cruising di jalur Pantai Utara dengan dominasi trek lurus dan jalanan yang sepi.
Mayoritas yang saya gunakan adalah mode Sport, feeling berkendaranya terasa agresif. Di sisi lain, saya juga mengeksplorl Y-Shift, untuk merasakan tambahan tenaga serta engine brake saat deselerasi.
Saat perjalanan jauh, fitur ini bekerja. Misalnya untuk menyalip truk atau kendaraan besar, tinggal memencet Y-Shift, langsung terasa sensasi dorongan tenaga.
Y-Shift juga dapat digunakan untuk melakukan deselerasi kecepatan motor ketika menghadapi jalanan yang menurun dan juga saat masuk ke tikungan (cornering). Pada mode Sport, efek deselerasi juga lebih kuat terasa.
Nmax terbaru itu mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 11,3 kW (15,1 hp) di 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Sedangkan pada Yamaha Nmax generasi sebelumnya mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 11,3 kW / 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 13,9 Nm / 6.500 rpm. Ada kenaikan torsi sekitar 0,3 Nm. Data spek ini, seperti mesin terbaru yang juga digunakan pada Yamaha Lexi LX 155.
Konsumsi BBM Nmax Turbo
Touring jarak jauh ini menghadapi berbagai kondisi yang mewakili karakter lalu lintas harian, seperti kemacetan yang membuat motor harus stop and go.
Motor digunakan di jalur perkotaan dengan berbagai kondisi, seperti membelah kemacetan, sampai gaya menuntir throotle secara spontan. Apalagi Nmaxjuga sudah dibekali Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat performa tarikan mesin lebih bertenaga.
Konsumsi BBM Nmax Turbo Foto: Ridwan Arifin |
Dalam pengetesan kali ini menggunakan bensin RON 92 (Pertamax). Dalam layar multi informasi display (MID) Nmax Turbo mencapai 35,5 km/liter dengan kondisi tinggi rider 168 cm dan bobot sekitar 89 kilogram.
Perlu menjadi catatan, bahwa hasil pengetesan tersebut bisa berbeda-beda, tergantung beberapa faktor. Mulai dari gaya berkendara, bobot rider, kondisi lalu lintas, suhu dan cuaca.
Sebagai contoh, test rider lain bisa menembus 40 km/liter. Namun dia mengatakan mayoritas menggunakan T Mode.
Saksikan Live DetikPagi:
(riar/mhg)
Yamaha Nmax Turbo Dipakai Touring, Segini Konsumsi BBM-nya
Dengan figur tenaga yang lebih besar dari generasi sebelumnya, gimana konsumsi bahan bakarnya? [625] url asal
#yamaha-nmax-turbo #konsumsi-bbm #touring #ototest
(detikFinance) 28/07/24 16:01
v/12452433/
Jakarta - Yamaha Nmax "Turbo" memulai debutnya di Indonesia. Dengan figur tenaga yang lebih besar dari generasi sebelumnya, gimana konsumsi bahan bakarnya?
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengundang awak media dalam touring bertajuk Tour Boemi Nusantara. Etape pertama perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Perajalan pertama atau jarak sekitar 244,6 kilometer dari Yamaha Flagship Store (FSS) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menuju Metland Hotel, Cirebon, Jawa Barat.
Tim redaksi detikOto menjajal Nmax Turbo yang sudah menggunakan sistem Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT), berbeda dari sistem CVT konvensional.
YECVT menggantikan fungsi mekanisme konvensional CVT yang pergerakannya menggunakan roller.
Touring Nmax Turbo Foto: Dok. Yamaha |
Pada Nmax Turbo terdapat Y-Shift yang mampu memberikan sensasi berkendara berbeda karena fungsinya mampu membantu pengendara untuk melakukan akselerasi kecepatan secara instan layaknya Turbo dengan 3 tingkatan, yakni Low (1), Medium (2), dan High (3).
Ada dua mode berkendara, yakni Town dan Sport. Karakter Town saat dijajal mumpuni untuk jalan-jalan yang padat, tenaga yang disalurkan kalem namun tetap bertenaga.
Sedangkan Sport lebih agresif, cocok untuk cruising di jalur Pantai Utara dengan dominasi trek lurus dan jalanan yang sepi.
Mayoritas yang saya gunakan adalah mode Sport, feeling berkendaranya terasa agresif. Di sisi lain, saya juga mengeksplorl Y-Shift, untuk merasakan tambahan tenaga serta engine brake saat deselerasi.
Saat perjalanan jauh, fitur ini bekerja. Misalnya untuk menyalip truk atau kendaraan besar, tinggal memencet Y-Shift, langsung terasa sensasi dorongan tenaga.
Y-Shift juga dapat digunakan untuk melakukan deselerasi kecepatan motor ketika menghadapi jalanan yang menurun dan juga saat masuk ke tikungan (cornering). Pada mode Sport, efek deselerasi juga lebih kuat terasa.
Nmax terbaru itu mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 11,3 kW (15,1 hp) di 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Sedangkan pada Yamaha Nmax generasi sebelumnya mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 11,3 kW / 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 13,9 Nm / 6.500 rpm. Ada kenaikan torsi sekitar 0,3 Nm. Data spek ini, seperti mesin terbaru yang juga digunakan pada Yamaha Lexi LX 155.
Konsumsi BBM Nmax Turbo
Touring jarak jauh ini menghadapi berbagai kondisi yang mewakili karakter lalu lintas harian, seperti kemacetan yang membuat motor harus stop and go.
Motor digunakan di jalur perkotaan dengan berbagai kondisi, seperti membelah kemacetan, sampai gaya menuntir throotle secara spontan. Apalagi Nmaxjuga sudah dibekali Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat performa tarikan mesin lebih bertenaga.
Konsumsi BBM Nmax Turbo Foto: Ridwan Arifin |
Dalam pengetesan kali ini menggunakan bensin RON 92 (Pertamax). Dalam layar multi informasi display (MID) Nmax Turbo mencapai 35,5 km/liter dengan kondisi tinggi rider 168 cm dan bobot sekitar 89 kilogram.
Perlu menjadi catatan, bahwa hasil pengetesan tersebut bisa berbeda-beda, tergantung beberapa faktor. Mulai dari gaya berkendara, bobot rider, kondisi lalu lintas, suhu dan cuaca.
Sebagai contoh, test rider lain bisa menembus 40 km/liter. Namun dia mengatakan mayoritas menggunakan T Mode.
(riar/mhg)
First Drive Citroen E-C3: Buat Harian Pas, Gas Tipis-tipis ke Puncak Juga Oke
Pada first drive ini, rute yang dilalui adalah Jakarta - Puncak Bogor - Jakarta, dengan total jarak tempuh sekitar Rp 130 km. Ini kesan kami. [716] url asal
#citroen-e-c3 #first-drive #ototest #mobil-listrik #citroen-indonesia
(detikFinance) 06/07/24 13:04
v/9865292/
Jakarta - Citroen Indonesia memberi kesempatan kepada awak media untuk menjajal mobil listrik terbaru mereka, Citroen E-C3. Pada first drive ini, rute yang dilalui adalah Jakarta - Puncak Bogor - Jakarta, dengan total jarak tempuh sekitar Rp 130 km.
Perjalanan kami mulai dari Wisma Indomobil Jl. MT. Haryono, Jakarta. detikOto mendapat giliran pertama menjajal mobil listrik rakitan India ini. Saat pertama kali masuk ke kabin, kesannya cukup nyaman. Joknya berbentuk semi bucket sehingga bisa memeluk badan pengemudi. Selain itu, setir juga bisa diatur ketinggiannya.
Jika menilik ke bagian panel instrumen, kesannya memang kurang istimewa. Sebab panel instrumennya cukup mungil dengan layar negatif hitam-putih mirip seperti di motor Nmax model lawas. Meski begitu, informasinya cukup komplet, ada top speed, range berkendara, odometer, tripmeter, dan tentunya persentase baterai.
Citroen E-C3 Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Kekurangan di bagian panel instrumen tersebut untungnya dikompensasi dengan headunit layar sentuh berukuran cukup besar, yang mampu menjalankan berbagai fungsi, dan termasuk juga fungsi navigasi dan konektivitas Apple Car Play dan Android Auto.
Citroen E-C3 dibanderol dengan harga on the road Jakarta sekitar Rp 377 juta. Sayangnya dengan harga segitu, fitur-fitur yang seharusnya menjadi standar di mobil kekinian, absen di mobil ini. Contoh, kunci kontak masih konvensional, rem tangan masih pakai model tuas, dan masih banyak finishing plastik ala kulit jeruk yang terkesan murah.
Meski masih banyak kekurangan, mobil ini ternyata memiliki speaker yang cukup bagus. Suara yang dihasilkan sistem audio Citroen E-C3 cukup ngebas dan bulat, sehingga bisa memanjakan telinga pengemudi dan penumpang.
Citroen E-C3 Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Nah, sekarang kita bahas soal performanya. Di atas kertas, mobil ini dibekali Permanent Magnet Synchronous Motor dengan tenaga 57 PS dan torsi 143 Nm. Mode berkendara mobil ini hanya ada standard dan ECO.
Perlu dicatat, saat rem tangan diturunkan dan tuas transmisi di geser dari N ke D, kaki kanan harus dalam posisi menginjak pedal gas. Sebab jika tidak, mobil akan meluncur mundur. Sistem transmisi di Citroen E-C3 memang cukup unik, tidak seperti sistem transmisi di mobil listrik pada umumnya.
Dengan sistem transmisi seperti itu, tak ayal saat melewati tanjakan curam dengan kondisi jalanan macet, tangan kiri pengemudi juga harus selalu standby di atas tuas rem tangan. Karena mobil rawan mundur sendiri jika hal itu tidak dilakukan.
Untuk performa di jalan tol, kecepatan maksimum mobil ini dibatasi hanya sampai 107 km/jam. Mungkin supaya lebih safety dan mobil lebih efisien dari sisi konsumsi daya listriknya. Sementara untuk digunakan di jalan datar yang macet, mobil ini juga cukup oke dengan dimensi yang kompak.
Citroen E-C3 Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Di atas kertas, Citroen E-C3 menggunakan baterai High Energy Density Lithium-Ion Battery Pack kapasitas 29,2 kWh. Citroen mengklaim setiap 1 kWh-nya bisa menempuh jarak 9,7 km dan untuk keseluruhannya, kapasitas baterai tersebut diklaim bisa menjangkau jarak total 320 km.
Baterai tersebut tentunya sangat cukup digunakan untuk pengendaraan harian. Saat detikOto menjajal membawa mobil ini dari Wisma Indomobil ke Plataran Puncak dengan jarak sekitar 65 km, baterai masih tersisa sekitar 53% ketika sampai lokasi. Sebagai catatan, saat itu mobil kami ada tiga penumpang.
Sisa baterai tersebut masih sangat cukup untuk kembali ke Jakarta. Terlebih saat pulang, kami melewati banyak jalanan menurun sehingga fitur regenerative braking sangat berguna untuk menghemat baterai.
Oh iya, baterai Citroen E-C3 bisa dicas menggunakan konektor CCS2 dengan DC fast charging dari baterai 10% ke 80% hanya butuh waktu sekitar 57 menit. Sementara jika pakai charger AC, dari 10% hingga 80% membutuhkan waktu hingga 10 jam 30 menit.
Citroen E-C3 Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
(lua/dry)






















